batampos.co.id – Pembahasan revitalisasi Pasar Induk Jodoh terus berjalanjut. Kini Disperindag Kota Batam tengah mengunjungi Kementrian Perdagangan (Kemendag) guna membahas revitalisasi Pasar Induk yang dikabarkan menelan biaya Rp 200 miliar.

“Saat ini sedang melapor di Kemendag untuk membahas kelanjutan revitalisasi pasar induk,” sebut Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau, Jumat (15/11/2019).

Puing-puing bekas bangunan kios pedagang Pasar Induk, Jodoh pasca penertiban oleh Tim Terpadu Kota Batam, Kamis (31/10/2019) lalu. Saat ini Disperindag Kota Batam sedang melakukan pembahasan dengan Kemendag mengenai revitalisasi pasar tersebut. Foto: Cecep Mulyana/batam pos.co.id

Baca Juga: Pedagang Minta Pemko Batam Buka Pagar di Samping Pasar Induk Jodoh, Alasannya Mengejutkan

Kemendag, kata Gustian, sudah menyetujui anggaran Rp 200 miliar. Dalam DED yang telah disusun, pasar induk nantinya menjadi pasar modern dengan fasilitas lengkap sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Masih menunggu hasil laporan dari Kemendag. Perihal lahan pedagang sejauh ini tak ada masalah, dan juga akan dibahas disini,” singkatnya.(zis)