batampos.co.id – Sugiyanto alias Yanto warga Pulau Gara yang hilang saat boat pancung dihantam ombak di perairan Tanjunguncang, Rabu (19/2/2020) pagi telah ditemukan.

Tim Basarnas menemukan jasad ayah satu anak ini di dasar laut tidak jauh dari boat pancung yang ditumpanginya, sekitar pukul 15.00 WIB.

Saat ditemukan, Yanto masih menggenggam tali pengikat pancung. Jenazahnya sudah dievakuasi oleh tim Basarnas dan dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Polda Kepri.

“Sudah ditemukan. Dekat lokasi pancung tenggelam. Pancungnya juga sudah dievakuasi,” ujar Kapolsek Batuaji Kompol Syafruddin Dalimunthe.

Jasad Yanto saat dievakuasi tim Basarnas. Jasad Yanto dibawa ke RS Bhyangkara Polda Kepri di Batubesar, Nongsa. Foto: Eusebius Sara/batampos.co.id

Menurut cerita masyarakat Pulau Gara yang turut mengantar jenazah korban ke rumah sakit, korban adalah pekerja bangunan yang sedang mengerjakan musala di Pulau Gara.

Baca Juga: Dihantam Ombak Pancung Bermuatan Pasir Tenggelam

“Dia tak pandai berenang,” ujar Heru warga Pulau Gara.

Sebelum kejadian korban bersama tiga orang lainnya termasuk Samsudin nahkoda kapal memuat pasir untuk pembangunan musala dari pelabuhan Pandan Bahari.

Namun derasnya arus laut dan ombak yang cukup tinggi, membuat pancung mereka terbalik dan tenggelam.

“Dia ini orang darat. Tak pandai berenang. Padahal dekat dengan Kelong. Tiga lainnya pandai berenang makanya selamat,” ujar Heru lagi.(eja)