Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 110

Pemerintah Pusat Bentuk Satgas untuk Pemeriksaan dan Penyelesaian Masalah Ratusan Kontainer Diduga Berisi Limbah

0
Ratusan Kontainer limbah elektronik asal AS mulai direekspor. BC Batam memastikan semua direekspor. Foto: YOFI YUHENDRI/BATAM POS

batampos – Penanganan ratusan kontainer yang diduga bermuatan limbah di Pelabuhan Batuampar, Kota Batam, kini memasuki babak baru. Pemerintah pusat membentuk satuan tugas (satgas) lintas instansi untuk mempercepat pemeriksaan dan penyelesaian kontainer tersebut. Hingga perkembangan terbaru, sebanyak 70 kontainer telah berhasil direekspor ke luar wilayah Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh perwakilan Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea Cukai Batam, Setiawan Rosyidi, yang menyebut proses re-ekspor terus berjalan seiring koordinasi dengan berbagai pihak. “Sampai saat ini yang sudah terealisasi re-ekspor sebanyak 70 kontainer. Sisanya masih dalam proses bersama satgas,” ujarnya.

Setiawan menjelaskan bahwa pemerintah telah menunjuk satgas khusus yang dikoordinasikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian untuk menangani persoalan kontainer tersebut secara komprehensif. Pembentukan satgas ini diharapkan mampu mempercepat proses verifikasi dan pengambilan keputusan terhadap status barang yang tertahan di pelabuhan.

Satgas tersebut melibatkan sejumlah instansi terkait, di antaranya Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), BP Batam, Pemerintah Kota Batam, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Melalui kerja bersama ini, setiap tahapan pemeriksaan dilakukan secara terpadu agar hasilnya lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurut Setiawan, keputusan untuk melakukan re-ekspor tidak dilakukan secara sepihak, melainkan berdasarkan hasil pemeriksaan bersama oleh satgas. Penentuan apakah kontainer tersebut benar-benar mengandung limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) menjadi dasar utama pengambilan keputusan.

“Re-ekspor dilakukan setelah ada rekomendasi apakah barang tersebut benar limbah B3 atau tidak. Pemeriksaan ini dikerjakan bersama oleh satgas yang dimotori oleh KLH,” jelasnya.

Jika dari hasil pemeriksaan terbukti kontainer tersebut memang mengandung limbah B3, maka langkah yang diambil adalah mengembalikan barang tersebut ke luar wilayah Indonesia melalui mekanisme re-ekspor sesuai ketentuan yang berlaku.

Meski demikian, Setiawan mengatakan teknis pelaksanaan penanganan kontainer tersebut masih terus dibahas oleh satgas. Hal ini karena pembentukan satgas baru dilakukan dalam waktu dekat sehingga koordinasi dan mekanisme kerja masih dalam tahap penyesuaian.
“Teknisnya masih dibicarakan karena satgas ini baru dibentuk. Tetapi dengan adanya satgas tentu diharapkan proses pengecekan dan penanganan bisa lebih cepat dan terkoordinasi,” katanya.

Hingga kini, dari total ratusan kontainer yang berada di kawasan Pelabuhan Batuampar, sebanyak 70 kontainer telah direekspor, sementara sisanya masih menunggu proses pemeriksaan dan rekomendasi dari satgas.

Dengan terbentuknya satgas lintas instansi tersebut, pemerintah berharap penanganan kontainer yang diduga bermuatan limbah dapat diselesaikan secara transparan dan tuntas. Selain menjaga kepatuhan terhadap aturan impor, langkah ini juga dinilai penting untuk melindungi lingkungan serta menjaga kelancaran aktivitas logistik di pelabuhan Batam.(*)

Artikel Pemerintah Pusat Bentuk Satgas untuk Pemeriksaan dan Penyelesaian Masalah Ratusan Kontainer Diduga Berisi Limbah pertama kali tampil pada Metropolis.

Anambas Foundation Luncurkan Program Suara Pulau, Ajak Warga Ceritakan Isu Lingkungan

0
Ketua Anambas Foundation, Davina Mariskova. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Anambas Foundation mengajak masyarakat di Kabupaten Kepulauan Anambas untuk bergabung dalam Program Suara Pulau, sebuah inisiatif yang membuka ruang bagi warga untuk menyampaikan cerita serta isu lingkungan dari daerahnya sendiri.

Program ini ditujukan bagi pemuda maupun masyarakat umum di Anambas yang ingin mempelajari komunikasi publik dan teknik storytelling, sekaligus menyuarakan berbagai persoalan serta potensi yang ada di wilayah kepulauan.

Ketua Anambas Foundation, Davina Mariskova, mengatakan program tersebut mengusung tema “Suara Pulau: Saatnya Cerita Anambas Disuarakan oleh Kita Sendiri.”

Menurutnya, tema tersebut mengajak masyarakat Anambas agar tidak hanya menjadi pendengar cerita tentang daerahnya, tetapi juga menjadi pihak yang menyampaikan cerita tersebut kepada publik.

“Pesan ini mengajak masyarakat untuk tidak lagi hanya menjadi pendengar, tetapi juga menjadi penyampai cerita tentang daerahnya,” ujar Davina, Selasa (10/3).

Ia menjelaskan wilayah Kepulauan Anambas memiliki banyak cerita yang dapat disampaikan kepada masyarakat luas. Mulai dari kehidupan laut, kondisi hutan, hingga dinamika kehidupan masyarakat pesisir yang menjadi bagian dari keseharian warga.

F. Anambas Foundation untuk Batam Pos.

Namun selama ini, menurut Davina, tidak semua cerita tentang Anambas disampaikan oleh orang-orang yang benar-benar tinggal dan merasakan kehidupan di daerah tersebut.

Karena itu, melalui Program Suara Pulau, masyarakat diharapkan dapat menyampaikan cerita tentang lingkungan dan kehidupan daerahnya dari sudut pandang mereka sendiri.

“Program ini juga menjadi wadah pembelajaran bagi peserta untuk memahami teknik komunikasi publik, penyusunan cerita, hingga cara menyampaikan pesan tentang isu lingkungan,” jelasnya.

Peserta program akan memperoleh sejumlah manfaat seperti sertifikat resmi, mentoring profesional, serta kegiatan bootcamp hybrid yang menggabungkan pelatihan daring dan tatap muka.

Selain itu, peserta juga memiliki kesempatan untuk berkembang menjadi eco-influencer lokal yang aktif menyuarakan isu lingkungan di daerahnya.

Program ini terbuka bagi masyarakat yang berdomisili di Kabupaten Kepulauan Anambas dengan rentang usia 17 hingga 45 tahun.

Peserta diharapkan memiliki minat pada bidang storytelling dan isu lingkungan. Setelah mendaftar, peserta juga akan mendapatkan akses kelas daring gratis.

Melalui program ini, Anambas Foundation berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat aktif dalam menyampaikan cerita mengenai lingkungan, budaya, serta kehidupan masyarakat kepulauan sehingga suara dari Anambas dapat didengar lebih luas. (*)

Artikel Anambas Foundation Luncurkan Program Suara Pulau, Ajak Warga Ceritakan Isu Lingkungan pertama kali tampil pada Kepri.

Barang Bukti Kapal Sea Dragon Dirampas Negara, Sabu 1,9 Ton Dimusnahkan

0
Para tersangka penyelundup sabu 2 ton sebelum divonis di PN Batam. F. Istimewa

batampos – Majelis hakim Pengadilan Negeri Batam menjatuhkan vonis beragam terhadap enam terdakwa dalam perkara penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 1,9 ton yang diungkap dari kapal Sea Dragon. Dalam putusan tersebut, para terdakwa dijatuhi hukuman mulai dari pidana seumur hidup hingga lima tahun penjara.

Selain menjatuhkan hukuman kepada para terdakwa, majelis hakim juga memutuskan sejumlah barang bukti dalam perkara tersebut. Kapal Sea Dragon yang digunakan dalam aksi penyelundupan dinyatakan dirampas untuk negara.

Juru Bicara Pengadilan Negeri Batam, Vabianes Stuart Wattimena, mengatakan keputusan perampasan itu berkaitan langsung dengan penggunaan kapal tersebut oleh para terdakwa dalam menjalankan tindak pidana.

“Barang bukti kapal itu digunakan oleh para terdakwa, khususnya dalam perkara terdakwa kapten kapal Hasiholan Samosir. Karena itu majelis hakim menetapkan kapal tersebut dirampas untuk negara,” ujar Vabianes, Selasa (10/3).

Selain kapal, sejumlah peralatan yang ditemukan di atas kapal juga turut dirampas. Barang-barang tersebut antara lain satu unit telepon genggam, radio komunikasi, battery charger radar, power supply kompas magnet, antena radar, mesin utama kapal, mesin generator, serta antena rotor.

Menurut Vabianes, barang bukti tersebut juga berkaitan dengan terdakwa lain dalam perkara yang sama, yakni Fandi Ramadhan, Leo Chandra, Richard Halomoan, serta dua warga negara Thailand, Teerapong dan Weerapat.

Setelah putusan berkekuatan hukum tetap atau inkracht barang bukti yang dirampas untuk negara akan berada di bawah pengawasan kejaksaan.

“Jika perkara ini sudah berkekuatan hukum tetap, barang bukti tersebut kemungkinan akan dilelang oleh kejaksaan, termasuk kapal dan peralatan lainnya,” kata dia.

Sementara itu, untuk barang bukti utama berupa narkotika jenis sabu seberat sekitar 1,9 ton yang dikemas dalam 67 kardus, majelis hakim menetapkan untuk dimusnahkan.

Di tengah proses persidangan yang telah berjalan, muncul pertanyaan publik mengenai sosok yang diduga menjadi dalang di balik penyelundupan sabu dalam jumlah besar tersebut.

Vabianes menjelaskan, pengungkapan jaringan dan pihak yang berada di balik peredaran narkotika itu merupakan kewenangan aparat penegak hukum yang melakukan penangkapan.

“Yang berwenang menjelaskan lebih jauh mengenai jaringan atau dalang di balik perkara ini adalah pihak yang melakukan penangkapan, yaitu Badan Narkotika Nasional. Mereka yang memiliki informasi terkait perkembangan di lapangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengadilan hanya memeriksa dan memutus perkara berdasarkan berkas yang dilimpahkan oleh penuntut umum. Dalam dakwaan, memang disebutkan sejumlah nama yang masuk daftar pencarian orang (DPO).

“Ketika seseorang sudah dinyatakan sebagai DPO, biasanya pihak kepolisian akan mengeluarkan telegram kepada seluruh polda dan jajaran di Indonesia untuk melakukan pencarian,” kata Vabianes.

Kasus penyelundupan sabu hampir dua ton melalui kapal Sea Dragon menjadi salah satu perkara narkotika terbesar yang disidangkan di Pengadilan Negeri Batam dalam beberapa tahun terakhir.(*)

Artikel Barang Bukti Kapal Sea Dragon Dirampas Negara, Sabu 1,9 Ton Dimusnahkan pertama kali tampil pada Metropolis.

BMKG Tarempa Prediksi Hujan dan Gelombang Sedang Saat Mudik Lebaran

0
Kapal roro KMP Bahtera Nusantara 01 sandar di Pelabuhan Matak. BMKG memprediksi gelombang laut saat arus mudik Lebaran dapat mencapai 2,5 meter. Foto: Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tarempa memprediksi kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas pada periode H-7 arus mudik Lebaran mulai Jumat, 13 Maret 2026 hingga puncak arus mudik pada Kamis, 19 Maret 2026.

Pada periode tersebut masyarakat diminta mewaspadai potensi hujan serta kondisi gelombang laut yang dapat memengaruhi aktivitas pelayaran.

Secara umum wilayah Anambas diperkirakan mulai memasuki masa peralihan musim atau pancaroba, yakni peralihan dari angin utara (monsun Asia) menuju angin selatan (monsun Australia).

Kondisi ini membuat cuaca dapat berubah dengan cepat dari cerah menjadi hujan dalam waktu singkat, bahkan terkadang disertai angin kencang.

BMKG memprediksi kondisi cuaca selama 13 hingga 19 Maret didominasi cerah berawan hingga berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang, terutama pada siang hingga malam hari. Hujan yang terjadi umumnya bersifat lokal dengan durasi relatif singkat.

Prakirawan BMKG Tarempa, Agus Sugandi, mengatakan angin di wilayah perairan Anambas diperkirakan bertiup dari utara hingga timur laut dengan kecepatan sekitar 5 hingga 20 knot.

“Kondisi ini masih tergolong normal, namun tetap dapat memengaruhi tinggi gelombang di laut terbuka,” ujarnya, Selasa (10/3).

Untuk tinggi gelombang laut, BMKG memprediksi perairan Anambas dan Laut Natuna Utara berpotensi mengalami gelombang setinggi 1 hingga 2,5 meter selama periode arus mudik.

“Ketinggian ini masuk kategori gelombang sedang yang masih perlu diwaspadai kapal berukuran kecil hingga menengah,” kata Agus.

BMKG juga memperkirakan puncak gelombang tertinggi berpotensi terjadi pada 17 hingga 18 Maret 2026 dengan ketinggian mencapai sekitar 2 hingga 2,5 meter di beberapa wilayah perairan terbuka. Kondisi tersebut dipicu peningkatan kecepatan angin di wilayah Laut Natuna Utara.

Sementara pada hari lainnya, tinggi gelombang diperkirakan berada pada kisaran 1 hingga 2 meter, namun tetap berpotensi meningkat sewaktu-waktu apabila terjadi perubahan arah dan kecepatan angin.

Kondisi ini menjadi perhatian karena sebagian besar masyarakat di Kepulauan Anambas menggunakan transportasi laut saat mudik, baik kapal penumpang reguler maupun kapal rakyat.

Menanggapi prediksi tersebut, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Anambas, Nurullah, mengingatkan seluruh operator kapal untuk meningkatkan kewaspadaan selama periode arus mudik.

Ia menegaskan bahwa informasi cuaca dari BMKG harus menjadi acuan bagi operator kapal sebelum melakukan pelayaran, terutama ketika gelombang laut meningkat.

“Kami mengimbau seluruh operator kapal agar rutin memantau perkembangan informasi cuaca dari BMKG sebelum berlayar. Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama, apalagi saat arus mudik,” kata Nurullah.

Selain itu, operator kapal diminta memastikan kelengkapan peralatan keselamatan seperti jaket pelampung serta memastikan jumlah penumpang tidak melebihi kapasitas yang telah ditentukan.

“Jangan sampai kapal berangkat dalam kondisi tidak layak atau membawa penumpang melebihi kapasitas. Ini penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan,” ujarnya.

Para nakhoda kapal juga diminta tidak memaksakan berlayar apabila kondisi cuaca di laut dinilai tidak aman, terutama ketika gelombang mengalami peningkatan.

Dinas Perhubungan Kepulauan Anambas akan terus berkoordinasi dengan BMKG dan pihak terkait guna memantau perkembangan cuaca selama arus mudik Lebaran agar perjalanan masyarakat tetap aman dan lancar. (*)

Artikel BMKG Tarempa Prediksi Hujan dan Gelombang Sedang Saat Mudik Lebaran pertama kali tampil pada Kepri.

Pelayanan Publik di Pemko Batam Tetap Jalan Saat Libur Lebaran

0
Kepala Diskominfo Batam, Rudi Panjaitan. Foto. Pemko Batam

‎batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memastikan pelayanan publik tetap berjalan selama masa libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Sejumlah instansi yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat seperti kesehatan, transportasi, keamanan, hingga penanggulangan bencana tetap disiagakan melalui sistem tim dan jadwal kerja bergilir.

‎Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang meminta seluruh kepala daerah memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan selama perayaan Idulfitri.

‎Wali Kota Batam Amsakar Achmad melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan pengaturan jadwal kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di sektor pelayanan publik sudah disiapkan.

‎Menurutnya, instansi seperti Dinas Perhubungan, RSUD, puskesmas, Satpol PP, hingga pemadam kebakaran tetap menjalankan operasional meskipun sebagian ASN menjalani cuti bersama Lebaran.

‎“Untuk layanan publik seperti Dishub, rumah sakit, dan Satpol PP tetap berjalan. Kami sudah menyiapkan tim yang ditugaskan selama Operasi Ketupat,” kata Rudi kepada Batam Pos, Selasa (10/3) siang.

‎Ia menjelaskan, pengaturan personel dilakukan dengan memprioritaskan ASN yang tidak merayakan Idulfitri untuk tetap bertugas selama masa libur. Namun jika jumlah personel masih belum mencukupi, maka ASN yang merayakan Lebaran juga akan dijadwalkan secara bergilir.

‎“Diprioritaskan bagi ASN yang tidak beragama Islam. Tapi kalau masih kurang, ASN Muslim juga akan bertugas dengan sistem bergantian,” ujarnya.

‎Rudi menambahkan, sistem kerja tersebut diterapkan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa gangguan. Setiap instansi telah menyiapkan mekanisme pergantian jadwal serta pengawasan terhadap kedisiplinan petugas yang bertugas di lapangan.

‎“Walaupun ada cuti bersama, tetap ada sistem giliran. Yang penting tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas,” katanya.

‎Dalam pelaksanaannya, Pemko Batam juga akan berkoordinasi dengan kepolisian yang membentuk Satgas Operasi Ketupat untuk mengamankan arus mudik dan aktivitas masyarakat selama masa Lebaran.

‎Beberapa instansi akan tergabung dalam tim tersebut, termasuk tenaga kesehatan, petugas perhubungan, Satpol PP, serta pemadam kebakaran.

‎“Kita bagi beberapa tim. Ada tim kesehatan, tim dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, termasuk juga pemadam kebakaran,” kata Rudi.

‎Tim tersebut akan disiagakan di sejumlah titik strategis guna memastikan pelayanan masyarakat tetap berjalan normal selama periode libur panjang.

‎Dengan pengaturan tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat tetap mendapatkan layanan maksimal meskipun sebagian aparatur menjalani cuti bersama Lebaran.(*)

Artikel Pelayanan Publik di Pemko Batam Tetap Jalan Saat Libur Lebaran pertama kali tampil pada Metropolis.

Buka Puasa Bersama di Emirates Residence Pererat Silaturahmi Warga dan Masyarakat

0
Warga dan pengembang Emirates Residence menggelar buka puasa bersama di Masjid Hagia Sophia, Tiban Indah, Batam, Senin (9/3), sebagai ajang mempererat silaturahmi Ramadan. F. Istimewa

batampos – Suasana kebersamaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar di kawasan Emirates Residence, Tiban Indah, Kecamatan Sekupang, Senin (9/3). Kegiatan Ramadan ini tidak hanya diikuti warga perumahan, tetapi juga masyarakat sekitar serta anak-anak yatim.

General Manager Emirates Residence, Susanto, mengatakan kegiatan tersebut sudah menjadi agenda rutin tahunan yang bertujuan mempererat hubungan antara pengembang, warga perumahan, dan masyarakat sekitar.

“Ini sudah yang keempat kalinya kami menyelenggarakan buka puasa bersama dengan warga dan masyarakat sekitar. Selain berbuka bersama, kami juga berbagi dengan anak-anak yatim. Kegiatan seperti ini sangat baik untuk menjaga kebersamaan,” ujarnya.

Baca Juga: Tanpa Migas, Ekonomi Batam Melaju 6,76 Persen pada 2025

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pengembang terhadap lingkungan sekitar sekaligus upaya menjaga hubungan yang harmonis dengan masyarakat.

“Kami ingin tetap menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar. Melalui kegiatan seperti ini kami berharap silaturahmi dan kebersamaan tetap terjaga,” katanya.

Saat ini, kata Susanto, kawasan Emirates Residence telah dihuni sekitar 30 kepala keluarga dan mendapat respons positif dari masyarakat.

“Cluster pertama di Emirates Residence sudah hampir penuh. Saat ini kami juga sedang mengembangkan cluster kedua. Penjualannya cukup baik dan pembangunan terus kami kejar agar dalam beberapa bulan ke depan dapat selesai,” jelasnya.

Baca Juga: Pemko Batam Intensifkan Operasi Pasar Murah Langkah Mengendalikan Inflasi

Selain pengembangan hunian, di kawasan tersebut juga telah berdiri Masjid Hagia Sophia yang menjadi pusat kegiatan keagamaan warga.

“Masjid Hagia Sophia ini sudah digunakan sekitar dua tahun. Selain untuk ibadah, di sini juga pernah diselenggarakan Festival Alquran tingkat Kota Batam,” ungkapnya.

Susanto juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mempercayakan hunian di kawasan Emirates Residence.

“Terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang sudah membeli rumah di sini. Karena responsnya cukup baik, kami juga berencana membuka proyek baru dengan konsep serupa di kawasan Kabil,” katanya.

Proyek hunian baru tersebut rencananya diberi nama Jumeirah Residence dengan total sekitar 503 unit rumah yang akan dibangun secara bertahap.

Namun hingga saat ini pihak pengembang belum membuka penjualan secara resmi karena akses jalan menuju lokasi masih dalam proses penyelesaian oleh BP Batam.

“Kami belum mulai menjual karena akses jalan masih dalam proses. Kami tidak ingin mengecewakan masyarakat. Jika orang ingin melihat lokasi tetapi aksesnya belum siap tentu akan menyulitkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, konsep hunian di kawasan Kabil nantinya memiliki segmen pasar yang sedikit berbeda dibandingkan proyek di Tiban, dengan pilihan rumah satu lantai dan dua lantai yang langsung dibangun sesuai tipe.

Dalam kesempatan tersebut, tausiah Ramadan disampaikan oleh Huzrin Hood. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW serta terus meningkatkan ilmu pengetahuan.

Baca Juga: Status PBI JKN Dinonaktifkan, Warga Batam Bisa Ajukan Reaktivasi

Menurutnya, keberadaan Masjid Hagia Sophia di kawasan tersebut dapat menjadi simbol semangat umat Islam dalam memperkuat ukhuwah dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Ia pun berharap kegiatan silaturahmi seperti buka puasa bersama dapat terus dilaksanakan agar hubungan antara warga perumahan dan masyarakat sekitar semakin erat.

“Pertemuan hari ini menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga,” pungkasnya. (*)

Artikel Buka Puasa Bersama di Emirates Residence Pererat Silaturahmi Warga dan Masyarakat pertama kali tampil pada Metropolis.

Studi Kematian Jadi Program Baru di NTU Singapura Mulai 2026, Berminat?

0
NTU Singapura buka jurusan Thanatology, pelajari kematian dan proses berduka. Sumber gambar: x.com/NTUsg.

batampos – Universitas ternama di Singapura, Nanyang Technological University (NTU), akan membuka spesialisasi studi tentang kematian dalam program Master of Science in Psychology mulai Agustus 2026.

Program tersebut menghadirkan bidang Thanatology, yakni ilmu yang mempelajari kematian, proses menjelang ajal, serta pengalaman berduka yang dialami individu maupun keluarga.

Spesialisasi ini disebut sebagai program magister thanatology pertama di Asia. Sebelumnya, studi serupa lebih banyak ditawarkan oleh universitas di kawasan Amerika Utara dan Eropa.

Melalui program ini, mahasiswa akan mempelajari berbagai aspek terkait kematian dan kehilangan, mulai dari proses menjelang kematian hingga dampak psikologis bagi keluarga yang ditinggalkan.

Beberapa materi yang dipelajari antara lain proses menjelang kematian, pengalaman duka dan kehilangan, dukungan psikologis bagi keluarga yang berduka, hingga intervensi konseling bagi individu yang kehilangan orang tercinta.

Mahasiswa juga akan dilatih memberikan dukungan psikologis, sosial, dan spiritual kepada individu maupun komunitas yang menghadapi kematian atau kehilangan.

Program tersebut dikembangkan untuk memperkuat kapasitas layanan kesehatan mental di Singapura. Setiap tahunnya, negara tersebut mencatat sekitar 30.000 kasus kematian yang berdampak pada ribuan keluarga yang menjalani proses berduka.

Profesor psikologi NTU, Andy Ho, mengatakan masih banyak orang yang mengalami duka kehilangan tanpa dukungan profesional yang memadai.

“Banyak orang yang berduka sering merasa sendirian karena kurangnya dukungan profesional yang terlatih secara khusus di bidang ini,” ujarnya seperti dikutip dari VnExpress International, Selasa (10/3).

Program Master of Science in Psychology ini diperkirakan menerima sekitar 40 mahasiswa setiap angkatan. Masa studi berlangsung sekitar 1,5 tahun dan dilengkapi praktik lapangan hingga ratusan jam.

Selain spesialisasi thanatology, mahasiswa juga dapat memilih bidang lain seperti psikologi kesehatan komunitas, neuropsikologi, serta psikologi forensik.

Melalui program ini, diharapkan lahir tenaga profesional yang mampu membantu individu dan keluarga menghadapi masa akhir kehidupan secara lebih manusiawi dan sehat secara psikologis. (*)

Artikel Studi Kematian Jadi Program Baru di NTU Singapura Mulai 2026, Berminat? pertama kali tampil pada News.

Uji Kir Membeludak, Sehari Dishub Terima 90 Kendaraan

0
Petugas Dinas Perhubungan Kota Batam melakukan uji Kir kendaraan di kantor Dishub Batam beberapa waktu lalu. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Menjelang Hari Raya Idulfitri, aktivitas uji kelayakan kendaraan atau uji KIR di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam meningkat tajam. Setiap hari, puluhan kendaraan angkutan barang dan jasa antre untuk memastikan kendaraan mereka layak beroperasi selama arus mudik dan libur Lebaran.

‎Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Leo Putra, mengatakan lonjakan tersebut terjadi karena para pemilik kendaraan ingin memastikan masa berlaku KIR mereka tidak habis saat musim mudik.

‎“Menjelang Lebaran memang selalu ramai. Ini bagian dari persiapan kelayakan kendaraan sebelum digunakan di jalan saat arus mudik,” kata Leo Putra kepada Batam Pos, Selasa (10/3) siang.

‎Menurutnya, kendaraan yang datang untuk melakukan uji kelayakan hampir mencapai seratus unit setiap hari. Mayoritas merupakan kendaraan angkutan barang, logistik, hingga kendaraan operasional jasa transportasi.

‎“Setiap hari hampir 80 sampai 90 kendaraan yang antre. Tidak ada batasan kuota,” ujarnya.

‎Lonjakan jumlah kendaraan yang melakukan uji KIR membuat Dishub Batam harus menyesuaikan pola pelayanan. Jika sebelumnya antrean hanya menggunakan satu jalur, kini petugas membuka dua lajur sekaligus untuk mempercepat proses pemeriksaan.

‎“Kalau hanya satu baris antreannya bisa sampai ke Jalan Sudirman depan kantor. Karena itu kami buka dua jalur,” jelas Leo.

‎Ia menyebutkan proses pelayanan uji KIR bahkan kerap berlangsung hingga sore hari. Padahal jam operasional kantor biasanya berakhir pukul 15.00 WIB.

‎“Kadang pelayanan sampai jam 4 sore karena banyaknya kendaraan yang datang,” katanya.

‎Leo menegaskan, layanan uji KIR di Batam tidak dipungut biaya. Pemerintah memberikan fasilitas tersebut secara gratis sebagai upaya meningkatkan keselamatan transportasi di jalan raya.
‎“Uji KIR ini gratis. Tidak dipungut biaya sepeser pun,” tegasnya.

‎Ia menjelaskan, uji KIR merupakan pemeriksaan berkala yang wajib dilakukan oleh kendaraan angkutan barang maupun kendaraan operasional jasa transportasi.

‎Pemeriksaan tersebut dilakukan setiap enam bulan sekali untuk memastikan kondisi kendaraan tetap aman digunakan.

‎“Dalam satu tahun kendaraan wajib melakukan uji KIR dua kali,” katanya.

‎Menurut Leo, kepatuhan pemilik kendaraan dalam melakukan uji kelayakan sangat penting untuk mencegah kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh kerusakan teknis kendaraan.

‎“Ini tergantung kesadaran pemilik kendaraan. Kalau mereka peduli keselamatan, tentu KIR akan dilakukan tepat waktu,” ujarnya.

‎Ia menambahkan kendaraan angkutan ekspedisi dan logistik termasuk yang paling rutin melakukan uji KIR karena masa berlaku dokumen tersebut harus selalu aktif agar kendaraan bisa beroperasi.

‎Dishub Batam juga mengingatkan bahwa layanan uji KIR menjelang Lebaran hanya dibuka hingga Senin, 17 Maret 2026. Setelah itu pelayanan akan dihentikan sementara karena libur Hari Raya Idulfitri.

‎“Kami melayani sampai 17 Maret. Setelah itu libur Lebaran,” kata Leo.

‎Pelayanan uji KIR diperkirakan kembali dibuka pada awal April 2026 setelah masa libur panjang berakhir.

‎“Kalau tidak ada perubahan, kemungkinan awal April baru mulai buka lagi,” ujarnya.

‎Karena itu, Dishub mengimbau para pemilik kendaraan yang masa berlaku uji KIR-nya hampir habis agar segera melakukan pemeriksaan sebelum layanan ditutup sementara menjelang libur Lebaran.(*)

Artikel Uji Kir Membludak, Sehari Dishub Terima 90 Kendaraan pertama kali tampil pada Metropolis.

Sentra Industri Fashion Seri Kuala Lobam Bintan Siap Produksi Seragam Sekolah Gratis

0
Aktivitas produksi di Sentra Industri Fashion Seri Kuala Lobam yang siap dilibatkan dalam produksi seragam sekolah di Kabupaten Bintan. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Sentra Industri Fashion yang berada di Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, mulai menunjukkan eksistensinya sejak resmi beroperasi.

Sentra industri ini bahkan telah menarik perhatian sejumlah perusahaan besar hingga sektor perhotelan yang mempercayakan produksi pakaian dan seragam kepada mereka.

Ketua Sentra Industri Fashion Seri Kuala Lobam, Budianto, mengatakan pihaknya siap mendukung program seragam sekolah gratis yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Bintan.

Menurutnya, sentra fashion tersebut memiliki kapasitas produksi yang cukup besar dengan tenaga kerja terampil sehingga mampu memenuhi kebutuhan seragam sekolah bagi para pelajar.

“Kami memiliki kapasitas produksi yang cukup besar dan tim yang terampil, sehingga kami siap jika dilibatkan dalam produksi seragam sekolah,” kata Budianto, Senin (9/3).

Ia menilai keberadaan sentra industri fashion ini dapat memberikan dampak positif bagi sektor pendidikan di Bintan, terutama dengan menyediakan seragam sekolah yang berkualitas dan nyaman bagi siswa.

Selain itu, keberadaan sentra industri tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat lokal melalui penciptaan lapangan pekerjaan bagi warga sekitar.

“Saya optimistis keterlibatan sentra fashion dalam pembuatan seragam sekolah dapat memperkuat posisi sentra industri ini sekaligus menumbuhkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Budianto menambahkan, sebelumnya pihaknya juga telah melakukan pertemuan dengan Bupati Bintan serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bintan.

Dalam pertemuan tersebut, Sentra Industri Fashion Seri Kuala Lobam menyampaikan kesiapan mereka untuk mendukung program seragam sekolah bagi pelajar di Bintan.

“Intinya kami siap mendukung program seragam sekolah,” pungkasnya. (*)

Artikel Sentra Industri Fashion Seri Kuala Lobam Bintan Siap Produksi Seragam Sekolah Gratis pertama kali tampil pada Kepri.

Warga Tangkap Maling Besi di Lokasi Pembangunan Rumah di Bengkong Sadai

0
Warga amankan pencuri besi di bengkong sadai, kasus ini akhirnya diselesaikan dengan kekeluargaan. F. Istimewa

batampos – Aksi pencurian besi di lokasi pembangunan rumah di kawasan Bengkong Sadai, Kota Batam, berhasil digagalkan warga. Seorang pria yang diduga mencuri besi ulir diamankan masyarakat setelah aksinya dipergoki di lokasi bangunan, Jumat (6/3/2026) siang.

Peristiwa tersebut sempat terekam dalam video yang kemudian beredar di media sosial. Dalam rekaman itu terlihat seorang pria mengenakan kaos putih berada di sekitar lokasi bangunan dengan sejumlah besi ulir yang telah dikumpulkannya.

Selain itu, pelaku juga terlihat membawa sepeda motor jenis Honda Beat yang diduga akan digunakan untuk mengangkut besi-besi tersebut. Tumpukan besi ulir yang sudah dikumpulkan pelaku berada tidak jauh dari sepeda motor yang dibawanya.

Dalam video tersebut, warga yang berada di lokasi juga terdengar mempertanyakan aksi pria tersebut. Saat ditanyai, pria itu mengaku hanya disuruh oleh orang lain untuk mengambil besi di lokasi bangunan tersebut.
“Ah banyak bohongnya ini. Sudah berapa kali kamu maling besi?” ujar salah seorang warga dalam video yang beredar di media sosial.

Karena curiga dengan keterangan yang diberikan pelaku, warga kemudian mengamankannya. Selanjutnya, pria tersebut dibawa oleh warga ke Polsek Bengkong untuk diserahkan kepada pihak kepolisian.

Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Apriadi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, warga memang sempat membawa pria yang diduga mengambil besi di lokasi bangunan ke kantor polisi.

Namun demikian, kasus tersebut tidak berlanjut ke proses hukum. “Kejadian ini memang dilaporkan ke Polsek. Namun dari pihak pelapor tidak membuat laporan resmi dan akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan,” ujar Iptu Apriadi.(*)

Foto. Maling besi ditangkap warga. Foto. Istimewa netizen

Artikel Warga Tangkap Maling Besi di Lokasi Pembangunan Rumah di Bengkong Sadai pertama kali tampil pada Metropolis.