Seorang pelaku pelecehan di jalan raya, Liston Situmeang berhasil diamankan di Polsek Sagulung.
batampos — Aksi pelecehan terhadap pengendara motor perempuan terjadi di ruas jalan R Suprapto depan Perumahan Villa Mukakuning, atau seberang RS Awal Bros, Batuaji, Minggu (13/7) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.
Seorang pelaku bernama Liston Situmeang berhasil diamankan warga usai terjatuh dari motor saat mencoba kabur.
Korban yang saat itu berboncengan dengan pacarnya dalam perjalanan dari Barelang menuju Mitra Mall, tiba-tiba disalip oleh sepeda motor yang ditumpangi dua pria. Salah satu dari mereka, yakni Liston, diduga meraba bagian payudara korban, hingga membuat korban berteriak keras.
Teriakan itu mengundang perhatian pengguna jalan lain yang langsung membantu mengejar pelaku. Dalam upaya kabur, motor yang ditumpangi kedua pelaku oleng dan jatuh. Warga berhasil menangkap Liston, sementara rekannya yang mengendarai motor berhasil melarikan diri.
“Pelaku yang tertangkap sudah diamankan di Polsek Sagulung dan saat ini sedang diperiksa. Rekannya masih dalam pengejaran,” ujar Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris.
Sepeda motor yang digunakan pelaku juga turut diamankan polisi sebagai barang bukti. Pihak kepolisian tengah mengembangkan kasus ini untuk mengungkap identitas pelaku lainnya.
Iptu Anwar Aris mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak main hakim sendiri. Ia menegaskan bahwa segala bentuk pelecehan akan ditindak tegas sesuai hukum. Polisi juga mengingatkan warga agar lebih waspada saat berkendara, terutama di malam hari. (*)
Kepala Bakesbangpol Anambas, Herry Fakhrizal. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.
batampos – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas mengalokasikan dana hibah sebesar Rp419 juta untuk partai politik (parpol) yang memiliki kursi di DPRD setempat pada tahun 2025. Dana tersebut akan disalurkan setelah proses verifikasi laporan pertanggungjawaban (LPj) tahun anggaran 2024 rampung.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Anambas, Herry Fakhrizal, mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan LPj yang telah diserahkan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Dalam minggu ini hasilnya sudah keluar. Kalau tidak ada temuan atau perbaikan, baru kita salurkan dana hibah untuk tahun ini,” kata Herry kepada wartawan, Minggu (13/7).
Menurut Herry, Bakesbangpol juga telah mengumpulkan seluruh ketua parpol untuk menyampaikan mekanisme penyaluran dana. Dalam pertemuan itu disepakati bahwa dana hibah hanya bisa dicairkan jika LPj tahun sebelumnya telah dinyatakan bersih dari temuan.
“Seperti itu kesepakatannya. Kalau beres tak ada temuan, baru kita minta parpol ajukan pencairan,” tegasnya.
Berdasarkan data Bakesbangpol, terdapat 11 partai politik penerima dana hibah dengan total perolehan suara sebanyak 26.449 suara. Sesuai ketentuan, nilai hibah per suara ditetapkan Rp15.861.
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menjadi penerima terbesar dengan nilai Rp94 juta, setelah meraih 5.931 suara. Sementara penerima terkecil adalah Partai Persatuan Indonesia (Perindo) yang hanya mendapatkan Rp12,9 juta dari 819 suara.
Tanaman cabai petani sayur di Marina. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos
batampos – BP Batam melakukan reformasi pengelolaan aset negara demi mendongkrak Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Salah satu langkah strategis yang kini dijalankan adalah penataan dan pengembangan sektor agribisnis, termasuk alih fungsi lahan yang sebelumnya direncanakan untuk pembangunan Masjid Mohammed bin Salman (MBS).
Melalui konsinyering bertajuk Penataan/Pengembangan Agribisnis Guna Peningkatan PNBP Unit Usaha Fasilitas dan Lingkungan (HGAT), BP Batam mengkaji ulang pemanfaatan aset seluas 112,7 hektare yang terbagi dalam tiga zona. Kegiatan tersebut digelar pada Jumat (11/7) lalu sebagai bagian dari upaya optimalisasi pendapatan negara melalui pendekatan modern dan tertib aset.
Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menyebut sektor agribisnis menyimpan potensi besar jika dikelola secara produktif dan berkelanjutan. “Jika dikelola secara modern dan terintegrasi, agribisnis tidak hanya menjadi sumber PNBP yang signifikan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan melalui pendekatan hijau dan inovatif,” katanya.
Salah satu keputusan penting adalah pengalihan fungsi lahan yang sebelumnya dirancang sebagai lokasi Masjid Mohammed bin Salman (MBS). Proyek tersebut dinyatakan batal, dan BP Batam kini merencanakan kawasan tersebut sebagai zona pertanian dan peternakan terpadu.
Direktur Badan Usaha SPAM Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana, mengatakan pemanfaatan ulang lahan eks MBS akan menyumbang pendapatan baru bagi negara. Potensi pendapatan dari keseluruhan kawasan agribisnis diperkirakan mencapai Rp6,4 miliar per tahun.
“Untuk memaksimalkan potensi tersebut, diperlukan pendataan ulang, monitoring ketat terhadap perjanjian aset, hingga evaluasi atas kepatuhan para penyewa terhadap aturan sewa,” kata dia.
Zona pertama dalam kawasan agribisnis mencakup penyewa lahan yang didominasi petani tanaman hias. Terdapat 26 penyewa yang akan didata ulang dan disosialisasikan kembali terkait kewajiban pembayaran sewa sesuai Peraturan Kepala (Perka) BP Batam.
Zona kedua meliputi kawasan yang digunakan untuk aktivitas peternakan, pertanian, bangunan milik instansi pemerintah, rumah dinas, serta fasilitas pendukung lainnya. Di zona ini, BP Batam juga akan menertibkan administrasi dan memperjelas status penggunaan lahan melalui evaluasi perjanjian eksisting.
Sementara itu, zona ketiga—yang sebelumnya menjadi lokasi rencana pembangunan Masjid MBS—akan difungsikan sebagai pusat pertanian dan peternakan terpadu berbasis klaster. BP Batam menilai perubahan fungsi ini lebih tepat guna dan selaras dengan visi optimalisasi aset negara. (*)
Petugas SPAM Siantan saat mengelas pipa air yang mengalami kebocoran, Sabtu, (12/7) malam tadi. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.
batampos – Saluran pipa milik Unit Pelaksana Teknis Sistem Penyediaan Air Minum (UPT SPAM) Siantan mengalami kebocoran di Desa Tarempa Selatan, Sabtu (12/7). Kebocoran tersebut berdampak pada distribusi air bersih ke sejumlah wilayah yang berada dalam cakupan layanan SPAM Siantan.
Kepala UPT SPAM Siantan, Effendi, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyebut kebocoran baru diketahui pada malam hari dan langsung ditindaklanjuti dengan proses perbaikan oleh petugas.
“Ya benar, pipa kita ada yang bocor, baru ketahuan semalam. Dan langsung dilakukan perbaikan,” kata Effendi saat dikonfirmasi, Minggu (13/7).
Menurut dia, titik kebocoran sudah ditemukan dan malam harinya langsung dilakukan pengelasan. Ia menargetkan perbaikan rampung dalam waktu cepat dan air segera bisa kembali disalurkan kepada warga.
“Malam tadi sudah tahap pengelasan, insya Allah hari ini selesai dan langsung kami distribusikan kembali air ke warga,” ujarnya.
Effendi menjelaskan bahwa pipa tersebut merupakan infrastruktur baru yang belum lama diganti. Ia menduga kebocoran disebabkan oleh faktor eksternal, seperti pohon tumbang yang mengenai jaringan pipa.
“Alhamdulillah kondisi pipa secara umum masih bagus. Yang bocor kemungkinan akibat tertimpa pohon tumbang sehingga pipa retak,” jelasnya.
Lampu PJU di Jalan Sudirman terlihat padam. F. Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Sejumlah warga mengeluhkan padamnya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas jalan dari Flyover simpang KDA menuju Kepri Mall, serta belokan kiri menuju Simpang Kara, sejak dua hari terakhir. Kondisi gelap gulita di malam hari membuat pengguna jalan merasa tidak aman, terutama bagi pengendara roda dua.
“Kalau malam hari, jalanan gelap total. Apalagi banyak kendaraan melaju kencang, sangat berbahaya,” keluh Irwan, warga Perumahan Taman Dutamas, Sabtu (13/7).
Ia mengaku kerap melintasi jalan tersebut sepulang kerja dan merasa cemas setiap kali melewati area yang gelap.
Hal senada disampaikan Rini, pengendara lainnya yang bekerja di kawasan Nagoya.
“Sudah dua malam saya lewat dari Kepri Mall ke arah Flyover, jalannya gelap banget. Kemarin sempat lihat dua orang jongkok dekat lampu merah di Simpang Kara, tapi nggak jelas itu teknisi atau bukan. Jadi takut juga,” ujarnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, Kukuk, membenarkan bahwa padamnya lampu di jalur tersebut disebabkan oleh aksi pencurian kabel PJU.
“Betul, kalau dari flyover ke Kepri Mall, kabel kita hilang lagi. Lokasi ini hampir tiap hari dikerjai orang. Termasuk lampu hias tulisan ‘Laluan Madani’ di flyover juga jadi sasaran. Kabelnya dipatahkan dari atas flyover, makanya kalau dari arah RS Awal Bros masih mati tulisannya,” ujar Kukuk saat dikonfirmasi.
Ia menambahkan, untuk jalur dari simpang ke arah Kara, padamnya lampu disebabkan oleh gangguan dari pihak PLN.
“Itu memang beberapa hari lalu sempat ada gangguan dari PLN. Jadi butuh beberapa hari untuk diperbaiki,” tambahnya.
Maraknya pencurian kabel PJU di Batam bukan kali pertama terjadi. Selain menyebabkan gangguan penerangan, kondisi ini juga menimbulkan potensi kecelakaan lalu lintas dan kejahatan jalanan.
“Kami harap masyarakat juga ikut waspada. Kalau melihat aktivitas mencurigakan di sekitar tiang atau panel PJU, bisa langsung dilaporkan,” pungkas Kukuk.
Warga berharap Pemko Batam bersama aparat keamanan bisa segera menindak tegas para pelaku pencurian dan memperbaiki fasilitas penerangan yang rusak agar keamanan dan kenyamanan pengguna jalan tetap terjaga. (*)
Kios daging milik Heri di Pasar Bintan Center yang tidak lagi menjual daging beku, Jumat (11/7). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.
batampos – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau mengklaim kelangkaan daging beku yang terjadi saat ini dipicu oleh dampak konflik di Timur Tengah antara Iran dan Israel.
Konflik tersebut dinilai mengganggu jalur distribusi daging impor asal India dan Australia yang menjadi pemasok utama ke wilayah Indonesia, termasuk Kepri.
“Gara-gara konflik Iran dengan Israel. Jadi daging (beku) dari India dan Australia mengalami keterlambatan,” ujar Kabid Stabilisasi Harga Disdagin Tanjungpinang, Riyanto, Minggu (13/7).
Akibat keterlambatan pasokan, banyak pedagang di Pasar Tanjungpinang yang tidak lagi menjual daging beku. Jika pun ada, daging tersebut merupakan stok lama dan dijual dengan harga tinggi.
Riyanto menyebut, saat ini stok daging kerbau dari India benar-benar kosong, sedangkan stok daging sapi dari Australia masih tersedia dalam jumlah terbatas dengan kualitas di bawah standar premium.
“Daging sapi Australia masih ada, tapi kualitasnya nomor dua. Harganya juga di atas Rp100 ribu per kilogram,” tambahnya.
Kondisi ini juga dibenarkan para pedagang di lapangan. Heri, pedagang daging di Pasar Bintan Center, mengaku stok daging beku sudah kosong sejak sepekan terakhir.
“Kata distributornya daging beku memang tidak masuk. Kalau ada pun mahal, jauh di atas Rp100 ribu per kilo,” katanya, Jumat (11/7).
Sementara pedagang lain, Angga, menyebut harga daging beku kini melonjak menjadi Rp130 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp100 ribu. Ia juga menjual daging dari stok lama karena belum ada pasokan baru.
“Kalau stok baru lagi kosong. Sekarang jual stok lama pun susah lakunya,” jelas Angga.
Kenaikan harga daging beku berdampak langsung pada penurunan daya beli masyarakat. Jika biasanya Angga bisa menjual dua karung (sekitar 40 kilogram), kini hanya separuhnya yang laku.
“Sekarang paling cuma 20 kilogram yang terjual, itu pun susah. Penjualan turun drastis,” pungkasnya.
batampos-Setelah menarik perhatian publik di berbagai titik strategis Jakarta—mulai dari Gelora Bung Karno – Senayan, Ancol, hingga Stasiun Whoosh Halim—Mystery Box dari Mitsubishi Motors kini tiba di destinasi terakhirnya, Anjungan Sarinah Thamrin.
Kotak misterius yang selama ini mengundang rasa penasaran warga Jakarta dan sekitarnya, akhirnya siap untuk segera dibuka. Sebelumnya, sempat terlihat sebuah Mitsubishi Xpander berkeliling Jakarta membawa sebuah mystery box dengan destinasi menuju Sarinah.
Mulai hari ini, 13 Juli 2025, Mystery Box akan dipamerkan di Sarinah. Namun, kehadirannya bukan sekadar pajangan—berbagai aktivitas seru dengan hadiah menarik telah disiapkan bagi siapa pun yang datang dan ingin merasakan langsung pengalaman bersama kotak misterius ini.
Pada hari pertama, bertepatan dengan Car Free Day, sekelompok “agen rahasia” menyapa warga yang sedang berolahraga dengan membagikan clue card yang mengajak orang untuk mengikuti berbagai aktivitas seru di sekitar Mystery Box—semuanya demi kesempatan mendapatkan hadiah menarik.
Tak hanya itu, selama satu minggu penuh ke depan, pengunjung dapat melakukan beragam aktivitas menarik dengan tema destinasi dan menikmati rangkaian acara istimewa, termasuk: Penampilan spesial dari Raisa, Rony Parulian, Mesa Hira dan Senandika, Talkshow bersama Rifat Sungkar, Live On-Air seru bersama Gen FM, Open Mic bareng Gen FM dan kehadiran instalasi kreatif Sky Explorer yang menjadi bagian dari kolaborasi unik antara Mitsubishi Motors, Garuda Indonesia, dan Tahilalats. MMKSI juga bekerjasama dengan Gen FM dan Bapak2Id untuk memeriahkan aktivitas Mystery Box di Anjungan Sarinah kali ini.
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) akan segera membuka selubung dari Mystery Box yang selama ini menjadi pusat perhatian, melalui acara spesial bertajuk World Premiere – Uncover Your Next Destinations, pada Kamis, 17 Juli 2025 mendatang.
Acara ini akan disiarkan secara langsung melalui Livestream di Website dan YouTube resmi MMKSI, serta di Global Website Mitsubishi Motors, dan akan menjadi momen bersejarah saat CEO Mitsubishi Motors, Takao Kato, membuka Mystery Box secara langsung di Jakarta untuk memperkenalkan produk terbaru Mitsubishi Motors kepada Indonesia dan dunia.
Shabrina Leonita, pemenang Indonesian Idol 2025, sekaligus merupakan salah satu pengguna pertama kendaraan terbaru Mitsubishi Motors secara Istimewa juga akan tampil dalam acara ini.
Jangan lewatkan rangkaian acara menarik dari Mitsubishi Motors jelang peluncuran produk terbarunya! (*)
Ilustrasi. Warga antusias membeli daging sapi beku yang dijual pada operasi pasar murah di perumahan Cendana Batamkota, belum lama ini. F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Kelangkaan daging beku mulai dirasakan pedagang dan konsumen di sejumlah pasar tradisional di Kota Batam. Kondisi ini menyebabkan harga daging beku melonjak tajam, bahkan menyentuh angka Rp120 ribu per kilogram. Kenaikan yang cukup drastis dari harga normal sebelumnya di kisaran Rp90 ribu hingga Rp95 ribu per kilogram.
Pantauan Batam Pos di Pasar Victoria, Sekupang, Minggu (13/7), hampir seluruh kios yang biasa menjual daging sapi beku kini tampak kosong. Hanya segelintir pedagang yang masih memiliki stok, namun itu pun merupakan stok lama yang belum terjual.
“Memang sekarang stoknya susah. Kita jual Rp120 ribu per kilogram. Itu pun dari pagi sudah langsung habis karena stoknya sedikit sekali,” kata Arif, salah satu pedagang daging sapi beku di pasar tersebut.
Menurut Arif, keterbatasan pasokan daging beku terjadi sejak beberapa hari terakhir. Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kelangkaan tersebut, namun yang pasti, lonjakan harga langsung dirasakan oleh para pedagang dan konsumen.
Hal senada disampaikan Iwan, pedagang lainnya. Ia mengatakan, saat ini banyak pedagang yang memilih untuk tidak menjual daging beku karena stok yang tidak menentu dan harga yang terus naik.
“Sekarang kami jual Rp120 ribu per kilogram, padahal sebelumnya cuma Rp95 ribu. Banyak juga pedagang lain yang sudah nggak jual lagi karena susah dapat barang. Kalaupun ada yang jual di bawah itu, biasanya stok lama, daging es yang sudah beku berhari-hari,” jelasnya.
Iwan juga menyebut, meskipun harga daging melonjak, permintaan dari konsumen tetap ada. Namun banyak pembeli yang akhirnya batal membeli karena terkejut dengan kenaikan harga yang begitu signifikan.
“Banyak yang nanya, tapi pas tahu harganya naik, jadi mundur. Kalau harga normal kan biasanya sekitar Rp90 ribuan per kilogram,” tambahnya.
Di pasar lain, kondisi serupa juga terjadi. Anton, pedagang di Pasar Sungai Harapan Sekupang, mengaku penjualannya menurun drastis akibat kelangkaan dan kenaikan harga daging beku. Biasanya, dalam sehari ia bisa menjual dua karung daging beku, setara dengan sekitar 30 kilogram. Namun kini, untuk menjual 10 kilogram pun terasa sulit.
“Sudah beberapa hari ini susah cari stok. Harga naik, pelanggan pun bingung. Banyak yang nanya kenapa mahal, takut beli jadinya. Kita juga bingung mau jawab apa,” tutur Anton.
Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada komoditas daging beku. Beberapa bahan pangan lainnya pun turut mengalami lonjakan harga. Di Pasar Victoria dan Pasar Sungai Harapan, harga bawang merah saat ini menyentuh angka Rp60 ribu per kilogram. Harga tomat juga ikut naik, meski belum terlalu signifikan. Sementara harga cabai merah masih tergolong stabil, berada di kisaran Rp40 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram.
Fenomena ini menambah beban masyarakat, khususnya ibu rumah tangga dan pelaku usaha kuliner yang sangat bergantung pada bahan-bahan tersebut. Para pedagang berharap agar pemerintah segera turun tangan mengatasi persoalan ini, baik dengan mengintervensi pasokan maupun menstabilkan harga pangan.
“Kalau begini terus, kami bisa rugi. Stok mahal, pelanggan takut beli, barang bisa-bisa busuk,” keluh Anton. (*)
Kapolsek Siantan, Iptu Sutomo (paling kiri) bersama rekannya di Polri dan Lurah Tarempa, Syamsir saat panen jagung dilahan tidur, Minggu, (13/7). F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.
batampos – Di tengah tugas menjaga keamanan wilayah, Iptu Sutomo, Kapolsek Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, justru menghadirkan gebrakan tak biasa. Ia menginisiasi gerakan pertanian jagung dengan memanfaatkan lahan kosong milik Polri di sekitar kantor Polsek.
Langkah sederhana itu kini berkembang menjadi gerakan kolektif yang melibatkan warga sekitar. Awalnya hanya berupa kebun kecil di belakang kantor polisi, kini menjalar ke pekarangan-pekarangan rumah warga.
“Pertanian itu bukan cuma soal pangan, tapi juga membangun kemandirian dan kebersamaan. Kalau kita bisa panen dari tanah sendiri, itu kebanggaan,” ujar Sutomo saat panen perdana bersama masyarakat di Siantan, Minggu (13/7/2025).
Melalui pendekatan humanis, Sutomo mengajak warga menanam bersama. Ia menegaskan bertani bukan pekerjaan rendahan, tapi mulia dan menjanjikan. Langkah ini mendapat sambutan positif, terutama dari warga yang sebelumnya enggan bertani karena menganggap laut sebagai sumber penghasilan utama.
Warga seperti Amir, warga Tarempa Timur, kini menanam jagung di halaman rumahnya. “Pak Kapolsek bukan cuma bicara, tapi ikut kerja. Itu yang bikin kami semangat,” katanya.
Sutomo juga tak ragu ikut membajak tanah, menanam bibit, hingga panen bersama. Keterlibatannya menjadi inspirasi, sekaligus mempererat hubungan antara polisi dan warga.
Kini, beberapa kelompok masyarakat mulai menanam cabai, singkong, hingga sayur-sayuran secara mandiri. Gerakan bertani ini tak hanya menghasilkan pangan lokal, tetapi juga menciptakan interaksi sosial yang sehat di wilayah hukum Polsek Siantan.
“Selama saya masih bertugas, saya ingin meninggalkan jejak yang bermanfaat. Kalau warga bisa makan dari tanahnya sendiri, itu sudah lebih dari cukup bagi saya,” tutup Sutomo.
batampos – Perubahan musim dari penghujan ke kemarau disertai masuknya musim Angin Selatan berdampak pada kondisi cuaca di Kabupaten Lingga. Fenomena ini memicu potensi gelombang laut tinggi, khususnya di wilayah bagian selatan kabupaten tersebut.
Kepala BMKG Kabupaten Lingga, Adi Setiono, mengatakan bahwa saat ini wilayah selatan Lingga sedang mengalami peningkatan tinggi gelombang laut akibat angin Selatan.
“Sebagaimana kita ketahui, saat ini sudah masuk musim Selatan. Biasanya di Kabupaten Lingga, gelombang laut cukup besar di bagian selatan, berbeda dengan wilayah utara yang relatif lebih tenang,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (13/7).
Meski wilayah utara relatif aman dari gelombang tinggi, Adi mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan badai di laut yang dapat memicu perubahan cuaca secara tiba-tiba.
“Kalau terjadi hujan di laut, gelombang bisa tiba-tiba besar. Apalagi sekarang masa peralihan musim atau pancaroba, kadang panas, tiba-tiba hujan deras,” jelasnya.
BMKG juga mengimbau warga, khususnya para nelayan dan pelaku aktivitas laut lainnya di wilayah selatan Lingga, untuk selalu berhati-hati saat melaut.
“Kami imbau masyarakat, khususnya nelayan, agar waspada dan berhati-hati saat turun ke laut. Pantau terus informasi cuaca dari BMKG,” pungkas Adi.