Selasa, 17 Maret 2026

Antisipasi Kejahatan Jalanan, Polisi Tingkatkan Patroli

Berita Terkait

batampos.co.id – Guna mengantisipasi kejahatan jalananan yang beberpa hari belakang marak terjadi, unit Sabhara Polresta Barelang meningkatkan patroli di titik-titik rawan.

Kasat Sabhara Polresta Barelang, Kompol Firdaus mengatakan, sudah menyebar anggotanya untuk berpatroli dan menyisir lokasi-lokasi yang rawan tindak kejahatan.

“Kami lakukan patroli gabungan dari Polresta Barelang dengan polsek-polsek untuk mengantisipasi kejahatan jalanan di wilayah yang rawan kejahatan,” ujar Firdaus, Kamis (21/6/2019).

Kata dia, unit Sabhara mengerahkan 20 unit mobil dan 10 unit sepeda motor yang akan berkeliling ke sejumlah titik rawan aksi kejahatan.

Patroli terdiri dari jajaran Satuan Sabhara Polresta Barelang dan dibantu oleh unit patroli polsek jajaran Polresta Barelang.

“Jadi patroli ini nanti akan difokuskan ke daerah yang rawan seperti di Sekupang, Batuampar dan beberapa tempat lainnya,” katanya.

Personel Satuan Sabhara Polresta Barelang melakukan patroli di jalanan Kota Batam. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

“Kami akan berusaha maksimal untuk mengantisipasi kejahatan jalanan ini,” tuturnya lagi.

Baca Juga: Tolong Pak Polisi, Begal Makan Korban Lagi

Kata dia ada tiga hal yang saling berkaitan dalam tindak kejahatan jalanan. Yaitu pelaku, aparat penegak hukum, dan situasi di lapangan.

Ia mengatakan pelaku akan melihat situasi pengamanan yang dilakukan aparat di lokasi-lokasi yang dinilai rawan.

Sementara situasi di lapangan itu akan berkaitan dengan waktu beraksi yang akan dilakukan.

Artinya pelaku dengan cerdik memanfaatkan hal-hal itu.

Pelaku memanfaatkan kendurnya pengamanan, terutama di lokasi-lokasi yang sudah dipantau, serta menemukan waktu yang tepat untuk melakukan aksinya.

“Pelaku kejahatan kan selalu lihat bagaimana kondisinya. Nanti di sana akan kita lakukan pemantauan secara berkala untuk mempersempit kesempatan mereka dalam beraksi,” jelasnya.

Baca Juga: Gerombolan Begal di Kota Batam Bacok Korbannya

Smeentara itu, Kapolsek Sagulung, AKP Riyanto, mengatakan, personelnya terus berkeliling di beberapa titik yang dianggap rawan.

“Selain patroli, opsnal tertutup (tim buser) kita khususkan lebih mobile khususnya pada malam hari, sebab aksi tindak kejahatan sering terjadi pada waktu tersebut,”terangnya.

Ia menambahkan, beberapa kejadian kejahatan yang pernah diungkap, diketahui pelaku masih remaja.

Usia antara 14 hingga 17 tahun.

“Kelompok mereka ini yang sering melakukan aksi di jalanan seperti pencurian dengan ekekrasan (curas) dan penjambretan.

“Maka kita sangat atensi terhadap perilaku anak-anak remaja di wilayah Sagulung,” paparnya.(gie/cr1)

Update