Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 13309

Waspada Angin Kencang di Akhir Pekan

0

batampos.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang memprakirakan, sepanjang akhir pekan ini masih terjadi hujan lokal yang bisa saja disertai angin kencang. Prakirawan BMKG Tanjungpnang, Bhakti Wira Kusuma menjelaskan, hujan lokal itu akan berlangsung secara berbeda di tiap-tiap tempat di Tanjungpinang.

“Belum tentu semua daerah diguyur hujan lokal. Karena sifatnya hujan lokal ini bergantian,” katanya, kemarin.

Selain itu, sambung Bhakti, sifat hujan lokal di Tanjungpinang ini diprediksi belum memberikan imbas pada kemunculan cuaca ekstrem. “Meski peluangnya setiap hari bakal ada hujan lokal, tapi belum ada potensi cuaca ekstrem,” jelasnya. Karena sifatnya yang lokal, hujan ini diprediksi tak berlangsung lama. Hanya berkisar antara 15-30 menit.

Bhakti melanjutkan, hujan lokal di Tanjungpinang ini menjadi indikasi jelang masuknya musim peralihan, dari musim kering ke musim penghujan. Diperkirakan, kata Bhakti, terhitung Mei ini wilayah Tanjungpinang baru akan memasuki musim basah dengan curah hujan berintensitas tinggi. “Berdasarkan isu perairan yang ada di Kepri yang sudah mulai menghangat,” kata Bhakti.

BMKG Tanjungpinang juga mencatat, kecepatan angin di bulan Mei ini diperkirakan mencapai 30 kilomter per jam. Sedangkan suhu udara Tanjungpinang berkisar antara 24 sampai 32 derajat celcius dengan kelembaban 65-95 persen.

“Masih ada hujan lokal dan berawan di sepanjang akhir pekan ini. Aktivitas laut tetap harus berhati-hati karena bisa saja muncul angin kencang tiba-tiba,” pungkas Bhakti. (aya)

YMC Tanjungpinang Wisuda 17 Santri

0

batampos.co.id – Yayasan Mualaf Centre (YMC) Tanjungpinang memberikan apresiasi terhadap 17 santrinya melalui program Wisuda Santri yang digelar di Aula Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah, Tanjungpinang, Jumat (19/5). Wakil Walikota Tanjungpinang, Syahrul berharap para mualaf Tanjungpinang terus memperkuat keimanannya terhadap pemahaman ajaran islam.

“Pembinaan harus terus berjalan. Pemahaman terhadap Islam harus terus diperkuat,” ujar Wakil Walikota Tanjungpinang, Syahrul dalam sambutannya.

Mantan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tanjungpinang tersebut terus memberikan support kepada para mualaf untuk terus mendalami ajaran-ajaran agama islam. Dijelaskan Syahrul, silaturahmi harus terua dijaga. Ia berharap para mualaf untuk tidak jemu belajar dan bertanya.

“Kita tentunya memberikan apresiasi yang tinggi kepada YMC Tanjungpinang. Karena sudah melakukan pembinaan dan memberikan pembengkalan kepada para mualaf yang ada di Tanjungpinang,” papar Syahrul.

Sementara itu, Ketua YMC Kota Tanjungpinang, Alfatoni mengatakan, kegiatan ini adalah bentuk apresiasi atas perjuangan para mualaf selama mendapatkan pembinaan dari YMC Tanjungpinang. Menurut Alfatoni, saat ini ada 100 mualaf yang bernaung dibawah YMC, jdari jumlah tersebut tahun ini ada 17 santri yang diwisuda.

“Ini merupakan yang pertama sekali dilaksanakan di Kota
Tanjungpinang. Mudah-mudahan wisuda hari ini bukan untuk yang pertama atau yang terakhir,” ujar Alfatoni.

Pada gelaran wisuda tersebut, juga diwarnai dengan berbagai kegiatan. Salah satunya adalah iring-iringan drum band dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tanjungpinang. Kegiatan tersebut juga dihadiri Pembina YMC Tanjungpinang, Rahma yang merupkan legislator DPRD Kota Tanjungpinang.(jpg)

PN Tanjungpinang Enggan Tetapkan Denda E-Tilang

0

batampos.co.id – Penerapan sistem e-Tilang di Kota Tanjungpinang belum bisa diberlakukan. Sebab, Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang gamang untuk menetapkan table denda bagi pengendara roda dua dan roda empat yang melanggar aturan lalu lintas.

Humas PN Tanjungpinang, Santonius Tambunan, mengatakan pihaknya belum menentukan besaran denda dalam table e-Tilang karena harus memilah terlebih dulu kesalahan dari masyarakat yang melanggar lalu lintas.

“Kami berupaya pada denda minimal. Jangan sampai nanti kami tetapkan besaran dendanya ada yang keberatan. Maka dari itu sampai saat ini belum kami tetapkan,” ujar Santonius.

Dikatakan Santonius, PN Tanjungpinang yang membawahi dua Kabupaten dan satu Kota juga masih melihat dari besaran Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sebab, jika nantinya table denda pelanggar lalulintas disamakan. Pastinya, akan ada masyarakat yang keberatan.

“Ini harus dibedakan, seperti penilangan SIM dengan kendaraan yang digunakan pelanggar lalu lintas. Kalau disamakan tentunya akan ada yang keberatan,” katanya.

Santonius pun mencontohkan, pelanggar lalu lintas yang menggunakan mobil mewah dan pelanggaran lalintas yang dilakukan sopir truk. Tentu tidak bisa disamakan. Karena, kemampuan finansial dari pengendara tersebut berbeda.

“Nah, disitulah nanti hakim bisa menentukan besaran dendanya melihat dari kesalahan mereka (pelanggar),” ucapnya.

Selama ini, sambung Santonius, pelaksaan sidang tilang yang dilaksanakan setiap hari Jumat, di PN Tanjungpinang berjalan lancar. Setiap pelanggar dapat melihat denda yang harus dibayarkan ke Jaksa setelah mengikuti sidang.

“Kan ditempel daftar nama pelanggar lalulibtas dan denda yang harus dibayarkan. Setelah mereka membayar denda tilang ke Jaksa, barang buktinya selanjutnya bisa diambil,”ucapnya.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Tanjungpinang, AKP Krisna Ramadhani Yowa, mengatakan pihaknya hingga saat ini masih menunggu keputusan hakim PN Tanjungpinang untuk menerapkan sistem e-Tilang di Tanjungpinang.

“Kami tak bisa mencampuri kewenangan hakim. Makanya kami tetap menunggu berapa besaran denda yang akan diputuskan hakim,”ucapnya.(ias)

Penyerapan Anggaran Rendah, Evaluasi Kinerja ASN

0
Wakil Bupati Lingga M Nizar f Wijaya

batampos.co.id – Wakil Bupati Lingga M Nizar menanggapi serius terkait realisasi anggaran APBD Kabupaten Lingga yang sangat minim pada triwulan pertama di tahun ini hanya menyerap anggaran sebesar 7,56 persen saja. Nizar juga meyakini, penyeparan anggaran yang minim akan berdampak pada perkembangan perekonomian di Kabupaten Bunda Tanah Melayu.

Untuk itu, Nizar mengatakan akan mengambil langkah serius menangani masalah tersebut dengan melakukan mengevaluasi dibeberapa bidang. Salah satu tindakan evaluasi yang diambil mantan ketua DPRD Lingga ini melakukan mutasi ASN dari berbagai OPD yang dinilai tidak mampu dan menempatkan ASN yang mau bekerjasama dan mampu berkerja dengan baik.

“Kasarnya, jika tidak sanggup sebaiknya sadar diri dan meletakan jabatan. Karena ini bukan kerja sendiri melainkan kerja tim semestinya saling membantu satu dan yang lainnya,” kata Nizar, Kamis (18/5) pagi.

Rendahnya penyerapan anggaran pada triwulan pertama di tahun ini, menurut Nizar karena banyak penyebab dan hal-hal teknis yang tidak mungkin diutarakan di depan publik. Yang pasti Nizar beranggapan karena banyaknya ASN di sejumlah OPD yang tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

Nizar tidak menginginkan akibat satu ASN yang tidak mampu mengakibatkan seluruh ASN di Kabupaten Lingga menerima dampaknya.

Dari kondisi tersebut Nizar memberikan arahan awal, sebelum membentuk rapat bersama. Dia mengatakan agar inspektorat harus kuat, begitu juga dengan bagian keuangan dituntut mampu sehingga tidak hanya baku berpegangan kepada aturan semata. Birokrasi berbelit sudah lama ditinggalkan begitu juga halnya dengan administrasi.

Seperti yang diberitakan koran ini sebelumnya, Kepala Bagian (Kabag) Pembangunan Kabupaten Lingga Ajiz mengungkapkan realisasi anggaran APBD Kabupaten Lingga pada triwulan pertama tahun ini lebih rendah tiga persen dibanding dengan triwulan pertama tahun lalu.

Jika dari hitungan persenrasi, pada 2016 di triwulan pertama, penyerapan anggaran sebesar 10,04 persen sedangkan pada tahun ini di triwulan pertama hanya sebesar 7,56 persen saja. Jika di bagi empat triwulan semestinya realisasi anggaran harus mencapai 25 persen.

Lemahnya penyerapan anggaran ini menurut Ajiz disebabkan adanya perubahan administrasi dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya. Sehingga dari seluruh kegiatan mesti melengkapi serta merapihkan administrasi sebagai langkah pemerintahan yang baik. (wsa)

Harga Kebutuhan Merangkak Naik

0

batampos.co.id – Sepekan menjelang Ramadan ditandai dengan merangkaknya harga bawang putih di pasar Tanjungbatu Kundur. Kenaikan harga bawang putih dari sebelumnya Rp35.000 perkilogram naik menjadi Rp 53.000 perkilogram.

Menurut pedagang, kenaikan harga bawang putih sudah berawal dari pihak distributor, sehingga harga eceran mencapai Rp53.000 perkilogram. Selain bawang putih, harga beras berbagai merek juga mengalami kenaikan sebesar Rp 5.000 per karung berat 25 kilogram.

“Pedagang hanya mengikuti distributor. Kalau harganya turun, kita jual murah. Kalau ada kenaikan kita juga ikut naik,” ungkap Yanti, pedagang kebutuhan pokok, Jumat (19/5) kemarin.

Seperti harga bawang putih. Menurut Yanti, jika sebelumnya pedagang pengecer bisa menjual antara Rp 35.000 sampai Rp 38.000 perkilogram. “Karena ada kenaikan harga kita menjual Rp 53.000 perkilogram, karena harga belinya saja sudah Rp 50.000 perkilogram,” kata Yanti.

Ditambahkan, selain bawang putih harga beras juga ada kenaikan seperti beras merek IR 42 dari Jawa sebelumnya bisa menjual Rp 11.000 sampai Rp 12.000 perkilogram, sekarang sudah naik menjadi Rp 13.000 perkilogram. Bahkan semua merek beras juga mengalami kenaikan sebesar Rp 5.000 per karungnya. Dengan adanya kenaikan harga sejumlah sembako menyebabkan pembeli sepi. (ims)

Sekolah Mampu Tampung Semua Siswa Baru

0

batampos.co.id – Penerimaan siswa baru (PSB) tahun ini, Disdik Kabupaten Karimun belum menerapkan sistim pendaftaran online. Hal ini disebabkan jumlah sekolah dianggap masih mencukupi dan juga masih banyak sekolah yang belum memiliki sarana pendukung sistem online.

Seperti yang dikatakan Kadisdik Karimun, Bakri Hasyim, tahun PSB tingkat SD dan SMP tahun ini menerapkan sistim manual. Meski demikian, pihaknya akan menerapkan sistem kuota untuk setiap SD dan SMP Negeri.  Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan peserta didik baru pada suatu sekolah. Sebab, jika tidak diterapkan sistim kuota, maka sekolah lain bisa tidak kebagian murid baru,

”Sistim kuota yang kita maksudkan adalah berdasarkan jumlah lokal yang tersedia di suatu sekolah. Misalnya di suatu SD Negeri telah meluluskan empat lokal kelas enam, maka jumlah pesertya didik baru yang boleh diterima berdaarkan ketersediaan jumlah lokal. Misalnya, satu lokal isinya 30 orang, maka total peserta didik baru yang boleh diterima hanya 120 orang. Tidak boleh lebih atau menambah lokal,” ujar Bakri, Jumat (19/5).

Begitu juga untuk SMP Negeri diberlakukan hal yang sama. Dan, untuk pendaftaran SMP baru akan dimulai pada Juli mendatang. Sedangkan, untuk tingkat SD dilaksanakan bulan depan. Sebagai pengetahuan, untuk sekolah negeri tidak ada pungutan uang pendaftaran. Kalau ada yang meminta uang pendaftaran segera laporkan. (san)

Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa 27 Mei

0
Warga ramai-ramai membuat gapura untuk dipasang lampu colok selama bulan suci Ramadan 1438 H sebagai tradisi. F. Tri Haryono/batampos.

batampos.co.id – Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan 1438 H pada hari Sabtu depan (27/5). Berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal, yang dilakukan pada awal Maret lalu dengan penghitungan secara matematis dan astronomis untuk menentukan posisi bulan.

Dengan demikian, penetapan tersebut sebagai pedoman oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang disebarkan seluruh Indonesia bagi warga Muhammadiyah.

”Benar kita sudah mendapatkan surat maklumat nomor 01/MLM/1.0/E/2017 tentang penetapan hasil hisab Ramadan, Syawal dan Zulhijah 1438 H dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Dengan malam pertama pelaksanaan shalat sunat tarawih pada Jumat (26/5), yang kemudian esoknya hari pertama puasa,” jelas Ketua PD Muhammadiyah Karimun H Bustamy Datuk Rajo Mara, kemarin (19/5).

Dan dirinya memperkirakan, tahun ini pelaksanaan puasa akan sama dengan Pemerintah seperti beberapa tahun lalu. Sehingga, tidak perlu diperdebatkan dalam menentukan awal Ramadan. Yang penting, bagi umat muslim harus melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan penuh nantinya.

”Yang jelas ibadah puasa kita harus lebih baik dari tahun sebelumnya. Dan dihimbau agar membayar zakat fitrah diawal-awal puasa,” tuturnya.

Sementara itu Ketua Badan Hisab Rukyat Karimun H Samsudin ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih menunggu keputusan dari Kementerian Agama untuk menetapkan awal Ramadan dengan sidang isbat. Dimana tahun sebelumnya, sidang isbat dilaksanakan beberapa hari sebelum Ramadan dengan menggunakan metode rukyat yaitu melihat atau mengamati hilal pada saat matahari terbenam tanggal 29 bulan sebelum Ramadan.

Sidang isbat sendiri digunakan sidang untuk menetapkan awal Ramadan, Syawal dan Zulhijah. Seperti yang biasa terjadi pada tahun-tahun sebelumnya, sering terjadi perbedaan perspektif antara Pemerintah dan Muhammadiyah dalam menentukan awal Ramadan. Sidang isbat akan dihadiri oleh berbagai organisasi kemasyarakatan Islam untuk bersama-sama menetapkan awal bulan Ramadan.

”Sepertinya sama kita jatuh pada Sabtu depan awal Ramadan. Tapi kita tunggu saja sepekan lagi, keputusan dari Kementerian Agama sebagai acuan Pemerintah untuk melaksanakan Ramadan,” ungkapnya.

Pantauan di lapangan, beberapa tempat sudah dimulai pemasangan gapura dari kayu untuk dipercantik dengan lampu colok saat puasa nanti. (tri)

THM Diberlakukan Buka Tutup

0

batampos.co.id – Bupati Karimun Aunur Rafiq memastikan, selama bulan suci Ramadan, bagi pelaku usaha hiburan kepariwisataan tetap diberlakukan buka tutup Tempat Hiburan Malam (THM) sesuai Peraturan Daerah (Perda) no 2 tahun 2011 tentang penyelenggaraan usaha kepariwisataan.

Pada Perda tersebut diatur buka tutupnya THM saat hari besar keagamaan seperti bulan suci Ramadan dan Lebaran idul fitri.

”Seperti tahun-tahun sebelumnya. Bagi pelaku usaha hiburan harus mematuhi Perda yang sudah berlaku dan selama ini tidak ada kendala,” ungkap Bupati beberapa waktu lalu.

Sementara Ketua DPW Laskar Melayu Bersatu (LMB) Kepri Datuk Azman Zainal, ketika dimintai tanggapannya mengatakan, secara umum alangkah baiknya tempat-tempat hiburan maupun panti pihak supaya tidak beroperasi selama bulan suci Ramadan. Sedangkan, tempat kedai kopi maupun rumah makan dipersilahkan buka seperti biasa.

”Saya lebih setuju tempat hiburan maupun panti pijat tutup total. Jangan ada alasan, karyawan tidak dapat makan atau berbagai alasan. Yang jelas selama 11 bulan mereka sudah untung cukup banyak,” jelasnya, kemarin (19/5).

Masih kata Azman lagi, seperi di Kabupaten Karimun, para wakil rakyat seharusnya sudah melakukan revisi Peraturan Daerah (Perda) no 2 tahun 2011 tentang penyelenggaraan usaha kepariwisataan yang mengatur buka tutupnya Tempat Hiburan Malam (THM) saat hari besar keagamaan seperti bulan suci Ramadan dan Lebaran.

Sebab, sudah jelas di Perda tersebut pasal 6 poin 2 berbunyi pimpinan penyelenggara usaha pariwisata dilarang titik dua huruf e, menjalankan (mengoperasikan) kegiatan usahanya pada hari-hari besar keagamaan khususnya untuk usaha pariwisata seperti kelab malam, diskotek, karaoke, Pub, Panti Pijat, Panti Mandi uap (Sauna) kecuali Hotel berbintang yang merupakan fasilitas hotel sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan diperuntukan bagi tamu hotel.

”Sebenarnya ini kasus klasik setiap tahun ada pro dan kontra menjelang puasa. Dan di huruf selanjutnya cukup rancu, boleh beroperasi di tiga hari awal, tiga hari pertengahan bulan suci Ramadan dan satu hari sesudah hari Raya Idul Fitri. Kan, aneh Perda ini,” keluhnya.

Ditambah lagi kata Azman, belum lagi kucing-kucing para pengusaha hiburan tersebut. Dan setiap tahunnya, ada juga gejolak ditengah-tengah masyarakat yang ujungnya tidak pernah ada solusi terbaik. Ini berarti Perda tersebut, sudah selayaknya dilakukan revisi supaya jelas aturannya.

”Ketika si pengusaha hiburan ketangkap basah. Tidak ada sanksi terhadap mereka, pada di Perda tersebut sudah jelas-jelas pada pasal 22 ayat 1 dinyatakan dapat diancam pidana kurungan selama 6 bulan dan atau denda setinggi-tingginya Rp50 juta,” ungkapnya. (tri)

Kemenhub Siapkan Anggaran Rp 50 Miliar

0
Pelabuhan Malarko sejak dibangun tahun 2008 sampai sekarang tak kunjung selesai dikerjakan. Tahun depan Kemenhub anggarkan Rp 50 juta untuk melanjutkan pembangunan. F. Tri Haryono/batampos.

batampos.co.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bertemu dengan Bupati Karimun pada Kamis (18/5). Kedatangan Kemenhub ke Karimun untuk mensurvei pembangunan Pelabuhan Malarko, yang ada di Desa Pongkar, Kecamatan Tebing yang terhenti pembangunannya sejak 2013.

”Dari Kemenhub menyampaikan beberapa hal seperti hasil survei terhadap Pelabuhan Malarko yang akan dilanjutkan lagi pembangunannya tahun depan. Ini merupakan murni proyek dari Kemenhub yang bersumber dari APBN dan masih belum selesai,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq kepada Batam Pos, Jumat (19/5).

Anggaran untuk melanjutkan pembangunan Malarko, lanjut Aunur Rafiq akan disiapkan sekitar Rp 50 miliar.

Anggaran sebesar berdasarkan hasil survei dari Kemenhub belum mencukupi untuk menyelesaikan pelabuhan tersebut. Melainkan, diperlukan waktu dua sampai tiga tahun untuk menyelesaikan pembangunan Pelabuhan Malarko.

”Saat ini, kondisi pelabuhan tersebut kondisinya baru mencapai 50 sampai 60 persen. Hanya saja, sejak awal pembangunannya tidak dari darat. Melainkan, dibangun dari tengah laut. Sehingga, kita dari pemerintah ketika itu hanya diminta untuk membuka jalan menuju ke pelabuhan,” jelasnya.

Saat ini jalan menuju ke Pelabuhan Malarko sudah siap digunakan. Jika pelabuhan tersebut selesai dari laut hingga darat, maka sudah ada akses jalannya. (san)

Rumah Milik Agus Dilalap Api

0
Petugas berusaha memadamkan api yang membakar rumah di jalan Bukit Semprong Tanjungpinang, Jumat (19/5). F Yusnadi/batampos.

batampos.co.id – Satu buah rumah, milik Muhammad Agus, di Jalan Bukit Semprong, nomor 32, RT 01, RW 05, Kelurahan Tanjungpinang Barat, Jumat (19/5) sekitar pukul 18.00 WIB, dilalap api. Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Informasi yang dihimpun, kebakaran rumah yang tepat berada di belakang Cafe Rotbeen, terjadi saat pemiliknya sedang tidak berada di kediamannya.

Kejadian tersebut pun pertama kali diketahui oleh karyawan Kafe Cisangkuy yang bersebelahan dengan Kafe Rotben. Yang mana mereka melihat asap tebal keluar dari rumah tersebut.

“Awalnya saya tidak terlalu memperhatikan. Karena saya pikir orang bakar sampah. Tapi lama kelamaan api semakin membesar dan asap tebal,” ujar Ifan, karyawan Kafe Cisangkuy.

Dikatakan Ifan, melihat api semakin membesar dan terdengarnya suara ledakan. Dirinya pun langsung berteriak kebakaran dan menghubungi pemadam kebakaran.

“Saya langsung berteriak ada kebakaran dan pengunjung Kafe pun langsung berlarian berhamburan,” kata Ifan.

Sementara itu, ditemui dilokasi kebakaran, pemilik rumah, Muhammad Agus, mengatakan ia mengetahui rumah miliknya terbakar dari anaknya yang sebelumnya mendapat telpon dari Ketua RT setempat.

“Saya dari habis Salat Azhar tidak berada dirumah. Saya berada di Mesjid Raya Al Hikmah. Pas mau pulang dari Mesjid, saya dihubungi kakak saya dan meminta membetulkan saluran ledeng. Makanya rumah saya kosong,” ujarnya.

Dikatakan Agus, dari kebakaran rumah Miliknya itu. Tidak ada satu pun barang berharga yang bisa diselamatkan.

“Ini sudah musibah, mau bagaimana lagi. Saya pun pasrah,” kata Agus.

Terpisah, Kapolsek Tanjungpinang Barat, AKP Yuhendri Januar, mengatakan pihaknya belum mengetahui penyebab secara pasti kebakaran tersebut. Karena belum bisa masuk ke lokasi kebakaran.

“Petugas pemadam kebakaran masih memadamkan api. Jadi kami masih belum bisa masuk kesitu,”ujar Yuhendri.

Dikatakan Yuhendri, penyelidikan guna mengetahui penyebab kebakaran tersebut dilakukan pihaknya jika proses pemadaman api oleh Damkar telah selesai.

“Tunggu mereka selesai memadamkan api. Nanti akan saya infokan lebih lanjut,”ucap Yuhe.(ias)