batampos.co.id – Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko memastikan artis berinisial HH yang diamankan pihaknya, Minggu (12/7) malam, terkait dugana prostitusi online, adalah seorang artis. Kepastian ini didapat setelah HH mengakui hal tersebut dalam rangkaian pemeriksaan sejak Minggu malam hingga Senin pagi.

“Setelah penindakan semalam sekitar pukul 23.30 WIB, kita melakukan pemeriksaan secara maraton sampai tadi pagi menjelang subuh. Karena yang bersangkutan capek, istirahat. Kita lanjutkan lagi pemeriksaan dan pada pemeriksaan tersebut yang bersangkutan mengakui kalau dia artis dari FTV, kemudian selebgram dan foto model,” ujar Riko seperti dikutip PojokSatu.id, Selasa (14/7).

Hanya saja, soal kepastian nama dari inisal HH dan keterlibatan dalam prostitusi online, Riko belum mau membeberkannya. Ramai dikabarkan HH merujuk inisal nama artis FTV, Hana Hanifah. “Itu sedang kita kembangkan dalam rangka pemeriksaan, rencana sore atau malam kita gelar berkaitan dengan itu, sementara belum bisa kita sebutkan,” lanjutnya.

Rico membeberkan saat HH diamankan, dia sedang berada di kamar hotel berbitang di Medan dengan seorang pria inisial R. “Saat diamankan sedang tidak memakai busana lengkap kedua-duanya,” tegasnya.

Riko menambahkan status HH masih sebagai saksi. “Sampai sekarang statusnya masih saksi, ada tiga saksi yang kita periksa,” tambanya. HH sendiri akan menjalani tes kesehatan di RS Bhayangkara Medan, sore ini. “Hari ini kita laksanakan tes kesehatan termasuk tes Covid-19,” jelasnya.

Menanggapi penangkapan Hana Hanifah terkait kasus dugaan prostitusi, Machi Achmad yang sempat menjadi pengacara Hana membenarkan hal tersebut. Dia berharap kasus prostitusi yang dituduhkan itu tidak benar adanya.

“Saya sudah paham apa yang saat ini menimpa saudari HH. Prinsipnya, saya personal sebagai rekannya, akan mensupport HH dan meyakini apa yang dituding sesuai pemberitaan yang cukup heboh pagi ini adalah tidak benar adanya,” paparnya saat dikonfirmasi, Senin (13/7).

Dia pun berharap Hana Hanifah diperlakukan dengan baik oleh kepolisian. Karena walau bagaimana pun, dia memiliki hak-hak yang harus dilindungi. Machi Achmad sendiri mengaku belum mendapatkan kuasa untuk menangani kasus ini.

“Saya sejauh ini belum menerima kuasa resmi untuk itu sehingga saya belum bisa memberikan statement apapun apalagi yang menyangkut dengan materi perkaranya. Namun nanti ketika saatnya saya telah resmi mendapatkan kuasa dari HH, maka saya pastikan saya akan update perkembangannya ke rekan-rekan media,” ungkap Machi Achmad.(jpg)