Senin, 4 Mei 2026
Beranda blog Halaman 1235

Polda Kepri Tunggu Hasil Audit BPK, 160 Saksi Sudah Diperiksa

0
Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri saat menggeledah kantor BP Batam.

batampos – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Kepri memastikan penyidikan dugaan korupsi proyek revitalisasi Dermaga Utara Batuampar masih terus berjalan. Saat ini, penyidik tengah menunggu hasil perhitungan kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang ditargetkan rampung pada akhir Agustus 2025.

Dirkrimsus Polda Kepri, Kombes Silverster Simamora, menegaskan perhitungan resmi dari BPK menjadi kunci kelanjutan perkara ini. “Kami masih menunggu. Mudah-mudahan akhir bulan ini sudah bisa kami sampaikan,” ujarnya, Jumat (22/8).

Silverster menambahkan, pihaknya tidak bisa mendesak BPK untuk mempercepat proses audit karena merupakan kewenangan instansi berbeda. “Tidak bisa, mungkin BPK juga banyak pekerjaan,” jelasnya.

Hingga saat ini, Polda Kepri belum menerapkan pencekalan terhadap pihak-pihak terkait. “Belum ada pencekalan, karena kan belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka,” tegas Silverster.

Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Kepri, Paksi, menuturkan sambil menunggu hasil audit BPK, penyidik tetap melanjutkan proses penyidikan. Hingga kini, sebanyak 160 saksi telah diperiksa.

Sebelumnya, Rabu (19/3), penyidik Subdit Tipikor melakukan penggeledahan di kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk mengumpulkan dokumen dan barang bukti tambahan terkait proyek strategis nasional tersebut.

Secara terpisah, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri mengonfirmasi telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polda Kepri pada akhir Februari lalu. Dalam SPDP tercantum tujuh nama terlapor yang berasal dari unsur ASN, pegawai BUMN, hingga pihak swasta.

Mereka adalah AM (ASN BP Batam), serta IAM, IMS, ASA, AH, IS, dan NVU. Hingga kini, status ketujuhnya masih sebagai terlapor dan belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

Sebagai informasi, proyek revitalisasi Dermaga Utara Batuampar digadang-gadang mampu meningkatkan efisiensi logistik di Batam dan kawasan perbatasan. Namun, pelaksanaannya yang terhenti justru menimbulkan dugaan adanya penyimpangan anggaran. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Polda Kepri Tunggu Hasil Audit BPK, 160 Saksi Sudah Diperiksa pertama kali tampil pada Metropolis.

Utamakan Keselamatan, Satpolairud Imbau Kru Kapal Lengkapi Life Jacket

0
Satpolairud Polresta Barelang melaksanakan kegiatan sambang dialogis dan sosialisasi penggunaan alat keselamatan di kawasan Pantai Tanjung Uma, Jumat (22/8).

batampos – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Barelang melaksanakan kegiatan sambang dialogis dan sosialisasi penggunaan alat keselamatan di kawasan Pantai Tanjung Uma, Jumat (22/8). Sosialisasi ini menyasar kru kapal motor kayu dan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM).

Kasat Polairud Polresta Barelang, Kompol I Kade Dwi Suryawandika, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir akan pentingnya keselamatan saat beraktivitas di laut.

“Keselamatan adalah yang utama. Kami mengimbau kru kapal motor kayu, nelayan, maupun tenaga kerja pelabuhan untuk tidak memaksakan diri berlayar ketika cuaca tidak memungkinkan,” ujarnya.

Selain imbauan keselamatan, petugas juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di area pelabuhan, terutama saat proses bongkar muat kapal. Para kru kapal pun diminta mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang bisa berubah sewaktu-waktu.

“Gunakan selalu life jacket atau life buoy sebagai perlengkapan standar setiap kali berlayar atau beraktivitas di laut. Ini demi keselamatan bersama,” tegas Kade.

Ia menambahkan, kegiatan serupa akan rutin digelar sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat pesisir. “Kami berkomitmen terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, sekaligus edukasi keselamatan di wilayah perairan,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin, mengimbau masyarakat agar waspada terhadap perubahan cuaca. Ia juga menekankan pentingnya setiap operator transportasi laut menyediakan perlengkapan keselamatan bagi penumpang.

“Perhatikan peringatan dini tentang hujan deras dan angin kencang, serta selalu pantau informasi cuaca dari sumber terpercaya,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Utamakan Keselamatan, Satpolairud Imbau Kru Kapal Lengkapi Life Jacket pertama kali tampil pada Metropolis.

Prabowo Resmi Copot Immanuel Ebenezer dari Jabatan Wamenaker

0
Tersangka kasus korupsi pemerasan sertifikasi K3 yang juga Wamenaker Immanuel Ebenezer atau Noel resmi di tahan KPK, Jakarta, Jumat (22/8/2025). (Salman/ Jawa Pos)

batampos– Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Immanuel Ebenezer alias Noel dari jabatan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker). Pencopotan tersebut dilakukan setelah Noel ditetapkan sebagai tersangka, kasus dugaan korupsi berupa pemerasan dalam pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan, pencopotan Noel dilakukan melalui penerbitan Surat Keputusan Presiden (Keppres) tentang pemberhentian Immanuel Ebenezer dari jabatan Wamenaker.

“Baru saja untuk menindaklanjuti hal tersebut Bapak Presiden telah menandatangani keputusan presiden tentang pemberhentian saudara Immanuel Ebenezer dari jabatannya sebagai wakil menteri ketenagakerjaan,” kata Prasetyo Hadi kepada wartawan, Jumat (20/8).

Prasetyo menegaskan, pemerintah menyerahkan sepenuhnya proses hukum yang menjerat Noel kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya, langkah tegas Presiden Prabowo sekaligus menjadi peringatan keras bagi pejabat pemerintahan.

“Kami berharap ini menjadi pembelajaran bagi kita semuanya, terutama bagi seluruh anggota Kabinet Merah Putih dan seluruh pejabat pemerintahan. Sekali lagi, Pak Presiden ingin kita semua bekerja keras, berupaya keras dalam memberantas tindak pidana korupsi,” tegasnya.

Sebelumnya, KPK menetapkan Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel sebagai tersangka kasus dugaan korupsi berupa pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3 di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). Selain Noel, terdapat delapan pejabat di lingkungan Kemenaker dan dua pihak swasta yang ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka di antaranya Irvan Bobby Mahendro selaku Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 tahun 2022–2025; Gerry Aditya Herwanto Putra selaku Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja tahun 2022–2025; serta Anitasari Kusumawati selaku Sub Koordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja 2020–2025.

Selanjutnya, Subhan selaku Sub Koordinator Keselamatan Kerja Dit Bina K3 tahun 2020–2025; Fahrurozi selaku Dirjen Biswanaker dan K3 pada Maret 2025–sekarang; Hery Sutanto selaku Direktur Bina Kelembagaan 2021–2025; Sekarsari Kartika Putri dan Supriadi selaku Koordinator; serta dua pihak swasta Temurila dan Miki Mahfud dari PT KEM Indonesia.

Penetapan tersangka ini dilakukan usai KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Noel pada Rabu (20/8) malam. Seluruh tersangka kemudian ditahan selama 20 hari pertama, terhitung 22 Agustus hingga 10 September 2025, di Rumah Tahanan (Rutan) Cabang KPK Gedung Merah Putih.

Mereka disangka melanggar Pasal 12 huruf (e) dan/atau Pasal 12B UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Prabowo Resmi Copot Immanuel Ebenezer dari Jabatan Wamenaker pertama kali tampil pada News.

Batam Dorong Transformasi Digital Lewat FGD Smart City

0
Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Mewujudkan Smart City Batam: Akselerasi Infrastruktur Digital, Sistem Pengadaan Digital, dan Proteksi Siber” pada Kamis (21/8). F. Istimewa

batampos – PT Karimun Amanah Nasional sukses menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Mewujudkan Smart City Batam: Akselerasi Infrastruktur Digital, Sistem Pengadaan Digital, dan Proteksi Siber” pada Kamis (21/8).

Kegiatan yang digelar secara daring melalui Zoom ini diikuti 432 peserta dari berbagai instansi pemerintahan, lembaga, serta praktisi teknologi informasi.

Acara dipandu oleh Ketua Umum Asosiasi Katalog Elektronik Nasional (AKEN), Sutardi, dengan MC Intan Dinara.

FGD dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Letjen TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi, serta Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Hendrar Prihadi.

Nugroho menegaskan pentingnya proteksi siber dalam mendukung transformasi digital nasional.

Menurutnya, keamanan adalah fondasi yang tidak bisa ditawar, sebab tanpa perlindungan yang kuat, seluruh infrastruktur digital yang dibangun akan rapuh dan berisiko tinggi.

Ia menekankan bahwa BSSN berkomitmen mendukung pemerintah daerah, termasuk Batam, dalam membangun ketahanan siber yang kokoh.

Sementara itu, Hendrar Prihadi menyoroti peran vital sistem pengadaan digital dalam menciptakan birokrasi yang lebih transparan dan akuntabel.

“Pengadaan digital bukan sekadar perubahan sistem, melainkan juga transformasi budaya birokrasi menuju tata kelola modern dan efisien,” ujarnya.

Sejumlah pakar turut menyampaikan materi strategis dalam forum ini. Patria Susantosa, Deputi Bidang Transformasi Pengadaan Digital LKPP, menjelaskan pentingnya penerapan cognitive procurement berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mewujudkan sistem pengadaan yang lebih cerdas, prediktif, dan adaptif.

Dr. Sulistyo, Deputi III BSSN, menegaskan urgensi penerapan prinsip security by design dalam setiap pembangunan sistem digital pemerintahan.

“Tanpa kepercayaan publik, digitalisasi hanya akan menjadi jargon. Karena itu, keamanan harus ditanamkan sejak tahap desain agar infrastruktur digital tidak hanya modern, tetapi juga tangguh menghadapi ancaman,” kata Patria.

Dari Batam, Kepala Pusat Data dan Informasi BP Batam, Sylvia J. Malaihollo, memaparkan inisiatif transformasi digital yang sedang dijalankan.

Berbagai aplikasi terintegrasi seperti B-Care, B-FAST, IBOSS, B-Audit, B-SIMS, dan FBMS dihadirkan untuk mempercepat pelayanan publik, meningkatkan efisiensi, sekaligus memperkuat daya saing daerah.

Sylvia menekankan bahwa inovasi digital ini juga membuka ruang investasi yang lebih luas bagi Batam.

Diskusi berlangsung interaktif dengan beragam pertanyaan dari peserta. Salah satunya datang dari Yusuf Suprapto dari PT Karimun Amanah Nasional yang menanyakan bagaimana konsep security by design dapat mendukung iklim investasi yang aman di Batam.

Menjawab hal ini, Deputi BSSN Dr. Sulistyo menekankan bahwa integrasi keamanan sejak tahap perencanaan akan memperkuat transparansi, akuntabilitas, sekaligus meminimalisasi risiko kebocoran data, sehingga menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif.

Selain membahas isu keamanan dan pengadaan digital, forum juga menyinggung pemanfaatan teknologi blockchain dalam sistem pengadaan, roadmap Smart City Batam, hingga strategi mengatasi kesenjangan digital.

Semua itu memperlihatkan betapa luasnya perhatian publik terhadap percepatan transformasi digital di Batam.

FGD ini bukan hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga pijakan strategis bagi Batam untuk memperkuat posisinya sebagai kota pintar berdaya saing global.

Transformasi digital yang berkelanjutan diharapkan mampu mempercepat pelayanan publik, memperkuat investasi, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan akuntabel.

Sebagai tindak lanjut, PT Karimun Amanah Nasional memastikan keterlibatannya dalam ajang Indonesia Sustainable Procurement Expo (ISPE) 2026 di Jakarta.

Pameran ini akan mempertemukan penyedia barang dan jasa dengan instansi pemerintah dari seluruh Indonesia untuk mendorong pengadaan yang berkelanjutan, transparan, dan berbasis teknologi. (*)

Artikel Batam Dorong Transformasi Digital Lewat FGD Smart City pertama kali tampil pada Metropolis.

Harga Daging Sapi Beku di Batam Masih Tinggi, Distributor: Dari Kami Rp90 Ribu

0
Pedagang daging merapikan daging sapi beku di lapaknya, Kamis (17/7). Saat ini harga daging beku mengalami kenaikan. F Cecep Mulyana/Batan Pos

batampos – Harga daging sapi beku di Batam masih belum turun. Di sejumlah pasar tradisional, harganya menembus Rp110 ribu hingga Rp120 ribu per kilogram. Distributor mengklaim harga dari mereka sebenarnya hanya Rp90 ribu per kilogram.

Ketua Distributor Bahan Pokok Kota Batam, Aryanto, membenarkan adanya kenaikan harga daging sapi beku selama beberapa bulan terakhir.

“Ya memang ada kenaikan harga daging sapi. Kenaikan harga sudah dari negara pemasok,” ujar Aryanto, Jumat sore.

Menurut dia, di pasaran harusnya harga daging sapi beku Rp 100-105 ribu per kg. Dimana pedagang sudah bisa mendapatkan keuntungan Rp 10-15 ribu per kgnya.

“Kalau sampai Rp120 ribu, itu terlalu tinggi. Harga dari distributor hanya Rp90 ribu. Mungkin ada tambahan ongkos kirim atau pedagang ambil barangnya sudah tinggi, tapi kalau segitu, patut dipertanyakan,” sebutnya.

Disinggung apakah ada permasalahaan penyaluran atau pasokan dari negara asal, Aryanto menegaskan tak ada masalah. Sehingga ia memastikan kenaikan murni karena naiknya harga dari daerah asal.

“Memang ada kenaikan, tapi tidak signifikan. Mudah-mudahan tidak ada kenaikan lagi,” kata Aryanto.

Terkait ketersediaan stok, Aryanto memastikan pasokan masih cukup aman. Bahkan untuk beberapa bulan ke depan.

“Untuk dua bulan ke depan stok masih tersedia. Jadi masyarakat tidak perlu panik,” katanya.

Meski demikian, ia mengimbau masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan harga yang terlalu tinggi. “Takutnya ada oknum-oknum nakal yang memanfaatkan situasi untuk menaikkan harga. Kalau harga daging beku sudah sama dengan daging segar, itu jelas tidak wajar,” tegasnya.

Sementara itu, Kasubdit I Indag Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Ruslaeni, mengatakan tingginya harga daging sapi juga dipengaruhi faktor distribusi. Penyaluran daging sempat terganggu karena proses masuk lebih ketat.

“Masuknya daging ke Batam harus melalui pemeriksaan dokumen dan pengawasan kesehatan hewan. Itu membuat distribusi sedikit terlambat,” jelasnya.

Selain faktor administrasi, kondisi geografis juga ikut berpengaruh. “Karena kita wilayah kepulauan, cuaca sering menjadi kendala dalam pengiriman barang. Itu yang membuat pasokan ke pasar agak terlambat,” ujar Ruslaeni.

Meski begitu, ia memastikan pihaknya terus mengawasi peredaran bahan pokok, khususnya daging sapi, agar tidak ada permainan harga di tingkat distributor maupun pedagang. “Kami akan tindak tegas jika ada yang terbukti melakukan kecurangan dengan menaikkan harga di luar kewajaran,” tegasnya. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Harga Daging Sapi Beku di Batam Masih Tinggi, Distributor: Dari Kami Rp90 Ribu pertama kali tampil pada Metropolis.

Penetapan Tersangka Lewat Investigasi, Kapolresta: Santunan Tidak Hilangkan Ancaman Pidana

0
Sebuah mobil mewah jenis Nissan GT-R BP 77 KV terlibat kecelakaan di Jalan Ahmad Yani.

batampos – Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin, menegaskan bahwa penetapan tersangka dalam kasus kecelakaan lalu lintas harus melalui proses investigasi ilmiah (scientific investigation). Proses ini berbeda dengan penetapan tersangka pada tindak pidana umum lainnya.

“Ada tahapan penyelidikan dari keterangan saksi, bukti rekaman CCTV, olah TKP, dan sejumlah petunjuk lain,” jelas Zaenal, Jumat (22/8).

Ia menekankan, kecelakaan lalu lintas pada dasarnya merupakan musibah yang tidak disertai niat. Karena itu, penyidik wajib menggali fakta mendalam sebelum menetapkan status hukum seseorang.

“Dalam kasus kecelakaan, niat itu penting dibuktikan. Misalnya, jika sopir kabur, penyidik harus memastikan dulu alasannya. Apakah takut diamuk massa, atau ada alasan lain,” ujarnya.

Meski demikian, Zaenal menambahkan, selain proses penyelidikan, polisi juga memperhatikan pemenuhan hak korban, termasuk santunan atau sagu hati dari pelaku kepada keluarga korban. Namun, ia menegaskan hal tersebut tidak menghapus ancaman pidana yang berlaku.

“Santunan itu sah-sah saja, tapi tidak menghilangkan ancaman pidananya,” tegasnya.

Zaenal menjelaskan, ancaman pidana dalam kecelakaan lalu lintas diatur secara jelas dalam Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ). Karena tidak ada unsur kesengajaan, penetapan tersangka membutuhkan investigasi ilmiah yang cermat.

“Tindak pidana itu muncul karena ada niat. Kalau tidak ada, maka scientific investigation diperlukan. Prosesnya memang lebih rumit,” tutupnya.

Sebelumnya, sebuah mobil mewah jenis Nissan GT-R BP 77 KV terlibat kecelakaan di Jalan Ahmad Yani, dekat Ruko Anggrek Sari, Batam Kota, Selasa (19/8) sekitar pukul 05.00 WIB.

Mobil yang dikemudikan BY (19) menabrak sepeda motor dari belakang hingga menewaskan SH (40), seorang karyawan PT JMS Batam. Usai kejadian, sopir mobil tidak menolong korban dan langsung meninggalkan lokasi. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Penetapan Tersangka Lewat Investigasi, Kapolresta: Santunan Tidak Hilangkan Ancaman Pidana pertama kali tampil pada Metropolis.

Tiga Titik Pemasangan Box Culvert di Bintan Rampung, Jalan Bisa Dilalui

0
Box culvert
Salah satu ruas jalan yang telah selesai dipasang box culvert di Bintan. F. Dinas PUPRP Kepri untuk Batam Pos.

batampos – Pemasangan box culvert di tiga lokasi di Kabupaten Bintan telah rrampungdikerjakan. Ruas jalan yang tadinya ditutup saat proyek berjalan, kini bisa dilalui masyarakat.

Tiga titik yang sudah selesai dikerjakan berada di Kilometer (Km) 34 Jalan Lama Tanjungpinang–Tanjunguban, Km 38 Jalan Lama Tanjungpinang–Tanjunguban, dan di Jalan Nusantara Kijang atau Simpang Korindo.

Kasi Resevrasi Jalan Dinas PUPRP Kepri, Suji, mengatakan total ada empat titik pekerjaan box culvert di Bintan. Dari jumlah itu, tiga titik selesai, sementara satu titik lainnya masih menunggu material.

“Satu lokasi di Jalan Tirta Madu Km 20 Gesek, Kecamatan Toapaya, masih menunggu material box culvert. Rencananya awal September dimulai pekerjaan,” kata Suji, Jumat (22/8).

Selain pekerjaan box culvert, Pemprov Kepri juga mengerjakan pengaspalan di sejumlah ruas jalan di Bintan. Di antaranya Jalan Toapaya–Tembeling (Simpang 4 Lintas Barat, Tembeling), Jalan Simpang Lintas Barat–Simpang Lagoi, Jalan Lome–Malang Rapat, serta pengaspalan per segmen pada ruas jalan rusak berat di Jalan Nusantara Kijang atau Simpang Korindo.

“Total anggaran sekitar Rp 5,4 miliar,” pungkas Suji. (*)

Reporter: Yusnadi Nazar 

Artikel Tiga Titik Pemasangan Box Culvert di Bintan Rampung, Jalan Bisa Dilalui pertama kali tampil pada Kepri.

Kadinkes Batam: Fogging Sesuai Prosedur, Warga Diminta Aktif Cegah DBD

0
Ilustrasi. Antisipasi DBD, dengan melakukan pengasapan (fogging). Dokumen Batam Pos

batampos – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menegaskan bahwa pelaksanaan pengasapan (fogging) untuk membasmi nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD) dilakukan sesuai ketentuan dan hasil pemeriksaan epidemiologi (PE) di lapangan.

Pernyataan ini disampaikan menanggapi meningkatnya permintaan warga agar fogging segera dilakukan di wilayah mereka yang mulai terdampak penyebaran penyakit.

Menurut Didi, fogging tidak bisa dilakukan sembarangan karena harus memenuhi syarat yang ditetapkan Kementerian Kesehatan. Misalnya, ditemukan rumah positif jentik minimal 5 persen dari total rumah yang diperiksa, serta adanya penderita demam tanpa sebab yang jelas, sedikitnya satu orang.

“Fogging bukan solusi tunggal, tetapi bagian dari rangkaian penanganan DBD yang terukur. Kami pastikan hanya dilakukan jika hasil pemeriksaan epidemiologi menunjukkan indikasi kuat,” tegas Didi, Jumat (22/8).

Sebelumnya, sejumlah warga di kawasan Marina, Tanjung Riau, dan beberapa titik lain di Kecamatan Batuaji mengeluhkan maraknya kasus DBD. Bahkan beberapa warga sudah harus menjalani perawatan di rumah sakit setelah dinyatakan positif. Kondisi ini mendorong masyarakat berharap adanya langkah cepat dari pemerintah, baik melalui fogging maupun upaya pencegahan lain.

Didi menjelaskan, fogging hanya efektif membunuh nyamuk dewasa. Untuk memutus rantai penularan, langkah utama justru pemberantasan sarang nyamuk (PSN) yang harus dilakukan bersama-sama oleh warga.

“Kalau jentik masih ada, nyamuk baru akan terus muncul. Karena itu, masyarakat harus aktif menguras, menutup, dan mengubur wadah atau barang yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk,” jelasnya.

Ia juga mengimbau agar warga segera melapor ke puskesmas atau posyandu terdekat bila ada anggota keluarga yang mengalami demam mendadak, terutama anak-anak. Laporan cepat membantu petugas melakukan pemeriksaan dan menentukan langkah pencegahan agar kasus tidak meluas.

Pemerintah Kota Batam, lanjutnya, terus memantau perkembangan kasus DBD di seluruh kecamatan. Data lapangan menjadi dasar pengambilan keputusan, termasuk kapan dan di mana fogging perlu dilakukan.

“Kami berharap masyarakat memahami bahwa fogging tidak dilakukan hanya karena permintaan, melainkan berdasarkan bukti ilmiah agar tepat sasaran dan efektif,” tutupnya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Kadinkes Batam: Fogging Sesuai Prosedur, Warga Diminta Aktif Cegah DBD pertama kali tampil pada Metropolis.

Tangga Batu Tanjungpinang Resmi Jadi Cagar Budaya, Simpan Nostalgia Warga

0
Tangga Batu Tanjungpinang
Tangga Batu yang berlokasi di kawasan Kota Lama Tanjungpinang. F. Yusnadi Nazar/Batam Pos.

batampos – Tangga klasik dari abad ke-19 yang berlokasi di kawasan Kota Lama Tanjungpinang, resmi ditetapkan sebagai cagar budaya Kota Tanjungpinang.

Penetapan ini dilakukan untuk melestarikan warisan sejarah dan arsitektur yang sudah berusia lebih dari 100 tahun.

Tangga legendaris itu dikenal dengan nama Tangga Batu. Masyarakat juga menyebutnya dengan berbagai nama lain seperti Tangga Apollo, Tangga 30, atau Tangga Bertingkat. Sejak masa kolonial Belanda, tangga ini berfungsi sebagai akses publik dan elemen artistik kota.

Batu yang digunakan pada bangunan tangga berasal dari pabrik batu alam di Senggarang pada masa lalu. Material tersebut sama dengan yang dipakai untuk membangun Masjid Sultan Riau Penyengat.

Kini, Tangga Batu bukan sekadar susunan anak tangga, melainkan simbol perjalanan dan kenangan warga Tanjungpinang lintas generasi.

Lokasinya yang menghubungkan Jalan Diponegoro, Jalan Sunaryo, Jalan Teuku Umar, hingga Jalan Kemboja, menjadikannya akses penting bagi masyarakat pada masa lampau.

Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Tanjungpinang, Zulhidayat, menyebutkan ada lima objek yang ditetapkan sebagai cagar budaya pada awal 2025, salah satunya Tangga Batu.

“Objek cagar budaya akan mendapatkan perawatan dan upaya pelestarian yang lebih baik sehingga nilai sejarahnya tetap terjaga bagi generasi mendatang,” jelasnya.

Ia menambahkan, penetapan cagar budaya juga diharapkan memperkuat identitas budaya Tanjungpinang sekaligus menjadi daya tarik wisata baru.

“Dengan penetapan ini, Tanjungpinang semakin kaya akan sejarah dan budaya. Ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan,” katanya.

Bagi warga setempat, Tangga Batu menyimpan banyak kenangan. Generasi 80-an dan 90-an menjadikannya tempat bermain, bersantai, hingga titik kumpul bersama teman.

Pedagang kaki lima bahkan dulu menjajakan camilan, termasuk es campur yang populer dengan nama es apollo, sehingga tangga itu kemudian dikenal juga sebagai Tangga Apollo.

Meski popularitasnya sempat meredup akibat pembangunan jalan raya, penetapan sebagai cagar budaya membuat Tangga Batu kembali diperhatikan pemerintah.

Harapannya, ikon Kota Lama Tanjungpinang ini tetap hidup di hati masyarakat dan bisa diwariskan ke generasi mendatang. (*)

Reporter: Yusnadi Nazar 

Artikel Tangga Batu Tanjungpinang Resmi Jadi Cagar Budaya, Simpan Nostalgia Warga pertama kali tampil pada Kepri.

Ketahui Efek Strict Parenting pada Anak, dari Stres hingga Sifat Negatif

0
Stritch parenting
Ilustrasi. F. Freepik.

batampos – Setiap orang tua memiliki pola asuh berbeda-beda. Salah satu yang kerap dibicarakan adalah strict parenting atau pola asuh ketat.

Pola asuh ini ditandai dengan aturan tegas, harapan tinggi, namun minim respons emosional dari orang tua. Meski membuat anak tampak disiplin, gaya asuh ini tidak selamanya baik.

“Strict parenting mungkin mendatangkan ketaatan sementara, namun meningkatkan risiko stres beracun (toxic stress), depresi, penyalahgunaan zat, hingga gangguan jantung jangka panjang,” tulis UNICEF East Asia & Pacific, Jumat (22/8).

Berikut 7 efek strict parenting pada tumbuh kembang anak, dikutip dari Parents:

1. Risiko kesehatan mental – Anak hampir dua kali lipat berisiko mengalami kecemasan, depresi, hingga perilaku memberontak.

2. Hambatan kecerdasan sosial dan emosional – Anak lebih agresif, sulit mengatur emosi, dan cenderung impulsif.

3. Kurang percaya diri dan motivasi – Anak kesulitan mengambil keputusan dan kurang dorongan dari diri sendiri.

4. Kesulitan interaksi sosial – Anak mudah salah menafsirkan isyarat sosial, mudah tersinggung, hingga rentan terisolasi.

5. Konflik keluarga meningkat – Suasana rumah jadi tidak kondusif akibat aturan yang terlalu ketat.

6. Menurunkan kesejahteraan hidup – Anak cenderung menghindari masalah dan kesulitan mengelola emosi.

7. Membentuk sifat negatif di masa dewasa – Anak berpotensi mengembangkan sifat narsis, psikopat, hingga sadis.

Pola asuh ketat memang bisa membuat anak tampak patuh dan teratur. Namun, efek jangka panjangnya bisa membahayakan kesehatan mental hingga memengaruhi karakter di masa depan.

Ahli menekankan perlunya pola asuh yang lebih seimbang, dengan kombinasi aturan jelas dan kasih sayang, agar anak berkembang sehat secara fisik maupun emosional. (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel Ketahui Efek Strict Parenting pada Anak, dari Stres hingga Sifat Negatif pertama kali tampil pada Lifestyle.