Minggu, 5 April 2026
Beranda blog Halaman 1064

Stefanie, Pelajar SMP Sekolah Sentosa Perdana Sagulung Sabet 2 Emas Karate Asia-Pacific

0
Stefanie Anastasya Putri Naibaho (tengah).

batampos – Stefanie Anastasya Putri Naibaho, pelajar kelas 7 SMP Sekolah Sentosa Perdana (SSP) Sagulung, Kota Batam menorehkan prestasi membanggakan bagi sekolahnya dan Kota Batam pada umumnya, di ajang kejuaraan karate 6th Asia-Pacific (ASPAC) Hayashi-ha Shitoryukai International Karate Championship di Tangerang Selatan pada 1 hingga 3 Agustus 2025.

Kejuaraan karate ASPAC Hayashi-ha Shitoryukai International ini, diikuti tujuh negara yaitu Indonesia (tuan rumah), Australia, India, Jepang, Malaysia, Singapura, dan Nepal. Stefanie pada kejuaraan ini, mempersembahkan 2 medali emas pada kelas pemula kata dan komite.

Setelah pulang dari kejuaraan karate ASPAC internasional tersebut, Stefanie kembali menujukkan keperkasaannya dengan mengoleksi 2 emas dan 1 perunggu pada kejuaraan karate Walikota Cup di Stadion Sport Hall Temenggung Mukakuning, pada 15 sampai 17 Agustus 2025.

“Kami bangga atas prestasi yang diraih Stefanie. Ini bukan hanya kebanggaan Sekolah Sentosa Perdana Sagulung, tapi kebanggaan Kota Batam,” ujar Ketua Yayasan Pendidikan Sentosa Perdana, Dr Andreas Siregar MPd di ruang kerjanya, akhir pekan lalu.

BACA JUGA: Pelajar SD dan SMP Sederajat Berlaga di O2SN Karate Batam, FORKI Dorong Pembinaan Atlet Muda

Karate, kata Andreas, salah satu ekstrakurikuler di SSP Sekolah Nasional Plus Sagulung. Ekstrakurikuler lainnya seperti kesenian, bulutangkis, basket, dan sebagainya.

“SSP Sagulung sebagai sekolah nasional plus mulai dari TK, SD, dan SMP menyediakan ekstrakurikuler. Semua murid boleh mengikuti satu ekstrakurikuler yang diminatinya. Semua gratis, yayasan yang bayar pelatih atau guru ekstrakurikuler,” ujar Andreas.

Atas prestasi Stefanie tersebut, lanjut Andreas, yayasan memberikan beasiswa gratis uang sekolah per semester. Begitu juga dengan siswa-siswa SSP lainnya yang berprestasi akademik dan nonakademik, juga mendapatkan beasiswa dari yayasan.

“Di SSP Sagulung selaku sekolah nasional plus, kami mengembangkan kurikulum menciptakan generasi penerus bangsa yang berprestasi di akademik dan nonakademik. Uang sekolah di SSP Sagulung terjangkau,” terang Andreas.

Kepala SMP Sekolah Sentosa Perdana Sagulung, Celita Sinaga SPd, mengaku bangga dan memberikan apresiasi kepada muridnya yang berprestasi karate tingkat internasional. “Semoga ke depan tetap semangat dan rendah hati. Ini semua tidak lepas dari kerja keras dan usaha Stefanie,” ujar Celita.

Diakuinya, kegiatan ekstrakurikuler di SSP Sagulung di luar jam pelajaran sekolah. Seperti ekstrakurikuler karate, setiap hari Jumat pukul 15.00 sampai 16.00 WIB. “Dibuat di luar jam pelajaran, agar anak fokus dan enjoy,” ungkap Celita.

Atas dukungan yayasan dan guru, diakui Stefanie, memberikan andil besar meraih kesuksesan. “Terima kasih kepada yayasan memberikan saya beasiswa. Terima kasih kepada guru yang memberikan dukungan, membantu pelajaran yang tertinggal saat saya kejuaraan. Terima kasih kepada Sempai (pelatih), atas kesabaran dan bimbingan hingga saya meraih prestasi ini,” ujar Stefanie.

Tak lupa, Stefanie mengimbau pada pelajar lainnya, ayo ikut karate atau kegiatan ekstrakurikuler lainnya, daripada waktu habis bermain handphone (Hp) atau kegiatan negatif, yang merugikan diri sendiri maupun orang tua.

BACA JUGA: Asah Kemampuan Para Atlet, INKAI FKTI Cabang Batam Gelar Ujian Kenaikan Sabuk

“Mumpung kita masih muda, mari kita manfaatkan waktu sebaiknya dengan mengukir prestasi untuk membanggakan diri sendiri maupun orang tua,” imbau Stefanie. Diakui Stefanie, motivasi dirinya menyukai beladiri karate sejak kelas 4 SD, “menular” dari ayahnya yang merupakan atlet taekwondo dan ibunya atlet silat.

Sempai Karate Hayashi-ha Shitoryukai, Hendra ST, mengungkapkan. lawan berat pada kejuaraan karate ASPAC internasional tersebut Malaysia.

Hendra menyebut, negara jiran tersebut banyak kejuaraan karate, sehingga atlet karate mereka memiliki jam terbang tinggi.

“Di Kota Batam mungkin dalam setahun itu, ada dua kali kejuaraan karate. Tapi, dengan minimnya jam terbang, kita bisa mengusahakan maksimal hasilnya,” ungkap Sempai Hendra.

Memang diakuinya, Stefanie salah satu atlet ke depan bisa “bersinar”, terlebih-lebih Stefanie tekun menggeluti karate sejak kelas 4 SD.

“Kami memohon, agar atlet yang berprestasi diperhatikan. Tanpa dukungan dari pihak sekolah dan orang tua, akan berpengaruh terhadap prestasi anak. Pelatih siap saja melatih, tapi dukungan orang tua dan sekolah itu nomor satu,” pungkas Hendra. (*)

Reporter: Anwar

Artikel Stefanie, Pelajar SMP Sekolah Sentosa Perdana Sagulung Sabet 2 Emas Karate Asia-Pacific pertama kali tampil pada Olahraga.

Demo di DPR RI Ricuh: Pelajar SMA Copot Bendera PAN, Gas Air Mata Dilepaskan

0
Puluhan massa aksi membawa bendera PAN hingga masuk ke ruas jalan tol dalam kota, saat Demonstrasi 25 Agustus di Gedung DPR RI Jakarta Pusat, Senin (25/8). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

batampos – Puluhan massa aksi ricuh saat menggelar demonstrasi di Gedung DPR RI Jakarta Pusat pada Senin (25/8). Massa yang didominasi pelajar SMA mencopot seluruh bendera Partai Amanat Nasional (PAN) yang terpasang di flyover Jalan Gerbang Pemuda.

Bendera tersebut kemudian dibawa massa ke arah Jalan Gatot Subroto melalui jalur flyover, setelah upaya mereka menuju gedung DPR/MPR RI dihadang polisi.

Diketahui, sejak sekitar pukul 14.30 WIB, polisi mencegat massa yang ingin menggelar aksi di depan gedung DPR. Oleh karena itu, sebagian massa tetap berupaya menerobos ke arah Semanggi, bahkan sampai menyeberangi jalan tol dalam kota.

Petugas terpaksa menghentikan lalu lintas di ruas jalan itu demi menghindari kecelakaan. Situasi semakin memanas saat massa melemparkan tiang bendera PAN hingga batu ke arah polisi.

Polisi yang mencoba memukul mundur massa mengalami kesulitan hingga akhirnya menembakkan gas air mata.

Tuntutan Demo 25 Agustus 2025
Menurut akun Instagram @gejayanmemanggil, aksi ini mengusung sembilan tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah dan DPR.

Beberapa di antaranya menolak kenaikan gaji anggota DPR, menuntut transparansi penggunaan uang rakyat, hingga menyerukan turunnya Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka.

Berikut daftar lengkap tuntutan massa:

  • Turunkan Prabowo-Gibran
  • Bubarkan Kabinet Merah-Putih
  • Bubarkan DPR RI
  • Gagalkan Proyek Penulisan Sejarah Indonesia
  • Seret, tangkap, dan adili Fadli Zon karena tidak mengakui pemerkosaan massal 1998
  • Tolak RKUHP
  • Transparansi gaji anggota DPR karena berasal dari uang rakyat
  • Batalkan kebijakan tunjangan rumah DPR
  • Gagalkan rencana kenaikan gaji DPR
  • Protes Rakyat yang Merasa Dikhianati

Sumber: JP Group

Artikel Demo di DPR RI Ricuh: Pelajar SMA Copot Bendera PAN, Gas Air Mata Dilepaskan pertama kali tampil pada News.

Pulau Kecil Kepri Tak Lagi Terlupakan, 109 Dapur Gizi Segera Dibangun

0
MBG Anambas
Petugas SPPG Siantan Tengah hendak mengantar paket MBG ke SD Negeri 003 Air Sena dengan menggunakan pompong. F. Jaya Saputra untuk Batam Pos.

batampos – Sebanyak 109 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bakal dibangun di kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Dapur ini difokuskan untuk menyalurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada masyarakat di pulau-pulau kecil.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan (DKP2KH) Kepri, Rika Azmi, mengatakan penyaluran MBG tidak hanya ditujukan bagi pelajar sekolah, tetapi juga untuk ibu hamil serta ibu menyusui yang tinggal di pulau terpencil.

“Dengan adanya 109 dapur di pulau-pulau, masyarakat tidak perlu menunggu lama pengiriman dari pulau besar di kabupaten/kota,” ujar Rika di Tanjungpinang, Senin (25/8).

Menurutnya, keberadaan dapur SPPG ini diperkirakan menjangkau hingga 48 ribu penerima manfaat. Mereka terdiri dari siswa sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui di wilayah terpencil.

“Tadi sudah kita bahas bersama Gubernur, total ada 109 dapur SPPG yang akan dibangun,” jelasnya.

Rika menegaskan pembangunan dapur SPPG sangat penting agar proses memasak dan distribusi makanan bergizi tidak terkendala jarak antar pulau. Ia berharap program ini bisa segera terealisasi dalam waktu dekat untuk mendukung program Presiden Prabowo.

“Jika tempat masak berbeda pulau, penyaluran pasti terkendala. Karena itu pembangunan SPPG perlu dilakukan,” pungkasnya. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Pulau Kecil Kepri Tak Lagi Terlupakan, 109 Dapur Gizi Segera Dibangun pertama kali tampil pada Kepri.

Asyik Main HP, Dua Pelajar di Palmatak Hampir Tewas Tertimpa Dinding

0
Pelajar Palmatak
Salah satu korban dinding ambruk saat mendapat perawatan medis dari Puskesmas Palmatak. F. Kristian untuk Batam Pos.

batampos – Dua pelajar di Desa Ladan, Kecamatan Palmatak, Muhammad Rizky (13) dan Marthin Bagas (12), nyaris tewas setelah tertimpa dinding beton rumah, Senin (25/8) sekitar pukul 11.20 WIB.

Beruntung, keduanya masih selamat meski mengalami luka cukup serius. Peristiwa itu terjadi di rumah Jempriden (55), ayah dari Rizky.

Saat kejadian, Rizky dan Marthin sedang bermain handphone di dekat dinding rumah. Namun, angin kencang yang bertiup sejak pagi membuat dinding beton setinggi tiga meter roboh menimpa mereka.

Kapolsek Palmatak, Iptu Kristrian, menjelaskan bahwa kedua anak sempat berusaha menghindar, tetapi tidak sempat.

“Saat dinding roboh, anak-anak ini terlambat menghindar sehingga tertimpa,” ujar Iptu Kristian.

Akibatnya, Rizky dan Marthin mengalami luka di bagian kepala dengan pendarahan dari mulut, hidung, dan telinga. Meski begitu, keduanya masih sadar saat dievakuasi ke Puskesmas Palmatak.

“Kami langsung membawa korban untuk mendapat pertolongan. Jika kondisi stabil, keduanya akan dirujuk ke RSUD Tarempa karena fasilitas medis di Palmatak masih terbatas,” tambah Kristian.

Kerugian akibat robohnya dinding rumah ditaksir mencapai Rp20 juta.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada menghadapi cuaca ekstrem dan memastikan bangunan rumah memiliki pondasi yang kuat demi keselamatan penghuni. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Asyik Main HP, Dua Pelajar di Palmatak Hampir Tewas Tertimpa Dinding pertama kali tampil pada Kepri.

Sehari 4 Kali Mati Lampu di Lingga, Warga Kesal ke PLN

0
PLN Lingga
Kantor ULP PLN Dabo Singkep. F. Vatawari/Batam Pos.

batampos – Pemadaman listrik kembali dikeluhkan warga di Kabupaten Lingga. Di Daik Lingga, arus listrik padam hingga empat kali dalam satu hari, Senin (25/8).

Kepala Unit Layanan Pembantu (ULP) PLN Dabo Singkep, Jhon Frengki Simatupang, mengatakan penyebab pasti pemadaman belum dapat dipastikan. Namun, sementara ini diduga ada gangguan jaringan.

“Hari ini sepertinya ada gangguan jaringan, sedang ditelusuri tim. Setiap arah ke Budus dimasukkan kembali padam ke Pangkal Musai,” ujar Jhon saat dikonfirmasi.

Ia menambahkan, saat ini tim PLN masih bekerja menelusuri gangguan agar potensi pemadaman bisa diminimalisir. “Tim kami masih bekerja untuk meminimalisir potensi penyebab terjadinya pemadaman arus listrik,” katanya.

Di sisi lain, warga mengeluhkan dampak dari pemadaman berulang kali ini. Girwan Andreas, warga Kelurahan Daik, Kecamatan Lingga, menilai PLN tidak adil dalam memberikan pelayanan.

“Kami merasa dirugikan, beberapa perabot rumah tangga rusak akibat listrik padam. Kalau telat bayar, listrik langsung diputus. Tapi kalau PLN tidak maksimal, kami tidak dapat potongan harga,” tegasnya.

Girwan juga menuntut agar PLN memberikan solusi nyata terhadap kerugian yang dialami masyarakat. “Kalau peralatan kami rusak karena pemadaman, siapa yang tanggung jawab?” katanya.

Hingga kini, permasalahan pemadaman listrik berulang di Lingga masih belum terselesaikan. Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas rumah tangga, tetapi juga menghambat pelayanan publik di daerah tersebut. (*)

Reporter: Vatawari 

Artikel Sehari 4 Kali Mati Lampu di Lingga, Warga Kesal ke PLN pertama kali tampil pada Kepri.

Investor China Minat Ikut Bangun Jembatan Batam-Bintan

0
Kepala DPMPTSP Kepri Hasfarizal Handra. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.
Kepala DPMPTSP Kepri Hasfarizal Handra. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Investor asal China diklaim tertarik ikut serta dalam rencana pembangunan Jembatan Batam-Bintan di Kepulauan Riau (Kepri).

Pertemuan antara investor asal China dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri berlangsung di Gedung Daerah Tanjungpinang, Senin (25/8). Selain membahas peluang investasi jembatan, mereka juga menanyakan potensi investasi lain di Kepri.

“Mereka dari China dan join dengan Malaysia. Mereka tertarik untuk ikut serta dalam pembangunan Jembatan Batam-Bintan,” kata Kepala DPMPTSP Kepri Hasfarizal Handra.

Hasfarizal menjelaskan, ketertarikan investor asal China didasari daya tarik Kepri yang strategis. Selain sektor bahari, Kepri berlokasi dekat dengan negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, hingga negara lain di kawasan.

“Mereka dari perusahaan besar, makanya ingin berinvestasi tersendiri. Terlebih Kepri punya daya tarik karena posisinya berbatasan langsung dengan negara lain,” ujarnya.

Sejauh ini, realisasi investasi yang masuk ke Kepri sudah mencapai Rp30 triliun dari target RPJMD sebesar Rp39 triliun. Pihaknya optimistis target tersebut bisa tercapai hingga akhir 2025.

“Sementara target nasional Rp57 triliun. Pasti akan tercapai karena ada beberapa investor baru, seperti pengembangan Tanjung Sauh hingga Galang Batang,” pungkasnya. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Investor China Minat Ikut Bangun Jembatan Batam-Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

5 Cara Membersihkan Wajah Secara Alami, Murah dan Efektif

0
Ilustrasi wajah glowing
Ilustrasi. F. Freepik.

batampos – Memiliki wajah bersih, sehat, dan glowing jadi idaman banyak orang. Kini, perawatan wajah tidak selalu membutuhkan biaya besar, sebab bahan alami juga bisa jadi pilihan.

Dikutip dari Who What Wear, berikut lima cara membersihkan wajah secara alami yang bisa dicoba di rumah:

1. Madu murni
Madu dikenal memiliki sifat antibakteri dan antioksidan. Caranya, oleskan madu murni ke wajah, diamkan 10-15 menit, lalu bilas dengan air hangat. Madu membantu melembapkan sekaligus menenangkan kulit.

2. Air beras sebagai toner
Air cucian beras (bilasan kedua) kaya vitamin B dan mineral. Setelah didiamkan beberapa jam hingga mengendap, gunakan bagian atas air beras sebagai toner alami untuk wajah.

3. Eksfoliasi dengan oatmeal
Oatmeal bisa dijadikan scrub lembut alami. Campurkan oatmeal halus dengan air atau yogurt, gosok perlahan ke wajah, lalu bilas. Lakukan 1-2 kali seminggu agar kulit tetap sehat tanpa merusak lapisan alaminya.

4. Oil cleansing dengan minyak kelapa
Metode ini mampu melarutkan kotoran secara menyeluruh. Minyak kelapa murni bisa dipijat lembut di wajah, lalu dibersihkan dengan kain hangat untuk hasil optimal.

5. Cuka apel untuk pH kulit
Campurkan 1 sendok teh cuka apel dengan 1 gelas air, lalu aplikasikan menggunakan kapas. Toner alami ini bisa membantu menyeimbangkan pH kulit, mengontrol minyak, dan mencegah jerawat. Namun, tetap lakukan uji coba terlebih dahulu agar terhindar dari iritasi.

Perawatan wajah alami ini efektif jika dilakukan rutin dan konsisten. Selain itu, menjaga pola hidup sehat juga berperan penting dalam menjaga kecantikan kulit dari dalam. (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel 5 Cara Membersihkan Wajah Secara Alami, Murah dan Efektif pertama kali tampil pada Lifestyle.

Taman Bacaan Doraemon Tanjungpinang, Legenda Literasi yang Masih Bertahan

0
Taman bacaan doraemon
Emi (kanan) dan Iyang, pengelola Taman Bacaan Doraemon yang legendaris. F. Yusnadi Nazar/Batam Pos.

batampos – Taman bacaan legendaris di Tanjungpinang bukan sekadar ruang membaca, melainkan saksi tumbuhnya minat baca dan literasi anak-anak sejak era 1970-an.

Di sudut Jalan Teratai Kota Lama Tanjungpinang, jauh sebelum dunia digital hadir, berdiri Taman Bacaan Singgalang. Rak-raknya penuh buku cerita, komik, novel, hingga ensiklopedia.

Anak-anak Generasi X dan Milenial berbondong-bondong datang selepas sekolah, tenggelam dalam dunia kata-kata.

Tak sedikit yang mengaku minat bacanya lahir dari sini. Dari ruang sederhana itu, banyak yang kemudian tumbuh menjadi guru, wartawan, hingga pengusaha.

Taman bacaan milik almarhum Haleruddin ini kemudian berkembang menjadi Taman Bacaan Doraemon. Meski era digital kian kuat, tempat ini masih bertahan. Kini, koleksi puluhan ribu buku lawas dirawat oleh anak-anak Haleruddin, Emi dan Iyang.

“Daripada berdebu, lebih baik kami buka lagi biar anak-anak sekarang bisa membaca pakai buku,” kata Emi, Minggu (24/8).

Emi bercerita, Taman Bacaan Singgalang berdiri sejak 1970-an, lalu membuka cabang Doraemon di Jalan Tugu Pahlawan pada 1990-an.

Singgalang sempat tutup tahun 2007, tapi Doraemon terus berjalan. Sempat vakum empat tahun, kini kembali buka dengan tujuan menggairahkan minat baca anak-anak.

Bagi anak sekolah, membaca buku di sini gratis. Sementara bagi generasi yang ingin bernostalgia, bisa menyewa atau membeli buku lama. Koleksinya kini juga dijual secara daring ke berbagai daerah di Indonesia.

“Taman bacaan ini sudah jadi bagian dari sejarah Tanjungpinang. Tradisi membaca tidak boleh hilang,” ujar Emi.

Reporter: Yusnadi Nazar 

Artikel Taman Bacaan Doraemon Tanjungpinang, Legenda Literasi yang Masih Bertahan pertama kali tampil pada Kepri.

Pasokan Beras di Karimun Normal Kembali, Gubkepri Pastikan Stok Tersedia

0
Ansar Ahmad
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos– Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad memastikan pasokan beras di Kabupaten Karimun kembali tersedia setelah hampir dua pekan terakhir terjadi kelangkaan. Baik beras kualitas premium maupun medium kini sudah bisa dijumpai lagi di pasaran.

“Sekarang sudah mulai cukup tersedia. Kemarin ada problem teknis dan sekarang sudah mulai normal lagi,” kata Ansar usai menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kepri di Hotel Harmoni One, Batam Centre, Minggu (24/8).

Ansar menjelaskan, untuk mengatasi kelangkaan, pihaknya bersama sejumlah institusi terkait langsung mendistribusikan beras ke Karimun. Namun ia mengingatkan agar distribusi tetap sesuai aturan dan tidak disalahgunakan.

“Beberapa institusi membantu. Tapi kan yang tak boleh itu bahan pokok seperti beras dibawa ke provinsi lain,” tegasnya.

BACA JUGA: Bulog Datangkan Beras Premium 50 Ton

Lebih lanjut, ia mengatakan Pemprov Kepri saat ini sedang menghitung kebutuhan beras di masing-masing daerah, termasuk Karimun dan Bintan. Hal itu penting agar pengadaan beras, baik melalui impor maupun kerja sama dengan Bulog, benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kita hitung dulu berapa kebutuhan di Karimun, berapa di Bintan, melalui badan pengusahaan masing-masing. Jadi nanti jumlah yang masuk sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kepri, khususnya di pulau-pulau. Untuk sekarang, beras premium sudah tersedia, kita kerja sama dengan Bulog,” jelasnya.

Sebelumnya, masyarakat Karimun menghadapi kelangkaan beras hampir dua pekan terakhir. Sejumlah merek beras, baik premium maupun medium, menghilang dari pasar dan minimarket. Kondisi itu membuat pedagang makanan, termasuk rumah makan, kesulitan mendapatkan bahan baku utama.

“Tak tahu mau jualan apa lagi sekarang. Cari beras aja sampai keliling saya, beras premium aja langka. Bahkan beberapa minimarket sudah habis, apalagi beras medium atau Bulog,” keluh seorang pedagang di Karimun.

Situasi ini juga sempat membuat harga beras di pasaran melonjak, meski sebagian pedagang memilih tidak berjualan daripada menjual dengan harga terlalu tinggi. Masyarakat berharap dengan normalnya distribusi saat ini, pasokan beras bisa terus stabil agar aktivitas perdagangan kembali berjalan lancar.

Dengan langkah antisipasi yang dilakukan pemerintah, Ansar optimistis ketersediaan beras di Karimun dan daerah lain di Kepri dapat lebih terkendali. “Yang terpenting kebutuhan masyarakat bisa terjamin. Jangan sampai ada lagi kekosongan seperti kemarin,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rengga

Artikel Pasokan Beras di Karimun Normal Kembali, Gubkepri Pastikan Stok Tersedia pertama kali tampil pada Kepri.

Belanja Pakai QRIS di Luar Negeri? Ini 5 Negara yang Sudah Mendukung

0
Ilustrasi

batampos – Pembayaran digital menjadi pilihan banyak masyarakat Indonesia saat ini. Selain praktis dengan sekali scan pembayaran berhasil.

Salah satunya, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), standar kode QR nasional Indonesia yang dikembangkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). QRIS dirancang untuk metode pembayaran digital berbasis QR code agar mudah, cepat, dan aman.

QRIS telah berlaku di seluruh wilayah Indonesia untuk berbagai skala usaha, mulai dari pedagang kaki lima hingga pusat perbelanjaan besar. Ini 5 negara yang sudah mendukung pengunaan QRIS, dikutip dari Radar Malang:

1. Singapura

Monetary Authority of Singapore (MAS) resmi bergabung pada November 2023. Akses pembayaran ini memudahkan wisatawan Indonesia untuk berlibur di Singapura.

2. Malaysia

Bank Negara Malaysia (BNM) mulai pada Mei 2023. Malaysia menjadi destinasi wisata bagi masyarakat Indonesia.

3. Thailand

Menjadi negara pertama yang bekerja sama menggunakan QRIS. Sejak 17 Agustus 2022 pembayaran digital telah disambut hangat oleh wisatawan Indonesia.

4. Jepang

Negara sakura ini baru saja aktif pada 17 Agustus 2025. Wisatawan Indonesia dapat bertransaksi di 35 merchant Jepang dengan memindai JPQR Global melalui aplikasi pembayaran domestik.

5. China

Bank Indonesia juga bekerja sama dengan People’s Bank of China (PBoC). QRIS saat ini menjalani tahap uji coba. Kerja sama ini akan memberikan efisien bagi pelaku usaha atau UMKM melalui lintas negara.

Adanya QRIS antarnegara tidak perlu menukarkan mata uang lagi saat berbelanja di negara yang dikunjungi. Pembayaran wisatawan asing atau wisatawan Indonesia dapat dilakukan dengan menindai QR standard negara yang dikunjunginya dengan aplikasi pembayaran Indonesia.

Bank Indonesia sedang memperluas jaringan QRIS ke negera India, Korea Selatan, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA). Proses persiapan atau MoU telah ditandatangani.

Implementasinya akan diarahkan pada 2025 – 2026. QRIS semakin berkembang sebagai fitur pembayaran internasional digital yang memudahkan transaksi lintas batas, khususnya bagi wisatawan dan pelaku UMKM.(*)

 

Reporter: Juliana Belence

 

Artikel Belanja Pakai QRIS di Luar Negeri? Ini 5 Negara yang Sudah Mendukung pertama kali tampil pada News.