batampos.co.id – Ri, oknum guru cabul di Sagulung mengakui semua perbuatan tak terpujinya terhadap siswinya kepada penyidik Polsek Sagulung.

Pria yang telah beristri dan satu orang anak ini mengaku telah mencabuli tujuh orang siswi.

Enam orang diantaranya sebatas pelecehan seksual dan satu orang disetubuhi hingga enam kali.

Korban yang disetubuhi dan adegan syur direkamnya itu adalah Cc, siswi kelas IX yang menghantarnya ke balik jeruji besi sel tahanan Polsek Sagulung, sejak Senin (25/11/2019) lalu.

Kepada penyidik Ri,mengaku, perbuatan tak terpuji terhadap Cc tersebut atas dasar suka sama suka.

Ilustrasi. Pelecehan Seksual

Dia memanfaatkan kedekatan Cc yang mendambakan sosok seorang ayah. Cc diperdaya sehingga jatuh hati padanya dan melakukan aksi pencabulan tersebut.

Baca Juga: 7 Siswi Jadi Korban Guru Cabul di Sagulung

“Korban ini sejak kecil sama neneknya (di luar Batam). Ayahnya sudah pisah. Saat dijemput dan di sekolahkan mamanya ke Batam, dia mendapatkan sosok sang ayah di pribadi pelaku,” ujar Kanit Reskrim Polsek Sagulung Iptu Rifi, Senin (2/12/2019).

Hal itu lantas dimanfaatkan oleh pelaku. Aksi pencabulan pertama terjadi pada Agustus lalu dan terulang hingga enam kali baik di dalam dan luar lingkungan sekolah.

“Dia (pelaku) guru konseling juga, korban sering dapat perhatian darinya sehingga merasa nyaman dan dekat,” jelasnya.

Baca Juga: Siswi SMK Dicabuli Pacar, Adengan Mesum Direkam di Ponsel

“Mereka mulai dekat bulan Juli dan Agustus pelaku mulai melakukan aksi pencabulan itu,” tutur Rifi.

Aksi pencabulan pelaku dengan korban Cc dibenarkan Rifi, ada faktor suka sama suka. Ini dibuktikan sendiri oleh penyidik yang saat pertama menangkap pelaku di tempat persembunyiannya bersama korban di Dumai, yang mana korban sama sekali tak mau dipisahkan dari pelaku.

“Nangis tersedu-sedu dia. Meluk pelaku terus minta tak dipisahkan dan diproses (hukum),” tutur Rifi.(eja)