
batampos – Tak ada yang tahu garis nasib seseorang. Sesaat jauh tinggi di atas, hanya dalam sekedipan mata kemudian bisa jatuh terpelanting ke tanah. Bak naik roller coaster. Itulah nasib yang dialami dua anggota DPR dari kalangan artis yang menjadi anggota Fraksi PAN, Eko Patrio dan Uya Kuya.
Pada 15 Agustus 2025 lalu, keduanya terlihat sangat riang berjoget. Tepatnya usai Presiden Prabowo memberi pidato RAPBN 2026 dan Nota Keuangan selesai.
Nasib baik kembali menghampiri keduanya ketika pada 20 Agustus 2025, tunjangan perumahan anggota DPR diumumkan naik, yang nilainya sekitar Rp 50 juta per bulan. Aksi joget keduanya plus kenaikan tunjangan perumahan yang jumlahnya fantastis tak pelak membuat rakyat meradang.
Berbagai akrobat dari anggota DPR termasuk Eko Patrio dan Uya Kuya yang malah membikin konten yang kesannya malah meledek, akhirnya menyulut kemarahan warga, hingga timbul demonstrasi besar yang dimulai pada 25 Agustus 2025.
Pada 28 Agustus 2025, demonstrasi memanas, ditambah lagi dengan kematian driver ojol Affan Kurniawan yang terlindas rantis Brimob Polri kian membuat situasi tambah membara.
Kerusuhan pun pecah dimana-mana, hingga puncaknya pada Sabtu (30/8) hingga hari inj. Minggu dini hari (31/8), rumah mewah para anggota DPR, yaitu Ahmad Sahroni, Eko Patrio, dan Uya Kuya porak-poranda diterobos para penjarah. Permintaan maaf yang sebelumnya disampaikan oleh Eko Patrio dan Uya Kuya rupanya tak mempan untuk meredakan emosi warga yang sudah naik sampai ubun-ubun.
Eko Patrio dan Uya Kuya yang oleh banyak orang dianggap sebagai biang kerok kerusuhan massal tak hanya harus menanggung akibatnya secara finansial, secara politik, karier mereka pun ikut berantakan.

Hari ini, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) mengeluarkan keputusan yang isinya adalah menonaktifkan Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio dan Surya Utama alias Uya Kuya sebagai anggota DPR RI mulai Senin, 1 September 2025.
Hal itu diumumkan PAN melalui siaran pers yang diteken oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Sekretaris Jenderal PAN Viva Yoga Mauladi pada Minggu.
PAN menyatakan berkomitmen menjaga kehormatan, disiplin, serta integritas wakil rakyat yang berasal dari PAN dalam menjalankan tugas-tugas konstitusional di DPR RI.
“PAN mengimbau kepada masyarakat untuk bersikap tenang, sabar dan mempercayakan secara penuh kepada pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto,” kata Viva kepada wartawan di Jakarta, Minggu.
Dia meminta masyarakat percaya bahwa Presiden Prabowo akan menyelesaikan persoalan ini secara tepat, cepat, dan selalu berpihak kepada rakyat untuk kemajuan bangsa Indonesia ke depan.
Dalam siaran pers itu, PAN yang lahir dari rahim reformasi menyatakan bakal tetap terus memegang teguh untuk merealisasikan nilai-nilai reformasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
PAN juga berkomitmen untuk terus mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi dan kepentingan masyarakat untuk menjadi kebijakan dan program-program pemerintah agar sesuai dengan aspirasi masyarakat dan dapat bermanfaat buat masyarakat secara langsung.
Perjuangan PAN di lembaga legislatif juga akan tetap menjaga komitmen dan tugas-tugas konstitusional untuk fungsi legislasi, penganggaran, dan kontrol serta pengawasan, agar pemerintahan dan tata kelola Negara dapat berjalan secara efektif, efisien, dan berdampak pada kemajuan dan kemakmuran bangsa.
“Demikian siaran pers ini dibuat disertai dengan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia agar dapat menata kembali untuk perjuangan di masa depan,” kata Viva. (*)
Sumber: JP Group
Artikel Nasib Eko Patrio dan Uya Kuya bagai Roller Coaster: Tunjangan Naik, Joget-joget, Rumah Dijarah, Kini Dipecat Jadi Anggota DPR pertama kali tampil pada News.









