Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1088

Kapal Belanda Vox Maxima Jadi Pemicu Tumpahan Minyak Terburuk Singapura

0
Kapal asing
KRI Siwar-646 ketika mengamankan kapal yang sedang membuang limbah di Perairan Barat Pulau Galang, Kepulauan Riau (Kepri). (Istimewa)

batampos – Penyelidikan resmi mengungkap penyebab utama di balik insiden tumpahan minyak terbesar di Singapura dalam satu dekade terakhir. Kapal keruk berbendera Belanda, Vox Maxima, diketahui tidak memiliki sauh yang berfungsi, sehingga menabrak kapal lain dan memicu bencana lingkungan besar pada Juni 2024.

Laporan investigasi yang dirilis Biro Investigasi Keselamatan Transportasi Singapura (TSIB), di bawah Kementerian Transportasi (MOT), juga menyebut adanya kelalaian prosedur serah tugas dan ketiadaan sistem pencatatan kerja di kapal tersebut, seperti dikutip dari The Straits Times.

Insiden terjadi pada 14 Juni 2024, ketika Vox Maxima kehilangan kendali atas mesin dan kemudi, lalu menabrak kapal berbendera Singapura Marine Honour yang sedang berlabuh di Terminal Pasir Panjang.

Akibat tabrakan itu, sekitar 400 ton minyak tumpah ke laut, mencemari kawasan pesisir seperti East Coast Park, Cagar Alam Labrador, Keppel Bay, Pulau Selatan, hingga Sentosa.

Proses pembersihan laut dan pantai melibatkan sejumlah lembaga pemerintah Singapura, seperti Otoritas Maritim dan Pelabuhan (MPA), Dinas Taman Nasional (NParks), Badan Lingkungan Nasional (NEA), serta Korporasi Pembangunan Sentosa (SDC). Upaya ini berlangsung lebih dari dua bulan sebelum akhirnya tuntas.

TSIB juga menemukan bahwa terdapat kapal ketiga, yakni kapal tanker kimia Super Hero, yang nyaris bertabrakan dengan Vox Maxima dalam insiden yang sama.

Laporan akhir penyelidikan diselesaikan pada 15 Agustus dan dirilis ke publik pada 21 Agustus 2024.

Sebagai tindak lanjut hukum, pada 2 April, empat kru asal Belanda di kapal Vox Maxima dijatuhi denda antara SGD 20.000 hingga SGD 40.000 (setara Rp240 juta hingga Rp480 juta) karena gagal menjalankan tugas dengan benar. (*)

Artikel Kapal Belanda Vox Maxima Jadi Pemicu Tumpahan Minyak Terburuk Singapura pertama kali tampil pada News.

Ayo Ramaikan Ekiden Nongsa 2025, Lari Estafet Khas Jepang di Batam

0
Ekiden Nongsa Resort
Ayo Ramaikan Ekiden Nongsa 2025, Lari Estafet Khas Jepang di Batam. F. Istimewa.

batampos – Event olahraga unik kembali hadir di Batam. Ekiden Nongsa Resort 2025, lomba lari estafet bernuansa Jepang, resmi dibuka pendaftarannya dan siap digelar di kawasan Nongsa, Batam.

Ekiden sendiri merupakan lomba lari estafet asal Jepang. Dalam satu tim terdiri dari empat pelari, yang secara bergantian menempuh rute lari lalu menyerahkan tasuki (selendang estafet) kepada rekan setim hingga finis.

“Ekiden Nongsa Resort 2025 bukan hanya tentang siapa yang tercepat, tapi bagaimana kita bisa berlari bersama, berbagi semangat, dan menjadikan olahraga sebagai gaya hidup masyarakat,” ujar penyelenggara, Andi Alviansyah, Sabtu (4/10).

Uniknya, tim Ekiden terbuka untuk siapa saja. Anggotanya bisa campuran pria dan wanita, lintas usia, hingga dari komunitas berbeda. Bagi peserta yang belum memiliki tim, panitia juga membuka opsi single entry untuk digabungkan dengan pelari lain.

Panitia menyediakan promo menarik berupa diskon khusus bagi pendaftar tiga tim sekaligus. Kuota peserta terbatas, sehingga calon peserta disarankan segera mendaftar.

Acara ini digelar tidak hanya sebagai kompetisi olahraga, tetapi juga wadah kebersamaan, kekompakan, dan sportivitas antarwarga.

Informasi pendaftaran bisa diakses melalui tautan bit.ly/EkidenNongsaResorts2025 atau akun Instagram resmi @ekiden_nongsa atau hubungi nomor 0857-6793-9586.

Reporter: Juliana Belence 

Artikel Ayo Ramaikan Ekiden Nongsa 2025, Lari Estafet Khas Jepang di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Waspada DBD! Puskesmas Teluk Sasah Catat 73 Kasus Sepanjang 2025

0
Ilustrasi. F. Freepik.

batampos 

Puskesmas Teluk Sasah mencatat sebanyak 73 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga September 2025. Lonjakan kasus tertinggi terjadi pada Maret 2025 dengan total 17 kasus.

Kepala Puskesmas Teluk Sasah, dr Kurniawan, mengatakan kasus DBD mulai meningkat sejak awal tahun dan mengalami fluktuasi di bulan-bulan berikutnya.

“Periode tertinggi terjadi di bulan Maret dengan 17 kasus. Januari dan Februari masing-masing hanya 1 dan 2 kasus,” ujar Kurniawan, akhir pekan ini.

Setelah puncak Maret, jumlah kasus sempat menurun namun masih cukup tinggi. Pada April tercatat 12 kasus, Mei 9 kasus, dan Juni turun menjadi 8 kasus. Namun pada Juli kembali naik menjadi 12 kasus, lalu menurun di Agustus dengan 5 kasus, dan sedikit naik di September menjadi 7 kasus.

“Total keseluruhan sampai September 2025 ada 73 kasus,” katanya.

Dari total 73 kasus, 48 di antaranya dialami anak-anak berusia 6 bulan hingga di bawah 18 tahun, sementara sisanya menimpa warga dewasa hingga usia 63 tahun.

Kurniawan menduga tingginya kasus pada anak-anak dipicu oleh mobilitas orang dewasa yang bisa membawa virus DBD ke lingkungan tempat tinggal.

Meski jumlah kasus cukup tinggi, belum ada laporan kematian akibat DBD di wilayah kerja Puskesmas Teluk Sasah. “Kemarin ada satu kasus yang dicurigai DBD, tapi setelah diagnosis penyebab kematiannya bukan karena DBD,” jelasnya.

Menanggapi kasus tersebut, tim Puskesmas Teluk Sasah bersama pemerintah kelurahan telah melakukan pemeriksaan lingkungan rumah warga dalam beberapa hari terakhir.

Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan sekolah untuk melakukan pemantauan terhadap siswa yang mengalami demam. “Tim minta pihak sekolah melakukan pendataan anak yang demam supaya bisa segera kami skrining,” ujarnya.

Menurut Kurniawan, naik-turunnya kasus DBD kemungkinan besar dipengaruhi perubahan cuaca.

“Saat musim hujan dan panas, populasi nyamuk Aedes aegypti meningkat karena kondisi ideal untuk berkembang biak,” terangnya.

Ia menegaskan bahwa pemberantasan sarang nyamuk (PSN) jauh lebih efektif dibanding hanya mengandalkan fogging.

“Masyarakat masih banyak yang mengira pencegahan DBD cukup dengan fogging, padahal yang utama adalah gerakan 3M: menguras, menutup, dan mendaur ulang,” tegasnya. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Waspada DBD! Puskesmas Teluk Sasah Catat 73 Kasus Sepanjang 2025 pertama kali tampil pada Kepri.

Kepala BP Batam Tertibkan Chassis Kontainer di Bahu Jalan Batu Ampar

0
Kepala BP Batam Amsakar Achmad saat meninjau chassis kontainer yang memadati Jalan Yos Sudarso, Batu Ampar, Jumat (3/10/2025).

batampos – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, meninjau langsung kondisi sejumlah chassis kontainer yang terparkir di bahu Jalan Yos Sudarso, Batu Ampar, pada Jumat (3/10) siang.

Keberadaan chassis kontainer tanpa head truck tersebut selama ini dikeluhkan masyarakat karena dinilai mengganggu kelancaran lalu lintas serta membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Dalam peninjauan tersebut, Amsakar menegaskan bahwa BP Batam berupaya mengambil langkah konkret bekerja sama dengan Polresta Barelang dan Dinas Perhubungan.

BP Batam bersama stakeholder terkait mengambil langkah cepat dengan menetapkan police lane di sepanjang area chassis kontainer tersebut. Langkah ini dilakukan agar kawasan tersebut tidak lagi digunakan untuk aktivitas yang tidak sesuai aturan, sekaligus memastikan fungsi jalan dapat kembali optimal.

“Setelah kami lihat secara langsung, kondisi chassis kontainer ini jelas di luar standar kepatutan dan tidak bisa dibiarkan. Keberadaannya telah mengambil badan jalan yang mestinya bisa digunakan empat lajur, namun kini hanya dapat dilalui dua kendaraan saja. Selain mempersempit arus lalu lintas, situasi ini juga menimbulkan debu berlebih serta sangat mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” ujar Amsakar.

Amsakar juga menyampaikan imbauan kepada para pengusaha yang memiliki chassis kontainer di lokasi tersebut agar tidak lagi melakukan praktik serupa.

“Saya berharap para pengusaha tidak lagi memarkirkan chassis kontainer sembarangan. Penataan ini kita lakukan demi kebaikan kota, agar Batam tetap tertib, rapi, dan tidak terkesan semrawut,” tambahnya.

Melalui peninjauan dan langkah konkret ini, BP Batam menegaskan komitmennya untuk terus menjaga ketertiban dan keselamatan lalu lintas, sekaligus memperkuat iklim investasi dan mempertegas peran Batam sebagai hub logistik internasional.

Artikel Kepala BP Batam Tertibkan Chassis Kontainer di Bahu Jalan Batu Ampar pertama kali tampil pada Metropolis.

Kepala BP Batam Tertibkan Chassis Kontainer di Bahu Jalan Batu Ampar

0
Kepala BP Batam Amsakar Achmad saat meninjau chassis kontainer yang memadati Jalan Yos Sudarso, Batu Ampar, Jumat (3/10/2025).

batampos – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, meninjau langsung kondisi sejumlah chassis kontainer yang terparkir di bahu Jalan Yos Sudarso, Batu Ampar, pada Jumat (3/10) siang.

Keberadaan chassis kontainer tanpa head truck tersebut selama ini dikeluhkan masyarakat karena dinilai mengganggu kelancaran lalu lintas serta membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Dalam peninjauan tersebut, Amsakar menegaskan bahwa BP Batam berupaya mengambil langkah konkret bekerja sama dengan Polresta Barelang dan Dinas Perhubungan.

BP Batam bersama stakeholder terkait mengambil langkah cepat dengan menetapkan police lane di sepanjang area chassis kontainer tersebut. Langkah ini dilakukan agar kawasan tersebut tidak lagi digunakan untuk aktivitas yang tidak sesuai aturan, sekaligus memastikan fungsi jalan dapat kembali optimal.

“Setelah kami lihat secara langsung, kondisi chassis kontainer ini jelas di luar standar kepatutan dan tidak bisa dibiarkan. Keberadaannya telah mengambil badan jalan yang mestinya bisa digunakan empat lajur, namun kini hanya dapat dilalui dua kendaraan saja. Selain mempersempit arus lalu lintas, situasi ini juga menimbulkan debu berlebih serta sangat mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,” ujar Amsakar.

Amsakar juga menyampaikan imbauan kepada para pengusaha yang memiliki chassis kontainer di lokasi tersebut agar tidak lagi melakukan praktik serupa.

“Saya berharap para pengusaha tidak lagi memarkirkan chassis kontainer sembarangan. Penataan ini kita lakukan demi kebaikan kota, agar Batam tetap tertib, rapi, dan tidak terkesan semrawut,” tambahnya.

Melalui peninjauan dan langkah konkret ini, BP Batam menegaskan komitmennya untuk terus menjaga ketertiban dan keselamatan lalu lintas, sekaligus memperkuat iklim investasi dan mempertegas peran Batam sebagai hub logistik internasional.

Artikel Kepala BP Batam Tertibkan Chassis Kontainer di Bahu Jalan Batu Ampar pertama kali tampil pada Metropolis.

Empat Tahun Menanti, Kajian FTZ Bintan-Karimun Akhirnya Direspons Pusat

0
Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

batampos – Harapan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk memperluas kawasan perdagangan bebas atau Free Trade Zone (FTZ) ke wilayah Karimun dan Bintan akhirnya menunjukkan titik terang. Setelah empat tahun pengajuan mengendap, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan siap melakukan kajian menyeluruh atas usulan tersebut.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, kajian yang akan dilakukan pemerintah pusat mencakup berbagai aspek strategis, seperti percepatan pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, potensi inflasi, hingga risiko kehilangan pendapatan negara.

“Kita sudah empat tahun lalu ajukan ini ke Menko Perekonomian. Baru-baru ini Pak Menko menyampaikan bahwa kajian akan segera dimulai,” ujar Ansar kepada awak media, Jumat (3/10).

Menurut Ansar, integrasi kawasan Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) dalam satu skema FTZ akan memberi multiplier effect besar bagi ekonomi Kepri. Ia menilai, dengan kepastian hukum dan iklim investasi yang lebih kondusif, pertumbuhan ekonomi wilayah bisa meningkat signifikan.

“Batam sudah jadi contoh sukses. Kalau Bintan dan Karimun menyusul dalam sistem FTZ, maka akan terbuka lebih banyak peluang usaha dan lapangan kerja,” jelasnya.

Ansar juga menegaskan bahwa pola kepemilikan lahan di Karimun dan Bintan tidak akan mengadopsi sistem sewa seperti di Batam. Masyarakat dan investor tetap bisa membebaskan lahan sesuai regulasi yang berlaku saat ini.

“Kawasan di Karimun dan Bintan relatif masih terbuka. Pemerintah akan hadir sebagai fasilitator agar proses investasi berjalan lancar,” ucapnya.

Salah satu hambatan yang kerap dikeluhkan pelaku usaha adalah soal logistik antarwilayah. Saat ini, kendaraan atau barang dari Batam yang hendak masuk ke Bintan atau Karimun masih melalui sejumlah pemeriksaan. Dengan skema FTZ terpadu, pengawasan bisa lebih efisien dan terintegrasi.

“Sekarang saja, bawa mobil dari Batam ke Karimun harus diperiksa. Kalau FTZ menyeluruh, sistem bisa lebih simpel, tinggal terapkan mekanisme resiprokal,” tambah Ansar.

Menepis kekhawatiran soal dampak FTZ terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), Ansar optimistis bahwa sistem ini justru akan meningkatkan perputaran ekonomi, bukan menggerus pendapatan.

“Saya kira tidak ada potensi kehilangan signifikan. Malah bisa menambah pemasukan karena aktivitas ekonomi lebih dinamis,” tegasnya.

Ansar berharap, kajian yang dilakukan pemerintah pusat bisa rampung dalam waktu dekat. Dengan begitu, kawasan BBK dapat tumbuh sebagai poros ekonomi baru yang modern dan saling terintegrasi, membawa dampak positif bagi masyarakat Kepri secara luas. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel Empat Tahun Menanti, Kajian FTZ Bintan-Karimun Akhirnya Direspons Pusat pertama kali tampil pada Kepri.

ADV160 Wajah Baru Siap Meluncur di Batam, Tampil Makin Gagah

0
Honda ADV160 terbaru dengan tampilan yang lebih segar dan karakter yang semakin modern. Foto. Aziz Maulana/ Batam Pos

batampos – Kabar gembira bagi pencinta skutik premium di Batam dan Kepulauan Riau. PT Capella Dinamik Nusantara, Main Dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Kepri, segera meluncurkan Honda ADV160 terbaru dengan tampilan yang lebih segar dan karakter yang semakin modern.

Skutik bergaya petualang ini rencananya akan resmi dirilis pada Oktober 2025 di Kota Batam. Tidak hanya tampil beda secara visual, ADV160 terbaru ini juga dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang aktif, dinamis, dan gemar menjelajah.

“Honda ADV160 hadir dengan desain baru yang agresif dan stylish, memperkuat karakternya sebagai motor tangguh untuk segala medan. Nyaman digunakan harian, tapi juga siap diajak touring jarak jauh,” ujar Duri Yanto, Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara, Sabtu (4/10).

Menurutnya, peluncuran ini menjadi bukti komitmen Honda dalam mengikuti tren dan perkembangan gaya hidup konsumen yang semakin beragam.

“Kami hadirkan ADV160 penyegaran terbaru sebagai pilihan utama bagi konsumen yang ingin tampil beda, namun tetap mengutamakan fungsi dan kenyamanan dalam berkendara,” tambahnya.

ADV160 terbaru hadir membawa identitas khas motor petualang, namun tetap mempertahankan kenyamanan berkendara khas Honda. Dengan desain yang lebih modern, motor ini tak hanya memikat secara tampilan, tapi juga siap mendukung mobilitas pengguna sehari-hari maupun perjalanan jauh.

Menariknya, meski peluncuran resminya masih beberapa minggu lagi, Honda sudah membuka kesempatan pemesanan lebih awal. Konsumen yang tak sabar ingin jadi yang pertama menjajal skutik premium ini bisa langsung mengunjungi dealer resmi Honda terdekat.

PT Capella Dinamik Nusantara optimistis kehadiran ADV160 dengan wajah baru ini akan memperkuat posisi Honda di segmen skutik premium, sekaligus menjadi pilihan utama masyarakat Batam dan Kepri yang ingin tampil beda, stylish, dan siap bertualang. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel ADV160 Wajah Baru Siap Meluncur di Batam, Tampil Makin Gagah pertama kali tampil pada Metropolis.

Rizki Koma dan Meninggal Setelah Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

0
Ilustrasi.

batampos – Seorang pria bernama Rizki Fadli (32) meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Lapangan Kampung Nelayan (Palm Beach), Tanjunguma, Lubukbaja, Batam. Korban sempat dirawat dalam kondisi koma selama lima hari sebelum akhirnya meninggal dunia.

Kanit Reskrim Polsek Lubukbaja, Iptu Noval Adimas Ardianto, membenarkan bahwa peristiwa ini tengah dalam penyidikan pihak kepolisian. Laporan resmi telah diterima setelah pihak keluarga korban mengadukannya ke polisi.

“Peristiwa terjadi pada Senin malam, 25 September sekitar pukul 23.54 WIB. Korban diduga dikeroyok sekelompok orang hingga mengalami luka parah,” ujar Iptu Noval, Jumat (3/10).

Kejadian tersebut baru diketahui keluarga keesokan harinya. Sekitar pukul 11.00 WIB, adik korban, Tri Uci Utami, menerima kabar dari orang tua bahwa Rizki dalam kondisi kritis dan tengah dirawat di RS Elisabeth Batam Kota. Namun karena keterbatasan ruang, Rizki lalu dirujuk ke RS Bunda Halimah.

Saat tiba di rumah sakit rujukan, Rizki sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri dengan sejumlah luka lebam di tubuhnya. Ia dirawat intensif di ruang ICU selama lima hari.

Namun nahas, pada Rabu pagi (1/10) pukul 07.12 WIB, pihak RS Bunda Halimah menyatakan Rizki telah meninggal dunia.

“Kami masih mendalami kasus ini. Tim penyidik tengah mengumpulkan keterangan saksi dan mencari bukti untuk mengungkap siapa saja yang terlibat,” tambah Iptu Noval.

Meski polisi sempat menawarkan autopsi untuk keperluan penyidikan, pihak keluarga menolak. Jenazah Rizki kemudian dimakamkan pada sore harinya, sekitar pukul 17.00 WIB, di TPU Sei Temiang, Kelurahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang.

Polisi hingga kini masih menghimpun keterangan dari saksi-saksi dan mencari bukti untuk mengungkap motif serta pelaku dalam dugaan pengeroyokan yang merenggut nyawa Rizki Fadli. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel Rizki Koma dan Meninggal Setelah Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku pertama kali tampil pada Metropolis.

Bawa Sassuolo Menang Jadi Modal Apik Jay Idzes Jelang Bela Timnas Indonesia

0
Jay Idzes membantu Sassuolo menang atas Udinese 3-1 pada pekan ke-5 Serie A. (Instagram.com/@Jayidzes)

batampos – Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes meraih hasil maksimal sama Sassuolo sebelum menuju Jeddah, Arab Saudi. Kemenangan di Liga Italia Serie A jadi modal apik bek berusia 25 tahun itu sebelum membela Garuda di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Jay Idzes baru saja memainkan pertandingan terakhirnya bersama Sassuolo sebelum jeda internasional FIFA Matchday Oktober 2025. Dia bersama I Neroverdi -julukan Sassuolo- melawat ke markas Hellas Verona dalam lanjutan Liga Italia, Sabtu (4/10) dini hari WIB.

Hasilnya, Sassuolo sukses keluar sebagai pemenang. I Neroverdi mampu mencuri poin penuh dengan skor 1-0 berkat gol tunggal Andrea Pinamonti (71′) di babak kedua, yang berlangsung di Stadio Marcantonio Bentegodi.

Dalam laga ini, Jay Idzes dipercaya pelatih Fabio Grosso tampil selama 90 menit. Dia jadi benteng kokoh Sassuolo dan sukses mencegah tuan rumah Hellas Verona menembus lini pertahanan.

Rapor Jay Idzes pun terbilang apik. Selama 90 menit penuh, dia cukup solid di jantung pertahanan Sassuolo dengan mencatatkan tiga kemenangan duel udara, satu tekel, satu intersep, dan melakukan 15 sapuan (penyelamatan).

Bahkan, Jay Idzes sempat mendapatkan pelanggaran keras di babak kedua. Yakni oleh Antoine Bernède, saat berduel memperebutkan bola. Dia juga sempat mengerang kesakitan tapi akhirnya bangkit dan bermain hingga akhir.

Selain itu, Jay Idzes juga memiliki andil besar dalam terciptanya gol kemenangan Sassuolo. Dia adalah pemain yang mengirimkan umpan panjang kepada Pinamonti, yang kemudian mengoper bola kepada Alieu Fadera.

Nah saat Fadera berusaha menjangkau si kulit bundar, ia dijatuhkan oleh bek Verona Suat Serdar, sehingga Sassuolo dihadiahi penalti. Pinamonti sebagai eksekutor sempat gagal menjalankan tugasnya karena sepakannya ditepis kiper.

Tapi, bola pantul alias rebound mampu dimaksimalkan Pinamonti jadi gol. Sassuolo pun akhirnya menang dengan skor 1-0 berkat satu-satunya gol yang tercipta dalam laga tersebut.

Bagi Sassuolo, kemenangan ini menempatkan mereka untuk sementara ada di posisi kedelapan klasemen Liga Italia Serie A dengan koleksi sembilan poin dari enam pertandingan. Sementara itu, Verona tertahan di urutan ke-17 dengan tiga poin.

Dan khusus untuk Jay Idzes, hasil mentereng dari markas Verona jadi modal bagus sebelum memperkuat Timnas Indonesia. Kepercayaan dirinya dipastikan meningkat saat memimpin Garuda di laga putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia kontra Arab Saudi (9/10) dan Irak (12/10). (*)

Artikel Bawa Sassuolo Menang Jadi Modal Apik Jay Idzes Jelang Bela Timnas Indonesia pertama kali tampil pada Olahraga.