batampos-Proses pemulangan Jemaah Haji (JH) melalui Debarkasi Batam resmi ditutup. Hal ini ditandai dengan tibanya 388 Jemaah asal Kalimantan Barat yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 27, Kamis (10/7) pagi kemarin di Asrama Haji Batam melalui Bandara Internasional Hang Nadim, Batam.
Jemaah dalam kloter ini berasal dari Kota Pontianak, Kabupaten Melawi, Landak, Bengkayang, Kapuas Hulu, dan Sanggau. Mereka menjadi rombongan terakhir dari Kalbar yang menuntaskan ibadah haji dan kembali ke tanah air melalui Debarkasi Batam.
“Seluruh jemaah berangkat dan kembali dalam keadaan lengkap. Kekompakan, kesabaran, dan kebersamaan para jemaah, karom, karu, serta petugas kloter menjadi kunci utama kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini,” ujar
Ketua Kloter BTH 27, Samsu Alam.
Petugas Pelaksanaan Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Batam memeriksa barang-barang Jemaah Haji Kloter 27 saat tiba di Asrama Haji Batam, Kamis (10/7) pagi kemarin. Kloter ini menjadi penutup pemulangan JH dari Debarkasi Batam. F. Humas Kemenag Kepri.
Menurutnya, meski mereka yang tergabung dalam kloter ini, berasal dari berbagai kabupaten, syarikah, namun koordinasi yang solid menjadikan semuanya berjalan lancar. Pada kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat.
Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Kepulauan Riau sekaligus Ketua PPIH Debarkasi Batam, Zoztafia, menyampaikan penghargaan tinggi kepada Pemerintah Provinsi Kalbar dan jajaran kabupaten/kota yang telah menunjukkan kepedulian luar biasa dalam pelayanan haji.
“Dari awal, kami tidak memiliki kekhawatiran terhadap jemaah Kalimantan Barat. Pemerintah daerahnya sangat aktif dan serius. Bahkan hari ini, seluruh kursi undangan terisi penuh oleh Kepala Daerah,” kata Zoztafia.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika dalam proses pelayanan terdapat kekurangan, serta berharap agar kemabruran haji dapat dijaga dan menjadi inspirasi positif di tengah masyarakat.
Sementara itu, Sekretariat Daerah Provinsi Kalbar, Alfian Salam menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah dan apresiasi kepada para petugas yang telah bekerja maksimal selama di tanah suci. Ia berharap ibadah haji yang telah dilaksanakan menjadi modal spiritual dalam kehidupan bermasyarakat.
“Semoga kemabruran haji ini membawa perubahan positif, menjadi teladan di tengah keluarga dan lingkungan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Kemenag dan Pemerintah Kabupaten/Kota yang telah mendampingi jemaah dengan penuh komitmen,” ujar Alfian.
Dengan tibanya Kloter BTH 27 di Asrama Haji Batam, maka proses pemulangan seluruh jemaah haji Embarkasi Batam tahun 2025 telah resmi tuntas. Rangkaian ini berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar berkat kolaborasi antara Kementerian Agama, pemerintah daerah, dan seluruh elemen terkait.(*)
batampos – Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan tunjangan profesi guru PAI Non-ASN naik dari Rp 1,5 juta menjadi Rp 2 juta. Kenaikan Rp 500 ribu tersebut sudah ditandatangani oleh Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. Pencairannya bakal dirapel mulai Januari 2025 sampai bulan terakhir.
Keputusan tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pemberian Tunjangan Profesi Guru Bukan Pegawai ASN pada Kemenag. Selain itu, juga sesuai dengan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 646 Tahun 2025 tentang Tunjangan Profesi Guru Bukan Pegawai ASN.
Menag Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa aturan tersebut diterbitkan sebagai bentuk afirmasi negara dalam upaya meningkatkan kesejahteraan guru Non-ASN. Menurut dia, hal itu sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Yakni terus memberikan perhatian pada sektor pendidikan, termasuk memberikan perhatian kepada guru agama.
“Langkah ini merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap kesejahteraan guru. Dengan kenaikan tunjangan ini, para guru diharapkan tidak hanya profesional dalam mengajar, tetapi juga terus menjadi teladan dalam mendidik dan mengembangkan potensi peserta didik, baik secara jasmani maupun rohani,” kata dia dalam keterangan resmi pada Kamis (10/7).
Dalam keterangan yang sama, Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Islam Amien Suyitno meminta para Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi dan Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam (PAI) segera menyosialisasikan regulasi tersebut ke tingkat kabupaten dan kota, khususnya kepada kepala seksi PAI.
Dengan begitu, proses pencairan tunjangan, termasuk yang dirapel sejak Januari 2025, dapat dilakukan secepatnya. Tentu dengan pengawasan ketat agar sesuai dengan ketentuan dalam PMA, KMA, dan petunjuk teknis lainnya.
“Para guru PAI sangat menantikan regulasi ini karena akan berdampak langsung pada kesejahteraan mereka. Oleh karena itu, saya minta agar jajaran Kemenag di daerah segera menindaklanjuti dan mengawasi pencairannya,” ujarnya.
Kemenag pun menjelaskan, guru PAI Non ASN yang menerima tunjangan itu harus sudah memiliki sertifikat pendidik dan memenuhi syarat pemenuhan 24 jam tatap muka (JTM), termasuk pemenuhan melalui pelatihan tuntas baca al-Qur’an (TBQ) dengan pengakuannya maksimal 6 JTM. (*)
Lokasi tanah longsor di Kelurahan Kibing, Batuaji yang belum juga ditangani. F.Eusebius Sara
batampos – Tanah longsor di perbatasan RT 04/09 RW 001 Kelurahan Kibing, Kecamatan Batuaji, belum juga mendapat penanganan hingga kini. Warga yang tinggal di sekitar tebing yang longsor hidup dalam kondisi penuh kekhawatiran, terutama saat hujan turun deras.
Longsor yang terjadi pada Januari lalu, disusul dengan longsor susulan beberapa hari lalu, telah memutus akses jalan dan mengancam permukiman di kawasan tersebut.
Hamdan, warga yang rumahnya berada persis di tepi tebing, mengaku tak lagi bisa tidur tenang. “Setiap hujan deras saya dan anak harus keluar rumah, pindah ke ruko yang lebih aman. Sudah separuh rumah saya termakan longsor,” ujar Hamdan. Ia mengaku bingung karena belum ada kepastian kapan tanah longsor ini akan ditangani.
Meski peristiwa ini telah diketahui oleh pihak kelurahan, kecamatan, hingga Pemko Batam melalui dinas terkait, belum ada tindakan nyata yang dilakukan di lapangan. Warga menyebut kondisi tebing makin tergerus, dan jika longsor besar kembali terjadi, ruko-ruko di bawah tebing pun terancam ikut tertimbun.
“Kalau tidak segera ditangani, bukan cuma rumah kami yang hilang, ruko-ruko di bawah pun bisa hancur. Kami mohon segera ada langkah nyata,” kata Ahmad, warga lainnya. Ia menambahkan bahwa setiap kali hujan, warga tak hanya waspada, tetapi juga merasa tidak aman untuk tinggal di rumah sendiri.
Sekretaris Camat Batuaji, Anwaruddin, sebelumnya menyampaikan bahwa pihak kecamatan sudah melaporkan kejadian ini ke Dinas Bina Marga dan instansi terkait. Namun hingga kini, belum ada pengerjaan atau peninjauan ulang di lokasi yang terdampak.
Warga berharap pemerintah segera turun tangan dengan solusi nyata, seperti pembangunan penahan tanah atau penguatan struktur tebing. Jika terus dibiarkan, bukan hanya kerugian materil yang akan dirasakan, tapi juga potensi korban jiwa jika longsor besar kembali terjadi. (*)
Ringkas, andal, dan efisien, printer terbaru L4360, L6370, dan L6390 memastikan operasional usaha kecil berjalan lancar dan produktif berkat solusi berkualitas tinggi yang ditawarkan.
batampos– Epson, perusahaan printer Ink Tank No.1 di dunia, telah meluncurkan seri All-in-One Ink Tank terbaru dengan model L4360, L6370, dan L6390. Printer-printer ini menawarkan solusi pencetakan berkualitas tinggi dengan biaya rendah yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan unik usaha kecil.
Dengan meningkatnya biaya sebagai perhatian utama bagi 72,2% UMKM, saat ini pelaku usaha mencari nilai lebih melalui solusi yang lebih hemat biaya dan efisien. Mereka perlu mempertahankan profitabilitas dan mengelola pengeluaran dengan lebih baik tanpa mengorbankan kualitas dan efisiensi operasional.
Seri EcoTank Generasi Terbaru dari Epson menjawab kebutuhan ini. Model-model baru L4360, L6370, dan L6390 merupakan penerus dari L4260, L6270, dan L6290. Dilengkapi dengan Teknologi Bebas Panas (Heat-Free Technology), printer-printer ini menghilangkan kebutuhan pemanasan dalam proses penyemprotan tinta, memungkinkan pencetakan instan serta pengurangan penggunaan energi.
Daya tahan yang lebih tinggi dan alur kerja yang lebih cepat menjamin efisiensi lebih baik, sementara konsumsi daya yang rendah dan penggunaan bahan habis pakai hingga 84% lebih sedikit selaras dengan praktik bisnis berkelanjutan.
Desain Ringkas dengan Daya Tahan Lebih Lama
Desain yang ditingkatkan mengutamakan bentuk dan fungsi, dengan skema warna dua nada yang elegan dan cocok untuk lingkungan kantor maupun bisnis rumahan. Lampu status inovatif memberikan panduan waktu nyata mengenai operasi printer, membantu pengguna tetap mendapat informasi selama proses pencetakan. Model-model terbaru ini juga hadir dalam ukuran yang lebih ringkas, dengan dimensi 37,5 x 34,7 x 18,7 cm. L4360 memiliki berat hanya 5,2 kg, L6370 seberat 7,2 kg, dan L6390 seberat 7,3 kg.
Untuk memastikan nilai maksimal bagi pelaku usaha, printer-printer ini menawarkan daya tahan cetak hingga 50.000 halaman untuk L4360, dan hingga 100.000 halaman untuk L6370 dan L6390. Kinerja tangguh ini menjamin hasil cetak yang andal dan berkualitas tinggi, menjadikannya solusi ideal untuk bisnis yang mengutamakan produktivitas jangka panjang dan umur produk yang lama.
Performa Tinggi untuk Produktivitas Lebih Baik
Dengan kecepatan cetak yang lebih cepat, seri ini memberikan peningkatan performa pencetakan. L4360 mampu mencetak hingga 15 gambar per menit (ipm) untuk dokumen hitam-putih dan hingga 8 ipm untuk cetakan warna, 43% lebih cepat dibanding model sebelumnya. Sementara itu, L6370 dan L6390 mencapai 18 ipm untuk hitam-putih dan hingga 9 ipm untuk warna, meningkat 16% dibanding model lama.
L6370 dan L6390 juga dilengkapi dengan fitur pemindaian dan penyalinan otomatis bolak-balik, menyederhanakan alur kerja dan meningkatkan efisiensi. Kedua model ini mampu memindai hingga 30 lembar kertas ukuran A4 dalam waktu setengah dari biasanya untuk dokumen dua sisi.
Peningkatan performa ini memungkinkan produktivitas yang lebih tinggi berkat kecepatan cetak dan otomatisasi yang unggul, menjadikannya pilihan utama bagi bisnis yang mencari solusi pencetakan efisien.
Kualitas Cetak Unggul dengan Biaya Rendah
Untuk memenuhi kebutuhan kantor rumahan dan usaha kecil, model-model baru ini memberikan hasil setara profesional dengan warna kulit yang alami, cetakan warna yang cerah, serta hasil hitam-putih yang tajam untuk teks dan grafik gradasi abu-abu yang mencolok. Mampu menangkap detail rumit dan gambar resolusi tinggi, seri ringkas ini menjamin presisi dalam setiap proyek.
L4360, L6370, dan L6390 menggunakan botol tinta dengan hasil tinggi (8.500 halaman hitam / 6.500 halaman warna), menghasilkan biaya cetak per halaman yang lebih rendah. Desain tangki tinta yang disederhanakan memungkinkan pengisian dari bagian depan tanpa harus mengangkat printer.
Pengalaman Pengguna yang Mulus dan Efisien
Dengan model-model baru ini, konektivitas tanpa hambatan dan pencetakan tanpa komputer dimungkinkan melalui Wi-Fi dan Wi-Fi Direct. Aplikasi Epson Smart Panel menghadirkan antarmuka mobile yang intuitif, memungkinkan pengguna mengatur printer dengan mudah dan memantau level tinta secara praktis.
Untuk lebih mendukung produktivitas, seri EcoTank terbaru memerlukan lebih sedikit penggantian suku cadang, sehingga waktu henti karena penggantian komponen berkala bisa ditekan. Ketiga model ini dilengkapi dengan kotak perawatan (MTB) yang bisa diganti sendiri oleh pengguna tanpa perlu ke pusat servis. Selain itu, desain casing luar yang diperbarui memudahkan proses perawatan—pengguna dapat melepaskan MTB langsung tanpa perlu membuka sekrup, menjadikan perawatan lebih mudah dari sebelumnya.
“Epson tetap berkomitmen untuk menyediakan solusi pencetakan berkualitas tinggi dan efisien yang mendukung operasional bisnis sehari-hari,” ujar Ng Ngee Khiang, Managing Director Epson Indonesia.
“Dengan seri printer EcoTank generasi terbaru, kami menghadirkan performa yang lebih cepat, daya tahan lebih tinggi, dan fitur ramah pengguna yang dikombinasikan untuk meningkatkan produktivitas di tengah kondisi ekonomi saat ini, memastikan bisnis tetap kompetitif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Printer EcoTank Epson L4360, terbaru akan tersedia untuk dijual di Indonesia mulai Juli 2025 sedangkan L6370 dan L6390 baru akan tersedia di bulan September 2025. Kunjungi situs web resmi Epson atau hubungi Toko Resmi Epson terdekat untuk informasi lebih lanjut. (*)
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto. (Salman Toyibi/Jawa Pos).
batampos – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Fitroh Rohcahyanto mengakui bahwa penyelidikan dugaan korupsi kuota haji terjadi pada 2024, saat era Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. Menurutnya, saat itu Indonesia mendapatkan tambahan kuota haji sebanyak 20 ribu setelah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke Arab Saudi.
“Enggak, yang lagi ditelaah KPK itu yang di 2024,” kata Fitroh di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/7).
Pimpinan KPK berlatar belakang Jaksa itu menyatakan, pihaknya tengah menyelidiki dugaan korupsi terkait adanya penambahan 20 ribu kuota haji setelah Jokowi berkunjung ke Arab Saudi.
“Ketika Pak Jokowi ke Saudi di mana Indonesia dapat penambahan kuota 20 ribu. Nah itu aja dari situ ada dugaan antara pembagian antara haji reguler dengan khusus,” ucap Fitroh.
Ia menduga terdapat penyimpangan terkait penambahan kuota haji yang diduga terjadi pada 2024.
“Ini sepertinya kurang pas atau tidak sesuai dengan undang-undang yang seharusnya mengatur itu,” ujar Fitroh.
Lebih lanjut, Fitroh menyatakan penyimpangan itu terjadi yang semestinya kuota untuk haji reguler tetapi dialokasikan untuk haji khusus.
“Ya mestinya untuk reguler tapi digunakan khusus,” tutur Fitroh.
Dalam pengusutan kasus itu, KPK telah memeriksa sejumlah saksi di antaranya Ustadz Khalid Basalamah hingga Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah. Namun, KPK tidak memberikan informasi rinci terkait materi pemeriksaan keduanya, sebab pengusutan kasus itu sampai saat ini masih dalam penyelidikan. (*)
batampos – Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Pendidikan masih memproses tahapan penyaringan calon penerima bantuan pendidikan bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri dan memilih melanjutkan pendidikan di sekolah swasta. Hingga kini, jumlah penerima bantuan belum bisa dipastikan karena proses penjaringan masih berlangsung.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, menjelaskan bahwa mekanisme penjaringan dilakukan setelah siswa benar-benar masuk ke sekolah dan pihak sekolah swasta menyampaikan laporan resmi kepada Disdik.
“Sedang dalam proses. Kita jaring setelah anak-anak masuk sekolah dan sekolah swasta melapor,” kata Tri, Kamis (10/7).
Ia menegaskan, bantuan pendidikan ini hanya diberikan kepada siswa dari keluarga tidak mampu yang sebelumnya telah mengikuti Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) namun tidak tertampung di sekolah negeri, lalu mendaftar ke sekolah swasta.
“Tidak semua siswa swasta otomatis dapat bantuan. Masuk sekolah swasta, dan berasal dari keluarga tidak mampu,” jelasnya.
Untuk tahun ini, Pemko Batam menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DT-SEN) sebagai acuan dalam menentukan status keluarga tidak mampu. DT-SEN mengganti sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dan membagi kondisi sosial ekonomi masyarakat ke dalam lima desil.
Namun, berdasarkan kebijakan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, selama keluarga tersebut terdaftar dalam sistem DT-SEN, maka dianggap layak menerima bantuan, tanpa mempertimbangkan desilnya.
“Selama dia masuk di dalam sistem DT-SEN atau DTKS, maka dia bisa diajukan sebagai penerima bantuan,” ujar Tri.
Adapun persyaratan tambahan lain yang harus dipenuhi adalah memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang dikeluarkan di Kota Batam. Selanjutnya, pihak sekolah akan mengajukan nama-nama siswa yang dinilai layak menerima bantuan, lengkap dengan dokumen bukti status sosial ekonomi keluarga.
“Pihak sekolah yang akan mengunggah dokumen seperti bukti DT-SEN, KK, dan KTP orang tua ke sistem yang kami siapkan. Setelah itu diverifikasi,” jelasnya. (*)
batampos – Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami masyarakat, dan jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit serius, seperti stroke, gagal jantung, atau serangan jantung.
Oleh karena itu, penting untuk menjaga tekanan darah tetap stabil sejak dini. Salah satu caranya adalah melalui pola makan yang sehat, seperti mengonsumi buah.
Mengonsumsi buah-buahan tertentu secara rutin dapat memberikan manfaat besar karena kandungan vitamin, mineral, dan antioksidannya. Beberapa buah bahkan diketahui memiliki senyawa khusus yang dapat membantu menurunkan tekanan darah secara alami.
Melansir dari laman Health Shots, Jumat (11/7), dalam artikel ini akan membahas 5 jenis buah yang tidak hanya lezat tetapi juga terbukti membantu menjaga tekanan darah tetap terkendali. Apa saja itu?
1. Mangga
Mangga tidak hanya lezat, tetapi juga bermanfaat untuk kesehatan, khususnya bagi penderita tekanan darah tinggi.
Buah ini mengandung serat dan beta karoten, dua nutrisi penting yang diketahui dapat membantu menurunkan tekanan darah secara alami.
2. Strawberry
Strawberry adalah buah yang menyegarkan dan disukai banyak orang. Selain rasanya yang lezat, stroberi juga kaya akan antosianin, yaitu senyawa antioksidan, serta mengandung vitamin C, kalium, dan asam lemak omega-3.
Kandungan ini membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
3. Semangka
Semangka adalah buah yang manis dan menyegarkan, serta rendah kalori. Selain rasanya yang enak, semangka juga mengandung banyak nutrisi penting, seperti vitamin C dan A, kalium, asam amino, likopen, natrium, dan antioksidan.
Kandungan tersebut bermanfaat untuk membantu tubuh melawan tekanan darah tinggi dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.
4. Pisang
Menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan AS), pola makan yang tinggi kalium dan rendah natrium dapat membantu mencegah tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan stroke. Pisang adalah salah satu buah yang mengandung banyak kalium.
Selain membantu menurunkan tekanan darah, pisang juga baik untuk pencernaan, membuat perut terasa kenyang lebih lama, dan merupakan sumber vitamin C serta serat.
5. Kiwi
Kiwi adalah buah yang kaya akan antioksidan dan mineral penting yang dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.
Selain itu, buah ini juga mengandung serat, vitamin C, dan folat yang bermanfaat untuk melancarkan pencernaan, memperkuat daya tahan tubuh, dan menjaga kesehatan kulit. Bahkan, buah ini dapat membantu mencegah berbagai penyakit jantung yang berkaitan dengan tekanan darah tinggi, seperti stroke dan serangan jantung. (*)
Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin didampingi Kasat Reskrim Polresta Barelang. F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Keributan terjadi antara driver ojek online dengan kelompok pengamen di Simpang Kepri Mall, Kamis (10/7) dini hari. Beruntung, keributan ini segera dibubarkan dan diamankan aparat kepolisian.
Andri, salah seorang driver mengatakan keributan ini berawal saat rekannya mendapatkan ucapan kasar dari seorang pengamen. Peristiwa tersebut dilaporkan korban ke group WhatsApp hingga puluhan driver turun ke Simpang Kepri Mall.
“Teman-teman turun sebagai bentuk solidaritas. Tapi saat kami datang mencari, kami dilempari batu,” ujarnya.
“Ada ucapan yang tidak pantas diucapkan pengamen ke driver online di Simpang Kepri Mall,” ujarnya.
Zaenal menjelaskan kedua pihak akhirnya bersepakat untuk berdamai yang dimediasi oleh pihaknya. Ia juga meminta kedua pihak untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.
“Kedua pihak berakhir damai. Karena sama-sama menganiaya,” tutupnya. (*)
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. (Hilmi/Jawa Pos)
batampos – Wacana umrah dan haji lewat jalur laut yang disuarakan Menag Nasaruddin Umar mendapatkan respons positif dari kalangan travel. Diantaranya disampaikan oleh Ketua Umum Kebersamaan Pengusaha Travel Haji Umrah (Bersathu) Wawan Suhada.
“Pada prinsipnya kami menyikapi usulan jalur laut patut dicoba,” katanya saat dihubungi Kamis (10/7).
Namun, dia mengatakan pelaksanaan haji maupun umrah lewat jalur laut banyak tantangannya. Pertama adalah durasinya. Perjalanan ke Arab Saudi dengan pesawat jauh lebih cepat dibandingkan dari jalur laut. Kemudian secara biaya, haji lewat jalur udara relatif terjangkau.
Wawan mengatakan haji dan umrah lewat jalur laut patut untuk dicoba. Namun tidak boleh dipaksakan. “Artinya sebagai alternatif,” katanya.
Jadi, masyarakat atau calon jemaah yang menentukan. Apakah mau memilih lewat jalur laut atau udara.
Dia juga mengatakan, perjalanan dari Indonesia ke Saudi memakan waktu berhari-hari. Maka harus dipikirkan juga kegiatan selama dalam perjalanan. Misalnya diisi dengan pengajian atau sejenisnya.
Menurut Wawan, panjangnya durasi perjalanan laut menuju Saudi akan berdampak dengan biaya selama perjalanan. Jadi, belum bisa dipastikan haji lewat jalur laut bakal lebih murah dibandingkan lewat udara.
Ditemui terpisah, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengungkapkan, bahwa perjalanan umrah dan haji melalui jalur laut ini sebetulnya sudah lama diwacanakan. Namun, sejauh ini masih banyak hal yang harus dipertimbangkan untuk menjadikan jalur laut ini sebagai salah satu opsi transportasi dalam pelaksanaan haji dan umrah.
Sejatinya, pemberangkatan haji dengan menggunakan jalur laut pun bukan hal baru. Menurut Menag, dulu, jamaah haji diangkut dengan menggunakan KM Belle Abeto hingga Gunung Djati. Tapi, saat itu, waktu yang dibutuhkan pun cukup lama. Yakni mencapai tiga hingga empat bulan. Hal ini yang kemudian masih jadi salah satu bahan pertimbangan terkait wacana menghidupkan jalur ini kembali.
“Nah, sekarang ini mungkin kapalnya lebih cepat ya. Tapi, kita masih banyak pertimbangan,” ungkapnya ditemui usai rapat tingkat menteri (RTM) soal penanganan kekerasan pada perempuan dan anak di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (10/7).
Beda dari Indonesia yang masih banyak pertimbangan, Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta itu menyebut bahwa negara tetangga seperti Malaysia telah terlebih dahulu mengeksplorasi penggunaan transportasi laut untuk jamaah umrah dan haji ini. Atau, misalnya, negara-negara yang memang secara geografis lebih dekat dengan Saudi. Sehingga, jalur laut merupakan opsi utama yang bisa digunakan.
“Misalnya di Mesir, rata-rata jamaah hajinya itu lebih dekat pakai laut ya. Kayak naik feri aja kan. Tapi kita kan jauh ya. Dan nantilah kita lihat penyelenggarannya yang akan datang,” paparnya.
Disinggung soal efisiensi pembiayaan, Menag mengatakan, hal ini tergantung operator kapalnya nanti. Jika jumlahnya cukup banyak maka harga tentu bisa bersaing. Beda perkara jika pemain tunggal maka bisa dipastikan mahal.
Diakuinya, sudah banyak perusahaan yang datang padanya untuk membicarakan terkait pelaksanaan umrah dan haji via laut ini. Mereka sudah mempresentasikan produk yang disiapkan untuk memfasilitasi program tersebut.
Namun, menurutnya, mereka kebanyakan belum memiliki kapal. Sehingga kemungkinan akan bekerja sama dengan pihak luar. “Jadi, mungkin jatuhnya mahal. Tapi, ini sekali lagi (masih wacana, red) belum kita bahas ya,” ungkapnya.
Beda dari haji yang sudah lama absen, untuk umrah, menurut dia masih ada hingga saat ini. Namun, keberangkatan kapal tidak start dari Indonesia.
Biasanya, mereka terbang dari Indonesia menuju salah satu titik yang cukup dekat dengan Saudi. Dari situ, mereka akan berganti transportasi laut berupa kapal pesiar untuk kemudian melanjutkankan perjalanannya ke Saudi.
“Ada satu dua orang jamaah Indonesia itu, tapi bayarnya saya enggak tahu. Mereka itu minta apakah itu bisa kita lakukan apalagi kapal laut daya tampungnya banyak,” katanya.
Sebetulnya, fasilitas di Saudi terkait opsi ini pun tersedia sepanjang tahun juga ada. Namun tidak dalam jumlah besar.
Kemenag sendiri sudah menyampaikan wacana haji lewat jalur laut tersebut kepada Pemerintah Arab Saudi. Sejauh ini, kemungkinan penggunaan jalur laut untuk perjalanan haji dan umrah masih terus didiskusikan dengan otoritas Kerajaan Saudi.
Sebelumnya dalam peluncuran SGIE Report 2024/2025 dan peringatan satu dekade Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC) di Bappenas (8/7) Nasaruddin mengatakan bahwa pemerintah tengah menjajaki kemungkinan dibukanya jalur laut sebagai alternatif pelaksanaan ibadah umrah dan haji. Dia menyebut, inisiatif ini sedang didiskusikan dengan otoritas Saudi.
“Digagas ke depan kami kira sangat prospektif memperkenalkan umrah dan haji melalui kapal laut. Kami juga kemarin berbicara dengan sejumlah pejabat-pejabat di Saudi Arabia,” kata Nasaruddin dalam keterangan resminya.
Menurut Nasaruddin, jika infrastruktur pendukung seperti pelabuhan dan sarana transportasi laut telah tersedia, maka penyelenggaraan haji dan umrah lewat laut dapat menjadi pilihan yang lebih terjangkau bagi masyarakat. “Kalau memang itu persyaratannya terpenuhi, peluangnya sudah dibangun sekarang. Itu terbuka,” ucapnya.
Ia pun menambahkan, model ini memungkinkan jamaah dari negara-negara di kawasan Asia, termasuk Indonesia, melakukan perjalanan haji melalui pelabuhan seperti Jeddah. Tanpa harus bergantung sepenuhnya pada penerbangan.
“Bukan hanya negara-negara kawasan yang dekat seperti Mesir, bahkan dari Indonesia dan Asia lainnya bisa mengakses (haji jalur laut),” jelasnya.
Nasaruddin menilai inisiatif ini tidak hanya membuka jalur baru bagi masyarakat. Tetapi juga akan memberikan nilai tambah bagi Arab Saudi. Terlebih, pendekatan baru yang diambil Saudi kini lebih terbuka terhadap berbagai inovasi dan investasi strategis.
“Saudi Arabia ini sekarang pendekatannya sangat bisnis, dengan konsultan dari Amerika. Ini betul-betul memanfaatkan potensi geografis Saudi Arabia,” ujarnya.
Nasaruddin juga menyinggung rencana modernisasi fasilitas ibadah di Tanah Suci. Seperti pembangunan Mina menjadi delapan lantai. Tidak ada lagi tenda-tenda di Mina seperti sekarang. Kemudian ada pelebaran area Kabah dan pengurangan bukit di sekitarnya.
“Jalan layang juga akan ditambah. Ini membuka kemungkinan baru dalam pelayanan haji,” katanya.
Nasaruddin berharap dengan sistem baru ini, akses terhadap ibadah haji dan umrah bisa semakin inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Baik bagi si kaya maupun miskin, di dalam dan luar negeri Saudi. (*)