Jumat, 3 April 2026
Beranda blog Halaman 1278

Imigrasi Selidiki Status Hukum Vila Milik Mantan Tentara Israel di Bali

0

batampos – Dua warga negara Jerman yang diketahui pernah menjadi bagian dari militer Israel (Israel Defense Forces/IDF) tengah menjadi sorotan karena membangun vila mewah di kawasan Canggu, Badung, Bali. Pihak imigrasi dan lembaga terkait kini tengah menelusuri aspek legalitas keberadaan serta kegiatan usaha yang dijalankan oleh kedua warga asing tersebut.

Bisnis mereka, yang diberi nama Gonen Villas Bali, menarik perhatian publik setelah dipromosikan melalui akun Telegram pribadi milik mereka pada 30 Juni 2025 sekitar pukul 12.00 WITA. Berdasarkan informasi dari sumber internal, pria bernama Shacar Gonen dan perempuan bernama Adi Chashmonai sama-sama memegang paspor Jerman.

Meski properti mereka berlokasi di wilayah Canggu, Kecamatan Kuta Utara, informasi yang dikumpulkan menyebutkan bahwa domisili mereka saat ini berada di Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Badung. Penelusuran pihak imigrasi menemukan bahwa keberadaan mereka di Indonesia dijamin oleh sebuah perusahaan yang beralamat di Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar.

 

Data Masuk WNA

Berdasarkan data Imigrasi, Shacar Gonen tercatat memasuki Indonesia melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada 14 April 2025, sementara Adi Chashmonai masuk lebih awal, yaitu pada 7 Februari 2025.

Imigrasi bersama lembaga terkait kini sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait status visa, kegiatan usaha, dan kemungkinan pelanggaran terhadap regulasi keimigrasian dan ketentuan investasi asing di Indonesia.

“Pemantauan terhadap kegiatan warga negara asing terus kami lakukan, khususnya terhadap mereka yang terlibat usaha atau aktivitas yang tidak sesuai dengan izin yang dimiliki,” ujar seorang pejabat imigrasi yang tidak ingin disebutkan namanya.

Waspada Terhadap Latar Militer Asing

Keberadaan WNA yang memiliki latar belakang militer asing, seperti mantan anggota IDF ini, menjadi perhatian tersendiri mengingat meningkatnya arus masuk investor dan migran asing ke Bali—terutama di kawasan wisata seperti Canggu dan Ubud.

Saat dimintai konfirmasi, Humas Imigrasi Ngurah Rai, Husnan, menyatakan belum mengetahui ihwal kasus tersebut dan menyarankan agar konfirmasi dilakukan ke Kantor Wilayah. Namun, hingga berita ini selesai ditulis pada 13 Juli pukul 19.00 WITA, Kepala Kanwil Imigrasi Bali Parlindungan belum memberikan respons.

(*)

Artikel Imigrasi Selidiki Status Hukum Vila Milik Mantan Tentara Israel di Bali pertama kali tampil pada News.

Hasil Tes Kemampuan Akademik Hanya Ditampilkan dalam Sertifikat Digital, Bukan Ijazah

0
Seorang guru membimbing siswa SDN Bendilwungu 1. F SATRIA CAHYONO/JAWA POS RADAR TULUNGAGUNG)

batampos – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) tidak sama dengan ujian sekolah dan hasilnya tidak tercantum dalam ijazah, melainkan disampaikan melalui sertifikat digital terpisah.

Tahun ini, peserta TKA mencakup siswa jenjang SMA, SMK, MA, dan MAK. Berdasarkan informasi dari Pusat Asesmen Pendidikan (Puspendik) BSKAP, Kemendikdasmen, pelaksanaan TKA akan berlangsung pada 1–9 November, dengan simulasi terlebih dahulu pada 6–12 Oktober.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa TKA bukanlah ujian wajib dan tidak menjadi penentu kelulusan siswa. Ia menyebut penyusunan TKA telah melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk praktisi, akademisi, dan orang tua.
“Kami berharap TKA dapat menjadi alat bantu untuk merumuskan kebijakan pendidikan yang lebih efektif dan relevan dalam meningkatkan mutu pembelajaran siswa Indonesia,” ujarnya.

Karena bersifat sukarela, hasil TKA tidak dicantumkan dalam ijazah, namun akan diterbitkan dalam bentuk Sertifikat Hasil TKA yang dapat diakses secara digital.

Kepala Pusat Asesmen Pendidikan BSKAP, Asrijanty, menjelaskan bahwa TKA merupakan penilaian dari pemerintah pusat, sedangkan ijazah diterbitkan oleh sekolah berdasarkan penilaian internal.
“Dokumen hasil TKA bisa diunduh dan dicetak kapan pun dibutuhkan, misalnya sebagai dokumen pendukung untuk melanjutkan pendidikan atau saat melamar pekerjaan,” katanya.

Lebih lanjut, Asrijanty menekankan bahwa siswa tidak perlu cemas, karena tidak mengikuti TKA tidak memengaruhi kelulusan mereka. Namun, sekolah negeri maupun swasta yang memenuhi syarat tetap diwajibkan menggelar TKA jika ada siswa yang ingin mengikuti.

Beberapa syarat sekolah yang bisa menyelenggarakan TKA antara lain memiliki fasilitas yang memadai, seperti komputer, listrik, dan jaringan internet yang stabil.

“Jika sekolah tidak menyediakan itu, maka siswa kehilangan kesempatan mengikuti TKA. Ini akan menciptakan ketimpangan dan ketidakadilan akses,” tutup Asrijanty. (*)

Artikel Hasil Tes Kemampuan Akademik Hanya Ditampilkan dalam Sertifikat Digital, Bukan Ijazah pertama kali tampil pada News.

Ditjen Imigrasi Tangkap dan Deportasi Buronan Tiongkok

0
Direktorat Jenderal Imigrasi mendeportasi buron Pemerintah China, melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Sabtu (12/7/2025). (Ditjen Imigrasi)

batampos – Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi berhasil mengamankan XP, seorang warga negara Tiongkok yang tidak memiliki izin tinggal serta merupakan buronan yang tengah dicari oleh pemerintah negara asalnya. XP menghadapi dakwaan tindak pidana penipuan di Tiongkok dengan nilai total sebesar 12.698.600 RMB atau sekitar Rp28,5 miliar, sejak September 2014.

Ia ditangkap di Tabanan, Bali, pada Kamis (10/7). XP telah didakwa bersalah dalam kasus penipuan oleh Kejaksaan Guangzhou pada 21 Januari 2015. Penangkapan dilakukan berdasarkan hasil patroli siber Subdirektorat Penyidikan Direktorat Jenderal Imigrasi.

Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, menyampaikan bahwa XP diamankan di tempat tinggalnya pada pukul 01.30 WITA oleh tim gabungan dari Subdirektorat Penyidikan dan petugas Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar.

“XP kemudian dibawa ke Kantor Imigrasi Denpasar untuk pemeriksaan lebih lanjut, dan saat ini telah ditempatkan di ruang detensi sebelum proses deportasi ke negara asalnya,” terangnya.

XP telah dideportasi pada Sabtu (12/7) melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan penerbangan menuju Guangzhou. Proses ini sepenuhnya dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami juga mengedepankan aspek kemanusiaan dan prinsip kerja sama internasional,” tambah Yuldi.

 

Komunikasi dan Kolaborasi

Yuldi menyampaikan bahwa Ditjen Imigrasi menjalin komunikasi dan kolaborasi yang baik dengan berbagai negara terkait pertukaran data dan informasi orang asing.

“Hal ini untuk memastikan WNA bermasalah tidak dapat melarikan diri ke Indonesia untuk menghindari hukuman atas tindakannya,” jelasnya.

Penangkapan buronan internasional ini menjadi bukti nyata komitmen Direktorat Jenderal Imigrasi dalam membantu mitra dari luar negeri dalam upaya penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan lintas negara. Direktorat di bawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia ini akan terus berupaya memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung upaya penegakan hukum internasional.

“Ini merupakan penegasan bahwa Indonesia bukanlah tempat pelarian bagi buronan yang mencoba menghindari hukuman pidana dari negaranya,” tutup Yuldi.

(*)

Artikel Ditjen Imigrasi Tangkap dan Deportasi Buronan Tiongkok pertama kali tampil pada News.

Sempat Hilang, Tiga Warga Natuna Yang Cari Kayu Gahayu Akhirnya Ditemukan

0
Petugas SAR saat mendampingi 3 warga Natuna yang dinyatakan hilang usai kencari Gahayu di Hutan Bukit Bedung, Bunguran Timur Laut.
f.basarnas

batampos– Tiga warga Natuna yang hilang ketika mencari kayu Gaharu di Hutan Bukit Bedung, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Natuna akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat, Minggu, (13/7).

Identitas korban yakni Didik Setiawan (41), Nur Gais Sugito (44), dan M. Hasanuddin (35). Sebelumnya, korban pamit mencari kayu Gaharu pada 1 Juli 2025.

“Alhamdulillah korban sudah pulang dengan selamat, sekarang tim lagi mendampingi mereka,” ujar Kepala Basarnas Natuna, Abdul Rahmat dihubungi dari Tarempa.

Selama proses pencarian, Basarnas membentuk dua regu untuk menyisir dua rute yang berbeda.

“Regu pertama melakukan pencarian dari Desa Selemam. Dan regu kedua mencari dari Desa Pengadah,” ucap Abdul Rahman.

Abdul Rahman menjelaskan awal mula korban dinyatakan hilang usai pihak keluarga sulit menghubungi.

BACA JUGA: Tiga Pencari Gaharu Natuna Ditemukan Selamat di Hutan

“Terakhir komunikasi pada 7 Juli 2025. Dari percakapan, korban akan pulang 8 hari lagi,” kata Abdul Rahman.

Rupanya, ketika komunikasi, keluarga salah menafsirkan yang mengira akan pulang tanggal 8 Juli.

“Sampai ditunggu tanggal 11 Juli tak kunjung pulang, keluarga melaporkan ke Basarnas. Dan kita langsung lakukan pencarian,” terangnya.

Ia menambahkan hilangnya komunikasi dengan korban disebabkan oleh habisnya daya ponsel mereka dan powerbank yang dibawa mengalami kerusakan.

“Akibatnya, korban tidak dapat memberi kabar kepada keluarga,” pungkas Abdul Rahman. (*)

Reporter: Ihsan

Artikel Sempat Hilang, Tiga Warga Natuna Yang Cari Kayu Gahayu Akhirnya Ditemukan pertama kali tampil pada Kepri.

Mahathir Dilarikan ke RS

0
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad dan istrinya, Hasmah Mohd Ali, di sebuah toko es krim di Shah Alam, Kuala Lumpur, pada 15 Juni lalu.
f. MOHD RASFAN/AFP

batampos – Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit kemarin (13/7). Mahathir yang pernah memimpin Malaysia selama 24 tahun (1981-2003 dan 2018-2020) itu dilaporkan mengalami kelelahan lalu meninggalkan pesta piknik ulang tahunnya ke-100 lebih awal.

Seperti dilansir Gulf Today mengutip pernyataan dari perwakilannya, saat berita ini ditulis, Mahathir menjalani observasi di National Heart Institute di Kuala Lumpur. “Beliau dirawat di rumah sakit, tetapi kami perkirakan akan pulang malam ini (tadi malam, Red),” kata perwakilannya dalam sebuah pernyataan.

Mahathir menyetir mobil sendiri pada perayaan ultah seabadnya kemarin. Pesta itu sekaligus menandai ulang tahun ke-99 istrinya, Hasmah Mohd Ali, sehari sebelumnya. Ultah seabad Mahathir jatuh pada Kamis (10/7).

Mahathir diketahui memiliki riwayat masalah jantung dan telah menjalani operasi bypass. Dia juga menjalani perawatan di rumah sakit beberapa kali dalam beberapa tahun terakhir karena infeksi pernapasan. Perawatan terakhir adalah pada Oktober tahun lalu. (*)

 

Artikel Mahathir Dilarikan ke RS pertama kali tampil pada News.

Gerakan Ayah Mengantar Anak pada Hari Pertama Sekolah : Ikuti Lombanya!

0

batampos-Perwakilan BKKBN Provinsi Kepuluauan Riau mengajak seluruh ayah untuk mengikuti Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) dengan mengantar anaknya ke sekolah pada hari pertama Tahun Ajaran 2025/2026 ini.

Besok, atau Senin 14 Juli 2025 menjadi hari pertama anak melangkahkan kaki ke sekolah setelah libur kenaikan kelas. Di hari perdana sekolah itu, Kemendukbangga/ BKKBN mengajak para ayah terlibat langsung dengan mengantarkan putra dan putrinya ke sekolah masing-masing.

Menurut Rohina, Gerakan Ayah Mengantar Anak pada hari pertama kegiatan belajar – mengajar di sekolah merupakan inisiatif simbolik dan strategis yang mendorong keterlibatan langsung ayah dalam pengasuhan, dengan cara hadir dan mengantar anak ke sekolah pada hari pertama tahun ajaran baru.

BACA JUGA: BKKBN Kepri Perkenalkan Lima Program Unggulan di Peringatan Harganas ke-32

Gerakan ini bertujuan untuk memperkuat peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak sejak dini. Melalui kehadiran ayah pada momen penting tersebut tercipta kedekatan emosional yang berpengaruh positif terhadap rasa percaya diri, kenyamanan dan kesiapan anak dalam menjalani proses belajar. Di samping itu, gerakan ini menjadi simbol budaya pengasuhan di Indonesia dari yang semula berpusat pada peran ibu, menjadi lebih kolaboratif dan setara.

Untuk menyukseskan gerakan ini, Kemendukbangga/BKKBN menyemarakkannya dengan lomba konten, caranya mendokumentasikan momen ayah mengantar anak ke sekolah melalui video, foto dan testimoni. “Akan dipilih 10 (sepuluh) pemenang yang nantinya akan mendapatkan penghargaan dari Kemendukbangga/BKKBN” ujar Rohina.

⁠”Ikuti lomba kontennya dengan cara mengunggah foto atau video ke platform instagram kemudian bubuhkan tagar #GATI dan #sekolahbersamaayah, serta menandai akun Instagram @kemendukbangga_bkkbn @birosdmkemendukbangga @dithanrembkkbn dan @bkkbnkepri”,tutupnya. (*)

Penulis : Dewita

Artikel Gerakan Ayah Mengantar Anak pada Hari Pertama Sekolah : Ikuti Lombanya! pertama kali tampil pada Metropolis.

Tiga Pencari Gaharu Natuna Ditemukan Selamat di Hutan

0
Pencari gaharu
Petugas SAR saat mendampingi 3 warga Natuna yang sempat dinyatakan hilang usai mencari Gahayu di Hutan Bukit Bedung, Bunguran Timur Laut. F. Basarnas Natuna untuk Batam Pos.

batampos – Tiga warga Kabupaten Natuna yang sempat dilaporkan hilang saat mencari kayu Gaharu di Hutan Bukit Bedung, Kecamatan Bunguran Timur Laut, akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat, Minggu (13/7).

Ketiganya yakni Didik Setiawan (41), Nur Gais Sugito (44), dan M. Hasanuddin (35), sebelumnya berpamitan untuk mencari Gaharu sejak 1 Juli 2025. Namun setelah beberapa hari tidak dapat dihubungi, keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Basarnas Natuna.

“Alhamdulillah mereka sudah pulang dengan selamat. Sekarang tim sedang mendampingi mereka,” ujar Kepala Basarnas Natuna, Abdul Rahman, saat dihubungi dari Tarempa.

Ia menjelaskan, proses pencarian dilakukan dengan membagi tim menjadi dua regu yang menyisir dua jalur berbeda.

“Regu pertama menyisir dari arah Desa Selemam, sedangkan regu kedua bergerak dari Desa Pengadah,” jelasnya.

Abdul Rahman menambahkan bahwa terakhir kali ketiganya sempat berkomunikasi dengan pihak keluarga adalah pada 7 Juli 2025, dan saat itu menyampaikan akan kembali dalam delapan hari. Namun terjadi kesalahpahaman dalam penafsiran informasi tersebut.

“Keluarga mengira mereka akan pulang tanggal 8 Juli. Tapi sampai ditunggu hingga 11 Juli tak kunjung pulang, akhirnya dilaporkan ke Basarnas,” katanya.

Penyebab hilangnya komunikasi dengan keluarga, menurut Abdul Rahman, karena ponsel dan powerbank yang dibawa para pencari Gaharu ini kehabisan daya dan mengalami kerusakan.

“Akibatnya mereka tidak dapat memberi kabar. Tapi syukurnya semuanya ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat,” pungkasnya.

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Tiga Pencari Gaharu Natuna Ditemukan Selamat di Hutan pertama kali tampil pada Kepri.

Orangtua Masih Berjuang, Pemerataan Siswa Baru SMA/SMK Negeri di Batam Terus Diupayakan

0
Kepala Kantor Disdik Provinsi Kepri Cabang Batam, Kasdianto.

batampos — Penerimaan siswa baru tahun ajaran 2024/2025 di Batam masih menyisakan harapan dan kekecewaan bagi sejumlah orangtua. Meski seleksi penerimaan berbasis sistem zonasi dan pemerataan telah selesai, masih ada orangtua yang berharap anaknya dapat diterima di sekolah negeri yang lebih dekat dari rumah. Beberapa di antaranya mengaku keberatan jika anak mereka ditempatkan di sekolah yang jaraknya terlalu jauh.

Di kawasan Batuaji dan Sagulung, sejumlah orangtua mengungkapkan belum mendapatkan sekolah yang sesuai untuk anak mereka. Beberapa bahkan masih menunggu kesempatan bisa masuk ke sekolah favorit seperti SMKN 5 atau SMKN 1 Batam, meski dua sekolah tersebut sudah menyatakan kuota penuh. “Anak saya masih ingin masuk SMKN 5. Kami berharap masih bisa ada peluang, karena memang dekat dan kualitasnya bagus,” ujar Agus, salah satu orangtua di Sagulung.

Kondisi ini terjadi lantaran masih banyak lulusan SMP/MTs yang menaruh harapan besar pada sekolah-sekolah negeri yang dianggap baik atau favorit. Namun karena keterbatasan daya tampung (RDT), mereka harus dialihkan ke sekolah lain melalui sistem pemerataan. Sayangnya, tidak semua orangtua langsung menerima penempatan tersebut, terutama jika dianggap terlalu jauh dari tempat tinggal.

Kepala Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Cabang Batam, Kasdianto, mengatakan bahwa proses pemerataan masih berlangsung. “Untuk SMA negeri, kami masih punya cukup RDT di sejumlah sekolah. Jadi bagi yang belum tertampung atau belum daftar sama sekali, bisa segera mencari sekolah yang masih tersedia kuotanya,” ujarnya.

Namun untuk jalur SMK, hampir semua sekolah negeri di Batam dinyatakan sudah penuh. Satu-satunya opsi yang kini sedang disiapkan adalah rencana konversi SMAN 27 Batam di Batuaji menjadi SMKN 12. “Ini solusi untuk mengatasi penumpukan di SMK. Kita ubah status sekolah untuk menambah daya tampung jalur kejuruan,” kata Kasdianto.

Konversi SMAN 27 menjadi SMKN 12 diharapkan dapat membantu menampung siswa baru yang ingin melanjutkan pendidikan kejuruan, terutama di wilayah Batuaji dan sekitarnya. Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerataan akses pendidikan menengah di Batam.

Dinas Pendidikan Kepri menegaskan bahwa prinsip utama dalam penerimaan siswa baru adalah memberikan akses seluas-luasnya kepada masyarakat, terutama bagi keluarga yang tidak mampu secara ekonomi. Meski demikian, pihak dinas tetap mendorong masyarakat yang secara finansial mampu untuk mempertimbangkan sekolah swasta sebagai alternatif.

“Tugas kami memastikan semua anak yang ingin sekolah di negeri bisa tertampung. Namun tentu tidak semua bisa masuk sekolah tertentu (favorit). Pemerataan harus jadi solusi bersama,” tambah Kasdianto.

Terkait bantuan pembiayaan pendidikan seperti subsidi SPP di sekolah swasta, hingga saat ini belum ada pembahasan lanjutan. Fokus utama pemerintah masih pada penuntasan penempatan siswa di sekolah negeri. Pihak dinas pun terus membuka layanan informasi dan konsultasi bagi orangtua yang masih mencari solusi pendidikan anaknya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Orangtua Masih Berjuang, Pemerataan Siswa Baru SMA/SMK Negeri di Batam Terus Diupayakan pertama kali tampil pada Metropolis.

Gunakan Kunci Ganda dan Waspada di Parkiran Umum, Polisi Imbauan Pencegahan Curanmor di Bengkong

0

 

Personel Polsek Bengkong menyambangi lokasi keramaian guna mengimbau pencegahan pencurian motor, Minggu (13/7). F. Endra untuk Batam Pos

batampos – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) hingga saat ini marak di kawasan Bengkong. Untuk itu, Jajaran Polsek Bengkong gencar melakukan imbauaan langsung kepada masyarakat.

Kapolsek Bengkong, Iptu Yuli Endra mengatakan pihaknya secara aktif mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi curanmor tersebut.

“Kami terus melakukan upaya preventif melalui penyuluhan, pembagian brosur, serta dialog langsung dengan masyarakat, baik di pusat perbelanjaan, tempat wisata, maupun kawasan pemukiman,” ujar Endra, Minggu (13/7).

Pada hari yang sama, anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Bengkong Laut melaksanakan kegiatan sambang ke kawasan Bengkong City Center. Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan sosialisasi kepada juru parkir dan pengendara motor mengenai pentingnya pengamanan kendaraan, termasuk penggunaan kunci ganda dan pemilihan lokasi parkir yang aman dan terpantau.

Selain itu, Polsek Bengkong juga rutin menggelar patroli dan razia di lokasi-lokasi yang dinilai rawan terjadinya tindak kriminal. Tujuannya untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

“Polsek Bengkong hadir untuk masyarakat. Kami tidak hanya bertindak saat kejadian terjadi, tetapi juga mengedukasi warga agar lebih waspada,” kata Endra.

Untuk meningkatkan efektivitas sosialisasi, Polsek Bengkong turut menyebarkan banner dan brosur yang berisi pesan-pesan keamanan. Seperti penggunaan kunci ganda, tidak meninggalkan barang berharga di kendaraan, serta imbauan agar masyarakat segera melapor bila melihat hal mencurigakan.

“Jika ada kejadian menonjol atau mencurigakan, masyarakat dapat segera menghubungi hotline 110,” ungkap Endra.

Endra berharap dengan adanya upaya ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap keamanan lingkungan semakin meningkat. Sehingga tindak kejahatan, terutama curanmor, dapat dicegah secara efektif.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar bisa menjadi polisi bagi dirinya sendiri. Karena pencegahan jauh lebih baik,” tutupnya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Gunakan Kunci Ganda dan Waspada di Parkiran Umum, Polisi Imbauan Pencegahan Curanmor di Bengkong pertama kali tampil pada Metropolis.

Pelaku Pelecehan di Jalan Raya Diamuk Massa, Kini Diamankan di Polsek Sagulung

0
Seorang pelaku pelecehan di jalan raya, Liston Situmeang berhasil diamankan di Polsek Sagulung.

batampos — Aksi pelecehan terhadap pengendara motor perempuan terjadi di ruas jalan R Suprapto depan Perumahan Villa Mukakuning, atau seberang RS Awal Bros, Batuaji, Minggu (13/7) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Seorang pelaku bernama Liston Situmeang berhasil diamankan warga usai terjatuh dari motor saat mencoba kabur.

Korban yang saat itu berboncengan dengan pacarnya dalam perjalanan dari Barelang menuju Mitra Mall, tiba-tiba disalip oleh sepeda motor yang ditumpangi dua pria. Salah satu dari mereka, yakni Liston, diduga meraba bagian payudara korban, hingga membuat korban berteriak keras.

Teriakan itu mengundang perhatian pengguna jalan lain yang langsung membantu mengejar pelaku. Dalam upaya kabur, motor yang ditumpangi kedua pelaku oleng dan jatuh. Warga berhasil menangkap Liston, sementara rekannya yang mengendarai motor berhasil melarikan diri.

“Pelaku yang tertangkap sudah diamankan di Polsek Sagulung dan saat ini sedang diperiksa. Rekannya masih dalam pengejaran,” ujar Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris.

Sepeda motor yang digunakan pelaku juga turut diamankan polisi sebagai barang bukti. Pihak kepolisian tengah mengembangkan kasus ini untuk mengungkap identitas pelaku lainnya.

Iptu Anwar Aris mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak main hakim sendiri. Ia menegaskan bahwa segala bentuk pelecehan akan ditindak tegas sesuai hukum. Polisi juga mengingatkan warga agar lebih waspada saat berkendara, terutama di malam hari. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Pelaku Pelecehan di Jalan Raya Diamuk Massa, Kini Diamankan di Polsek Sagulung pertama kali tampil pada Metropolis.