batampos.co.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam mengembalikan berkas tersangka laka lantas di kawasan Harbourbay, FV kepada pihak kepolisian untuk kembali dilengkapi.

Pengembalian berkas itu setelah sebelumnya penyidik dari Kejari Batam melakukan pemeriksaan usai berkas dilimpahkan.

Jaksa Penuntut Unum (JPU) Muhammad Rizky Harahap, mengatakan, berkas tersebut telah dikembalikan pada Jumat (10/1/2020) lalu kepada penyidik Unit Laka Lantas Polresta Barelang.

Di mana, pengembalian berkas tersebut diikuti dengan beberapa petunjuk yang diberikan jaksa.

Baca Juga: Ditabrak Mobil Terbang di Harbour Bay, Begini Kondisi Wanita Paruh Baya Itu Sekarang

”Berkas perkara tersangka Farisa Valentina sudah dikirim kembali kepada penyidik. Pengembalian  berkas atau P19 ini disertai dengan petunjuk agar penyidik segera melengkapinya,” kata Rizky, Senin (13/1/2020).

Tim Traffic Accident Analysis Polda Kepri dan Polresta Barelang melakukan olah TKP kecelakaan mobil yang menabrak orang joging di kawasan Harbourbay, Batuampar, Senin (4/11/2019). Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.idlakalantas

Ia menjelaskan, ada beberapa petunjuk yang ia berikan kepada penyidik.

Baca Juga: Begini Cara Polisi Mengungkap Kronologi Mobil Terbang di Harbour Bay

Salah satu petunjuk yang diberikan adalah dugaan penggunaan narkotika atau obat terlarang dan minuman beralkohol yang dikonsumsi oleh tersangka sebelum kecelakaan terjadi.

”Yang diminta dari penyidik adalah hasil test urine dari tersangka Farisa Valentina. Apakah sebelum kecelakaan ini terjadi, dia mengonsumsi narkotika atau obat terlarang dan minuman beralkohol,” ujar Rizky.

Terkait nantinya ditahan atau tidak tersangka Farisa Valentina oleh pihak Kejaksaan, Rizky mengatakan bahwa itu bukan merupakan kewenangan dia, melainkan kebijakan dari atasannya.

Terkait kabar yang menyebutkan penahanan tersangka ditangguhkan, Rizky mengaku bahwa hal tersebut menjadi tanggungjawab penyidik.

”Hingga saat ini, Kita masih menunggu kelengkapan berkas dari pihak penyidik. Kita tidak akan menerima pelimpahan tahap dua bila tersangka tidak dihadirkan,” imbuhnya.(gie)