batampos.co.id – Dari hasil penyelidikan epidemiologi yang dilakukan terhadap seluruh klaster terkonfirmasi positif Covid-19, diperoleh kesimpulan sementara bahwa masih mungkin terjadi pertumbuhan kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai klaster, maupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun impor.
Hal ini mengingat masih banyak ditemui masyarakat yang belum sepenuhnya mematuhi protokol dan imbauan dari pemerintah guna menekan laju pertumbuhan kasus penyakit Covid-19.
“Makanya, selanjutnya diingatkan dan diimbau kembali kepada seluruh masyarakat Kota Batam untuk kemaslahatan bersama agar tetap mengikuti anjuran pemerintah, menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap di rumah saja, dan menggunakan masker jika terpaksa harus keluar rumah serta selalu menjaga kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur serta istirahat yang cukup,” tutur Wali Kota Batam Muhammad Rudi.
Baca Juga : Satu Keluarga di Batam Positif Covid-19
Sebelumnya, Kasus positif terkonfirmasi Covid-19 di Batam melonjak. Kemarin, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam mengumumkan 11 kasus baru.
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam Muhammad Rudi mengatakan, tambahan kasus ini merupakan hasil tracing closes contact yang terus berlangsung dari klaster terkonfirmasi positif nomor 32 (WN India) dan nomor 35 (kasus DD Bengkong) yang telah meninggal dunia, serta kasus nomor 49 (mahasiswa usia 18 tahun) yang saat ini masih dalam perawatan di ruang isolasi rumah sakit swasta di Batam.
“Terdiri atas tiga perempuan dan delapan orang Laki-laki,” ujar Rudi, kemarin.(iza/eja)
