Minggu, 5 April 2026
Beranda blog Halaman 1273

BKKBN Kepri Peringati Harganas 2025, Fokus Tekan Stunting

0
BKKBN Kepri Harganas 2025
Gubernur Ansar Ahmad didampingi Kepala BKKBN Kepri Rohina menyerahkan bantuan ke keluarga beresiko stunting, Rabu (16/7). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Riau merayakan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 tahun 2025 dengan berbagai kegiatan di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Kota Tanjungpinang, Rabu (16/7).

Rangkaian kegiatan meliputi penyematan selempang Ayah Bunda GenRe kabupaten/kota se-Kepri, penyerahan bantuan, pemberian Makanan Bergizi Tambahan (MBG) bagi ibu hamil, hingga peluncuran buku bertema stunting. BKKBN juga menghadirkan satu unit bus pelayanan KB sebagai bentuk kepedulian terhadap pengendalian penduduk.

Kepala BKKBN Kepri, Rohina, mengatakan peringatan Harganas menjadi momentum untuk memperkuat fungsi keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa.

“Harganas ini berawal dari momen sejarah saat para pejuang kembali berkumpul dengan keluarga setelah perang tahun 1945. Inilah pentingnya kita mengingat peran keluarga dalam membangun masa depan,” kata Rohina.

Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam melahirkan generasi unggul yang akan menentukan kemajuan Indonesia ke depan.

Sementara itu, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menegaskan pentingnya Harganas sebagai pengingat bagi masyarakat tentang nilai dan fungsi keluarga. Ia juga menekankan bahwa penurunan angka stunting tetap menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Wali kota dan bupati harus masif dalam upaya menurunkan angka stunting. Ini adalah fokus bersama kita,” ujar Ansar. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel BKKBN Kepri Peringati Harganas 2025, Fokus Tekan Stunting pertama kali tampil pada Kepri.

Striker Muda Lingga Nurmalisa Masuk Radar Timnas U-17

0
Striker Lingga Nurmalisa
Nurmalisa (baju kuning), pemain sepakbola asal Kabupaten Lingga yang akan mengikuti seleksi persiapan ASEAN U16 Girls Champions 2025. F. Jajun untuk Batam Pos.

batampos – Nurmalisa, striker muda asal Kabupaten Lingga resmi mendapat surat pemanggilan dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk mengikuti seleksi persiapan Timnas Indonesia U-17, yang akan berlaga di ajang ASEAN U16 Girls Champions 2025 di Solo, 18–29 Agustus mendatang.

Nama Nurmalisa mulai disorot setelah penampilan gemilangnya bersama Tim All Stars Sumatera Utara di ajang Hydroplus Piala Pertiwi U-14 dan U-16 2025 di Kudus, Jawa Tengah. Dalam turnamen itu, ia mencetak total empat gol, termasuk hattrick dalam satu pertandingan yang memukau banyak pengamat.

Sayangnya, langkah timnya harus terhenti di babak semifinal usai dikalahkan oleh All Stars Bandung. Namun performa Nurmalisa tetap meninggalkan kesan, hingga namanya masuk dalam daftar pemain yang dipanggil PSSI untuk seleksi nasional.

Surat panggilan tersebut ditujukan kepada Asosiasi PSSI Provinsi Sumatera Utara dan memuat empat nama, termasuk Nurmalisa, Oedaijah Oshea Sarinah, Syifa Aulia Syabrina Nasution, dan Fadilla. Keempatnya dijadwalkan mengikuti seleksi pada 11 hingga 20 Juli 2025 di Kudus.

“Saya sudah terima surat panggilannya dari PSSI,” kata Nurmalisa saat dikonfirmasi, Selasa (15/7). Ia mengaku masih menunggu informasi lanjutan mengenai sesi latihan dan teknis seleksi.

Sebelum memperkuat Sumatera Utara, Nurmalisa bersama rekannya Herisusani sempat berjuang mengikuti seleksi di Medan meski terkendala biaya. Dengan dukungan dari para pelatih seperti Jajun dan Hery di Lingga, mereka berhasil lolos dan masuk dalam 18 pemain yang diberangkatkan ke Piala Pertiwi.

Pelatihnya, Jajun, membenarkan kabar pemanggilan tersebut. Ia juga menyebut bahwa Nurmalisa bahkan mendapat tawaran bergabung ke salah satu klub peserta Liga 1 Putri yang akan bergulir tahun depan.

“Iya, katanya Nurmalisa mau diambil untuk Liga 1 tahun 2026. Ini peluang besar untuk dia,” ujar Jajun, Rabu (16/7).

Artikel Striker Muda Lingga Nurmalisa Masuk Radar Timnas U-17 pertama kali tampil pada Kepri.

Kepala SMPN 28 Dicopot, Amsakar: Demi Kondusifitas Belajar, Kepsek Dinonaktifkan

0
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. (F.Arjuna)

batampos– Pemerintah Kota (Pemko) Batam menonaktifkan Kepala SMP Negeri 28 Batam setelah pihak sekolah menyelenggarakan acara perpisahan siswa di hotel yang dinilai berlebihan dan menuai banyak kritik dari masyarakat serta wali murid.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengonfirmasi langkah tegas tersebut dalam pernyataannya kepada Batam Pos, Selasa (15/7) kemarin.

“Itu karena ada acara yang kami sudah edarkan tidak boleh dilakukan. Tapi kemudian itu terjadi. Maka sebagai konsekuensinya, kita harus menonaktifkan beliau dari posisi jabatan itu,” katanya.

BACA JUGA: Diklaim Inisiatif Wali Murid, Kepala SMPN 28 Bantah Menentukan Harga

Menurut Amsakar, keputusan tersebut diambil guna menjaga suasana belajar yang kondusif di lingkungan sekolah, serta menghindari potensi gangguan psikologis terhadap siswa akibat sorotan publik yang muncul akibat kegiatan tersebut.

“Kita ingin proses belajar-mengajar ini kondusif. Jangan sampai anak-anak kita terpengaruh atau suasana belajar di internal itu terganggu karena kritik kanan-kiri dan segala macam dampaknya,” katanya.

Dinas Pendidikan (Disdik) Batam juga telah menerbitkan surat edaran yang melarang seluruh satuan pendidikan—baik negeri maupun swasta—menyelenggarakan kegiatan perpisahan di luar lingkungan sekolah yang berpotensi membebani orang tua dan bertentangan dengan prinsip kesederhanaan serta inklusivitas.

Edaran bernomor 311/400.3.6.1/VII/2025 itu juga menegaskan segala bentuk pungutan tanpa dasar hukum yang jelas merupakan pelanggaran dan akan dikenai sanksi.

Amsakar menyebut, pemerintah harus konsisten dalam mengambil keputusan demi kepentingan pendidikan anak-anak.

“Kami sebagai pengambil kebijakan mesti putuskan. Ini bukan soal suka atau tidak, tapi soal bagaimana menjaga marwah penyelenggaraan pendidikan di Batam,” katanya. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Kepala SMPN 28 Dicopot, Amsakar: Demi Kondusifitas Belajar, Kepsek Dinonaktifkan pertama kali tampil pada Metropolis.

Nathan Tjoe-A-On Bergabung Lyngby Boldklub dengan Nilai Transfer Rp 6,08 Miliar

0

batampos – Pemain andalan Timnas Indonesia Nathan Tjoe-A-On menandatangani kontrak dengan klub asal Denmark, Lyngby Boldklub.

Nathan sempat menjadi sorotan karena dikabarkan akan menjadi kejutan besar Green Force di bursa transfer musim ini. Nama bek kiri berusia 23 tahun itu mencuat setelah statusnya tidak diperpanjang Swansea City.

Publik Bonek sempat dibuat optimistis dengan banyaknya rumor kedatangan Nathan ke Surabaya. Namun kenyataannya, sang pemain diaspora memilih melanjutkan karirnya di Eropa bersama Lyngby Boldklub.

Kabar ini pertama kali mencuat lewat akun Instagram @futboll.indonesiaa pada Selasa, 15 Juli 2025.

Unggahan tersebut menyebut Nathan telah resmi menandatangani kontrak dengan Lyngby dan mengakhiri spekulasi kepindahannya ke Super League 2025/2026.

Langkah Nathan ini membuat banyak suporter merasa di-php atau pemberi harapan palsu. Apalagi, Nathan adalah satu dari sedikit pemain Timnas Indonesia yang digadang-gadang akan meramaikan kompetisi dalam negeri musim ini.

Bek kiri kelahiran Rotterdam ini memang memiliki kualitas yang tak diragukan. Ia mulai menyita perhatian sejak debutnya bersama Timnas Indonesia pada 21 Maret 2024 saat menang 1-0 atas Vietnam.

Sejak resmi menjadi WNI pada awal 2024, Nathan telah tampil sebanyak 11 kali bersama skuad Garuda senior. Ia juga membela Timnas U-23 dan mencatatkan 7 penampilan sejak debut pada 15 April 2024.

Karier Nathan dimulai bersama klub Belanda, Excelsior. Ia menembus tim utama dan mencatatkan 57 pertandingan dengan torehan 1 gol dan 1 assist.

Sebelumnya, ia bermain untuk tim muda Excelsior U-19 dan U-21. Di level U-21, Nathan mengemas 2 gol dari 19 pertandingan, sedangkan di U-19, ia mencetak 2 gol dari 3 laga.

Pada 13 Agustus 2023, Nathan resmi pindah ke Swansea City dengan nilai transfer sekitar Rp 6 miliar. Namun, waktu bermainnya di klub Inggris tersebut cukup terbatas, hanya tampil sebanyak 3 kali.

Untuk menambah jam terbang, Nathan dipinjamkan ke Heerenveen pada 25 Januari 2024. Di klub Eredivisie itu, ia bermain dalam 4 pertandingan sebelum kembali ke Swansea pada akhir Juni 2024.

Kini, Lyngby Boldklub menjadi pelabuhan terbaru dalam karier Nathan. Klub Denmark tersebut menebusnya dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai Rp 6,08 miliar.

Dengan tinggi 1,82 meter dan kaki dominan kiri, Nathan memiliki kemampuan bertahan dan menyerang yang seimbang. Karakter ini membuatnya menjadi salah satu pemain potensial di posisi bek kiri Timnas Indonesia.

Agen pemain Nathan adalah Sports360 GmbH, yang juga menaungi sejumlah pemain Eropa. Dengan bergabung ke Lyngby, Nathan memiliki peluang besar untuk mendapatkan menit bermain lebih konsisten di kompetisi Eropa.

Bagi Persebaya Surabaya dan pendukung setianya, kabar ini tentu menjadi tamparan pahit. Pasalnya, Nathan disebut-sebut akan menjadi potential signing klub asal Kota Pahlawan tersebut musim ini.

Namun hingga bursa transfer berjalan, tak ada kejelasan mengenai negosiasi antara kedua pihak. Dan kini, segala harapan tersebut resmi sirna usai Nathan memilih Denmark sebagai destinasi kariernya selanjutnya.

Sebagai pemain muda dengan pengalaman internasional, keputusan Nathan terbilang strategis. Bermain di Liga Denmark bisa menjadi batu loncatan untuk karir yang lebih besar di masa depan.

Lyngby Boldklub sendiri dikenal sebagai klub pengembangan talenta muda di Denmark. Klub ini kerap memberi kesempatan kepada pemain muda untuk tampil reguler di kasta tertinggi liga.

Harga pasar Nathan per 27 Mei 2025 tercatat sekitar Rp 6 miliar menurut Transfermarkt. Nilai tersebut mencerminkan konsistensi dan potensi yang dimiliki sang pemain di level internasional.

Kabar kepindahan Nathan ini juga menjadi pengingat bagi klub-klub Super League agar lebih cepat dan sigap dalam berburu pemain diaspora. Banyaknya pemain keturunan berkualitas membuka peluang besar untuk memperkuat kompetisi domestik.

Nathan sendiri belum memberikan pernyataan resmi mengenai kepindahannya ke Lyngby. Namun akun media sosialnya menunjukkan ia tengah berada di Eropa, memperkuat sinyal akan kepindahan tersebut.

Dengan usia yang masih 23 tahun, Nathan punya masa depan cerah di dunia sepak bola. Konsistensi bermain di Eropa akan menjadi modal berharga bagi Timnas Indonesia dalam berbagai ajang internasional mendatang.

Kini, yang bisa dilakukan publik sepak bola Tanah Air adalah mendoakan agar Nathan terus berkembang. Terutama demi memperkuat skuad Garuda di kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia ke depan.

Kepindahan Nathan ke Lyngby Boldklub sekaligus menjadi penegas banyak pemain keturunan yang tetap memprioritaskan karir di Eropa ketimbang Indonesia. Meskipun godaan bermain di kampung halaman cukup besar, pilihan rasional tetap menjadi prioritas utama.

Nathan Tjoe A On bukan hanya sekadar pemain keturunan biasa. Ia adalah representasi sepak bola modern Indonesia. Profesionalisme dan ambisinya patut menjadi contoh bagi generasi pemain muda tanah air.

Dengan berlabuhnya Nathan ke Lyngby, Persebaya Surabaya harus segera mencari alternatif untuk posisi bek kiri. Pasalnya, ekspektasi besar Bonek tentu tidak bisa dibiarkan menggantung tanpa realisasi yang nyata. (*)

Artikel Nathan Tjoe-A-On Bergabung Lyngby Boldklub dengan Nilai Transfer Rp 6,08 Miliar pertama kali tampil pada Olahraga.

Pelaku Ekraf Batam Didorong Naik Kelas lewat Legalitas Usaha

0
Kepala Kanwil Kemenkumham Kepri, Edison Manik bersama Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, menyapa pelaku ekraf dan budaya yang mendapat layanan langsung untuk pendaftaran HKI serta edukasi hukum terkait perlindungan karya di Gedung LAM Batam, Selasa (15/7). F.Disbudpar untuk Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kepulauan Riau menggelar kegiatan bertajuk “Pentingnya Pendaftaran Kekayaan Intelektual” di Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Batam, Selasa (15/7).

Sebanyak 100 pelaku ekonomi kreatif, budaya, dan pariwisata dari 17 subsektor ekonomi kreatif se-Kota Batam hadir mengikuti kegiatan ini. Mereka mendapat layanan langsung untuk pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) serta edukasi hukum terkait perlindungan karya.

Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mendorong pelaku usaha kreatif naik kelas, dengan memperkuat aspek legalitas melalui perlindungan HKI.

Baca Juga: KSOP Batam Perkuat Koordinasi untuk Cegah Kejahatan Laut

“Dengan adanya kegiatan ini, para pelaku usaha dari 17 subsektor ekonomi kreatif, budaya, dan pariwisata dapat mendaftarkan usahanya dan mendapatkan perlindungan hukum serta nilai tambah terhadap karya atau produk mereka. Legalitas adalah pondasi penting dalam membangun keberlanjutan bisnis kreatif,” ujar Ardi.

Salah satu fokus utama kegiatan ini adalah layanan langsung pendaftaran HKI. Peserta dapat langsung mengurus dokumen hak cipta, merek dagang, desain industri, hingga paten dengan panduan teknis dari tim Kemenkumham Kepri. Sejumlah meja layanan dibuka dan dipandu oleh petugas profesional.

Kepala Kanwil Kemenkumham Kepri, Edison Manik, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi aktif Pemko Batam melalui Disbudpar. Ia menegaskan bahwa perlindungan kekayaan intelektual sangat krusial di tengah pertumbuhan industri kreatif.

“Ekonomi kreatif bukan sekadar tren, melainkan fondasi pembangunan berkelanjutan. Banyak pelaku usaha potensial di Kepri yang belum memahami pentingnya perlindungan kekayaan intelektual. Hari ini kami hadir langsung untuk memfasilitasi mereka,” katanya.

Edison juga menjelaskan bahwa Kemenkumham kini memiliki fokus khusus dalam mendorong pendaftaran KI, mulai dari merek, paten, hak cipta, desain industri, hingga indikasi geografis.

Baca Juga: Korupsi Rp 3,9 Miliar, Eks Manajer Pegadaian Syariah Karina Batam Jalani Sidang Perdana

Peserta juga mendapatkan materi edukatif dari Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkumham Kepri, Hot Mulian Silitonga. Ia memaparkan pentingnya KI sebagai aset berharga yang mendukung pertumbuhan usaha kreatif secara berkelanjutan, termasuk teknis pendaftaran, dokumen pendukung, hingga manfaat hukum yang didapat.

Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari ini diakhiri dengan pelayanan intensif bagi para peserta yang langsung melakukan proses pendaftaran. Banyak peserta mengaku baru memahami pentingnya perlindungan hukum terhadap karya mereka, dan merasa sangat terbantu dengan layanan langsung yang praktis ini.

Disbudpar Batam berharap kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan legalitas dan literasi hukum bagi pelaku ekonomi kreatif di Batam. Kolaborasi dengan Kemenkumham Kepri direncanakan berlangsung secara rutin, hingga seluruh pelaku usaha di bidang kreatif, budaya, dan pariwisata di Batam mendapatkan layanan pendaftaran KI.

“Kami ingin ekonomi kreatif benar-benar jadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi kota. Legalitas adalah langkah awal yang krusial,” tutup Ardi. (*)

Reporter: Ratna Irtatik

Artikel Pelaku Ekraf Batam Didorong Naik Kelas lewat Legalitas Usaha pertama kali tampil pada Metropolis.

Jalan Rusak di Tarempa Ditambal Imbas Kecelakaan

0
Tambal jalan Anambas
Jalan di kawasan pasar dan Pelabuhan Tarempa, Anambas ditambal usai terjadi kecelakaan. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepulauan Anambas menambal sebagian ruas jalan di kawasan Pasar hingga Pelabuhan Tarempa, Rabu (16/7). Penambalan dilakukan setelah adanya kecelakaan yang diduga disebabkan oleh kondisi jalan rusak dan berlubang.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Anambas, Amiruddin, mengatakan bahwa penambalan dilakukan secara manual oleh staf internal melalui gotong royong sebagai langkah cepat mencegah risiko kecelakaan serupa.

“Penambalan ini kami lakukan secara swadaya karena ruas tersebut cukup vital. Setiap hari dilalui motor, mobil, bahkan kendaraan pengangkut barang. Kalau dibiarkan berlubang, sangat berbahaya,” ujar Amiruddin.

Proses penambalan menggunakan teknik pengaspalan tradisional dengan aspal jenis AC-WC (Asphalt Concrete Wearing Course), yang umum digunakan untuk permukaan jalan utama karena teksturnya yang halus.

Meski demikian, Amiruddin mengakui ada keterbatasan alat dalam proses pemeliharaan jalan. Ia berharap pemerintah daerah dapat membantu menyediakan alat seperti baby roller atau mesin pengaspalan mini.

“Kalau punya baby roller, hasil tambalan bisa lebih cepat dan bagus. Jalan bisa rusak kapan saja, jadi alat itu penting sekali,” ujarnya.

Untuk saat ini, penambalan hanya mencakup sebagian titik kerusakan. Namun, Dinas PUPR akan terus memantau dan melakukan perbaikan lanjutan jika dibutuhkan demi keselamatan pengguna jalan. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Jalan Rusak di Tarempa Ditambal Imbas Kecelakaan pertama kali tampil pada Kepri.

Pemerintah Mau Beri Bansos Seumur Hidup untuk Lansia hingga ODGJ, DPR Wanti-wanti soal Validasi Data

0
Ketua DPR Puan Maharani. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Pemerintah berencana memberikan bantuan sosial (bansos) permanen atau seumur hidup kepada orang lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, dan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Wacana itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Menanggapi rencana itu, Ketua DPR RI Puan Maharani mewanti-wanti agar kebijakan tersebut harus diawali dengan validasi dan verifikasi data yang ketat. Hal itu penting agar penyaluran bansos tepat sasaran.

“Terkait dengan Bansos yang paling penting adalah bagaimana validasi, verifikasi, dan hal-hal yang terkait dengan data itu harus betul-betul didata dulu,” kata Puan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/7).

Mantan Menko PMK itu menegaskan, pemerintah perlu berhati-hati dalam mengubah skema penyaluran bansos. Ia khawatir jika tidak didasarkan pada data yang akurat, perubahan ini justru bisa menimbulkan polemik baru.

“Jadi jangan kemudian ada polemik kemudian tiba-tiba kita sepertinya buru-buru kemudian mengubah sesuatu yang sudah dilakukan,” ujarnya. Puan menekankan bahwa perubahan kebijakan baru dapat dilakukan bila data telah tervalidasi secara akurat.

“Jadi yang paling penting itu bagaimana memvalidasi dan verifikasi data itu betul-betul untuk dilakukan secara baik. Kalau kemudian sudah divalidasi dan diverifikasi secara betul, baru kemudian kita bisa ganti atau ubah penerimanya siapa,” papar Puan.

Ia juga mengingatkan, perubahan skema tanpa proses pendataan yang jelas bisa menimbulkan kekecewaan bagi penerima bansos yang terdampak.

“Karena kan selama ini sudah berjalan, kalau kemudian diubah tentu saja penerima-penerima yang kemarin sudah menerima akan kecewa. Jadi validasi dan verifikasi dulu data-datanya dengan baik,” pungkasnya. (*)

Artikel Pemerintah Mau Beri Bansos Seumur Hidup untuk Lansia hingga ODGJ, DPR Wanti-wanti soal Validasi Data pertama kali tampil pada News.

Caranya Sederhana, Ini Tips Jitu Cek Beras Oplosan atau Asli di Rumah

0
Ilustrasi beras. (Dermaessentia)

batampos – Kekhawatiran masyarakat akan beredarnya beras oplosan, baik yang dicampur plastik, resin sintetis, atau bahan pemutih semakin meningkat. Bagi konsumen rumah tangga, ini bukan isu sepele. Selain mengancam kesehatan jangka panjang, konsumsi beras palsu juga merugikan secara ekonomi dan kepercayaan terhadap produk lokal.

Yang membuatnya lebih mengkhawatirkan, beras oplosan seringkali tampak serupa dengan beras asli. Ia bisa putih bersih, tidak berbau aneh, bahkan terasa normal saat dimasak. Padahal di balik itu, ada risiko bahan kimia berbahaya, partikel plastik, atau bahkan pemutih sintetis yang digunakan untuk memoles tampilan.

Kabar baiknya, ada cara sederhana yang bisa dilakukan masyarakat untuk mengidentifikasi beras palsu tanpa alat laboratorium. Dari uji air hingga uji api, metode-metode ini bisa membantu memastikan apakah beras yang kita beli benar-benar aman untuk dikonsumsi.

Dikutip dari greenmoksha.com dan tribuneindia.com, Berikut adalah tips yang bisa diterapkan sendiri di rumah:

1. Uji Air: Tenggelam atau Mengapung?

Beras asli akan tenggelam saat direndam dalam air bening. Bila sebagian beras mengambang, bisa jadi mengandung plastik atau bahan sintetis ringan. Lakukan dengan air suhu ruang dan biarkan 2–3 menit.

2. Uji Api: Bau Gosong atau Plastik?

Cobalah ambil satu sendok makan beras kemudian bakar dengan menggunakan korek atau lilin. Beras asli akan terbakar dan berbau seperti bahan organik yang hangus. Jika berbau plastik menyengat dan meleleh seperti resin, patut dicurigai beras oplosan.

3. Uji Minyak Panas: Meleleh atau Tidak?

Panaskan minyak goreng lalu masukkan beberapa butir beras. Beras plastik cenderung meleleh atau mengambang di permukaan minyak. Sementara beras asli tetap keras dan tidak berubah bentuk, bahkan setelah terkena panas langsung.

4. Uji Jamur: Beras Tak Busuk? Waspada!

Setelah beras dimasak, simpanlah sebagian di suhu ruang selama 2–3 hari dalam wadah tertutup. Beras asli biasanya akan tumbuh jamur atau mulai membusuk karena reaksi enzim alami. Jika tetap bersih dan kering tanpa jamur, bisa jadi ada zat sintetis dalam komposisinya.

5. Uji Tumbuk: Serbuk atau Serpihan?

Cobalah haluskan beberapa butir beras menggunakan cobek atau penggiling tangan. Jika menghasilkan tepung putih halus, beras kemungkinan asli. Namun, jika yang keluar adalah butiran kasar, serpihan seperti plastik, atau warna kekuningan, waspadalah.

Meski kasus beras plastik tak selalu terbukti secara luas, konsumen rumah tangga tetap perlu waspada. Melakukan pengecekan mandiri dapat meminimalkan risiko dan meningkatkan kesadaran keamanan pangan keluarga. Belilah dari penjual terpercaya, cek kemasan dan merek, dan lakukan uji sederhana sebelum dikonsumsi rutin. (*)

Artikel Caranya Sederhana, Ini Tips Jitu Cek Beras Oplosan atau Asli di Rumah pertama kali tampil pada Lifestyle.

Pemotor Patah Kaki Usai Tabrak Avanza di Km 25 Kijang

0
Kecelakaan Bintan
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan di jalan Nusantara, Km 25 Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Selasa (15/7). F. Kiriman H.P Bako untuk Batam Pos.

batampos – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Nusantara, Kilometer 25 Kijang, Kecamatan Bintan Timur. Insiden tersebut menyebabkan seorang pengendara motor mengalami patah kaki setelah bertabrakan dengan mobil.

Kecelakaan pada Selasa (15/7) itu, melibatkan sepeda motor Yamaha Fino BP 5722 MB yang dikendarai Roni Satria (25) dan mobil Toyota Avanza BP 1806 TW yang dikemudikan oleh Muhammad Imran (49).

Kasi Humas Polres Bintan, Iptu H.P. Bako mengatakan, Unit Gakkum Satlantas Polres Bintan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi di lokasi.

“Pengemudi mobil melaju dari arah Tanjungpinang menuju Kijang. Dari arah berlawanan datang sepeda motor dengan kecepatan tinggi, lalu pengendaranya hilang kendali dan terlempar ke bahu jalan,” kata Bako, Rabu (16/7/2025).

Sementara itu, sepeda motor terus meluncur dan menghantam bagian depan mobil hingga tersangkut di kolong.

Roni mengalami luka lecet dan patah kaki sebelah kiri. Ia sempat dilarikan ke RSUD Bintan sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang untuk perawatan lebih lanjut.

“Dua kendaraan sudah diamankan ke Mapolres. Kerugian material ditaksir sekitar Rp 2 juta,” jelas Bako.

Ia juga mengimbau pengendara agar lebih berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

 

Artikel Pemotor Patah Kaki Usai Tabrak Avanza di Km 25 Kijang pertama kali tampil pada Kepri.

KSOP Batam Perkuat Koordinasi untuk Cegah Kejahatan Laut

0
Ilustrasi bajak laut.

batampos – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam menegaskan pentingnya penguatan koordinasi antarinstansi kemaritiman untuk menjaga keamanan di wilayah perairan Batam. Hal ini disampaikan Kepala KSOP Khusus Batam, Takwin Masiku, menanggapi laporan dugaan aktivitas mencurigakan di laut yang masuk ke pihaknya baru-baru ini.

“Laporan yang masuk ke KSOP, setahu saya, baru satu yang kami terima sekitar sebulan lalu, dari CTS. Namun setelah kami tindak lanjuti dengan pengecekan langsung ke lapangan, ternyata tidak ditemukan indikasi mencurigakan,” ujar Takwin, Senin (15/7).

Menurutnya, setiap laporan yang masuk selalu ditindaklanjuti dengan berkoordinasi bersama Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) serta instansi terkait lainnya.

Baca Juga: Kejari Batam Berhasil Tagih Tunggakan Pajak Reklame Senilai Rp451 Juta

“Intinya, koordinasi dan komunikasi antarlembaga harus terus berjalan. Ini penting agar respons terhadap setiap informasi di lapangan bisa cepat dan tepat,” ujarnya.

Takwin juga menyampaikan komitmen KSOP untuk meningkatkan intensitas komunikasi dengan sistem Vessel Traffic Service (VTS), guna mempercepat deteksi dan tindak lanjut terhadap potensi gangguan keamanan laut.

Di sisi lain, Takwin mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura dalam hal pertukaran informasi terkait keamanan laut.

“Ke depan, kami akan mengintensifkan pertukaran informasi agar perairan Batam tetap aman dari ancaman perompakan dan kejahatan lainnya,” tegasnya.

Baca Juga: Korupsi Rp 3,9 Miliar, Eks Manajer Pegadaian Syariah Karina Batam Jalani Sidang Perdana

Takwin juga mengapresiasi kinerja Ditpolairud Polda Kepri yang baru-baru ini berhasil mengungkap sindikat perompakan yang telah melakukan 55 aksi kejahatan di perairan Batam.

“Kami sangat mengapresiasi pengungkapan kasus ini. Semoga sinergi antarinstansi terus diperkuat untuk memberantas kejahatan di laut Batam,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel KSOP Batam Perkuat Koordinasi untuk Cegah Kejahatan Laut pertama kali tampil pada Metropolis.