Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 1302

Setelah 2 Tahun Andalkan PNBP, Kini BP Batam Incar APBN, Ajukan Rp2,8 T ke Pusat

0
Kepala BP Batam, beserta jajaran saat RDP bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta. f. bp batam

batampos– BP Batam resmi mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 2,88 triliun kepada pemerintah pusat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (9/7).

Pengajuan anggaran tersebut bertujuan untuk melengkapi pagu indikatif tahun anggaran 2026 yang telah ditetapkan sebelumnya sebesar Rp2,447 triliun. Jika dikabulkan, total anggaran BP Batam pada tahun depan akan mencapai Rp5,328 triliun.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengungkapkan dalam dua tahun terakhir lembaganya beroperasi tanpa dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Belanja lembaga seluruhnya ditopang oleh Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Selama ini belum ada rupiah murni yang kami terima dari APBN. Semua kegiatan pembangunan kami jalankan hanya dengan mengandalkan PNBP,” katanya, dihadapan para dewan.

Permintaan tambahan anggaran ini bukan tanpa dasar. Presiden Prabowo Subianto telah memberikan mandat kepada BP Batam untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

Target nasional dalam RPJMN ditetapkan sebesar 8 persen. Namun, khusus untuk Batam, pertumbuhan ekonominya ditargetkan minimal mencapai 10 persen per tahun, mengingat peran strategis kawasan tersebut sebagai hub investasi dan industri.

Untuk mencapai target tersebut, BP Batam mengusulkan dukungan anggaran untuk mempercepat pembangunan infrastruktur utama dan pendukung di berbagai sektor. Tanpa dukungan belanja negara, pertumbuhan yang lebih tinggi akan sulit dicapai.

BACA JUGA: Revisi Perwako Bankesda Permudah Akses JKN, Anggaran Capai Rp79 Miliar

“Kami butuh lompatan fiskal agar bisa menciptakan lompatan ekonomi. Ini bagian dari upaya menjadikan Batam sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional,” kata dia.

Ia kemudian merinci enam sektor prioritas pembangunan yang akan didanai melalui anggaran tambahan tersebut. Pertama adalah konektivitas darat, seperti pembangunan jalan arteri dan fly over kawasan industri. Kedua, prasarana sumber daya air, termasuk jaringan distribusi air minum dan normalisasi waduk.

Ketiga, infrastruktur konektivitas laut, yang mencakup revitalisasi Dermaga Selatan dan peningkatan kapasitas Container Yard di Pelabuhan Batu Ampar. Keempat, pembangunan konektivitas udara, seperti jalan perimeter bandara dan akses logistik kargo baru.

Kelima, sektor kesehatan melalui revitalisasi gedung RSBP Batam dan penambahan peralatan medis. Terakhir, pengembangan kawasan berupa revitalisasi taman kota dan fasilitas pelayanan publik, termasuk pembangunan parkir dan peremajaan Mall Pelayanan Publik.

Permintaan ini disampaikan seiring dengan tren pemulihan ekonomi Batam yang terus menguat. Pada 2023, pertumbuhan ekonomi Batam tercatat sebesar 7,04 persen, tertinggi dalam lima tahun terakhir, setelah sebelumnya tertekan hingga 4,75 persen pada 2021 akibat pandemi.

Tak hanya itu, realisasi investasi di Batam sepanjang 2024 mencapai Rp43,26 triliun atau 108,15 persen dari target yang ditetapkan. Sementara itu, surplus neraca perdagangan Batam tercatat USD 6,82 miliar dan kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 1,32 juta orang.

Dengan berbagai capaian tersebut, Amsakar menilai saat ini merupakan momentum tepat bagi pemerintah pusat untuk memberikan dukungan fiskal tambahan. Ia menegaskan bahwa keberlanjutan pembangunan strategis memerlukan fondasi anggaran yang lebih kuat.

“Kami harap Komisi VI DPR RI bisa menjembatani aspirasi ini ke kementerian terkait. Batam siap berlari lebih cepat jika negara hadir dan turut mendorong,” ujarnya. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Setelah 2 Tahun Andalkan PNBP, Kini BP Batam Incar APBN, Ajukan Rp2,8 T ke Pusat pertama kali tampil pada Metropolis.

Setelah 2 Tahun Andalkan PNBP, Kini BP Batam Incar APBN, Ajukan Rp2,8 T ke Pusat

0
Kepala BP Batam, beserta jajaran saat RDP bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta. f. bp batam

batampos– BP Batam resmi mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 2,88 triliun kepada pemerintah pusat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (9/7).

Pengajuan anggaran tersebut bertujuan untuk melengkapi pagu indikatif tahun anggaran 2026 yang telah ditetapkan sebelumnya sebesar Rp2,447 triliun. Jika dikabulkan, total anggaran BP Batam pada tahun depan akan mencapai Rp5,328 triliun.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengungkapkan dalam dua tahun terakhir lembaganya beroperasi tanpa dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Belanja lembaga seluruhnya ditopang oleh Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Selama ini belum ada rupiah murni yang kami terima dari APBN. Semua kegiatan pembangunan kami jalankan hanya dengan mengandalkan PNBP,” katanya, dihadapan para dewan.

Permintaan tambahan anggaran ini bukan tanpa dasar. Presiden Prabowo Subianto telah memberikan mandat kepada BP Batam untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

Target nasional dalam RPJMN ditetapkan sebesar 8 persen. Namun, khusus untuk Batam, pertumbuhan ekonominya ditargetkan minimal mencapai 10 persen per tahun, mengingat peran strategis kawasan tersebut sebagai hub investasi dan industri.

Untuk mencapai target tersebut, BP Batam mengusulkan dukungan anggaran untuk mempercepat pembangunan infrastruktur utama dan pendukung di berbagai sektor. Tanpa dukungan belanja negara, pertumbuhan yang lebih tinggi akan sulit dicapai.

BACA JUGA: Revisi Perwako Bankesda Permudah Akses JKN, Anggaran Capai Rp79 Miliar

“Kami butuh lompatan fiskal agar bisa menciptakan lompatan ekonomi. Ini bagian dari upaya menjadikan Batam sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional,” kata dia.

Ia kemudian merinci enam sektor prioritas pembangunan yang akan didanai melalui anggaran tambahan tersebut. Pertama adalah konektivitas darat, seperti pembangunan jalan arteri dan fly over kawasan industri. Kedua, prasarana sumber daya air, termasuk jaringan distribusi air minum dan normalisasi waduk.

Ketiga, infrastruktur konektivitas laut, yang mencakup revitalisasi Dermaga Selatan dan peningkatan kapasitas Container Yard di Pelabuhan Batu Ampar. Keempat, pembangunan konektivitas udara, seperti jalan perimeter bandara dan akses logistik kargo baru.

Kelima, sektor kesehatan melalui revitalisasi gedung RSBP Batam dan penambahan peralatan medis. Terakhir, pengembangan kawasan berupa revitalisasi taman kota dan fasilitas pelayanan publik, termasuk pembangunan parkir dan peremajaan Mall Pelayanan Publik.

Permintaan ini disampaikan seiring dengan tren pemulihan ekonomi Batam yang terus menguat. Pada 2023, pertumbuhan ekonomi Batam tercatat sebesar 7,04 persen, tertinggi dalam lima tahun terakhir, setelah sebelumnya tertekan hingga 4,75 persen pada 2021 akibat pandemi.

Tak hanya itu, realisasi investasi di Batam sepanjang 2024 mencapai Rp43,26 triliun atau 108,15 persen dari target yang ditetapkan. Sementara itu, surplus neraca perdagangan Batam tercatat USD 6,82 miliar dan kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 1,32 juta orang.

Dengan berbagai capaian tersebut, Amsakar menilai saat ini merupakan momentum tepat bagi pemerintah pusat untuk memberikan dukungan fiskal tambahan. Ia menegaskan bahwa keberlanjutan pembangunan strategis memerlukan fondasi anggaran yang lebih kuat.

“Kami harap Komisi VI DPR RI bisa menjembatani aspirasi ini ke kementerian terkait. Batam siap berlari lebih cepat jika negara hadir dan turut mendorong,” ujarnya. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Setelah 2 Tahun Andalkan PNBP, Kini BP Batam Incar APBN, Ajukan Rp2,8 T ke Pusat pertama kali tampil pada Metropolis.

Dua Konsultan Pengawas Proyek Pelabuhan Dompak Ditangkap di Jakarta, Terkait Korupsi Rp35 Miliar

0
Pelabuhan Dompak Tanjungpinang. F. Yusnadi Nazar/Batam Pos.

batampos – Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polresta Tanjungpinang menangkap dua orang konsultan pengawas proyek pembangunan Pelabuhan Dompak Tahap VI tahun 2015.

Keduanya dibekuk di dua lokasi berbeda di Jakarta, Sabtu (5/7/2025), dan langsung dibawa ke Tanjungpinang untuk proses hukum lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Agung Tri Poerbowo, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut kedua tersangka kini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi yang menyebabkan kerugian negara lebih dari Rp35 miliar.

“Betul, dua orang konsultan pengawas yang terlibat kasus korupsi ditangkap saat keduanya berada di Jakarta,” ujar Agung, Kamis (10/7).

Identitas keduanya diketahui sebagai Hadiyat, warga Bandung, Jawa Barat, dan Kennedy, warga Gunung Lengkuas, Kabupaten Bintan. Keduanya kini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Kantor Satreskrim Polresta Tanjungpinang.

“Mereka sudah ditahan dan kini dalam proses penyidikan lebih lanjut,” tambah Agung.

Kasus ini merupakan pengembangan dari perkara korupsi proyek pembangunan Pelabuhan Dompak Tahap VI tahun 2015, yang sebelumnya telah menjerat dua pelaku utama yakni Hariyadi selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan M Noor Ichsan sebagai kontraktor proyek.

Hariyadi telah divonis lima tahun penjara, sementara M Noor Ichsan meninggal dunia saat menjalani hukuman atas kasus yang sama.

Proyek pembangunan pelabuhan Dompak ini merupakan proyek strategis Kementerian Perhubungan melalui KSOP Tanjungpinang, yang didanai APBN hingga ratusan miliar rupiah. Namun, akibat dugaan korupsi dalam pelaksanaannya, pelabuhan tersebut hingga kini tidak difungsikan dan terbengkalai. (*)

Reporter: Yusnadi Nazar 

Artikel Dua Konsultan Pengawas Proyek Pelabuhan Dompak Ditangkap di Jakarta, Terkait Korupsi Rp35 Miliar pertama kali tampil pada Kepri.

Temui Direktur PNBP Kemenkeu, Wagub Nyanyang Bahas Upaya Peningkatan Ekonomi Regional

0
Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura bertemu Direktur PNBP Kemenkeu RI Ririn Kadariyah, Rabu (9/7/2025). (Diskominfo Kepri)

batampos-Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura beraudiensi ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI, Rabu (9/7) di Jakarta, membahas upaya peningkatan perekonomian regional.

Dalam audiensi ini Wagub Nyanyang didampingi oleh Plt Sekretaris Dewan Kawasan (DK) Luki Zaiman Prawira, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Bintan, Tanjungpinang dan Karimun, serta pejabat terkait.

Pada kesempatan ini Wagub Nyanyang diterima oleh Direktur Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Ririn Kadariyah, membahas sejumlah hal terkait upaya meningkatkan perekonomian regional.

Salah satunya adalah potensi Penerimaan Negara Bukan Pajak Sektoral di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) / Free Trade Zone (FTZ) Bintan, Karimun dan Tanjungpinang.

BACA JUGA: Gubernur Ansar dan Wagub Nyanyang Hadiri Bhayangkara Golf Charity Tournament 2025

Wagub Nyanyang mengatakan audiensi ini dilakukan untuk menindaklanjuti beberapa isu terkait kegiatan teknis di lapangan dalam rangka berupaya untuk percepatan proses pelayanan publik di KPBPB tiga kawasan tersebut.

“Kita ingin pertumbuhan perekonomian regional kita bisa tumbuh. Banyak upaya yang sudah dilakukan oleh Pemprov Kepri bersama DK dan BP. Adapun audiensi kali ini juga bagian dari upaya tersebut,” ujar Nyanyang singkat. (*)

Artikel Temui Direktur PNBP Kemenkeu, Wagub Nyanyang Bahas Upaya Peningkatan Ekonomi Regional pertama kali tampil pada Kepri.

5 ASN Anambas Resmi Bercerai hingga Pertengahan 2025, Mayoritas karena Sudah Tak Cocok

0
Tampak depan Kantor Pengadilan Agama (PA) Tarempa. Berdasarkan data BKPSDM, hingga pertengahan tahun 2025 sudah 5 ASN Pemkab Anambas yang bercerai. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos

batampos – Sebanyak lima Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas resmi bercerai hingga pertengahan tahun 2025. Jumlah ini mengalami sedikit penurunan dibanding tahun sebelumnya, yang tercatat sebanyak tujuh orang.

Dari informasi yang dihimpun, mayoritas perceraian ASN ini disebabkan oleh alasan ketidakcocokan dalam kehidupan rumah tangga.

Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi, Penilaian Kinerja dan Penghargaan di BKPSDM Anambas, Doni Warjianto, mengatakan bahwa seluruh proses perceraian telah melalui jalur administrasi sesuai ketentuan.

“Sebagian besar karena alasan tidak ada kecocokan dalam membina rumah tangga. Mereka sudah berusaha menyelesaikan secara kekeluargaan, namun akhirnya memilih berpisah,” ujar Doni, Kamis (10/7/2025).

Menurut Doni, proses pengajuan perceraian ASN tidak serta merta bisa langsung dikabulkan. Ada serangkaian tahapan mediasi dan klarifikasi yang harus dilalui. Awalnya, mediasi dilakukan secara internal di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kalau mediasi di OPD tidak membuahkan hasil, barulah permohonan perceraian dan berita acara mediasi disampaikan ke BKPSDM,” jelasnya.

BKPSDM kemudian menggelar mediasi lanjutan bersama Inspektorat Daerah, Bagian Hukum, Kepala OPD, dan pasangan ASN yang mengajukan cerai. Jika tetap tidak ditemukan jalan tengah, barulah rekomendasi perceraian diberikan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dalam hal ini Bupati.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian bagi Pegawai Negeri Sipil, yang mengatur ketat prosedur cerai untuk ASN.

“Tidak bisa langsung cerai begitu saja. Ada tahapan pembinaan, klarifikasi, dan mediasi terlebih dahulu. Ini demi menjaga integritas dan keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesional ASN,” tegas Doni.

Ia menambahkan, meskipun angka perceraian tersebut tergolong kecil dibanding total ASN aktif yang berjumlah lebih dari seribu orang, pihaknya tetap berharap para pegawai dapat menjaga keharmonisan rumah tangga.

“Kami tidak berharap perceraian terjadi, tapi jika itu sudah menjadi pilihan terakhir, yang penting semua sesuai aturan,” tutupnya. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel 5 ASN Anambas Resmi Bercerai hingga Pertengahan 2025, Mayoritas karena Sudah Tak Cocok pertama kali tampil pada Kepri.

Perbaikan Pipa di Sei Ladi, Warga Diminta Tampung Air

0

batampos — Pembaca Batam Pos yang budiman, Air Batam Hilir mengumumkan terjadinya gangguan suplai air bersih di sejumlah wilayah akibat pekerjaan perbaikan kebocoran pipa utama di jalur distribusi Sei Ladi–Tanjung Uma. Proses perbaikan saat ini tengah berlangsung.

Dalam keterangan resmi yang dirilis, gangguan layanan akan berdampak pada aliran air yang melemah hingga terhenti sementara waktu selama pekerjaan berlangsung. Beberapa kawasan terdampak antara lain

  • Baloi View
  • Kezia
  • Sandona
  • Pura
  • Taman Kota Mas Baloi
  • Permata Regency
  • Ruko Pantai Permata
  • Bukit Permata Baloi
  • Lili Garden
  • Palm Beach
  • Pantai Nelayan
  • Tanjung Tritip
  • Tanjung Uma sekitarnya.

Air Batam Hilir mengimbau pelanggan untuk melakukan penampungan air sebagai antisipasi kebutuhan harian selama gangguan berlangsung.

Sebagai bentuk layanan alternatif, perusahaan juga menyiagakan mobil tangki air bersih bagi pelanggan yang terdampak gangguan lebih dari 1×24 jam. Layanan ini dapat dimanfaatkan melalui koordinasi Ketua RT, RW, atau pihak kelurahan setempat, dan disampaikan melalui saluran resmi pelanggan Air Batam Hilir, antara lain:

Kantor Pelayanan Pelanggan (KPP) di Bengkong, Batu Aji, dan Kantor Pusat Batam Center

  • Call Center: (0778) 5700 000
  • WhatsApp: 0811 778 0155

Perusahaan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan berkomitmen menyelesaikan pekerjaan secepat mungkin guna memulihkan layanan. (*)

Artikel Perbaikan Pipa di Sei Ladi, Warga Diminta Tampung Air pertama kali tampil pada Metropolis.

Biar Dapat Dilalui Mobil, Warga Desa Ekang Anculai Timbun Tanah 35 Lori Disamping Jalan Amblas

0
Pekerjaan perbaikan gorong-gorong yang amblas di RT 12 RW 05, Dusun Purwodadi, Kampung Juko, Desa Ekang Anculai, Kecamatan Teluk Sebong, masih terus dilakukan. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Pekerjaan perbaikan gorong-gorong yang amblas di RT 12 RW 05, Dusun Purwodadi, Kampung Juko, Desa Ekang Anculai, Kecamatan Teluk Sebong, masih terus dilakukan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sebagian besar gorong-gorong baru telah terpasang dan lantai di atasnya juga telah dicor.

Ketua RW 05, Sutarman menjelaskan, gorong-gorong di Kampung Juko amblas akibat banjir yang terjadi sekitar setahun yang lalu.

Amblasnya gorong-gorong menyebabkan lubang yang sangat berbahaya bagi warga yang melintas.

BACA JUGA: Gorong-gorong Amblas di Desa Ekang Anculai Diperbaiki, Kendaraan Berat Dilarang Melintas

”Gorong-gorong yang amblas di Kampung Juko berusia sekitar 30 tahun dan sudah tidak layak lagi digunakan,” ujar Sutarman.

Sebagai wakil dari masyarakat, ia mengungkapkan rasa senangnya atas perbaikan gorong-gorong yang amblas.

Awalnya selama gorong-gorong diperbaiki untuk sementara waktu akan dibuka akses alternatif yang hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

”Berkat swadaya dari masyarakat, mereka membantu menyediakan 35 lori tanah timbunan di lokasi sebelah proyek sehingga akses jalan dapat dilalui kendaraan roda empat,” bebernya.

Dikatakannya, pekerjaan perbaikan gorong-gorong telah dimulai sekitar sebulan yang lalu dan berjalan lancar akibat cuaca yang mendukung.

Saat ini, menurut pendapatnya, progres pekerjaan proyek sudah mencapai 70 persen.

Ia berharap, proyek ini dapat diselesaikan dalam waktu sebulan lagi sehingga jalan dapat dilalui kembali oleh masyarakat. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Biar Dapat Dilalui Mobil, Warga Desa Ekang Anculai Timbun Tanah 35 Lori Disamping Jalan Amblas pertama kali tampil pada Kepri.

Fakta Baru Kematian Bintang Liverpool Diogo Jota

0
Diogo Jota saat membela Liverpool. (Instagram Liverpool)

batampos – Penyerang Liverpool, Diogo Jota, diduga mengebut ketika mobil yang dikendarainya mengalami kecelakaan di barat laut Spanyol. Kecelakaan itu menewaskan dia dan adiknya di lokasi seketika.

Kepolisian setempat menyebut semua bukti sejauh ini menunjukkan sosok yang mengendarai mobil dalam kecelakaan adalah Diogo Jota dan ia kemungkinan besar sedang melaju dengan kecepatan tinggi.

Jota tewas bersama adiknya, Andre Silva, 25 tahun, saat mobil Lamborghini yang mereka tumpangi mengalami pecah ban di barat laut provinsi Zamora pada hari Kamis lalu.

Kepolisian Guardia Civil Spanyol menyatakan bahwa pada saat kejadian, mobil tersebut tampaknya sedang dikendarai dengan kecepatan tinggi di jalan tol A52 dekat Palacios de Sanabria sebelum keluar jalur dan terbakar hebat.

“Semuanya juga menunjukkan kemungkinan kecepatan mobil yang dikendarai secara berlebihan di luar batas kecepatan jalan [jalan raya],” kata polisi lalu lintas lokal Zamora dilansir dari laman BBC.

Polisi mengatakan bahwa mereka telah mempelajari tanda yang ditinggalkan oleh salah satu ban Lamborghini dan menyimpulkan: “Semua pemeriksaan yang telah dilakukan sejauh ini menunjukkan bahwa pengemudi kendaraan yang mengalami kecelakaan adalah Diogo Jota.”

Meski ada dugaan aspal di lokasi kecelakaan tidak rata, polisi menyatakan kepada media Spanyol bahwa lokasi tersebut bukanlah “titik rawan kecelakaan” dan jalan tersebut seharusnya masih bisa dilalui dengan aman, bahkan di atas batas kecepatan 120 km/jam.

Semua bukti mengarah pada kecepatan berlebih sebagai faktor utama kecelakaan, diperkuat oleh jejak ban dan kondisi mobil pasca kecelakaan.

Laporan lengkap masih menunggu hasil investigasi akhir dan akan diserahkan ke pengadilan setempat. “Semua juga mengarah pada kemungkinan kecepatan berlebih melampaui batas kecepatan jalan tol,” lanjut keterangan Polisi Lalu Lintas Zamora.

Kematian Jota pada usia 28 tahun telah mengejutkan dunia sepak bola dan sekitarnya, dengan pesan-pesan belasungkawa yang mengalir dari para pemimpin negara dan juga rekan-rekan sesama pemain sepak bola.

Jota dan saudaranya, Andre Silva, yang bermain untuk Penafiel di divisi dua Portugal, diyakini sedang menuju ke pelabuhan Santander, Spanyol, agar Jota dapat kembali ke Liverpool untuk menjalani latihan pra-musim.

Jota telah menikahi pasangannya, Rute Cardoso, yang telah dikaruniai tiga orang anak, kurang dari dua minggu sebelum kecelakaan itu terjadi. Pemakaman kedua pemain berlangsung di kampung halaman mereka di Gondomar, Portugal pada hari Sabtu. (*)

Artikel Fakta Baru Kematian Bintang Liverpool Diogo Jota pertama kali tampil pada Olahraga.

Kebocoran Pipa di Dekat Hotel Vista, Ini Wilayah Wilayah yang Terdampak Suplai Air 

0
Ilustrasi kebocoran pipa

batampos– PT Air Batam Hilir (ABH) menginformasikan telah terjadi kebocoran pipa air di jalur distribusi utama Sei Ladi-Tanjung Uma, tepatnya di dekat Hotel Vista, Kamis (10/7).

Corporate Communications PT ABH, Ginda Alamsyah, menyebut kebocoran terjadi akibat pergeseran tanah yang menyebabkan pipa mengalami kerusakan.

“Tim saat ini sedang melakukan perbaikan segera dan diupayakan maksimal agar penanggulangan pekerjaan kebocoran bisa cepat teratasi,” katanya.

BACA JUGA: Warga Kavling Tanjung Buntung Sambut Baik Jaringan Air SLK PT ABH, Rosna: Saya Justru Perjuangkan Air Bersih untuk Warga 

Akibat pekerjaan perbaikan ini, suplai air minum di sejumlah kawasan terdampak mengalami gangguan, berupa aliran air kecil bahkan terhenti untuk sementara waktu.

Adapun area yang terdampak antara lain Baloi View, Kezia Residence, Sandona, Pura, Taman Kota Mas Baloi, Permata Regency, Ruko Pantai Permata, Bukit Permata Baloi, Lili Garden, Palm Beach, Pantai Nelayan, Tanjung Tritip, dan sekitarnya di Tanjunguma.

PT ABH mengimbau kepada para pelanggan di wilayah terdampak agar menampung air untuk kebutuhan sehari-hari selama proses perbaikan berlangsung.

“Mohon pengertian dan kerja sama pelanggan, karena tim teknis kami saat ini bekerja semaksimal mungkin untuk mempercepat pemulihan,” ujar Ginda.

Pihak ABH belum menyampaikan estimasi waktu rampungnya pekerjaan, namun menjanjikan akan memberikan informasi lanjutan terkait perkembangan perbaikan. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Kebocoran Pipa di Dekat Hotel Vista, Ini Wilayah Wilayah yang Terdampak Suplai Air  pertama kali tampil pada Metropolis.

Melaju ke Final Piala Dunia Antarklub 2025, Chelsea Raup Rp1,6 Triliun

0
Skuad Chelsea merayakan gol saat mengalahkan Palmeiras di Piala Dunia Antarklub 2025. (Dok. FIFA)

batampos – Chelsea berhasil meraih tempat di final Piala Dunia Antarklub 2025 dengan kemenangan 2-0 atas tim asal Brasil, Fluminense, di MetLife Stadium, Rabu (9/7) dini hari WIB. Selain torehan positif, The Blues dipastikan mendapatkan berkah di sektor finansial.

Joao Pedro menjadi bintang di laga tersebut. Pemain yang baru saja didatangkan dari Brighton pekan lalu itu, langsung memberikan impak dengan memborong dua gol kemenangan Chelsea atas wakil asal Brasil.

Di luar pencapaian olahraga, kesuksesan ini juga menunjukkan betapa menguntungkannya turnamen ini bagi klub dari aspek ekonomi. Tak terkecuali Chelsea yang sanggup melaju hingga babak akhir turnamen.

The Blues kini dipastikan akan mengantongi pundi-pundi uang yang sangat besar dari partisipasi mereka di Piala Dunia Antarklub. Jumlah pendapatan yang mereka raih bahkan dilaporkan sudah cukup untuk menutupi biaya beberapa rekrutan mahal mereka pada bursa transfer musim panas ini.

Chelsea telah mengantongi 22,1 juta pounds (Rp486,8 miliar) hanya dengan berhasil mencapai final. Angka ini menambah total pemasukan mereka dari turnamen menjadi 33,5 juta pounds (Rp737,9 miliar) hingga saat ini.

Jumlah tersebut belum termasuk fee partisipasi yang diperkirakan mencapai 28 juta pounds (Rp616,7 miliar). Jika dijumlahkan, Chelsea sudah meraup lebih dari 60 juta pounds hanya dari keikutsertaan di Piala Dunia Antarklub. Total, mereka sudah mendapatkan 80 juta pounds atau setara dengan Rp1,6 triliun.

Hal itu belum termasuk jika mampu mengalahkan Real Madrid atau PSG di partai puncak nanti, Chelsea akan mendapatkan tambahan hadiah sebesar 7,3 juta Pounds. Hal ini membuat potensi total pendapatan mereka dari turnamen ini menjadi sangat menggiurkan.

Di tempat terpisah, pelatih Enzo Maresca mengaku tidak merasakan adanya tekanan ekstra dari para pemilik klub terkait potensi hadiah uang yang besar ini. Menurutnya, pemilik klub hanya ingin timnya bisa menunjukkan performa terbaik di setiap laga tanpa terlalu memikirkan hadiah akhir.

“Tidak, secara pribadi saya tidak peduli. Saya turut berbahagia untuk klub, namun saya tidak peduli, karena ketika saya mempersiapkan sebuah pertandingan, saya tidak mempersiapkannya dengan berpikir jika kami menang, kami akan mendapatkan lebih banyak uang,” ujar Maresca.

“Karena itu adalah keuntungan bagi klub, bukan untuk kami, sayangnya. Kami sudah memiliki gagasan yang jelas tentang apa yang perlu kami tingkatkan untuk musim depan. Dan mudah-mudahan kami bisa mendapatkannya.”

Besarnya hadiah uang yang didapat oleh Chelsea ini memberikan sebuah gambaran betapa masifnya skala finansial dari turnamen ini. Pendapatan mereka sejauh ini saja sudah lebih dari cukup untuk bisa menutupi biaya transfer Joao Pedro yang mencapai 60 juta pounds.

Bahkan, masih ada sisa dana yang cukup banyak yang bisa digunakan untuk menutupi biaya transfer pemain lain seperti Liam Delap, Estevao Willian, atau Jamie Gittens. Dua gol kemenangan dari Joao Pedro di laga semifinal seolah sudah langsung membayar sepertiga dari harga transfernya. (*)

Artikel Melaju ke Final Piala Dunia Antarklub 2025, Chelsea Raup Rp1,6 Triliun pertama kali tampil pada Olahraga.