Kamis, 16 April 2026

Juni Pengetatan Sosial Dilonggarkan

Berita Terkait

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, berencana melonggarkan pengetatan sosial pada Juni mendatang. Namun, ia menegaskan, rencana ini tidak dilakukan gegabah yakni tetap melaksanakan protokol kesehatan seperti wajib bermasker dan menjaga jarak.

”Rencananya Juni buka kembali, dalam artian aktivitas seperti biasa. Namun, protokol tetap jalan, pakai masker wajib. Distancing wajib. Yang dagang bisa, awalnya ada yang dilarang sekarang bisa,” kata Rudi, Rabu (13/5/2020).

Ia menyebutkan, protokol yang tak bisa dilanggar akan ditegakkan. Pihaknya tetap akan mengawasi sehingga pelanggar dapat ditindak tegas. Rencana ini bukan tanpa syarat, ia berharap kasus di Batam tidak terus bertambah.

”Tidak akan bertahan (tidak ada tambahan) kalau kita tak disiplin. Edukasi orang di lapangan tak mudah, terlebih kita tak laksanakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Ini PSBB tidak diajukan karena kalau diajukan semua aktivitas akan nol ekonomi berpengaruh,” papar dia.

Rudi mengaku tidak bosan-bosannya mengimbau agar masyarakat menjalani protokol kesehatan, terutama pemakaian masker.

Tim dokter dan perawat berswafoto dengan pasien covid-19 yang sembuh dan hendak pulang dari RSUD Embung Fatimah, Batuaji, Minggu (3/5/2020). Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

”Pakai masker ini 60 persen menjaga kita dari tertularnya virus. Kita jaga diri kita dan menjaga orang lain,” katanya.

Ia mengingatkan, Covid-19 kini belum ada obatnya dan cara terbaik adalah mencegah agar tidak terinfeksi virus tersebut.

Rudi mengatakan, selain masker dan menjaga jarak, masyarakat juga diminta menjaga imunitas dengan olahraga, istirahat yang cukup serta makan yang cukup, bahkan soal pangan pemerintah telah membantu.

Rudi menyebutkan, setelah keadaan berangsur pulih. Ekonomi juga akan kembali berjalan seperti biasa.

Sebelumnya, ia juga menyampaikan ingin menjemput kebijakan Singapura yang akan membuka lockdown Juni mendatang.

Maka dari itu, ia meminta semua pihak, utamanya pegawai di lingkungan Pemerintah Kota dan Badan Pengusahaan Batam, TNI, Polri, dan masyarakat bisa bersama-sama mendukung percepatan penanganan Covid-19 di Batam.

Dengan kerja sama semua pihak ini, Rudi menargetkan Kota Batam bisa menghentikan penyebaran Covid-19 pada akhir Juni mendatang.

Sehingga sebulan setelah Singapura melonggarkan lockdown, Batam siap menampung masyarakat Singapura yang ingin berwisata ke Batam.

“Kita siapkan itu. Juli kita siap menampung orang dari Singapura,” kata Rudi di Dataran Engku Putri, Batam Center, Rabu (6/5) lalu.

Dilonggarkannya lockdown di Singapura, kata Rudi lagi, menandakan akan ada gerak perekonomian di sana.

Kondisi tersebut harus bisa dimaksimalkan dengan melibatkan Batam di dalamnya, terutama untuk sektor industri
dan pariwisata.(iza)

Update