Sejumlah ormas mengikuti kegiatan Badan Kesbangpol Bintan di De Bintan Villa, jalan Lintas Barat. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
batampos – Dari total sekitar 184 organisasi masyarakat (ormas) yang terdaftar di Kabupaten Bintan, hanya 62 ormas yang dinyatakan masih aktif. Data tersebut diungkap oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bintan dalam evaluasi pembinaan ormas tahun 2025.
Kepala Kesbangpol Bintan, Lukman, menjelaskan bahwa 62 ormas yang dikategorikan aktif secara rutin melaporkan kegiatan serta memperbarui data kepengurusan mereka ke Kesbangpol.
“Ormas memiliki peran strategis dalam menyalurkan aspirasi masyarakat guna mendukung pembangunan di Bintan,” ujar Lukman, Rabu (5/11).
Menurutnya, ormas merupakan wadah masyarakat yang berperan penting dalam mewujudkan cita-cita bangsa, terutama dalam memperkuat partisipasi publik di tingkat daerah.
Lukman menambahkan, pihaknya terus mendorong ormas yang belum aktif agar segera melakukan pelaporan kegiatan dan memperbarui struktur kepengurusan, khususnya bagi yang masa baktinya telah berakhir.
“Rumah besarnya ormas adalah Kesbangpol. Tapi kalau mereka bergerak di bidang olahraga, seni, atau sosial, tentu bisa dilibatkan juga di OPD terkait,” jelasnya.
Ia berharap seluruh ormas di Bintan dapat lebih berperan aktif dalam kegiatan sosial dan pembangunan daerah, agar fungsi ormas sebagai mitra pemerintah bisa berjalan optimal.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bintan, Ronny Kartika, mengapresiasi ormas yang aktif dalam melaporkan kegiatan dan administrasi kepengurusannya.
Ia menilai keaktifan tersebut menunjukkan komitmen ormas dalam mendukung kemajuan Bintan.
“Kami harap pembinaan Kesbangpol bisa menjadi wadah bagi ormas untuk memberikan masukan dan kritik yang membangun demi kemajuan Bintan,” ujar Ronny.
Ronny juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan ormas agar setiap program pembangunan dapat berjalan efektif dan berdampak langsung ke masyarakat.
Akpau, fokus pada pendekatan praktis berbasis industri. f. akpau
batampos-Setiap tahun, ribuan calon mahasiswa dihadapkan pada pertanyaan yang sama: jurusan apa yang harus diambil? Sebagian memilih karena dorongan orang tua, sebagian lagi ikut arus teman, dan ada pula yang sekadar menebak mana yang “terlihat menjanjikan”.
Padahal, keputusan ini sebaiknya tidak dibuat dalam tekanan atau tergesa-gesa. Memilih jurusan bukan soal gengsi, tetapi tentang memahami arah belajar dan cara berkembang, hal yang juga ditekankan oleh AKPAU (Akademi Pelita Abdi Unggul) dalam pendekatan pendidikannya.
Berikut beberapa cara yang bisa membantu menemukan jurusan kuliah yang sesuai, tanpa perlu terjebak tren sesaat atau pandangan orang lain.
1. Kenali Hal yang Membuat Tertarik Belajar Lebih Dalam
Rasa tertarik yang tulus sering kali menjadi tanda awal minat sejati. Tidak selalu berupa hobi besar, bisa juga hal-hal sederhana yang membuat ingin tahu lebih banyak. Misalnya, seseorang mungkin senang mengamati perilaku orang lain, yang kemudian bisa mengarah pada psikologi, atau gemar membongkar benda elektronik, yang bisa mengarah ke teknik. Perhatikan apa yang secara alami menarik perhatian dan menyalakan rasa ingin tahu. Dari sana, biasanya arah jurusan akan mulai tampak.
2. Pahami Cara Belajar yang Paling Efektif
Setiap orang memiliki gaya belajar yang berbeda. Ada yang lebih cepat memahami teori melalui bacaan panjang, ada yang justru memahami lebih baik lewat praktik langsung. Jurusan yang menuntut riset dan analisis mendalam mungkin cocok bagi pembelajar reflektif, sementara jurusan dengan banyak kegiatan lapangan lebih sesuai bagi yang senang eksplorasi. Mengetahui cara belajar paling efektif akan membantu menyesuaikan dengan metode pengajaran di jurusan tertentu.
3. Telusuri Isi dan Ciri Setiap Jurusan, Bukan Sekadar Namanya
Banyak calon mahasiswa terjebak pada nama jurusan tanpa benar-benar tahu apa yang akan dipelajari di dalamnya. Padahal, dua jurusan dengan nama mirip bisa memiliki fokus yang berbeda jauh.
Luangkan waktu membaca kurikulum, daftar mata kuliah, atau menonton sesi perkenalan fakultas yang sering tersedia secara daring. Informasi semacam itu membantu memahami arah keilmuan, kompetensi, dan peluang pengembangan setelah lulus.
4. Pertimbangkan Kombinasi Antara Minat dan Kebutuhan Pasar
Realitas dunia kerja memang penting untuk diperhitungkan, tetapi sebaiknya tidak menjadi satu-satunya dasar keputusan. Jurusan yang dianggap kurang populer pun bisa membuka jalan karier yang luas bila dijalani dengan konsisten dan disertai keterampilan tambahan. Sebaliknya, jurusan yang sedang naik daun tidak selalu menjamin kenyamanan belajar. Keseimbangan antara apa yang menarik secara pribadi dan apa yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi kunci agar pilihan terasa realistis sekaligus memuaskan.
5. Bicarakan Dengan Orang yang Sudah Menjalani Jalur Tersebut
Mendengar pengalaman langsung sering kali lebih membantu dibanding sekadar membaca brosur atau artikel kampus. Alumni, dosen, atau mahasiswa tingkat akhir dapat memberikan gambaran nyata mengenai tantangan, ritme belajar, serta peluang di dunia kerja.
Dari cerita mereka, bisa terlihat sisi lain jurusan yang tidak tercantum di deskripsi resmi. Perspektif semacam ini membantu memperjelas apakah bidang tersebut benar-benar sesuai dengan ekspektasi.
6. Coba Tes Minat dan Bakat Sebagai Alat Bantu, Bukan Penentu
Tes minat dan bakat bisa menjadi panduan awal yang berguna, namun hasilnya sebaiknya tidak dianggap mutlak. Angka atau kategori pada tes hanyalah cerminan dari kecenderungan saat ini, yang masih bisa berkembang seiring waktu. Tes tersebut bermanfaat untuk membuka kemungkinan baru dan mempersempit pilihan, bukan untuk mengunci keputusan. Gunakan hasilnya sebagai bahan refleksi, bukan sebagai garis akhir.
7. Jangan Takut Mengubah Arah Bila Diperlukan
Banyak orang menemukan jalur yang lebih tepat setelah memulai kuliah. Mengubah jurusan bukan tanda kegagalan, tetapi bagian dari proses memahami diri. Dunia pendidikan dan dunia kerja kini semakin fleksibel; lintas disiplin sudah menjadi hal biasa. Selama memiliki dasar pengetahuan dan kemauan belajar, arah karier masih bisa dibentuk di kemudian hari. Yang terpenting adalah kesiapan untuk tumbuh dan beradaptasi.
8. Fokus Pada Keterampilan yang Bisa Bertahan Lama
Bidang kerja bisa berubah dengan cepat, tetapi keterampilan dasar seperti berpikir kritis, komunikasi, dan pemecahan masalah akan selalu dibutuhkan. Pilih jurusan yang tidak hanya menawarkan gelar, tetapi juga melatih kemampuan semacam itu. Dengan fondasi yang kuat, seseorang lebih siap menghadapi berbagai perubahan dan peluang yang datang setelah lulus.
Setelah memahami berbagai pertimbangan dalam memilih jurusan, penting juga mengenal lembaga pendidikan yang mampu mendukung proses belajar secara menyeluruh. Salah satunya adalah Akademi Pelita Abdi Unggul.
Akademi Pelita Abdi Unggul, Menyiapkan Generasi Siap Bersaing
Akademi Pelita Abdi Unggul hadir dengan kurikulum inovatif, pengajar berpengalaman, dan lingkungan akademik yang inspiratif. AKPAU tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga membentuk pemimpin masa depan yang siap bersaing di dunia profesional.
● Dosen Profesional
Belajar langsung dari para ahli yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pengalaman nyata di bidangnya.
● Kurikulum Berbasis Industri
Materi pembelajaran selalu diperbarui sesuai kebutuhan dunia kerja, memastikan lulusan AKPAU siap menghadapi tantangan industri.
● Fasilitas Modern
Ruang kelas interaktif, laboratorium canggih, serta akses ke teknologi terbaru mendukung proses belajar yang efektif dan menyenangkan.
Cara Mudah Daftar di Kampus AKPAU: 1. Pendaftaran – Daftar online, datang langsung ke kampus, atau melalui mitra sekolah dengan mengisi formulir dan menyerahkan dokumen.
2. Seleksi & Verifikasi – Mengikuti proses verifikasi dan seleksi sesuai program studi, baik melalui ujian maupun jalur prestasi.
3. Pengumuman & Registrasi – Setelah dinyatakan lulus, lakukan registrasi ulang dan pembayaran untuk menjadi mahasiswa resmi AKPAU .
Memilih jurusan kuliah memang tidak selalu mudah, tetapi bukan pula teka-teki tanpa jawaban. Dengan mengenali diri, mencari informasi yang tepat, dan bersikap terbuka terhadap proses belajar, keputusan akan terasa lebih mantap. Setiap pilihan membawa peluang untuk berkembang, selama dijalani dengan rasa ingin tahu dan komitmen untuk terus belajar. (*)
Ketua TP PKK Bintan, Hafizha Rahmadhani menyerahkan piala kepada perwakilan Kecamatan Toapaya yang keluar sebagai juara umum pada Jambore TP PKK Kabupaten Bintan 2025, Rabu (5/11). F. Zoko untuk Batam Pos.
batampos – Kemeriahan Jambore TP PKK Kabupaten Bintan 2025 berlangsung selama dua hari, 4 hingga 5 November 2025, di Ballroom Hotel Agro Beach Resort, Bintan.
Dengan tema “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Bintan Juara”, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi, kolaborasi, dan peningkatan kapasitas kader PKK dari seluruh kecamatan, kelurahan, dan desa se-Kabupaten Bintan.
Beragam lomba digelar untuk memeriahkan acara, mulai dari yel-yel, cerdas cermat, memasak menu B2SH, senam PHBS, hingga galeri pelangi.
Setiap kecamatan menampilkan kreativitas dan kekompakan timnya, menjadikan suasana jambore berlangsung semarak dan penuh antusiasme.
Dalam lomba yel-yel, Kecamatan Toapaya keluar sebagai Juara 1, disusul Bintan Timur di posisi kedua dan Bintan Pesisir di urutan ketiga.
Untuk lomba cerdas cermat, Bintan Pesisir menjadi Juara 1, diikuti Toapaya dan Teluk Sebong.
Pada kategori lomba memasak menu B2SH, Seri Kuala Lobam meraih Juara 1, sedangkan Bintan Timur dan Teluk Sebong masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga.
Kecamatan Toapaya kembali menunjukkan prestasinya dengan menyabet Juara 1 lomba senam PHBS dan galeri pelangi.
Berkat dominasi di berbagai kategori, Toapaya akhirnya dinobatkan sebagai Juara Umum Jambore PKK Kabupaten Bintan Tahun 2025.
Ketua TP PKK Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh peserta atas semangat dan kekompakan yang ditunjukkan.
“Mari kita lanjutkan semangat Jambore ini di lingkungan masing-masing. Bergerak serentak, berdampak nyata, menuju Bintan Juara,” ujar Hafizha saat menutup kegiatan.
Ia juga mengucapkan selamat kepada para pemenang, khususnya Kecamatan Toapaya yang meraih juara umum, serta berharap semangat tersebut terus berlanjut dalam kegiatan PKK di masyarakat.
“Selamat kepada para pemenang. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh kader PKK di Kabupaten Bintan,” tutupnya. (*)
Luki Zaiman saat dilantik sebagai Penjabat Sekda Kepri, Rabu (5/11) di Gedung Daerah Tanjungpinnag. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.
batampos – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, resmi melantik Luki Zaiman Prawira sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, Rabu (5/11). Pelantikan ini digelar di Gedung Daerah, Tanjungpinang, dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri.
Pengangkatan Luki Zaiman Prawira sebagai Pj Sekda Kepri didasarkan pada Surat Keputusan (SK) Gubernur Kepulauan Riau Nomor 1170 Tahun 2025, yang telah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.
Gubernur Ansar menegaskan, jabatan yang diemban Luki bersifat sementara.
“Penjabat hanya boleh menjabat Sekda selama tiga bulan saja, sambil menunggu adanya Sekda definitif,” ujar Ansar di sela pelantikan.
Disinggung mengenai mekanisme penentuan Sekda definitif, Ansar belum memastikan apakah akan dilakukan melalui seleksi terbuka atau menggunakan manajemen talenta.
Ia menyebut, hal tersebut akan dibahas lebih lanjut bersama Pj Sekda dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kepri.
“Nanti akan dibahas bersama oleh Pj Sekda dengan Badan Kepegawaian Kepri,” kata Ansar.
Dalam sambutannya, Ansar Ahmad mengucapkan selamat kepada Luki Zaiman Prawira atas kepercayaan yang diberikan untuk mengemban amanah sebagai Pj Sekda Kepri.
Ia menekankan pentingnya peran Sekda sebagai penggerak utama dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah dan menjaga koordinasi antarperangkat daerah.
“Jabatan ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan komitmen. Penjabat Sekda adalah tombak pemerintahan di Provinsi Kepulauan Riau,” tegasnya.
Ansar berharap agar pejabat yang baru dilantik dapat bekerja dengan optimal dan menjaga sinergi bersama seluruh perangkat daerah.
“Semoga saudara yang telah dilantik dapat bertugas dengan sebaik-baiknya dan amanah,” pungkasnya. (*)
Kapal Roro Bahtera Nusantara 01 saat sandar di Kuala Maras, Jemaja. Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi menegaskan Roro Rute Batam-Johor masih dikaji, terlebih di sektor pengawasan karena rawan aksi penyelundupan. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.
batampos – Harapan masyarakat Batam untuk segera menikmati layanan kapal Roro lintas internasional Batam – Johor tampaknya harus tertunda. Pemerintah memastikan rute tersebut belum bisa beroperasi tahun ini karena masih dalam proses kajian teknis dan pengawasan lintas instansi.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan, rencana pengoperasian kapal Roro yang akan menghubungkan Batam (Indonesia) dan Johor (Malaysia) masih berada pada tahap pembahasan di internal Kementerian Perhubungan.
“Masih dalam pengkajian di internal dulu. Dalam waktu dekat akan kembali dikaji, kita minta Dirjen Laut dan Darat untuk mematangkan trayek ini,” kata Menteri Dudy, Rabu (5/11).
Kajian tersebut juga melibatkan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sebagai operator kapal Roro. Pemerintah, kata Dudy, tidak ingin terburu-buru membuka rute internasional sebelum seluruh aspek teknis dan regulasi benar-benar siap.
Dudy menegaskan bahwa pembukaan rute Roro Batam–Johor memerlukan pertimbangan serius, terutama dari sisi keamanan dan hukum.
“Batam kan dekat dengan negara tetangga. Tentu potensi penyelundupan besar kalau Roro ini beroperasi. Kita perlu pertimbangan matang agar tidak kecolongan dan dimanfaatkan oleh oknum tertentu,” ujarnya.
Untuk itu, pemerintah meminta sinergi antara Bea Cukai, Kepolisian, Imigrasi, dan pihak pelabuhan agar sistem pengawasan di lapangan nanti benar-benar kuat.
“Kalau sudah jalan, harus ada sistem pengawasan yang kuat. Jadi tidak cukup hanya izin berlayar, tapi juga kesiapan lintas instansi,” tambahnya.
Sebelumnya, pada Mei lalu, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam telah menyampaikan rencana pembukaan rute penyeberangan internasional Batam–Johor Bahru melalui Pelabuhan Bintang 99 Persada, Batu Ampar, Batam.
ASDP menargetkan rute tersebut beroperasi pada semester kedua tahun 2025, guna memperkuat konektivitas ekonomi, arus logistik, dan wisata antara Batam dan Johor. Namun, dengan adanya pengkajian ulang dari Kemenhub, target tersebut kemungkinan akan mundur.
Kemenhub kini tengah meninjau ulang kesiapan pelabuhan, armada, serta sistem administrasi lintas batas. Sebab, pelayaran internasional membutuhkan standar layanan dan keamanan berbeda dari pelayaran domestik.
Selain kesiapan pelabuhan, aspek keselamatan kapal dan kelayakan armada juga menjadi perhatian utama. Pasalnya, kapal Roro akan mengangkut penumpang beserta kendaraan yang mereka bawa ke negara tujuan.
Menteri Dudy menegaskan, keterlambatan pengoperasian kapal Roro Batam–Johor bukan bentuk penundaan tanpa alasan, melainkan langkah kehati-hatian pemerintah agar rute internasional ini dapat berjalan aman, tertib, dan menguntungkan kedua negara.
“Kita ingin memastikan semua prosedur dan regulasi terpenuhi dulu sebelum beroperasi,” tutup Dudy. (*)
batampos– Sebanyak lima unit mesin pendingin ruangan atau AC di Gedung Baru RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau digondol maling pasa 2 Agustus 2025 lalu. Hingga kini, polisi belum berhasil membekuk pelaku pencurian tersebut.
Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi mengatakan kasus pencurian itu masih dalam proses lidik. Bahkan, sejauh ini pihaknya masih belum bisa mengidentifikasi wajah para pelaku.
“Memang wea beberapa titik lokasi yang kita ungkap, namun yang di Rumah Sakit ini masih dicari (pelakunya),” kata Hamam, Rabu (5/11).
Ia menjelaskan, bahwa kendala pengungkapan kasus tersebut karena rekaman CCTV yang mengawasi gedung tersebut tidak merekam wajah pelaku secara jelas.
Tidak hanya itu, petugas jaga saat malam kejadian juga tidak mengetahui bahwa pagar belakang di dekat gedung baru tersebut telah dibobol para pelaku.
“Kecuali gambar CCTV nya jelas. Baru bisa kita ungkap. Lalu Satpam juga tidak mengetahui. Intinya masih lidik,” tegasnya.
Kejadian ini diketahui terjadi pada Sabtu (2/8) dini hari. Pelaku yang diduga lebih dari satu orang mencuri AC di Gedung Baru RSUD RAT dengan cara menjebol dinding bagian belakang gedung. (*)
batampos– PT Batamraya Sukses Perkasa (BSP) Tanjung Sauh menanam 5000 pohon mangrove di bibir pantai Pulau Ngenang. Ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga lingkungan dan penghijauan. Sekaligus upaya untuk melestarikan mangrove di Batam
“Ini sebagai bentuk tanggung jawab kita menjaga kelestarian alam. Bagaimana mangrove tetap terjaga dan lestari. Dan kami berharap dengan penanaman pohon ini, abrasi akan terhindar. Sekaligus bisa menunjang hidup para nelayan sekitar karena mangrove itu adalah tempat udang dan kepiting bersarang atau bertelur” ujar Martina, Corporate Legal dari PT BSP.
Penanaman pohon ini akan dilakukan bertahap. Untuk tahap pertama, Rabu (5/11) ada sekitar 1.500 pohon yang ditanam. “Kita melibatkan warga untuk penanaman pohon mangrove ini. Kita memang berupaya untuk membangun komunikasi yang baik dengan warga sekitar, termasuk masukan dari pihak manapun untuk ha” tambahnya.
Lurah Pulau Ngenang, Rusdi menyambut baik penanaman pohon tersebut. Ia berharap dengan adanya penanaman pohon ini, pantai di sekitar Pulau Ngenang akan terhindar dari abrasi. Dan akan menjadi tempat udang dan kepiting bertelur.
“Saya mengapresiasi dan ucapan terima kasih yang luar biasa kepada PT BSP atau Panbil group atas penanaman mangrove ini. Mangrove itu sangat penting untuk menjaga Ngenang dari abrasi” ujarnya.
Dia juga berharap kepada warga sekitar agar sama-sama menjaga kelangsungan mangrove tersebut. “Ini memang tidak langsung terlihat. Tapi ini akan sangat berarti untuk anak cucu kita kedepannya. Makanya mari kita menjaganya,”tambahnya.
Kegiatan tanam pohon Mangrove ini juga diapresiasi oleh Ketua Karang Taruna Kelurahan Ngenang, Julhalim. Ia berharap kegiatan serupa tidak akan berhenti tetapi akan berkelanjutan.
“Kami dari karang taruna mengucapkan banyak terima kasih untuk PT BSP. kegiatan seperti ini untuk pesisir memang sangat penting. Mudah-mudahan akan lebih banyak mangrove lagi yang ditanam,”katanya.
Suhardi, Ketua Peduli Lingkungan Hidup dan Kelautan, Provinsi Kepri mengatakan mangrove adalah tempat hidup untuk ikan, udang, ketam dan kepiting. Kalau mangrove terjaga dan lestari, maka otomatis akan berdampak kepada kehidupan nelayan sekitar. (*)
Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, AHY menerima cinderamata dari Bupati Anambas, Aneng usai mengunjungi Pulau Jemaja. f.Yolana untuk Batam Pos
batampos– Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian penuh terhadap daerah-daerah yang menjadi garda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurut AHY, wilayah perbatasan dan terluar seperti Kabupaten Kepulauan Anambas memiliki peran strategis dalam menjaga kedaulatan negara, sehingga pembangunan di wilayah ini harus menjadi prioritas nasional.
“Daerah terdepan harus lebih diperhatikan, terutama dalam pembangunan infrastruktur agar masyarakat di perbatasan merasa nyaman dan tidak tertinggal dibanding daerah perkotaan,” kata AHY saat melakukan kunjungan kerja ke Pulau Jemaja, Rabu (5/11).
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur di wilayah terluar bukan hanya soal pembangunan fisik, melainkan juga memperkuat rasa kebangsaan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
AHY menjelaskan, untuk Kabupaten Kepulauan Anambas, pemerintah telah menyiapkan sejumlah proyek nasional yang akan mulai dibangun tahun depan.
“Beberapa proyek besar akan segera dikerjakan di Anambas, seperti pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Pulau Jemaja, pembangunan Jembatan Konjo-Peninting, serta revitalisasi pasar dan sekolah-sekolah,” jelas Suami dari Annisa Pohan ini.
Pembangunan PLBN di Pulau Jemaja nantinya akan menjadi pos lintas batas pertama di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas yang langsung menghadap ke Laut Natuna Utara berbatasan langsung dengan Malaysia dan Vietnam.
“Keberadaan PLBN ini sangat penting, tidak hanya untuk memperkuat pengawasan wilayah, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan perdagangan bagi masyarakat setempat,” ujar AHY yang merupakan putra kesayangan Susilo Bambang Yudhoyono.
Selain itu, proyek pembangunan Jembatan Konjo-Peninting juga menjadi perhatian khusus. Jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga dan mempercepat arus logistik di wilayah Anambas.
Menurut AHY, pemerintah juga tengah menyiapkan program revitalisasi pasar rakyat dan sekolah-sekolah di daerah terpencil agar kegiatan ekonomi dan pendidikan dapat berjalan lebih baik.
“Kita ingin masyarakat Anambas bisa menikmati fasilitas yang sama seperti masyarakat di kota besar. Ini bentuk keadilan pembangunan yang sedang kami dorong,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap wilayahnya.
“Kami berterima kasih kepada Presiden Prabowo dan Pak AHY yang telah menaruh perhatian besar terhadap Anambas. Dukungan ini sangat berarti bagi kami yang berada di wilayah terdepan,” ujar Aneng.
Menurut Aneng, pembangunan infrastruktur nasional di Anambas akan membawa dampak besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Siswa-siswi SMA Negeri 1 Kepulauan Posek saat melaksanakan TKA di rumah warga, Selasa (4/11). F. Mariono untuk Batam Pos.
batampos – Di tengah kemajuan teknologi pendidikan, kisah perjuangan siswa SMA Negeri 1 Kepulauan Posek, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, menggugah hati.
Demi bisa mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 yang digelar secara daring, mereka terpaksa menumpang di rumah warga demi mendapatkan sinyal internet yang stabil.
Pelaksanaan TKA berlangsung serentak di seluruh Indonesia pada 3 – 4 November 2025. Tes ini bertujuan untuk memetakan kemampuan akademik siswa sebagai bahan evaluasi pembelajaran, sekaligus persiapan menuju perguruan tinggi.
Namun di balik semangat para siswa, tersimpan perjuangan berat. Jaringan internet yang lemah di wilayah Kepulauan Posek membuat pelaksanaan TKA tak bisa dilakukan di sekolah.
Kepala SMA Negeri 1 Kepulauan Posek, Mariono, mengatakan bahwa sejak hari pertama ujian, seluruh perangkat di sekolah tidak dapat terhubung ke jaringan internet.
“Pada hari pertama kita melakukan TKA di sekolah semuanya blank, jadi kita harus mencari titik koordinat yang jaringannya bisa support. Akhirnya dapat di salah satu rumah warga,” ujar Mariono, Rabu (5/11).
Setelah sempat mencoba kembali di sekolah, jaringan sempat stabil namun kembali hilang. Akhirnya, pelaksanaan TKA hari pertama dan kedua dilakukan di rumah warga yang memiliki sinyal lebih baik.
“Terpaksa kami melaksanakan TKA di rumah warga karena lokasi yang support jaringan berada di sana,” jelasnya.
Selain kendala jaringan, siswa juga harus menghadapi keterbatasan sarana prasarana. Dari total 12 unit Chromebook yang dimiliki sekolah, hanya 8 yang berfungsi dengan baik.
“Untuk mencukupi kebutuhan 24 siswa, kami meminjam laptop dari guru dan teman-teman,” ungkap Mariono.
Meski dihadang berbagai keterbatasan, seluruh siswa SMA Negeri 1 Kepulauan Posek akhirnya berhasil menyelesaikan TKA dengan baik.
“Alhamdulillah, walaupun penuh perjuangan dan hambatan, siswa-siswi kami tetap berhasil mengikuti pelaksanaan TKA ini,” tutup Mariono.
Ia berharap pemerintah daerah dan dinas terkait dapat memberi perhatian lebih pada sekolah-sekolah di wilayah terpencil, agar fasilitas pendidikan dan infrastruktur digital dapat terpenuhi.
Luti Gendang, salah satu kuliner khas Melayu yang banyak ditemukan di Batam. F. dok. Batam Pos.
batampos – Batam bukan hanya dikenal dengan destinasi wisatanya yang memikat, tapi juga deretan oleh-oleh khas yang menggoda lidah.
Setiap kali berkunjung, wisatawan lokal maupun mancanegara tak pernah lupa membawa pulang kuliner khas Batam yang lezat dan unik.
Berikut lima oleh-oleh terkenal di Batam yang selalu jadi incaran wisatawan:
1. Kek Pisang Villa
Kek Pisang Villa menjadi ikon oleh-oleh Batam yang wajib dicoba. Kue berbahan dasar pisang ini memiliki berbagai varian rasa seperti cokelat, keju, dan blueberry. Teksturnya lembut dengan aroma pisang yang khas.
Toko Kek Pisang Villa bisa dengan mudah ditemukan di beberapa lokasi, seperti Nagoya, Batu Aji, Botania, Batam Centre, dan Bandara Hang Nadim.
2. Luti Gendang
Roti goreng berisi abon ikan pedas ini menjadi favorit banyak wisatawan. Ukurannya kecil, cocok untuk teman perjalanan atau camilan sore hari. Luti Gendang bisa ditemukan di Ruko Royal Sincom Blok D No.15–16, Teluk Tering, Batam Kota.
Rasa gurih dan pedasnya yang khas membuat siapa pun ketagihan.
3. Epok-Epok Ana
Epok-epok atau pastel khas Batam ini berisi kentang, sarden, hingga telur rebus. Rasanya renyah di luar dan gurih di dalam. Tak heran, banyak wisatawan yang menjadikannya buah tangan wajib dari Batam.
Epok-Epok Ana berlokasi di Bengkong Laut, Kecamatan Bengkong, Batam.
4. Ogura
Ogura merupakan kue kekinian khas Batam dengan tekstur super lembut dan topping beragam. Kue ini cocok dijadikan oleh-oleh premium untuk keluarga di rumah.
Gerainya tersebar di Nagoya, Batam Centre, Panbil Mall, Tiban Centre, Ruko Plaza Fanindo, dan Bandara Hang Nadim.
5. Acong Ota, Otak-Otak Tenggiri Asli Batam
Acong Ota dikenal dengan otak-otak ikan tenggiri berkualitas yang dibungkus daun kelapa muda. Rasanya gurih, lembut, dan bisa dibeli satuan maupun kiloan.
Kamu bisa menemukannya di Ruko Trikarsa Ekualita, Jalan Pasir Putih No.6 Blok P, Sadai, Bengkong, Batam.
Kelima oleh-oleh khas Batam ini mudah ditemukan di berbagai titik kota. Rasanya yang autentik dan khas membuat wisatawan selalu ingin kembali berlibur ke Batam. Jadi, jangan lupa mampir dan bawa pulang cita rasa khas Pulau Batam!