Minggu, 17 Mei 2026
Beranda blog Halaman 12901

Baloi Kolam belum Jadi Prioritas

0
ilustrasi
foto: rezza herdiyanto / batampos

batampos.co.id – Deputi IV BP Batam, Mayjen TNI Eko Budi Supriyanto mengaku sudah mengundang salah satu perusahaan sebagai pemilik lahan di Baloi Kolam. Selain itu, Eko juga sudah bertemu dengan masyarakat baloi Kolam.

Menurut Eko, dalam pertemuan itu, pihak perusahaan sudah menawarkan solusi bagi warga yang bermukim di Baloi Kolam.

”Pihak perusahaan sudah kasih solusi. Masyarakat juga punya saran. Kami akan selesaikan dengan win-win solution,” katanya.

Soal permasalahan lahan di Baloi Kolam, Eko mengimbau agar jangan ada lagi demonstrasi seperti yang terjadi beberapa pekan lalu.

“Janganlah demo. BP tidak urusi masalah itu, karena BP itu urusi bagaimana meningkatkan ekonomi saja,” pungkasnya.

Selain itu, yang jadi prioritas bagi BP Batam saat ini adalah penyelesaian Sei Gong.

“Kami selesaikan dulu program Pak Presiden yakni Waduk Sei Gong. Kan harus dipelihara, takutnya nanti masyarakat yang kena,” kata Deputi IV BP Batam, Mayjen TNI Eko Budi Supriyanto, Jumat (24/11) di Gedung Marketing BP Batam. (leo)

Ruggedian Asia Obstacle Fun Race 2018 di Batam

0

Kabar gembira untuk pecinta lari. Kosongkan jadwal, 27-29 April 2018.

Pada tanggal itu, ada Ruggedian Asia Obstacle Fun Race yang bisa dijajal di Nongsa, Batam. Dijamin, Anda bisa berolahraga sekaligus berwisata dengan gaya kekinian.

Bagi yang menyukai tantangan, di sinilah tempatnya. Dijamin Anda bakal happy. Apalagi, evennya dikawal profesional yang punya reputasi global. Ada Asian Sports Group Singapore yang ikut mengawal ini. Dan mereka, juga berkolaborasi dengan Nongsa Resorts Batam. Goalnya pun jelas. Evennya diset menjadi sport tourism skala besar pertama yang mempromosikan perspektif pariwisata gaya hidup Batam.

“Gaya hidup sehat itu lagi ngetren, sudah jadi kebutuhan, sehat itu kerenlah. Lebih keren lagi gaya hidup sehat di kolaborasi dengan pariwisata seperti acara ini,” kata Kadispar Provinsi Kepri Buralimar, Sabtu (25/11).

Konsepnya dijamin nggak bikin boring. Tua-muda, laki-laki-perempuan, dijamin bisa ikutan merasakan sensasinya.

“Konsep perlombaannya adalah setiap orang adalah pemenangnya. Oleh karena itu, akan banyak peserta yang hadir. Mereka bisa ikut bersenang-senang di perlombaan dan menikmati akhir pekan yang indah di Nongsa dan Batam,” paparnya.

Anddy Fong, General Manager Batam View Resort, juga seirama dengan Buralimar. Dia bahkan yakin bisa mengibarkan even ini hingga level dunia. “Potensinya lebih besar dari Penang Bridge Marathon. Ruggedian Asia Obstacle Race akan menjadi even besar dan menarik banyak orang dari semua lapisan masyarakat. Konsepny unik, menjadikan setiap orang sebeagai pemenang. Semua peserta dijamin bisa ikut bersenang-senang di perlombaan dan menikmati akhir pekan yang indah di Nongsa dan Batam,” papar salah seorang penggagas Penang Bridge Marathon itu.

Menurutnya pemilihan Nongsa Resort sebagai tempat pelaksanaan event tersebut sangatlah tepat. Nantinya peserta akan diajak menikmati keindahan alam Nongsa yang merupakan perpaduan keindahan alam yang dibalut nuansa modern.

“Ini bagian dari Partner Nongsa Sensation yang berada di Nongsa yang terdiri dari lima resort, tiga lapangan golf, satu terminal feri, satu operator feri dan satu studio film. Keasrian Nongsa dibalut dengan nuansa modern menawarkan sensasi berolah raga sekaligus berwisata yang berbeda,” terang Anddy.

Anddy memang tidak mengada-ada. Kawasan yang terletak di Timur Laut Kota Batam tersebut merupakan kawasan wisata terkenal di Batam. Luasnya mencapai hampir 2.300 ha. Di sini wisatawan bisa menemukan perpaduan keindahan pantai dengan nuansa kota modern.

“Sunsetnya ciamik. Pasir putihnya keren. Hutan mangrovenya menawan. Hamparan terumbu karangnya juga sensasional. Dan itu semua akan dijelajahi dalam gelaran event spektakuler Ruggedian Asia Obstacle Fun Race,” ujar pria berwajah oriental itu.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya seakan tidak mau ketinggalan berkomentar. Menurutnya even tersebut merupakan kolaborasi yang apik antara semua pihak pelaku pariwisata baik itu industri pariwisata maupun pemerintah.

“ini yang namanya Indonesia Incorporated. Semua aktif berkerja sama membangun pariwisata Batam. Saya yakin jika semuanya berperan aktif maka percepatan pertumbuhan pariwisata akan semakin cepat,” kata Arief Yahya. (*)

Border Fest 2017 Bikin Destinasi Perbatasan Makin Heboh

0

Border Fest 2017 di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, besutan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) sukses.

Pada 11 hingga 26 November 2017 berbagai acara seru sukses menggoda para pengunjung yang memenuhi Gedung Olahraga (GOR) Sei Sembilan.

Event seni budaya perbatasan bumi paling utara borneo ini mengemas berbagai macam kegiatan, antara lain gerak jalan indah, pawai tematik, stand kuliner, stand exfo produk khas daerah perbatasan, UMKM, dunia usaha dan marketing, layanan publik, panggung hiburan seni budaya perbatasan berupa drummer kompetisi, festival musik kreatif, dan marchingband battle. Perhelatan tersebut membuat destinasi di perbatasan semakin heboh.

Penggagas Border Fest 2017, Iskandar AS, selama adanya kegiatan Border Fest 2017, antusias masyarakat sangat tinggi. Karena banyak pameran yang dapat dikunjungi untuk mendapatkan berbagai informasi dengan banyaknya stan kuliner.

“Selain artis solo ibu kota, Bian Gindas, juga tampil artis dangdut ibu kota Icha Morista dan Billa Amora juga menghibur para pengunjung,” kata Iskandar, Jumat (24/11).

Menurut Iskandar, tujuan pelaksanaan event dilaksanakan dalam rangka menghidupkan nilai ekonomi,sosial,budaya,serta mmperkenalkan Nunukan sebagai area crossborder beranda perbatasan NKRI. Yang tidak kalah penting melalui event ini diharapkan dapat menarik wisman terdekat seperti Malaysia.

Dalam rangkaian acara juga banyak gebrakan menarik. Salah satu caranya adalah tarian khas daerah Malaysia dari Kampung Mentadak sulap suasana menjadi kental dengan budayanya. Tarian binaan Sanggar Tari Bayu Dance Kreasi tersebut sukses ramaikan panggung artis ibu kota.

Iskandar mengatakan, kehadiran vokalis Bian Gindas di event Border Fest 2017, atas bantuan dari pihak sponsor event, termasuk Kementerian Pariwisata. Karena benar-benar ingin menghibur masyarakat Nunukan oleh artis ibu kota.

“Nantinya akan kembali ada hiburan menarik yang tidak kalah ramai seperti malam manggungnya artis ibu kota. Masih ada tamu tetangga dari Malaysia group kesenian kebudayaan MPT Tawau juga akan mengirim utusan keseniannya untuk tampil. Kami pastikan akan terus menampilkan hiburan-hiburan memuaskan,” ungkap Iskandar.

Menurutnya, selama adanya kegiatan Border Fest 2017, antusias masyarakat sangat tinggi. Karena banyak pameran yang dapat dikunjungi untuk mendapatkan berbagai informasi dengan banyaknya stan kuliner.

Untuk itu, acara Border Fest 2017 ini, akan dilanjutkan di tahun berikutnya, kedepan akan diupayakan untuk menghadirkan konsep acara yang berbeda. Karena dilihat dari respon masyarakat cukup tinggi.

Ia menambahkan, panitia telah mempersiapkan 28 stan pameran. Mayoritas ditempati stan kuliner dan disusul produk kreatif dan pameran khas daerah. Stan lainnya juga dipersiapkan untuk sponsor dari kegiatan Border Fest 2017 dan pelaku UMKM di Nunukan maupun dari luar Nunukan.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti mengatakan, Kemenpar dan pemerintah daerah Nunukan berharap, Border Fest 2017 ini memberikan dampak positif bagi geliat pariwisata di Kalimantan Utara.

“Nunukan daerah paling dekat dengan perbatasan antara Indonesia dengan Malaysia. Lokasi ini sangat berpotensi mendatangkan wisatawan,” ujar Esthy didampingi Kepala Bidang Promosi Wisata Buatan Ni Putu Gayatri.

Esthy menjelaskan, Kemenpar sengaja mendatangkan Bian Gindas, karena wisman Malaysia sudah tidak asing lagi band The Bagindas dan lagu-lagunya. Selama ini, Bian Gindas terkenal dengan chest vocal powerful, range vokal dan breath control mumpuni.

Cross border area, atau daerah perbatasan sudah menjadi sasaran Menteri Pariwisata Arief Yahya sejak 2016. Dia mengungkapkan, perbatasan kini infrastrukturnya sudah sangat ciamik, dari semua pintu, jalanan hingga akses menuju kota Nunukan sudah memadai.

“Presiden Joko Widodo menekankan pembangunan di perbatasan, karena memang perbatasan adalah wajah Indonesia. Kami bakal terus tingkatkan budaya dan atraksi di perbatasan, agar wisatawan nyaman datang ke Indonesia,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar juga menambahkan, bahwa Border Fest ini dapat meningkatkan persahabatan antara Malaysia dan Indonesia serta sebagai sarana promosi Kabupaten Nunukan sebagai salah satu destinasi di Kalimantan.

“Kita buat negara tetangga untuk hadir dan datang ke negara kita. Silakan menikmati alunan musik wonderful Indonesia. Karena dengan datangnya para wisatawan Malaysia, secara otomatis akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di Perbatasan. Gol yang lebih luasnya lagi adalah mampu menarik minat investor untuk menanamkan modalnya di perbatasan tanah air,” kata Menpar Arief Yahya. (*)

Garuda Tambah Flight ke Bali dari Melbourne

0
Pramugari Garuda Indonesia  F Dalil Harahap/Batam Pos

Garuda Indonesia akan menambah penerbangan dari Melbourne Australia ke Bali pada tanggal 29 Desember 2017, mendatang.

“Promosi yang dilakukan Kemenpar sangat gencar, maka Garuda Indonesia harus seirama. Bukti hasil promosi Kemenpar terlihat dari penuhnya pesawat kami. Maka tanggal 29 Desember 2017 kami menambah penerbangan menjadi 8 kali seminggu,”ujar General Manager Garuda Indonesia Melbourne Micky Irfandi saat menyambangi Booth penawaran Wonderful Indonesia Packages 2017 di Westfield Southland Melbourne, Kamis, 23 November 2017.

Sebelumnya, Garuda Indonesia dalam satu pekan hanya melakukan penerbangan selama 5 kali, namun nantinya akan setiap hari bahkan ada dua penerbangan di hari Jumat atau weekend. “Karena memang Australia masih yang terbesar mendatangkan wisatawannya ke Bali, kondisi ini kami dukung dengan penambahan flight. Traffic yang meningkat dari tahun ke tahun membuat kami akan terus menambah. Orang Australia itu ke Bali seperti rumah keduanya,”katanya.

Seperti diketahui, Kemenpar menggelar kegiatan Integrated Promotion sekaligus kerjasama inkind dengan Helloworld salah satu travel agent perjalanan terbesar Australia. Promosi tersebut dilaksanakan melalui penjualan langsung secara online dan offline melalui penjualan di seluruh outlet Helloworld yang tersebar di berbagai wilayah di negara bagian Victoria, Australia ditambah dengan kegiatan aktivasi di Westfield Southland Melbourne, salah satu Mall terbesar di negara kangguru tersebut.

Kegiatan promosi dan penjualan terintegrasi ini berlangsung antara tanggal 20 November hingga 3 December 2017 dengan kegiatan aktivasinya berlangsung antara tanggal 20 hingga 26 November mendatang.

Hadir dalam acara tersebut Priyantono Rudito (Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Manajemen Strategis), Micky Irfandi (General Manager Garuda Indonesia Melbourne), dan Konjen Indonesia di Melbourne Dewi Wahab serta Banga Malenia (Vice Consul Economy).

“Ini cara cerdas yang dilakukan Kemenpar dan industri pariwisata di Bali dan Lombok. Garuda sangat menunggu program-program ini agar seat-seat kami penuh, inilah semangat Indonesia Incorporated yang sering diungkapkan bapak Menteri Pariwisata Arief Yahya,” beber Micky.

Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Manajemen Strategis Priyantono Rudito mengatakan bahwa kegiatan ini adalah marketing strategi yang melibatkan sinergitas antara Kemenpar, Garuda Indonesia dan Helloworld.

“Jadi lahirlah penawaran khusus yang bisa memantik kedatangan wisatawan, terima kasih Garuda Indonesia yang terus konsisten membuka akses wisatawan Australia ke Indonesia,” kata pria yang tinggal di Bandung itu.

Sementara itu Manager MD Ultimate Golf, Craig Gallie Australia membenarkan bahwa Bali merupakan destinasi idola masyarakat Australia. Namun, dia berharap pemerintah Indonesia juga bisa membuka akses yang lebih besar lagi ke destinasi selain Bali, contohnya seperti Batam dan Bintan yang memiliki lapangan golf yang mumpuni dan cantik menawan.

” Peluang untuk pasar Australia datang ke Batam dan Bintan terutama Niche Market di Bidang Golf sangat berpotensi, terutama terhadap value for money yang ditawarkan oleh pihak Golf Course yang dimiliki oleh Batam dan Bintan. Saya akan buka kerjasama dengan beberapa Golf Course di Batam dan Bintan, sehingga masyarakat Australia juga bisa datang ke Batam dan Bintan selain Bali, tentunya ini butuh dukungan berbagai pihak,”kata Craig.

Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam berbagai kesempatan selalu memaparkan bahwa pasar Australia adalah pasar potensial yang harus terus digoda untuk datang ke tanah air. “Australia merupakan pasar yang pertumbuhannya sangat positif, selain Tiongkok, Singapura, Malaysia. Ini harus dijaga dengan atraksi, amenitas dan akses yang ada di negara kita,”kata Menteri asli Banyuwangi ini.

Menpar mengatakan, sangat penting untuk mengoptimalkan promosi pariwisata Indonesia di Australia yang merupakan salah satu negara fokus pasar utama.

“Australia bertumbuh sangat bagus, artinya sustainability-nya oke, sizenya besar, spread-nya juga besar, apalagi dekat dengan negara kita,” ujar Menpar Arief Yahya.(*)

World Islamic Cultural Festival 2018 Digelar di Cirebon

0

World Islamic Cultural Festival (WICF) siap digelar di Cirebon tahun depan.

Festival budaya Islam bertaraf internasional yang baru pertama kali digelar di dunia itu diharapkan bakal menjadi titik tolak kebangkitan kembali Cirebon, yang sudah dikenal di dunia sejak abad 15. Dan evennya, siap dilaksanakan pada 9-17 Juli 2018.

“Event ini juga bisa menjadi media membangun jaringan masyarakat untuk saling bertukar pikiran, berdiskusi, menyatukan visi dan membangun saling pengertian,” ujar Sultan Sepuh XIV Cirebon PRA Arief Natadiningrat, Sabtu (25/11).

Sultan Arief tak asal bicara. Karena yang diundang pun tokoh-tokoh hebat. Setidaknya ada 100 tokoh Muslim dunia dari berbagai negara yang dijadwalkan hadir di acara WICF. Dari mulai presiden Muslim, raja Muslim, pengusaha Muslim, seniman dan budayawan Muslim serta tokoh-tokoh Muslim lainnya, masuk radar tamu undangan. “Tamu undangan yang datang akan mendarat di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Ini sekaligus menjadi ajang uji coba bandara yang baru akan dibuka tahun 2018. Bisa menjadi ‘garasi’ pesawat-pesawat kenegaraan,” ucapnya.

Amenitasnya? Dijamin siap dan mumpuni. Cirebon sudah membangun satu hotel untuk acara ini. Dan di 2018 nanti, hotelnya dijadwalkan siap menerima tamu kenegaraan. “Sudah dibangun. Tahun depan siap. Nanti ada satu hotel di depan Balai Kota Cirebon yang memenuhi standar global. Bahkan ada helipad di atasnya. Ya istilahnya kalau Raja Salman menginap cukup lah,” katanya.

Sultan Arief menambahkan, acara kelas dunia itu akan menjadi ajang pertemuan umat muslim terbesar dan pertama di dunia. Di sisi lain, acara ini sekaligus mengembalikan memori masyarakat akan keberadaan Cirebon sebagai salah satu poros islam di Indonesia yang dikenal sebagai tanah para wali.

Terpisah, Wakil Ketua WICF, Mhd Ridha Maha menjelaskan di beberapa negara sudah pernah ada acara serupa namun masih bersifat lokal. Sementara yang bertaraf inernasional kali pertama akan digelar di Kota Cirebon.

“Jepang, Inggris, Kanada, Korea, dan Belanda pernah ada acara seperti ini tapi masih sebatas lokal. Secara global belum ada. Yang pertama ya di Indonesia. Cirebon ini sudah sangat pas. Destinasinya lengkap. Mulai dari latarbelakang sejarah, seni budaya, sarana transportasi, infrastruktur dan posisi strategis Cirebon, semua ada. Ini merupakan kombinasi kekuatan yang tidak dimiliki daerah lain, ” papar Ridha.

Ridha menambahkan, pihaknya akan berupaya menghadirkan beberapa tokoh Islam dunia, termasuk cendekiawan Muslim untuk meramaikan festival. “Di antaranya Presiden Turki Recep Tayyib Erdogan, Raja Maroko Muhammad VI, cendekiawan Muslim sekaligus Presiden Indonesia ketiga BJ Habibie,” ucapnya.

Rencananya, acara tersebut akan dihadiri sekitar 20 negara dengan total pengunjung lebih 150ribu orang. Berbagai kegiatan seperti konferensi internasioanl ekonomi syariah, pameran, forum bisnis syariah, pagelaran seni, dan budaya islam, talkshow, bazaar dan acara lainnya akan memeriahkan acara ini.

“Untuk sasaran peserta adalah para pelaku bisnis, industri dan jasa pariwisata, lembaga pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Tidak hanya dari Indonesia tetapi juga dari negara-negara sahabat, dimana terdapat komunitas muslim dari kawasan Eropa, Asia, Afrika, Amerika dan Australia. Diharapkan festival ini akan berdampak pada peningkatan aspek perekonomian, pariwisata, budaya, edukasi dan religi di Indonesia,” tandasnya.

Respon Menpar Arief Yahya pun sangat positif. Dia sampai tak ragu melayangkan emoji tiga jempol buat rencana WICF 2018 Cirebon. “ini brilian. Wisata MICE (meeting, incentive, conference and exhibition, Red) digabungkan wisata halal di Cirebon, luar biasa sekali impactnya. Sudah pasti nanti akan panen semua,” kata Arief Yahya.

Khusus family friendly tourism, menteri asal Banyuwangi itu bahkan berani mematok target nomor satu dunia. “Indonesia pada 2015 menyabet 3 penghargaan pada World Halal Tourism Award di Abu Dhabi. Dan pada ajang serupa di 2016, Indonesia menyabet 12 dari 16 penghargaan. Kalau dilihat dari stastistiknya, Indonesia bisa menjadi nomor satu,” ungkapnya. (*)

Defisit Rp 9 Triliun, BPJS Kesehatan Wacanakan Tak Biayai Delapan Penyakit

0

batampos.co.id – Semakin hari BPJS Kesehatan semakin defisit.

Pada tahun keempat berdirinya lembaga tersebut, defisit mencapai Rp 9 triliun.

Saat rapat dengar pendapat dengan DPR Kamis lalu (23/11), sempat diwacanakan ada delapan penyakit yang tidak akan dibiayai BPJS Kesehatan.

Menurut data yang dihimpun Jawa Pos, defisit terus dialami BPJS Kesehatan. Pada tahun pertama, BPJS Kesehatan mengalami defisit sebesar Rp 3,3 triliun. Tahun 2015 defisit naik menjadi dua kali lipat, Rp 6 triliun. Hingga sekarang mencapai Rp 9 triliun. Penyebabnya adalah beban untuk menanggung jaminan kesehatan lebih besar dari pada jumlah iuran yang ada.

Delapan penyakit yang rencananya tidak akan dibiayai adalah kanker, gagal ginjal, stroke, thalasemia, sirosis, leukemia, dan hemofilia. Delapan penyakit tersebut disebut sebagai penyebab defisit karena berlangsung lama dan membutuhkan pembiayaan yang tak sedikit. Menteri Kesehatan Nila F Moeloek sempat menuturkan jika pembiayaan untuk pasien gagal ginjal selama ini sudah mencapai Rp 2,3 triliun.

Menurut Humas BPJS Kesehatan Nopi Hidayat, wacana BPJS Kesehatan tidak membiayai delapan penyakit tersebut belum diputuskan. ”Ini hanya gambaran dan  referensi akademik untuk diketahui perbandingan dengan kondisi negara lain,” katanya saat dihubungi koran kemarin (25/11).

Masih menurut Nopi, dibeberapa negara yang melakukan jaminan kesehatan, melakukan cost sharing. BPJS Kesehatan mencoba untuk menerapkan hal tersebut. Untuk membiayai penderita penyakit yang memerlukan perawatan medis lama dan berbiaya tinggi atau katastropik, BPJS berencana melibatkan peserta untuk ikut mendanai. Cost sharing ini renananya akan berlaku bagi peserta dari golongan mandiri. ”Pada rapat dengar pendapat di Komisi IX DPR Kamis lalu, BPJS Kesehatan diminta untuk memaparkan bagaiman negara lain membiayai penyakit katastropik,” ungkapnya.

Fera warga Batuaji menunjukan kartu Indonesia Sehat yang dilakukan pengurusannya di kantor BPJS Kesehatan, Selasa (18/4). F Cecep Mulyana/Batam Pos

Direktur BPJS Kesehatan Fahmi Idris mengakui jika perawatan penyakit katastropik membutuhkan biaya yang besar. Dari awal tahun hingga Septermber tahun ini, delapan penyakit katastropik tersebut membuat BPJS Kesehatan kualahan. Sebab ada 10 juta kasus lebih yang harus dibiayai. Totalnya mencapai Rp 12,29 triliun.

Hingga kini pihak BPJS Kesehatan masih mengkaji cost sharing yang akan dibebankan kepada peserta BPJS Kesehatan. Pihak BPJS Kesehatan masih menhitung rincian beban yang akan dibagi atau ditanggung bersama peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Wakil Ketua Komisi IX Saleh Partaonan Daulay mengatakan, dalam rapat dengar pendapat antara komisinya dengan BPJS dan kementerian kesehatan, muncul beberapa opsi untuk menyelesaikan  masalah defisit yang dialami BPJS. Menurut dia, ada empat opsi yang diusulkan.

Pertama, tutur dia, mengurangi manfaat. Jadi, tidak semua pelayanan dicover BPJS. “Ada yang tidak dibiayai. Itu namanya mengurangi manfaat,” terang dia. Yang kedua, menaikan iuran. Misalnya, lanjutnya, dari Rp 25 ribu menjadi 35 ribu. Opsi ketiga, mencari pembiayaan lain.

Muncul wacana, pembiayaan kesehatan akan diambilkan dari cukai rokok. Jadi, 5 persen dari pendapatkan cukai rokok akan dimanfaatkan untuk membiayai kesehatan. Namun, usul itu masih menjadi perdebatan. Sebab, tidak etis jika membiayai kesehatan dan sumber yang dinilai tidak baik. “Rokok kan tidak baik,” paparnya. Jangan sampai nanti digunakan sebagai promosi rokok.

Kemudian yang keempat, lanjut Saleh, cost sharing. Yaitu, biaya kesehatan tidak semuanya ditanggung BPJS. Ada sebagian yang harus ditanggung masyarakat. Sebenarnya, cost sharing sama saja dengan mengurangi manfaat.

Anggota DPR dari Fraksi PAN itu mengatakan, pihaknya sudah meminta BPJS untuk melakukan simulasi cost sharing. Seperti apa mekanisme nanti. Dia berharap, simulasi bisa secepatnya diselesaikan. Dalam masa sidang ini, kajian yang dilakukan BPJS sudah selesai, sehingga bisa segera dibahas bersama dewan. (lyn/lum)

Kemenpar Raih Dua Penghargaan Diajang Anugerah Media Humas 2017

0

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) meraih penghargaan pada ajang Anugerah Media Humas (AMH) 2017 di Novotel Hotel Palembang, Kamis (23/11) malam.

Yang pertama kategori Penerbitan Media Internal (Inhouse Magazine).

Satunya lagi gelar Terfavorit untuk Stand Pameran dalam kegiatan Humas dan Layanan Publik Expo, 21 – 23 November 2017 di Palembang Sport and Convention Centre (PSCC), Kota Palembang.

Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik Kemenpar M. Iqbal Alamsjah mengatakan, penghargaan yang diraih Kemenpar dalam ajang AMH 2017 mengalami peningkatan dibandingkan pada AMH 2016 di Bandung. “Ajang AMH tahun ini persaingannya sangat ketat diikuti 176 peserta dan hanya melombakan 4 kategori. Sedangkan tahun lalu ada 7 kategori,” kata M. Iqbal Alamsjah usai menerima trophy dan piagam penghargaan AMH 2017.

Kebanggaan lainnya, di ajang AMH 2017 media internal Kemenpar Majalah Ragam Pesona menjadi terbaik pertama. Prestasinya sukses mengalahkan inhouse magazine Kementerian Keuangan yang selalu menjadi langganan juara satu. “Kebanggaan selanjutnya adalah stand Biro Hukum dan Komunikasi Publik Kemenpar menjadi Stand Terfavorit. Tahun lalu hanya juara harapan dua,” ungkap Iqbal.

Gelar terfavorit tidak begitu saja diberikan untuk Kemenpar. Indikator pengukurannya ada. Dan selama 3 hari, tercatat 1.200 pengunjung berinteraksi di stand Kemenpar. Dari paparan Iqbal, yang datang kebanyakan adalah anak muda atau ‘generasi Now’. Yang tertarik dengan berbagai acara yang disajikan seperti coaching clinic membuat berita oleh Fatkhurrohim (Ketua Forum Wartawan Pariwisata), membuat vlog oleh Murdiyatno wartawan Beautifulindonesia.com, mengenai website interaktif oleh Bima Anggara (Konsultan Digital Marketing – DokterWebsite.ID) dan travel fotografi oleh Akhmad Zona (Fotografer Kemenpar) dan Sendy Aditya Saputra (Fotografer dan Jurnalis).

Itu belum termasuk juga demo masak (kuliner) dan bartender oleh mahasiswa Politeknik Pariwisata Palembang jurusan F & B yang banyak menarik minat pengunjung. “Mereka harus sabar melihat bagaimana proses membuat makanan atau minuman, sebelum akhirnya mendapat kesempatan untuk mencicipi,” tambah Iqbal.

Suasana bertambah seru ketika digelar acara gimmick dengan lomba pasang puzzle Pesona Indonesia dengan hadiah berupa souvernir menarik. Kegiatan ini untuk lebih meningkatkan pemahaman pengunjung terhadap branding Pesona Indonesia.

Menteri Pariwisata Arief Yahya bersyukur dan bangga instansinya berhasil mengalahkan pemerintahan lainnya. Baik kementerian, lembaga, Perguruan Tinggi, BUMN, dan BUMD. “Selamat atas dua kemenangannya di Anugerah Media Humas. Kemenangan ini penting untuk 3C kehumasan Kemenpar, Calibration, Confidence dan Credibility” kata Menpar Arief Yahya.

Ajang AMH sendiri, merupakan rangkaian kegiatan Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi Publik (SAIK) yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan Bakohumas.

Acara tersebut telah memasuki tahun ke-12. Inti penghargaan tersebut sebagai momentum untuk memberikan apresiasi sekaligus menjadi tolak ukur kinerja bidang hubungan masyarakat (Humas) lembaga pemerintah. Serta mendorong petugas Humas agar senantiasa tampil di depan dalam melakukan agenda setting di tengah derasnya arus informasi saat ini. (*)

Imam Arifin Unggul pada Etape Ketujuh Tour de Singkarak 2017

0

Etape tujuh Tour de Singkarak (TdS) 2017 dari Lembah Harau menuju Padang Panjang, Sumatera Barat, Jumat (24/11), menyuguhkan finis dramatis.

Dua pebalap Imam Arifin dari KFC Cycling Team dan Robert Muller dari Embrace The World Cycling Team beradu cepat di garis finish. Dan kemegahan dinding-dinding alam menjulang tinggi di Lembah Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, ikut menjadi saksi.

Suguhan dramatis tersebut terlihat saat Imam Arifin dari KFC Cycling Team dan Robert Muller beradu cepat untuk masuk finis. Robert Muller yang sudah percaya diri menjadi juara dipaksa menelan ludah. Meski sudah melakukan selebrasi dengan mengangkat tangan, Muller mampu disalip oleh Imam yang mengenjot sepedanya dengan cepat sekuat tenaga.

Imam pun juara. Pebalap dengan nomor start 25 mampu menyelesaikan balapan sejauh 112 km dengan catatan waktu 02:56:34. Catatan waktu ini sama dengan Muller dan pebalap yang finis ketiga, Matej Drinovec dari Team ‪Procyclingstats.com‬.

“Saya tidak menyangka bisa menang disini. Padahal rute juga cukup berat buat saya karena ada tanjakan yang panjang. 50 Meter menjelang finis Muller mulai goyang, saya langsung genjot dan pindah gigi ke 2. Akhirnya saya bisa mengambil etape ini,” kata Imam Arifin saat dikonfirmasi usai balapan.

Bagi Imam, kemenangan yang diraih di etape tujuh ini merupakan yang kedua selama turun di TdS 2017. Sebelumnya menjadi yang tercepat di etape enam yang finis di Pasaman Barat, Kamis (23/11). Sementara bagi KFC adalah kemenangan yang ketiga.

Sebelum Imam meraih kemenangan beruntun, pebalap KFC Cycling Team lainnya yaitu Jamal Hibatulloh mampu menjadi yang terbaik di etape empat yang finis di Ngalau Indah, Payakumbuh. Bisa dikatakan KFC Cycling Team menjadi tim yang tersukses hingga etape tujuh.

Jika Imam merasa senang dengan kemenangan yang diraih, kondisi berbeda dikatakan oleh Robert Muller. Pebalap yang sudah menjuarai dua etape TdS 2017 itu mengaku tidak menyangka jika di sampingnya ada Imam yang selanjutnya mampu mencuri kemenangan yang sudah di depan mata.

“Terus terang, saya tidak menyangka jika ada pebalap disamping saya,” katanya usai perlombaan.

Meski gagal menjuarai etape tujuh, Robert Muller tetap harus bangga karena masih mampu mempertahankan posisi sebagai raja sprint (green jersey) hingga etape tujuh setelah mengumpulkan 72 poin. Sedangkan untuk raja tanjakan (polkadot jersey) tetap dipegang Khalil Khorshid dari Tabriz Shahrdary Team dengan 77 poin.

Sementara itu untuk pembalap Indonesia terbaik (red white jersey) tetap dipegang oleh Jamal Hibatulloh dari KFC Cycling Team Indonesia. Sedangkan pemegang pemuncak klasemen (yellow jersey) tetap dipegang oleh Daniel Whitehouse dari CCN Cycling Team Laos.

Keberadaan TdS yang berakhir di Padang Panjang, menjadi buah manis Kota yang dipimpin Walikota Indra Gunadi itu. Ia menyebut TdS kali ini membantu perekonomian masyarakat, terlebih UMKM semua bergerak dan terlihat ramai diserbu pengenjung.

“Ini positif sekali bagi Padang Panjang, Seluruh hotel full. UMKM juga laris manis. Saya berharap di tahun 2018, Padang panjang bisa menjadi lokasi Grand Start dan Finish,” ujarnya.

Balapan di etape tujuh ini bisa dikatakan cukup menarik di balapan yang didukung penuh Kementerian Pariwisata itu. Hal tersebut, karena ada dua tempat ikonik yang juga menjadi unggulan di Lima Puluh Kota yaitu Lembah Harau dan Kelok 9.

Para pebalap beradu cepat di antara tebing-tebing ketinggian 100 hingga 500 meter Lembah Harau. Panoramanya terlihat sangat megah dan dihiasi jejeran air terjun menawan menjadikan Lembah Harau menjadi destinasi wisata unggulan di Kabupaten Limapuluh Kota.

Selain itu balapan di etape tujuh ini juga mendapatkan sambutan yang luar biasa dari masyarakat yang berada di sepanjang lintasan. Sejak keluar dari Lembah Harau, masyarakat berjajar dengan rapi di pinggir jalan, begitu juga saat finis di Padang Panjang. Meski hujan, masyarakat tetap menunggu finis balapan yang masuk edisi ke sembilan itu.

“Lembah Harau memang luar biasa. Dalam beberapa tahun terakhir banyak menghiasi halaman jejaring sosial di tanah air. Alamnya indah, masyarakatnya ramah, kulinernya juga enak-enak. Jadi yang kebetulan sedang melancong dan menyaksikan Tour de Singkarak tidak kesulitan menyusun itinerary. Silakan eksplore beragam tempat indah lainnya di Sumatera Barat. Salam Pesona Indonesia,” timpal Menpar Arief Yahya. (*)

Lelang Jabatan Dirut RSUD Batam Ditutup

0
Pasien mengantre untuk berobat di RSUD Embung Fatimah, Batuaji. F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Pembukaan lelang jabatan atau open bidding jabatan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah resmi ditutup, Sabtu (25/11). Lima peserta lelang siap bersaing untuk menempati pimpinan di RSUD Desember mendatang. Satu orang diantaranya berasal dari RSUD Bintan, Kepri.

Kabag Humas dan Protokol Pemko Batam, Yudi Admaji menyebutkan kelima peserta tersebut yakni dr Sri Rupiarti yang saat ini menjabat Wakil Direktur (Wadir) RSUD, dr Roro Sri Widyanti Wadir RSUD, dr Beserba dan dr Dedi Suryadi dan dr Ani, calon yang berasal dari RSUD Bintan, Kepri

“Satu dari luar Batam, empat calon lainnya merupakan pegawai RSUD,” imbuh Yudi.

Kelima calon peserta lelang terbuka ini selanjutnya akan dilakukan seleksi administrasi kelengkapakpan berkas peserta.

“Senin (27/11) akan diumumkan siapa saja yang lolos seleksi administrasi,” sebutnya.

Mantan Camat Bengkong ini menjelaskan sejak ditinggal direktur yang lama, RSUD dipegang pelaksana tugas (Plt) yakni Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi. Beban kerja yang cukup berat menjadi pertimbangan lelang jabatan direktur RSUD dibuka lebih awal.

“Karena kebutuhan yang mendesak, karena tahun depan tentu harus sudah ada program kerja yang akan dipersiapkan terlebih dahulu,” ujarnya.

Peserta lelang terbuka yang lolos seleksi administrasi akan menjalani assessment, penulisan makalah, presentasi dan wawancara. Hasil dari keseluruhan seleksi akan diumumkan 12 Desember mendatang. Dilanjutkan penetapan pejabat pembina kepegawaian, dan terakhir persiapan pelantikan 14-15 Desember.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel), Jepridin mengatakan lima calon direktur ini akan menjalani serangkaian tes sebelum dilantik pertengahan Desember mendatang.

“Besok (hari ini, red) kami baru mau rapat mengenai seleksi calon direktur RSUD yang telah mendaftarkan diri ke BKPSDM Batam,” kata Jepridin. (cr17)

Berkas Dendi Purnomo P21

0
Kasubnit III Jatanras Polda Kepri AKBP Aris (kanan) bersama anggota Polda Kepri mengawal dua tersangka Dendi Purnomo yang diamankan pada operasi tangkap tangan saat ekpos di Mapolda Kepri, Selasa (24/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Berkas kasus dugaan suap mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Dendi Purnomo dinyatakan lengkap atau P21. Proses tahap dua atau penyerahan tersangka rencana dilakukan Polda Kepri minggu depan ke ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri.

“Ya, berkas Dendi sudah P21 oleh Kejati kemarin (Jumat 24/11, red). Dan akan segera kami tahap duakan minggu depan,” kata Humas Polda Kepri, Kombes Erlangga, Sabtu (25/11) siang.

Berkas Dendi akan dilimpahkan bersama tersangka lainnya Direktur Telaga Biru Semesta Amiruddin. Tak hanya tersangka, penyidik juga menyerahkan berkas dan barang bukti.

Menurut Erlangga, sebelum proses tahap dua, pihaknya akan melengkapi berkas administrasi. Disinggung mengenai pasal yang menjerat kedua tersangka, menurut Erlangga pasalnya sama dengan yang sudah-sudah.

“Kami melengkapi berkas, sedangkan pasal yang menjerat tak berubah, sama dengan pasal awal,” imbuh Erlangga.

Berita sebelumnya, Dendi diduga sebagai penerima suap dan dijerat Pasal 12 Huruf a atau b Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU No 20/2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara Amir sebagai pihak yang diduga pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) Huruf a atau b UU No31/1999, sebagaimana telah diubah dengan UU No20/2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Mantan Kadis Lingkungan Hidup Pemko Batam Dendi Purnomo dan Direktur Telaga Biru Semesta Amiruddin ditangkap usai bertransaksi serah terima uang untuk memperlancar pengurusan dokumen limbah. Kesepakatan bernilai Rp 25 juta itu, Amiruddin meminta Dendi juga tak melakukan pengawasan saat proses Tank Cleaning berjalan.

Tapi hal ini tercium oleh pihak kepolisian, dan mengamankan kedua orang ini di rumah Dendi dengan barang bukti Rp 35 Juta. Uang Rp 25 juta sudah diserahkan Amiruddin ke Dendi. Dan Rp 10 juta lagi dalam dua amplop, rencananya akan diserahkan Amiruddin ke Kabid dan Kasi DLH. (she)

Play sound