Selasa, 7 April 2026
Beranda blog Halaman 1272

J&T Express Gaet Legenda Bulu Tangkis dalam Kampanye “Kirimkan Semangat Juara”

0

batampos — Menapaki usia satu dekade, J&T Express mengemas perayaan ulang tahunnya dengan cara yang inspiratif dan penuh makna. Melalui kampanye bertajuk “Kirimkan Semangat Juara”, perusahaan logistik ini menghadirkan semangat perjuangan atlet legendaris bulu tangkis Indonesia sebagai simbol ketekunan dan dedikasi yang tak lekang oleh waktu.

Dalam video kampanye berdurasi 40 detik yang dirilis hari ini, publik disuguhkan refleksi mendalam dari para legenda olahraga seperti Apriyani Rahayu, Alan Budikusuma, Taufik Hidayat, dan Candra Wijaya. Mereka membagikan pandangan tentang pentingnya ketekunan, presisi, dan kerja keras—nilai-nilai yang selama ini juga menjadi tulang punggung J&T Express dalam membangun layanan logistik yang handal.

“Seperti halnya olahraga, dunia logistik juga menuntut kecepatan, ketepatan, dan dedikasi tanpa henti. Kami percaya bahwa setiap paket yang dikirimkan membawa harapan, semangat, bahkan kebahagiaan bagi penerimanya,” ujar Herline Septia, Brand Manager J&T Express.

Kirim Semangat, Bukan Sekadar Paket

Kampanye ini bukan sekadar materi promosi ulang tahun, tapi juga bentuk apresiasi J&T Express atas dukungan masyarakat selama 10 tahun terakhir. Perusahaan ingin menunjukkan bahwa eksistensinya tidak hanya soal mengantar barang, tetapi juga menyampaikan makna dan semangat kepada setiap orang di berbagai penjuru negeri.

“Di usia ke-10 ini, kami ingin terus mengeksplorasi cara agar tetap relevan di kehidupan masyarakat. Bukan hanya sebagai penyedia jasa logistik, tapi juga sebagai mitra yang mendukung berbagai bidang, seperti olahraga, UMKM, hingga program pemberdayaan masyarakat,” lanjut Herline.

Kolaborasi dengan Para Juara dan Dukungan Ajang Prestisius

Menariknya, kolaborasi ini juga menjadi bagian dari dukungan J&T Express terhadap ajang pertandingan persahabatan bulu tangkis yang digelar OPPO Indonesia, bertajuk “Make Your Moment: Dari Bulu Tangkis Untuk Semua.” Pertandingan ini akan berlangsung pada 22 Juli 2025 di Tennis Indoor Stadium Senayan, Jakarta.

Acara ini akan mempertemukan kembali sederet nama besar di dunia bulu tangkis Indonesia, seperti Susy Susanti, Ricky Soebagdja, Liliyana Natsir, Tontowi Ahmad, hingga Apriyani Rahayu. Masyarakat yang ingin menyaksikan momen penuh nostalgia dan inspirasi ini bisa mendapatkan tiket melalui loket.com hingga 21 Juli 2025.

Tak Hanya Kampanye, Tapi Aksi Nyata

Sebagai bagian dari rangkaian ulang tahun ke-10, J&T Express juga menggelar berbagai inisiatif sosial dan pemberdayaan, seperti:
• J&T Connect Preneur Tour, program keliling ke berbagai kota untuk membina dan memperkuat UMKM agar dapat berkembang secara berkelanjutan.
• J&T Antar Inspirasi, inisiatif keberlanjutan yang fokus pada kontribusi sosial dan lingkungan.

“Setiap langkah yang kami ambil di usia ke-10 ini adalah bentuk tanggung jawab untuk terus tumbuh bersama masyarakat dan berkontribusi membangun negeri,” tegas Herline.

Artikel J&T Express Gaet Legenda Bulu Tangkis dalam Kampanye “Kirimkan Semangat Juara” pertama kali tampil pada News.

Jaga Iklim Investasi, BP Batam Perkuat Perlindungan Investasi

0

batampos — Badan Pengusahaan (BP) Batam menegaskan komitmennya untuk melindungi dunia usaha dan menjaga iklim investasi yang bersih, aman, dan berdaya saing. Hal tersebut disampaikan pada kunjungan resmi BP Batam ke PT NOV Profab Indonesia pada Rabu (16/7).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Fary Francis, Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, bersama jajaran internal BP Batam serta turut hadir perwakilan dari Polres Barelang, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Pemerintah Kota Batam, dan Karang Taruna Kota Batam.

Sesuai arahan Kepala BP Batam Amsakar Achmad, kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antar-instansi dalam menjaga kepercayaan investor terhadap Batam sebagai kawasan investasi strategis nasional.

Menyerap aspirasi dan keluhan yang disampaikan pelaku usaha, BP Batam menegaskan bahwa segala bentuk gangguan terhadap kegiatan investasi, termasuk pemerasan dan intimidasi kepada pelaku usaha, tidak akan ditoleransi.

BP Batam menegaskan keprihatinan dalam beberapa waktu terakhir, muncul hal yang meresahkan dunia investasi, yakni praktik premanisme seperti pemerasan, intimidasi, dan penguasaan ruang publik secara illegal dari oknum dengan mengatasnamakan organisasi masyarakat.

“Batam adalah tempat investasi unggulan. Kita tidak bisa biarkan satu-dua oknum merusak iklim usaha dengan premanisme atau tekanan yang tidak berdasar. Negara hadir untuk melindungi pelaku usaha yang ingin berinvestasi secara sah dan produktif,” ujar Fary Francis.

Dalam pertemuan tersebut, manajemen pelaku usaha menyampaikan keprihatinan atas adanya tekanan dari pihak-pihak yang mengaku mewakili kelompok masyarakat.

Perusahaan telah aktif merekrut warga lokal, membuka ruang magang industri, dan berkontribusi secara sosial melalui program CSR. Profab menegaskan komitmennya untuk terus membina masyarakat sekitar secara profesional, namun membutuhkan jaminan perlindungan dari pemerintah terhadap praktik-praktik yang tidak sehat.

Menanggapi hal ini, BP Batam menyatakan akan terus hadir secara aktif di lapangan dan memperkuat kolaborasi dengan aparat penegak hukum untuk menghapus segala bentuk gangguan dan tekanan yang menghambat investasi.

Sebagai langkah nyata, BP Batam juga akan meluncurkan Dashboard Investasi pada 18 Juli 2025, yang memungkinkan investor menyampaikan langsung kendala, masukan, dan laporan kepada pimpinan BP Batam secara cepat dan terdokumentasi.

“BP Batam berkomitmen menciptakan kawasan yang tidak hanya terbuka bagi investasi, tetapi juga aman dan profesional bagi seluruh pelaku usaha.” tegas Fary Francis menutup pertemuan.

Artikel Jaga Iklim Investasi, BP Batam Perkuat Perlindungan Investasi pertama kali tampil pada Metropolis.

Jaga Iklim Investasi, BP Batam Perkuat Perlindungan Investasi

0

batampos — Badan Pengusahaan (BP) Batam menegaskan komitmennya untuk melindungi dunia usaha dan menjaga iklim investasi yang bersih, aman, dan berdaya saing. Hal tersebut disampaikan pada kunjungan resmi BP Batam ke PT NOV Profab Indonesia pada Rabu (16/7).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Fary Francis, Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, bersama jajaran internal BP Batam serta turut hadir perwakilan dari Polres Barelang, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Pemerintah Kota Batam, dan Karang Taruna Kota Batam.

Sesuai arahan Kepala BP Batam Amsakar Achmad, kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antar-instansi dalam menjaga kepercayaan investor terhadap Batam sebagai kawasan investasi strategis nasional.

Menyerap aspirasi dan keluhan yang disampaikan pelaku usaha, BP Batam menegaskan bahwa segala bentuk gangguan terhadap kegiatan investasi, termasuk pemerasan dan intimidasi kepada pelaku usaha, tidak akan ditoleransi.

BP Batam menegaskan keprihatinan dalam beberapa waktu terakhir, muncul hal yang meresahkan dunia investasi, yakni praktik premanisme seperti pemerasan, intimidasi, dan penguasaan ruang publik secara illegal dari oknum dengan mengatasnamakan organisasi masyarakat.

“Batam adalah tempat investasi unggulan. Kita tidak bisa biarkan satu-dua oknum merusak iklim usaha dengan premanisme atau tekanan yang tidak berdasar. Negara hadir untuk melindungi pelaku usaha yang ingin berinvestasi secara sah dan produktif,” ujar Fary Francis.

Dalam pertemuan tersebut, manajemen pelaku usaha menyampaikan keprihatinan atas adanya tekanan dari pihak-pihak yang mengaku mewakili kelompok masyarakat.

Perusahaan telah aktif merekrut warga lokal, membuka ruang magang industri, dan berkontribusi secara sosial melalui program CSR. Profab menegaskan komitmennya untuk terus membina masyarakat sekitar secara profesional, namun membutuhkan jaminan perlindungan dari pemerintah terhadap praktik-praktik yang tidak sehat.

Menanggapi hal ini, BP Batam menyatakan akan terus hadir secara aktif di lapangan dan memperkuat kolaborasi dengan aparat penegak hukum untuk menghapus segala bentuk gangguan dan tekanan yang menghambat investasi.

Sebagai langkah nyata, BP Batam juga akan meluncurkan Dashboard Investasi pada 18 Juli 2025, yang memungkinkan investor menyampaikan langsung kendala, masukan, dan laporan kepada pimpinan BP Batam secara cepat dan terdokumentasi.

“BP Batam berkomitmen menciptakan kawasan yang tidak hanya terbuka bagi investasi, tetapi juga aman dan profesional bagi seluruh pelaku usaha.” tegas Fary Francis menutup pertemuan.

Artikel Jaga Iklim Investasi, BP Batam Perkuat Perlindungan Investasi pertama kali tampil pada Metropolis.

Kunjungi PT NOV Profab, BP Batam Tegaskan Komitmen Dukung Dunia Usaha

0

batampos – Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis pada Rabu (16/7/2025), mengunjungi PT NOV Profab di Kawasan Batu Ampar.

Menurut Fary, BP Batam melakukan akselerasi pendampingan bagi para pelaku usaha, sehingga investor dapat terus berbisnis secara nyaman dan berkelanjutan di KPBPB Batam.

Dengan hal itu, Fary menambahkan, Batam dapat kembali menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami (BP Batam) akan terus berkomitmen untuk mendukung investor yang ada di Batam. Seluruh persoalan yang dihadapi oleh investor harus cepat diselesaikan,” tegas Fary.

Sebagaimana diketahui, pemerintah pusat telah menyampaikan proyeksi ekonomi Indonesia pada tahun 2025 dalam kisaran 4,7% hingga 5%. Untuk mendukung target ekonomi tersebut, realisasi investasi di Kota Batam ditargetkan sebesar Rp 46,29 triliun atau dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 7,35%.

Sementara berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI, realisasi investasi Batam pada Triwulan I tahun 2025 tercatat sebesar Rp 8,6 triliun. Dengan Singapura menjadi negara penyumbang investasi tertinggi, sebesar Rp 3,6 triliun dan disusul Malaysia, Tiongkok, Taiwan dan Hongkong.

“Tentunya untuk mencapai target yang telah ditetapkan ini menjadi tugas kita bersama untuk investasi di Kota Batam yang bisa memberikan kesejahteraan untuk masyarakat,” terang Fary.

Sementara itu, Direktur Utama PT NOV Profab, Kim Lamb menyampaikan terima kasih atas dukungan dari BP Batam selama ini.

Ia mengatakan, saat ini PT NOV Profab tengah berkembang baik dan sejumlah proyek direncanakan akan melakukan ekspor ke Norwegia dan beberapa negara lainnya.

“Tentunya dukungan dari BP Batam sangat penting bagi kami, sehingga kami bisa menarik lebih banyak klien lagi dari beberapa negara lainnya,” ujar Kim.

Turut hadir dalam kunjungan ini, Direktur Investasi BP Batam, Dendi Gustinandar; Direktur Pengembangan KPBPBB dan KEK, Irfan Syakir Widyasa; Direktur Pengamanan Aset dan Kawasan, Brigjen Pol. Mujiyono; dan sejumlah pejabat tingkat 3 dan 4 di lingkungan BP Batam.

Kunjungan ini dalam rangka Badan Pengusahaan Batam menyerap aspirasi dari para pelaku usaha, guna menyiapkan solusi atas tantangan dan persoalan yang mereka hadapi dalam menjalankan usahanya di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.

Hal ini merupakan komitmen Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra dalam menjalankan arahan dari Presiden Prabowo Subianto.

Dalam arahan itu, Presiden RI meminta agar Batam menjadi daerah yang menarik bagi investor dan menjadi pusat investasi di Indonesia. (*)

Artikel Kunjungi PT NOV Profab, BP Batam Tegaskan Komitmen Dukung Dunia Usaha pertama kali tampil pada Metropolis.

Kunjungi PT NOV Profab, BP Batam Tegaskan Komitmen Dukung Dunia Usaha

0

batampos – Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis pada Rabu (16/7/2025), mengunjungi PT NOV Profab di Kawasan Batu Ampar.

Menurut Fary, BP Batam melakukan akselerasi pendampingan bagi para pelaku usaha, sehingga investor dapat terus berbisnis secara nyaman dan berkelanjutan di KPBPB Batam.

Dengan hal itu, Fary menambahkan, Batam dapat kembali menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami (BP Batam) akan terus berkomitmen untuk mendukung investor yang ada di Batam. Seluruh persoalan yang dihadapi oleh investor harus cepat diselesaikan,” tegas Fary.

Sebagaimana diketahui, pemerintah pusat telah menyampaikan proyeksi ekonomi Indonesia pada tahun 2025 dalam kisaran 4,7% hingga 5%. Untuk mendukung target ekonomi tersebut, realisasi investasi di Kota Batam ditargetkan sebesar Rp 46,29 triliun atau dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 7,35%.

Sementara berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI, realisasi investasi Batam pada Triwulan I tahun 2025 tercatat sebesar Rp 8,6 triliun. Dengan Singapura menjadi negara penyumbang investasi tertinggi, sebesar Rp 3,6 triliun dan disusul Malaysia, Tiongkok, Taiwan dan Hongkong.

“Tentunya untuk mencapai target yang telah ditetapkan ini menjadi tugas kita bersama untuk investasi di Kota Batam yang bisa memberikan kesejahteraan untuk masyarakat,” terang Fary.

Sementara itu, Direktur Utama PT NOV Profab, Kim Lamb menyampaikan terima kasih atas dukungan dari BP Batam selama ini.

Ia mengatakan, saat ini PT NOV Profab tengah berkembang baik dan sejumlah proyek direncanakan akan melakukan ekspor ke Norwegia dan beberapa negara lainnya.

“Tentunya dukungan dari BP Batam sangat penting bagi kami, sehingga kami bisa menarik lebih banyak klien lagi dari beberapa negara lainnya,” ujar Kim.

Turut hadir dalam kunjungan ini, Direktur Investasi BP Batam, Dendi Gustinandar; Direktur Pengembangan KPBPBB dan KEK, Irfan Syakir Widyasa; Direktur Pengamanan Aset dan Kawasan, Brigjen Pol. Mujiyono; dan sejumlah pejabat tingkat 3 dan 4 di lingkungan BP Batam.

Kunjungan ini dalam rangka Badan Pengusahaan Batam menyerap aspirasi dari para pelaku usaha, guna menyiapkan solusi atas tantangan dan persoalan yang mereka hadapi dalam menjalankan usahanya di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.

Hal ini merupakan komitmen Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra dalam menjalankan arahan dari Presiden Prabowo Subianto.

Dalam arahan itu, Presiden RI meminta agar Batam menjadi daerah yang menarik bagi investor dan menjadi pusat investasi di Indonesia. (*)

Artikel Kunjungi PT NOV Profab, BP Batam Tegaskan Komitmen Dukung Dunia Usaha pertama kali tampil pada Metropolis.

Razia Gabungan Jaring Ratusan Kendaraan, Puluhan Pengendara Ditindak

0
Rasia kendaraam di depan Kantor Dinas Perhubungan Batam, Batamkota, Kamis (17/7).

batampos – Ratusan kendaraan terjaring razia gabungan yang digelar Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kepri bersama Polda Kepri dan sejumlah instansi terkait di depan Kantor Dinas Perhubungan Batam, Batamkota, Kamis (17/7). Razia difokuskan pada kendaraan umum, angkutan barang, hingga sepeda motor yang melintas di kawasan tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, puluhan kendaraan langsung ditindak karena tidak memiliki kelengkapan dokumen hingga uji KIR yang telah kedaluwarsa. Petugas bahkan menemukan sejumlah kendaraan dalam kondisi tidak laik jalan, termasuk truk tanpa lampu belakang, motor tanpa spion, dan STNK yang mati bertahun tahun.

Dalam pelaksanaan razia, ada kendaraan yang nekat mencoba kabur saat melihat petugas. Namun, sebagian besar pengendara tetap mengikuti pemeriksaan dan diarahkan untuk melengkapi dokumen yang kurang.

Kepala BPTD Kelas II Kepri, Dini Kusumahati
mengatakan kegiatan itu bukan sekadar penertiban administratif, tetapi juga upaya untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas di wilayah Kepri. Sebab masih banyak kendaraan yang membahayakan pengguna jalan lain karena minimnya kelengkapan.

“Selamatan adalah yang utama. Kami tidak hanya menindak, tapi juga mengedukasi para pengemudi agar sadar pentingnya keselamatan dan kepatuhan administrasi,” ujarnya.

Menurutnya, banyak kendaraan angkutan umum dan barang yang tidak memenuhi syarat administrasi maupun teknis, mulai dari surat-surat mati hingga kondisi kendaraan yang tidak layak jalan. Hal ini, kata dia, membahayakan keselamatan pengemudi maupun pengguna jalan lainnya.

“Yang kami periksa bukan hanya surat-surat seperti STNK dan KIR, tapi juga kondisi kendaraan secara menyeluruh. Karena banyak kendaraan yang secara kasat mata pun sudah membahayakan,” ucapnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Kepri Kombes Bayu Adhika menjelaskan, sebagian besar kendaraan yang terjaring mengalami pelanggaran ringan seperti pajak mati, tidak membawa STNK, hingga kondisi teknis yang tidak sesuai standar keselamatan.

“Kebanyakan kami beri teguran. Kendaraan yang suratnya tertinggal di rumah, pengemudi kami minta ambil dulu. Tapi kalau tidak bisa menunjukkan kelengkapan, akan kami tahan sampai mereka bisa menunjukkan dokumen resminya,” tegasnya.

Polda Kepri juga akan memanggil pihak perusahaan jika kendaraan yang bermasalah merupakan milik badan usaha. Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari pembinaan langsung dan sosialisasi keselamatan.

Selain persoalan kelengkapan kendaraan, razia juga melibatkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kepri. Kepala UPT Samsat Batam Center Patrik Nababan mengungkapkan, ada sejumlah kendaraan yang saat diperiksa ternyata belum membayar pajak kendaraan bermotor. Petugas langsung mengarahkan mereka untuk melakukan pembayaran di tempat.

“Dari hasil razia hari ini, ada sekitar 30 wajib pajak yang langsung membayar pajak kendaraan dengan total penerimaan sebesar Rp20.155.000. Namun ini masih belum selesai, karena masih banyak kendaraan lainnya,” kata Patrik.

Razia terpadu ini merupakan bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2025 yang digelar Polri secara nasional. Kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala dengan pola penegakan hukum yang mengedepankan edukasi dan pencegahan. Kegiatan juga melibatkan Dinas Perhubungan Kota Batam, Jasa Raharja dan lainnya. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Razia Gabungan Jaring Ratusan Kendaraan, Puluhan Pengendara Ditindak pertama kali tampil pada Metropolis.

Samsat Batam Center Raup Rp17,3 Miliar dalam 13 Hari

0
Warga saat membayar pajak kendaraan bermotor di kantor Samsat Batamcenter. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang digulirkan Pemerintah Provinsi Kepri sejak 1 Juli 2025 menjadi angin segar bagi ribuan pemilik kendaraan yang sebelumnya menunggak pajak. Hanya dalam kurun 13 hari kerja, UPT Samsat Batam Center mencatatkan capaian signifikan dengan total pendapatan mencapai Rp17,32 miliar. Sebesar Rp9,18 miliar di antaranya berasal dari tunggakan pajak.

Kepala UPT Samsat Batam Center, Bapenda Kepri, Patrik Nababan mengatakan respon masyarakat atas program tersebut luarbiasa. Banyak kendaraan yang sudah bertahun-tahun tidak bayar pajak, kini datang untuk memanfaatkan program ini.

“Antuasias masyarakat menurut saya luarbiasa, karena banyak kendaraan yang sudah lama mati pajak, kini datang lagi untuk mengaktifkan STNK mereka,” ujar Patrik, Kamis (17/7).

Menurut dia, UPT Samsat Batam Center mengumpulkan pendapatan pajak sebesar Rp17,32 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp9,18 miliar berasal dari wajib pajak (WP) yang sebelumnya menunggak.

“Selama dua pekan program berjalan, tercatat 6.327 unit sepeda motor dan 2.475 unit mobilmemanfaatkan fasilitas pemutihan ini,” jelasnya.

Menurut dia, pemutihan ini menawarkan berbagai keringanan, mulai dari penghapusan denda hingga diskon pokok pajak. Untuk tunggakan satu tahun, WP mendapat diskon 10 persen. Jika menunggak dua tahun, diskonnya 20 persen. Diskon terus meningkat hingga maksimal 50 persen. Sementara untuk kendaraan yang menunggak lebih dari enam tahun, pokok pajak dihapus seluruhnya dan hanya dibayarkan lima tahun terakhir dengan diskon progresif.

“Ini kesempatan emas bagi masyarakat. Selain denda dihapus, potongan pokoknya pun besar,” tambahnya.

Ia mengimbau masyarakat tidak menunggu hingga mendekati batas akhir pemutihan pada 15 November 2025. Sebab kalau menumpuk di akhir, dikhawatirkan bisa saja antre panjang dan tidak tertangani maksimal.

“Sekarang masih longgar, segera manfaatkan,” ucapnya.

Selain penghapusan 100 persen pokok pajak untuk tunggakan 2019 ke bawah, Bapenda Kepri juga memberikan diskon berjenjang untuk tunggakan pajak dari 2020 hingga 2024. Diskonnya mulai dari 50 persen (2020), 40 persen (2021), 30 persen (2022), 20 persen (2023), dan 10 persen untuk tunggakan tahun 2024.

Selain itu, Patrik menjelaskan hingga pertengahan Juli, pendapatan dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Samsat Batam Center sudah melampaui 50 persen dari target semester pertama. Patrik optimistis target khusus Rp300 miliar hingga akhir tahun bisa tercapai, khususnya dari optimalisasi program pemutihan ini.

“Kami masih menghitung persentase finalnya, tapi tren saat ini sangat positif. Kendaraan yang sudah lebih dari lima tahun mati pajak pun mulai kembali aktif,” ujarnya. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Samsat Batam Center Raup Rp17,3 Miliar dalam 13 Hari pertama kali tampil pada Metropolis.

Perketat Pengawasan di Terminal Punggur, Kepala BC: Penyelundupan Sabu Modus Baru

0
Kepala BC Batam Zaky Firmansyah.

batampos – Kepala BC Batam, Zaky Firmansyah mengatakan penyelundupan narkotika jenis sabu dari Kota Batam menggunakan modus baru. Para pelaku akan membawa barang haram tersebut melalui Terminal Pelabuhan Punggur menuju bandara Tanjung Pinang.

“Dari Batam ke Pinang, baru diselundupkan ke daerah lain,” ujarnya di Kantor BC Batam, Batu Ampar.

Zaky menjelaskan modus baru ini terungkap sebanyak 3 kali diawal bulan Juli.  Para pelaku memasukkan barang haram tersebut ke dalam dubur dan selangkangan.

“Beberapa kali kita tindak. Tetapi barang buktinya tidak banyak, inserter,” katanya.

Dengan adanya penindakan ini, Zaky mengaku akan memperketat pengawasan di Termina Punggur tersebut. Bahkan, kini BC tengah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penyelundupan yang ditempati di seluruh pintu masuk dan keluar Kota Batam.

“Akan kita perketat pengawasan dan SDM. Pelaku-pelaku ini memanfaatkan kelengahan petugas,” ungkapnya

Diketahui, BC Batam sepanjang Semester I 2025 mengagalkan 37 kasus penyelundupan narkotika. Dengan barang bukti berupa 2,1 ton methamphetamine, 1.527 gram ganja, 59 butir obat terlarang, dan 26 liter prekursor (butanox-aseton).

“Penindakan ini menyelamatkan lebih dari 10,67 juta jiwa dan mengamankan potensi biaya rehabilitasi sebesar Rp10,22 triliun,” terang Zaky.

Zaky mengaku untuk pemberantasan narkotika ini juga dibutuhkan kolaborasi antara seluru apapat penegak hukum. Sehingga, penyelundupan di jalur laur dan pintu masuk Kota Batam bisa seluruhnya dicegah.

“Kolaborasi antar aparat penegak hukum ini penting. Dan ini terbukti dengan beberapa penindakan kita,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Perketat Pengawasan di Terminal Punggur, Kepala BC: Penyelundupan Sabu Modus Baru pertama kali tampil pada Metropolis.

Buang Air Besar ke Laut, Kebiasaan Lama yang Belum Pupus di Bintan

0
Forum Bintan Sehat
Bupati Bintan, Roby Kurniawan menyerahkan SK kepada Hafizha Rahmadhani yang dikukuhkan sebagai Ketua Forum Kabupaten Bintan Sehat di aula kantor Bupati Bintan, Kamis (17/7). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Kabupaten Bintan masih bergulat dengan persoalan sanitasi dasar, terutama praktik buang air besar sembarangan (BABS). Dari total 51 desa dan kelurahan yang ada, baru 26 wilayah yang dinyatakan bebas dari praktik tersebut atau telah mencapai status Open Defecation Free (ODF).

Sekretaris Forum Kabupaten Bintan Sehat (FKBS), Rhadiah, menyebutkan bahwa capaian ODF di Bintan baru mencapai 54,6 persen. Padahal, untuk bisa mengikuti penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tingkat nasional pada tingkatan padapa, minimal capaian ODF yang disyaratkan adalah 80 persen.

“Bahkan untuk tingkatan yang lebih tinggi seperti wiwerda dan wistara, targetnya jauh lebih besar lagi,” kata Rhadiah dalam acara pengukuhan pengurus FKBS di Aula Kantor Bupati Bintan, Kamis (17/7).

Ia menambahkan, penanganan perilaku BABS membutuhkan kolaborasi lintas sektor, baik dari organisasi perangkat daerah (OPD) hingga pemangku kepentingan lainnya.

Menurutnya, edukasi dan pembentukan pola pikir masyarakat menjadi kunci dalam mengakhiri kebiasaan buang air besar sembarangan, terutama di kawasan pesisir.

“Di Bintan, praktik buang air ke laut, penggunaan jamban cemplung, hingga WC terbang masih ditemukan. FKBS akan berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat agar meninggalkan kebiasaan ini,” ujarnya.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan, yang mengukuhkan pengurus FKBS periode 2025–2030, menekankan pentingnya sinergi antar OPD dalam mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Ia berharap para koordinator tatanan mampu memahami dan menjalankan perannya secara maksimal.

Sementara itu, Ketua FKBS yang baru, Hafizha Rahmadhani, mengajak seluruh pengurus forum untuk menjalin komunikasi efektif dan berkomitmen dalam mewujudkan Bintan sebagai kabupaten yang sehat dan nyaman.

Ia juga meminta doa serta dukungan masyarakat agar program-program yang dijalankan dapat membuahkan hasil nyata. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Buang Air Besar ke Laut, Kebiasaan Lama yang Belum Pupus di Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Peluncuran CHARM Bio Materials Organic Cotton Type, Berkontribusi Pada Sustainability & SDGs

0

batampos-PT Uni-Charm Indonesia Tbk (selanjutnya disebut “Unicharm”) meluncurkan produk terbaru pembalut wanita CHARM Daun Sirih Bio Materials Organic Cotton Type 23 cm/29 cm secara terbatas. Bio Material terbuat dari tebu, batu kapur, botanical oil, resin alami, sehingga mampu mengurangi penggunaan bahan baku yang berasal dari minyak bumi.

Selain itu, dengan menggunakan material yang mengandung kapas organik (organic cotton) pada semua permukaan produk yang bersentuhan dengan kulit, membuat produk ini lebih halus dan lembut di kulit. Dalam artikel ini, kami akan memperkenalkan
fitur “CHARM Daun Sirih Bio Materials Organic Cotton Type” dan upaya Unicharm dalam berkontribusi mewujudkan SDGs (Sustainable Development Goals).

Kesadaran Konsumen akan Lingkungan & Keunggulan Produk

Pertumbuhan populasi dan konsumsi sumber daya alam secara besar-besaran menyebabkan munculnya masalah lingkungan di seluruh dunia. Hal ini juga memicu konsumen untuk menjadi lebih sadar terhadap lingkungan. Dari hasil survei internal yang
Unicharm lakukan, 57,1% responden menjawab “pernah membeli produk yang sustainable”, dan lebih dari 50% menjawab “mau membeli produk yang ramah lingkungan meskipun harganya sedikit lebih mahal”.

BACA JUGA: 4 Langkah Perawatan Kulit Dasar agar Wajah Tetap Sehat dan Cerah

Hal ini semakin menegaskan tingginya tingkat kesadaran konsumen terhadap lingkungan. Di sisi lain, di Indonesia sebagai Negara produsen minyak sawit terbesar di dunia, tandan kosong atau empty fruit bunch (EFB) yang dihasilkan dari proses ekstraksi minyak kelapa sawit belum dimanfaatkan secara maksimal, sehingga menyebabkan berbagai pencemaran
lingkungan.

Dengan mempertimbangkan hal-hal diatas, tahun ini CHARM meluncurkan pembalut CHARM Daun Sirih Bio Materials Organic Cotton Type 23 cm dan 29 cm yang mengandung bio materials di semua bagian, mulai dari produk hingga kemasan dan karton.

Melalui kerjasama dengan Oji Sinarmas Packaging, kami telah mengembangkan karton yang terbuat dari tandan kosong buah sawit / empty fruit bunch (EFB), yaitubahan limbah yang dihasilkan dari proses pembuatan minyak kelapa sawit.

Inovasi ini untuk pertama kalinya diterapkan dalam produk CHARM Daun Sirih Bio Materials Organic Cotton Type. Selotip yang digunakan pada karton juga terbuat dari bahan yang dapat didaur ulang, sehingga menghemat sumber daya dan mengurangi limbah.

Selain itu, semua permukaan produk yang bersentuhan dengan kulit dibuat darimaterial yang mengandung kapas organik atau organic cotton, yang dirancang untuk menyerap keringat yang dapat menyebabkan gatal. Karenanya, permukaan produk ini
2,1 kali lipat lebih halus dan dapat menyerap kelembapan 1,8 kali lipat lebih banyak dibanding produk CHARM Daun Sirih biasa.

Tanggapan Syifa Hadju, Brand Ambassador CHARM

Berikut tanggapan Syifa Hadju sebagai brand ambassador CHARM tentang pentingnya kesadaran akan lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebagai konsumen khususnya generasi muda, kita harus mulai menyadari bahwa aktivitas yang kita lakukan bisa memberi dampak pada lingkungan. Untuk itu kita harus melakukan perubahan dimulai dari hal yang kecil. Misalnya, ketika pergi berbelanja saya membiasakan diri untuk menggunakan totebag untuk mengurangi penggunaan plastik. Begitu juga dalam pemilihan produk. Dengan memilih produk ramah lingkungan seperti CHARM Daun Sirih Bio
Materials Organic Cotton Type yang baru diluncurkan ini, kita bisa sedikit berkontribusi
menjaga bumi. Kedepan, saya bersama CHARM akan terus menyebarluaskan semangat,【Mari Lakukan Kebaikan Kecil】”.

SDGs dan Komitmen Unicharm dalam Mewujudkannya

Untuk mengatasi berbagai masalah yang dihadapi dunia seperti pemanasan global, penipisan sumber daya, peningkatan status perempuan serta mewujudkan masyarakat yang berkelanjutan, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan 17 Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) pada tahun 2015.

Untuk mencapai tujuan-tujuan ini, tidak hanya pemerintah tetapi juga perusahaan diharapkan untuk memenuhi tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Presiden Direktur Unicharm, Takumi Terakawa mengatakan, “Kami memandang realisasi SDGs sebagai tujuan (purpose) perusahaan, dan kami menyadari bahwa tidak hanya pemerintah di setiap negara tetapi semua pihak yang terlibat harus bekerja sama untuk mencapainya.

Oleh karena itu, kami menetapkan 【Ethical Living for SDGs】 sebagai slogan perusahaan dan telah menjalankan berbagai kegiatan perusahaan yang sejalan dengan slogan tersebut. Selain itu, sejak tahun 2021, kami telah merilis produk-produk baru bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup selama lima tahun berturut-turut.

Kami akan terus mengembangkan dan merilis produk-produk baru untuk berkontribusi pada terwujudnya masyarakat yang berkelanjutan bersama konsumen”.

Tidak hanya itu, Unicharm juga telah memulai inisiatif perhitungan jejak karbon pada produk CHARM Daun Sirih Bio Materials Organic Type. Jejak karbon (carbon footprint) adalah sistem yang mengubah dan menampilkan emisi gas rumah kaca yang ditimbulkan sepanjang siklus hidup suatu produk atau layanan, dari pengadaan bahan baku hingga pembuangan dan daur ulang, menjadi emisi CO2.

“Dengan memvisualisasikan jejak karbon, langkah-langkah pengurangan emisi yang efektif dan monitoring dampak pengurangan emisi dapat dilakukan. Produk ini diharapkan dapat mengurangi emisi CO2 dengan mengurangi penggunaan jumlah plastik berbasis minyak bumi murni yang digunakan”.

Carbon Footprint*1 Produk CHARM Daun Sirih Bio Materials Organic Cotton
<CHARM Daun Sirih Bio Materials Organic Type 23 ㎝>
Estimasi rasio pengurangan CFP sebesar -15% per lembar, dengan tingkat pengurangan
sebesar -30% pada tahap pengadaan bahan baku

<CHARM Daun Sirih Bio Materials Organic Type 29 ㎝>
Estimasi rasio pengurangan CFP sebesar -18% per lembar, dengan tingkat pengurangan
sebesar -32% pada tahap pengadaan bahan baku.

Terakhir, Terakawa menyampaikan, “Produk ramah lingkungan ini berkontribusi pada
tujuan nomor 12 dari 17 tujuan dalam SDGs yaitu 【Konsumsi dan Produksi yang
Bertanggung Jawab】.

Produk ini juga sesuai dengan slogan perusahaan kami, Ethical
Living for SDGs yang berfokus pada konservasi lingkungan dan sumber daya laut, serta
pelestarian keanekaragaman hayati. Ke depannya, Unicharm akan terus berupaya tidak
hanya pada pengembangan produk, tetapi juga mempromosikan berbagai kegiatan ESG
bekerja sama dengan semua pemangku kepentingan, demi berkontribusi pada
penyelesaian masalah lingkungan dan sosial serta merealisasikan SDGs”.

*1 Koefisien IDEA v3.4.1 diterapkan sebagai basis data inventaris. Untuk koefisien emisi Bio PE, lihat laporan publik Braskem. Tingkat pengurangan
dibandingkan dengan CHARM Daun Sirih 23cm dan 29cm regular. (*)

Artikel Peluncuran CHARM Bio Materials Organic Cotton Type, Berkontribusi Pada Sustainability & SDGs pertama kali tampil pada Lifestyle.