Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 122

Polisi Bubarkan Balap Liar di Sekitar Pintu 5 Batamindo, Seibeduk

0
Pihak kepolisian berjaga setelah membubarkan balap liar di sekitar pintu 5 Batamindo. f Istimewa

batampos – Aksi balap liar yang meresahkan warga di jalan raya di depan Pintu 5 Batamindo, Kelurahan Mukakuning, Kecamatan Sungai Beduk, Kota Batam, berhasil dibubarkan aparat Polsek Sungai Beduk setelah adanya laporan masyarakat melalui Call Center 110 Polresta Barelang, Sabtu (7/3/2026) dini hari.

Laporan tersebut disampaikan warga bernama Muhammad Irvan yang menginformasikan adanya sekelompok remaja melakukan balap liar di kawasan jalan industri tersebut sekitar pukul 02.04 WIB. Aktivitas itu dinilai membahayakan pengguna jalan serta mengganggu ketertiban masyarakat pada malam hari.

Operator layanan 110 Polresta Barelang, Briptu Febri Ardian, kemudian meneruskan laporan tersebut kepada Piket Batara Biru Polsek Sungai Beduk untuk segera melakukan pengecekan ke lokasi kejadian.

Kapolsek Sungai Beduk AKP Alex Yasral mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel bersama Perwira Pengawas (Pawas) menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut.

“Begitu menerima laporan dari layanan 110, personel kami langsung bergerak ke lokasi untuk memastikan situasi dan membubarkan aktivitas balap liar yang meresahkan warga,” ujar Alex Yasral.

Setibanya di lokasi, petugas langsung membubarkan para remaja yang terlibat dalam aksi balap liar tersebut. Polisi juga melakukan pemantauan di sekitar kawasan guna mencegah aktivitas serupa kembali terjadi.

Menurut Alex, langkah cepat tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mencegah potensi kecelakaan lalu lintas yang dapat membahayakan pelaku maupun pengguna jalan lainnya.

Sementara itu, pelapor Muhammad Irvan mengapresiasi respons cepat pihak kepolisian. “Kami merasa terbantu karena polisi cepat datang sehingga balap liar bisa langsung dibubarkan dan situasi kembali aman,” katanya.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan Call Center 110 guna melaporkan setiap gangguan kamtibmas di Kota Batam.(*)

Artikel Polisi Bubarkan Balap Liar di Sekitar Pintu 5 Batamindo, Seibeduk pertama kali tampil pada Metropolis.

IKSB Batam Siap Bangun Masjid Agung dan Rumah Gadang, Anggaran Diperkirakan Rp10 Miliar ‎

0
Ikatan Keluarga Sumatera Barat (IKSB) Kota Batam menggelar rapat sekaligus buka puasa bersama di Hotel PIH Batam Center, Jumat (6/3). Foto. Sya’ban/ Batam Pos

batampos – Ikatan Keluarga Sumatera Barat (IKSB) Kota Batam menggelar rapat sekaligus buka puasa bersama di Hotel PIH Batam Center, Jumat (6/3) sore. Pertemuan tersebut membahas progres rencana pembangunan Masjid Agung IKSB dan Rumah Gadang yang akan dibangun di kawasan Batam Center.

‎Selain membahas rencana pembangunan, kegiatan itu juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antar perantau Minangkabau yang berada di Kota Batam, sekaligus momentum syukuran di bulan suci Ramadan.

‎Dalam pertemuan tersebut, pengurus pembangunan juga telah resmi dibentuk untuk mempersiapkan berbagai tahapan pembangunan ke depan.

‎Ketua IKSB Kota Batam, H. Maryon, mengatakan struktur kepengurusan pembangunan masjid dan rumah gadang telah dibentuk dalam pertemuan tersebut.

‎Ia menyebutkan, Arlon Viresto, anggota DPRD Kota Batam dari Komisi III yang juga berdarah Minangkabau, dipercaya menjadi Ketua Pembangunan Masjid dan Rumah Gadang IKSB di kawasan Baloi, Batam Center.

‎“Jadi kita sudah membentuk pengurus pembangunan. Nanti perencanaan selanjutnya akan kita serahkan kepada ketua yang terpilih,” ujar Maryon.

‎Menurutnya, selain membahas pembangunan, pertemuan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antar anggota IKSB, terlebih di bulan Ramadan yang penuh berkah.
‎‎
‎Ketua Pembangunan IKSB Kota Batam, H. Arlon Veristo, yang juga anggota DPRD Kota Batam, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda silaturahmi rutin IKSB, terutama di bulan Ramadan yang identik dengan keberkahan dan kebaikan.

‎Ia menjelaskan bahwa IKSB telah memiliki lahan seluas sekitar 7.200 meter persegi di kawasan Batam Center yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan masjid dan rumah gadang.

‎“Rencana kita dalam waktu dekat akan membangun sebuah masjid di sana. Namanya Masjid Agung IKSB Kota Batam,” kata Arlon.

‎Selain masjid, pihaknya juga berencana membangun rumah gadang, yaitu rumah adat khas Minangkabau yang nantinya menjadi simbol budaya masyarakat Sumatera Barat di Batam.

‎“Insyaallah kita juga akan membangun satu rumah gadang di lokasi tersebut,” ujarnya.

‎Namun demikian, pembangunan akan dimulai dari masjid terlebih dahulu karena dianggap lebih penting sebagai pusat kegiatan ibadah dan pembinaan umat.

‎Arlon juga menjelaskan bahwa sebelum pembangunan dimulai, panitia perlu melakukan proses pembebasan lahan karena di sekitar lokasi masih terdapat sejumlah rumah liar (ruli) yang dihuni masyarakat.

‎“Nanti kami akan mencoba bernegosiasi dengan warga yang tinggal di sana,” jelasnya.

‎Ia menambahkan, setelah Idul Fitri nanti panitia pembangunan yang telah terbentuk akan mulai bekerja secara maksimal. Saat ini struktur kepanitiaan masih dalam tahap awal dan akan terus disempurnakan.

‎“Kita akan merapatkan panitia bersama-sama dan tentu melibatkan semua pihak,” katanya.

‎Arlon juga menegaskan bahwa pembangunan tersebut akan melibatkan 18 Ikatan Kecamatan (IK) yang berada di bawah naungan IKSB Kota Batam.

“Bagaimana pembangunan ini bisa berjalan dengan lancar tentu harus melibatkan semua pihak,” ujarnya.

‎Terkait anggaran, Arlon memperkirakan pembangunan masjid dan rumah gadang tersebut membutuhkan dana sekitar Rp10 miliar.

‎Namun dalam tahap awal, panitia akan memprioritaskan pembangunan masjid terlebih dahulu. “Untuk sementara kita fokus membangun masjid dulu, karena itu menjadi pondasi utama,” jelasnya.

‎Ia juga mengingatkan kembali falsafah hidup masyarakat Minangkabau, yaitu “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”, yang berarti adat bersendikan syariat Islam, dan syariat bersumber dari Al-Qur’an.

‎“Makanya kita ingin mengajak masyarakat kembali ke surau, kembali ke masjid,” ujarnya.

‎Arlon menambahkan, masjid yang akan dibangun nantinya diperkirakan mampu menampung sekitar 3.000 jamaah. Sementara rumah gadang yang dibangun akan menyesuaikan luas lahan yang tersedia.

‎Di kawasan tersebut juga direncanakan pembangunan aula yang dapat dimanfaatkan masyarakat Minangkabau untuk berbagai kegiatan sosial.

‎“Nanti bisa dipakai untuk kegiatan silaturahmi, rapat, hajatan, atau kegiatan positif lainnya,” katanya.
‎‎
‎Sementara itu, H. Arwin Pribadi, Majelis Tinggi IKSB Kota Batam, mengajak seluruh pengurus dan anggota IKSB, termasuk 18 Ikatan Kecamatan di Batam, untuk bersama-sama mendukung pembangunan masjid dan rumah gadang tersebut.

‎Ia juga mengimbau seluruh warga Batam yang berasal dari Sumatera Barat agar ikut berpartisipasi dan memiliki niat baik dalam mewujudkan rencana pembangunan tersebut.

‎“Mari kita dukung bersama-sama ketua pembangunan yang sudah terpilih. Mudah-mudahan dengan kerja sama dan saling bahu membahu, beban yang berat bisa kita selesaikan bersama,” ujarnya. (*)

Artikel IKSB Batam Siap Bangun Masjid Agung dan Rumah Gadang, Anggaran Diperkirakan Rp10 Miliar ‎ pertama kali tampil pada Metropolis.

PT Pradana Samudra Lines Tanggung Santunan dan Biaya Pemakaman Kru Korban Tug Boat Mega

0
Kecelakaan kerja kembali terjadi di kawasan galangan kapal PT ASL Marine Shipyard, Tanjunguncang, Batam. Insiden terbaliknya tug boat Mega saat memandu kapal tanker Kyparissia berbendera Malta pada Jumat (6/3). Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Manajemen PT Pradana Samudra Lines memastikan akan menanggung seluruh santunan, asuransi, hingga biaya pemakaman para korban dalam insiden tenggelamnya kapal tug boat yang terjadi di perairan kawasan galangan kapal PT ASL Tanjung Uncang, Kota Batam, Jumat (6/3/).

Manajer Agensi PT Pradana Samudra Lines, Moh. Fatur Akbar, mengatakan pihak perusahaan bertanggung jawab penuh terhadap para kru kapal yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Menurutnya, seluruh proses santunan hingga pemakaman korban akan ditangani oleh perusahaan.

“Kami memberikan santunan kepada korban, mengeluarkan asuransi, serta menanggung seluruh biaya pemakaman baik di dalam maupun luar kota sampai proses pemakaman selesai,” kata Fatur di Batam, Sabtu (7/3).

Baca Juga: Tarik Tanker di Dock ASL, Tug Boat Mega Tenggelam, Tiga Tewas Satu Hilang

Ia menjelaskan, saat kejadian terdapat lima orang kru di dalam kapal tug boat yang tengah melakukan asist atau membantu manuver kapal lain di perairan dekat jetty galangan kapal PT ASL.

Fatur menegaskan bahwa para kru tersebut berada di bawah manajemen PT Pradana Samudra Lines sebagai penyedia awak kapal. Dengan demikian, hubungan kerja para kru tidak berada di bawah manajemen PT ASL.

“Kami adalah manajemen kru. Para kru memiliki kontrak kerja langsung dengan perusahaan kami. Jadi kami yang mengelola dan menyediakan kru untuk kapal yang digunakan oleh perusahaan lain,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan kru yang selamat, insiden terjadi ketika kondisi cuaca dan arus laut cukup kuat sehingga kapal tug boat terdorong ombak dan kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terbalik.

Menurut Fatur, saat kejadian sebagian kru berada di luar kapal untuk memperbaiki tali penarik, sementara beberapa kru lainnya masih berada di dalam kapal. Kondisi arus laut yang cukup kuat membuat para kru kesulitan menyelamatkan diri ketika kapal mulai terbalik.

“Menurut keterangan kru yang selamat, arus laut cukup kuat sehingga mereka kesulitan menyelamatkan diri. Namun kami memastikan seluruh kru bekerja sesuai prosedur operasi standar (SOP),” ujarnya.

Ia menambahkan pihak perusahaan juga telah berkomunikasi dengan keluarga para korban dan memastikan seluruh proses pemakaman dilakukan di Batam sesuai dengan kesepakatan keluarga.

“Kami sudah berkomunikasi dengan keluarga korban dan mereka sudah menerima penjelasan dari perusahaan,” kata Fatur.

Sebelumnya, kapal tug boat yang tengah membantu menarik kapal tanker Kyparissia terbalik di perairan PT ASL Tanjung Uncang sekitar pukul 14.30 WIB. Kantor Pencarian dan Pertolongan menerima laporan kejadian tersebut beberapa jam kemudian dan langsung mengerahkan tim untuk melakukan pencarian.

Dari lima orang kru yang berada di atas kapal, tiga orang ditemukan meninggal dunia yakni Abdul Rahman selaku kapten kapal, Guntur Pardede sebagai chief, serta Jhonson Bertuahman Damanik yang menjabat kepala kamar mesin (KKM).

Satu kru lainnya, M. Habib Ansyari, berhasil selamat, sementara Yusuf Tankin yang bertugas sebagai second engineer hingga kini masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor SAR Tanjungpinang, Vessel Traffic Service (VTS) Batam, Polairud Polda Kepri, serta pihak PT ASL Batam. (*)

Artikel PT Pradana Samudra Lines Tanggung Santunan dan Biaya Pemakaman Kru Korban Tug Boat Mega pertama kali tampil pada Metropolis.

Polisi Masih Lengkapi Berkas Perkara Pembacokan Korlap SPPG Sei Pelunggut

0
Korlap SPPG Sei Pelunggut berinisial S menjalani perawatan di rumah sakit usai dibacok rekan kerja. F. Yofi Yuhendri/Batam Pos.

batampos – Penyidik Polsek Sagulung tengah melengkapi berkas perkara kasus pembacokan terhadap koordinator lapangan (korlap) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sei Pelenggut yang dilakukan oleh seorang sekuriti berinisial P (29).

Pelaku sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga membacok korban menggunakan senjata tajam.

Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris mengatakan, berkas perkara kasus tersebut sempat dikembalikan oleh Kejaksaan Negeri Batam kepada penyidik atau P19 karena dinilai belum lengkap.

“Ada beberapa petunjuk dari jaksa yang harus dilengkapi. Saat ini berkas perkara sedang kami lengkapi,” ujar Aris, Jumat (6/3).

Ia menjelaskan, setelah seluruh petunjuk jaksa dipenuhi, penyidik akan segera melimpahkan kembali berkas perkara tersebut ke Kejaksaan Negeri Batam.

“Jika nanti berkas dinyatakan lengkap atau P21, maka tersangka dan barang bukti akan segera kami limpahkan,” katanya.

Dalam kasus ini, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian korban, pakaian pelaku, serta sepeda motor yang digunakan pelaku untuk melarikan diri.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 353 ayat (2) jo Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan berencana dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

“Pelaku sudah mengakui perbuatannya. Kami akan segera merampungkan berkas agar perkara ini bisa segera disidangkan,” tutup Aris.

Sebelumnya, tim gabungan Satreskrim Polresta Barelang bersama Unit Reskrim Polsek Sagulung berhasil menangkap tersangka P di kawasan Tembesi, Sagulung, pada 27 Desember 2025.

Pelaku sempat melarikan diri selama sekitar sepekan setelah melakukan pembacokan terhadap korban yang merupakan korlap SPPG Sei Pelunggut.(*)

Artikel Polisi Masih Lengkapi Berkas Perkara Pembacokan Korlap SPPG Sei Pelunggut pertama kali tampil pada Metropolis.

Tarik Tanker di Dock ASL, Tug Boat Mega Tenggelam, Tiga Tewas Satu Hilang

0
Kecelakaan kerja kembali terjadi di kawasan galangan kapal PT ASL Marine Shipyard, Tanjunguncang, Batam. Insiden terbaliknya tug boat Mega saat memandu kapal tanker Kyparissia berbendera Malta pada Jumat (6/3). Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap satu korban yang hilang dalam insiden tenggelamnya tug boat Mega di perairan PT ASL Shipyard, Tanjung Uncang, Kota Batam. Hingga Sabtu (7/3), korban bernama Yusuf Tankin yang merupakan kru kapal masih belum ditemukan.

Komandan Pos Basarnas Batam, Dedius, mengatakan upaya pencarian terus dilakukan sejak insiden terjadi pada Jumat (6/3). Namun hingga kini tim penyelamat belum berhasil menemukan korban yang diduga masih terjebak di dalam kapal. “Satu korban belum ditemukan,” kata Dedius.

Peristiwa kecelakaan laut tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB di perairan PT ASL Shipyard Tanjunguncang, Batuaji. Saat itu sebuah kapal tanker Kyparissia yang hendak naik dok di jetty PT ASL sedang ditarik oleh tug boat Mega yang berfungsi membantu proses manuver kapal.

Baca Juga: Insiden Tug Boat di ASL Terjadi Setelah Peringatan Menaker Soal Keselamatan Kerja

Namun saat proses penarikan berlangsung, tug boat Mega diduga kehilangan keseimbangan akibat hembusan angin kencang. Kapal kemudian terbalik dan tenggelam di lokasi kejadian.

Saat insiden terjadi terdapat lima orang kru di atas kapal. Dari jumlah tersebut, satu orang berhasil selamat, tiga orang ditemukan meninggal dunia, sementara satu orang lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang.

Korban yang berhasil selamat diketahui bernama M. Habib Ansyari yang merupakan anak buah kapal (ABK). “Yang selamat saat ini berada di Polairud untuk dimintai keterangan,” ujar Dedius.

Sementara tiga korban meninggal dunia masing-masing Abdul Rahman selaku kapten kapal, Guntur Pardede yang menjabat sebagai chief, serta Jhonson Bertuahman Damanik sebagai kepala kamar mesin (KKM). Ketiganya telah dievakuasi ke Rumah Sakit Mutiara Aini Batam sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Berdasarkan pantauan di lapangan, pihak keluarga meminta agar jenazah para korban dipulangkan tanpa dilakukan autopsi. Pemulangan jenazah dilakukan secara bertahap sejak dini hari sekitar pukul 01.00 WIB setelah keluarga berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

Jenazah Guntur Pardede dipulangkan ke rumah keluarga di Tiban Kampung. Sementara Abdul Rahman dibawa ke Taman Sari, Tiban, dan Jhonson Bertuahman Damanik dipulangkan ke kawasan Tembesi, Kecamatan Batuaji.

Dedius menjelaskan proses pencarian korban hilang mengalami kendala karena adanya tumpahan minyak di sekitar lokasi kejadian. “Saat ini ruang di dalam kapal sudah dipenuhi minyak sehingga penyelaman belum bisa dilakukan. Rencananya kapal tug boat akan ditarik ke tepi agar memudahkan proses evakuasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Batuaji AKP Bayu Rizky Subagyo mengatakan pihaknya belum dapat memastikan kondisi korban yang masih hilang. Menurutnya, pada malam hari setelah kejadian sempat terdengar komunikasi dari dalam kapal. “Tadi malam masih ada komunikasi dengan korban yang terjebak di dalam kapal, namun penyelam terkendala minyak yang memenuhi lokasi,” katanya.

Pihak keluarga korban berharap Yusuf Tankin dapat segera ditemukan. Roy, salah satu kerabat korban, mengatakan Yusuf yang bertugas sebagai second engineer merupakan pamannya yang telah berusia sekitar 60 tahun. “Kami masih berharap beliau ditemukan dalam keadaan selamat, apalagi sempat ada kabar terdengar suara dari dalam kapal,” ujarnya.

Hingga Sabtu siang, tim SAR gabungan masih bersiaga di lokasi kejadian untuk melanjutkan proses pencarian korban yang hilang. (*)

Artikel Tarik Tanker di Dock ASL, Tug Boat Mega Tenggelam, Tiga Tewas Satu Hilang pertama kali tampil pada Metropolis.

Insiden Tug Boat di ASL Terjadi Setelah Peringatan Menaker Soal Keselamatan Kerja

0
Kecelakaan kerja kembali terjadi di kawasan galangan kapal PT ASL Marine Shipyard, Tanjunguncang, Batam. Insiden terbaliknya tug boat Mega saat memandu kapal tanker Kyparissia berbendera Malta pada Jumat (6/3). Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Kecelakaan kerja kembali terjadi di kawasan galangan kapal PT ASL Marine Shipyard, Tanjunguncang, Batam. Insiden terbaliknya tug boat Mega saat memandu kapal tanker Kyparissia berbendera Malta pada Jumat (6/3) kini menyisakan satu korban yang masih hilang dan kembali menyoroti persoalan keselamatan kerja di kawasan tersebut.

Hingga Sabtu (7/3) siang, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap Yusuf Tankin, kru kapal yang menjabat sebagai second engineer. Korban diduga terjebak di dalam tug boat yang terbalik di perairan dekat jetty PT ASL.

Informasi yang dihimpun dari lapangan menyebutkan, pada malam setelah kejadian tim penyelam sempat mendengar suara ketukan dari dalam badan kapal. Ketukan tersebut diduga berasal dari korban yang masih hidup dan mencoba meminta pertolongan dari dalam kapal yang terbalik.

Baca Juga: Menaker Ancam Tutup PT ASL Shipyard

Namun proses penyelaman terkendala kondisi di sekitar kapal yang dipenuhi tumpahan minyak dan oli sehingga menyulitkan tim penyelamat. Setelah beberapa waktu, suara ketukan dari dalam kapal tidak lagi terdengar saat tug boat tersebut akhirnya tenggelam sepenuhnya.

Sejumlah sumber di lapangan menyayangkan lambatnya proses penanganan awal saat kejadian. Padahal di area galangan kapal terdapat berbagai peralatan berat seperti crane yang dinilai dapat membantu proses evakuasi kapal dengan lebih cepat.

“Di lokasi galangan sebenarnya tersedia banyak alat untuk membantu evakuasi, namun penanganan dianggap lambat sehingga peluang menyelamatkan korban menjadi kecil,” ujar salah satu sumber di lokasi kejadian.

Baca Juga: Pasca Sejumlah Kecelakaan, Menaker Datangi PT ASL dan Tegaskan Nol Toleransi Pelanggaran K3

Dalam insiden tersebut terdapat lima orang kru di atas tug boat Mega. Satu orang kru selamat, tiga lainnya ditemukan meninggal dunia, yakni Abdul Rahman selaku kapten kapal, Guntur Pardede sebagai chief, serta Jhonson Bertuahman Damanik yang menjabat kepala kamar mesin (KKM).

Ketiga korban telah dievakuasi ke RS Mutiara Aini Batam sebelum akhirnya dipulangkan kepada keluarga masing-masing. Sementara pencarian terhadap Yusuf Tankin masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Kecelakaan ini kembali menambah daftar panjang insiden kerja di galangan kapal PT ASL. Dalam kurun sekitar satu tahun terakhir tercatat sedikitnya lima kejadian kecelakaan kerja di kawasan tersebut, dengan tiga di antaranya merupakan insiden fatal yang menimbulkan korban jiwa.

Peristiwa paling mematikan terjadi pada 15 Oktober 2025 ketika kapal tanker Federal II terbakar hebat di area galangan. Ledakan di dalam tangki kapal menewaskan sedikitnya 14 pekerja dan melukai sejumlah lainnya.

Rentetan kejadian tersebut sebelumnya telah menjadi perhatian pemerintah pusat. Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli bahkan sempat meninjau langsung galangan kapal PT ASL pada 24 Februari lalu untuk memastikan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) berjalan optimal.

Dalam kunjungan itu, Yassierli menegaskan bahwa kecelakaan kerja yang menimbulkan korban jiwa tidak boleh kembali terjadi. Ia juga mengingatkan manajemen perusahaan agar serius menindaklanjuti berbagai temuan pengawasan terkait penerapan standar keselamatan kerja.
“Kita ingin memastikan pekerja bisa bekerja dengan aman. Datang sehat, pulang juga dengan selamat,” tegas Yassierli saat itu.

Namun insiden terbaru ini kembali memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas penerapan K3 di kawasan galangan kapal tersebut, sekaligus menjadi pengingat keras atas peringatan yang sebelumnya telah disampaikan pemerintah terkait pentingnya keselamatan pekerja di sektor industri galangan kapal. (*)

Artikel Insiden Tug Boat di ASL Terjadi Setelah Peringatan Menaker Soal Keselamatan Kerja pertama kali tampil pada Metropolis.

Kewajiban Aktivasi Akun Coretax dalam Mendukung Modernisasi Administrasi Perpajakan

0

REFORMASI perpajakan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) merupakan upaya pembenahan berbagai aspek yang dilakukan secara berkelanjutan. Reformasi perpajakan dalam beberapa fase yaitu Reformasi Perpajakan Jilid I, Reformasi Perpajakan Jilid II, dan Reformasi Perpajakan Jilid III.

Salah satu inovasi penting yang diluncurkan dalam Reformasi Perpajakan Jilid III adalah Coretax Administration System (Coretax), sebuah platform digital terpadu yang dirancang untuk menyederhanakan sekaligus memodernisasi seluruh proses administrasi perpajakan. Kehadiran sistem ini menandai era baru pelayanan pajak yang lebih cepat, transparan, dan terintegrasi.

Seiring diberlakukannya sistem ini, setiap wajib pajak diwajibkan untuk melakukan aktivasi akun Coretax sebagai langkah awal dalam memanfaatkan berbagai fitur dan layanan yang telah disediakan. Kewajiban aktivasi akun Coretax bukan sekadar aturan teknis, melainkan fondasi dari pemanfaatan layanan digital perpajakan.

Melalui aktivasi akun, wajib pajak memperoleh identitas digital resmi yang digunakan untuk mengakses berbagai layanan dalam satu platform terpadu. Identitas ini mencakup data dasar wajib pajak, kredensial keamanan, serta otorisasi akses terhadap fitur administrasi dan kepatuhan pajak. Proses aktivasi ini memastikan bahwa data wajib pajak tercatat dengan benar dalam sistem dan dapat digunakan secara optimal untuk mendukung pengelolaan perpajakan yang modern.

Salah satu alasan penting diwajibkannya aktivasi akun Coretax adalah kebutuhan akan sistem data perpajakan yang lebih akurat, real-time, dan dapat terintegrasi dengan berbagai instansi pemerintah maupun pihak ketiga. Dalam sistem perpajakan konvensional, data wajib pajak tersebar di berbagai aplikasi, sehingga rentan terjadi ketidaksesuaian dan membutuhkan waktu lebih lama dalam proses verifikasi.

Melalui Coretax, seluruh data tersentralisasi dalam satu ekosistem digital, sehingga analisis risiko, pemantauan kepatuhan, dan pemberian layanan dapat dilakukan dengan pendekatan yang lebih efisien dan akurat. Aktivasi akun menjadi pintu masuk untuk membangun ekosistem data yang terpadu ini.

Selain itu, aktivasi akun Coretax memberikan banyak manfaat bagi wajib pajak sendiri. Dengan akun tersebut, wajib pajak dapat mengakses berbagai layanan seperti pembaruan profil, pengecekan status NPWP, pengelolaan faktur pajak, pelaporan SPT, permohonan insentif, hingga pengajuan keberatan atau restitusi.

Semua layanan tersedia dalam satu dashboard yang mudah diakses kapan saja dan di mana saja. Proses yang sebelumnya memerlukan antrian panjang atau kunjungan ke kantor pajak kini dapat dilakukan secara daring dalam hitungan menit. Hal ini tidak hanya memudahkan wajib pajak, tetapi juga meningkatkan efisiensi pelayanan DJP.

Kewajiban aktivasi akun Coretax juga turut mendorong percepatan transformasi digital di lingkungan perpajakan. Dengan semakin banyaknya wajib pajak yang menggunakan layanan digital, DJP dapat mengalihkan sebagian sumber daya dari pekerjaan manual menuju fungsi yang lebih strategis seperti pengawasan, analisis risiko, dan peningkatan kualitas layanan.

Hal ini menciptakan sistem administrasi perpajakan yang lebih modern, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna. Transformasi ini juga sejalan dengan tuntutan zaman, di mana digitalisasi menjadi kunci dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas publik.

Dari perspektif masyarakat, kewajiban aktivasi ini merupakan bentuk partisipasi aktif dalam mendukung pembangunan nasional. Pajak adalah sumber utama pendapatan negara yang digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur.

Dengan memanfaatkan sistem Coretax, proses pemenuhan kewajiban perpajakan dapat dilakukan dengan lebih tertib, tepat waktu, dan sesuai ketentuan. Hal ini pada akhirnya akan memperkuat sistem perpajakan nasional dan mendukung keberlanjutan pembangunan.

Khususnya bagi Aparatur Sipil Negara, Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Republik Indonesia diwajibkan melakukan aktivasi akun wajib pajak serta pembuatan kode otorisasi / sertifikat elektronik melalui Sisten Inti Administrasi Perpajakan Direktorat Jenderal Pajak (CORETAX DJP) paling lambat tanggal 31 Desember 2025, hal ini sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 7 Tahun 2025.

Meski demikian, masih ada tantangan yang harus dihadapi dalam implementasi kewajiban aktivasi akun Coretax. Beberapa wajib pajak, terutama di daerah dengan akses internet terbatas atau kelompok masyarakat yang belum terbiasa dengan teknologi digital, mungkin memerlukan pendampingan tambahan.

Oleh karena itu, peran edukasi, sosialisasi, serta dukungan teknis dari DJP sangat penting untuk memastikan bahwa seluruh wajib pajak dapat beradaptasi dengan perubahan ini. Dengan pendekatan yang inklusif, penerapan Coretax diharapkan dapat berjalan lebih lancar dan merata.

Kesimpulannya, kewajiban aktivasi akun Coretax merupakan langkah strategis dalam mendukung modernisasi administrasi perpajakan di Indonesia. Aktivasi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi pemerintah dalam mengelola data perpajakan secara lebih efektif, tetapi juga mempermudah wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.

Coretax menjadi simbol dari transformasi menuju sistem perpajakan yang lebih transparan, efisien, dan berorientasi pada pelayanan. Dengan kepatuhan wajib pajak dan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat, modernisasi perpajakan melalui Coretax dapat menjadi fondasi kuat bagi masa depan tata kelola negara yang lebih baik.(*)

 

Oleh: Akhmad Faisal Fitrih

 

Artikel Kewajiban Aktivasi Akun Coretax dalam Mendukung Modernisasi Administrasi Perpajakan pertama kali tampil pada News.

Hang Nadim Siapkan 248 Penerbangan Tambahan untuk Mudik Lebaran 2026

0
Penumpang melakukan check-in di Bandaran Hang Nadim Batam, beberapa waktu lalu. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pengelola Bandara Internasional Hang Nadim menyiapkan ratusan penerbangan tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada periode arus mudik Lebaran 2026. Sebanyak 248 penerbangan tambahan diajukan sejumlah maskapai untuk melayani rute domestik selama masa angkutan hari raya tersebut.

Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam, Annang Setia Budhi, mengatakan penerbangan tambahan itu diajukan untuk melayani sekitar 24 rute domestik dari Batam. Penerbangan tambahan dijadwalkan berlangsung mulai 13 hingga 30 Maret 2026.

“Total ada sekitar 24 rute domestik. Untuk periode Lebaran ini ada pengajuan sekitar 248 extra flight dari maskapai,” ujar Annang , Jumat, (6/3).

Menurut Annang, sejumlah rute tujuan utama penerbangan tambahan antara lain Jakarta, Pekanbaru, Padang, Yogyakarta, dan Jambi. Dari seluruh rute tersebut, jalur Batam–Jakarta diperkirakan kembali menjadi yang paling padat selama musim mudik dan rute terpadat tetap Jakarta.

“Sejumlah maskapai yang mengajukan penerbangan tambahan tersebut antara lain Citilink, Super Air Jet, Lion Air, serta Sriwijaya Air,” katadia

Pengelola bandara juga memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada 18 Maret 2026. Pada hari tersebut, pergerakan penumpang diprediksi mencapai sekitar 18 ribu orang, baik yang berangkat maupun tiba di Bandara Hang Nadim.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pengelola bandara menyiapkan sejumlah langkah operasional.

Salah satunya dengan mengantisipasi perubahan tipe pesawat yang digunakan maskapai menjadi berkapasitas lebih besar.

Annang menjelaskan, beberapa maskapai berpotensi mengganti pesawat dari tipe narrow body menjadi pesawat berbadan lebar (wide body).

Perubahan ini memungkinkan jumlah penumpang yang datang dalam waktu bersamaan meningkat signifikan.

Sebagai contoh, rute Batam–Jakarta yang biasanya menggunakan pesawat tipe Boeing 737-900 dengan kapasitas sekitar 200 penumpang dapat diganti dengan pesawat berkapasitas hingga sekitar 400 penumpang dalam satu waktu.

“Kondisi ini perlu diantisipasi karena berpotensi menimbulkan antrean panjang di area check-in,” ujar Annang.

Saat ini Bandara Hang Nadim memiliki 28 konter check-in yang dinilai masih memadai untuk melayani penumpang. Namun pengaturan operasional tetap disiapkan guna mengantisipasi lonjakan penumpang secara bersamaan.

Selain penerbangan domestik, Annang memastikan layanan penerbangan rute Timur Tengah dari Batam masih berjalan normal. Hingga saat ini belum ada pemberitahuan pembatalan penerbangan.

“Penerbangan masih berjalan dua kali seminggu, kedatangan hari Rabu dan keberangkatan hari Sabtu,” katanya.(*)

Artikel Hang Nadim Siapkan 248 Penerbangan Tambahan untuk Mudik Lebaran 2026 pertama kali tampil pada Metropolis.

Ayo Awasi Polisi, Propam Polda Kepri Kenalkan QR Code Pengaduan

0
Sosialisasi sosialisasi penggunaan QR Code layanan pengaduan masyarakat (Yanduan) Propam Polri yang digelar bersamaan dengan kegiatan buka puasa bersama di Hotel Beverly, Jumat (6/3/2026). F. Istimewa

batampos – Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Kepulauan Riau menggandeng mahasiswa di Kota Batam untuk memperkuat pengawasan publik terhadap perilaku anggota kepolisian. Upaya itu dilakukan melalui sosialisasi penggunaan QR Code layanan pengaduan masyarakat (Yanduan) Propam Polri yang digelar bersamaan dengan kegiatan buka puasa bersama di Hotel Beverly, Jumat (6/3).

Kepala Bidpropam Polda Kepri, Kombes Pol Eddwi Kurniyanto, mengatakan kalangan mahasiswa memiliki peran penting sebagai mitra strategis dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas institusi kepolisian. Melalui sistem pengaduan berbasis QR Code tersebut, masyarakat dapat melaporkan dugaan pelanggaran yang dilakukan anggota Polri secara lebih mudah dan terpantau.

“Kami mengundang rekan-rekan mahasiswa sebagai mitra strategis Polri untuk bersama-sama menjaga marwah institusi. Jika menemukan dugaan pelanggaran oleh anggota Polri, silakan melaporkan melalui QR Code Yanduan Propam Polri,” kata Eddwi.

Sosialisasi ini dihadiri sejumlah pejabat dan personel Bidpropam Polda Kepri, mulai dari para kepala subbidang, perwira, bintara hingga aparatur sipil negara di lingkungan Propam.

Selain itu, dosen dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Batam juga turut hadir, di antaranya Universitas Ibnu Sina, Universitas Batam, Universitas Internasional Batam, Universitas Riau Kepulauan, Universitas Putra Batam, Institut Agama Islam Hidayatullah Batam, dan Politeknik Batam.

Dalam pemaparannya, Eddwi menjelaskan bahwa setiap laporan yang masuk melalui sistem tersebut akan diproses secara transparan. Pelapor akan menerima bukti digital berupa Surat Penerimaan Pengaduan Propam (SP2) sebagai tanda bahwa laporan telah diterima secara resmi.

Selain itu, pelapor juga dapat memantau perkembangan penanganan kasus secara real-time hingga proses penanganan selesai. Mekanisme ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pengawasan internal Polri.

Menurut Eddwi, keterlibatan publik dalam mengawasi kinerja aparat kepolisian merupakan bagian penting dalam mendorong terwujudnya institusi Polri yang profesional dan akuntabel.

“Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat, khususnya mahasiswa, semakin memahami mekanisme pengaduan terhadap dugaan pelanggaran anggota Polri dan berani memanfaatkan saluran resmi yang telah disediakan,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut kemudian ditutup dengan buka puasa bersama antara personel Bidpropam Polda Kepri dan para mahasiswa. Suasana berlangsung hangat dan akrab, sebelum diakhiri dengan sesi foto bersama.(*)

Artikel Ayo Awasi Polisi, Propam Polda Kepri Kenalkan QR Code Pengaduan pertama kali tampil pada Metropolis.

Peringatan Nuzulul Qur’an, Amsakar Ajak Warga Batam Cintai Al-Qur’an

0
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyantuni anak yatim saat berbuka puasa bersama dan peringatan Malam Nuzulul Qur’an tingkat Kota Batam di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Batuaji, Jumat (6/3/2026). F. Humas Diskominfo Batam/Dheo Ananda Putra

batampos – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, berbuka puasa bersama 1.200 anak yatim dalam peringatan Nuzulul Qur’an tingkat Kota Batam di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Kecamatan Batuaji, Jumat (6/3).

Dalam momentum tersebut, Amsakar mengajak masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sekaligus membumikan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan yang dihadiri ribuan masyarakat itu diawali dengan buka puasa bersama, termasuk bersama 1.200 anak yatim. Acara kemudian dilanjutkan dengan salat tarawih berjemaah serta puncak peringatan Nuzulul Qur’an.

Baca Juga: Awal 2026, Nilai Ekspor Batam Turun Jadi US$1,59 Miliar

Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga menyalurkan santunan kepada 1.200 anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan.

Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an menjadi momentum penting untuk memperkuat kecintaan umat Islam terhadap Al-Qur’an sekaligus mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

“Momentum Nuzulul Qur’an harus kita maknai sebagai pengingat untuk semakin mencintai Al-Qur’an. Harapannya, nilai-nilai Al-Qur’an tidak hanya dibaca, tetapi juga benar-benar membumi dalam kehidupan masyarakat Batam,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan sisa waktu Ramadan dengan memperbanyak ibadah serta meningkatkan kualitas diri.

“Kita telah memasuki 17 Ramadan. Mari kita bertekad memberikan makna terbaik bagi Ramadan tahun ini. Jadikan ikhtiar kita pada Ramadan 1447 Hijriah lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, karena kita tidak pernah tahu apakah masih dipertemukan kembali dengan Ramadan di tahun mendatang,” katanya.

Baca Juga: Warga Batam Keluhkan Sulitnya Dapat Uang Pecahan Baru, Kuota Aplikasi Cepat Habis

Peringatan malam Nuzulul Qur’an tersebut turut diisi tausiah oleh Ustaz Abdil Muhajir yang mengulas keutamaan dan mukjizat Al-Qur’an.

Suasana semakin khidmat dengan penampilan penyanyi religi M. Alfin Habib yang membawakan sejumlah lagu bernuansa Islami.

Kegiatan ini juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua TP-PKK Kota Batam, Erlita Amsakar; Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah; Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Batam, Erdawati Firmansyah, pejabat di lingkungan Pemko Batam dan BP Batam, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta ribuan warga yang memadati masjid terbesar di Kota Batam tersebut. (*/adv)

Artikel Peringatan Nuzulul Qur’an di Batam, Amsakar Ajak Warga Cintai Al-Qur’an pertama kali tampil pada Metropolis.