Sabtu, 2 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1074

Soal Parkir Liar dan KIR, Dishub Batam: Pelanggar Didenda Rp500 Ribu

0
Dilarang parkir di trotoar. Pemko Batam razia kendaraan yang parkir di trotoar. F. Fiska Juanda / Batam Pos

batampos – Parkir liar kembali menjadi persoalan klasik di Kota Batam. Hampir di setiap ruas jalan utama hingga trotoar, kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat berhenti sembarangan.

Kondisi ini meresahkan warga, terutama pejalan kaki yang haknya kerap terampas karena trotoar berubah fungsi jadi lahan parkir.

Selain parkir liar, sorotan juga mengarah pada banyaknya kendaraan angkutan umum dan barang yang tidak melakukan uji kelayakan kendaraan (KIR).

Padahal, uji KIR merupakan kewajiban sesuai undang-undang sekaligus syarat keselamatan bagi kendaraan yang beroperasi setiap hari di jalan raya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Leo Putra, menegaskan bahwa pihaknya tidak bisa bekerja sendiri dalam mengatasi masalah tersebut. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk bersama-sama menegakkan aturan.

“Kami dari pemerintah, khususnya Dishub, butuh dukungan masyarakat. Bagi pengusaha angkutan orang maupun barang, wajib hukumnya melakukan KIR secara berkala. Itu untuk menjamin keselamatan penumpang dan pengguna jalan lain. Jangan dianggap sepele, karena nyawa banyak orang dipertaruhkan,” kata Leo kepada Batam Pos, Jumat (26/9/2025).

Selain KIR, Leo juga menyoroti perilaku sebagian pengguna kendaraan pribadi maupun angkutan umum yang kerap parkir sembarangan. “Jangan parkir di trotoar, jangan parkir di tempat yang bukan peruntukannya. Fasilitas sudah disediakan, gunakanlah sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Ia menyebut kawasan sekitar Nagoya seperti BCS Mall dan Grand Mall, hingga trotoar di Batam Kota seperti Mega Mall dan Kantor Wali Kota Batam, menjadi titik rawan parkir liar.

Meski sudah ada rambu larangan, pelanggaran masih kerap terjadi. Petugas Dishub rutin melakukan razia, namun penertiban saja tidak cukup tanpa kesadaran masyarakat.

“Kami tetap melakukan penertiban, tapi kalau masyarakat tidak sadar maka masalah ini akan terus berulang. Karena itu, kami mendorong adanya kesadaran masyarakat agar kota kita lebih tertib, lebih rapi, dan lebih ramah bagi semua,” ujarnya.

Dishub Batam, lanjut Leo, akan memperkuat upaya penertiban dengan tindakan tegas sesuai aturan hukum. “Kami tidak hanya sebatas imbauan. Ke depan Dishub akan melaksanakan kegiatan eksekusi di lapangan. Kendaraan yang melanggar akan ditindak sesuai prosedur,” katanya.

Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda), kendaraan yang kedapatan parkir sembarangan akan dikenakan sanksi berupa derek dan denda Rp500 ribu. Sanksi ini, kata Leo, bukan untuk memberatkan masyarakat, melainkan sebagai bentuk pembinaan agar pengendara lebih disiplin.

“Ini kami sampaikan sekaligus menjadi sosialisasi. Kami berharap masyarakat sadar, bahwa aturan dibuat bukan untuk mempersulit, melainkan demi keamanan dan kenyamanan bersama,” ujarnya.

Reporter: M. Sya’ban 

Artikel Soal Parkir Liar dan KIR, Dishub Batam: Pelanggar Didenda Rp500 Ribu pertama kali tampil pada Metropolis.

SPPG Batam Tegaskan Komitmen Perbaiki Layanan MBG

0
Murid SD di Batam menikmati makanan program MBG yang dibagikan di sekolah.

batampos – Polemik program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mencuat di Batam dan beberapa daerah Kepri dalam sepekan terakhir mendapat tanggapan serius dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batam. Koordinator SPPG Batam, Defri Frenaldi, menegaskan pihaknya telah melakukan evaluasi internal dan berkomitmen memperbaiki pelaksanaan program agar tetap berjalan sesuai standar.

Menurut Defri, permasalahan yang muncul belakangan ini khususnya di Batam disebabkan oleh faktor berbeda di setiap kejadian. Namun, ia menilai akar masalah umumnya terkait tidak dilaksanakannya standar keamanan pangan, yaitu HACCP dan SOP, secara konsisten oleh pihak manajemen di lapangan. “Kami sudah meninjau dan mengevaluasi bersama Badan Gizi Nasional, pemerintah provinsi, dan kabupaten/kota. Kami pastikan evaluasi ini akan dijalankan dengan baik di setiap SPPG,” ujarnya, Jumat (26/9).

Ia juga mengimbau masyarakat penerima manfaat, baik siswa, orang tua, pihak sekolah, hingga posyandu untuk bersama-sama menjaga keberlangsungan program. Keluhan atau laporan diharapkan segera disampaikan langsung ke guru maupun pihak SPPG agar tindakan cepat dapat diambil. “Dari kasus yang ada, kami baru mengetahui dua hari setelah kejadian dan setelah viral di media sosial. Ke depan, kami minta informasi segera disampaikan agar bisa ditangani lebih cepat,” katanya.

Lebih jauh, Defri menyampaikan apresiasi kepada SPPG yang telah menjalankan SOP dengan baik dan tetap menjaga kualitas pelayanan. Menurutnya, seluruh pihak harus kembali ke tujuan utama, yakni mendukung terbentuknya Generasi Emas 2045. “Kami bangga ada banyak SPPG yang bekerja sesuai standar, menjaga mutu, dan tidak terlibat dalam polemik,” ucapnya.

Data mencatat, di Kota Batam saat ini terdapat 74 SPPG yang sudah mengantongi surat keputusan (SK), dengan 53 di antaranya aktif melayani sebanyak 179.082 penerima manfaat. Hingga saat ini, Defri menegaskan tidak ada laporan kasus keracunan pangan akibat program MBG di Batam. “Kami berharap kondisi ini terus terjaga dan tidak sampai terjadi hal-hal yang merugikan masyarakat,” tegasnya.

Seperti diketahui, dalam sepekan terakhir program MBG menjadi sorotan publik. Polemik mencuat setelah siswa SMAN 4 Batam menemukan serpihan kaca di dalam nasi MBG. Investigasi menunjukkan pecahnya tutup penggorengan di dapur penyedia, yang kemudian memicu komitmen pengelola untuk mengganti peralatan dan memperketat standar keamanan.

Tak berhenti di situ, MBG di Batam juga dikritik menyusul viralnya menu sederhana di SDN 001 Batuaji, yang dianggap sebagian orang tua tidak sesuai standar gizi anak. Isu ini mempertegas sorotan masyarakat terhadap kualitas penyelenggaraan MBG di daerah.

Selain soal mutu makanan, pengelolaan limbah MBG juga ikut menjadi perhatian. Menteri Lingkungan Hidup bahkan menekankan perlunya sistem pengelolaan yang lebih baik, agar sisa makanan maupun kemasan tidak menimbulkan masalah baru bagi lingkungan.

Polemik juga meluas ke Kabupaten Bintan, setelah muncul keberatan dari orang tua siswa terkait surat perjanjian antara SPPG dan penerima MBG. Surat tersebut memuat klausul penggantian wadah makan senilai Rp80 ribu jika hilang, serta larangan menyebarkan informasi terkait insiden sebelum ditangani penyelenggara. Hal ini menimbulkan perdebatan mengenai transparansi program.

Rentetan kejadian itu membuat publik mempertanyakan tata kelola MBG, mulai dari aspek keamanan, mutu gizi, hingga transparansi. Masyarakat kini menunggu langkah korektif pemerintah pusat dan daerah, agar program yang ditujukan meningkatkan kualitas gizi anak Indonesia tidak justru memunculkan masalah kepercayaan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel SPPG Batam Tegaskan Komitmen Perbaiki Layanan MBG pertama kali tampil pada Metropolis.

Polisi Periksa Pengusaha Kapal di Pelabuhan Gentong Bintan, Bantah Isu Penyegelan

0
Pelabuhan gentong
Beberapa kapal kayu sandar di Pelabuhan Gentong, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Kamis (25/9). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Sejumlah pengusaha kapal yang beraktivitas di Pelabuhan Gentong, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, diperiksa polisi. Pemeriksaan ini dilakukan karena adanya dugaan aktivitas ilegal di pelabuhan yang selama ini dikenal sebagai jalur pengiriman pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal.

Bahkan, sempat beredar kabar pelabuhan tersebut telah disegel polisi. Namun, hasil penelusuran Batam Pos pada Kamis (25/9) sore menunjukkan pelabuhan masih bisa dilalui sepeda motor.

Aktivitas perbaikan kapal tetap berlangsung, terlihat beberapa pekerja memperbaiki kapal di darat, sementara kapal kayu lain bersandar di dermaga. Alat berat juga tampak beroperasi di lahan yang sudah dipasang batu miring.

Meski begitu, wartawan tidak menemukan tanda segel polisi di lokasi. Seorang warga setempat membenarkan adanya pemanggilan sejumlah pengusaha kapal oleh pihak kepolisian, meski tidak mengetahui alasan detailnya.

Kasat Reskrim Polres Bintan, Iptu Fikri Rahmadi, membenarkan pihaknya memang memanggil beberapa pengusaha kapal di Pelabuhan Gentong untuk dimintai keterangan.

Hasilnya, para pengusaha menunjukkan dokumen yang dibutuhkan, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Surat Pernyataan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan (SPPL).

“Usaha mereka masih dalam skala kecil sehingga hanya memerlukan dokumen NIB dan SPPL. Kalau lahan yang digunakan lebih luas, mungkin ada persyaratan tambahan,” jelas Fikri, Jumat (26/9).

Ia juga menegaskan bahwa polisi tidak melakukan penyegelan pelabuhan tersebut. Mengenai aktivitas lain di lokasi, Fikri menyebut masih akan didalami.

“Kalau ada aktivitas mencurigakan, tentu akan kami tindaklanjuti bersama instansi terkait,” pungkasnya.

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Polisi Periksa Pengusaha Kapal di Pelabuhan Gentong Bintan, Bantah Isu Penyegelan pertama kali tampil pada Kepri.

Cuaca Ekstrem Bikin Petani Sayur di Sagulung Gagal Panen, Harga Melonjak

0
Petani Sagulung
Aktivitas petani sayur di Sagulung. Cuaca ekstrem membuat mereka gagal panen. F. Eusebius Sara/Batam Pos.

batampos – Cuaca tak menentu dalam beberapa bulan terakhir membuat petani sayur di Tembesi Sidomulyo, Sagulung, semakin terhimpit. Hasil panen merosot tajam, pasokan sayur ke pasar menurun, dan harga pun melonjak hingga dirasakan langsung oleh masyarakat.

Syaiful, petani setempat, mengaku hasil panennya turun drastis dua bulan terakhir. Jika biasanya ia mampu memanen 20–30 kilogram sayur, kini hanya belasan kilogram dengan kualitas jauh dari maksimal.

“Tanaman banyak yang kerdil dan diserang jamur putih. Jagung dan sayuran lain juga banyak yang rusak,” ujarnya dengan nada lesu.

Tidak sedikit petani yang bahkan gagal panen total. Hujan deras yang diselingi panas ekstrem membuat tanaman rusak sekaligus memicu hama dan penyakit. “Kami sudah berusaha ketat dalam pemanenan, tapi hasilnya tetap jauh berkurang,” tambah Syaiful.

Kondisi ini berimbas langsung ke pasar. Anwar, pedagang sayur di Pasar Aviari, Batuaji, menyebut harga sayuran naik hingga Rp20 ribu per kilogram. Beberapa jenis sayuran yang didatangkan dari luar Batam bahkan dijual lebih tinggi.

“Masih tinggi karena memang petani gagal panen,” jelasnya.

Ironisnya, kenaikan harga tidak otomatis menguntungkan petani. Jumlah panen yang sedikit membuat mereka tetap kesulitan menutup modal usaha.

“Kalau hasil sedikit, harga naik tetap saja tidak untung banyak. Sebaliknya, kalau panen melimpah, harga malah anjlok,” keluh Syaiful.

Para petani berharap pemerintah hadir dengan kebijakan yang berpihak, termasuk kontrol harga di pasar agar petani tidak selalu dirugikan. Mereka juga meminta dukungan teknologi dan pendampingan pertanian untuk menghadapi dampak perubahan iklim.

“Kalau cuaca sulit diprediksi, paling tidak ada cara untuk mengurangi dampaknya. Kami butuh solusi, bukan sekadar janji,” tutup Syaiful. (*)

Artikel Cuaca Ekstrem Bikin Petani Sayur di Sagulung Gagal Panen, Harga Melonjak pertama kali tampil pada Metropolis.

World Contraception Day 2025: BKKBN Kepri Dinobatkan Terbaik Nasional Pelayanan KB

0
Kepala BKKBN Kepri
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, Rohina. F. BKKBN Kepri untuk Batam Pos.

batampos – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kepri dinobatkan sebagai provinsi terbaik Regional III dalam pelaksanaan Pelayanan Keluarga Berencana (KB) dalam rangka World Contraception Day-WCD Tahun 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan cakupan serta keberlangsungan pemakaian kontrasepsi di kalangan pasangan usia subur.

Pengumuman pemenang disampaikan secara resmi oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Dr. Wihaji, Sag., M.Pd pada acara Puncak Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia (World Contraception Day-WCD) Tahun 2025 yang dipusatkan di Kota Metro,Lampung (Kamis/25/9).

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, Rohina, M.Si mengikuti kegiatan tersebut secara daring dari lokasi Pelayanan KB Bergerak di Kecamatan Sei Beduk,Kota Batam.

Pelayanan KB dalam rangka WCD dilaksanakan secara serentak di Indonesia pada 1–12 September 2025. Kepri berhasil melampaui target, dengan capaian 4.767 akseptor baru (140,21% dari target 3.400 akseptor) dan 2.180 akseptor Metode Kontrasepsi Jangka Panjang/MKJP (128,24% dari target 1.700 akseptor).

Rohina menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerja sama seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan pelayanan KB tahun ini.

Penghargaan BKKBN
Salah satu penghargaan yang diraih BKKBN Kepri dalam peringatan World Contraception Day-WCD Tahun 2025. F. BKKBN Kepri untuk Batam Pos.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara BKKBN Kepri, pemerintah daerah, tenaga lini lapangan, dan dukungan penuh dari masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas kerja keras seluruh tim di lapangan. Ini bukan hanya tentang angka, tapi juga tentang upaya nyata kita dalam membangun keluarga Indonesia yang sehat dan berkualitas,” ujarnya

Penilaian terhadap provinsi dilakukan berdasarkan tiga indikator utama, yaitu capaian pelayanan KB secara keseluruhan, capaian penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), serta jumlah peserta KB baru yang berhasil dijangkau selama periode tersebut.

Rohina menegaskan bahwa penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi BKKBN Kepri untuk terus meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan, khususnya di wilayah-wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.

Ia juga menambahkan bahwa BKKBN Kepri akan terus memperkuat edukasi, pelayanan, dan kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan keluarga yang tangguh dan sejahtera.

“Komitmen kami tidak berhenti pada pencapaian ini. Justru ini menjadi pijakan untuk terus berinovasi dan memperluas akses pelayanan KB yang berkualitas dan merata di seluruh wilayah Kepulauan Riau,” pungkas Rohina.

Capaian ini mempertegas posisi BKKBN Kepri sebagai salah satu provinsi yang konsisten dan progresif dalam mendukung program pembangunan keluarga nasional, sekaligus menunjukkan peran strategis daerah dalam memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi bangsa. (*)

 

Artikel World Contraception Day 2025: BKKBN Kepri Dinobatkan Terbaik Nasional Pelayanan KB pertama kali tampil pada Kepri.

Kontainer Biru Terguling di Tanjakan Southlink, Lalin Sempat Macet

0
Kontainer tumpah
Posisi kontainer setelah dipinggirkan di bahu jalan kawasan Southlink, setelah sempat menimbulkan kemacetan. F. Rengga/Batam Pos.

batampos – Sebuah kontainer berwarna biru terguling di ruas jalan menuju Southlink, tepatnya di tanjakan dekat kawasan industri sayur hidroponik Tiban, Batam, Jumat (26/9) pagi. Insiden yang terjadi usai subuh ini membuat arus lalu lintas tersendat, terutama saat jam berangkat kerja.

Sejumlah warga yang melintas mengaku harus memperlambat laju kendaraan karena posisi kontainer menutup sebagian badan jalan.
“Pagi-pagi sudah ramai kendaraan, jadi agak macet. Motor dan mobil harus bergantian lewat karena jalan menyempit,” kata Andi, pengendara motor.

Hal serupa disampaikan Rina, warga lain yang melintas sekitar pukul 07.00 WIB. Ia mengatakan kontainer tampak tergeletak di pinggir jalan, sementara bagian kepala truk berada di luar badan jalan.

“Kami kaget lihat kontainernya sudah terguling. Untung masih bisa lewat, tapi jalannya jadi sempit sekali,” ujarnya.

Hingga siang hari, kontainer biru tersebut masih berada di lokasi. Namun, kepadatan lalu lintas sudah mereda karena arus kendaraan tidak sepadat pagi hari. Pengendara bisa melintas dengan lebih lancar.

Belum diketahui penyebab pasti insiden ini maupun adanya korban jiwa. Warga mengingatkan pengendara untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintas di jalur tanjakan menuju Southlink yang kerap padat pada jam sibuk.

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Kontainer Biru Terguling di Tanjakan Southlink, Lalin Sempat Macet pertama kali tampil pada Metropolis.

BPJSTK Gandeng Kejari Batam, Perusahaan Diminta Segera Lunasi Iuran

0
BPJS Ketenagakerjaan Batam bersama Kejari Batam sosialisasi kepatuhan iuran, perusahaan diminta segera melunasi tunggakan.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Nagoya, Suci Rahmad (kiri), bersama Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Batam, Jefri Hardi (kanan), saat sosialisasi kepatuhan pembayaran iuran bagi perusahaan penunggak di Batam. F. BPJS Ketenagakerjaan untuk Batam Pos

batampos – Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Nagoya dan Sekupang menggelar sosialisasi kepatuhan pembayaran iuran bagi perusahaan yang masih menunggak.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut permohonan pendampingan hukum (legal assistance) yang diajukan BPJS Ketenagakerjaan kepada Kejari Batam.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Nagoya, Suci Rahmad, menyebutkan bahwa pendampingan dari jaksa pengacara negara sangat penting dalam memastikan perusahaan memenuhi kewajiban sesuai Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS.

“Kami berharap dengan adanya keterlibatan Kejaksaan, perusahaan yang masih menunggak segera menyelesaikan kewajibannya. Ini bukan sekadar aturan, tetapi juga bentuk perlindungan terhadap pekerja,” kata Suci.

Sosialisasi ini digelar setelah Kejari Batam melayangkan undangan resmi kepada sejumlah perusahaan penunggak iuran.

Dalam forum tersebut, jaksa menegaskan konsekuensi hukum yang bisa dihadapi perusahaan apabila tidak patuh, mulai dari sanksi administratif hingga pidana.

Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Batam, Jefri Hardi, menekankan bahwa jaksa berperan memberikan bantuan hukum, pertimbangan hukum, hingga tindakan hukum lain demi menjaga kepastian hukum dan melindungi hak pekerja.

“Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum dan perlindungan keuangan negara. Kami ingin perusahaan patuh, karena dana iuran ini adalah amanat bagi pekerja,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Sekupang, Budi Pramono, menambahkan bahwa kerja sama dengan Kejari Batam diharapkan memperkuat komitmen perusahaan dalam melaporkan seluruh tenaga kerja dan upah secara benar sesuai ketentuan.

Melalui kolaborasi ini, BPJS Ketenagakerjaan dan Kejari Batam menegaskan langkah tegas untuk mendorong perusahaan segera menyelesaikan tunggakan, sehingga seluruh pekerja di Batam dapat memperoleh jaminan sosial ketenagakerjaan secara optimal. (*)

Artikel BPJSTK Gandeng Kejari Batam, Perusahaan Diminta Segera Lunasi Iuran pertama kali tampil pada Metropolis.

Rahasia Liburan Keluarga Nyaman Adalah Pilihan Hotel

0

batampos– Liburan keluarga selalu jadi momen spesial dan ditunggu-tunggu. Namun, perencanaannya bisa sedikit agak tricky, apalagi kalau bepergian bersama anak-anak dan orang tua. Nah, supaya liburan makin nyaman, memilih penginapan jadi salah satu kunci utama, karena penginapan bukan cuma tempat tidur, tapi juga jadi “rumah sementara” yang bakal menentukan nyaman atau tidaknya perjalanan. Karena itu, memilih hotel untuk liburan keluarga perlu pertimbangan lebih dari sekadar harga dan lokasi.

Hal pertama yang perlu dipikirkan adalah lokasi. Penginapan yang dekat dengan tempat wisata atau pusat kota akan sangat menghemat tenaga dan waktu. Apalagi jika kamu bepergian dengan anak-anak atau orang tua yang mudah lelah di jalan dan butuh akses cepat. Selain itu, lokasi yang strategis juga memudahkan untuk mencari restoran, minimarket, atau rumah sakit jika dibutuhkan.

Berikutnya adalah mengenai fasilitas kamar. Pilih kamar yang cukup luas jika kamu bersama anak-anak, supaya mereka punya ruang untuk bermain saat berada di kamar. Pertimbangkan untuk menambah extra bed atau pilih connecting room jika kamu ingin menggunakan lebih dari 1 kamar supaya tetap dekat namun masih punya privasi masing-masing. Fasilitas seperti baby crib, high chair, laundry, kids area, hingga kolam renang bisa jadi nilai tambah.

BACA JUGA: Citilink Perkenalkan Kampanye #SIAPGERAK, Perkuat Komitmen Layanan Penerbangan Terbaik dengan Armada Prima dan Konektivitas Lebih Luas

Fasilitas lainnya adalah Wi-Fi cepat atau aktivitas seru, misalnya beberapa resort menawarkan kegiatan yang bisa kamu lakukan di sana, seperti water sport. Sementara orang tua mungkin lebih mencari suasana yang tenang dan ada spot bersantai. Jika kamu liburan bersama keluarga besar, pilih penginapan yang menyediakan ruang berkumpul seperti lounge, taman, atau ruang tamu. Ini akan membuat quality time bersama jadi lebih menyenangkan.

Terakhir, pastikan untuk membaca ulasan sebelum memesan penginapan, terutama tentang faktor kebersihan, keamanan, dan pelayanan. Hotel dengan standar kebersihan tinggi akan membuat istirahat lebih nyaman. Pastikan juga ada sistem keamanan 24 jam, serta akses hotel yang ramah stroller atau kursi roda, agar semua anggota keluarga bisa merasa nyaman.

Temukan penginapan keluarga terbaik dengan Flycation dari Citilink! Reservasi pada seluruh hotel dapat dilakukan dengan/atau tanpa pemesanan tiket pesawat melalui website atau Aplikasi Citilink. Banyak pilihan hotel di berbagai destinasi yang bisa kamu temukan di Flycation dan bisa kamu customize sesuai kebutuhan dan ketersediaan, seperti penambahan extra bed, non-smoking room, tipe kasur, connecting room, hingga waktu check-in dan check-out. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Flycation, klik di sini. (*)

 

Artikel Rahasia Liburan Keluarga Nyaman Adalah Pilihan Hotel pertama kali tampil pada News.

Kasus Kebakaran Kapal MT Federal II di Galangan Kapal PT ASL Masuk Tahap II di Kejaksaan

0
Lokasi Galangan Kapal PT ASL Tanjunguncang, Batam. F.Eusebius

batampos– Kasus kebakaran kapal MT Federal II di galangan kapal PT ASL, Tanjunguncang, Batuaji memasuki babak baru. Penyidik Satreskrim Polresta Barelang segera melimpahkan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Batam atau Tahap II.

“Sudah Tahap I (pelimpahan berkas). Kita sedang menunggu dan segera Tahap II,” ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian.

Debby mengatakan pihaknya tengah menunggu pemeriksaan berkas untuk dinyatakan lengkap. Sehingga, tersangka dan barang bukti bisa segera dilimpahkan untuk disidangkan.

“Untuk waktunya (Tahap II) nanti akan kita infokan dan kedua tersangka sejak penetapan tersangka, kita amankan di Mapolresta Barelang,” katanya.

BACA JUGA: Penanggung Jawab HSE jadi Tersangka, Kasus Kebakaran Kapal MT Federal di PT ASL Masuk Tahap I

Diketahui, dalam kasus ini polisi menetapkan 2 orang tersangka yakni A dan F, selaku penanggung jawab Health, Safety, and Environtment (HSE) perusahaan.

Dari pemeeriksaan polisi, kedua tersangka ini melakukan kelalaian dalam pekerjaannya. Sehingga, terjadi kebakaran dan menewaskan para pekerja yang berada di dalam kapal.

Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin mengatakan penetapan tersangka ini dilakukan setelah penyidik mengantongi hasil uji ilmiah atau scientific investigation dari Tim Puslabfor dan puluhan keterangan saksi.

Adapun para saksi terdiri dari karyawan PT ASL Shipyard, karyawan subkontraktor dari PT Manchar Marine Batam (MMB) dan PT Ocean Pulse Solution (OPS), serta para korban.

“Kasus kita naikkan dari penyelidikan ke penyidikan. Dari gelar perkara, kita tetapkan 2 orang tersangka,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi

Artikel Kasus Kebakaran Kapal MT Federal II di Galangan Kapal PT ASL Masuk Tahap II di Kejaksaan pertama kali tampil pada Metropolis.

7 Makanan Kaya Mineral, Jangan Dihindari Kalau Mau Hidup Sehat

0
Makanan
7 Makanan Kaya Mineral, Jangan Dihindari Kalau Mau Hidup Sehat. F. Freepik.

batampos – Mineral adalah nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh setiap hari. Fungsinya tak main-main, mulai dari menjaga kesehatan tulang, otot, jantung, hingga otak agar tetap bekerja dengan normal.

Sayangnya, banyak orang belum sadar bahwa makanan sehari-hari yang sering dikonsumsi sebenarnya sudah kaya akan mineral penting. Padahal, mengabaikan asupan mineral bisa berdampak pada kesehatan jangka panjang.

Dikutip dari Healthline, berikut tujuh makanan yang kaya mineral dan bisa jadi pilihan sederhana untuk hidup lebih sehat:

1. Kacang-kacangan
Almond, kacang mete, kacang merah, kacang tanah, dan kenari mengandung magnesium, zinc, serta tembaga. Kandungan ini berperan penting menjaga kesehatan otot, produksi energi, hingga sistem kekebalan tubuh.

2. Sayuran hijau
Brokoli, kembang kol, dan bayam tak hanya kaya vitamin, tapi juga mengandung kalsium, magnesium, dan zat besi. Kombinasi ini baik untuk tulang dan membantu mengatasi kelelahan.

3. Daging dan ikan
Daging sapi, ayam, serta ikan laut menjadi sumber zat besi, zinc, dan selenium. Zat besi diperlukan untuk pembentukan hemoglobin, sementara zinc dan selenium mendukung daya tahan tubuh.

4. Produk susu
Susu, keju, dan yogurt dikenal sebagai sumber kalsium utama. Mineral ini esensial untuk tulang, gigi, serta mendukung fungsi otot dan saraf.

5. Telur
Telur kaya natrium, zat besi, fosfor, zinc, dan selenium. Sebaiknya diolah dengan cara direbus atau orak-arik, jangan dimasak terlalu lama agar nutrisinya tidak berkurang.

6. Buah-buahan tropis
Pisang, mangga, nanas, nangka, dan markisa mengandung kalium, mangan, tembaga, dan magnesium. Selain itu, juga kaya antioksidan yang baik untuk tubuh.

7. Cokelat hitam
Cokelat hitam memiliki magnesium dan tembaga yang bermanfaat untuk kesehatan jantung serta sirkulasi darah.

Kebutuhan mineral setiap orang berbeda, tergantung usia, aktivitas, hingga kondisi kesehatan tertentu. Menambahkan tujuh makanan di atas ke dalam menu sehari-hari bisa jadi cara mudah menjaga tubuh tetap sehat. (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel 7 Makanan Kaya Mineral, Jangan Dihindari Kalau Mau Hidup Sehat pertama kali tampil pada Lifestyle.