batampos.co.id – Satuan Lantas Polresta Barelang bersama Subdit Gakkum Ditlantas Polda Kepri melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di kawasan Harbourbay, Senin (4/11/2019).
Kecelakaan itu bermula dari mobil Nissan Juke BP 1916 AM yang dikendarai FP yang menyeruduk wanita paruh baya, Aju, 50, saat sedang lari pagi.
Olah TKP dengan menggunakan Traffic Accident Analysis (TAA). Dari alat tersebut nantinya diketahui proses sebelum kecelakaan lalu lintas, sesaat dan sesudah kejadian kecelakaan dalam bentuk gambar animasi.
”Alat ini mengukur kecepatan dan nanti kita akan mengetahui dari alat ini, sebab apa yang terjadi dari kecelakaan tersebut,” ujar Kasat Lantas Polresta Barelang, AKP Muchlis Nadjar, di lokasi kejadian.
Ia mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya masih menyelidiki dan meminta keterangan dari pengendara mobil berinisial FP, setelah terjadinya kecelakaan.
Dari pemeriksaan urine FP, diketahui bahwa pengemudi saat itu tidak dalam pengaruh alkohol maupun obat terlarang.
”Kita sudah cek di pihak kesehatan, cek urine dan hasilnya negatif,” kata dia.

“Ini karena terlalu pagi dan pengemudi orangnya selalu kagetan. Jadi pada saat kendaraan jalan, dia kaget melihat ibu-ibu yang joging pagi, bukannya dia mengerem tapi lepas kontrol akhirnya menginjak gas,” jelasnya.
Baca Juga: Ditabrak saat Jogging, Wanita Paruh Baya Kritis
Dipaparkan Muchlis, sehari sebelum kejadian, FP bersama dengan teman-temannya sedang kumpul di Harbourbay.
Kemudian, karena banyak teman pada saat itu, FP bersama pemilik mobil berinsial LS, diajak gabung ke mobil temannya yang lain.
Sementara, mobil Nisaan Juke tersebut ditinggalkan di kawasan Harbourbay.
”Jadi gabung sama temannya yang lain dan pergi ke rumah di Sukajadi,” paparnya.
“Di sana mereka buat arisan. Setelah itu paginya, pengendara dan temannya pemilik mobil datang pagi ke Harbourbay untuk mengambil mobil,” jelasnya.
Keduanya kta dia, menuju Harbour Bay dengan menggunakan taksi online. Namun, karena LS mengantuk, LS meminta FP untuk mengendarai kendaraannya. Dari hasil pemeriksaan FP diketahui tidak memiliki SIM.
”Kalau untuk kondisi korban, bernama Aju usia 50 tahun saat ini ada di Malaysia dalam proses perawatan,” jelasnya.
“Sementara dokter masih melakukan pemeriksaan dan operasi karena benturannya cukup keras,” imbuhnya lagi.
Kejadian laka lantas ini viral di media sosial setelah rekaman CCTv detik-detik terjadinya laka lantas itu tersebar luas.
Dalam video CCTv tersebut terlihat korban sedang lari kecil di dalam kawasan Harbourbay.
Saat lari itu, tiba-tiba satu unit mobil Nisaan Juke Hitam menghantam median jalan dan menabrak korban.
Usai menghantam korban, mobil tersebut masih melaju dan baru berhenti setelah menabrak sebuah pohon di tepi jalan dan mengalami rusak pada bagian depan.
Setelah itu, terlihat dua wanita keluar dari dalam mobil dan menghampiri korban yang sudah tergeletak di jalan.
Korban kemudian dibawa oleh warga di sekitar lokasi kejadian dengan menggunakan mobil.(gie)
