Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 1329

Negosiasi Jay Idzes ke Udinese Dimulai, Nilai Transfer Masih Ada Perbedaan

0
Jay Idzes. (Instagram jay idzes)

batampos – Udinese menunjukkan ketertarikan serius terhadap kapten Venezia, Jay Idzes, dalam upaya memperkuat lini pertahanan mereka menjelang musim baru Serie A.

Dilansir dari laman Transfer Feed pada Senin (7/7), perwakilan manajemen Udinese telah menggelar pertemuan langsung dengan agen Idzes guna memulai negosiasi awal transfer.

Dalam pertemuan tersebut, Udinese menyampaikan tawaran resmi dengan nilai yang dilaporkan berkisar antara EUR 5-6 juta atau Rp95 hingga Rp114 miliar.

Meski begitu, nilai tersebut dinilai belum sebanding dengan penilaian yang diberikan oleh pihak Venezia terhadap sang pemain, mengingat performa stabil Idzes di kompetisi liga utama.

Sebagi informasi, Idzes dikenal sebagai bek tengah yang tangguh dan memiliki kemampuan kepemimpinan yang kuat di lapangan.

Penampilannya yang konsisten selama membela Venezia membuatnya dipercaya mengenakan ban kapten, sebuah indikator penting atas kontribusi dan pengaruhnya dalam tim.

Venezia diyakini akan mempertahankan posisi tegas dalam menegosiasikan nilai transfer Idzes, terutama karena sang pemain dianggap sebagai aset penting tim.

Klub asal Venesia tersebut tidak ingin melepasnya di bawah harga pasar, terlebih dalam situasi di mana mereka juga sedang membangun skuat yang kompetitif.

Sumber dalam klub menyebut bahwa meskipun masih terdapat jarak antara penawaran dan permintaan, proses negosiasi masih terbuka lebar dan berlangsung dengan nada positif.

Kedua pihak disebut memiliki niat baik untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan dalam waktu dekat.

Udinese diperkirakan akan meningkatkan penawarannya dalam beberapa hari ke depan agar bisa segera menutup kesepakatan sebelum bursa transfer musim panas memasuki fase akhir.

Jika berhasil, Idzes akan menjadi rekrutan strategis dalam proyek pembaruan lini belakang klub tersebut. (*)

Artikel Negosiasi Jay Idzes ke Udinese Dimulai, Nilai Transfer Masih Ada Perbedaan pertama kali tampil pada Olahraga.

Obesitas Meningkat, Ini 3 Langkah Atasi dan Tingkatkan Produktivitas Karyawan

0
Ilustrasi obesitas. (Pexels)

batampos – Obesitas menjadi isu kesehatan di Indonesia. Bahkan, semakin hari peningkatan obesitas di Indonesia semakin signifikan.

Prevalensi obesitas pada penduduk dewasa di Indonesia sendiri mencapai 21,8 persen pada 2018 dan meningkat 28,7 persen pada 2023.

Risiko yang akan terjadi jika seseorang mengalami obesitas yakni meningkatnya trigliserida dan penurunan kolesterol HDL serta peningkatan tekanan darah (sindrom metabolik).

Chief Marketing Officer Light Group Anna Yesito Wibowo mengatakan, studi menunjukkan bahwa obesitas dan kelelahan mental di tempat kerja berdampak pada kesehatan fisik. Selain itu juga berdampak pada hal lain.

“Juga menurunkan energi, motivasi, dan efisiensi kerja, secara keseluruhan,” kata Anna dalam keterangannya, Minggu (6/7).

Pada dunia kerja, obesitas bisa mengganggu keberlangsungan produktivitas (brain fog) dan kesehatan menjadi menurun karena penyakit penyerta dari obesitas. Seperti sindrom metabolik dan komorbid yang disebabkan obesitas.

Alhasil, mengatasi dan mencegah obesitas termasuk pada langkah yang tepat dan solusi untuk memberikan peningkatan kondisi kesehatan dan peningkatan produktivitas yang optimal.

Adapun obesitas pada karyawan seringkali disebabkan oleh stress dan gaya hidup yang kurang aktif bergerak. Termasuk pula pola makan yang tak baik dan tidak sesuai dengan gizi yang seimbang. Ditambah dengan makanan kekinian yang tinggi kalori, gula, tepung, dan minyak.

Terdapat 3 langkah untuk mengatasi obesitas sekaligus meningkatkan produktivitas karyawan, seperti dikutip dari rilis pers Light Group!

1.Health Check-Up Berkala

Lakukan pemeriksaan kesehatan rutin bagi seluruh karyawan. Pemeriksaan dapat mencakup pengukuran indeks massa tubuh (IMT), tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol.

Dengan data ini, perusahaan dapat memantau kondisi kesehatan karyawan secara berkala dan mendeteksi dini risiko obesitas maupun penyakit tidak menular lainnya.

2. Edukasi Gizi dan Pola Makan Sehat

Adakan seminar, workshop, atau sesi edukasi interaktif yang membahas pentingnya gizi seimbang, pengaturan porsi makan, serta cara memahami informasi pada label makanan kemasan.

Selain itu, dorong perilaku makan sehat di lingkungan kerja dengan menyediakan pilihan menu sehat di kantin atau vending machine, serta membatasi makanan cepat saji saat rapat atau acara kantor.

3. Program Penurunan Berat Badan

Fasilitasi Weight Loss Program terstruktur yang didampingi ahli gizi dan pelatih kebugaran profesional. Program ini dapat berupa kelas rutin, tantangan penurunan berat badan, modul daring yang teruji, hingga pendampingan satu per satu bagi karyawan dengan obesitas.

Light Group juga memiliki program LIFHTcoach Corporate Wellness dengan tujuan utama menjaga dan meningkatkan kesehatan karyawan melalui program penurunan berat badan. Didampingi Ahli gizi dan employee mental well-being yang didampingi psikolog agar efektif dan berkelanjutan.

Program ini tak hanya membantu karyawan mencapai berat badan ideal, melainkan juga mendorong perubahan gaya hidup yang berkelanjutan demi masa depan tenaga kerja yang lebih bugar dan berdaya saing tinggi. (*)

Artikel Obesitas Meningkat, Ini 3 Langkah Atasi dan Tingkatkan Produktivitas Karyawan pertama kali tampil pada Lifestyle.

Nostalgia Gubernur Ansar Saat Pelantikan Pengurus PKMB Batam 2025-2030

0
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menghadiri pelantikan pengurus Perkumpulan Kekeluargaan Masyarakat Bawean Kota Batam di Hotel Golden Prawn, Minggu (6/7) F.Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Perkumpulan Kekerabatan Masyarakat Bawean (PKMB) Kota Batam resmi memiliki kepengurusan baru untuk periode 2025-2030. Masrum didapuk sebagai ketua, didampingi Espar sebagai sekretaris dan Husaini Rahman sebagai bendahara.

Pelantikan pengurus berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan, di Ballroom Golden Prawn Batam, Minggu (6/7). Pelantikan juga disaksikan langsung oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

Ansar mengatakan, Kepri merupakan provinsi yang sangat heterogen. Ia menyebut hampir seluruh suku bangsa di Indonesia hidup berdampingan di wilayah ini, membawa bahasa, adat, dan agama masing-masing.

“Kepri ini sejak dulu punya posisi strategis, dekat dengan negara tetangga. Maka banyak masyarakat dari daerah lain datang dan akhirnya menetap di sini karena alasan ekonomi, perkawinan, dan lainnya,” katanya.

Baca Juga: Fraksi PKB DPRD Batam Tolak Kenaikan Tarif Listrik, Minta Perbaikan Pelayanan Kesehatan dalam Ranperda APBD 2025

Ia mencontohkan masyarakat Bawean yang kini telah menjadi bagian dari entitas sosial di Kepri, khususnya Batam. Meski latar belakang masyarakat sangat beragam, Kepri tetap kondusif, aman, dan harmonis.

“Hampir tidak ada konflik horizontal. Ini membuktikan masyarakat Kepri mampu menjaga kerukunan dalam kehidupan beragamanya,” katanya.

Pemerintah pusat pun mengakui prestasi tersebut. Provinsi Kepri mendapat predikat sebagai provinsi terbaik kedua nasional dalam indeks toleransi dan moderasi beragama dengan nilai 79,98 poin.

“Capaian ini harus kita jadikan modal untuk terus membangun Kepri yang lebih maju. Dan kuncinya adalah silaturahim,” ujar Ansar.

Dia menyampaikan, pemerintah daerah mendukung penuh eksistensi dan perkembangan seluruh paguyuban di Kepri. Keberagaman yang ada harus terus dipelihara dalam semangat kebersamaan dan saling menghormati.

“Seluruh paguyuban, termasuk PKMB ini, harus terus tumbuh bersama. Kita semua bernaung di bawah payung budaya Melayu, didukung oleh budaya nusantara yang lain,” katanya.

Baca Juga: Banjir Langganan di Marina Makin Parah, Proyek Pematangan Lahan dan Drainase Jadi Biang Keladi

Ia juga meminta seluruh pihak untuk menjaga nilai-nilai kebersamaan sebagai fondasi berdirinya bangsa. Silaturahim adalah kekuatan utama dalam membangun daerah maupun negara.

“Saya pribadi punya kedekatan emosional dengan masyarakat Bawean. Waktu kecil, orang tua angkat saya orang Bawean. Guru ngaji saya juga orang Bawean. Jadi saya memang tidak bisa dipisahkan dari warga Bawean,” kenang Ansar.

Ia pun berharap kepengurusan baru PKMB Batam mampu mempererat hubungan internal warga Bawean sekaligus menjalin relasi harmonis dengan seluruh elemen masyarakat Kepri.

“Semoga dengan kekuatan silaturahim ini, kita bisa membangun Kepri lebih maju, sejahtera, dan tetap damai,” katanya. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Nostalgia Gubernur Ansar Saat Pelantikan Pengurus PKMB Batam 2025-2030 pertama kali tampil pada Metropolis.

BGN Targetkan Penerima Program MBG Hampir 7 Juta Orang Pekan Ini

0
Ilustrasi pelaksanaan Makan Bergizi Gratis. (Humas Pemkot Surabaya)

batampos – Badan Gizi Nasional (BGN) menargetkan penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan bertambah menjadi hampir 7 juta orang pada pekan ini. Angka tersebut ditargetkan naik sebanyak 1,5 juta, dari sebelumnya mencapai 5,5 juta pada akhir pekan lalu.

“Badan Gizi Nasional di pekan depan akan ada penambahan penerima manfaat sejumlah 1,2 juta, sehingga total yang akan kami layani di pekan depan itu totalnya sudah hampir 7 juta penerima manfaat,” kata Staf Khusus Badan Gizi Nasional (BGN), Redy Hendra Gunawan dalam konferensi pers secara daring, Minggu (6/7).

“Ini sudah melebihi dari total penduduk Singapura sehingga Badan Gizi Nasional tetap melaksanakan operasionalisasi satuan pelayanan pemenuhan gizi dengan standar-standar yang sudah kami tentukan untuk menghindari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan oleh kita semuanya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Redy membeberkan bahwa hingga kemarin, total satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) atau dapur MBG, yang sudah beroperasi totalnya mencapai 1.873 unit.

Ia mengatakan, jumlah itu akan meningkat pada pekan sebanyak 473 unit SPPG, sehingga totalnya sudah hampir mencapai 2.200 satuan pelayanan pemenuhan gizi.

“Dan ini sudah melebihi target dari Badan Gizi Nasional. Badan Gizi Nasional mentargetkan di bulan Juli itu akan beroperasi sejumlah 1.994 satuan pelayanan pemenuhan gizi di pekan depan,” bebernya.

Selain itu, BGN juga mencatat telah menyerap tenaga kerja hampir sekitar 100.000 orang hingga Minggu (6/7). Dia mengatakan, jumlah tersebut merupakan mereka yang bekerja langsung di SPPG.

Tak hanya itu, hingga Minggu (6/7), BGN juga mencatat telah melibatkan sekitar 10.000 Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dan koperasi yang sudah mensuplai bahan baku ke satuan pelayanan pemenuhan gizi.

Selanjutnya, Badan Gizi Nasional juga sedang melakukan percepatan verifikasi mitra satuan pelayanan pemenuhan gizi yang hari ini sudah mengantri cukup banyak mencapai 4 ribu mitra SPPG.

“Mudah-mudahan percepatan verifikasi ini akan dilaksanakan sehingga target Badan Gizi Nasional di bulan Agustus akan tercapai dengan cepat,” pungkasnya. (*)

Artikel BGN Targetkan Penerima Program MBG Hampir 7 Juta Orang Pekan Ini pertama kali tampil pada News.

Mal Bertransformasi Jadi Destinasi Rekreasi, Pacu Pemulihan Usai Pandemi

0
Salah satu sudut Lippo Malls. (tangkapan layar)

batampos – Perubahan perilaku konsumen yang kini lebih memilih mal sebagai tempat bersantai ketimbang belanja dimanfaatkan oleh pengelola pusat perbelanjaan untuk mengoptimalkan aset mereka. Strategi yang ditempuh antara lain dengan menghadirkan lebih banyak tenant dari sektor hiburan guna menarik minat pengunjung. Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi pemulihan bisnis pascapandemi.

Regional Director Lippo Malls untuk wilayah Jawa Timur, Fify Trisjanti, mengungkapkan bahwa performa sejumlah mal yang berada di bawah naungannya belum sepenuhnya pulih sejak pandemi melanda. “Kami harus menyadari adanya perubahan pola konsumsi masyarakat. Jika sebelumnya orang datang ke mal untuk berbelanja, kini mereka lebih memilih e-commerce,” ujarnya saat peluncuran tenant baru, Sabtu (5/7).

Ia menambahkan, saat ini mal lebih banyak berfungsi sebagai ruang rekreasi. Oleh karena itu, tenant yang bergerak di bidang makanan-minuman serta hiburan menjadi andalan untuk menarik massa. “Struktur kepemilikan di mal membuat kami harus mampu meyakinkan para pemilik unit usaha untuk kembali membuka tokonya. Komitmen kami adalah menghadirkan lebih banyak pengunjung,” jelasnya.

Senada dengan itu, Mall Manager City of Tomorrow (Cito) Surabaya, Indra Irmawan, menyebut bahwa pihaknya baru menggaet 14 tenant baru sebagai bagian dari upaya untuk memulihkan kinerja pusat perbelanjaan tersebut. Saat ini, tingkat keterisian tenant masih berkisar 30 persen. Namun, ia optimistis tingkat okupansi bisa meningkat hingga 50 persen pada akhir tahun.

Sementara itu, General Manager NOP PT Mitra Gamesindo, Tan Subiyanto, mengatakan bahwa minat masyarakat terhadap wahana hiburan dalam pusat perbelanjaan semakin tinggi. “Kami melihat tren di mana ruang bekas supermarket kini beralih fungsi menjadi pusat rekreasi, dan permintaan akan hiburan indoor terus meningkat,” tuturnya. (*)

Artikel Mal Bertransformasi Jadi Destinasi Rekreasi, Pacu Pemulihan Usai Pandemi pertama kali tampil pada News.

Respons Kebutuhan Pendidikan Vokasi, Gubernur Ansar Dukung Konversi SMA di Batam Jadi SMK

0
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

batampos – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri berencana mengonversi salah satu SMA negeri di kawasan Batuaji, Kota Batam, menjadi SMK. Kebijakan ini diambil guna merespons lonjakan minat siswa terhadap pendidikan vokasi yang terus meningkat di Batam.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menyatakan konversi ini merupakan langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan sekolah kejuruan di Batam yang saat ini mengalami keterbatasan daya tampung.

“SMA dikonversi jadi SMK di Batuaji. Itu untuk memenuhi kebutuhan SMK di daerah kita. Nanti kita akan lihat lagi, apakah perlu ditambah lagi atau tidak, sesuai perkembangan kebutuhan,” kata dia, Minggu (6/7) di Batam.

Baca Juga: Sekolah Swasta Jadi Solusi Pemerataan, Pemko Batam Siapkan Bantuan Pendidikan

Ia menambahkan, Batam menjadi salah satu wilayah dengan pertumbuhan siswa paling pesat. Ketersediaan sekolah yang seimbang antara SMA dan SMK menjadi perhatian untuk memastikan setiap siswa mendapat akses pendidikan yang sesuai minat dan potensi mereka.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri, Andi Agung, menyebut bahwa saat ini jumlah SMK negeri di Batam masih kalah dibanding jumlah SMA. Terdapat 11 SMA negeri dan hanya 9 SMK negeri, dengan ketimpangan minat yang cukup besar.

“Beberapa SMK seperti SMK 1, SMK 4, SMK 5, SMK 6, dan SMK 7 sudah penuh, bahkan sebagian sudah melebihi kuota. Ini menunjukkan tingginya animo masyarakat terhadap SMK,” kata Andi Agung, 1 Juli lalu.

Di sisi lain, masih ada beberapa SMK seperti SMK 2, SMK 3, SMK 8, SMK 9, SMK 10, dan SMK 11 yang kekurangan siswa. Namun, masyarakat masih menjadikan SMK tertentu sebagai sekolah favorit sehingga permintaan terkonsentrasi di sana.

Baca Juga: Ribuan Orang Tua dan Calon Siswa Batam Ramai-ramai ke Posko Penyaluran Murid Baru SMA dan SMK

“Jadi salah satu solusi jangka pendek yang paling realistis adalah mengonversi satu SMA menjadi SMK. Ini lebih cepat dibanding harus membangun SMK baru dari awal,” ujarnya.

Andi mengatakan, proses konversi ini akan dimulai tahun ajaran 2025/2026. Sejumlah persiapan telah dilakukan, termasuk pendataan siswa, penyesuaian kurikulum, serta penempatan guru dan sarana pendukung.

“Untuk fasilitas workshop sementara, kita akan menumpang dulu di SMK 1 atau SMK 5. Secara bertahap, fasilitas di sekolah yang dikonversi akan dilengkapi,” kata dia.

Ia berharap kebijakan ini bisa menjadi solusi sementara sambil pemerintah menyiapkan rencana jangka panjang pembangunan SMK baru di Batam untuk menjawab tingginya kebutuhan pendidikan vokasi. (*)

 

Reporter: Arjuna

Artikel Respons Kebutuhan Pendidikan Vokasi, Gubernur Ansar Dukung Konversi SMA di Batam Jadi SMK pertama kali tampil pada Metropolis.

Jangan Anggap Remeh! Ini 9 Khasiat Dahsyat Buah Durian untuk Kesehatan

0
Pengunjung wisata kebun durian menikmati durian dan wisata agro di Sagulung. (F. Dok Batam Pos)

batampos – Durian, si raja buah dengan aroma yang kuat ini, ternyata menyimpan banyak manfaat bagi tubuh. Bukan hanya lezat, buah ini juga mengandung nutrisi penting yang tidak bisa diabaikan.

Dilansir dari laman YouTube Kunci Sehat, durian mengandung berbagai vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Kandungan vitamin B kompleks, vitamin C, kalium, hingga fosfor menjadikan buah ini kaya manfaat.

Meskipun aromanya cukup menyengat, banyak orang rela menikmatinya karena khasiatnya. Dari energi hingga perlindungan terhadap kanker, durian menyimpan sembilan manfaat besar untuk kesehatan.

1. Sumber Energi Alami

Durian mengandung karbohidrat tinggi, yakni sekitar 28% dari kebutuhan harian dalam setiap 100 gram. Karbohidrat ini sangat membantu menambah energi untuk aktivitas fisik maupun mental.

Buah ini juga mampu mengurangi rasa lelah dan letih berkat kemampuannya dalam meningkatkan stamina secara alami.

2. Membantu Meredakan Depresi

Durian kaya vitamin B6 yang penting untuk memproduksi serotonin, hormon yang mempengaruhi suasana hati.

Selain itu, durian mengandung tryptophan dan asam amino yang berperan dalam pembentukan hormon melatonin, membantu tidur lebih nyenyak dan menenangkan pikiran.

3. Menjaga Kesehatan Tulang

Durian mengandung kombinasi kalsium, kalium, fosfor, dan vitamin B yang sangat baik untuk pertumbuhan dan kekuatan tulang.

Kalium di dalamnya membantu mengatur keseimbangan kalsium, mencegahnya larut ke dalam darah secara berlebihan.

4. Mencegah Penuaan Dini

Kandungan vitamin C pada durian berperan sebagai antioksidan yang menghambat stres oksidatif akibat radikal bebas.

Kadar airnya yang tinggi juga membuat kulit tetap terhidrasi, mengurangi garis halus dan membuat kulit tampak lebih segar.

5. Melancarkan Pencernaan

Durian mengandung serat dalam jumlah yang cukup tinggi untuk menunjang kesehatan pencernaan.

Serat membantu meningkatkan gerakan peristaltik usus dan memperlancar sekresi cairan lambung sehingga proses pencernaan berjalan lebih optimal.

6. Menstabilkan Gula Darah

Durian memiliki indeks glikemik rendah, sekitar 55, yang berarti tidak cepat menaikkan kadar gula darah.

Kandungan mangan dalam durian membantu mengatur metabolisme gula, dan mencegah lonjakan glukosa yang berlebihan jika dikonsumsi dengan bijak.

7. Mencegah Anemia

Buah durian mengandung asam folat yang penting untuk pembentukan sel darah merah.

Zat ini sangat bermanfaat terutama bagi ibu hamil, karena juga mendukung perkembangan otak dan sistem saraf janin.

8. Menjaga Kesehatan Jantung

Kandungan vitamin, kalium, dan senyawa organosulfur dalam durian membantu menjaga aliran darah tetap lancar dan mengurangi kadar kolesterol.

Durian juga mampu menurunkan risiko peradangan pembuluh darah dan mencegah terbentuknya plak yang dapat menyumbat aliran darah.

9. Mengurangi Risiko Kanker

Durian mengandung berbagai antioksidan seperti vitamin C, E, dan fitonutrien yang bekerja melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Zat-zat ini membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mencegah perkembangan sel kanker di dalam tubuh.

Itulah sembilan manfaat luar biasa dari buah durian untuk kesehatan tubuh. Dibalik aromanya yang khas, ternyata durian menyimpan segudang nutrisi yang sangat berharga.

Namun perlu diingat, mengonsumsi durian secara berlebihan juga tidak baik bagi kesehatan. Oleh karena itu, nikmatilah durian dengan bijak dan dalam porsi yang wajar agar manfaatnya bisa terasa maksimal. (*)

Artikel Jangan Anggap Remeh! Ini 9 Khasiat Dahsyat Buah Durian untuk Kesehatan pertama kali tampil pada Lifestyle.

Traffic Light di Jalan Duyung Jodoh Dibangun Tahun Ini

0
Simpang jalan dekat Hotel Pacific Jodoh. F.Yofi Yuhendri

batampos – Arus lalu lintas di Jalan Duyung, tepatnya di simpang dekat Hotel Pasific, hingga saat ini kerap macet. Hal ini disebabkan penutupan arus di bundaran jalan tersebut.

Pengendara yang melaju dari arah Hotel Planet Holiday menuju Harbourbay harus belok menggunakan u-turn yang berada di depan Rumah Makan Bundo Kanduang.

“Ini kita tutup sementara. Agar arus lalu-lintas lebih teratur,“ ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Salim, Minggu (6/7).

Salim mengatakan pihaknya akan membangun traffic light di lokasi tersebut. Rencananya, pembangunan akan dibangun pada akhir tahun ini.

“Ini sudah dibahas bersama Satlantas. Kita menunggu anggaran untuk tahun ini,” katanya.

Selain di Jodoh, kata Salim, pihaknya juga akan membangun traffic light di sekitar simpang Panasonic, Batam Centre.

“Ini waktu pembangunannya sama, dalam tahun ini,” ungkapnya.

Tomo, salah seorang pengendara mengatakan kemacetan disebabkan u-turn yang sempit atau hanya bisa dilalui satu unit mobil saja.

“Apalagi kalau malam hari, macetnya panjang. Itu u-turn cuma bisa dilewati satu mobil,” katanya.

Menurut Tomo, di jalan tersebut harus ditempati personel Satlantas untuk mengatur arus dan mengurai kemacetan.

“Dari arah berlawanan itu tidak boleh gunakan u-turn, tapi masih banyak yang nerobos,” keluhnya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Artikel Traffic Light di Jalan Duyung Jodoh Dibangun Tahun Ini pertama kali tampil pada Metropolis.

Perjanjian Kesultanan Riau dengan Hindia Belanda jadi Bukti Sejarah Pulau Pengikik Masuk Wilayah Tambelan, Bintan

0
Tokoh Masyarakat Tambelan, Atmadinata. F.Pribadi untuk Batam Pos.

batampos– Pulau Pengikik Besar dan Pengikik Kecil menjadi sorotan setelah beberapa media lokal di Kalimantan Barat (Kalbar) memuat berita tentang dua pulau tersebut berada dalam wilayah Administrasi Kabupaten Mempawah, Kalbar.

Klaim mereka merujuk pada Permendagri Nomor 137 tahun 2017, lalu berdasarkan pada Kepmendagri Nomor 100.1.1-6117 Tahun 2022 dipindahkan menjadi milik Kepulauan Riau (Kepri).

Namun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan membantah klaim pemerintah daerah Mempawah atas dua pulau tersebut karena secara historis dan administrasi merupakan bagian dari wilayah Bintan.

Bantahan ini ditegaskan oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan setelah pemberitaan klaim kedua pulau itu mencuat di media.

Sementara tokoh masyarakat Tambelan yang berada di Tanjungpinang Atmadinata ketika dimintai tanggapan mengatakan, secara geografis posisi kedua pulau tersebut hampir sama jaraknya dari Tambelan dan Mempawah.

BACA JUGA: Khazalik: Jangan Pancing Perpecahan, Soal Klaim Mempawah, Kalbar Atas Pulau Pengikik

Bahkan, Ketua I Lembaga Adat Melayu Provinsi Kepri ini mengatakan, jika cuaca cerah dari Pulau Pengikik nampak pulau pulau di pesisir Mempawah.

Namun secara historis historis kedua pulau tersebut telah lama berada di bawah administrasi Tambelan.

“Sudah sejak lama betul setidak-tidaknya sejak sebelum tahun 1857 pulau tersebut berada di bawah Datuk Petinggi Tambelan,” ujar Atma.

Atma mengatakan, dua surat perjanjian antara Kesultanan Riau dengan Hindia Belanda menjadi bukti sejarah tertulis yang kuat.

Berdasarkan perjanjian tersebut, Pulau Pengikik Besar dan Pengikik Kecil secara sah masuk dalam wilayah administrasi Tambelan sejak sebelum Kemerdekaan Indonesia hingga saat ini.

Menurut Datok Wira Setia Utama Atmadinata, dua bukti pendukung historis yang tertulis itu menjadi bukti kuat untuk menentukan status administrasi dua pulau tersebut.

Pertama, surat perjanjian tanggal 1 Desember 1857 yang ditandatangani antara Resident van Riouw, Niewenhuijzen dengan Sultan Sulaiman Badrul Alam Syah, dan Yang Dipertuan Muda Riau Raja Abdullah.

Kedua, surat perjanjian tanggal 19 Agustus 1864 yang ditandatangani oleh Resedent van Riouw Elisa Netscher dengan Yang Dipertuan Muda Riau Raja Muhammad Yusuf tentang tanah dan pulau-pulau yang termasuk dalam wilayah takluk Kerajaan Riau Lingga.

Dalam bagian kesebelas surat perjanjian itu disebutkan secara spesifik Pulau Pengikik berada di bawah Datuk Petinggi Tambelan.

Pulau Pengikik tercantum dalam nomor urut Ke-39 dalam daftar pulau-pulau yang termasuk dalam wilayah tersebut.

Menurut Datok Atma, bukti itu yang menjadi dasar sejak Provinsi Riau dimekarkan dari Provinsi Sumatera Tengah tahun 1958 dan Kepulauan Riau (Kepri) menjadi provinsi baru pada tahun 2002, dimana Pulau Pengikik secara administrasi termasuk dalam wilayah Kecamatan Tambelan.

Hal ini diperjelas dan diperkuat dengan UU Nomor 25 Tahun 2002 Tentang Pembentukan Provinsi Kepri.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Riau juga telah menunjukkan komitmen dalam membangun dan mengembangkan wilayah tersebut.

Atma mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Riau telah membangun Sekolah Dasar (SD) pada tahun 1986 di Pulau Pengikik sebagai kelas jauh dari SD 007 Tambelan di Pulau Mentebung.

Selain itu, sekitar 15 tahun lalu Kabupaten Bintan memekarkan Pengikik sebagai desa baru, yang sebelumnya merupakan dusun dalam wilayah Desa Pulau Mentebung.

Desa baru ini memiliki kepala desa sendiri yang menunjukkan peningkatan status.

Dengan bukti historis, pembangunan infrastruktur dan pengembangan wilayah menujukkan Pulau Pengikik telah menjadi bagian dari wilayah administratif Kabupaten Bintan dan Provinsi Kepri. (*)

Reporter: Slamet

Artikel Perjanjian Kesultanan Riau dengan Hindia Belanda jadi Bukti Sejarah Pulau Pengikik Masuk Wilayah Tambelan, Bintan pertama kali tampil pada Kepri.

Libatkan 113 Sejarawan dari 34 Perguruan Tinggi, Penulisan Ulang Sejarah Dilanjutkan

0
Menteri Kebudayaan Fadli Zon. (Zalzilatul Hikmia/Jawa Pos)

batampos – Meski terus berpolemik, Kementerian Kebudayaan (Kemenkebud) tetap teguh untuk melanjutkan proses penulisan ulang sejarah Indonesia. Uji publik pun siap digelar pada Juli ini.

Menteri Kebudayaan (menbud) Fadli Zon mengungkapkan proses penulisan ulang sejarah cukup membutuhkan waktu. Setidaknya, sudah lebih dari 7 bulan proses ini berlangsung.

Dia memastikan penulisan ulang sejarah ini dilakukan oleh para sejarawan dari perguruan-perguruan tinggi di Indonesia. Setidaknya, ada sekitar 113 sejarawan dari 34 perguruan tinggi yang dilibatkan.

“Jadi yang menulis itu adalah para sejarawan bukan politisi, bukan aktivis, bukan NGO, bukan LSM gitu ya. Yang menulis sejarah adalah para sejarawan,” tuturnya ditemui usai Embassy Briefing menyongsong gelaran Chandi Summit, di Jakarta, Jumat (4/7) malam.

Selain itu, kata dia, penulisan ini tidak dimulai dari nol. Sumber-sumber sejarah yang lama tetap ada, tetapi dilakukan penambahan atas fakta-fakta baru. Mengingat, sudah 26 tahun tak ada pemutakhiran tentang sejarah ini.

Misalnya, soal temuan-temuan arkeologis yang menunjukkan bahwa Indonesia memiliki peninggalan warisan budaya seperti di Leang-Leang yang berusia 51.200 tahun dan lainnya.

Kemudian, soal temuan di Situs Bongal di Tapanuli Utara yang mencatatkan kemungkinan masuknya Islam itu bukan di abad ke-13 seperti yang diketahui selama ini. Namun , ada kemungkinan di abad ke-7 jika merujuk temuan-temuan di sana.

Soal kekhawatiran atas penghilangan kejadian sejarah dalam proses penulisan ulang sejarah ini, Fadli Zon menampik tegas. Dia mengatakan tak ada hubungan antara penulisan ulang sejarah kali ini dengan kejadian tersebut. Sebab, yang ditulis ulang atau yang dimutakhirkan ini tidak spesifik mengenai kejadian sejarah 98, tapi kejadian sejarah secara umum.

“Itu nggak ada hubungannya sebenarnya. Ini yang kita tulis itu bukan (khusus,red) sejarah 98. Tapi sejarah secara umum dari 1,8 juta tahun yang lalu sampai sekarang,” jelasnya.

Kalau pun ada keraguan atau dirasa tidak sesuai dengan hasil penulisan ulang sejarah ini, ia mengatakan, pihaknya sangat terbuka. Ada uji publik yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menyampaikannya.

“Kan ada uji publik. Karena Nggak ada yang dirahasiakan, semuanya transparan, semuanya terbuka. Saya kemarin aja kan sangat terbuka di DPR,” paparnya.

Seperti diketahui, kekhawatiran ini muncul setelah sebelumnya Fadli Zon sempat menyebut pemerkosaan massal pada Mei 1998 hanya rumor. Pernyataan ini pun sudah diklarifikasi olehnya, bahwa dia tak menafikkan adanya kejadian tragis tersebut. (*)

Artikel Libatkan 113 Sejarawan dari 34 Perguruan Tinggi, Penulisan Ulang Sejarah Dilanjutkan pertama kali tampil pada News.