batampos.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mengklarifikasi berita batampos.co.id dengan judul Ternyata Sudah 4 Orang Meninggal di Batam Terkait Virus Korona. 

Melalui rilis yang diterima batampos.co.id, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menyatakan, tidak benar jika ada empat orang warga Batam yang meninggal disebabkan virus corona.

“Sampai saat ini hanya satu kasus positif covid-19 yang meninggal,” katanya.

Sementara tiga kematian yangg lain adalah kasus PDP (Pasien Dalam Pengawasan).

Di mana dua di antaranya sudah keluar hasil negatif Covid-19 dan satu masih dalam proses atau menunggu hasil dari Balitbang Kementerian Kesehatan (Kemkes).

“Adapun yang menetapkan pasien menjadi PDP adalah dokter yang merawat di RS tempat di mana pasien dirawat dengan memakai panduan yang dikeluarkan oleh Kemenkes RI yaitu ada gejala pneumonia ditambah ada riwayat perjalanan dari negara/daerah terjangkit atau pneumonia ditambah dg pernah kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif covid-19,” jelasnya.

Kata dia, semua jenazah diberlakukan layaknya pasien infeksius dan diberlakukan seperti kasus covid jika hasil swab belum keluar.

Dengan wrapping berlapis termasuk peti jenazah juga di wrapping kemudian di lakukan desinfeksi terhadap peti matinya.

“Selanjutnya langsung dibawa ke lokasi pemakaman dari ruang pemulasaran jenazah RS. Dianjurkan untuk segera di kuburkan dalam waktu kurang dari 4 jam,” jelasnya.

Demikian klarifikasi ini kami buat, Manajemen batampos.co.id.(*)