Minggu, 26 April 2026

Polisi Temui Petani di Galang, Ini yang Disampaikan

Berita Terkait

batampos.co.id – Mengantisipasi kebakaran hutan (karhutla) di Batam khususnya di wilayah Rempang-Galang, aparat kepolisian menemui kelompok tani di Galang.

Para petani diberi pengarahan agar tidak membakar tanaman untuk membuka lahan, karena berpotensi kebakaran meluas.

”Pencegahan karhutla perintah langsung Presiden Joko Widodo. Jangan sampai terjadi dan apabila sudah terjadi, harus cepat ditangani atau dipadamkan. Jangan sampai meluas karena karhutla sangat merugikan kita dan juga mendapat protes dari negara tetangga,” ujar Kapolresta Barelang, Kombes Yos Guntur, yang diwakili Kasat Binmas Polresta Barelang, Kompol Dunya Harun, di Mapolsek Galang, Rabu (24/2/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Kapolda Kepri, Irjen Pol Aris Budiman, turun langsung dan memimpin pemadaman kebakaran hutan dan lahan di kawasan Kecamatan Galang, Kota Batam. Foto: Polda Kepri

Ia menambahkan, akhir-akhir ini sering terjadi kebakaran di Kota Batam karena cuaca panas, ditambah angin kencang.

Seperti, yang terjadi di Galang, Selasa (23/2) lalu. Bahkan, Kapolda Kepri, Irjen Aris Budiman, turun langsung membantu
memadamkan api dari hutan yang terbakar.

Kejadian lainnya, TPA Telagapunggur yang lebih awal terbakar. Lalu, hutan di area Bandara Hang Nadim, hutan Bukit Harimau Sekupang, kebakaran lima kapal di dermaga Bea Cukai di
Tanjunguncang, dan beberapa titik lainnya.

“Kita sudah masuk musim kemarau dengan angin kencang, yang mana sangat rentan terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Jadi harus waspada,” ujar Dunya.

Dalam pengarahan kelompok tani itu, Kapolsek Galang AKP Herman Kelly, Ps Kanit Bimas Aipda Yohanes, Perwakilan
lurah sekecamatan Galang, Bhabinkamtibmas Polsek Galang, dan juga kurang lebih 20 orang dari kelompok tani di Galang.

Dunya menambahkan, para pelaku yang sengaja membakar lahan atau hutan, dapat dipidana dengan hukuman penjara.

Karena itu, ia mengimbau warga yang memiliki lahan atau bekerja di lahan, bila ingin membuka lahan, dilarang menggunakan cara dibakar.

Juga, diminta berhati-hati membuang puntung rokok karena bisa menyebabkan karhutla.

Selain itu, Dunya meminta masyakarat atau kelompok tani apabila ada karhutla di daerah masing-masing, secepat mungkin memberitahukan kepada kepolisian, baik ke Bhabinkamtibmas atau polsek terdekat.

”Kita bisa bersama-sama bergerak cepat memadamkan api jika terjadi kebakaran hutan,” ujar Dunya.(jpg)

Update