Minggu, 5 April 2026
Beranda blog Halaman 12923

Cirebon Siap Terima 10.000 Tamu Keraton Nusantara

0
foto: sejarahlengkap.com

Tak lama lagi, Kota Cirebon akan menggelar ajang wisata bertajuk Festival Keraton Nusantara (FKN) 2017. Sebanyak 50 Keraton se-Nusantara dan 100 peninjau dari 150 Keraton dipatikan hadir di even yang digelar 15-20 September 2017. Keraton Kasepuhan sebagai tuan rumah FKN XI langsung pasang kuda-kuda untuk menerima tamu yang jumlahnya mencapai 10 ribu orang.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuti mengatakan, tahun ini kota Cirebon menjadi tuan rumah FKN yang kedua kali. Sebelumnya, Cirebon pernah menjadi tuan rumah pada FKN II Tahun 1997 yang dibuka Wakil Presiden RI Try Sutrisno yang masih menjabat kala itu.

“FKN sendiri berawal dari Festival Keraton se-Jawa yang diadakan di Solo pada 1992. Kegiatan ini kemudian dikembangkan menjadi Festival Keraton Nusantara (FKN). Awalnya FKN digelar untuk pertama kalinya pada 1995 di Yogyakarta dengan diikuti 20 utusan keraton/istana dari beberapa kerajaan yang ada di Indonesia. Dan kali ini pesertanya sudah sampai ratusan,” ujar Esthy yang didampingi Kabid Wisata Budaya Wawan Gunawan di Jakarta, Sabtu (9/9).

Pelestarian budaya ini dirasa sangat perlu. Misinya, apalagi kalau bukan untuk mengenalkan adat tradisi dan budaya keraton yang bernilai luhur. Ini juga sekaligus melestarikan benda-benda peninggalan sejarah dan purbakala sebagai aset. “Jadi bukan hanya pada bangunan saja. Pengembangan dan pemanfaatan budaya juga ikut disentuh sehingga ada nilai-nilai yang bermanfaat,” tambahnya.
Untuk urusan kesultanan, kebetulan Indonesia punya banyak potensi. Dari mulai Jogja, Solo atau Palembang, semuanya punya kesultanan. Museumnya bahkan ada dengan aktivitas masing-masing. “Peninggalan bangunan kesultanan atau keraton menjadi bagian dari atraksi dan menjadi tarik bagi wisatawan nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke Indonesia, serta untuk dikenalkan kembali sejarah dan budaya kita” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Wawan Gunawan menggaransi even ini bakal sangat menghibur. Dalam FKN ini akan ada beberapa pagelaran seni dan budaya bernuansa keraton seperti Kirab Agung Prajurit Keraton, Pagelaran Kesenian Keraton, Pagelaran Upacara Adat Keraton, Pagelaran Busana Keraton, Pameran Benda-Benda Pusaka Keraton, Pertemuan Raja/Sultan Nusantara.

“Ada juga Peresmian Museum Pusaka Keraton Kasepuhan yang rencananya diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo. Untuk Lokasi acara dipusatkan di berbagai tempat seperti Goa Sunyaragi, Keraton Kasepuhan, Keraton Kanoman dan beberapa hotel di Cirebon,” katanya.

Untuk urusan wisata, Cirebon dinilai sangat sangat strategis. Potensi wisatanya lengkap, punya budaya, alam, religi, kuliner dan sejarah yang kuat. Kami siap mendukung promosi ke seluruh Indonesia dan luar negeri, terkait festival ini.

Faktanya, Cirebon memang punya segalanya. Saat mendengar Cirebon, pikiran langsung menerawang ke Kota Udang, Batik Trusmi, Nasi Jamblang, Empal Genthong, Tahu Genjrot, Sunan Gunung Jati. Semua tidak ada yang salah. Semua khas Cirebon.

Nah, kekayaan inilah yang ingin diangkat Kemenpar. Kemenpar ingin, Cirebon juga ikut dikenal dunia. Hal yang sangat mungkin bisa diraih mengingat dari sisi transportasi, jalur daratnya sudah bisa dilalui tol Cipali. Belum lagi akses rel kereta double track Jakarta-Cirebon, Yogyakarta-Cirebon dan Semarang-Cirebon. Setidaknya ada 200 perjalanan kereta yang melintasi kota Cirebon.

“Karenanya targetnya pun harus tinggi. Saya yakin festival ini bisa menggiring banyak wisatawan ke Cirebon,” kata Wawan.

Menpar Arief Yahya ikut menyambut gembira rencana Festival Keraton Nusantara itu. Penguatan cultural value dari Kasultanan Kasepuhan Cirebon, menurutnya akan memberikan dampak terhadap commercial value.

“Cirebon itu sudah kuat di budaya. Sudah tidak perlu diragukan lagi atraksi dari sisi ini. Tetapi budaya saja tidak cukup, harus ditemukan commercial value-nya, sehingga menghasilkan kombinasi yang serasi, dan menjadikan Cirebon sebagai salah satu destinasi baik. Apalagi jaraknya dengan ibu kota, pusat market pariwisata sangat dekat,” kata Arief Yahya Menteri Pariwisata RI. (*)

Berikut Rangkaian Acara Lengkap Festival Keraton Nusantara XI 2017.

 

JUM’AT, 15 SEPTEMBER 2017

LOKASI TAMAN GOA SUNYARAGI KOTA CIREBON

13:00 WIB LOADING PAMERAN
19:00 WIB WELCOME DINNER RAJA/SULTAN SE-NUSANTARA
19:20 WIB KESENIAN
19:30 WIB SAMBUTAN KETUA PANITIA
19:40 WIB SAMBUTAN SULTAN SEPUH XIV
19:50 WIB SAMBUTAN SEKJEN FKIKN
20:00 WIB SAMBUTAN GUBERNUR JAWA BARAT
20:10 WIB DO’A
20:20 WIB MAKAN MALAM DAN KESENIAN

 

SABTU, 16 SEPTEMBER 2017

LOKASI ALUN-ALUN DAN KERATON KASEPUHAN KOTA CIREBON

8:00 WIB PERSIAPAN PEMBUKAAN FESTIVAL KERATON NUSANTARA
9:00 WIB SAMBUTAN SULTAN SEPUH XIV
9:15 WIB SAMBUTAN GUBERNUR JAWA BARAT
9:30 WIB SAMBUTAN DAN PEMBUKAAN OLEH PRESIDEN RI
9:45 WIB DO’A
9:55 WIB PAGELARAN SENI KOLOSAL PEMBUKAAN FESTIVAL KERATON NUSANTARA XI

10:15 WIB PELEPASAN KIRAB AGUNG PRAJURIT KERATON SE-NUSANTARA
RUTE : ALUN-ALUN KASEPUHAN – JL. LEMAHWUNGKUK – JL. PECINAN – JL. PASUKETAN – JL. BAHAGIA – JL. SILIWANGI – GEDUNG NEGARA CIREBON (BKPP WILAYAH 3 JAWA BARAT)

11:00 WIB PERESMIAN GRAND LAUNCHING MUSEUM PUSAKA KERATON KASEPUHAN OLEH PRESIDEN RI

LOKASI KERATON KANOMAN
10:00 – 23:00 WIB PAMERAN BENDA PUSAKA KERATON SE-NUSANTARA

LOKASI HALAMAN GOA SUNYARAGI
10:00 – 23:00 WIB PAMERAN KERAJINAN RAKYAT DEKRANASDA JAWA BARAT

PAGELARAN KESENIAN KERATON – KERATON SE-NUSANTARA
LOKASI TAMAN GOA SUNYARAGI

19:30 WIB KASUNANAN SURAKARTA
20:30 WIB KESULTANAN YOGYAKARTA
21:30 WIB PURA PAKUALAMAN YOGYAKARTA
22:30 WIB PURA MANGKUNEGARAN

PAGELARAN KESENIAN KERATON – KERATON SE-NUSANTARA
LOKASI KERATON KACIREBONAN

19:30 WIB KERATON SKALABRAK LAMPUNG
20:30 WIB KERATON PALEMBANG
21:30 WIB KERATON SERDANG
22:30 WIB KERATON BANTEN

 

MINGGU, 17 SEPTEMBER 2017

LOKASI KERATON KANOMAN
10:00 – 23:00 WIB PAMERAN BENDA PUSAKA KERATON SE-NUSANTARA

LOKASI HALAMAN GOA SUNYARAGI
10:00 – 23:00 WIB PAMERAN KERAJINAN RAKYAT DEKRANASDA JAWA BARAT

LOKASI HOTEL GRAGE
8:00 – 21:00 WIB MUSYAWARAH RAJA/SULTAN SE-NUSANTARA

PAGELARAN KESENIAN KERATON – KERATON SE-NUSANTARA
LOKASI TAMAN GOA SUNYARAGI

16:00 WIB KESULTANAN BIMA
17:00 WIB PURI UBUD BALI
19:30 WIB KESULTANAN DELI
20:30 WIB KERATON SUMENEP
21:30 WIB KERATON GOA
22:30 WIB KEDATUAN LUWU

PAGELARAN KESENIAN KERATON – KERATON SE-NUSANTARA
LOKASI KERATON KACIREBONAN

16:00 WIB KESULTANAN LANDAK
17:00 WIB KERATON MENPAWAH
19:30 WIB KESULTANAN BONE
20:30 WIB MAROS
21:30 WIB BUTON
22:30 WIB SUMEDANG LARANG

SENIN, 18 SEPTEMBER 2017

LOKASI KERATON KANOMAN
10:00 – 23:00 WIB PAMERAN BENDA PUSAKA KERATON SE-NUSANTARA

LOKASI HALAMAN GOA SUNYARAGI
10:00 – 23:00 WIB PAMERAN KERAJINAN RAKYAT DEKRANASDA JAWA BARAT

LOKASI HOTEL PRIMA
9:00 – 16:00 WIB SEMINAR DAN DIALOG BUDAYA

PAGELARAN KESENIAN KERATON – KERATON SE-NUSANTARA
LOKASI TAMAN GOA SUNYARAGI

16:00 WIB SINGARAJA
17:00 WIB PURI DENPASAR
19:30 WIB KERATON KUTARINGIN
20:30 WIB BULUNGAN
21:30 WIB TERNATE
22:30 WIB TIDORE

PAGELARAN KESENIAN KERATON – KERATON SE-NUSANTARA
LOKASI KERATON KACIREBONAN

16:00 WIB BACAN
17:00 WIB PELALAWAN
19:30 WIB LANGKAT
20:30 WIB KUTAI KARTANEGARA
21:30 WIB PONTIANAK
22:30 WIB SAMBAS

 

SELASA, 19 SEPTEMBER 2017

9:00 – 17:00 WIB CITY TOUR
RUTE : MUSEUM KERATON KASEPUHAN – MUSEUM KERATON KANOMAN – MUSEUM KERATON KACIREBONAN – KERAJINAN

 

Vote Dipimpin Presiden, #VideoIndonesiaKeren Jawara di UNWTO Tourism Video Competition

0

Dua hari lagi, pengumuman hasil kompetisi video pariwisata UNWTO Tourism Video Competition untuk kategori People’s Choice Award. Juara-juara dunia akan diumumkan dalam forum besar 22nd General Assembly, 15 September 2017 pukul 11.30 – 12.00.

Persisnya di Crystal BallRoom, InterContinental Century City Convention Center, Chengdu, China. Ada 2 kategori pemenang, pertama dewan juri yang dibentuk oleh perwakilan masing-masing Rapat Komisi UNWTO, per wilayah.

Kedua, kategori pilihan publik melalui e-vote yang di tanah air dipimpin sendiri oleh Presiden Joko Widodo untuk memenangi award bergengsi ini. Di kategori people’s choice ini Presiden Jokowi bahkan mengajak rakyat Indonesia memberikan suaranya buat video Kemenpar yang dijagokan menang itu.

Melalui akun Facebooknya, Presiden Jokowi meminta netizen untuk nge-vote. Pukul 12.47 WIB tanggal 10 September 2017, presiden melalui akun pribadinya menuliskan di https://www.facebook.com/Jokowi/videos/758507401004778/.

Begini ajakannya: Video promosi pariwisata The Journey to a Wonderful Indonesia masuk dalam kategori People’s Choice Awards dalam kompetisi video promosi pariwisata tingkat dunia: UNWTO Award-Tourism Video Competition, bersaing dengan 63 video dari negara lain.

Mari ikut berpartisipasi dan mendukung video pariwisata kita dengan melakukan vote di tautan ini: www.indonesia.travel/vote4id

Isi kolom nama, email, lalu pilih kolom video negara Indonesia ¨C Wonderful Indonesia: The Journey to a Wonderful Indonesia sebagai video favorit. Vote akan berakhir besok, Senin, 11 September 2017.

Terima kasih telah ikut memilih, untuk kejayaan pariwisata Indonesia. Video: Kementerian Pariwisata

Dari data center Kemenpar, sebelum Presiden Jokowi posting jumlah voters yang masuk ada 147 ribu. Setelah presiden posting, selama dua hari terkumpul 198 ribu tambahan suara baru. “Terima kasih Pak Presiden, telah mengendors video pariwisata Indonesia,” sebut Menpar Arief Yahya.

Sebelum betul-betul diumumkan, 15 September nanti, Menpar Arief tidak mau berspekulasi. Meskipun, dia yakin untuk kategori pilihan publik, Indonesia berpotensi paling besar untuk menang.

Indonesia dari data center yang diperoleh, memang sukses melewati 63 video dari negara-negara lainnya di dunia seperti Venezuela, Maldives, Jepang, Spanyol dan masih banyak lagi.

Persaingan pun sangat ketat, karena kontesten dari negara lain juga mengirimkan video-video yang bagus dengan materi destinasi pariwisata yang juga dirangkai menarik. Bahkan sampai 5 September 2017, Rumania masih memimpin dominasi suara. “Lagi lagi, Terima kasih kepada seluruh netizen, Kementerian dan Lembaga lain, dan masyarakat yang aktif memberikan vote-nya,” kata Arief Yahya.

Menpar juga mengatakan, kemenangan ini semakin meyakinkan, berkat andil Presiden Joko Widodo. “Setelah beliau memposting via Facebook, vote melonjak sangat drastis, dan tak terkejar,” kata Menpar Arief.

Menteri Pariwisata Arief Yahya tentu menjadi orang yang sangat bangga dengan kemenangan ini. Ia menyebut hal ini sebagai salah satu capaian tertinggi yang didapat pariwisata Indonesia. Bukan tanpa sebab, karena ini adalah kompetisi yang dihelat oleh lembaga PBB pariwisata dunia, UNWTO.

Seperti diketahui, UNWTO adalah lembaga yang menggunakan standar dunia dalam menentukan video-video promosi pariwisata yang layak untuk kemudian dipilih masyarakat luas.

“Saya mengucapkan terima kasih dan sangat berbangga dengan hasil kemenangan yang bisa kita capai bersama di ajang UNWTO Award 2017 ini. Kemenangan ini tentunya bukan satu hasil yang begitu saja dicapai, tapi melalui proses yang panjang. Proses yang dimulai dengan pijakan yang baik, sehingga hasilnya juga tentu baik, ini prestasi seluruh masyarakat Indonesia,” ujar pria asli Banyuwangi.

Jauh sebelum video berjudul “Indonesia, a Wonderful World” ini disubmit ke ajang UNWTO Award 2017, tim telah lebih dulu mempersiapkan dengan matang. Tim mempersiapkan dan membahas strategi, membahas jenis kompetisi dan kategori, pemetaan kompetisi dan kategori, mekanisme entries dan lainnya.

Hingga akhirnya kemudian diputuskan untuk men-submite video berdurasi tiga menit arahan sutradara Condro Wibowo itu. “Video sebelumnya mendapat Grand Prix Award di ajang The XIII International Tourism Film Festival di Bulgaria,” ujar Menpar Arief Yahya.

Strategi itu terbukti tepat. Video yang dibintangi Widika Sidmore dan David John Scaap itu berhasil masuk ke dalam tahap pemilihan. Bersaing dengan video-video terbaik dari 62 negara lainnya di dunia. Masa voting dibuka secara resmi pada akhir Agustus 2017 lalu. Di masa ini Indonesia bersaing ketat dengan Rumania. Bahkan di pertengahan, Indonesia tertinggal jauh dari Rumania. Satu pekan sebelum masa voting ditutup pada 11 September kemarin, Indonesia kalah jumlah suara.

Indonesia baru mendapat 9 ribu suara sementara Rumania sudah meraih 15 ribu vote. Akan tetapi momentum itu akhirnya datang, ketika pemimpin negara ini Presiden Joko Widodo dengan terbuka melalui akun Facebook miliknya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bisa meluangkan waktu dan ikut memilih.

Ditambah dengan strategi jitu Menpar Arief Yahya yang mengerahkan semua kemampuan terbaiknya, sehingga hanya dalam hitungan hari kembali menyalip jauh Rumania. Pada 11 September 2017 pukul 12.00 waktu Madrid atau pukul 17.00 WIB, lima jam sebelum penutupan masa vote, video Wonderful Indonesia bercokol diposisi pertama.

Sesuai dengan judulnya, video “Indonesia, a Wonderful World” menampilkan berbagai keindahan berbagai destinasi pariwisata Indonesia seperti Yogyakarta, Bali, Jakarta, Lombok, Toraja dan pesona Raja Ampat serta Wakatobi.

Dalam video ini disuguhkan berbagai budaya dan keindahan khas Indonesia seperti proses membatik, penampilan tari Bali, pemandangan alam Indonesia yang dikemas secara menarik. Video yang dijamin membuat semua orang yang melihatnya pasti terkesima.

Pengumuman secara resmi sendiri akan dilakukan pada 15 September 2017 mendatang. Kemenangan Indonesia ini akan semakin lengkap jika video ini juga dapat meraih juara di kategori lainnya yakni sebagai pemenang di ajang UNWTO Tourism Video Competition for East Asia and the Pacific.

“Kalau dilakukan sendiri oleh Kemenpar tentu tidak akan bisa. Butuh support secara bersama-sama. Karena keterbatasan sumber daya itulah kami merangkul semua pihak. Maju Serentak Tentu Kita Menang #VideoIndonesiaKeren, akhirnya menjadi nomer satu di dunia. Alhamdulillah,” ujarnya.(*)

 

Kuliner Indonesia Siap Goyang Lidah Australia di Spring Festival 2017 Araluen

0
foto: seasonsonline.com.au

Diplomasi kuliner kembali dimainkan Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Kali ini, event Spring Festival 2017 di Araluen Botanical Garden Australia yang beralamat di 362 Croyden Road, Roleystone WA 6111, tempat berolah rasa, sekaligus menancapkan brand Wonderful Indonesia, Sabtu dan Minggu, 30 September dan 1 Oktober 2017.

“Kemeriahan Spring Festival 2017 ini diprediksi akan dilihat lebih dari 100 ribu pengunjung warga Australia. Mereka ingin melihat Bunga Tulip sambil menikmati musim semi di Araluen. Kami hadir mempromosikan keindahan Indonesia,” terang Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar, I Gde Pitana, yang didampingi Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kemenpar, Vinsensius Jemadu.

Lebih lanjut Pitana menambahkan, momentum tersebut akan kami manfaatkan maksimal untuk mempromosikan 10 destinasi wisata unggulan Indonesia melalui promosi kuliner serta pertunjukan seni tradisional Indonesia.”

Araluen Botanic Park merupakan taman yang banyak dikunjungi warga Australia di Perth pada musim semi karena festival Springtime in Araluen yang memamerkan bunga Tulip, atraksi utamanya.

“Selain itu pada musim semi di tempat ini diselenggarakan juga Araluen Folk Festival yang menghadirkan berbagai seni pertunjukan tradisional dari berbagai negara. So, kami akan ikut unjuk gigi di tempat ini,” tambah Vinsensius Jemadu.

Pria kehaliran Nusa Tenggara Timur itu memaparkan, beragam makanan dari berbagai pelosok nusantara akan disajikan di acara tersebut antara lain soto ayam, daging konro makassar, daging rendang, bebek betutu, ayam bakar jawa, telor balado, dan udang goreng sambal balado.

“Selain kuliner, kita juga akan tampilkan promosi 10 destinasi wisata Indonesia pada booth Wonderful Indonesia dan juga akan sebarkan brosur dan pemberian souvenir kepada pengunjung oleh 16 duta Indonesia berbusana tradisional,” lanjut pria yang biasa disapa Bro VJ itu.

Bukan itu saja, imbuh VJ, beberapa peserta Malang Flower Carnival pada 10 september yang lalu juga akan diboyong untuk mempertontonkan keindahan kostumnya. “Pas momennya keindahan bunga, kita ambil beberapa yang terbaik dari peserta, selain itu juga akan ada tari tradisional nusantara untuk memperkenalkan Wonderful Indonesia, kita akan buat pengunjung tidak beralih dari booth atau lokasi kita,” ujarnya.

Pengunjung yang hadir dalam festival juga dimungkinkan untuk membeli paket wisata ke Indonesia yang dijual oleh travel agent yang turut berpartisipasi dalam acara tersebut.

“Pada acara ini kita bisa langsung mempromosikan paket-paket wisata bahkan memasarkannya serta mempromosikan Wonderful Indonesia kepada target pasar kita,”tambahnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan Australia negara tetangga yang sangat dekat dengan Indonesia, untuk kalangan masyarakat Australia, Indonesia yang paling mudah karena bisa dikunjungi dengan biaya berlibur yang tidak mahal dan mereka mendapatkan tujuan destinasi yang indah.

Banyak hal yang bisa di dapat dan dilihat seperti pertunjukan seni dan kebudayaan, cinderamata dan makanan Indonesia yang beragam dan lezat. “Australia salah satu fokus pasar utama. Dalam lima tahun terakhir jumlah kedatangan wisatawan mancanegara dari Australia ke Indonesia terus meningkat bahkan tahun 2014 mencapai 1.145.576 orang,” kata Menpar Arief Yahya.

Bagi Menpar Arief Yahya, dari target kedatangan 15 juta wisman ke Indonesia tahun 2017, 1,8 juta wisman di antaranya diharapkan dari pasar Australia.
Nah, untuk mencapai target tersebut harus gencar melakukan promosi ke Negri Kanguru tersebut. “Dengan Promosi Wonderful Indonesia seperti di Araluen ini akan menambah kedekatan mereka. Semakin kenal, mengetahui dan mengerti akan menimbulkan kecintaan mereka pada Indonesia sehingga menimbulkan keinginan untuk berkunjung ke Indonesia,” pungkasnya.(*)

 

Tunggakan UWTO Rp 217 Miliar, BP Akan Tagih Paksa

0
ilustrasi

batampos.co.id – Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mendesak Badan Pengusahaan (BP) Batam menagih paksa tunggakan pembayaran uang wajib tahunan otorita (UWTO) dari para pemilik lahan yang jumlahnya mencapai Rp 217,17 miliar.

“BPKP meminta kami menagih secara keras. Kami sudah surati Badan Pertanahan Nasional (BPN) karena ada dasar perjanjian dengan BP Batam. BPN bisa batalkan Hak Guna Bangunan (HGB)-nya karena sudah wanprestasi,” ujar Deputi III BP Batam, Eko Santoso Budianto, dalam konferensi pers di Gedung Marketing BP Batam, Rabu (13/9).

Eko menyebutkan tak sedikit penunggak yang UWTO-nya jatuh tempo pada 2017 ini. “Ini utang sama negara loh bukan sama perusahaan,” tegasnya.

Mantan CEO Berau Coal Energy ini menduga pihak-pihak yang selama ini menginginkan pembubaran BP Batam adalah mereka yang menolak membayar utang UWTO. “Mungkin yang mau bubarin BP Batam karena tak mau bayar utang. Namanya juga spekulasi,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dihimpun BP Batam, pihak yang membangun lahannya dengan peruntukan perumahan merupakan pihak yang paling banyak tunggakan. Lahan dengan peruntukan perumahan sangat banyak melibatkan pengembang properti.

Lahan peruntukan perumahan memiliki utang sebanyak Rp 98.03 miliar dengan luas lahan 382,84 hektare. “Jumlah faktur yang menjadi piutang sebanyak 795 hektare,” ujarnya.

Peruntukan berikutnya adalah peruntukan jasa dengan nilai tunggakan Rp 73,05 miliar dari 316 faktur. Luas lahannya mencapai 181,62 hektare. Pelaku industri juga punya tunggakan sebesar Rp 34,51 miliar dari 32 faktur dengan luas lahan sebesar 143,42 hektare.

Jika dilihat berdasarkan jenis UWTO-nya, tunggakan terbanyak terdapat pada UWTO alokasi baru selama 30 tahun. Jumlahnya mencapai Rp 163,063 miliar. Dari jumlah tersebut, periode tunggakan terbesar di atas lima tahun dengan nilai sebesar Rp 109,996 miliar. Sedangkan tunggakan dengan waktu di bawah tiga bulan sebelum Juli 2017 tercatat sebesar Rp 25,568 miliar.

Sedangkan untuk UWTO perpanjangan, jumlahnya sebesar Rp 36,620 miliar. Jumlah tunggakan terbesar ada di rentang tiga hingga lima tahun sebesar Rp 14,606 miliar.

Ada juga kategori untuk UWTO perubahan peruntukan. UWTO ini berlaku bagi pemohon yang ingin mengubah peruntukan awal menjadi peruntukan lainnya. Tarifnya lebih tinggi dari tarif UWTO alokasi baru. Nilai tunggakannya sekitar Rp 15,807 miliar dan jumlah terbesar ada kisaran tiga bulan sebelum Juli 2017 sebesar Rp 14,618 miliar. Selain itu, ada juga denda sebesar Rp1, 677 miliar.

Eko mengaku khawatir dengan tunggakan yang berada di atas lima tahun, karena sudah terlalu lama. Menurutnya, bisa saja suatu saat Penetapan Lokasi (PL)-nya dicabut. Hanya Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang bisa menghapus tunggakan tersebut jika tak sanggup membayarnya, tapi tentu saja dengan menaati sejumlah prosedur.

Banyaknya tunggakan UWTO saat ini disebabkan beberapa faktor. Salah satunya adalah sistem pembayaran UWTO terdahulu yang bisa dilakukan secara mencicil. Cicilan bahkan bisa dibayarkan hanya 10 persen dulu atau bahkan bisa diangsur beberapa kali.

Menanggapi penagihan tunggakan UWTO ini, pakar hukum sekaligus Ketua Dewan Pakar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam, Ampuan Situmeang, mempertanyakan kenapa baru sekarang dilakukan penagihan.

“Kok baru sekarang ditagih? Apalagi kalau sudah dicabut pengalokasian lahannya, bagaimana caranya tarik UWTO?” ujarnya kepada Batam Pos.

Penagihan piutang akan lebih mudah jika lahannya belum ditarik ataupun sudah ada yang dibangun atau dialihkan ke pihak ketiga. Tapi tetap saja, menurut pria berambut gondrong ini, penagihan UWTO ini akan rumit.

“Meskipun begitu, penagihan UWTO itu jelas relevan. Sayangnya sudah terlalu terlambat dilakukan. Saya setuju sejak tahun 1998, UWTO itu tidak boleh ngutang. Harus dibayar di muka, kecuali sebelumnya memang boleh diangsur sesuai kesepakatan,” terangnya.

Komposisi tunggakan terbesar ada pada kategori peruntukan perumahan yang tentu saja melibatkan pengembang properti. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Batam, Achyar Arfan, mengatakan BP Batam perlu membuat perencanaan dalam penagihan tunggakan ini.

“Apakah mereka anggota REI atau bukan. Kalau anggota REI, bisnisnya berjalan karena membangun lahannya bukan mendiamkannya,” jelasnya.

Lagipula, kata Achyar, jika UWTO belum dilunasi, maka pengembang tidak akan bisa melakukan apa-apa. “Kalau belum lunas maka tak bisa urus fatwa planologi sehingga tak bisa buat perencanaan,” ungkapnya.

Bagi anggota REI Batam, menaati prosedur perizinan merupakan pedoman yang harus ditaati.

“Developer bukan hanya dari REI saja. Kalau dari REI, pasti akan pertama dilunasi,” katanya. (leo)

Tujuh Ritual di Festival Tabuik Pariaman 2017

0
foto: flickr

Bagi anda para travellers, yang cinta wisata budaya, jangan lewatkan yang satu ini. Di Pariaman, Sumbar, pada 20 September-1 Oktober 2017, akan ada tujuh ritual Festival Tabuik yang sangat tersohor itu.

“Festival Tabuik merupakan salah satu tradisi tahunan dalam masyarakat Pariaman dan merupakan bagian dari peringatan hari wafatnya cucu Nabi Muhammad SAW, yaitu Hussein bin Ali, 10 Muharram. Sejarah mencatat, Hussein beserta keluarganya wafat dalam perang di padang Karbala. Acara ini sangat menarik,”kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pariaman, Efendi Jamal.

Tabuik sendiri adalah sebuah patung Buraq, makhluk majestik yang menyerupai seekor kuda bersayap dengan kepala wanita, yang terbuat dari bambu, rotan dan kertas. Di punggungnya terdapat sebuah peti yang berisi perhiasan dekoratif dan payung.

Legenda tersebut mengisahkan bahwa setelah wafatnya sang cucu Nabi, kotak kayu berisi potongan jenazah Hussein diterbangkan ke langit oleh buraq. Berdasarkan legenda inilah, setiap tahun masyarakat Pariaman membuat tiruan dari buraq yang sedang mengusung tabut di punggungnya.

Perhelatan tabuik merupakan bagian dari peringatan hari wafatnya cucu Nabi Muhammad SAW, yaitu Hussein bin Ali yang jatuh pada tanggal 10 Muharram. Sejarah mencatat, Hussein beserta keluarganya wafat dalam perang di padang Karbala.

Rangkaian kegiatannya? Lanjut Efendi Jamal, terdiri dari tujuh tahapan ritual tabuik, yaitu mengambil tanah, menebang batang pisang, mataam, mengarak jari-jari, mengarak sorban, tabuik naik pangkek, hoyak tabuik, dan membuang tabuik ke laut.

“Prosesi dimulai dengan mengambil tanah dilaksanakan pada 1 Muharram. Menebang batang pisang dilaksanakan pada hari ke-5 Muharram. Mataam pada hari ke-7, dilanjutkan dengan mangarak jari-jari pada malam harinya. Pada keesokan harinya dilangsungkan ritual mangarak saroban,” lanjutnya

Acara puncak pada tanggal 10 Muharram, dilakukan ritual tabuik naik pangkek dan dilanjutkan dengan hoyak tabuik. “Sebagai ritual penutup, menjelang maghrib tabuik setinggi 12 meter ini diarak menuju pantai dan dilarung ke laut,” tambahnya

Setiap tahunnya puncak acara tabuik selalu disaksikan ratusan ribu pengunjung yang datang dari berbagai pelosok Sumatera Barat. Pantai Gandoriah yang menjadi titik pusat perhatian seakan menjadi lautan manusia, khususnya menjelang prosesi tabuik diarak menuju pantai.

“Even ini memang sebagai festival wisata untuk mendatangkan turis dan menggerakkan perekonomian Pariaman. Festival ini merupakan even wisata terbesar yang menarik wisatawan dari luar ke Pariaman, Ini murni kegiatan pariwisata,”ungkapnya.

Selain Festival Tabuik, Pariaman, sebuah kota yang terletak sekitar 60 km dari Padang Sumatera Barat juga menawarkan beragam potensi wisata bahari.

Sejauh ini obyek wisata bahari cukup diminati oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.Kota Pariaman kaya akan obyek wisata bahari yang ada disepanjang 12,5 kilometer panjang pantai kota ini.

Disamping obyek wisata pantai, Kota Pariaman juga memiliki panorama bawah laut yang cukup memukau dan kaya akan keindahan terumbu karang di dalamnya. “Kita juga memiliki enam buah pulau yang bernuansa eksotis serta kekayaan tradisi budaya yang telah lama diwariskan sejak ratusan tahun yang lalu,semuanya bia dinikmati da di eksplore” ujarnya.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) sendiri mendukung program-program pengembangan wisata dengan cara terus memperkenalkan kesenian pariwisata nagari masing-masing dengan spesifikasi ikon keunikan dan kecantikan obyek wisata yang ada.

“Festival ini diharapkan mampu menjadi sebuah kegiatan bersama atas pentingnya budaya asli atau kearifan lokal, dengan demikian, kegiatannya diharapkan mampu membangkitkan kawasan wisata dan cinta alam, khususnya wisata budaya, selain mengingatkan kembali bahwa Pariaman sebagai daerah tujuan wisata yang bersejarah,” ungkap Menpar Arief Yahya. (*)

Bangun Rumah Budaya Indonesia di Azerbaijan

0

Antusiasme masyarakat Azerbaijan dan negara-negara di wilayah Kaukasia terhadap seni budaya dan wisata Indonesia luar biasa besar. Rangkaian Indonesia Cultural Festival (ICF) ke-2 yang digelar di Baku, selalu dipadati pengunjung.

Produk-produk Indonesia yang dipamerkan di stan-stan promosi dan eksibisi pun tak pernah sepi pengunjung. Termasuk foto-foto beberapa destinasi wisata karya Dissy Ekapramudita yang dipajang di lokasi. Tidak hanya warga Azerbaijan melainkan juga ada warga Turki, Bahrain, Qatar, Pakistan, bahkan Malaysia yang ada di Azerbaijan datang melihat stan.

Mainan tradisional dolanan anak di stan Dana Dyaksa Nusantara (Grup JFK) yang digandeng KBRI meng-handle ICF, menjadi favorit pengunjung Indonesia Cultural Festival (ICF) 2017 hari pertama yang digelar di Gedung Heydar Aliyev Sarayi. Sebelum menikmati pertunjukan seni dan budaya, para pengunjung menyerbu stan yang menyajikan beberapa dolanan anak tradisional ini.

Para pengunjung bergantian memainkan Uli-uli, alat dari bambu yang bisa mengeluarkan suara seperti burung. Mereka juga mencoba memainkan “Othok-othok”. Sedangkan Caping yang dipamerkan dipakai bergantian untuk berfoto.

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Azerbaijan Albufas Garayef yang berkeliling stan didampingi Dubes Indonesia untuk Azerbaijan Husnan Bey Fananie juga terlihat menikmati pameran produk-produk Indonesia. Beberapa saat berhenti di stan tenun Nusa Tenggara Timur, batik dari butik Batikita maupun stan Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan yang ikut dalam ICF kali ini.

Di stan dolanan anak, Dubes Husnan sempat memainkan Uli-uli hingga mengeluarkan bunyi yang menarik. Spontan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Azerbaijan mengomentari. “Permainan Pak Dubes lebih bagus daripada penjaga stannya,” kata Albufas Garayev.

Usai melihat-lihat pameran, para tamu memasuki Gedung Heydar Aliyev Sarayi menikmati pertunjukan musik, pencak silat dan tari-tarian. Ada Dwiki Darmawan and Band yang menggandeng Maestro Kendang Ade Rudyana. Ada Tari Merak Angelo dari Yayasan Belantara Budaya Nusantara, pentas Pencak Silat dari Tim Kemenpora, ada Tari Sanggan Sirih dari Kabupaten Lahat dan penampilan Tari Sobrak, Tari Piring dari remaja Azerbaijan yang belajar bahasa dan budaya Indonesia di Universitas Bahasa Azerbaijan.

Dubes Husnan Bey Fananie dalam sambutannya mengatakan Indonesia Cultural Festival ini menandai 25 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Azerbaijan. “Ini juga bentuk dukungan kami terhadap pengungsi kawasan konflik Nagorno-Karabakh,” ujar Husnan disambut tepuk tangan 1.500an penonton.

ICF yang digelar untuk kali kedua di Baku Azerbaijan ini menjadi cermin Indonesia Incorporated yang didengungkan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Empat kementerian Kabinet Kerja bersama-sama melakukan diplomasi budaya mempromosikan Indonesia.

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) melalui KBRI Baku menyiapkan lokasi dan segala sesuatu untuk ajang Indonesia Cultural Festival (ICF) 2017. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menghadirikan pelatih dan Tim Pencak Silat yang akan perform di gelaran ICF, Kemendikbud melalui Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya mengirim musisi Dwiki Darmawan dan kelompok musik etnik.

Sedangkan dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) “diwakili” rombongan Dinas Pariwisata Kabupaten Lahat. Tim dari Kabupaten yang dipimpin Saifudin Aswari Rivai ini membawa 15 penari untuk tampil di dua acara ICF baik yang di Heydar Aliyev Sarayi Palace (9/9) maupun acara Bazar di Bulevar Seaside (10/9).

Melihat antusiasme masyarakat di Baku, Azerbaijan ini, tak salah jika Direktur Warisan Dan Diplomasi Budaya Kemendikbud Najamuddin Ramli menegaskan akan membangun Rumah Budaya Indonesia di Azerbaijan.

Banyak kesamaan antara budaya Indonesia dengan Azerbaijan maupun negara-negara di sekitarnya.

“Maka Rumah Budaya Indonesia ini akan bisa menjadi sarana diplomasi budaya dan promosi Indonesia yang lebih pas. Kita bisa secara rutin menggelar festival-festival Islam, promosi pariwisata maupun produk-produk unggulan dari Indonesia,” tegas Nadjamuddin.

Rumah Budaya Indonesia ini juga bisa menjadi “etalase” Indonesia di kawasan Kaukasia ini.

Ketua Diaspora Indonesia di Azerbaijan Farid Hadiaman sangat mendukung promosi Indonesia sebagaimana gagasan Rumah Budaya Indonesia ini.

“Kami siap membantu memberi masukan-masukan jika diperlukan. Kami memandang penting adanya etalase bagi marketing produk-produk Indonesia untuk masyarakat di sini. Dan itu lokasinya harus di tempat publik berkumpul, misalnya di Fountain Square,” ujar Alumni ITB yang bekerja di British Petroleum ini.

Menpar Arief Yahya mengapresiasi konsep rumah budaya Indonesia di Indonesia Cultural Festival (ICF) ke-2 yang digelar di Baku itu. Memperkenalkan budaya Indonesia yang khas adalah cara promosi yang tepat. Karena 60% wisman, terutama dari Eropa adalah mereka yang concern di budaya.

Arief Yahya berterima kasih, karena KBRI dan Kemenlu terus mensupport promosi Wonderful Indonesia. Mereka adalah ujung tombak di luar negeri, untuk mengajak wisatawan ke Indonesia. “Terima kasih, sudah Indonesia Incorporated,” ungkap Arief Yahya. (*)

Dana Timbun SMPN 28 Batam Rp 3,2 Miliar

0
Sejumlah siswa SMPN 28 Batam membersihkan air hujan yang masuk kedepan kelas, Selasa (29/8). Air hujan tersebut sempat masuk ke sebagian ruang kelas namun proses belajar tetap berjalan. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Timbun lantai satu SMPN 28 Batam di Taman Raya Batamkota, butuh dana sekitar Rp 3,2 miliar. Ini belum termasuk dana pembangunan satu lantai pengganti.

“Ini untuk nimbun saja, belum bikin kelas (kelas di lantai pengganti) yang di atas itu,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Muslim Bidin.

Ia menyebutkan besaran anggaran yang dibutuhkan ini telah ia sampaikan dalam rapat bersama Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Kamis (7/9) lalu. Dalam rapat tersebut, ia mengaku walikota meminta pihaknya menghitung ulang.

“Pak wali suruh hitung kembali,” ucap pria asli Rempangcate, Galang ini.

Jika dana timbun Rp 3,2 miliar, dana untuk bangun lantai pengganti, ia akui pihaknya belum menghitung. Ia enggan menyebutkan berapa perkiraan, hingga ada pertimbangan dari konsultan.

“Konsultan akan turun ke sana,” imbuhnya.

Namun yang pasti, jumlah kelas yang akan dibangun pada lantai pengganti kelak sebanyak tujuh kelas. Baik penimbunan maupun tambah satu lantai akan dikerjakan pada 2018 mendatang.

“Pak wali katakan, itu tetap harus ditimbun,” ucapnya.

Untuk diketahui, tiap tahun SMPN 28 Batam selalu digenangi air. Terparah, yakni banjir yang terjadi Kamis (17/8) lalu, air setinggi 1,2 meter merendam buku dan komputer sekolah.

Muslim mengatakan, tahun ini penimbunan tak bisa dilakukan. Dimasukkan dalam rencana pembangunan yang tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan, dipastikan tak akan terkejar.

“Kita pun tak ada pos anggaran darurat, paling 2018 depan lah,” ucapnya.

Sebelumnya, Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan satu-satunya solusi untuk sekolah tersebut yakni timbun dan tambah lantai.

“Kalau ditimbun selesai itu,” kata Rudi, di kantor walikota, Jumat (18/8) lalu. (cr13)

Menyambung Komunikasi, Menyambung Hidup

0

Jaka, 40, melayani warga yang membeli pulsa Telkomsel di Tiban McDermott, Sekupang, Batam, Kepri, Minggu (3/9/2017).

Jaka adalah korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari perusahaan galangan kapal. Dia bekerja sudah selama 15 tahun. Kini Jaka menyambung hidup menjual pulsa menggunakan gerobak motor di bawah tower telkomsel.

Alhamdulillah dengan usaha Pulsa ini dia bisa membiayai anak istrinya dan anaknya bersekolah.

Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

Transportasi di Pulau Batam

0

Boat Pancung berjejer di Pelabuhan Boat Pancung Sekupang, Senin (11/9). Pelabuhan Boat Pancung ini salah satu terpadat tujuan pulau-pulau, salah satunya ke Belangpadang, Bulang dan pulau-pulau lainnya.

F. Dalil Harahap/Batam Pos

Belanja Nontunai

0

Sejumlah pelajar belanja Kentucky Fried Chicken menggunakan Telkomsel Cash atau T-Cash di acara Loop di SMK Kartini, Batubatam, Baloi, Sabtu (19/8) lalu. Telkomsel melalui T-Cash telah membantu pemerintah menyosialisasikan belanja nontunai atau cashless society melalui layanan mobile money.

 

Foto: Yusuf Hidayat/Batam Pos