Sebuah merek tidak butuh alasan rasional, tetapi bagaimana perusahaan berhubungan dengan orang secara emotional (Steve Jobs)

Juli 2019 menjadi tonggak sejarah baru buat Gojek. Perusahaan raksasa ini menanggalkan logo lamanya. Ya, logo ikonik “Tukang Ojek Bersinyal”. Diganti dengan logo yang lebih sederhana. Sebuah lingkaran tidak sempurna, dengan titik ditengahnya.

Sekilas logo baru Gojek mirip dengan simbol Start pada perangkat elektronik. Tombol start yang dapat mengaktifkan solusi untuk semua kebutuhan Anda. Kira-kira begitu pesan sederhana yang ingin disampaikan melalui logo ini.

Itulah mengapa logo baru ini diberi nama “Solv”. Diambil dari kata Solve. Sebuah kata dari bahasa Inggris yang berarti menyelesaikan.

Pergantian logo ini disebut-sebut sebagai kelahiran kembali Gojek. Dari perusahaan transportasi online, kini Gojek lebih dikenal sebagai perusahaan Super Apps. Benar-benar super, karena mampu menyediakan 22 layanan bagi pelanggan, hanya dalam 1 aplikasi.

Dulu mungkin Anda hanya mengenal layanan Gojek, Gocar dan Gofood. Namun kini, Gojek bisa menyediakan hampir semua layanan yang anda butuhkan.

Praktis dengan semua perkembangan ini, logo lama yang terlihat seperti Tukang Ojek dengan Sinyal sudah tak lagi relevan. Karena dia bukan hanya sebuah perusahaan transportasi Online. Tapi sebuah perusahaan Decacorn bernilai lebih dari USD 10 miliar, yang menyediakan Multi Solution.

Itulah mengapa, Gojek melakukan rebranding dengan mengganti logonya.

Sebenarnya keberadaan logo sudah digunakan sejak 2.000 tahun SM. Saat itu, bangsa Mesir Kuno mengecap ternak mereka dengan tanda khusus.

Logo ini kemudian dapat membantu membedakan hewan ternak saat digembalakan di tanah umum atau saat dijual di pasar.

Di jaman modern seperti sekarang ini, logo tidak lagi punya tujuan sesederhana itu. Dia sudah menjadi identitas tak terpisahkan dari sebuah perusahaan. Logo merepresentasikan branding atau reputasi sebuah perusahaan.

Karena itu, perusahaan yang mapan dan punya visi yang besar biasanya tidak mengesampingkan pentingnya desain logo. Mereka cenderung akan memikirkan ini dengan sangat hati-hati. Logo bisa bersifat Filosofis. Ikonik. Atau apa saja. Yang penting mudah diingat.

Memang beberapa logo tak merepresentasikan core bussiness perusahaan. Sebut saja seperti Apple Corporation. Perusahaan teknologi terkemuka di dunia ini punya logo yang unik. Sebuah apel tergigit. Padahal Apple Corporation bukan perusahaan yang menjual buah-buahan.

Kita tak pernah tahu alasan dibalik pemilihan logo tersebut. Apakah karena Steve Jobs memang suka makan buah Apel? Ataukah logo ini melambangkan buah terlarang yang sangat menggoda?

Who Knows?

Namun kenyataannya, saat ini logo Apple Corporation telah menjadi salah satu yang melekat pada benak konsumen. Simbol Gadget dengan keunggulan teknologi. Siapa yang tak bangga punya gadget bersimbol buah apel tergigit itu?

Itulah pentingnya sebuah logo. Jika Anda ingin maju dan terkenal, maka pemilihan logo harus dilakukan secara hati-hati.

Karena kedepan, Logo akan menjadi identitas penting bagi perusahaan Anda. Akan dijadikan rujukan atas reputasi bagi perusahaan Anda. Perusahaan tanpa logo adalah perusahaan tanpa jati diri!

ATB sendiri punya pengalaman menarik mengenai logo.

Perusahaan ini berdiri sejak tahun 1995.  Saat itu, logo ATB terlihat seperti lentera. Orang bisa berpikir perusahaan lilin kali ya.

Tahun 2009, ATB memutuskan untuk melakukan rebranding. ATB ingin mengganti logonya dengan yang baru. Namun, logo baru ini tak hanya harus bagus dan unik. Tapi juga harus datang dari pelanggan kami. Karena ATB adalah bagian dari pelanggan.

Karena itu, ATB mengadakan sebuah sayembara terbuka. Seluruh masyarakat Batam bisa mengirim usulan logo untuk ATB. Siapa saja boleh. Saat ditutup pada 31 Oktober 2009,  ada 455 logo dan 147 tagline yang diusulkan oleh masyarakat Batam.

Setelah ratusan usulan ini masuk, ATB melakukan pooling. Kami minta masyarakat Batam yang memilih logo baru ATB. Akhirnya, terpilih logo dan tagline seperti yang ada saat ini. Kepercayaan Anda di setiap tetesnya.

Logo dan tagline ATB ini adalah milik masyarakat Batam. Karena dibuat dan dipilih langsung oleh masyarakat kota Batam.

Akhirnya, kami efektif menggunakan logo dan tagline baru itu pada 1 Januari 2010.

Lalu, mengapa ATB merasa perlu melakukan rebranding dengan mengganti logo?

Perubahan logo ini menjadi milestone penting  bagi ATB. Dari perusahaan air bersih konvensional, menjadi perusahaan air bersih berbasis teknologi Informasi.

Karena itu, logo baru ini harus merepresentasikan ATB sebagai perusahaan modern yang berbasis teknologi.

Bentuknya seperti air, karena Core Bussiness ATB adalah air bersih. Warna biru melambangkan inovasi dan teknologi. Warna hijau melambangkan eco environment. Perusahaan ini dikelola dengan ramah lingkungan.

Aliran air di tengah logo merupakan lambang continuous improvement. Peningkatan berkelanjutan. Aliran air ini berada di tengah logo. Artinya adalah keseimbangan antara peningkatan teknologi, dengan upaya eco environment yang berkelanjutan.

Disamping itu, ATB juga mengubah mindset. Sejak tahun 2009,  ATB menetapkan visi, misi dan core values perusahaan. Selanjutnya, visi, misi dan core values perusahaan itu yang jadi tujuan dan landasan kemana ATB akan bergerak kedepannya.

Perubahan logo ini jadi komitmen baru untuk mengubah ATB menjadi perusahaan yang sama sekali berbeda. Jika sebelumnya ATB adalah perusahan air yang konvensional, maka kedepan ATB adalah perusahan air bersih berteknologi tinggi.

ATB menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang mengimplemenasikan Smart Water Management System. Kami membangun sistem baru berbasis teknologi informasi di semua lini. Kami sebut Enterprise ATB Integrated System (EAIS).

EAIS dibangun dengan mengintegrasikan beberapa sistem. Seperti Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA), ATB Integrated System (AIRS) dan Enterprise Resource Planning (ERP).

Kami juga menggunakan Geographic Information System (GIS). Sistem ini terbagi dalam dua cakupan sistem, yaitu Operation System dan Management System.

Salah satu teknologi milik ATB ini kemudian mendapatkan Paten dari pemerintah Indonesia pada 2019 silam. Ini membuktikan ATB bukan hanya perusahaan air bersih biasa. Tapi sebuah perusahaan yang luar biasa, perusahaan penemu yang berteknologi tinggi.

Lalu, apakah membawa pengaruh terhadap performa layanan ATB?

Dari tahun 2009 sampai sekarang, pelayanan ATB mengalami peningkatan yang luar biasa.  ATB menjelma menjadi perusahaan air bersih paling efisien dengan cakupan layanan terbaik di Indonesia. Kualitas, Kuantitas dan kontinyuitas pelayanan air bersih kami adalah yang terbaik di Indonesia.

Saat ini kebocoran air ATB hanya berkisar 14 persen pertahun. Sementara rata-rata kebocoran air nasional masih di angka 34 persen. Cakupan layanan ATB telah mencapai 99,5 persen, tertinggi di Indonesia.

Perubahan imej yang luar biasa bukan?

Kami juga telah berhasil mendapat pengakuan melalui banyak penghargaan. Hanya dalam 4 tahun terakhir saja, ATB sudah terima 27 penghargaan. Termasuk 2 kali SNI Platinum Award. Tahun ini, kami berkesempatan mendapatkan Grand Platinum SNI Award.

Ini merupakan penghargaan tertinggi dari pemerintah Republik Indonesia kepada perusahaan yang dinilai telah menjalankan sistem manajemen operasional yang baik dan telah menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) secara konsisten.

Saat ini branding nama ATB bahkan lebih dikenal dari nama  PT. Adhya Tirta Batam. Branding ini sudah sangat dikenal di seluruh Indonesia dengan reputasi yang sangat baik. Terutama dalam hal pelayanan air bersih.

Proses rebranding yang sangat berhasil. ATB sudah melekat di hati pelanggan di Batam dan bahkan di Indonesia.

Nah, pergantian logo sebagai bagian dari proses rebranding harusnya berkonsekuensi terhadap peningkatan mutu dan kualitas perusahaan. Namun, banyak perusahaan yang telah mengganti logo, termasuk BUMN, tapi tak menunjukan perubahan yang lebih baik.

Mengapa hal itu bisa terjadi ya? Apakah perubahan logo tidak dimaknai sebagai perubahan mindset untuk bergerak ke arah yang lebih baik?

Mari kita pikirkan. Salam Kopi Benny.(*)