Kabid Koperasi dan Usaha Mikro Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Anambas, Isma Susanti. F. Noven Simanjuntak untuk Batam Pos.
batampos – Sebanyak 42 unit Koperasi Merah Putih di Kabupaten Kepulauan Anambas yang telah diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto pada Senin (21/7), hingga kini belum menjalankan kegiatan usahanya secara maksimal.
Seluruh koperasi tersebut masih menghadapi kendala administrasi, terutama terkait izin usaha dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Anambas, Isma Susanti, membenarkan bahwa koperasi-koperasi yang telah dibentuk belum memulai operasionalnya.
“Legalitas dasarnya memang sudah ada dari Kemenkumham, tapi izin usaha dan NPWP masih dalam proses pengurusan,” ujar Isma, Jumat (25/7).
Menurutnya, penyelesaian izin ini bergantung pada inisiatif masing-masing pengurus koperasi di tingkat desa. Pihaknya hanya dapat memberikan pendampingan dan dorongan agar proses administrasi bisa segera diselesaikan.
“Itu semua tergantung koperasi desanya. Kami dari dinas terus mengingatkan agar segera dilengkapi,” katanya.
Selain izin, persoalan modal juga menjadi hambatan utama. Bantuan permodalan dari pemerintah baru bisa dicairkan apabila koperasi telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi yang berlaku.
“Kalau izin lengkap, baru bisa diusulkan bantuannya. Itu sesuai regulasi,” jelas Isma.
Rata-rata koperasi Merah Putih ini dirancang untuk bergerak di sektor usaha kebutuhan pokok seperti sembako dan usaha cold storage atau penyimpanan ikan beku. Bidang ini dinilai strategis untuk menopang ekonomi masyarakat di wilayah kepulauan.
Isma berharap, seluruh koperasi tersebut dapat segera aktif dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian desa.
“Koperasi Merah Putih ini pondasi penting untuk menggerakkan ekonomi rakyat, terutama di daerah pesisir,” pungkasnya. (*)
Penampakan kapal pengangkut paket tanpa dokumen yang disergap aparat Bea Cukai Batam. F. Bea Cukai untuk Batam Pos.
batampos – Bea Cukai Batam kembali melakukan penindakan terhadap praktik pengangkutan barang kiriman ilegal tanpa dokumen kepabeanan di wilayah perairan Batu Besar, Batam pada Senin malam (21/7) sekira pukul 22.00 WIB.
Kapal patroli BC 1403, bersama BC 15028 dan BC 15041, bergerak cepat setelah menerima informasi dari masyarakat mengenai keberangkatan kapal Nasya yang diduga berlayar tanpa kelengkapan dokumen resmi.
“Objek terpantau menuju Tanjung Uban, dan tim segera melakukan pengejaran. Kapal berhasil dihentikan di perairan Batu Besar,” ujar Kepala Bea Cukai Batam, Zaky Firmansyah, Jumat (25/7).
Kapal Nasya dinakhodai oleh pria berinisial S (38) dengan satu anak buah kapal (ABK) berinisial S (48). Mereka berlayar dari Batu Besar, Nongsa menuju Mentigi, Tanjung Uban, tanpa dokumen kepabeanan.
Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sebanyak 266 koli barang kiriman tanpa dilengkapi dokumen sah. Saat ini, nilai barang masih dalam proses penghitungan oleh pihak Bea Cukai.
“Atas temuan tersebut, kapal kami segel dan dibawa ke Dermaga Bea Cukai Tanjung Uncang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kami masih mendalami jenis barang, jalur distribusi, dan potensi pelanggaran lainnya,” jelas Zaky. (*)
OT, kurir narkoba yang menyembunyikan sabu dalam dubur saat ditangkap di Bandara Hang Nadim, Batam. F. Bea Cukai untuk Batam Pos.
batampos – Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat hampir 190 gram digagalkan petugas Bea dan Cukai Batam di Bandara Internasional Hang Nadim, Selasa (22/7/2025). Barang haram itu disembunyikan di dalam tubuh seorang penumpang berinisial OT.
Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, Zaky Firmansyah, mengatakan penindakan bermula dari profiling penumpang rute Batam – Surabaya – Lombok. OT menunjukkan gerak-gerik mencurigakan saat pemeriksaan X-Ray, mulai dari cara berjalan hingga ekspresi gugup.
“Pemeriksaan awal mengungkap lilitan lakban pada bagian dalam pakaian, yang menguatkan kecurigaan petugas,” ujar Zaky, Jumat (25/7).
Setelah dibawa ke ruang pemeriksaan khusus, ditemukan tiga bungkus kristal putih yang disembunyikan di area dubur. Pengujian menggunakan narcotest reagent U menunjukkan hasil positif methamphetamine atau sabu. Total berat bruto mencapai 188,9 gram.
Dari hasil pemeriksaan, OT mengaku diperintahkan oleh seorang pria berinisial PI, yang dikenalnya di tempat hiburan malam di Tanjung Balai Karimun.
“Ia dijanjikan upah Rp5 juta per bungkus, sementara tiket dan penginapan dibiayai penuh oleh PI,” kata Zaky. OT menerima sabu dari pria lain berinisial SH, seorang residivis kasus narkotika, di sebuah hotel di Lubuk Baja.
Seluruh barang bukti dan tersangka telah diserahkan ke Polda Kepri untuk proses hukum lebih lanjut. Zaky menyebut keberhasilan penindakan ini menyelamatkan potensi kerugian negara dari biaya rehabilitasi sebesar Rp1,5 miliar. (*)
batampos – Kesepian bukan sekadar perasaan kosong. Kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan fisik dan mental secara serius, bahkan bisa menyebabkan kematian.
Dilansir dari berbagai sumber, kesepian terbagi menjadi dua jenis. Studi dari Berlin Aging Study menjelaskan dua kategori kesepian yang umum dialami:
1. Social Loneliness: Kesepian akibat minimnya interaksi sosial, seperti tidak memiliki teman untuk beraktivitas bersama.
2. Emotional Loneliness: Kesepian akibat tidak memiliki seseorang untuk berbagi cerita atau emosi secara mendalam.
Laporan terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Juni 2025 mencatat bahwa kesepian menyebabkan lebih dari 871.000 kematian setiap tahun di seluruh dunia—setara dengan satu kematian setiap jam.
“Kesepian adalah rasa lapar sosial. Seperti tubuh butuh makan, jiwa pun butuh koneksi,” ujar Dr Vivek Murthy, Ketua Komisi WHO.
Lebih lanjut, kesepian juga meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan, antara lain:
Risiko stroke naik 32%
Risiko penyakit jantung naik 29%
Penurunan kognitif dan demensia
Depresi dua kali lipat
Meningkatkan keinginan bunuh diri
WHO mencatat tingkat kesepian lebih tinggi terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah, yakni sebesar 24%, dibandingkan dengan 11% di negara-negara maju. (*)
Ketua Tim Perlindungan BP3MI Kepri, Darman Sagala. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.
batampos – Situasi konflik yang tengah memanas antara Thailand dan Kamboja menimbulkan kekhawatiran bagi keluarga pekerja migran asal Indonesia, termasuk dari Provinsi Kepulauan Riau.
Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepri mencatat, terdapat lima warga asal Kota Tanjungpinang yang saat ini dilaporkan masih berada di Kamboja.
Laporan tersebut diterima dari pihak keluarga yang mengkhawatirkan keselamatan kerabatnya di tengah eskalasi konflik kawasan.
“Ada lima orang, ini laporan dari keluarga yang merasa anggota keluarganya bekerja di Kamboja,” kata Ketua Tim Perlindungan BP3MI Kepri, Darman Sagala, Jumat (25/7).
Darman menyebutkan, hingga kini BP3MI belum memiliki data pasti terkait jumlah warga Kepri yang berada di Kamboja. Sebab, negara tersebut bukan merupakan negara tujuan resmi penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
“Kamboja bukan negara penempatan resmi. Mayoritas dari mereka diduga bekerja secara ilegal atau sembunyi-sembunyi,” jelasnya.
Di sisi lain, Kantor Imigrasi Tanjungpinang juga belum menerima laporan resmi mengenai keberadaan warga Tanjungpinang di kawasan konflik Kamboja dan Thailand.
“Kita belum mendapatkan data jumlahnya. Sejauh ini memang masih belum ada laporan masuk,” ujar Humas Imigrasi Tanjungpinang, Ryawantri.
Situasi keamanan yang tidak stabil di kawasan perbatasan Kamboja dan Thailand menimbulkan kekhawatiran meningkatnya risiko keselamatan bagi WNI yang bekerja tanpa perlindungan resmi pemerintah. (*)
batampos – Menurunkan berat badan tak melulu harus dilakukan dengan olahraga. Sebuah studi menunjukkan bahwa menonton film horor juga bisa membantu membakar kalori secara signifikan.
Dilansir dari berbagai sumber, studi yang dilakukan Universitas Westminster pada 2012 mengukur jumlah kalori yang terbakar saat seseorang menonton film horor.
Dalam penelitian itu, peneliti memantau asupan oksigen, detak jantung, serta keluarnya karbon dioksida dari para peserta yang menyaksikan 10 film horor populer asal luar negeri.
Hasilnya mengejutkan: film-film dengan adegan menegangkan dan jump scare ternyata bisa memicu pembakaran kalori yang cukup besar. Lonjakan adrenalin yang dipicu rasa takut membuat jantung berdetak lebih cepat dan meningkatkan pengeluaran energi, hampir setara dengan aktivitas ringan.
“Film horor membuat denyut nadi meningkat dan darah mengalir lebih cepat. Kondisi ini memicu adrenalin, meningkatkan stres, dan menurunkan nafsu makan,” jelas Richard McKenzie, pakar fisiologi dari Universitas Westminster.
Berikut 10 film horor yang paling banyak membakar kalori menurut studi tersebut:
1. The Shining (1980) – 184 kalori
2. Jaws (1975) – 161 kalori
3. The Exorcist (1973) – 158 kalori
4. Alien (1979) – 152 kalori
5. Saw (2004) – 133 kalori
6. A Nightmare on Elm Street (1984) – 118 kalori
7. Paranormal Activity (2007) – 111 kalori
8. The Texas Chainsaw Massacre (1974) – 107 kalori
9. The Blair Witch Project (1999) – 105 kalori
10. [Rec] (2007) – 101 kalori
Penelitian yang awalnya dilakukan atas permintaan perusahaan film Lovefilm ini menyimpulkan bahwa film horor bisa membakar kalori lebih banyak dibandingkan film drama romantis karena respons tubuh terhadap ketakutan yang intens.
Dua pelaku curas MR (18) dan FR (17) saat diringkus polisi.
batampos – Aksi nekat dua remaja meresahkan warga Sekupang, Batam. Bermodal ancaman kekerasan, keduanya menghadang dan merampas sepeda motor dari dua anak di Jalan Gajah Mada, Tiban, tepatnya di depan Perumahan Southlink, Sabtu malam (20/7). Pelaku bahkan sempat membawa korban berkeliling kota sebelum menurunkannya di kawasan Batam Center dan kabur dengan sepeda motor hasil rampasan.
Dua pelaku, masing-masing MR (18) dan FR (17), diketahui mengincar korban yang saat itu tengah mengendarai sepeda motor milik orang tuanya bersama seorang teman. Pelaku menghadang dan mengancam akan menusuk korban jika tidak menyerahkan motor. Karena takut, korban menyerahkan kendaraannya.
Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Sekupang. Tim opsnal yang dipimpin Kanit Reskrim IPTU M. Ridho bergerak cepat melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus pelaku pertama, MR, di kawasan Sagulung.
Dari hasil interogasi, MR mengaku beraksi bersama temannya, FR, yang kemudian juga berhasil diamankan tanpa perlawanan di lokasi berbeda.
“Dari hasil penyelidikan dan interogasi terhadap pelaku, diketahui bahwa keduanya memang sudah merencanakan aksi ini. Mereka sengaja memilih korban anak-anak yang dianggap mudah diintimidasi,” ujar IPTU Ridho, Jumat (25/7).
Selain meringkus dua pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Yamaha Jupiter Z warna merah hitam yang dicuri, lengkap dengan dokumen kendaraan (STNK dan BPKB) yang telah dikonfirmasi milik korban.
Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait, mengapresiasi kesigapan tim di lapangan dan mengingatkan bahwa tidak ada ruang bagi pelaku kriminal di wilayah hukumnya.
“Kami tegaskan, siapapun yang mencoba mengganggu ketertiban dan keamanan warga, akan kami tindak tegas. Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kriminal,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar aktif menjaga lingkungan dan segera melapor jika melihat tindakan mencurigakan.
“Semakin cepat laporan kami terima, semakin cepat pula kami bisa bertindak. Jangan ragu untuk melaporkan kejadian sekecil apapun ke Polsek Sekupang,” tambahnya.
Saat ini kedua pelaku telah diamankan di sel tahanan Polsek Sekupang dan tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Proses hukum akan terus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. (*)
Presiden Prabowo Subianto berjabat tangan dengan Ketua DPR RI Puan Maharani di antara Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka saat peluncuran logo HUT ke-80 RI. (Istimewa)
batampos – Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani merespons pernyataan Presiden RI sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menyebut hubungan PDIP dan Gerindra layaknya kakak beradik. Pernyataan Prabowo itu disebut-sebut sebagai isyarat mengajak PDIP untuk bergabung ke dalam pemerintahan.
Puan tak menampik, meski PDIP berada di luar pemerintahan sampai saat ini tetap menjaga hubungan baik.
“Iya, (PDIP-Gerindra) kakak adik,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/7).
Ketua DPR RI itu menyebut, hubungan antara kedua partai sudah terjalin erat sejak lama.
“Iya kan memang hubungannya baik, dari dulu kakak adik,” ucapnya.
Pernyataan itu merespons pidato Prabowo beberapa dalam acara peresmian Koperasi Desa Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah, pada Senin (21/7). Di hadapan Puan yang turut hadir, Prabowo menyebut Presiden pertama RI Sukarno, sebagai bapaknya juga.
Ia menyebut, semangat berdikari ala Bung Karno adalah milik seluruh bangsa Indonesia. Prabowo juga menyinggung pemikiran Marhaenisme dan pentingnya menjadikan kesejahteraan rakyat sebagai pijakan dalam pembangunan.
Ia pun mengaku, meski PDIP dan Gerindra sempat berada pada kubu berseberangan saat Pilpres 2024, hubungan di antara kedua partai tetap berjalan harmonis.
“Sebenernya PDIP sama Gerindra kakak adik ini. Tapi bener, kita ini karena apa ya, demokrasi kita kan diajarkan oleh negara barat jadi nggak boleh koalisi satu itu, memang bener, harus ada yang di luar. Ngoreksi kita, gitu, ngoreksi. Tapi, ya… sedulur (saudara),” pungkasnya. (*)
Media Briefing STARGAZER Cartenz and STARGAZER Cartenz X
batampos-PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) memperkenalkan filosofi desain dari dua model kendaraan terbarunya, STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X, dalam media briefing di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025.
Pada kesempatan ini, Exterior Designer Team 1 Hyundai Motor Company hadir langsung untuk menyampaikan visi artistik di balik pengembangan “The Real Indonesian Car” tersebut. STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan konsumen dalam menghadapi berbagai kondisi jalanan di Indonesia dengan memadukan desain modern, fitur, dan teknologi inovatif.
Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia, mengatakan, “Mobilitas tinggi masyarakat Indonesia telah menginspirasi Hyundai untuk hadir dengan solusi inovatif seperti STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X. Produksi kedua model ini pun sepenuhnya dilakukan di Indonesia dengan menerapkan standar kualitas global yang sekaligus mendukung inisiatif ekspor kami.”
STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X lebih dari sekadar versi facelift dari lini STARGAZER. Keduanya menampilkan pembaruan karakter desain yang lebih berani, sejalan dengan upaya Hyundai untuk mencapai presence beyond expectations dalam menghadirkan desain yang inovatif, teknologi canggih, dan fokus pada kepuasan pelanggan. STARGAZER terbaru ini mengusung siluet 2-box yang lebih gagah dengan kap mesin yang lebih tinggi dan memanjang serta dimensi yang lebih panjang 115 mm. Profil solid ini terinspirasi dari SUV premium yang diperkuat oleh DNA desain SUV flagship Hyundai, PALISADE.
Kesan tangguh pada STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X juga semakin kuat dengan grill yang lebih lebar, headlamp dan lampu belakang berbentuk huruf ‘H’ yang unik dan menegaskan identitas visualnya, serta detail menarik lainnya seperti bumper pahatan, garnish hitam, skid plate, side cladding, dan desain roda baru.
Penempatan DRL dan lampu kombinasi belakang yang tinggi juga dipertimbangkan khusus untuk kondisi lalu lintas padat di Indonesia, memastikan tampilan yang optimal dalam jarak kendaraan yang rapat.
Bagian interior terinspirasi dari desain furnitur untuk menciptakan ruang yang nyaman dan praktis. Perubahan utama di interior mencakup seamless multi-display berteknologi tinggi dengan posisi yang dioptimalkan untuk visibilitas yang lebih baik, lengkap dengan pencahayaan ambient di sekitarnya.
C-Pad dan konsol tengah juga didesain ulang dengan material yang lebih lembut. Sandaran tangan juga kini berfungsi sebagai grip bar, meningkatkan kegunaan dan karakter desain yang terinspirasi SUV.
Peningkatan fungsionalitas interior juga tampak dari penataan kompartemen yang lebih cerdas seperti open trays, coin tray, card holder, dan removable floor tray yang bisa berfungsi sebagai meja. Ruang penyimpanan yang besar di bawah konsol serta platform open source semakin memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna dalam menata barang.
Untuk melihat langsung desain STARGAZER Cartenz dan STARGAZER Cartenz X, kunjungi booth Hyundai di GIIAS 2025 yang terletak di Hall 2 ICE, BSD City, mulai tanggal 24 Juli sampai 3 Agustus 2025. Jelajahi pula seluruh produk dan layanan terbaru Hyundai serta nikmati pengalaman kepemilikan kendaraan terdepan bersama Hyundai.
Ikuti juga informasi terkait kegiatan dan produk terkini Hyundai di www.hyundai.com/id/id atau melalui berbagai kanal media sosial, yaitu Instagram HyundaiMotorIndonesia, YouTube Hyundai Motors Indonesia, Facebook Hyundai Motors Indonesia, dan X @HyundaiMotorID. (*)
Ita mengaku kehilangan uang sebesar Rp 210 juta di dalam mobilnya saat parkir di kawasan KPC Tiban. Terakhir diketahui laporan tersebut palsu lantaran Ita terlilit hutang.
batampos – Kepolisian Sektor Sekupang memastikan bahwa laporan kehilangan uang tunai senilai Rp 210 juta yang dilaporkan seorang guru di SMAN 24 Batam bernama Ita, 46, warga Tanjung Riau, Sekupang, adalah fiktif. Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui bahwa uang dalam jumlah besar yang diklaim raib di kawasan KFC Tiban, Sekupang, Senin (14/7), tersebut sebenarnya tidak pernah ada.
“Dari hasil penyelidikan kami, baik berdasarkan rekaman CCTv di lokasi kejadian maupun hasil konfirmasi dengan pihak Bank Bukopin, tidak ada bukti yang mendukung bahwa pelapor benar-benar kehilangan uang sebesar itu. Kami pastikan uang tersebut tak pernah ada,” tegas Kanit Reskrim Polsek Sekupang, Iptu Ridho Lubis, Kamis (24/7).
Awalnya, Ita mengaku baru saja menarik uang tunai Rp 210 juta dari Bank Bukopin cabang Nagoya, lalu menyimpannya di dalam mobil Suzuki Ignis oranye miliknya yang diparkir di halaman KFC Tiban. Ia kemudian melaporkan bahwa mobilnya dibobol dan uang tersebut raib.
Namun, setelah diselidiki, cerita itu terbukti tidak sesuai fakta. Rekaman CCTv di area parkir tidak menunjukkan adanya aktivitas mencurigakan atau upaya pembobolan terhadap kendaraan pelapor.
“Tidak ada pelaku yang mendekati mobil, tidak ada yang membobol. Mobil dalam keadaan utuh, dan tidak ada kerusakan,” jelas Ridho.
Tak hanya itu, penyidik juga mendalami keterangan Ita soal penarikan uang dari Bank Bukopin. Hasilnya, bank menyatakan bahwa Ita bukan nasabah aktif mereka dan tidak ada catatan transaksi penarikan dana dalam jumlah besar atas nama yang bersangkutan pada tanggal tersebut.
“CCTv bank juga sudah kami periksa. Tidak ada aktivitas pelapor menarik uang. Artinya, uang Rp 210 juta itu memang tidak pernah ada,” kata Ridho.
Dihadapkan dengan bukti-bukti tersebut, Ita akhirnya mengakui bahwa ia sengaja merekayasa laporan tersebut. Kepada penyidik, ia mengaku sedang mengalami tekanan karena memiliki utang dalam jumlah besar yang jatuh tempo pada hari kejadian.
“Pelapor mengaku punya utang yang harus segera dibayar. Karena merasa terdesak dan panik, ia membuat skenario pencurian untuk meyakinkan pihak tertentu agar tidak ditagih,” ungkap Ridho.
Disinggung mengenai asal utangnya, polisi menjawab tidak mendalami lebih jauh hal itu karena dianggap bersifat pribadi dan bukan fokus utama penyidikan.
“Masalah utangnya kami tidak gali lebih lanjut karena itu privasi. Yang kami dalami adalah keabsahan laporan curat itu. Kalau sampai kami buka detail soal utangnya, bisa menimbulkan kesan seolah-olah kami mendiskreditkan pelapor,” tambahnya.
Atas tindakan membuat laporan palsu, Ita kini terancam dijerat Pasal 220 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 1 tahun 4 bulan.
Ridho mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan kantor polisi sebagai pelarian dari persoalan pribadi seperti utang atau tekanan finansial lainnya.
“Kami sering temui kasus seperti ini. Ada yang lapor motor hilang padahal sebenarnya hanya ingin hindari penagihan leasing. Ini tidak bisa dibenarkan. Laporkanlah peristiwa yang benar-benar terjadi. Kalau memang ada kejadian, kami akan proses sesuai hukum. Tapi kalau tidak pernah terjadi, justru bisa dipidana,” imbaunya.
Ia juga menambahkan, tindakan seperti ini justru merugikan diri sendiri dan bisa mengganggu kerja aparat dalam menangani kasus-kasus yang benar-benar membutuhkan perhatian.
Sementara itu pantauan Batam Pos di SMAN 24 Batam di Tanjung Riau Sekupang, guru Ita tidak masuk kemarin. Diketahui Ita merupakan guru mata pelajaran Ekonomi di sekolah tersebut.
“Hari ini buk Ita gak masuk, ibuk itu ngajar ekonomi kelas 10 dan 11,” ujar salah seorang guru di sekolah tersebut. (*)