Rabu, 8 April 2026
Beranda blog Halaman 1297

Jaga Ketahanan Air Baku, BP Batam Sambut Rencana Penanaman 1000 Mahoni

0

batampos – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad melalui Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait menyambut baik rencana penanaman 1.000 pohon jenis mahoni di Daerah Tangkapan Air (DTA) Waduk oleh Keluaga Besar Banjarnahor Kota Batam pada akhir Juli mendatang.

Hal itu diungkapkan Ariastuty saat menerima audiensi dan silaturahmi Banjarnahor Kota Batam di ruang rapat nya pada Selasa, (15/7/2025) pagi.

“Kami sangat apresiasi inisiatif masyarakat khususnya kepada keluarga besar Banjarnahor hari ini, karena program penghijauan ini sangat penting untuk menjaga ketahanan daerah tangkapan air,” kata Tuty sapaan akrabnya.

Terlebih, Kota Batam, kata Tuty, saat ini masih mengandalkan air hujan sebagai sumber air baku. Air baku tersebut kemudian di tampung di waduk dan diolah menjadi air bersih hingga dialirkan ke masyarakat dan industri untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

“Untuk itu, kami selalu mendorong kepada pihak-pihak yang ingin menjalin kerja sama dalam program penghijauan dan menghimbau agar masyarakat tidak beraktifitas di catchment area (DTA) untuk tetap menjaga kualitas air baku di waduk,” seru Tuty.

Pihaknya, dalam kesempatan itu menyarankan agar penanaman pohon dapat dilakukan di Waduk Duriangkang. Mengingat, Waduk Duriangkang memiliki luas DTA sebesar 7,259.10 Ha dan menjadi penopang hingga 70 persen kebutuhan air bersih masyarakat Batam.

Sementara, Ketua Umum Banjarnahor Kota Batam, Ridon Marbun mengapresiasi dukungan BP Batam atas program penghijauan tersebut.

Ia menyebut kegiatan tersebut akan melibatkan 200 peserta dan mengundang para pimpinan baik tingkat pusat maupun daerah. Sehingga, ia berharap melalui upaya tersebut pihaknya dapat turut memberikan kontribusi bagi kelestarian waduk di Kota Batam. (a)

Artikel Jaga Ketahanan Air Baku, BP Batam Sambut Rencana Penanaman 1000 Mahoni pertama kali tampil pada Metropolis.

304 Unit Rumah Tanjung Banon Masuk Tahap Finishing

0

batampos – BP Batam kembali memfasilitasi pergeseran dua Kepala Keluarga (KK) terdampak pengembangan Rempang Eco-City ke rumah baru Tanjung Banon secara bertahap dan humanis, Selasa (15/7/2025).

Dengan tambahan ini, total warga Rempang yang telah menempati hunian baru tersebut mencapai 125 KK atau 436 jiwa.

Kepala Biro Umum BP Batam, Mohamad Taofan, menegaskan bahwa seluruh proses terlaksana dengan mengedepankan pendekatan komunikasi yang konstruktif dan kultural.

“Kami mengikuti arahan Kepala BP Batam, Bapak Amsakar Achmad, untuk selalu menjaga komunikasi yang baik dan pendekatan budaya dalam proses ini,” ujar Taofan.

Menurut Taofan, pergeseran ini merupakan bagian dari komitmen BP Batam untuk mendukung percepatan realisasi investasi strategis di kawasan Rempang. Sekaligus, memastikan hak-hak warga terpenuhi dengan baik.

“Kami berharap warga yang telah menempati hunian baru dapat segera beraktivitas dengan nyaman dan produktif,” imbuhnya.

Taofan menjelaskan bahwa pengerjaan sebanyak 304 unit rumah baru di Tanjung Banon pun telah memasuki tahap penyelesaian (finishing). 182 unit di antaranya berstatus siap huni.

Ia berharap, Rempang Eco-City dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Batam. Yang seluruh prosesnya terlaksana secara transparan, adil, dan berdasarkan kesepakatan bersama.

“Mari kita semua berkolaborasi agar investasi ini bisa berjalan dengan lancar dan kondusif,” tutup Taofan. (*)

Artikel 304 Unit Rumah Tanjung Banon Masuk Tahap Finishing pertama kali tampil pada Metropolis.

304 Unit Rumah Tanjung Banon Masuk Tahap Finishing

0

batampos – BP Batam kembali memfasilitasi pergeseran dua Kepala Keluarga (KK) terdampak pengembangan Rempang Eco-City ke rumah baru Tanjung Banon secara bertahap dan humanis, Selasa (15/7/2025).

Dengan tambahan ini, total warga Rempang yang telah menempati hunian baru tersebut mencapai 125 KK atau 436 jiwa.

Kepala Biro Umum BP Batam, Mohamad Taofan, menegaskan bahwa seluruh proses terlaksana dengan mengedepankan pendekatan komunikasi yang konstruktif dan kultural.

“Kami mengikuti arahan Kepala BP Batam, Bapak Amsakar Achmad, untuk selalu menjaga komunikasi yang baik dan pendekatan budaya dalam proses ini,” ujar Taofan.

Menurut Taofan, pergeseran ini merupakan bagian dari komitmen BP Batam untuk mendukung percepatan realisasi investasi strategis di kawasan Rempang. Sekaligus, memastikan hak-hak warga terpenuhi dengan baik.

“Kami berharap warga yang telah menempati hunian baru dapat segera beraktivitas dengan nyaman dan produktif,” imbuhnya.

Taofan menjelaskan bahwa pengerjaan sebanyak 304 unit rumah baru di Tanjung Banon pun telah memasuki tahap penyelesaian (finishing). 182 unit di antaranya berstatus siap huni.

Ia berharap, Rempang Eco-City dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Batam. Yang seluruh prosesnya terlaksana secara transparan, adil, dan berdasarkan kesepakatan bersama.

“Mari kita semua berkolaborasi agar investasi ini bisa berjalan dengan lancar dan kondusif,” tutup Taofan. (*)

Artikel 304 Unit Rumah Tanjung Banon Masuk Tahap Finishing pertama kali tampil pada Metropolis.

Trump Umumkan Kesepakatan Tarif Dagang dengan Indonesia, Detail Masih Dirahasiakan

0
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Istimewa)

batampos — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan telah tercapai kesepakatan terkait tarif dagang dengan Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan melalui akun resmi Trump di platform Truth Social pada Selasa (15/7), meski hingga saat ini belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai isi kesepakatan tersebut.

“Kesepakatan luar biasa untuk semuanya, baru saja dicapai dengan Indonesia. Saya telah bersepakat secara langsung dengan Presiden mereka yang sangat dihormati. DETAILNYA AKAN MENYUSUL!” tulis Trump.

Pernyataan itu muncul di tengah proses negosiasi tarif perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat yang berlangsung dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, AS berencana mengenakan tarif impor sebesar 32 persen terhadap produk Indonesia, yang direncanakan berlaku mulai 1 Agustus 2025.

Namun demikian, pemerintah Indonesia menyatakan bahwa pemberlakuan tarif tersebut masih dalam tahap penundaan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa proses negosiasi masih berjalan, dan belum ada keputusan final terkait implementasi tarif baru tersebut.

“Tambahan tarif 10 persen karena Indonesia menjadi anggota BRICS juga tidak diberlakukan. Jadi yang pertama, tambahan itu tidak ada. Yang kedua, waktunya kita sebut pause, atau penundaan penerapan untuk menyelesaikan perundingan yang sudah ada,” kata Airlangga di Brussel, Belgia, Minggu (13/7), seperti dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Airlangga juga menjelaskan bahwa sejumlah usulan yang dibawa Indonesia dalam pertemuan bilateral telah diterima oleh pemerintah AS untuk diproses lebih lanjut. Hal ini disampaikan seusai pertemuannya dengan Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, dan Perwakilan Dagang AS, Jamieson Greer, pada Rabu (9/7).

“Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa usulan Indonesia akan masuk ke dalam proses lanjutan,” ujarnya.

Meski demikian, Presiden Trump sebelumnya sempat menyampaikan bahwa Indonesia tetap akan dikenai tarif sebesar 32 persen untuk seluruh produk yang dikirim ke AS. Hal ini tercantum dalam surat yang dikirimkan Trump kepada Presiden RI Prabowo Subianto, tertanggal Senin (7/7) waktu AS.

“Mulai 1 Agustus 2025, kami akan mengenakan tarif kepada Indonesia sebesar 32 persen untuk semua produk Indonesia yang dikirim ke Amerika Serikat, terpisah dari tarif sektoral lainnya,” tulis Trump dalam surat yang dibubuhi kop Gedung Putih dan turut diunggah di akun Truth Social miliknya.

Trump juga menegaskan bahwa produk yang dikirim ulang ke negara lain untuk menghindari tarif tinggi akan tetap dikenai bea masuk yang sesuai tarif tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Indonesia terkait isi rinci kesepakatan yang diumumkan Trump. (*)

Artikel Trump Umumkan Kesepakatan Tarif Dagang dengan Indonesia, Detail Masih Dirahasiakan pertama kali tampil pada News.

Dirkrimsus Pastikan Tak Ada Ke dala Penyidikan Dugaan Korupsi Pelabuhan Batuampar

0

 

Ditkrimsus Polda Kepri melakukan penggeledaan kantor Pusat perencanaan program strategis BP Batam terkait dugaan kasus korupsi, Rabu (19/3). F Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Kasus dugaan tindak pidana korupsi revitalisasi Pelabuhan Batuampar masih berproses di Ditkrimsus Polda Kepri hingga, Selasa (15/7). Berkas tahap 1 juga belum dikirim ke jaksa, dengan alasan hasil penyidikan masih berproses.

Dirkrimsus Polda Kepri, Kombes Silvester Simamora menjelaskan penyidikan dugaan tipikor itu masih bergulir di penyidik. “Kasus masih berjalan,” ujarnya, kemarin.

Disinggung terkait kendala penyidikan, Silvester menegaskan tidak ada. Karena menurutnya penyidik masih bekerja untuk mengumpulkan bukti-bukti adanya perbuataan melawan hukum atas dugaan itu. “Tidak ada kendala,” tegasnya.

Bahkan menurutnya, penyidik saat ini tengah menunggu hasil kerugiaan yang dihitung oleh BPK. Dimana BPK merupakan ahli untuk memastikan adanya kerugiaan negara dalam dugaan tindak pidana.  “Untuk hasil kerugiaan masih belum keluar,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, penyidikan ini berawal dari temuan awal dugaan penyimpangan anggaran dalam proyek strategis nasional yang ditujukan untuk mempercepat kelancaran logistik di kawasan perbatasan. Namun, proyek tersebut sempat terhenti dan menimbulkan tanda tanya publik.

Tim Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Kepri bahkan telah menggeledah Kantor BP Batam pada 19 Maret 2025 lalu. Dari sana, penyidik menyita sejumlah dokumen penting seperti kontrak kerja, laporan kemajuan proyek, dan dokumen anggaran.

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri juga sudah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari kepolisian. Dalam SPDP tersebut, disebutkan ada tujuh terlapor yang berasal dari ASN di BP Batam, BUMN, hingga pihak swasta.

“Kami memang sudah menerima SPDP-nya, tapi sampai sekarang belum terima berkas perkara. Kami masih tunggu dari penyidik,” ungkap Kasi Penkum Kejati Kepri, Yusnar Yusuf.

Jika hasil audit resmi dari BPK rampung, penyidik memastikan akan segera meningkatkan status para terlapor menjadi tersangka. Namun hingga hari ini, penegakan hukum masih bergantung pada keluarnya perhitungan kerugian negara. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Dirkrimsus Pastikan Tak Ada Ke dala Penyidikan Dugaan Korupsi Pelabuhan Batuampar pertama kali tampil pada Metropolis.

Nagoya Hill Lebarkan Sayap Bisnis, Bangun Condominium Eksklusif

0

batampos-Nagoya Hill, Batam terus menancapkan brand bisnisnya dengan membangun hunian eksklusif dalam bentuk Nagoya Hill Condominium. Bangunan strategis itu nanti, akan didukung dengan berbagai fasilitas yang menjanjikan kenyamanan bagi penghuninya.

Agenda Topping off Tower 1 dan Tower 2 diresmikan secara langsung oleh General Manager Nagoya Hill Condominium, Edianto, Selasa (15/7). Kegiatan peluncuran tersebut digelar di Lantai 5 Gedung Nagoya Hill ini, dihadiri oleh para investor, baik dari dalam maupun luar negeri.

“Lounching Nagoya Hill Condominium telah dimulai sejak November 2023 lalu, dan berhasil diselesaikan tepat waktu pada tanggal 19 Mei 2025,” ujar Edianto dalam sambutannya.

Dihadapan para investor yang hadir, ia menjelaskan, design pembangunan pada tower 1 terdiri dari 217 unit dan tower 2 sebanyak 179 unit. Disebutkannya, pembangunan mengusung konsep hunian eksklusif di tengah kawasan bisnis Super Blok Nagoya Hill.

BACA JUGA: Honda AT Family Day di Nagoya Hill Mall, 28 s.d 29 Oktober 2023

“Proyek ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas premium. Terdapat 7 lantai parkir dan berbagai fasilitas modern di lantai 10, seperti Infinity Pool sepanjang 58 meter,” jelasnya.

Lebih lanjut katanya, selanin juga didukung fasilitas seperti BBQ Pavilion seluas 112 meter persegi, Jacuzzi Pool 77 m persegi, Sky Café dan Lounge 221 m persegi, playground anak indoor 82 meter persegi dan outdoor 60 meter persegi, serta gym seluas 120 m persegi.

“Nagoya Hill Shopping telah berdiri selama lebih dari 19 tahun dan kini kami menghadirkan hunian Condominium yang lebih eksklusif dibandingkan apartemen, karena bersifat primer dan memiliki lokasi strategis,” jelasnya lebih lanjut.

Ia juga menambahkan bahwa lokasi proyek berada di pusat kota atau Prime Business Center dekat dengan pusat transportasi, hanya 20 menit dari Bandara Internasional Hang Nadim dan Harbour Bay Ferry Terminal hanya 10 menit. Dengan keberadaan Condominium ini, diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi Batam melalui penyediaan tempat tinggal premium bagi para investor dan wisatawan.

“Nagoya Hill Condominium terbilang sangat strategis, karena letaknya yang dekat dengan jalur transportasi pelabuhan dan bandara di Kota Batam,” tutupnya.(*)

Reporter: Jailani

Artikel Nagoya Hill Lebarkan Sayap Bisnis, Bangun Condominium Eksklusif pertama kali tampil pada Metropolis.

Wagub Nyanyang: BULD DPD RI Menjembatani Aspirasi Daerah dan Lebijakan Nasional

0
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura (tengah) menghadiri diseminasi Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) DPD RI, Senin (14/7/2025). (Diskominfo Kepri)

batampos-Wakil Gubernur (Wagub) Kepulauan Riau (Kepri) Nyanyang Haris Pratamura menghadiri kegiatan diseminasi Badan Urusan Legislasi Daerah (BLUD) di Kantor DPD RI, Senin (14/7) lalu di Gedung Nusantara V, Jakarta Pusat. Menurutnya, keberadaan DPD memainkan peran strategis sebagai perantara kebijakan daerah dan nasional.

Dalam kesempatan ini Wagub Nyanyang berterima kasih dan memberi apresiasi kepada DPD RI, khususnya BULD, yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Menurutnya, yakni diseminasi ini adalah hasil kerja legislasi daerah dan penguatan fungsi legislasi DPD RI.

“Kehadiran kami di sini bukan hanya sebagai bentuk komitmen terhadap proses legislasi yang berkualitas, tetapi juga sebagai wujud sinergi antara daerah dan pusat, antara aspirasi lokal dan kebijakan nasional,” ujar Nyanyang dalam dalam sambutannya.

BACA JUGA: Wagub Nyanyang Pastikan Belanja Daerah Tepat Sasaran dan Pro Rakyat

Mantan Legislator DPRD Kepri ini, juga memaparkan bahwa Kepri adalah provinsi dengan karakteristik kepulauan, berbatasan langsung dengan beberapa negara, dan memiliki kekayaan sumber daya maritim yang luar biasa. Untuk itu, keberadaan regulasi yang tepat, responsif, dan selaras dengan kebutuhan daerah menjadi sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, serta perlindungan sosial bagi masyarakat di Kepulauan Riau.

“Kenyataannya, masih banyak tantangan yang harus kami hadapi dalam proses harmonisasi peraturan daerah, sinkronisasi kebijakan lintas sektor, hingga implementasi undang-undang yang sering kali belum berpihak pada kekhususan daerah kepulauan,” jelasnya.

Oleh karena itu, atas inisiasi kegiatan tersebut, Wagub Nyanyang menyambut baik atas kegiatan diseminasi ini sebagai ruang tukar gagasan, penyampaian hasil kajian, dan yang terpenting sebagai wadah memperkuat peran DPD RI sebagai jembatan antara aspirasi daerah dan kebijakan nasional.

“Kami berharap BLUD DPD RI terus konsisten mengawal penyusunan dan evaluasi legislasi yang mendorong otonomi daerah yang lebih substansial, efisien, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat di setiap wilayah. Semoga kegiatan ini menghasilkan rekomendasi-rekomendasi strategis yang membawa manfaat bagi daerah, khususnya bagi masyarakat Kepulauan Riau yang kami cintai,” tutupnya. (*)

Artikel Wagub Nyanyang: BULD DPD RI Menjembatani Aspirasi Daerah dan Lebijakan Nasional pertama kali tampil pada Kepri.

GM Pelindo Tanjungpinang Silahturahmi dengan Walikota

0
GM PT. Pelindo Tanjungpinang saat silahturahmi dengan Walikota Lis, Senin (14/7). F. PT. Pelindo untuk BATAM POS

batampos– General Manager (GM) Pelindo Cabang Tanjungpinang, Tonny Hendra Cahyadi melakukan silaturahmi dengan Walikota Lis Darmansyah. Kunjungan tersebut merupakan pertemuan pamit menjelang kepindahan tugasnya.

Tonny mengatakan bahwa ia akan menjalankan tugas baru di PT. Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta. Kunjungan tersebut, kata dia untuk menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota selama menjabat di Kota Tanjungpinang.

“Saya sekaligus pamit, mohon maaf apabila selama bertugas terdapat kekurangan baik dalam berkomunikasi maupun pelayanan,” kata Tonny, Selasa (15/7).

Sementara itu, Lis menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kerjasama yang telah terjalin antara PT. Pelindo dan Pemerintah Kota Tanjungpinang, khususnya dalam mendukung layanan pelabuhan bagi masyarakat.

“Semoga di tempat tugas yang baru nanti, selalu diberikan kesehatan, kesuksesan dan terus membawa semangat kolaborasi yang baik,” tambahnya.

Lis juga berharap agar silaturahmi yang telah terbangun tidak terputus. Menurutnya, jika ke depan terdapat peluang kerja sama usaha yang dapat dikembangkan untuk kemajuan Kota Tanjungpinang, maka pihaknya siap berkolaborasi dengan Pelindo. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel GM Pelindo Tanjungpinang Silahturahmi dengan Walikota pertama kali tampil pada Kepri.

Sepekan di Batam, Pemuda Asal Medan Ditemukan Tewas Gantung Diri

0
BPH, pemuda asal Medan ditemukan tewas gantung diri di rumah kos.

batampos – Penghuni kosan Kara Industri Punggowo Blok A, Balo Permai, Batam Kota digegerkan dengan tewasnya BPH, Selasa (15/7) dini hari. Jasad pria 22 tahun ini ditemukan tergantung menggunakan seutas tali di dalam kamar.

Selain tergantung, pergelangan BPH dipenuhi luka sayatan. Hingga, kamar tersebut berceceran darah.

Kapolsek Batam Kota, Kompol Anak Agung Made Winarta mengatakan jasad BP pertama kali ditemukan oleh rekannya berinisial I.

“Temannya ini pulang kerja dan menemukan korban sudah tidak bernyawa,” ujarnya.

Oleh I, penemuan itu dilaporkan ke perangkat RT dan pihak kepolisian. Polisi kemudian mendatangi lokaso dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)

“Jasad korban kerumah sakit Bhayangkara Polda Kepri, guna menyelidiki penyebab korban gantung diri,” kata Agung.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Bobby Ramadhana Fauzi mengatakab korban baru saja mendatangi Kota Batam dari kampung halamannya Medan, Sumatera Utara.

“Korban baru sekitar sepekan di Batam dan numpang dengan temannya,” ujarnya.

Bobby menjelaskan dari keterangan saksi, korban tidak pernah mengeluh atau menceritakan permasalahannya.

“Motifnya belum diketahui. Ditanya sama keluarganya yang dari Medan tidak ada permasalahan, ditanya temannya satu kamar tdk ada cerita masalah,” katanya. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Sepekan di Batam, Pemuda Asal Medan Ditemukan Tewas Gantung Diri pertama kali tampil pada Metropolis.

Kajiannya Masih Berlangsung, BP Batam Tak Tutup Kemungkinan Hentikan Proyek Vista

0
Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad (bertopi) di lokasi okasi aktivitas cut and fill yang berada di lokasi Hotel Vista, Jumat (11/7/2025).

batampos – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) turun langsung ke Kota Batam, untuk meninjau aktivitas cut and fill atau rukan lahan di kawasan Bukit Hotel Vista. BP Batam menyatakan akan menunggu hasil kajian teknis sebelum memutuskan apakah proyek ini dihentikan total atau dilanjutkan.

Aktivitas pemotongan bukit di kawasan Hotel Vista, Batam, mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Kementerian PUPR telah mengirimkan tim untuk melakukan pengecekan lapangan terhadap pekerjaan cut and fill yang dinilai berisiko terhadap kontur tanah dan infrastruktur di sekitarnya.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyatakan masih menunggu hasil kajian teknis yang dilakukan oleh tim di lapangan. Ia mengaku belum berkomunikasi lebih dalam dengan pihak kementerian hingga saat ini.

“Sampai hari ini saya belum berkomunikasi lebih dalam dengan pihak kementerian itu. InsyaAllah, sebab dari agenda ini kami akan kembali ke BP Batam,” katanya, Selasa (15/7).

Ia berharap hasil kajian teknis dari tim dapat segera diperoleh dalam waktu dekat. “Mudah-mudahan sore ini sudah dapat gambaran mengenai apa yang direkomendasikan tim teknis kita untuk menangani persoalan di Hotel Vista itu,” tambahnya.

Terkait kemungkinan penghentian total proyek, ia tidak menutup peluang itu. Jika hasil kajian menunjukkan dampak negatif yang signifikan terhadap kestabilan tanah, maka proyek tersebut harus dihentikan.

“Bisa. Bisa jadi. Yang pasti kalau sekiranya kajiannya, dampak cut and fill itu menekan kontur tanah di bawah, tentu kita harus hentikan karena tidak akan mungkin kalau itu dibuat lalu ada konsekuensi eskalasi yang besar lagi bagi masyarakat,” kata Amsakar.

Namun demikian, apabila proyek dinyatakan masih bisa dilanjutkan oleh para ahli berdasarkan pertimbangan ilmiah yang matang, BP Batam akan mengikuti arahan tersebut.

“Kalau kajiannya (proyek) bisa dilanjutkan, kita percaya pada analisis-analisis yang cermat oleh orang yang ahli berdasarkan pertimbangan-pertimbangan ilmiah. Kita yakin itu nantinya mau dibawa bagaimana,” tambahnya.

Amsakar pun meminta semua pihak bersabar menunggu hasil final dari tim teknis. “Jadi, tunggu dulu. Beri kami waktu untuk mendapatkan informasi yang detail apa yang direkomendasikan terhadap kita,” lanjutnya.

Sebelumnya, proyek urukan di Bukit Vista telah dihentikan sementara oleh BP Batam karena dinilai membahayakan infrastruktur vital di sekitarnya dan berpotensi mengancam mengganggu distribusi air bersih. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Kajiannya Masih Berlangsung, BP Batam Tak Tutup Kemungkinan Hentikan Proyek Vista pertama kali tampil pada Metropolis.