batampos.co.id – Kalangan publik figur kembali diamankan terkait dugaan prostitusi. Kali ini artis berinisial VS diamankan oleh jajaran Polda Lampung. Koko, manajer Vernita Syabilla, membenarkan bahwa artis berinisial VS yang diamankan petugas kepolisian di Lampung pada Selasa (28/7) malam adalah artisnya. Dia pun sudah berkomunikasi dengan Vernita melalui sambungan telepon.

Dia mengungkapkan kondisi terkini Vernita Syabilla usai diamankan petugas terkait kasus dugaan prostitusi online. Dia mengatakan kondisi pelantun Koko Tamvan itu dalam keadaan sehat dan termasuk tegar. Pasalnya, tidak ada tangis dan air mata selama berbincang dengan dirinya.

“Kondisinya dia sehat, biasa aja. Sekarang masih tahap pemeriksaan di Polres. Iya dia tegar enggak menangis,” kata manajer Vernita Syabilla melalui sambungan telepon, Rabu (29/7).

Koko sendiri tidak mau berkomentar perihal kasus yang kini membelit Vernita Syabilla karena mengaku tidak tahu apa-apa tentang hal ini. Dia pun mengaku sangat kaget ketika membaca pemberitaan media ihwal kabar penangkapan Vernita di Lampung.

Setelah ditelusuri dan berusaha menghubungi, dia pun berhasil tersambungkan dengan Vernita. “Bukan terkejut lagi, kaget banget. Saya posisi sehari-hari nggak sama dia, dapat berita kayak gini otomatis aku langsung cari informasi ini benar atau nggak gitu,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu sang manajer mengungkapkan dirinya tengah berkomunikasi dengan pihak keluarga untuk membantu permasalahan yang kini dialami Vernita Syabilla. Dia dan keluarga akan menguapayakan supaya Vernita cepat pulang ke Jakarta.

Seperti diketahui, Vernita Syabilla diamankan petugas kepolisian di sebuah hotel berbintang di Lampung diduga terkait kasus prostitusi. Dari TKP, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu kontak alat kontrasepsi, uang tunai, dan bukti transfer.

Polisi menduga tarif kencan Vernita Syabilla adalah Rp 30 juta. Hal itu terlihat total dana yang sudah diterima Vernita.“Transfer Rp 15 juta, tunai Rp 15 juta,” kata Kapolresta Bandar Lampung Kombes Yan Budi Jaya kepada wartawan.(jpg)