Kamis, 16 April 2026
Beranda blog Halaman 1185

KPK Geledah Kantor Kemenag, Usut Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

0
Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (7/8/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di kantor Kementerian Agama (Kemenag), Jakarta, Rabu (13/8). Penggeledahan ini dilakukan di kantor Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) sebagai bagian dari penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi (TPK) kuota haji Indonesia pada tahun anggaran 2023-2024.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya kegiatan tersebut. Penggeledahan itu sampai saat ini masih berlangsung. “Hari ini tim sedang lakukan giat penggeledahan di Kementerian Agama, Ditjen PHU, terkait perkara dugaan TPK kuota haji Indonesia dalam rangka penyelenggaraan haji pada Kemenag tahun anggaran 2023-2024,” kata Budi kepada wartawan, Rabu (13/8).

Dalam pengusutan kasus ini, KPK telah mencegah tiga orang bepergian ke luar negeri terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi kuota haji 2024. Yaitu, mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), eks staf khusus (stafsus) Menag Ishfah Abdul Aziz (IAA), dan pihak travel Fuad Hasan Masyhur (FHM).

“Bahwa pada tanggal 11 Agustus 2025, KPK telah mengeluarkan Surat Keputusan tentang Larangan Bepergian Ke Luar Negeri terhadap tiga orang yaitu YCQ, IAA, dan FHM terkait dengan perkara sebagaimana tersebut di atas,” ujar juru bicara KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan, Selasa (12/8).

Menurut Budi, pencegahan dilakukan demi memastikan ketiga pihak tersebut tetap berada di wilayah Indonesia selama proses penyidikan berlangsung.

“Tindakan larangan bepergian ke luar negeri tersebut dilakukan oleh KPK karena keberadaan yang bersangkutan di wilayah Indonesia dibutuhkan dalam rangka proses penyidikan dugaan tindak pidana korupsi sebagaimana tersebut di atas,” jelasnya.

Larangan bepergian ke luar negeri itu berlaku selama enam bulan ke depan, terhitung sejak tanggal dikeluarkannya surat keputusan. KPK dapat memperpanjang pencegahan ke luar negeri dalam rangka kebutuhan penyidikan. “Keputusan ini berlaku untuk enam bulan ke depan,” tutur Budi.

Pencegahan ini dilakukan setelah KPK secara resmi mengumumkan perkara dugaan korupsi terkait penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama (Kemenag) 2023–2024 naik ke tahap penyidikan, pada Sabtu (9/8) dini hari.

Meski telah masuk tahap penyidikan, KPK belum mengumumkan secara terbuka siapa saja pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Penyidikan itu dilakukan dengan menerbitkan sprindik umum melalui jeratan Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 UU Nomor 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20/2021 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. (*)

Sumber: JP Group

Artikel KPK Geledah Kantor Kemenag, Usut Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji pertama kali tampil pada News.

Perkemahan Akbar Warnai Peringatan Hari Pramuka Sedunia di Anambas

0
Kemah akbar
Peserta perkemahan akbar Kwarcab Anambas sedang berusaha membangun tiang bendera. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar perkemahan akbar di Lapangan Sepakbola Rintis Ndok Caye, Desa Tarempa Selatan, Rabu (13/8).

Kegiatan ini diikuti ratusan peserta, mayoritas pelajar SMP dan SMA dengan tingkat kepangkatan Penegak dan Penggalang.

Perkemahan tersebut disejalankan dengan peringatan Hari Pramuka Sedunia yang jatuh pada 14 Agustus 2025.

Wakil Bupati sekaligus Ketua Kwarcab Anambas, Raja Bayu, mengatakan perkemahan ini menjadi ajang pengembangan keterampilan sekaligus pembinaan mental bagi generasi muda.

“Di sini kita membuat perlombaan yang mengasah keterampilan anak-anak, seperti tali temali, membangun tenda, sandi morse, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Menurutnya, lokasi yang jauh dari perkampungan warga sengaja dipilih untuk memberikan pengalaman nyata bertahan hidup di alam.

“Peserta memasak seadanya menggunakan kayu bakar dan memanfaatkan apa yang ada di alam. Banyak pelajaran berharga yang bisa mereka petik,” jelasnya.

Kwarcab Anambas berharap melalui kegiatan ini dapat lahir generasi muda yang mandiri, disiplin, tangguh, dan siap menghadapi tantangan di masa depan. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Perkemahan Akbar Warnai Peringatan Hari Pramuka Sedunia di Anambas pertama kali tampil pada Kepri.

Pulau Galang Disiapkan untuk Warga Gaza, Kapolda Kepri: Kami Siap Amankan

0
Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin.

batampos – Polda Kepri menyatakan siap mendukung penuh pengamanan rencana penempatan sekitar 2.000 warga Gaza terdampak perang di kawasan Pulau Galang, Batam. Namun, pelaksanaannya masih menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat.

Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipatif jika rencana penampungan itu direalisasikan.

“Ya, untuk itu kita tunggu dulu pelaksanaannya bagaimana. Tapi prinsipnya kami siap,” ujar Asep, Rabu (13/8).

Baca Juga: Wagub Kepri Sambut Positif Rencana Relokasi 2.000 Warga Gaza ke Pulau Galang

Ia menyebut, jika penempatan benar terjadi, Polda Kepri telah mempersiapkan pengamanan dan kegiatan pendukung lainnya. Saat ditanya soal jumlah personel yang disiagakan, Asep enggan membeberkan rinciannya.

“Intinya semua sudah kami persiapkan untuk mendukung rencana besar dari pemerintah,” katanya.

Pulau Galang sebelumnya memang pernah menjadi lokasi penampungan pengungsi, dan kini kembali disorot setelah muncul rencana pemerintah pusat untuk menampung sementara warga Gaza yang terdampak konflik. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Pulau Galang Disiapkan untuk Warga Gaza, Kapolda Kepri: Kami Siap Amankan pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemko-BP Batam Bangun 12 Rumah Pompa, Banjir Ditarget Bisa Terkendali

0
Banjir menggenangi Jalan S Parman Seibeduk, Senin (11/8). Foto. Sya’ban/ batampos.co.id

batampos – Pemerintah Kota Batam bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam tengah merencanakan pembangunan 12 stasiun pompa untuk mengatasi banjir yang kerap melanda sejumlah titik rawan di kota ini. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat aliran air ketika hujan deras mengguyur, sehingga genangan cepat surut.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan pembangunan rumah pompa ini merupakan hasil dari proses identifikasi titik banjir yang telah dilakukan Pemko dan BP Batam.

“Identifikasi sudah selesai, dan salah satu rekomendasi utamanya adalah membangun rumah pompa di lokasi-lokasi yang rawan banjir parah,” ujarnya, Rabu (13/8).

Baca Juga: Hujan Deras Guyur Batam, 60 Titik Banjir dan Longsor di Bengkong

Menurut Rudi, hujan deras berdurasi singkat saja sudah cukup membuat air menggenangi 13 wilayah di Batam, di antaranya Simpang Kepri Mall, Rusun Lancang Kuning, Perumahan Cipta Regency, Baloi Permai, Kelurahan Kibing, Sei Nayon, depan Kantor Wali Kota, hingga jalur lambat Anggrek Mas. Genangan juga kerap terjadi di Nongsa, Candi Bentar Sagulung, Dreamland, Marina, Golden Land, dan Pantai Stres Jodoh Batu Ampar.

Rudi menjelaskan, 12 stasiun pompa yang akan dibangun berada di Stasiun Pompa Jodoh 1 (dekat Bintang 99), Stasiun Pompa Sungai Jodoh 2 (dekat Hotel Pasific), Stasiun Pompa Sungai Jodoh 3 (dekat Pasar Induk), Stasiun Pompa Sungai Jodoh 4 (dekat DC Mall), Stasiun Pompa Baloi (dekat RS Awal Bros).

Selanjutnya Stasiun Pompa Bengkong 1 (dekat Kantor Camat), Stasiun Pompa Bengkong 2 (Cahaya Garden), Stasiun Pompa Simpang Kepri Mall, Stasiun Pompa Panbill, Stasiun Pompa Sungai Beduk, Stasiun Pompa Kawasan Industri Sekupang dan Stasiun Pompa Marina.

Pembangunan tahap pertama saat ini difokuskan di kawasan Pasar Induk Jodoh, yang selama ini menjadi langganan banjir parah.

“Pengerjaan sedang berjalan, dan akan dilanjutkan ke lokasi-lokasi lainnya sesuai prioritas,” jelasnya.

Selain pembangunan rumah pompa, Pemko Batam juga melakukan normalisasi saluran air yang tersumbat dan penanaman pohon di daerah yang minim resapan. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi risiko banjir akibat berkurangnya ruang terbuka hijau imbas pesatnya pembangunan kota.

“Target kami, 12 stasiun pompa ini akan menjadi garda terdepan dalam penanggulangan banjir. Dengan kerja sama semua pihak, kita optimistis banjir di Batam bisa dikendalikan,” kata Rudi. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Pemko-BP Batam Bangun 12 Rumah Pompa, Banjir Ditarget Bisa Terkendali pertama kali tampil pada Metropolis.

Empat Pemotor Terjatuh di Jalan Pasar Dabo, Diduga Akibat Tumpahan Solar

0
Solar tumpah
Petugas Damkar dan Satpol PP saat membersihkan jalan yang terkena tumpahan BBM jenis solar, Rabu (13/8). F. Vatawari/Batam Pos.

batampos – Empat pengendara sepeda motor terjatuh saat melintas di Jalan Pepabuan Simpang Pasar Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Rabu siang (13/8).

Insiden ini diduga dipicu tumpahan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar yang membuat permukaan jalan licin. Kondisi hujan rintik saat kejadian memperparah situasi.

Komandan Pleton (Danton) Damkar Kabupaten Lingga, Ikmal, membenarkan kabar tersebut. “Iya benar bang, informasi dari warga sekitar ada empat pengendara motor yang terjatuh. Tidak ada luka berat, hanya luka ringan saja,” ujarnya.

Menurut Ikmal, setelah menerima laporan warga, pihaknya bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lingga langsung turun ke lokasi untuk membersihkan jalan.

“Kita langsung menuju lokasi setelah mendapatkan laporan agar tidak menambah korban, karena jalan tersebut merupakan jalur umum yang ramai dilalui masyarakat,” jelasnya.

Tumpahan solar diketahui berasal dari mobil bak terbuka (lori) yang membawa BBM dari arah Pasar Dabo menuju Sekop.

“Untuk pemilik pastinya kami masih telusuri. Harapannya pihak yang bersangkutan bisa lebih teliti saat membawa BBM agar tidak merugikan orang lain,” kata Ikmal. (*)

Reporter: Vatawari 

Artikel Empat Pemotor Terjatuh di Jalan Pasar Dabo, Diduga Akibat Tumpahan Solar pertama kali tampil pada Kepri.

Subsidi BBM Nelayan di Batam Diatur Ketat, Hanya untuk Kapal Kecil

0
Ilustrasi. Nelayan Batubesar, Nongsa saat pergi melaut. Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk nelayan di Kota Batam tak sekadar mengandalkan jumlah kuota. Pemerintah memastikan program ini berjalan di bawah pengawasan ketat agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Yudi Admaji, menegaskan surat rekomendasi BBM subsidi hanya diperuntukkan bagi kapal berukuran 0–5 gross tonnage (GT). Nelayan dengan kapal 5–30 GT harus mengurus rekomendasi di tingkat provinsi, sementara kapal di atas 30 GT dilarang sama sekali menggunakan BBM bersubsidi.

“Aturan ini dibuat agar subsidi benar-benar dinikmati nelayan kecil. Kapal besar semestinya menggunakan BBM non-subsidi,” ujar Yudi, Rabu (13/8).

Baca Juga: 5.000 Nelayan Batam Terlindungi Asuransi, BBM Bersubsidi Dijamin Tepat Sasaran

Hingga pertengahan tahun 2025 ini, sebanyak 274 nelayan di Batam telah menerima rekomendasi Solar dengan total 118.021 liter yang disalurkan melalui empat SPBU dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBUN) yang ditunjuk. Selain itu, 189 nelayan menerima rekomendasi Pertalite dengan kuota 87.484 liter yang disalurkan melalui enam SPBU di wilayah Batam.

Yudi menyebut kebutuhan BBM nelayan bervariasi tergantung jarak dan skala operasional kapal.

“Ada yang membutuhkan sedikit, ada juga yang banyak. Itu menjadi pertimbangan kami dalam menentukan kuota rekomendasi,” jelasnya.

Untuk memperoleh surat rekomendasi, nelayan wajib menyertakan sejumlah dokumen, antara lain surat permohonan, Surat Tanda Kapal Perikanan (TDKP), KTP atau Kartu Kusuka, serta Nomor Induk Berusaha (NIB) yang tercantum di TDKP. Seluruh proses pengajuan dilakukan secara gratis di Dinas Perikanan.

Ia juga menegaskan, pihaknya tidak segan menindak tegas penyalahgunaan BBM subsidi di lapangan.

“BBM ini hanya untuk kegiatan perikanan. Kalau digunakan di luar itu, kami akan ambil tindakan,” tegas Yudi.

Dengan pengawasan dan aturan yang jelas, pemerintah berharap program ini dapat meringankan beban operasional nelayan kecil di Batam, sehingga mereka bisa terus melaut tanpa terkendala biaya bahan bakar. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Subsidi BBM Nelayan di Batam Diatur Ketat, Hanya untuk Kapal Kecil pertama kali tampil pada Metropolis.

5 Manfaat Makan Pedas untuk Kesehatan, Jangan Berlebihan!

0
Ilustrasi makanan pedas
Ilustrasi. F. Jawa Pos

batampos – Indonesia dikenal dengan makanan pedas berempah yang menggugah selera. Sambal dan olahan cabai menjadi ciri khas kuliner Nusantara, hadir dengan beragam rasa dan tingkat kepedasan.

Meski sering dihindari karena dianggap bisa memicu sakit perut, nyatanya makanan pedas memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Dikutip dari Healthline, berikut beberapa manfaat makan pedas:

1. Meningkatkan metabolisme
Senyawa capsaicin pada cabai dapat meningkatkan resting metabolic rate dan efek termogenik, membantu pembakaran kalori dan lemak. Capsaicin juga dapat menekan nafsu makan.

2. Menyehatkan jantung
Konsumsi makanan pedas membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL), sehingga menurunkan risiko penyakit jantung.

3. Melawan peradangan dan infeksi
Bahan berempah seperti kunyit, bawang putih, dan cabai memiliki sifat antiinflamasi dan antimikroba, membantu meredakan peradangan dan melawan bakteri.

4. Potensi efek antikanker
Penelitian pada laboratorium dan hewan menemukan capsaicin mampu menghambat pertumbuhan sel kanker, termasuk kanker prostat, kolorektal, dan lambung.

5. Menyehatkan sistem pencernaan
Capsaicin dapat mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus, memperlancar pencernaan, dan memerangi bakteri seperti H. pylori.

Meski bermanfaat, konsumsi makanan pedas sebaiknya disesuaikan dengan toleransi tubuh dan dipadukan dengan asupan bergizi seimbang.

Bagi penderita maag dan GERD, makanan pedas sebaiknya dibatasi. Pasalnya, pedas berlebihan bisa memicu diare, iritasi lambung, refluks asam, bahkan gangguan tidur.

Reporter: Juliana Belence 

Artikel 5 Manfaat Makan Pedas untuk Kesehatan, Jangan Berlebihan! pertama kali tampil pada Lifestyle.

Waspada Travel Umrah Murah, Ini 5 Pasti dari Kemenag

0
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Syahbudi. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Syahbudi, mengingatkan masyarakat yang berencana menunaikan ibadah umrah untuk tidak tergiur penawaran murah dan selalu menerapkan prinsip “5 Pasti Umrah” sebelum berangkat.

Prinsip tersebut, kata dia, menjadi pedoman penting agar jamaah terhindar dari penipuan, keterlambatan pemberangkatan, hingga pelayanan yang tidak sesuai standar.

“Yang pertama, pastikan travel berizin dari Kementerian Agama. Kedua, pastikan tiket pesawat pulang-pergi. Ketiga, pastikan harga paket layanan. Keempat, pastikan akomodasi, konsumsi, dan transportasi selama di Tanah Suci. Dan kelima, pastikan visa sudah keluar sebelum berangkat,” jelas Syahbudi, Rabu (13/8).

Menurutnya, visa menjadi salah satu poin yang tidak boleh diabaikan. Banyak kasus jamaah yang terlanjur diberangkatkan namun visanya belum terbit, sehingga berisiko tertahan dan gagal masuk ke Arab Saudi. “Kalau visanya belum keluar, jangan dulu berangkat. Ini untuk keamanan jamaah itu sendiri,” tegasnya.

Untuk memastikan legalitas penyelenggara, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi Satu Haji yang bisa diunduh di Playstore. Melalui aplikasi tersebut, calon jamaah hanya perlu memasukkan nama PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah). Sistem akan menampilkan apakah penyelenggara tersebut resmi dan telah mengantongi izin dari Kemenag.

Syahbudi juga menekankan pentingnya mempertimbangkan standar biaya umrah. Kementerian Agama telah menetapkan referensi biaya minimal sebesar Rp23 juta untuk perjalanan selama kurang lebih 13 hari.

“Kalau ada travel yang menawarkan jauh di bawah itu, harus dipikirkan kembali. Dengan biaya 23 juta saja, semua fasilitas dihitung ketat agar nyaman dan sesuai standar. Kalau lebih murah, bisa jadi pelayanan yang diberikan di bawah standar, bahkan tidak layak. Ada rupa, ada harga,” ujarnya.

Ia menegaskan, Kemenag tidak hanya berperan sebagai regulator, tetapi juga pembina, pengawas, dan pelindung jamaah. Untuk itu, pihaknya secara rutin melakukan pengawasan langsung pada setiap keberangkatan jamaah umrah di Batam.

“Setiap kali ada keberangkatan, kami selalu menyempatkan diri melakukan pemantauan, baik di pelabuhan internasional maupun di bandara internasional. Ini bagian dari upaya memastikan semua proses berjalan sesuai aturan dan jamaah mendapatkan pelayanan terbaik,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Waspada Travel Umrah Murah, Ini 5 Pasti dari Kemenag pertama kali tampil pada Metropolis.

Es Apollo Tempo Doeloe, Cita Rasa Nostalgia dari Tanjungpinang Sejak 1969

0
Es Apollo Tanjungpinang
Hardi alias Ujang menyiapkan es apollo untuk pelanggan di kedai Es Apollo Tempo Doeloe Sejak 1969 Jalan Ahmad Yani Batu 5 Atas Tanjungpinang. F. Yusnadi Nazar/Batam Pos

batampos – 

Reporter: Yusnadi Nazar 

Artikel Es Apollo Tempo Doeloe, Cita Rasa Nostalgia dari Tanjungpinang Sejak 1969 pertama kali tampil pada Kepri.

Cegah Tawuran, Polsek Sagulung Turun ke Sekolah

0
Kapolsek Sagulung Iptu Husnul memberikan pengarahan kepada siswa SMKN 5 Batam. Foto. Humas Polsek Sagulung untuk Batam Pos

batampos – Menyikapi viralnya video tawuran pelajar di media sosial, Polsek Sagulung turun tangan memberikan pembinaan kepada siswa SMK Negeri 5 Batam, Selasa (12/8) pagi. Kegiatan digelar di halaman sekolah, Kelurahan Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung.

Acara dimulai pukul 07.00 WIB dan dihadiri Kapolsek Sagulung Iptu Husnul Afkar, Kepala SMKN 5 Batam Hendra Debeni, jajaran wakil kepala sekolah, Ps. Kanit Binmas Aiptu Lubnan, serta siswa kelas X. Dalam sambutannya, pihak sekolah menegaskan komitmen menjaga lingkungan belajar tetap kondusif.

Kapolsek Sagulung dalam arahannya mengingatkan pentingnya pelajar bersikap bijak dalam menggunakan media sosial. Ia menegaskan agar siswa tidak terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar dan tidak mempermalukan nama sekolah.

Baca Juga: Polsek Batuaji Mediasi Tawuran Antar Pelajar, Sekolah dan Orang Tua Diminta Lebih Ketat Awasi Anak

“Jangan mudah terhasut dan langsung percaya informasi di medsos. Jaga sikap, jaga nama baik sekolah,” tegas Iptu Husnul Afkar.

Pembinaan ini dilakukan menyusul insiden tawuran pada 8 Agustus 2025 lalu di kawasan Simpang Tobing dan Bundaran Basecamp, Batuaji, yang diduga dipicu ejekan antar suporter futsal.

Menindaklanjuti kejadian itu, pihak sekolah telah memanggil tim suporter dan pemain untuk diberikan pembinaan. Grup komunikasi yang melibatkan alumni juga dibersihkan dari pihak luar guna mencegah provokasi dari oknum tak bertanggung jawab.

“Sekolah harus jadi tempat yang aman. Jangan sampai siswa justru terlibat konflik yang merugikan diri sendiri,” tambahnya.

Kehadiran polisi ke sekolah juga disebut penting dalam mempererat hubungan dengan pelajar serta menciptakan rasa aman di lingkungan pendidikan.

Sementara itu, kasus tawuran pelajar yang terjadi di kawasan Aviari, Batuaji, akhir pekan lalu, resmi diselesaikan secara damai melalui mediasi oleh Polsek Batuaji.

Korban bentrokan diketahui bernama Damar, alumni SMKN 5 Batam. Ia bersama orang tuanya memilih tidak melanjutkan kasus ke ranah hukum. Mediasi dipimpin PLH Kapolsek Batuaji Iptu Andi Pakpahan di aula Polsek Batuaji, dihadiri orang tua siswa, perwakilan sekolah, dan pihak terlibat lainnya.

Dari hasil mediasi, diketahui tawuran melibatkan siswa dari SMKN 4 Batam, SMKN 5 Batam, dan SMK Maritim Batam. Semua pihak sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan dan memperkuat pembinaan internal di masing-masing sekolah.

Iptu Andi Pakpahan mengingatkan para orang tua agar lebih ketat mengawasi aktivitas anak-anak, khususnya di luar jam sekolah. “Jangan biarkan anak berkeliaran tanpa arah, apalagi sampai larut malam. Orang tua harus aktif mengontrol kegiatan anaknya,” ujarnya.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin juga menegaskan bahwa pembinaan karakter harus dimulai dari rumah. Ia mengimbau orang tua lebih tegas dalam memberikan izin berkendara dan memastikan kegiatan anak-anak bermanfaat. “Jangan manjakan anak dengan fasilitas yang justru bisa menjerumuskan. Bangun disiplin sejak dini,” pungkasnya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Cegah Tawuran, Polsek Sagulung Turun ke Sekolah pertama kali tampil pada Metropolis.