Kamis, 23 April 2026

Karimun Turun ke Level 3 PPKM

Berita Terkait

Kadinkes Karimun, Rachmadi

batampos.co.id – Kabupaten Karimun saat ini turun ke PPKM Level 3. Padahal selama hampir tiga pekan lalu berada di PPKM Level 1. Hal ini disebabkan adanya tambahan indikator yang dimasukkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam menentukan levelisasi. Dan juga gara-gara data vaksinasi untuk lansia yang berbeda-beda.

BACA JUGA: Kepri Kembali ke Level 2 PPKM

”Yang menentukan levelisasi memang Kemenkes. Sebelumya hanya ada 6 indikator yang dijadikan dasar penetapan level. Tapi, mulai saat ini ada tambahan dua indikator lagi. Yakni, capaian vaksinasi 18 tahun ke atas dan lanjut usia (Lansia). Kalau capaian vaksinasi 18 tahun ke atas untuk bisa berada di PPKM Level 1 minimal 70 persen. Dan angka rill kita sudah mencapai 79 persen lebih,” ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karimun, Rachmadi, Jumat (29/10).

Tapi, lanjutnya, untuk capaian vaksinasi Lansia datanya berbeda-beda. Seperti, data di KPJPen atau tim gugus tugas nasional sudah mencapai 41 persen lebih. Kemudian data di Kemenkes tercatat hanya 33 persen lebih. Dan data riil di Kabupaten Karimun sudah mencapai 55 persen lebih. Tapi, karena yang menentukan levelisasi adalah Kemenkes, maka data capaian vaksinasi Lansia yang digunakan yang tercatat di aplikasi Kemenkes. Sehingga, dengan capaian yang masih rendah tersebut Kabupaten Karimun turun ke PPKM Level 3.

”Seharusnya, kalau dengan data riil capaian vaksinasi Lansia kita (Karimun, red) itu masuk pada PPKM Level 2. Dan batas minimal untuk bisa di PPKM Level 1 capaian vaksinasi Lansia 60 persen. Terkait perbedaan data vaksinasi Lansia ini kita sudah sampaikan ke Pemerintah Provinsi Kepri untuk bisa disampaikan ke Kemenkes. Karena, kalau dari Karimun yang menyampaikan langsung tidak bisa. Kita berharap data riil kita bisa diterima pihak Kemenkes. Sehingga, bisa merubah status level PPKM,” jelasnya.

Dikatakan Rachmadi, yang jelas menurunnya status PPKM di Kabupaten Karimun menjadi level 3 itu bukan disebabkan karena penyebaran kasus positif Covid-19 yang bertambah. Juga bukan karena banyaknya pasien atau warga yang meninggal akibat Covid-19. Melainkan hanya perbedaan data vaksinasi untuk Lansia. (*)

Reporter: Sandi
editor: tunggul

Update