Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 12835

SD Kekurangan Sarana dan Prasarana

0

batampos.co.id – Sebanyak sepuluh Sekolah Dasar (SD) di Anambas yang belum terakreditasi. Tahun ini Unit Pelaksa Akreditasi (UPA) Sekolah Anambas mengusulkan delapan SD untuk menjalani proses peninjauan akreditasi ke Badan Akreditasi Nasional (BAN).

”Karena dua sekolah lagi mengaku belum siap terkendala sarana dan prasana,”ungkap Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Anambas Asiah yang juga menjabat sebagai Ketua Unit Pelaksana Akreditasi Sekolah Selasa (10/10)

Diakuinya, rata-rata akreditasi sekolah di Anambas itu masih akreditasi B, hanya 2 sekolah yang mendapat akreditasi A, yaknis SD 005 Payaklaman Palmatak dan SMP 2 Siantan. Oleh karena itu sampai sekarang ini pihaknya masih berupaya agar semua sekolah sudah mendapat akreditasi sesuai yang diamanatkan Kemendikbud.

“Secara perlahan, kami akan mendukung perlengkapan sarana dan prasarana sekolah. Sehingga tidak ada lagi kendala untuk mengikuti visitasi dan penilaian akreditasi,” jelasnya.

Dia Optimis, Oktober ini Tim Visitasi dari Provinsi dan Pusat akan turun ke Anambas. “Mudah-mudahan 8 sekolah yang kami usulkan mendapat akreditasi,” ujarnya mengakhiri.‎

Diketahui jika pada bulan Oktober nanti bukan hanya sekolah saja yang akan disurvey untuk pengajuan akreditasi, tapi instansi pemerintah lainnya juga akan disurvey seperti puskesmas dan sebagainya. (sya)

 

Batu Besar Bahayakan Pengendara

0
Pengendara bermotor menghindari batu yang menghalangi jalan Tarempa-Rintis di Kampung Melayu, Tarempa. F. Syahid/Batam Pos.

batampos.co.id – Batu berukuran besar menghalangi jalan Tarempa-Rintis di Kampung Melayu Tarempa. Keberadaan batu ini membahayakan para pengendara, karena setiap saat bisa saja menutup jalan jalan dan menimpa pengendara.

Sebelumnya batu tersebut jatuh ke badan jalan. Beruntung saat kejadian tidak ada pengendara yang melintas. Karena ukurannya yang besar, hingga kini batu tersebut belum bisa dipindahkan,

“Tadinya batu itu menggantung disebelah timur badan jalan. Karena sering kali diguyur hujan, tanahnya erosi sehingga batu tersebut runtuh ke jalan,” ungkap kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Kepulauan Anambas Effie Zjuhairi kepada wartawan Selasa (10/10).

Kata Effie, ada rencana untuk membangun batu miring dibagian tebing jalan tersebut tapi hal tersebut belum bisa dilakukan karena pada tahun depan akan ada peningkatan jalan. “Jalan itu kan sudah ditetapkan sebagai jalan nasional, tahun depan akan ditingkatkan pembangunannya jadi tidak bisa dipasang batu miring,” ungkapnya lagi.

Jika dibangun batu miring maka harus menunggu pembangunan dalam rangka peningkatan jalan sudah selesai. “Kita tunggu peningkatan jalan selesai,” jelasnya.

Runtuhnya batu besar tersebut juga sudah mendapatkan perhatian dari camat Siantan Ardan. Menurutnya, batu tersebut tidak bisa digulingkan kebawah tapi harus dihancurkan dulu. Jika tidak dihancurkan maka akan mengganggu lalulintas di jalan tersebut.

“Batu itu harus dihancurkan karena jika tidak akan mengganggu lalulintas. Kondisi jalan tidak terlalu lebar jika batu tersebut tak dihancurkan maka jalan itu akan semakin sempit,” ungkap Ardan, ketika ditemui diruang kerjanya kemarin. (sya)

BNI Bangun Sumur Bor

0
Pimpinan Cabang BNI Tanjungbalai Karimun Irwansyah Kesuma Putra (dua dari kanan) foto bersama warga Desa Teluk Kiambang usai pembuatan sumur bor melalui dana CSR BNI. F. BNI Cabang Tanjungbalai Karimun untuk Batam Pos.

batampos.co.id – BNI Cabang Tanjungbalai Karimun merupakan salah satu perbankan yang mendukung program Karimun Bersih, sebagai program yang saat ini sering digaungkan oleh Pemerintah Kabupaten Karimun. Sebagai bentuk kepedulian tersebut, BNI melalui corporate social responsibility (CSR) membantu warga RT 4 Desa Teluk Kiambang membangun sarana kebersihan.

“BNI itu selalu peduli. Juga ikut mendukung program Pemkab Karimun yakni Karimun Bersih. Pada Senin (9/10) CSR yang kami salurkan menyasar ke masyarakat yang tinggal di Desa Teluk Kiambang, Kecamatan Moro dengan membangun sumur bor untuk warga setempat agar mendapatkan air bersih yang layak untuk dipakai. Selain itu, kami juga membangun sarana MCK,” ujar Pimpinan Cabang BNI Tanjungbalai Karimun Irwansyah Kesuma Putra, Selasa (10/10).

Sebelum BNI memutuskan untuk membuat sumur bor, katanya, terlebih dulu pihaknya turun ke lapangan melakukan survei. Ternyata yang dibutuhkan oleh masyarakat di desa tersebut adalah sarana air bersih. Hal ini berdasarkan saran dari masyarakat setempat yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih. Akhirnya dengan dana CSR, dibangunlah sumur bor lengkap dengan mesin dan MCK.

“Alhamdulillah, CSR dari BNI sudah langsung bisa digunakan oleh warga Desa Teluk Kiambang yang jumlahnya ada 40 kepala keluarga (KK). Jika sebelumnya untuk mandi dan berwudhu untuk salat harus bersusah payah mendapatkan air, saat ini dengan sarana yang sudah dibangun, cukup menghidupkan mesin,” katanya.

BNI juga akan selalu membantu masyarakat. “Karena BNI peduli,” katanya. (san)

LPTQ Jaring Qori dan Qoriah di Kecamatan

0
LPTQ Kabupaten Karimun ketika melakukan seleksi qori dan qoriah di pulau Kundur. F. Dokumentasi LPTQ Karimun untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Karimun mulai menyeleksi qori dan qoriah tingkat kecamatan, yang nantinya akan dibina oleh LTPQ Kabupaten Karimun untuk diikutsertakan dalam MTQ tingkat Provinsi Kepri maupun nasional.

“Kami lakukan seleksi qori dan qoriah di 12 kecamatan. Harus ada regenerasilah, sesuai cabang yang ditandingkan nanti,” kata Ketua Harian LPTQ Kabupaten Karimun Rasyid Nur mewakili Ketua Umum Anwar Hasyim, Selasa (10/10).

Dengan adanya seleksi qori dan qoriah di tingkat kecamatan, nantinya, sudah akan ada perwakilan di setiap kecamatan untuk pembinaan LPTQ di tingkat kabupaten sesuai yang diusulkan di setiap kecamatan. Di antaranya cabang tilawah dan tartil, cabang fahmil Quran, syarhil Quran, khattil Quran dan hifzhil Quran.

Seleksi qori dan qorial sudah digelar di Kecamatan Meral, Meral Barat, Tebing, Kundur Utara, dan Belat yang digabung dengan Kundur Barat. Kecamatan lainnya segera menyusul, sehingga ketika pelaksanaan MTQ, di tingkat Kecamatan sudah ada qori dan qoriah yang siap tampil.

“Kegiatan ini merupakan program LPTQ Kabupaten Karimun sesuai hasil Rakerda LPTQ 2017. Intinya, bagaimana qori dan qoriah kita bisa mengukir prestasi di bidang pengembangan Alquran,” kata Rasyid.

Agar persiapan qori dan qoriah untuk mewaliki Kabupaten Karimun sudah benar-benar matang nantinya. Seleksi qori dan qoriah dimulai dari bawah secara berjenjang, sebab qori dan qoriah yang berasal dari hinterland sudah bisa diandalkan, dengan kualitas yang membawa nama Kabupaten Karimun di tingkat nasional maupun internasional.

“Kami berikan kesempatan seluas-luasnya kepada qori dan qoriah untuk mengukir prestasi. LPTQ sebagai wadah pembinaan saja, qori dan qoriah bisa menggali dan mengasah ilmu sesuai bidangnya,” tuturnya. (tri)

ASN Harus Berinovasi dan Profesional

0
Sekdakab Bintan, Adi Prihantara memotong tumpeng ulang tahun usai pelantikan dirinya, disaksikan Bupati Bintan Apri Sujadi, Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam, dan sejumlah pejabat Bintan di aula kantor Bupati Bintan, Selasa (10/10). F.Humas Pemkab Bintan untuk Batam Pos

batampos.co.id – Bupati Bintan, Apri Sujadi melantik pejabat definitif Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Bintan, Adi Prihantara di aula kantor Bupati Bintan, Selasa (10/10).

Bupati berharap, Sekdakab definitif bisa mempertahankan prestasi dan capaian yang telah diraih Pemkab Bintan baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Apri meminta, sekdakab definitif mampu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap aparatur sipil negara (ASN) di Pemkab Bintan. Sehingga dapat mensukseskan program-program pelayanan yang telah dicetuskan.

“Saya ucapkan selamat bertugas. Semoga jabatan ini menjadi ladang amal ibadah serta pengabdian terhadap daerah dan masyarakat Kabupaten Bintan,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekdakab definitif Bintan, Adi Prihantara usai dilantik mengatakan pertama yang akan dilakukan adalah kesiapan ASN.

Adi menekankan, kesadaran ASN dalam membantu tugas Bupati Bintan dalam menyukseskan program-program di bidang pelayanan.

“Harus dilakukan pembinaan, khususnya di bidang pelayanan kesehatan, kemasyarakatan, perizinan. Pokoknya semua yang sifatnya pelayanan, harus ditingkatkan. ASN juga harus berinovasi dan profesional dalam menjalankan tugasnya,” jelasnya.

Adi juga berjanji, akan melakukan penegakkan disiplin pegawai, mulai dari perbaikan absensi yang diimbangi pekerjaan nyata di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) sesuai kebutuhan kerja.

“Saya akan mulai perbaikan absensi. Disiplin ini harus diterapkan di masing-masing OPD. Jangan sampai banyak pegawai yang rajin ke kantor, tapi tidak ada kerjaan,” bebernya.

Untuk itu, Adi meminta masing-masing OPD harus memiliki indikator kerja. Sehingga dapat menyesuaikan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Usai pelantikan, Sekdakab dikejutkan perayaan ulang tahunnya yang jatuh 9 Oktober lalu. “Ini hadiah ulang tahun untuk pak Sekda,” kata salah satu pejabat. (cr21)

 

Agus Wibowo Diganti Zulkifli

0

batampos.co.id – Agus Wibowo Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Bintan diganti oleh Zulkifli, pengurus sekaligus legislator DPRD Kabupaten Bintan asal Partai Demokrat Bintan.

Ketua DPD Partai Demokrat Kepri Apri Sujadi mengakui pergantian ini. Dijelaskannya, pergantian ini demi menyelamatkan partai sebagai calon peserta pemilu serentak 2019 mendatang menjelang verifikasi partai oleh KPU Bintan.

“SK yang Agus Wibowo belum selesai secara administrasi, maka kita harus mem Plt kan dulu,” ujarnya di kantor Bupati Bintan Bandar Seri Bentan di Bintan Buyu, Selasa (10/10) kemarin.

Saat ini, ia mengatakan, pihaknya sedang berkoordinasi dengan sekretaris DPD Demokrat Kepri perihal pergantian posisi ketua DPC Demokrat Bintan ke DPP Demokrat Bintan. “Pak Husnizar yang proses ke DPP,” katanya.

Ia kembali menegaskan, pergantian ini tidak lebih untuk menyelamatkan partai agar lolos verifikasi. Sementara itu, Agus Wibowo yang kebetulan berada di kantor Bupati
enggan menjawab pertanyaan media. Ia berjanji akan menjelaskan kabar pergantian dirinya di kantornya. “Di dewan saja,” katanya sembari melangkah ke ruangan kantor Bupati Bintan di lantai dua.

Terpisah, Zulkifli pengurus yang dikabarkan mengantikan posisi AW mengaku belum tahu. Ia menjawab singkat bahwa Agus Wibowo sebagai ketua dan Daeng M Yater sebagai sekretaris DPC Partai Demokrat Bintan. (cr21)

PPI Penyengat Dibuka Desember Ini

0

batampos.co.id – Pusat Pendidikan Islam (PPI) di Pulau Penyengat akan dibuka Desember mendatang. Kepala Dinas Pendidikan Tanjungpinang, Dadang menuturkan pembicaraan bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama juga telah dilangsungkan pada Senin (9/10) malam kemarin.

“Dalam koordinasi kemarin, memang semua sepakat untuk membantu jalannya proses ini. Dan justru mengharapkan Islamic Center ini selayaknya pesantren. Sehingga lebih maksimal,” tutur Dadang, saat dijumpai di ruangannya, Selasa (10/10).

Menurut Dadang, Desember mendatang proses pembukaan PPI di Pulau Penyengat telah dimulai dengan ditandai dibukanya penerimaan bagi para peserta didik. “Rencananya berapa pun yang mendaftar nanti, proses pembelajaran tetap langsung dimulai,” sambung pria berkacamata ini.

Sementara terkait persiapan anggaran, ia menuturkan anggaran akan kembali diajukan pada APBD Perubahan kali ini. Meski belum dapat memaparkan nilai dari dana yang akan diglontorkan, Dadang menjelaskan penganggaran pada tahap pertama akan diarahkan untuk proses persiapan pembukaan PPI Penyengat, Tanjungpinang hingga penggajian para peserta didiknya.

Seperti yang diketahui sebelumnya, PPI yang diwacanakan buka di Pulau Penyengat merupakan impian Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah untuk mengembalikan Penyengat sebagai pusat pembelajaran Islam di Tanjungpinang.

Dimana sebelumnya Pemko menargetkan akan mulai dibuka pada Juli lalu. Namun belum matangnya persiapan dan anggaran, membuat Pemko mau tak mau mengundurkan niatnya itu hingga Desember nanti.

PPI di Penyengat ini, akan mengambil seluruh tenaga pengajar agama islam yang telah ada di Pulau Penyengat dan juga direncanakan menambah pengajar lainnya dari instansi pendidikan islam terkemuka lainnya. (aya)

Pelantar Tidak Berfungsi

0
Pelabuhan pelantar perahu nelayan di sawang kundur barat. F. Imam Soekarno/Batam Pos.

batampos.co.id – Nelayan tradisonal Sawang mengeluhkan kondisi pelabuhan pelantar tambatan nelayan rusak parah, karena kayu sudah lapuk. Hal ini sudah terjadi dalam satu tahun belakangan. Kondisi makin parah karena tidak adanya perbaikan yang dilakukan. Sejumlah nelayan berharap agar pemerintah bisa memperbaiki kerusakan pelantar tambatan sampan nelayan tersebut.

Rusaknya pelantar tambatan nelayan diakui Camat Kundur Barat Anjitrisno. Kepada Batam Pos dia menyebutkan sejumlah nelayan pernah menyampaikan kondisi pelantar tersebut. Pelantar tersebut menjadi tambatan perahu sampan nelayan usai beraktivitas di laut.

“Keluhan ini sudah disampaikan pemerintah Karimun dan Alhamdulillah akan dilakukan perbaikan. Wakil Bupati Anwar Hasyim sudah meninjau kerusakan pelabuhan tersebut dan berjanji akan memperbaikinya,” ujar Anjitrisno.

Dia menambahkan, selain rencana perbaikan pelantar tambatan perahu nelayan, kondisi pentas pantai yang rusak juga akan ikut diperbaiki. (ims)

 

Sinyal Pergantian Pimpinan BP Batam Kembali Menguat

0

batampos.co.id – Informasi tentang pergantian pimpinan Badan Pengusahaan (BP) Batam beredar luas sepekan terakhir. Indikasi akan adanya perubahan diperkuat oleh pernyataan Deputi III BP Batam Eko Santoso Budianto dalam wawancara dengan Batam Pos, Selasa (10/10).

Eko yang membidangi masalah lahan, ketika ditanya soal rencana pemanfaatan lahan yang tidur di kawasan Batam Center, menjawab, “Itu terserah yang baru saja.”

Saat ditanya, apa yang dimaksud dengan ‘yang baru’, Eko mengatakan, “Kan Wali Kota ngomongnya begitu. Saya mendengarnya dari medsos. Ramai itu bakal terjadi pergantian. Mestinya Jumat kemarin, cuma diundur, mungkin bisa jadi besok, lusa. Makanya saya menunggu saja,” ungkapnya.

Meski diterpa isu pergantian, Eko mengatakan selama belum ada instruksi tertulis dari pemerintah pusat, ia tetap bekerja seperti biasa. “Pembenahan dalam hal prosedur dan sistem tetap kami lakukan sesuai program kerja,” ujarnya.

Persoalan lahan di Batam, kata Eko, sudah dipetakan semua. Sedangkan program pengembangan layanan perizinan dan alokasi lahan terus diperbaiki.

“Contohnya, Jumat lalu kami undang sepuluh developer dari REI Batam untuk memanfaatkan sistem LMS online sambil meminta masukan kira-kira apa saja yang harus disempurnakan,” ungkapnya.

Tujuan akhirnya, kata Eko, adalah bagaimana BP Batam bisa memberi layanan terkait izin-izin lahan dengan cepat, aman, dan tidak berbelit-belit kepada masyarakat. “Misalnya mau ngurus izin cukup dari smartphone saja,” paparnya.

Terkait informasi pergantian pimpinan BP Batam ini, anggota Tim Teknis Dewan Kawasan (DK), Taba Iskandar, mengatakan anggota DK akan melakukan rapat terakhir yang membahas pemberhentian pimpinan BP saat ini dan juga membahas pelantikan pimpinan baru.

“Iya benar. Kami tinggal rapat sekali lagi mengenai pemberhentian pimpinan BP,” kata Taba, Selasa (10/10).

Kepala BP Batam Hatanto Reksodipoetro (tengah) bersama Deputi III dan IV .
Foto Cecep Mulyana/Batam Pos

DK dan anggota Tim Teknis DK telah berulang kali melakukan rapat evaluasi untuk menilai kinerja pimpinan BP Batam, Hatanto Reksodipoetro dan jajarannya.

“Dan hasilnya mereka dianggap tidak mampu karena tidak melakukan arahan DK,” ungkapnya.

Untuk rapat pemberhentian ini, Taba mengatakan tinggal menunggu waktu yang tepat untuk mengumpulkan sejumlah menteri yang tergabung dalam DK, seperti Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan beberapa pejabat terkait lain.

“Harus menunggu jadwal dari para menteri dulu. Setelah itu baru rapat dan kemudian baru pelantikan,” ungkapnya.

Namun, ia tidak bisa menyebutkan siapa Kepala BP Batam yang baru beserta jajarannya. Alasannya adalah karena yang menentukannya adalah Ketua DK Darmin Nasution.

“Nama pengganti masih rahasia, bahkan dirahasiakan dari anggota DK sendiri. Kita tunggu saja,” jelasnya.

Menurut Taba, isu selama ini yang mengatakan bahwa Ketua Tim Teknis DK, Lukita Dinarsyah Tuwo, akan menjadi Kepala BP Batam hanyalah rumor belaka.

Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan pengusaha di Batam, jabatan kepala BP Batam dijabat oleh Sekretaris Kemenko Perekonomian, Lukita Dinarsyah Tuwo. Nama-nama lain yang disebut bakal dilantik adalah Satria Putra Pulungan sebagai
deputi perencanaan dan pengembangan, Yunus Zakaria sebagai deputi pengusahaan sarana lahan, Purba Robert Sianipar sebagai deputi sarana pengusahaan lainnya, dan Gani Lasya sebagai deputi administrasi dan pelayanan umum.

Ketua Kadin Batam Jadi Rajagukguk juga mengaku mendengar informasi akan ada pelantikan pimpinan BP Batam yang baru. Saat ini ia sedang berapa di Jakarta. “Insya Allah besok,” katanya singkat. (ian/leo)

 

Terdakwa Tekong Kapal Divonis Bebas

0
ilustrasi. Foto: Pixabay

batampos.co.id – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjungbalai Karimun, membebaskan terdakwa Haryono, Nakhoda Kapal pompong KM Adinda yang membawa  2,5 kg sabu dan 3.500 pil happy five asal Malaysia. Putusan bebas ini dibacakan pada sidang putusan yang berlangsung, Senin (9/10).

Dalam amar putusan yang dibacakan majelis hakim yang terdiri dari Yanuarni selaku ketua majelis serta hakim anggota Antoni dan Yudi Rozandinata, majelis hakim berpendapat bahwa terdakwa tidak terbukti telah menyelundupkan nakrkotika dari malaysia. Hal ini berdasarkan keterangan yang diperoleh selama persidangan.

Kuasa hukum terdakwa, Ridwan kepada Batam Pos membenarkan bahwa kliennya telah divonis bebas. Sebelum putusan ini, Jaksa penuntut umum menuntut Haryononya 20 tahun pidana penjara. Namun majelis hakim menilai terdakwa tidak bersalah dalam kasus ini.

”Salah satunya, bahwa berdasarkan keterangan dari terdakwa bahwa pekerjaannya hanya membawa kapal. Yakni, dari Sawang membawa muatan besi tua untuk dibawa ke Batu Pahat, Johor Bahru, Malaysia. Dan, pulangnya tidak membawa apa-apa. Sehingga, adanya barang tersebut terdakwa tidak tahu. Hanya saja, pemilik kapal diduga sebagai pemilik barang saat ini sudah ditetapkan sebagai DPO dan masih berada di Malaysia,” ujarnya.

JPU dalam sidang perkara ini, Wawan Kurniawan yang dikonfrmasi Batam Pos secara terpisah mengatakan, terkait vonis tidak terbukti bersalah dari majelis hakim, maka sesuai dengan aturannya, maka pihaknya langsung menyatakan kasasi.

”Dalam tatanan proses peradilan, ada tingkatan. Yakni, pengadilan tingkat pertama, yakni pengadilan negeri (PN). Kemudian, pengadilan tinggi (PT) dan Mahkamah Agung (MA). Untuk itu, terkait vonis bebas, pada saat itu kita langsung menyatakan kasasi ke MA,” paparnya.

Selain menyatakan kasasi, kata Wawan, pihaknya juga sudah melaksanakan putusan majelis hakim PN Tanjungbalai Karimun setelah sidang selesai. Yakni, mengeluarkan terdakwa dari dalam tahanan di Rutan Tanjungbalai Karimun. Karena, dalam putusannya selain membeaskan terdakwa dari segala tuntutan juga mengeluarkan dari dalam tahanan. Dan, saat ini pihaknya sedang menyusun dan menyiapkan berkas kasasi. (san)