Sekretaris Dinkes Anambas, Islam Malik. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.
batampos – Kabupaten Kepulauan Anambas hingga kini belum memiliki dokter spesialis mata, meski sudah 16 tahun berdiri. Kondisi ini membuat warga mendesak pemerintah daerah segera menyediakan layanan kesehatan mata.
Anton Suseno, warga Siantan, mengaku keberadaan dokter mata sangat dibutuhkan. Ia bercerita anaknya mengalami rabun, namun sulit mendapatkan pemeriksaan di Anambas.
“Anak saya ini, matanya sudah rabun. Mau periksa mata tak bisa, mungkin nunggu liburan baru bisa ke Tanjungpinang atau Batam,” ujarnya, Selasa (12/8/2025).
Menurut Anton, memang ada toko kacamata di Anambas, tetapi tidak memiliki dokter mata. Tenaga yang ada hanya belajar secara otodidak atau kursus singkat.
“Sementara ini ya solusinya beli kacamata seadanya, tanpa resep dokter,” katanya.
Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Anambas, Islam Malik, membenarkan tidak adanya dokter spesialis mata di Puskesmas maupun tiga RSUD yang ada di Jemaja, Matak, dan Tarempa.
Ia menjelaskan, ketiadaan dokter mata disebabkan fasilitas medis belum memadai dan status semua RSUD di Anambas masih bertipe D.
“RSUD kita semua tipe D, sehingga belum bisa mengadakan dokter spesialis mata. Dokter mata sifatnya tambahan, bukan penunjang untuk RSUD tipe D,” jelasnya.
Sebagai solusi sementara, Dinkes melakukan pendataan pasien dan bekerja sama dengan yayasan kesehatan untuk memberikan layanan pengobatan mata gratis.
“Kalau untuk pengadaan dokter mata, belum tahu kapan bisa. Apalagi anggaran kita terbatas. Mudah-mudahan setelah RSUD tipe C selesai dibangun, kita bisa ajukan ke Kemenkes untuk penempatan dokter mata,” pungkas Islam Malik. (*)
Tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia.
batampos – Pencarian terhadap Rivaldo Rahul Setiawan, pria yang diduga melompat dari Jembatan 1 Barelang, akhirnya berakhir. Tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (12/8) sekitar pukul 14.30 WIB.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tanjungpinang, Fazzli, melalui Danpos Basarnas Batam, Dedius Sembiring, mengatakan korban ditemukan terlungkup di perairan, mengenakan pakaian putih bertuliskan angka 07. Lokasi penemuan berada sekitar 500 meter dari titik awal dugaan korban terjun.
“Jenazah selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans Direktorat Polair Polda Kepri dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk proses lebih lanjut,” jelas Dedius.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi ditutup.
Sebelum ditemukan, pencarian telah memasuki hari kedua sejak laporan awal pada Senin (11/8) dini hari. Basarnas bersama unsur SAR gabungan melakukan penyisiran dengan memperluas area hingga radius 3 mil dari titik awal.
Sebanyak enam personel Basarnas dikerahkan bersama Polairud Polda Kepri, Polsek Sagulung, Ditpam BP Batam, dan nelayan setempat. Paman korban juga ikut terlibat langsung membantu pencarian di lapangan.
“Selain perahu karet, kami menggunakan drone thermal dan alat Aqua Ace untuk memantau dari udara dan permukaan air,” kata Dedius.
Unsur SAR yang terlibat meliputi rubber boat Basarnas Batam, kapal RIB Polair Polda Kepri, kapal Polairud Polresta Barelang, serta armada milik Ditpam BP Batam dan nelayan.
Peristiwa ini bermula sekitar pukul 01.00 WIB, ketika warga melaporkan melihat seorang pria melompat dari sisi kiri Jembatan 1 Barelang, dari arah Dendang Melayu menuju Jembatan 2. Petugas Ditpam BP Batam yang berjaga di pos jembatan turut menerima laporan tersebut.
Di lokasi kejadian, petugas menemukan sepeda motor Honda Beat hijau putih BP 2938 ME dengan kunci masih tergantung. Di dalam jok motor terdapat dompet berisi KTP atas nama Hmad Adre (19), kartu Jamsostek, kartu berobat, dan KIS atas nama Rivaldo Bagus Setiawan.
Sehari sebelum kejadian, akun Instagram korban @_rhlsptwn mengunggah pesan panjang berisi permintaan maaf dan curahan hati mengenai kondisi kesehatan dan kehidupannya.
Dalam unggahan itu, Rivaldo mengaku mengidap penyakit asam lambung kronis yang membuatnya terpuruk. Ia juga menuliskan bahwa kedua orang tuanya sudah tiada, dan hanya memiliki seorang abang yang sering mengingatkannya pada hal-hal baik. Namun, ia mengaku tak pernah menceritakan penyakit yang dideritanya.
Ia juga menyinggung pesan kepada teman-temannya agar tidak menormalisasi kebiasaan tidak makan hanya demi hal-hal sepele, serta mengingatkan pentingnya pria untuk berani bercerita tentang masalah yang dihadapi.
Unggahan tersebut menjadi jejak digital terakhir sebelum Rivaldo diduga mengakhiri hidupnya dengan melompat dari Jembatan Barelang. (*)
Pekerja RM Damai Tanjungpinang saat menyediakan pesanan makanan untuk pelanggan, Selasa (12/8). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.
batampos – Berdiri sejak 1962, Rumah Makan (RM) Damai menjadi saksi perjalanan cita rasa Minangkabau lintas generasi. Di tengah geliat kuliner yang terus berkembang, RM Damai tetap eksis sebagai salah satu ikon masakan Padang di Tanjungpinang.
Deretan piring lauk khas Padang tersaji rapi di meja panjang, menampilkan resep warisan yang dijaga ketat puluhan tahun.
Berlokasi di Jalan Wiratno, sebelah kiri Mal Ramayana, RM Damai memiliki menu khas yang jarang ditemui di rumah makan Padang lainnya di Tanjungpinang, seperti ayam singgang, ayam pop, dan ayam kurma.
“Tiga menu ini tidak ada di semua rumah makan Padang di Tanjungpinang. Untuk kualitas rasanya sangat oke, karena terus kita jaga,” kata Mulyadi Tan, pemilik RM Damai, Selasa (12/8).
Selain itu, RM Damai menawarkan puluhan menu, mulai dari ayam goreng, rendang, dendeng balado, gulai cincang, gulai kikil, udang dan sotong gulai, ikan bakar, ikan kurma, kalio jengkol, sayur urap, hingga asing kering. Ada juga pencuci mulut unik, Srikayo Daun Kelor.
Pelanggannya tak hanya warga lokal, tetapi juga wisatawan dan perantau yang rindu cita rasa otentik Minangkabau.
“Sudah banyak turis yang berlangganan. Mereka mengaku pernah datang sejak dulu, saat RM Damai masih di Jalan Merdeka,” tambah Mulyadi.
Meski bernuansa modern, RM Damai mempertahankan penyajian khas Padang, dengan piring-piring lauk tersusun di atas mangkuk terbalik di meja, memudahkan pelanggan memilih hidangan.
Fasilitas yang tersedia antara lain musala, ruang indoor dan outdoor, hingga ruang meeting. “Walaupun tempatnya pindah dan konsepnya berubah, warga tetap tahu RM Damai karena sudah ada sejak lama,” ujar Mulyadi. (*)
Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (7/8/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
batampos – Pengusutan kasus dugaan korupsi kuota haji berjalan cepat. Terbaru, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan cekal untuk tiga orang, termasuk eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Yaqut pun menyatakan Siap hadapi proses hukum.
Dalam keterangan resminya, KPK mengeluarkan surat keputusan pencegahan bepergian ke luar negeri untuk tiga orang. Selain YCQ (Yaqut Cholil Qoumas), larangan itu juga untuk IAA dan FHM.
Keputusan pencegahan atau larangan keluar negeri itu berlaku untuk enam bulan ke depan. Untuk diketahui IAA adalah Ishfah Abidal Aziz, mantan staf khusus (stafsus) Yaqut saat menjadi Menteri Agama.
Pria yang akrab disapa Gus Alex itu juga pernah menjadi Dewan Pengawas Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) periode 2022-2027. Selain itu dia juga pernah menghadiri rapat pemeriksaan Pansus Haji di DPR.
Sementara itu FHM merujuk pada Fuad Hasan Masyur. Dia adalah pendiri Maktour, salah satu travel haji khusus dan umrah papan atas di Indonesia.
Fuad saat ini sebagai Dewan Pembina Forum Silaturahmi Asosiasi Travel Haji dan Umrah (SATHU). Forum ini adalah sebuah organisasi yang mewadahi asosiasi-asosiasi travel haji khusu dan umrah di Indonesia.
KPK menyampaikan keputusan pemberian larangan bepergian keluar negeri itu untuk keperluan penyidikan.
Dengan adanya larangan itu, diharapkan ketiga orang tadi tetap berada di Indonesia, sehingga mudah jika diperlukan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, Yaqut melalui juru bicaranya Anna Hasbie menyampaikan respons atas keluarnya surat keputusan cekal dari KPK itu. Anna mengatakan Yaqut baru mendengar kabar larangan bepergian keluar negeri itu dari media.
Baca Juga: KPK Cegah Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas hingga Pihak Travel ke luar Negeri, jadi Tersangka Kuota Haji 2024?
“Dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab, Gus Yaqut Cholil Qoumas akan mematuhi seluruh proses hukum yang berlaku,” kata Anna.
Sikap itu dia nilai sebagai bagian dari masyarakat yang menghormati hukum. Anna yang juga pernah jadi jubir Menag di era Yaqut itu menegaskan komitmen untuk bekerja sama dengan aparat penegak hukum. Sehingga bisa menyelesaikan perkara kuota haji sesuai ketentuan yang ada.
“Gus Yaqut Cholil Qoumas memahami bahwa langkah yang diambil oleh KPK merupakan bagian dari proses hukum yang diperlukan,” jelas Anna.
Dia mengatakan bahwa keberadaan Yaqut di Indonesia akan disesuaikan dengan kebutuhan penyidikan. Sehingga bisa mendukung terungkapnya kebenaran secara transparan dan adil.
Menurut Anna, saat ini Yaqut Cholil Qoumas meyakini bahwa proses hukum akan berjalan secara objektif dan proporsional.
Dia juga berharap seluruh pihak dapat menunggu hasil penyidikan tanpa prasangka. Sambil memberikan ruang bagi penegak hukum untuk bekerja secara profesional.
Dia menghimbau kepada seluruh masyarakat dan media untuk tidak melakukan spekulasi yang dapat mengganggu proses hukum.
“Gus Yaqut Cholil Qoumas akan terus mengedepankan prinsip keterbukaan dan kepatuhan hukum dalam setiap langkahnya,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, setelah memeriksa Yaqut Cholil Qoumas terkait perkara kuota haji, KPK meningkatkan perkara itu jadi penyidikan. Akar masalahnya pembagian kuota haji tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
Seperti diketahui di dalam UU 8/2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah diatur bahwa kuota haji dibagi untuk kelompok reguler dan khusus.
Pembagiannya untuk haji reguler 92 persen dan haji khusus 8 persen. Masalah kemudian muncul ketika Indonesia mendapatkan tambahan kuota haji sebanyak 20 ribu kursi oleh pemerintah Saudi.
Setelah kuota tambahan itu diterima oleh Kemenag, pembagian untuk reguler dan khusus tidak dibahas di DPR.
Kemenag di bawah komando Yaqut saat itu menetapkan pembagian kuota tambahan itu 10 ribu untuk haji khusus dan 10 ribu haji reguler. Seharusnya, jika merujuk UU 8/2019 aturannya haji reguler dapat 18.400 kursi dan haji khusus hanya 1.600 kursi.
“KPK telah menemukan peristiwa yang diduga sebagai tindak pidana korupsi terkait dengan penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji pada Kementerian Agama tahun 2023-2024. Sehingga disimpulkan untuk dilakukan penyidikan,” kata Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di kantornya Sabtu (9/8) dini hari.
Asep menegaskan, naiknya status perkara ini menandai dimulainya proses penyidikan umum oleh tim penyidik KPK. Langkah tersebut diharapkan dapat mengungkap secara jelas pihak-pihak yang diduga terlibat, serta modus yang digunakan dalam dugaan penyimpangan kuota haji.
“Perkara haji, KPK telah menaikkan status penyelidikan terkait penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji pada Kemenag tahun 2023-2024 ke tahap penyidikan,” ucap Asep.
Dia menjelaskan, pemerintah Indonesia mengajukan penambahan kuota haji untuk mengurangi antrean jamaah.
Maka seharusnya digunakan benar-benar mengurangi antrean dan sesuai ketentuan UU 8/2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. KPK sendiri masih menghitung potensi kerugian negara yang timbul akibat masalah itu. (*)
Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri (berkerudung) saat mengunjungi UMKM Tenun Medali Mas di Kampung Tenun Ikat Bandar Kidul, Kota Kediri, Jawa Timur, Jumat (18/7).
batampos – Selama tujuh bulan berlangsung, program penjajakan bisnis (business matching) ekspor produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang diinisiasi Kementerian Perdagangan telah mencatatkan transaksi kumulatif sebesar USD 90,04 juta, atau setara dengan Rp 1,46 triliun. Nilai ini terdiri atas pesanan pembelian (purchase order/PO) sebesar USD 55,09 juta dan potensi transaksi sebesar USD 34,95 juta. Business matching tersebut merupakan bagian dari Program UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor).
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi menyampaikan, Kemendag berkomitmen terus memperkuat peran UMKM dalam perdagangan global. UMKM BISA Ekspor akan terus berjalan sebagai langkah strategis mempertemukan UMKM Indonesia dengan calon buyer luar negeri secara langsung dan terarah.
“Untuk Januari—Juli 2025, total transaksi business matching dalam program UMKM BISA Ekspor telah menembus USD 90,04 juta. Kemendag terus berkomitmen membuka akses pasar ekspor seluas-luasnya bagi produk UMKM. Business matching menjadi jembatan penting agar pelaku UMKM tidak sebatas mengenal pasar global, tetapi juga mampu mencatatkan transaksi yang nyata dengan buyer luar negeri,” ujar Puntodewi.
Sepanjang Januari—Juli 2025, Kemendag melalui 46 perwakilan perdagangan (perwadag) RI di 33 negara mitra dagang telah memfasilitasi 410 kegiatan business matching, yang diikuti oleh 773 UMKM berbeda. Kegiatan tersebut terdiri atas 268 sesi kurasi produk oleh perwadag RI (pitching) dan 142 sesi pertemuan langsung antara pelaku UMKM dan buyer potensial di negara tujuan ekspor.
Sementara itu, khusus Juli 2025, total transaksi business matching mencapai USD 2,99 juta yang terdiri atas PO senilai USD 2,39 juta dan potensi transaksi USD 600 ribu. Telah terlaksana pula 45 kegiatan business matching yang terdiri atas 27 pitching dan 18 pertemuan dengan buyer, dengan cakupan produk meliputi ikan bandeng, minyak sawit, telur, permen dan makanan manis (confectionery), kosmetik, kopi, dekorasi rumah, kertas, dan makanan dan minuman olahan lainnya.
Kemendag juga memperoleh dukungan aktif dari 15 pembina UMKM sepanjang Juli 2025. Para pembina ini mendampingi dan merekomendasikan UMKM binaan mereka untuk berpartisipasi dalam business matching UMKM BISA Ekspor. Para pembina, antara lain, Pasar Digital UMKM (PaDi), Bank Indonesia, Bank Negara Indonesia, Bank Rakyat Indonesia, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Pertamina, Bank Jatim, dan para Export Center. Pada periode ini, juga telah dimulai kegiatan pitching dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bangka Belitung.
Menurut Puntodewi, Kemendag berkomitmen untuk terus memperluas cakupan kegiatan business matching dengan pendekatan yang inovatif dan kolaboratif. Harapannya, kegiatan ini dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha dan buyer potensial di masa mendatang.
“Keberlanjutan komitmen pelaksanaan business matching khusus bagi eksportir perempuan juga turut membuktikan dukungan Kemendag bagi peningkatan peran perempuan dalam perdagangan internasional,” tambah Puntodewi.
Cara Ikut Serta
Menurut Puntodewi, selain melalui Pembina UMKM, program UMKM BISA Ekspor juga terbuka bagi semua UMKM, baik yang telah berorientasi ekspor maupun baru ingin menjajaki peluangnya di pasar luar negeri. Untuk ikut serta dalam UMKM BISA Ekspor, pelaku UMKM diharapkan telah memiliki legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Perusahaan, dan dokumen pendukung lainnya seperti sertifikasi yang relevan sesuai karakteristik produknya, kapasitas produksi yang cukup untuk memenuhi permintaan pasar, serta penggunaan kemasan produk yang memenuhi standar pasar ekspor. UMKM yang berminat mengikuti kegiatan ini dapat mendaftar melalui platform InaExport di tautan https://www.inaexport.id/.
“Kami optimistis, dengan pendekatan yang adaptif dan berbasis kebutuhan pasar, UMKM Indonesia akan semakin siap bersaing di pasar global,” kata Puntodewi.
Secara umum, ekspor nonmigas Indonesia pada Januari—Juni 2025 tercatat mencapai USD 128,39 miliar, naik 8,96 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (YoY).
Produk ekspor nonmigas utama Indonesia di antaranya adalah minyak kelapa sawit (CPO) dan turunannya (HS 15) sebesar USD 15,89 miliar dengan pangsa 12,37 persen, batu bara (HS 27) sebesar USD 15,33 miliar (11,94 persen), serta besi dan baja (HS 72) sebesar USD 13,79 miliar (10,74 persen). Negara tujuan ekspor utama adalah Tiongkok yang sebesar USD 29,31 miliar dengan pangsa 22,83 persen, Amerika Serikat USD 14,79 miliar (11,52 persen), dan India USD 8,97 miliar (6,99 persen). (*)
Kepala Imigrasi Tanjungpinang, Ben Yuda Karubaba. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.
batampos – Sebanyak 15 pekerja migran asal Tiongkok yang bekerja di PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) dideportasi karena melanggar izin tinggal. Mereka kedapatan masih berada di Kabupaten Bintan meski masa tinggalnya sudah habis.
Kepala Imigrasi Tanjungpinang, Ben Yuda Karubaba, mengatakan deportasi dilakukan sesuai arahan Kementerian Hukum dan HAM.
“Kami mendapati ada 15 orang ini sudah habis masa izin tinggal, jadi harus dideportasi,” ujarnya, Selasa (12/8).
Ben menjelaskan, berdasarkan data dari PT BAI, saat ini ada sekitar 2.600 pekerja migran asal Tiongkok yang bekerja di perusahaan tersebut. Jumlahnya fluktuatif karena ada yang datang dan ada yang pulang.
“TKA di PT BAI itu 2.600, tapi ada yang datang ada yang pulang. Kalau izin terbatasnya habis, maka harus dipulangkan,” tambahnya.
Ia menuturkan, masa izin terbatas para pekerja ini bervariasi, mulai dari satu tahun hingga lima tahun.
“Izin ini bisa diperpanjang di negara asal. Tapi kalau sudah lewat, maka harus dipulangkan,” pungkas Ben. (*)
batampos – Dalam rangka memperingati Hari Bakti Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam ke 42 tahun, Badan Usaha RSBP Batam menggelar Pelatihan dan Simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk Non Nakes di Aula RSBP, Sekupang, Selasa, (12/8/2025).
Pelatihan ini bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia Cabang Kepri dan bertujuan untuk edukasi dan keterampilan kepada masyarakat tentang pertolongan pertama pada kondisi darurat, terutama henti jantung.
Mewakili Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra membuka kegiatan pelatihan ini. Turut mendampingi Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber ahli yaitu Dokter Spesialis Jantung, dr. Afdhalun A. Hakim dan sebanyak 70 orang peserta dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas wilayah Sekupang, Basarnas, Bakamla, Bea dan Cukai, Tenaga kebersihan RSBP Batam, PBK dan Ditpam BP Batam.
Li Claudia Chandra dalam kesempatan pertama mengapresisiasi atas dedikasi tenaga medis dan non medis RSBP Batam dalam memberikan layanan prima kepada masyarakat. Menurutnya, rumah sakit bukan hanya tempat pelayanan tapi juga tempat harapan, tempat dimana nyawa diselamatkan dan kehidupan diberi semangat baru.
“Kinerja dan dedikasi para dokter, perawat, dan seluruh tim di RSBP Batam selama ini sungguh patut diapresiasi,” ujarnya disambut tepuk tangan seluruh perserta.
Ia meyakini RSBP Batam akan memperkuat posisi Batam sebagai destinasi unggulan layanan kesehatan dengan dukungan tenaga dan fasilitas medis berstandar internasional.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan fasilitas dan mutu layanan rumah sakit. Semoga RSBP Batam semakin profesional, humanis dan menjadi rumah sakit rujukan yang membanggakan. Tidak hanya untuk masyarakat Kota Batam, tapi untuk masyarakat di daerah lainnya di Kepulauan Riau,” serunya.
“Dirgahayu RSBP Batam, mari kita terus bergerak bersama membangun Batam yang sehat, kuat, dan penuh harapan,” serunya lagi mengakhiri.
Sementara, Ketua Panitia Hari Bakti RSBP Batam sekaligus Direktur Badan Usaha RSBP Batam, Kolonel Laut (K) dr. Tanto Budiharto mengharapkan pelatihan ini dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar kepada peserta dalam pertolongan pertama pada situasi darurat medis, seperti teknik Resusitasi Jantung Paru yang melibatkan kompresi dada, penanganan saluran napas yang tersumbat, dan penggunaan Automated External Defibrilator.
“Pelatihan dan simulasi BHD ini bukan hanya bagian dari peringatan ulang tahun RSBP Batam, namun juga bentuk tanggung jawab sosial institusi dalam meningkatkan keselamatan masyarakat dan peran nyata dalam menciptakan lingkungan yang sigap, sehat, dan peduli sesama,” pungkasnya.
Diketahui, bulan Bakti RSBP Batam diisi dengan beragam rangkaian kegiatan sosial meliputi donor darah, pelatihan BHD dan syukuran hari bakti pada 15 Agustus mendatang. (a)
batampos – Dalam rangka memperingati Hari Bakti Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam ke 42 tahun, Badan Usaha RSBP Batam menggelar Pelatihan dan Simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk Non Nakes di Aula RSBP, Sekupang, Selasa, (12/8/2025).
Pelatihan ini bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia Cabang Kepri dan bertujuan untuk edukasi dan keterampilan kepada masyarakat tentang pertolongan pertama pada kondisi darurat, terutama henti jantung.
Mewakili Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra membuka kegiatan pelatihan ini. Turut mendampingi Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber ahli yaitu Dokter Spesialis Jantung, dr. Afdhalun A. Hakim dan sebanyak 70 orang peserta dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas wilayah Sekupang, Basarnas, Bakamla, Bea dan Cukai, Tenaga kebersihan RSBP Batam, PBK dan Ditpam BP Batam.
Li Claudia Chandra dalam kesempatan pertama mengapresisiasi atas dedikasi tenaga medis dan non medis RSBP Batam dalam memberikan layanan prima kepada masyarakat. Menurutnya, rumah sakit bukan hanya tempat pelayanan tapi juga tempat harapan, tempat dimana nyawa diselamatkan dan kehidupan diberi semangat baru.
“Kinerja dan dedikasi para dokter, perawat, dan seluruh tim di RSBP Batam selama ini sungguh patut diapresiasi,” ujarnya disambut tepuk tangan seluruh perserta.
Ia meyakini RSBP Batam akan memperkuat posisi Batam sebagai destinasi unggulan layanan kesehatan dengan dukungan tenaga dan fasilitas medis berstandar internasional.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan fasilitas dan mutu layanan rumah sakit. Semoga RSBP Batam semakin profesional, humanis dan menjadi rumah sakit rujukan yang membanggakan. Tidak hanya untuk masyarakat Kota Batam, tapi untuk masyarakat di daerah lainnya di Kepulauan Riau,” serunya.
“Dirgahayu RSBP Batam, mari kita terus bergerak bersama membangun Batam yang sehat, kuat, dan penuh harapan,” serunya lagi mengakhiri.
Sementara, Ketua Panitia Hari Bakti RSBP Batam sekaligus Direktur Badan Usaha RSBP Batam, Kolonel Laut (K) dr. Tanto Budiharto mengharapkan pelatihan ini dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar kepada peserta dalam pertolongan pertama pada situasi darurat medis, seperti teknik Resusitasi Jantung Paru yang melibatkan kompresi dada, penanganan saluran napas yang tersumbat, dan penggunaan Automated External Defibrilator.
“Pelatihan dan simulasi BHD ini bukan hanya bagian dari peringatan ulang tahun RSBP Batam, namun juga bentuk tanggung jawab sosial institusi dalam meningkatkan keselamatan masyarakat dan peran nyata dalam menciptakan lingkungan yang sigap, sehat, dan peduli sesama,” pungkasnya.
Diketahui, bulan Bakti RSBP Batam diisi dengan beragam rangkaian kegiatan sosial meliputi donor darah, pelatihan BHD dan syukuran hari bakti pada 15 Agustus mendatang. (a)
Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Nusron Wahid saat konferensi pers di kantornya, Selasa (12/8). (Dimas Choirul/JawaPos.com)
batampos – Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Nusron Wahid menyampaikan permohonan maaf terkait pernyataannya tentang tanah telantar akan disita negara. Menurutnya, pernyataan itu hanya sekadar candaan, dan tanpa disadari menimbulkan polemik di masyarakat.
“Dalam proses menjelaskan itu, memang ada bagian pernyataan saya yang saya sampaikan sebetulnya dalam konteks maksudnya guyon atau bercanda. Namun setelah saya menyaksikan ulang, kami menyadari dan kami mengakui bahwa pernyataan tersebut, candaan tersebut, tidak tepat, tidak sepantasnya, dan tidak selayaknya untuk kami sampaikan apalagi disampaikan oleh seorang pejabat publik,” ujarnya saat konferensi pers di Kementerian ATR/BPN, Selasa (12/8).
Nusron menegaskan, maksud dari pernyataannya adalah menjelaskan kebijakan pertanahan khususnya terkait tanah terlantar sesuai amanat pasal 33 ayat (3) Undang-undang Dasar 1945, bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
“Kita perlu jujur mengakui ada jutaan hektare tanah dengan status HGU (Hak Guna Usaha), dan HGP (Hak Guna Bangunan), yang kondisinya terlantar, tidak produktif, dan tidak memberikan manfaat secara optimal bagi masyarakat,” terangnya.
Menurut Nusron, jutaan hektare tanah tersebut dapat didayagunakan oleh negara untuk program-program strategis pemerintah yang berdampak kepada kesejahteraan rakyat meliputi reforma agraria, pertanian rakyat, ketahanan pangan, perumahan murah, hingga penyediaan lahan bagi kepentingan umum seperti sekolah rakyat, puskesmas, dan sebagainya.
“Jadi ini semata-mata menyasar lahan yang statusnya HGU dan HGP yang luasnya jutaan hektare, tapi dianggurkan, tidak dimanfaatkan, dan tidak produktif,” ucapnya.
Lebih lanjut, Yusron menegaskan bahwa pernyataannya bukan menyasar tanah rakyat, sawah rakyat, pekarangan rakyat, tanah waris, apalagi yang sudah mempunyai status sertifikat hak milik maupun hak pakai.
“Untuk itu, sekali lagi saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada publik, kepada netizen, dan kepada masyarakat Indonesia atas ini, dan kami berkomitmen ke depan akan lebih hati-hati dalam memilih kata agar pesan kebijakan pemerintah tersampaikan dengan baik, dengan jelas, dan tidak menyinggung pihak manapun,” pungkasnya. (*)
Batampos – Setelah sukses dengan The Art of Craft Vol. 1 dan Vol. 2, Altitude Rooftop Bar & Lounge di Batam Marriott Hotel Harbour Bay kembali mempersembahkan pengalaman eksklusif bagi para penikmat cocktail dan pecinta seni mixologi.
Mixologist Arey Barker. F Marriott untuk Batam Pos
Kali ini, bar dengan pemandangan sunset memukai di sore hari ini mengusung tajuk “The Art of Craft Vol. 3 – A Mixologist Guest Shift”. Acara ini akan digelar pada Sabtu (16/8/2025) mendatang, mulai pukul 19.00 hingga tengah malam.
Edisi kali ini menghadirkan bintang tamu spesial Arey Barker dari Bali. Dia merupakan seorang Mixologist dari 8 Degree Projects sekaligus BEAM SUNTORY Indonesia Ambassador. Arey dikenal dengan kreasi cocktail khasnya yang menggunakan bahan-bahan alami, memadukan teknik seni dan kreativitas dalam setiap gelas.
Selama acara nanti, Arey Barker akan menyajikan tiga kreasi andalan, yaitu Mystic, Cyclone, dan Twilight. Dengan harga Rp 160.000++ per cocktail, para tamu dapat memilih kreasi cocktail spesial karya Arey sambil merasakan atmosfer malam yang memikat di Altitude Rooftop Bar & Lounge.
Acara ini merupakan bagian dari komitmen Altitude dalam menghadirkan pengalaman kuliner dan gaya hidup yang inovatif serta berkelas di Batam, guna memanjakan tamu hotel dan juga para pengunjung hotel secara umum.
“Kami ingin terus menghadirkan sesuatu yang berbeda bagi para tamu. Melalui The Art of Craft, kami mengundang para mixologist berbakat dari berbagai daerah untuk berbagi cerita dan keahliannya, sekaligus memanjakan para pecinta cocktail yang setia hadir di Altitude,” ujar Ratih Monika Putri, Assistant Director of Marketing & Communication Batam Marriott Hotel Harbour Bay, Senin (11/8/2025).
Ratih menyebutkan, warga Batam dan tamu hotel jangan sampai melewatkan malam spesial ini. Karena mixologist Arey akan memadukan cita rasa, kreativitas dengan suasana rooftop terbaik.
“Pesan meja anda sekarang untuk “The Art of Craft Vol 3 – Mixologist Guest Shift” dengan menghubungi Whatsapp +62 813-7850-8181,” ujar Ratih.
Informasi lainnya mengenai Batam Marriott Hotel Harbour Bay, dapat mengunjungi website hotel di www.batammarriott.com dan juga melalui Facebook dan Instagram mereka. (*)