Awal November PT Moya Datangkan Karyawan di Posisi Kunci

batampos.co.id – PT Moya Indonesia akan mendatangkan karyawan-karyawan handal yang dapat mengoperasikan jaringan air bersih setelah konsesi antara BP Batam dan PT ATB berakhir pada 15 November 2020 mendatang.

“Untuk tahap awal di November PT Moya akan mendatangkan beberapa tenaga mereka untuk mengisi posisi-posisi kunci yang kami persyaratkan di dokumen tender,” kata Deputi IV BP Batam, Syahril Japarin, Senin, (26/10/2020).

Ia menjelaskan tenaga-tenaga kunci tersebut memiliki pengalaman minimal 10 tahun lebih dibidangnya. Sehingga pihaknya yakin untuk pengoperasian dan distribusi air bersih kepada masyarakat Kota Batam setelah konsesi berakhir sudah dipersiapkan dengan baik oleh PT Moya.

“Masalah sistem sudah dipersiapakan dengan baik dan kami juga sudah melakukan koordinasi dengan PLN agar listriknya jangan padam. Sehinngga akan terjamin kesinambungan pelayanan air bersih kita,” tuturnya.

Pada prinsipnya kata dia, pada tahap ini apapun yang dilaksanakan oleh ATB akan dilaksanakan juga oleh Moya. Bedanya lanjut Syahril, PT Moya hanya sekedar mengoperasikan dan memelihara.

Badan Pengusahaan (BP) Batam dan PT Adhya Tirta Batam (ATB) meninjau Water Treatment Plant (WTP) Muka Kuning dan valve jaringan di central Sukajadi, Kamis (22/10/2020).  Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Sedangkan BP Batam, akan memonitor dan mengevaluasi untuk pengembangan dan strategi dari pelaksanaan pengelolaan air minum.

“Sehingga tidak ada yang menyulitkan untuk mereka (Moya). Kami sudah evaluasi dan tengah mempersiapkan untuk pembacaan meter. pelaksanaan pengadaan pipa dan berbagai kegiatan lainnya,” tutupnya.

Sementara itu Plh Kepala BP Batam, Purwiyanto, mengatakan, pengakhiran konsesi antara BP Batam dengan PT ATB berjalan dengan lancar.

“Terkait aset dan proses-proses berjalan lancar. Pengoperasian juga sudah siap dan insya allah tanggal 14 atau 15 November nanti, kita bisa serah terima dengan baik dan pelayanan juga akan semakin baik lagi untuk masyarakat Batam,” tuturnya.

BP Batam lanjutnya berusaha untuk menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat Batam tidak akan terganggu setelah konsesi dengan PT ATB berakhir.

“Moya merupakan perusahaan yang sangat handal. Jadi saya yakin pasti akan sangat siap sehingga akan berjalan dengan baik,” jelasnya.

Ia menjelaskan, untuk SDM sendiri PT Moya juga sudah sangat siap. Namun apabila ada karaywan ATB yang ingin mendukung SPAM di Batam bersama PT Moya dipersilahkan bergabung.

“(SDM) tidak ada masalah,” ujarnya.(esa)