Jumat, 10 April 2026
Beranda blog Halaman 1282

Hari Bakti ke-78, TNI AU Batam Gaungkan Budaya Lewat Mancing Ngarong

0

 

Amsakar bersama Letkol Pnb Hendro Sukamdani dalam Hari Bakti TNI AU di Batam. (Arjuna)

batampos – Peringatan Hari Bakti TNI Angkatan Udara (TNI AU) ke-78 di Batam tak hanya dirayakan dengan semangat kemiliteran, tetapi juga dengan nuansa kultural yang kental. Lanud Hang Nadim Batam menggelar kegiatan bertajuk Mancing Ngarong V, di Pantai Teluk Mata Ikan, Nongsa, Minggu (20/7), sebagai wujud nyata kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, hadir dan secara resmi membuka kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas peran strategis TNI AU, khususnya Lanud Hang Nadim, dalam menjaga keamanan wilayah udara Batam.

“Atas nama Pemerintah Kota Batam dan BP Batam, saya mengucapkan selamat Hari Bakti TNI AU ke-78. Lanud Hang Nadim adalah mitra strategis kami, bukan hanya dalam urusan pertahanan, tapi juga dalam kehidupan sosial masyarakat,” katanya.

Sebanyak 130 peserta terlibat dalam lomba Mancing Ngarong, sebuah tradisi memancing khas Melayu menggunakan alat sederhana dari bambu. Peserta menyusuri perairan dangkal dengan cara tradisional yang semakin jarang ditemui di tengah modernisasi.

Bagi Amsakar, Mancing Ngarong bukan sekadar lomba, tapi bagian dari memori masa kecilnya yang tumbuh di lingkungan pesisir. Ia mengaku akrab dengan tradisi tersebut sejak usia dini dan menilai nilai-nilai budaya semacam ini harus terus dijaga.

“Mancing ngarong ini sudah saya lakukan sejak kecil. Saya minta ke depan bisa kita masukkan dalam agenda pariwisata Batam. Tradisi seperti ini adalah warisan, dan kita semua bertanggung jawab untuk menjaganya,” ujar Amsakar.

Sementara itu, Komandan Lanud Hang Nadim Batam, Letkol Pnb Hendro Sukamdani, mengatakan kegiatan ini dirancang bukan hanya untuk memperingati Hari Bakti, tapi juga memperkuat hubungan antara TNI AU dan masyarakat sipil. Menurutnya, budaya adalah jati diri yang tak boleh terputus dari generasi ke generasi.

“Budaya adalah jati diri bangsa. Melalui kegiatan Mancing Ngarong, kami ingin turut menjaga dan melestarikan budaya lokal sekaligus memperkuat sinergitas dengan masyarakat,” kata dia.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan dialog bersama tokoh masyarakat serta aparat kewilayahan seperti Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaludin; Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdako Batam Firmansyah; Kepala Stasiun Bakamla Batam, Margaret Kirana; hingga Polsek Nongsa.

Pantai Teluk Mata Ikan dipilih bukan tanpa alasan. Lokasi ini dikenal sebagai salah satu titik pesisir yang masih menyimpan kekayaan ekosistem laut serta erat dengan sejarah kehidupan maritim masyarakat Melayu Batam. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Hari Bakti ke-78, TNI AU Batam Gaungkan Budaya Lewat Mancing Ngarong pertama kali tampil pada Metropolis.

Kontraktor Salah Desain, Pagar Beton Gurindam 12 Akhirnya Dibongkar

0
Pagar Gurindam 12 Dibongkar
Tembok pembatas yang dibangun lebih rendah dari sebelumnya akibat kesalahan pembangunan akhirnya dibongkar, Minggu (20/7). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) membongkar pagar beton yang sebelumnya dibangun di kawasan Gurindam 12, Kota Tanjungpinang.

Pembongkaran dilakukan dengan alasan pagar tersebut dinilai terlalu tinggi dan merusak pemandangan laut, sehingga menuai protes dari masyarakat.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, pembongkaran dilakukan karena kesalahan pembacaan desain oleh kontraktor. “Kita sudah lakukan peninjauan. Kontraktornya salah baca gambar. Tinggi seharusnya hanya 40 cm untuk pembatas, bukan 1 meter,” ujarnya, Minggu (20/7/2025).

Ansar memastikan pagar atau tembok pembatas yang sempat berdiri lebih tinggi dari ketentuan kini sudah dipotong. “Sudah dipotong dan tidak mengganggu pemandangan. Ini hanya pembatas agar orang tidak jatuh,” jelasnya.

Senada, Kepala Dinas PUPP Kepri, Rodi Yantari, menjelaskan bahwa struktur itu bukan pagar permanen, melainkan pembatas antara jogging track dan podium sunset. “Tingginya hanya 40 cm. Ini untuk keamanan pengguna,” katanya.

Rodi menambahkan, pembangunan jogging track akan dilakukan secara bertahap pada 2025, dengan panjang 300 meter dan anggaran sekitar Rp4,2 miliar. Namun, pembatas beton tidak dibangun sepanjang lintasan, hanya di titik-titik tertentu.

“Nanti akan ada akses berupa tangga penghubung dari jogging track ke area podium sunset di sepanjang pesisir,” tutup Rodi. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Kontraktor Salah Desain, Pagar Beton Gurindam 12 Akhirnya Dibongkar pertama kali tampil pada Kepri.

Harga Daging Beku di Batam Melambung, Gubernur Ansar: Kami Akan Cek dan Telusuri

0
Seorang ibu tengah memilih daging sapi beku yang dijual di pasar Botania 2. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Harga daging sapi beku di Batam dilaporkan mengalami lonjakan tajam hingga menyentuh angka Rp120 ribu per kilogram. Kenaikan ini dikeluhkan masyarakat karena berdampak pada daya beli dan kebutuhan konsumsi rumah tangga sehari-hari. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri menyatakan akan segera menelusuri penyebab kenaikan harga tersebut.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, akan melakukan pengecekan lebih lanjut terhadap jalur distribusi dan sumber daging beku tersebut. Ia ingin mengetahui asal-usul pasokan daging, apakah berasal dari impor atau dari dalam negeri.

“Nanti kita cek dulu daging beku itu. Kalau daging beku itu impor, kita cek dulu nanti ada apa persoalan impornya,” katanya, Sabtu (19/7).

Menurutnya, jika daging beku tersebut ternyata dipasok dari dalam negeri, maka komunikasi dengan pelaku usaha lokal akan menjadi langkah utama dalam penanganan harga. Namun, ia menduga kuat bahwa sebagian besar pasokan daging beku memang berasal dari luar negeri.

“Kalau daging beku itu sumbernya di dalam negeri, kita bisa komunikasi nanti dengan pelaku usaha. Tapi itu biasanya impor, nanti kita akan pelajari apa problemnya,” katanya.

Selain itu, ada perbedaan perlakuan wilayah di Kepri, khususnya antara kawasan perdagangan bebas (Free Trade Zone/FTZ) seperti Batam dan kawasan non-FTZ. Menurutnya, spesifikasi wilayah ini dapat berpengaruh terhadap proses impor dan distribusi barang kebutuhan pokok.

“Karena, kan wilayah kita ini berbeda-beda perlakukannya. Ada kawasan FTZ di Batam, ada kawasan di luar FTZ. Kalau perlu diskresi-diskresi dari pemerintah pusat, afirmasi, kita akan lakukan itu,” ujarnya.

Pihaknya akan segera berkomunikasi dengan instansi terkait seperti Bea Cukai dan Karantina untuk memastikan tidak ada kendala administratif atau regulasi yang memperlambat distribusi daging impor.

“Nanti kita lihat dulu apakah persoalannya kuota atau impor. Kita akan komunikasi nanti dengan Bea Cukai, Karantina, karena daerah kita ini spesifik,” ujar dia.

Selain soal daging beku, ia juga menanggapi isu beras oplosan yang tengah ramai dibahas secara nasional. Ia memastikan hingga saat ini tidak ditemukan indikasi beras oplosan di wilayah Kepri, namun pengawasan tetap akan dilakukan secara ketat.

“Soal beras oplosan, kita sudah berkoordinasi dengan Polda Kepri. Kalau di Kepri sendiri hari ini tidak ada indikasi beras oplosan. Tapi kita akan tetap cek terus dan awasi,” katanya. (*)

Repoter: Arjuna

Artikel Harga Daging Beku di Batam Melambung, Gubernur Ansar: Kami Akan Cek dan Telusuri pertama kali tampil pada Metropolis.

Pelantikan Pejabat Eselon II Pemko Batam Masih Tertunda, Menunggu Restu Kemendagri

0
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad,

batampos – Proses pelantikan pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam hingga kini belum juga terealisasi, meski Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, sebelumnya telah memberikan sinyal bahwa pelantikan akan segera dilakukan. Proses administrasi yang panjang disebut sebagai salah satu faktor penyebab keterlambatan.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, membenarkan bahwa pihaknya sudah menindaklanjuti surat rekomendasi pelantikan yang dikirimkan oleh Pemko Batam. Surat tersebut telah ditandatangani dan diteruskan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Sudah. Suratnya sudah kita tindaklanjuti ke Kemendagri. Kayaknya dari BKN juga sudah, sebab mereka hanya me-replacement saja,” kata Ansar, Sabtu (19/7).
Setelah dokumen sampai ke Kemendagri, keputusan soal waktu pelantikan sepenuhnya berada di tangan kementerian dan wali kota. “Kalau soal kapan pelantikan, tunggu dari Kemendagri. Nanti Kemendagri langsung ke wali kota,” tambahnya.
Pelantikan pejabat ini menjadi perhatian publik setelah hampir dua bulan berlalu sejak dilaksanakannya uji kesesuaian atau job fot terhadap sejumlah pejabat eselon II. Namun, hingga kini belum ada kejelasan kapan pelantikan akan digelar.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengakui bahwa proses pelantikan belum bisa dilakukan karena masih menunggu persetujuan dari berbagai jenjang pemerintahan. Ia meminta masyarakat untuk bersabar. “InsyaAllah. Sabar ya,” ujar Amsakar, Rabu (16/7) lalu.
Ia menyebut, pelantikan kemungkinan akan digelar dalam waktu dekat, bahkan menyebutkan minggu depan sebagai waktu yang direncanakan, meskipun belum memberikan tanggal pasti.
“Minggu depan itu bermakna sampai hari Sabtu, bisa juga sampai hari Minggu tengah malam,” katanya tempo lalu.
Menurut Amsakar, pelantikan tidak bisa sembarangan dilakukan. Setelah dinyatakan selesai di BKN, pihaknya harus menyurati Gubernur Kepri untuk mendapatkan rekomendasi yang kemudian dikirim ke Mendagri. Barulah setelah Mendagri merespons, pelantikan dapat dilaksanakan.
“Yang jelas tahapannya banyak. Setelah disetujui di BKN, kami harus surati Pak Gubernur untuk merekomendasikan ke Menteri Dalam Negeri. Setelah Pak Menteri merespons, proses pelantikan itu baru terlaksana,” ujar Amsakar.
Adapun pejabat yang akan dilantik nantinya merupakan pejabat eselon II yang memegang jabatan strategis dalam roda pemerintahan Kota Batam. Evaluasi dilakukan untuk memastikan kecocokan antara jabatan dan kompetensi pejabat.
Sejumlah nama disebut telah mengikuti proses job fit dalam  evaluasi kinerja dan reposisi jabatan. Isu yang beredar menyebutkan keterlambatan pelantikan juga dipengaruhi regulasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang membatasi kewenangan demosi kecuali atas alasan tertentu. Tapi hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai hal itu. (*)
Reporter: Arjuna

Artikel Pelantikan Pejabat Eselon II Pemko Batam Masih Tertunda, Menunggu Restu Kemendagri pertama kali tampil pada Metropolis.

Pesta Rakyat Nikahannya Renggut 3 Nyawa dan Korban Luka-luka, Putra Sulung KDM dan Wabup Garut Minta Maaf

0
Wakil Bupati Garut Luthfianisa Putri Karlina (kanan) bersama suaminya Maula Akbar. (Feri Purnama/Antara)

batampos – Pernikahan putra sulung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Maulana Akbar, dengan Wakil Bupati Garut Putri Karlina menyisakan insiden nahas, berupa jatuhnya korban jiwa. Sebab, terdapat 3 warga meninggal dunia, 8 warga menjalani perawatan intensif, dan 19 warga rawat jalan.

Maulana Akbar menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut. Sambil terlihat menahan tangis, Maulana Akbar menyatakan tidak ada niatan jahat dari acara pesta rakyat rangkaian penikahan dirinya dengan Putri Karlina, anak dari Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto.

“Saya mohon permohonan maaf untuk semuanya, tidak ada maksud dan niatan dari kami untuk melukai hati dan para keluarga korban,” kata Maulana Akbar, dikutip Minggu (20/7).

Ia menjelaskan, ide pembagian makanan gratis muncul secara spontan. Menurutnya, banyak warga yang sudah berkumpul sejak siang untuk menunggu malam hiburan yang disiapkan keluarga besar kedua mempelai. Melihat kondisi tersebut, makanan yang tersedia pun akhirnya dibagikan sebagai bentuk antusiasme masyarakat.

“Niat kami untuk makan gratis bukan untuk memberikan hal yang cuma-cuma. Ketika warga sudah mulai berkumpul dari siang hari menunggu acara malam hiburan, saya berpikir daripada warga hanya berdiri menunggu dan makanan masih banyak, ya sudahlah kita berikan saja,” tuturnya.

Namun, Maulana mengaku tidak mengetahui bagaimana kericuhan dan pembagian makan gratis bisa menyebar begitu luas sehingga menimbulkan kekacauan. Ia pun mengaku tengah menelusuri penyebab terjadinya kekacauan tersebut.

“Konsep kami bersama istri, dilakukan secara terbuka tanpa penutupan, tanpa penyekatan, tanpa pengumuman. Entah dari mulut siapa tercipta istilah makan gratis itu setelah jam 1 siang, itu yang sedang saya dalami,” ujarnya.

Lebih lanjut, Maulana menegaskan makanan yang disediakan di area pesta dimaksudkan bagi masyarakat yang telah hadir lebih awal. Namun, area tersebut memang terdapat petugas keamanan yang berjaga.

“Untuk makanan yang tergelar itu murni hanya untuk masyarakat yang memang sedang menunggu dipersilakan makan tanpa ada penghalangan. Kebetulan disitu banyak petugas yang berjaga ya itu memang untuk itu,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, istri Maulana Akbar, yang juga Wakil Bupati Garut, Putri Karlina menyampaikan bela sungkawa atas insiden jatuhnya korban jiwa dan luka-luka dalam pesta rakyat pernikahannya.

“Turut berbela sungkawa atas insiden musibah yang terjadi tepat setelah dua hari, hari yang saya tandai sebagai hari paling bahagia di hidup saya,” urai Putri.

Putri memastikan, tidak ada niatan bagi dirinya bersama suami dalam acara hari bahagia tersebut menimbulkan kekacauan.

“Tidak ada sedikitpun niatan untuk melukai, menyakiti, bahkan nauzubillah innalillahi sampai ada yang kehilangan nyawa, tidak ada, sedetikpun setitikpun diniatan hati saya,” sambunya.

Putri menyatakan, dirinya yang merupakan Wakil Bupati Garut hanya ingin memenuhi ekspektasi publik atas pesta rakyat dari rangkaian pernikahannya tersebut. Karena itu, dirinya sejak awal sudah menyusun konsep pernikahannya agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat setempat.

“Beban saya sebagai wakil bupati yang melaksanakan pernikahan, tentu saja adalah memenuhi ekspektasi masyarakat, untuk bisa ikut berbagi kebahagiaan, maka saya berupaya mati-matian untuk acara saya di tanggal 16 itu tidak mengganggu sedikitpun kegiatan masyarakat. Kenapa? Karena saya tahu agak sulit menciptakan ruang kondusif di keramaian dengan keadaan seperti itu,” pungkasnya. (*)

Sumber: JP Group

Artikel Pesta Rakyat Nikahannya Renggut 3 Nyawa dan Korban Luka-luka, Putra Sulung KDM dan Wabup Garut Minta Maaf pertama kali tampil pada News.

Usai Serangan Mematikan di Gereja Gaza, Paus Leo XIV Tegur Netanyahu: Serukan Gencatan Senjata dan Lindungi Warga Sipil

0
Penampakan kerusakan di Gereja Keluarga Kudus, Gaza, yang terkena serangan udara Israel pada 18 Juli 2025 (Dok. ABC News)

batampos – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menghubungi Paus Leo XIV pada Jumat (18/7/2025) menyusul serangan udara Israel yang menghantam satu-satunya gereja Katolik di Jalur Gaza, yaitu Gereja Keluarga Kudus. Serangan tersebut menewaskan tiga orang dan melukai sepuluh lainnya, termasuk beberapa korban dalam kondisi serius.

Percakapan antara Netanyahu dan Paus terjadi di tengah kecaman luas atas memburuknya kondisi kemanusiaan di Gaza, terutama bagi komunitas minoritas. Vatikan secara resmi mengonfirmasi panggilan tersebut dan menyampaikan bahwa Paus memanfaatkan kesempatan itu untuk menyuarakan keprihatinan mendalam terhadap penderitaan rakyat sipil.

Dilansir dari ABC News, Minggu (20/7/2025), Vatikan menyebut bahwa Paus Leo XIV “memperbarui seruannya agar negosiasi kembali digalakkan dan agar perang segera diakhiri.” Dalam pernyataan itu, Vatikan juga menegaskan bahwa “Bapa Suci sangat prihatin terhadap situasi kemanusiaan yang terjadi di Gaza, di mana harga paling menyakitkan harus dibayar oleh anak-anak, lansia, dan orang sakit.”

Lebih lanjut, Paus Leo XIV juga menyerukan perlindungan terhadap tempat-tempat ibadah serta keselamatan umat dari semua agama. “Bapa Suci menegaskan kembali pentingnya melindungi tempat-tempat suci, dan yang paling utama, keselamatan umat beriman serta seluruh masyarakat di Palestina dan Israel,” demikian pernyataan resmi dari Vatikan.

Menanggapi insiden tragis, kantor Perdana Menteri Israel mengeluarkan pernyataan yang menyatakan penyesalan mendalam dan menyebut serangan itu sebagai akibat dari “amunisi nyasar.”

“Israel sangat menyesalkan bahwa amunisi nyasar menghantam Gereja Keluarga Kudus di Gaza. Setiap nyawa tak berdosa yang hilang adalah tragedi. Kami berbagi duka dengan keluarga korban dan umat beriman,” ujar kantor Netanyahu.

Israel juga menyatakan telah membuka penyelidikan atas insiden tersebut dan menegaskan kembali komitmennya untuk melindungi warga sipil dan tempat ibadah di wilayah konflik. Penegasan ini muncul di tengah meningkatnya tekanan internasional terhadap Israel terkait banyaknya korban sipil dalam eskalasi militer terbaru.

Menurut Patriarkat Latin Yerusalem, dari 10 korban luka, satu orang berada dalam kondisi kritis dan dua lainnya mengalami luka serius. Patriarkat juga mengonfirmasi bahwa serangan terjadi di kompleks gereja yang selama ini menjadi tempat berlindung bagi umat Kristiani di Gaza.

Pada hari yang sama dengan panggilan dari Netanyahu, Kardinal Pierbattista Pizzaballa selaku Patriark Latin Yerusalem tiba di Gaza sebagai bagian dari delegasi gerejawi. Ia merupakan perwakilan tertinggi Gereja Katolik untuk wilayah Israel, Palestina, Yordania, dan Siprus.

“Selama kunjungan ini, delegasi akan bertemu dengan komunitas Kristiani setempat, menyampaikan belasungkawa dan solidaritas, serta berdiri bersama mereka yang terdampak peristiwa tragis ini,” ujar Patriarkat dalam siaran pers.

Kunjungan Kardinal Pizzaballa juga bertujuan untuk menilai langsung kebutuhan kemanusiaan dan pastoral di tengah konflik yang berkepanjangan. Bersama mitra-mitra kemanusiaan, Patriarkat memastikan akses bantuan kepada komunitas Kristiani di Gaza.

“Bantuan mencakup ratusan ton bahan pangan, perlengkapan medis darurat, serta evakuasi korban luka ke luar Gaza untuk mendapatkan perawatan,” jelas pernyataan resmi Patriarkat.

Sementara itu, Vatikan juga menyatakan bahwa “Sri Paus sangat sedih mengetahui adanya korban jiwa dan luka-luka akibat serangan militer di Gereja Keluarga Kudus.” (*)

Sumber: JP Group

Artikel Usai Serangan Mematikan di Gereja Gaza, Paus Leo XIV Tegur Netanyahu: Serukan Gencatan Senjata dan Lindungi Warga Sipil pertama kali tampil pada News.

Kuota Subsidi SPP Batam: 2.440 untuk SD, 1.430 untuk SMP

0
Kepala Disdik Batam Tri Wahyu Rubianto. Foto. Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam mulai menjaring calon penerima subsidi biaya SPP bagi siswa SD dan SMP yang tidak tertampung di sekolah negeri dan melanjutkan pendidikan di sekolah swasta. Tahun ini, kuota bantuan pendidikan tersebut disiapkan untuk 2.440 siswa SD dan 1.430 siswa SMP, dengan total 3.870 siswa penerima.

Kepala Disdik Batam, Tri Wahyu Rubianto, menyampaikan bahwa proses penjaringan saat ini masih berada dalam tahap pendataan oleh masing-masing sekolah swasta. Pendataan dilakukan berdasarkan petunjuk teknis yang telah ditetapkan.

“Ada 3.870 kuota yang disiapkan, terdiri dari 2.440 murid d SD dan 1.430 murid SMP,” ujar Tri, Minggu (20/7).

Ia menjelaskan, pihak sekolah akan mendata siswa yang dianggap memenuhi syarat sebagai penerima bantuan. Data yang sudah lengkap kemudian diajukan oleh setiap kepala sekolah ke Disdik Batam untuk diverifikasi lebih lanjut.

Program ini menjadi salah satu prioritas pada tahun ajaran baru, khususnya untuk mendukung siswa dari keluarga prasejahtera yang harus menempuh pendidikan di sekolah swasta.

Tri menegaskan, subsidi diberikan kepada siswa dari keluarga tidak mampu yang sebelumnya telah mengikuti proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di sekolah negeri namun tidak tertampung.“Masuk sekolah swasta, dan berasal dari keluarga tidak mampu. Itu syaratnya,” tegasnya.

Sebagai dasar penentuan penerima, Pemkot Batam tahun ini menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DT-SEN), yang menggantikan sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). DT-SEN mengklasifikasikan masyarakat ke dalam lima desil berdasarkan kondisi sosial ekonomi masing-masing.

Namun, lanjut Tri, berdasarkan kebijakan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, selama keluarga siswa masuk dalam sistem DT-SEN, maka mereka dinilai layak untuk menerima bantuan, tanpa memandang kategori desil.

“Selama dia masuk di dalam sistem DT-SEN atau DTKS, maka dia bisa diajukan sebagai penerima bantuan,” jelasnya.

Selain masuk dalam DT-SEN, persyaratan lain yang harus dipenuhi adalah memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang diterbitkan di Kota Batam. Seluruh dokumen tersebut diunggah oleh pihak sekolah ke sistem yang telah disiapkan Disdik Batam.

“Pihak sekolah yang akan mengunggah dokumen seperti bukti DT-SEN, KK, dan KTP orang tua ke sistem kami. Setelah itu akan diverifikasi,” tutup Tri. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Kuota Subsidi SPP Batam: 2.440 untuk SD, 1.430 untuk SMP pertama kali tampil pada Metropolis.

Jumlah Penumpang Domestik Turun, Angkutan Laut Internasional di Batam Justru Naik

0
Sejumlah warga tiba di pelabuhan domestik Sekupang. Foto Rengga

batampos – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat jumlah penumpang angkutan udara dan laut domestik yang datang dan berangkat mengalami penurunan pada Mei 2025. Sementara itu, angkutan laut internasional justru menunjukkan tren peningkatan, baik dari sisi kedatangan maupun keberangkatan.

Kepala BPS Kota Batam, Eko Aprianto, mengatakan jumlah penumpang angkutan udara domestik yang datang ke Batam pada Mei 2025 tercatat sebanyak 147.740 orang. Jumlah ini turun 28,54 persen dibandingkan April 2025. Jika dibandingkan Mei tahun lalu, juga terjadi penurunan sebesar 14,10 persen dari sebelumnya 171.999 penumpang.

“Begitu pula dengan jumlah penumpang yang berangkat dari Bandara Hang Nadim pada bulan Mei sebanyak 130.383 orang, atau turun 28,33 persen dibandingkan April 2025 yang tercatat 181.914 penumpang,” kata Eko, Minggu (20/7).

Namun, di sisi angkutan udara internasional, terjadi peningkatan signifikan pada jumlah penumpang yang berangkat. Selama Mei 2025, sebanyak 14.627 orang berangkat dari Hang Nadim menuju luar negeri, naik drastis 289,33 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Di sisi lain, jumlah penumpang internasional yang datang justru menurun 39,97 persen, dari 4.579 menjadi 2.749 orang.

“Secara total, angkutan udara di Batam pada Mei 2025 masih mengalami penurunan dari sisi jumlah penumpang, baik yang datang maupun yang berangkat,” jelasnya.

Untuk angkutan laut domestik, BPS mencatat jumlah kedatangan penumpang di pelabuhan Batam sebanyak 150.096 orang, turun 39,08 persen dibandingkan April 2025 yang mencapai 246.397 orang.

Begitu juga dengan jumlah keberangkatan domestik yang menurun 21,73 persen, dari 186.692 menjadi 146.121 orang. Jika dibandingkan Mei 2024, penurunan kedatangan sebesar 2,59 persen, namun keberangkatan justru naik tipis 1,28 persen.

Sementara itu, angkutan laut internasional menunjukkan peningkatan. Kedatangan penumpang dari luar negeri ke Batam tercatat sebanyak 218.642 orang, naik 3,60 persen dibandingkan April 2025. Dibandingkan Mei 2024, terjadi kenaikan yang signifikan sebesar 18,19 persen.

“Jumlah penumpang yang berangkat ke luar negeri melalui pelabuhan di Batam selama Mei 2025 sebanyak 206.293 orang. Ini naik 3,93 persen dibandingkan April 2025, dan naik 12,40 persen dibandingkan Mei tahun lalu,” ujar Eko.

Secara keseluruhan, BPS menyimpulkan bahwa transportasi domestik, baik udara maupun laut, mengalami penurunan jumlah penumpang. Namun, untuk transportasi internasional, khususnya angkutan laut, menunjukkan tren kenaikan seiring meningkatnya mobilitas warga antarnegara. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel Jumlah Penumpang Domestik Turun, Angkutan Laut Internasional di Batam Justru Naik pertama kali tampil pada Metropolis.

Mr. Blitz Siap Bertanggung Jawab Atas Ijazah Eks Karyawan yang Hilang

0
Kuasa hukum Mr Blitz
Kuasa hukum, Mr. Blitz Rio Fernando Napitupulu (kanan). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Kuasa hukum restoran cepat saji Mr. Blitz di Kota Tanjungpinang mengakui pihaknya telah melakukan upaya mediasi terkait hilangnya ijazah milik mantan karyawan berinisial AM.

Pihak manajemen menyatakan siap bertanggung jawab jika ijazah SMP tersebut tidak ditemukan.

“Kami sudah bertemu untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan,” ujar kuasa hukum Mr. Blitz, Rio Fernando Napitupulu, Minggu (20/7).

Menurut Rio, tidak ada unsur kesengajaan dalam hilangnya dokumen tersebut. Ia juga menyayangkan pernyataan AM yang menyebut tidak ada perdamaian, karena menurutnya mediasi masih berlangsung.

Rio menambahkan, AM sebenarnya memiliki ijazah lain, yakni SMA, yang dilampirkan saat melamar kerja. “Dari informasi kami, yang bersangkutan juga sudah bekerja di tempat lain,” katanya.

Terkait pemutusan hubungan kerja, AM disebut diberhentikan karena pelanggaran prosedur kerja. Manajemen, kata Rio, telah meminta waktu untuk mencari ijazah tersebut. Jika tidak ditemukan, Mr. Blitz bersedia mengurus penerbitan ulang sesuai prosedur.

“Kalau memang tidak ditemukan, manajemen akan bantu proses agar ijazah bisa terbit kembali. Kami tidak lari dari tanggung jawab,” tegas Rio.

Namun pihak keluarga membantah pernyataan tersebut. Mul, paman AM, menegaskan bahwa keponakannya hanya memiliki ijazah SMP dan tidak menyelesaikan pendidikan di SMA.

“Tidak ada ijazah lain. SMA saja dia tidak tamat. Jadi kuasa hukum itu berbohong,” ujar Mul.

Meski AM saat ini telah bekerja kembali tanpa ijazah, pihak keluarga meminta Mr. Blitz segera mengembalikan dokumen tersebut. Mereka juga membenarkan bahwa upaya penyelesaian secara kekeluargaan telah dilakukan, tetapi belum mencapai kesepakatan.

“Kami minta ijazah itu segera ditemukan dan dikembalikan. Selesaikan masalah ini tanpa diputar-putar lagi,” tutup Mul. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Mr. Blitz Siap Bertanggung Jawab Atas Ijazah Eks Karyawan yang Hilang pertama kali tampil pada Kepri.

Ribuan Warga Tanjungpinang Padati Aksi Peduli Palestina, Donasi Capai Rp100 Juta

0
Aksi solidaritas Palestina di Tanjungpinang
Ribuan warga Tanjungpinang saat hadir dalam kegiatan donasi peduli Palestina di Lapangan Pamedan Tanjungpinang, Minggu (20/7). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Ribuan warga memadati Lapangan Pamedan, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Minggu (20/7), dalam aksi puncak penggalangan dana peduli Palestina. Massa datang dengan berbagai atribut solidaritas, mulai dari bendera Palestina hingga syal bertuliskan dukungan.

Acara ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan penggalangan dana yang digelar sejak awal Juli oleh Tim Tanjungpinang Peduli Palestina. Ketua tim, Ikhwan, menyebut lebih dari seribu orang hadir dalam acara tersebut.

“Yang hadir lebih dari 1.000 orang. Tempatnya sampai kurang menampung. Ini bentuk kepedulian luar biasa dari masyarakat Tanjungpinang,” ujar Ikhwan.

Hingga hari itu, total donasi yang terkumpul mencapai lebih dari Rp100 juta. Dana tersebut diperoleh melalui berbagai kegiatan, seperti lelang lukisan, tanjak, hingga kaos bertema Palestina. Penggalangan dana akan berlangsung hingga 30 Juli dan ditargetkan tembus Rp1 miliar.

“Tahun lalu kita bisa kumpulkan Rp1,2 miliar. Harapannya tahun ini tidak jauh berbeda. Apalagi donasi ini resmi disalurkan lewat Baznas,” tambah Ikhwan.

Aksi ini sekaligus menjadi simbol kepedulian warga Kota Gurindam kepada sesama umat, khususnya di Palestina yang tengah dilanda konflik berkepanjangan.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, yang turut hadir menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan kemanusiaan tersebut. Ia juga mengimbau para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah provinsi untuk ikut berdonasi.

“Kita berikan bantuan secara pribadi. ASN juga kami dorong agar ikut menyumbang semampunya,” kata Ansar. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Ribuan Warga Tanjungpinang Padati Aksi Peduli Palestina, Donasi Capai Rp100 Juta pertama kali tampil pada Kepri.