batampos.co.id – Ajudan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, dinyatakan positif Covid-19. Sang ajudan diduga terinfeksi Covid-19 saat mendampingi Rudi di acara penyambutan Gubernur Kepri, Isdianto, beberapa waktu lalu di Tanjungpinang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, Didi Kusmarjadi, membenarkan salah satu ajudan Wali Kota Batam terkonfirmasi positif Covid-19. ”Iya, memang benar. Tapi detailnya nunggu rilis saja,” kata Didi, kemarin.

Ia menyebutkan, ajudan berinisial B sempat menemani Wali Kota Batam ke acara Tepung Tawar Gubernur Kepri, 28 Juli lalu. Setelah kembali ke Batam, yang bersangkutan diminta untuk karantina mandiri di rumah. Pasalnya ada gejala batuk dan diminta melakukan pemeriksaan swab.

”Saya lupa tanggal pastinya. Yang jelas pasien ini diminta tidak masuk oleh pimpinan karena kondisi kesehatannya yang batuk,” ujarnya.

Ajudan langsung menjalani karantina mandiri dan tidak ada kontak dengan Wali Kota Batam sejak kembali dari acara di Tanjungpinang. ”Sudah satu minggu lebih tidak ada kontak dengan bapak (Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, red). Sejak diminta untuk menjalani karantina mandiri,” terangnya.

Baca Juga: Pasien Covid-19 di Kota Batam Bertambah Lagi, Salah Satunya Ajudan Wali Kota Batam

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, melalui pernyataan tertulisnya mengatakan, ada penambahan jumlah pasien Covid-19 pada Selasa (11/8/2020). Data tersebut merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis BTKLPP Batam berdasarkan hasil temuan kasus baru dan hasil tracing di Kota Batam.

“Terkonfirmasi positif Covid-19 pada kasus ini ada 7 orang warga Kota Batam, terdiri dari 4 orang laki-laki dan 3 orang perempuan,” jelasnya.

Dari 7 orang pasien tersebut diketahui dua di antaranya dua Aparatur Sipil Negara (ASN). Satu bertugas sebagai tenaga kesehatan dan satunya lagi diketahui ajudan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, berinisial BK.(*/esa/jpg)