Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 13327

DPRD Batam Puji Perjanjian Kinerja Komitmen para Pejabat

0
Walikota Batam Rudi memberikan pada PNS Pemko Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Penandatanganan perjanjian kinerja yang dilakukan Walikota Batam, Muhammad Rudi kepada seluruh para pejabat perangkat daerah ditanggapi positif oleh lembaga legislatif. Mereka menilai perjanjian tersebut merupakan komitmen yang harus dipenuhi para pejabat setelah menerima jabatan dari Walikota Batam.

“Jika tak mampu melaksanakan komitmen, yang memang seharusnya mundur. Diganti dengan orang yang lebih mampu mengimplementasikan tugasnya,” kata sekretaris komisi III DPRD Batam, Bustamin Hasibuan, Selasa (16/5).

Menurut dia, ketika perjanjian kinerja ini diterapkan, maka akan diketahui oucome dan output masing-masing kepala dinas. Outcome yang dimaksud adalah program yang berhasil dijalankan selama setahun. Sedangkan output meliputi kuantiti kegiatannya. Outcome dan output ini, kata Bustamin, juga harus berdasarkan RPJMD walikota.

“Misalnya OPD Bina Marga, berapa sih tahun ini yang diaspal. Jadi ada datanya yang bisa disesuaikan dengan RPJMD walikota. Tidak lagi hanya tahu serapan anggaran 80 persen. Apa program malah tak tahu,” tuturnya.

Tak dipungkiri selama ini banyak kepala dinas yang tidak mengetahui capaian kinerjanya. Apakah sudah sesuai dengan RPJMD atau belum. “Perjanjian kinerja ini biar ada rambu-rambu dan capaian kinerja,” jelasnya.

Rohaizat, anggota DPRD lain turut mendukung pencapaian kinerja tersebut. Ia berharap hal ini bukan hanya sebatas ditandatangi diatas kertas, melainkan harus dengan implementasinya.

“Memang kinerja OPD harus terukur dan sesuai RPJMD,” kata dia.

Patokannya, kata Rohaizat, kinerja dan pelayanan pada masyarakat. “Tapi kalau sering dikomplen masyarakat terkait pelayanan, mending mundur saja. Ganti dengan yang lebih kompeten,” kata dia.

Terkait kepala dinas yang tidak mengetahui programnya, ditanggapi tertawa Rohaizat. “Yang kemarin ya, kepala dinas pariwisata tak tahu berapa kali penyelenggaraan event di tahun ini,” jawabnya tertawa.

Padahal, kata dia, Walikota sendiri sudah menegaskan bakal menggenjot sektor pariwisata, mengingat kian melemahnya sektor industri. “Di Bayuwangi, mereka pasang papan di pusat keramaian. Jadi masyarakat awam pun jadi tahun, tangal-tanggal sekian ada event pemerintah. Lucu juga kalau kadisnya tak tahu,” sindirnya.

Sebelumnya, Wali Kota Batam Muhammad Rudi meminta pimpinan OPD menandatangani perjanjian kinerja.

Turut menandatangani perjanjian tersebut seluruh OPD dilingkungan Pemko Batam. “Tidak mampu mundur saja,” kata Rudi, Senin (15/5). (rng)

Mencari Celah Mengembangkan Pariwisata di Kepri

0
Sejumlah wisatawan Mancanegara asal Singapura saat akan menikmati wahana hiburan gokar di Golden Prawn Bengkong, Selasa (16/5). kunjungan wisman ditriwulan pertama ditahun 2017 menurun dibanding tahun lalu. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kepri masih belum menjadi sasaran utama investor di sektor pariwisata. Berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Koordinasi Penanaman Modal, realisasi investasi per lokasi sejak tahun 2012 hingga 2016, Kepri masih duduk di posisi keempat dengan realisasi sebesar 8 persen dengan nilai investasi capai Rp 4,672 triliun

“Dalam lima tahun terakhir, 58 persen investasi direalisasikan di Bali dan Jakarta. Makanya pemerintah ingin mendorong investasi di ’10 Bali Baru’,” kata Direktur Perencanaan Infrastruktur dari Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal, Badan Koordinasi Penanaman Modal RI (BKPM RI), Heldy Putera, Selasa (16/5).

Selama 2012 hingga 2016, investor telah menanamkam modalnya di bidang pariwisaa sebesar Rp 58,406 triliun.

Realisasi terbesar ada pada investasi di bidang hotel dan restauran sebesar Rp 53,087 triliun. Kemudian investasi di bidang jasa penunjang pariwisata sebesar Rp 4,785 triliun dan terakhir investasi untuk kawasan wista sebesar Rp 534 miliar.

Sedangkan investor terbesar berasal dari Singapura dengan persentase 39 persen, kemudian British Virgin Islands dengan persentase 16 persen. Lalu Hongkong dengan 4,8 persen, Jepang dengan 2,6 persen, Korea Selatan dengan 2,2 persen dan negara lainnya sebanyak 35,4 persen.

Kepri masih kalah dengan Jawa Barat yang duduk di posisi ketiga dengan realisasi sebesar 9 persen. Bahkan jauh dibawah Bali dengan realisasi 33 persen dan Jakarta dengan realisasi 25 persen. Namun Kepri masih unggul dari Jawa Timur dengan realisasi 4 persen.

“Walau baru mencakup 8 persen nilai investasi, investasi jasa penunjang pariwisata di Kepri tumbuh pesat,” tambahnya.

Sedangkan Asisten Deputi Segmen Pasar Bisnis dan Pemerintah dari Kementerian Pariwisata, Tazbir mengatakan Batam sangat potensial karena punya potensi bagus dan masih harus buka banyak destinasi wisata.

“Batam punya lokasi strategis. Sehingga wisman yang datang rata-rata berasal dari Singapura dan Malaysia punya daya beli kuat,” jelasnya.

Salah satu hal yang perlu diperbaiki untuk membenahi pariwisata di Batam adalah penambahan destinasi wisata baru.”Batam, produk pariwisatanya masih belum kuat sehingga lama tinggal wisman hanya sebentar,” katanya.

Kepri menjadi penting karena dianggap oleh pemerintah pusat karena potensinya yang bisa dikembangkan bersama destinasi lainnya seperti Jakarta dan Bali.

Berdasarkan data dari Kemenpar, jumlah wisman yang berkunjung ke Indonesia hanya 10 persen dari jumlah wisman yang berkunjung ke ASEAN, yakni sekitar 97,22 juta wisman.

Indonesia hanya kebagian 9 juta wisman pertahunnya. Sangat jauh jika dibandingkan degnan Malaysia yang mampu meraup 27,4 juta wisman, Thailand yang dikunjungi 24,8 juta wisman dan Singapura yang dikunjngi 15,1 juta wisman pertahunnya.

Makanya pemerintah pusat terus menggenjot dunia pariwisata di Kepri dengan berbagai aksi. Salah satunya adalah dengan membranding pariwisata Indonesia dengan branding Wonderful dan Pesona Indonesia.

“Brand Wonderful Indonesia sudah dipromosikan di Eropa. Hadir sebagai tampilan luar bus bertingkat disana. Saya kira media juga penting, makanya kami promosi hingga miliaran rupiah di sana,” pungkasnya. (leo)

BP Batam Fokus Industri Potensial Baru

0

batampos.co.id – Deputi IV Badan Pengusahaan (BP) Batam, Robert Purba Sianipar menegaskan bahwa Workshop Rencana Kerja 2018 dan pengelolaan Kinerja Tahun Anggaran 2017 di Bandung merupakan lanjutan dari rapat kerja BP Batam yang dilaksanakan di Nongsa Point Marina, September 2016 lalu.

“Mengapa dilakukan di Bandung supaya para Eselon II bisa lebih fokus, tidak terganggu dengan pekerjaan rutin,” katanya Selasa (16/5).

Ia juga mengungkapkan selain supaya lebih fokus, fasilitatornya adalah pakar-pakar dari Bandung.

“Dan diharapkan hasilnya lebih baik dan maksimal,” ungkapnya.

Salah satu tujuan workshop yang digelar dari Minggu (14/5) hingga Jumat (18/5) adalah sebagai wadah harmonisasi interaksi perencanaan internal.

Robert mengungkapkan BP Batam berupaya untuk bersikap sesuai arahan dari Presiden Jokowi agar menggunakan anggaran belanja sesuai program prioritas.

“Jadi tidak lagi ‘money follow the function’ tapi ‘money follow the program’. Jadi anggaran BP Batam akan difokuskan untuk mencapai program prioritas,” katanya lagi.

Semua anggaran dan unit kerja di divisi masing-masing seperti di kantor lahan, pelabuhan maupun bandara akan diarahkan untuk mendukung pencapaian program prioritas tersebut.

“Jadi tidak ada lagi unit-unit kerja menyusun program kerja secara sendiri-sendiri. Sekarang semua unit kerja akan saling terkait,” ungkapnya.

Lalu bagaimana strategi pengembangan yang dibahas dalam rapat tersebut. Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Purnomo Andiantono mengatakan BP Batam akan melakukan strategi promosi yang terarah dan pemberdayaan industri eksisting serta pengembangan industri baru yang berpotensi.

Batam akan ditempa kembali sebagai kawasan industri seperti awal mula pembentukannya. Fokus industri yang akan dikembangkan adalah industri telekomunikasi informasi dan komunikasi, industri kompone pesawat terbang, industri kendaraan bermotor dan suku cadang, industri peralatan medis, dan industri peralatan energi terbarukan.

“Caranya adalah dengan membangun gateway diantara pusat produksi dan pusat kebutuhan. Kemudian mengembangkan Pelabuhan Batuampar jadi pelabuhan transhipment, pengembangan Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) dan offshore banking,” katanya.

Selain itu, BP Batam akan melengkapi dan memajukan industri yang ada seperti industri elektronik dan elektrik, lalu pariwisata, kemudian galangan kapal dan pengilangan sekaligus penyimpanan minyak dan gas.(leo)

OPD Pemko Batam Dahulukan Program Prioritas

0
Pegawai Negeri Sipil Pemko Batam meninggalkan lapangan usai mengikuti apel gabungan jajaran Pemko Batam di Dataran Engku Putri Batamcenter. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bekerja maksimal untuk merealisasikan program prioritas yang telah direncanakan pada tahun anggaran 2017 ini. Seperti Dinas Pendidikan Kota Batam, dan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin mengatakan, salah satu program yang menjadi prioritas Disdik Batam adalah pembangunan ruang kelas baru (RKB). Seperti diketahui tahun ini pihaknya telah menggarkan Rp 3,1 miliar untuk pembangunan 60 RKB.

“RKB kita sudah mulai bangun dan direncanakan Agustus sudah bisa digunakan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam, Hasyimah menargetkan pembangunan fisik rumah tidak layak huni (RTLH) tahun anggaran 2017 ini selesai sebelum 30 November mendatang.

“Sekarang masih proses lelang, bulan sembilan nanti kita mulai bangunan fisiknya,”kata Hasyimah, Selasa (16/5).

Sesuai dengan target yang diberikan Walikota Batam, pada November mendatang seluruh proyek sudah harus selesai pengerjaannya. “Kami usahakan sebelum deadline tersebut seluruh kegiatan terealisasi sesuai dengan yang telah direncanakan,” ujar mantan kepala sekolah SDN 007 ini.

Tahun ini pemerintah menganggarkan sedikitnya Rp 2,5 miliar untuk program RTLH.  Program pengentasan kemiskinan ini memfokuskan rehabilitasi rumah yang tidak layak huni yang berada di hinterlan atau pesisir diantaranya, Kecamatan Belakangpadang 35 rumah, Bulang 30, dan Galang 35 unit rumah.

Hasyimah menambahkan, tahun ini pengerjaan program RTLH akan dibantu Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD). “Tahun lalu pengerjaan dilakukan secara swadaya masyarakat,” terangnya.

Sebelumnya, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menegaskan seluruh proyek di seluruh instansi harus selesai paling lambat 30 November mendatang. Memasuki triwulan pertama realisasi peroyek yang direncanakan Pemerintah Kota Batam masih sangat jauh dari harapan.

“Memang masih rendah, karena itu, saya meminta seluruh OPD bekeja maksimal untuk menyelesaikan paling lambat November nanti,” kata dia, Selasa (16/5).

Mantan Wakil Walikota Batam ini juga menyoroti kinerja setiap kepada OPD yang ada di lingkungan Pemerintahan Kota Batam. Kepala OPD yang tidak mampu menyelesikan tugasnya dan tidak bisa memberikan alasan yang jelas akan menerima sanksi.

“Yang tak sanggup siap- siap diganti,” ujarnya.

Untuk itu, dia meminta kepad seluruh OPD bisa bekerja maksimal, agar apa yang telah direncanakan bisa berjalan dengan baik. Hal ini juga akan mempengaruhi perencanaan untuk tahun berikutnya.

“Saya ingin di masa kepemimpinan saya infrastruktur Batam mengalami peningkatan, tidak hanya itu termasuk permasalahan sampah, pendidikan hingga pendidikan,” ujarnya. (cr17)

Dinas Pendidikan Kota Batam Buka PPDB Sekolah Unggulan, 5 Juni Mendatang

0
ilustrasi foto: facebook

batampos.co.id – Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin mengatakan jadwal penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk tiga sekolah unggulan akan dibuka pada 5 Juni 2017 mendatang.

Ketiga sekolah tersebut diantaranya, SMPN 6, SMPN 3, dan SMPN 26 Batam.

“Unggulan dulu, sedangkan reguler setelah lebaran nanti,” kata Muslim, Selasa (16/5).

Muslim menjelaskan penerimaan ditiga sekolah tersebut akan dilakukan secara online. Untuk kuota siswa yang diterima dibatasi, satu kelasnya diisi 32 orang siswa saja. “Tetap online, operatornya sudah kami siapkan,” ujar Muslim usai membuka workshop operator PPDB di Hotel Vista.

Untuk memudahkan penerimaan dan menghidari desakan di sekolah, pihaknya telah menyiapkan aplikasi khusus PPDB yang bisa diakses melalui telepon pintar (smartphone).

“Jadi orangtua tidak usah repot- repot lagi datang ke sekolah, untuk mekanismenya masih kami persiapkan,” Sebut pria kelahiran Rempangcate ini.

Muslim menambahkan sistem online PPDB tahun ini melibatkan sekolah swasta dan sekolah negeri. Selain itu, pihaknya juga bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batam terkait data anak usia sekolah SD.

“Jadi tidak ada lagi yang manipulasi usia,” ujarnya.

Mengenai persyaratan PPDB tahun ini, Muslim menjelaskan tidak ada perbedaan dari tahun sebelumnya. “Minimal nilai 8, khusus luar Batam 9,” sebut pria 59 tahun ini.

Selain itu, untuk mengawasi jalannya PPDB tahap pertama ini, pihaknya juga kakan menurunkan tim untuk memastikan jalannya PPDB. “Setiap sekolah akan ditinjau, karena sekolah unggulan saya berharap tidak ada titipan,” ungkap pria yang sudah menjabat sejak 2007 silam ini.

Sementara itu Kepala Bidang Pendidikan Menengah Pertama (SMP), Hernowo mengungkapakan pelatihan operator PPDB ini akan bertanggung jawab terhadap PPDB nanti. “Mereka diberikan user sendiri, dab bertugas menginput data siswa yang mendaftar,” kata Hernowo.

Pelatihan operator PPDB kali ini juga melibatkan dari sekolah swasta. Tujuannya bisa melihat kebutuhan di sekolah swasta juga, tidak hanya negeri. “Misalnya sekolah swasta A kekurangan murid, nah mereka yang tidak terima di negeri bisa disarankan ke sekolah tersebut,” jelasnya.

Hernowo juga menyebutkan kendala yang terjadi tahun lalu, tidak terjadi di tahun ini. Untuk antisipasinya saat ini disdik telah memiliki sistem yang mandiri dan dikelola sendiri.

“Lebih baik dari tahun yang lalu tentunya,” harap dia. (cr17)

Pak Wali, Jalan Batam Berlubang dan Bergelombang

0
fotio: dalil harahap / batampos

batampos.co.id – Sejumlah ruas jalan di Kota Batam masih berlubang dan bergelombang. Tidak hanya ruas jalan kota, jalan provinsi hingga jalan nasional juga bernasib sama. Alhasil selain menganggu alur lalu lintas, hal ini juga kerap menimbulkan kecelakaan.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Yumasnur, mengklaim tahun ini sejumlah ruas jalan akan diperbaiki, bahkan sebagian perbaikan sudah dilakukan. “Oleh Pemko ada di Legenda Malaka, Simpang Ocarina, Baloi Center, Permatapuri, Tiban I, Kavling Tanjungriau. MAsih banyak lagi, saking banyaknya tak hafal,” kata dia, di kantor Pemko Batam, Selasa (16/5).

Sementara itu, perbaikan oleh pemerintah provinsi seperti di Jalan Raja Isa dari Simpang KDA ke Simpang dekat kantor Bank Indonesia Batamcenter. Sementara itu, salah satu perbaikan jalan oleh pemerintah pusat yakni ruas jalan Diponegoro arah Simpang Tobing Batuaji-Sekupang.

“Dua udah selesai malah,” katanya.

Namun sayang, sejumlah ruas jalan yang diklaim tersebut baru diperbaiki justru tidak bertahan lama alias cepat rusak. Ruas jalan Laksamana Bintan depan Hijrah Industrial Park pun demikian.

Dia menyampaikan, lazimnya seperti daerah lain, di Batam tak hanya ada ruas jalan kota namun juga ada ruas jalan provinsi dan nasional. Artinya, pemeliharaan juga perbaikannya oleh masing-masing yang terkait. Menurutnya, bisa saja Pemko Batam melakukan perbaikan provinsi maupun nasional, namun dia mengingatkan baik provinsi maupun nasional juga punya pos anggaran khusus jalan.

“Bisa saja kita koordinasi dengan mereka, tapi mereka kan punya pos anggaran untuk itu. Kita fokus pada milik kita,” katanya.

Bahkan, beberapa waktu lalu dia mengaku meembawa serta satuan kerja (satker) jalan nasional turun langsung mengecek lokasi ruas jalan nasional yang rusak dan sering banjir. “Mereka akan programkan tahun depan yang belum tahun ini. Kita harap memang mereka siapkan anggaran untuk ini,” ucap dia

Bagaimana dengan ruas jalan kota yang juga banyak yang rusak, Yumasnur mengatakan perbaikan tak bisa dilakukan dengan tergesa-gesa dan alur proyek fisik melalui tahapan yang runtun. “Nggak ada kendala, mekanismenya seperti ini prosesnya perencanaan dulu, perbaikan (jalan) perlu lalui proses,” sebut dia.

Proses yang lama, tak urung membuat jalan yang rusak semakin parah kondisinya, sebut saja ruas jalan depan Mega Jaya Industrial Park yang berlokasi di Baloi Permai Batamkota yang terancam putus, karena badan jalan longsor tergerus air. Kerusakan yang dulu hanya satu titik, kini bertambah. Di lokasi longsor hanya dibatasi dengan tanah.

“Kita tahun ini pasti perbaiki jalan itu, bulannya saya lupa. Tanah itu sementara saja, kita nanti beton,” katanya.

Pantauan Batam Pos, ruas jalan rusak seperti di ruas jalan Yos Sudarso arah Baloi-Batuampar, jalanan yang bergelombang sangat membahayakan pengendara. Terpantau ada empat titik gelombang di jalan yang menurun tersebut.

Tidak hanya itu, kondisi serupa juga terjadi di jalan Laksamana Bintan arah Pelita-Seipanas tepatnya di Simpangkuda Seipanas. Selain bergelombang, kondisinya yang dekat dengan simpang turut menambah bahaya jaln tersebut.

Sementara itu, jalan di Simpang Kabil aspalnya terkelupas. Alhasil jalan penuh kerikil, hal ini ironis karena simpang tersebut adalah simpang yang padat dan merupakan salah satu simpang utama di Batam. (cr13)

Triathlon 2017 Siap Digelar, Diikuti 1.200 Peserta Mancanagera

0
Triathlon, salah satu event pariwisata di Kepri, khususnya Bintan yang menyedot banyak wisman. Foto: istimewa

batampos.co.id – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan, Luki Zaiman Prawira mengatakan, perhelatan event Triathlon 2017, siap digelar Sabtu (20/5) mendatang, di New Gardens Resort Lagoi.

Sebanyak 1.200 peserta yang merupakan atlet dari mancanegara ikut meriahkan perhelatan event yang ke 13 kalinya digelar di Kabupaten Bintan ini. Terbagi dalam empat kategori diantaranya, kids, youth, sprint, dan olympic.

“Alhamdullilah memasuki Triathlon tahun ini (2017, red) sudah 1.200 peserta yang mendaftar. Kemungkinan jumlah ini akan bertambah hingga pelaksanaannya nanti,” terang Luki, diruang kerjanya, Selasa (16/5).

Luki menjelaskan dalam perhelatan Triathlon kali ini, tentunya Kabupaten Bintan, mendapatkan penghormatan, dimana pembalap Formula One asal Indonesia, yakni Rio Haryanto juga akan ikut serta bertanding dalam perhelatan Internasional tersebut.

“Ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang hadir. Sebab Rio juga akan tampil untuk memeriahkan event ini dalam kategori sprint,” tuturnya.

Dinas Pariwisata, lanjutnya juga menargetkan dalam perhelatan ini, tentunya akan dihadiri sebanyak 5 ribu wisatawan, baik itu dari partisipan, serta keluarga dari para peserta.

“Ini termasuk ajang perlombaan olahraga terbesar di Bintan. Pasti akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lainnya untuk berkunjung,” tuturnya.

Dia berharap dengan penyelenggaraan event Triathlon ini, tentunya dapat meningkatkan pendapatan ekonomi Bintan, terkhususnya dari sektor wisata, baik dari sektor pajak hotel, restaurant dan lainnya.

“Kami optimis kegiatan ini akan berlangsung sukses. Dan akan memberikan kontribusi yang besar bagi pendapatan daerah. Apalagi kegiatan ini diikuti lebih dari 30 negara diantaranya Singapura, Australia, Tiongkok, dan lainnya,” imbuhnya. (cr20)

Festronik Lebih Efisien dan Transparan

0

batampos.co.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam bersama Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) gelar sosialisasi pelaksanaan manifest elektronik (festronik) dan evaluasi pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) di lantai 4 kantor walikota Batam, Selasa (16/5).

Kepala DLH Batam Dendi Purnomo, acar ini terselenggara seiring program pemerintah pusat yang mewajibkan penggunaan festronik.  Cara berbasis online ini,  memudahkan  pihak  kementerian  lingkungan hidup  dan   kehutanan, pengirim  limbah, pengangkut  limbah, serta penerima limbah dalam mengelola data anifes elektronik limbah B3.

“Sementara ini kita kumpulkan data harian manual. Yang elektronik ini kelebihannya lebih cepat,” kata Dendi, Selasa (16/5).

Menurutnya, pengelolaan limbah di Batam pertahun cukup tinggi, yakni 94 ribu pertahun. Hal inilah yang dipandang perlu  manifes yang cepat. “Kalau ada daerah lain dulu sebelum festronik, dapat laporan B3 per tiga bulan. Kalau di Batam karean pakai berita acara laporannya harian, sekarang lebih efisien lagi,” paparnya.

Dalam mengisi dokumen secara elektronik, penghasil, pengirim juga pengangkut limbah dapat menginput secara sendiri, pemerintah hanya memantau. “Sosialisasi ini tahap pertama, kita undang 50 orang,” ucapnya.

Ke depan, sosialisasi akan berjalan terus hingga empat kali setahun. Pasalny, idealnya sosialisasi tersebuit digelar pertiga bulan.

“Tahap kedua habis puasa nanti. Pengahsil B3 di Batam ini banyak, ada  724 penghasil B3,” pungkasnya. (cr13)

TNI AL Rapat Dengan APMM Malaysia, Kapal Buruan Masing-masing Negara

0
Kadispamal Laksma TNI S. (Kiri) bersama Ketua Delegasi APMM Laksamana Pertama Maritim, Dato’ Tan Kok Kwee saat memimpin rapat kerja sama antara TNI AL dan APMM di Swiss Bell Hotel, Batuampar, Selasa (16/5). F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Beberapa perwakilan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) melakukan pertemuan dan rapat dengan Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) Malaysia di Hotel Harbourbay, Selasa (16/5) pagi. Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat kerja sama antara TNI AL dengan APMM Malaysia.

“Pertemuan ini untuk membahas tindak lanjut kapal berbendera China yang kabur dari perairan Anambas pada 22 April lalu. Berkat kerja sama yang erat antara Indonesia dengan Malaysia, APMM berhasil menangkap kapal tersebut,” ujar Kepala Dinas Pengamanan Angkatan Laut (Kadispamal) Laksamana Pertama TNI S. Irawan.

Dikatakan Irawan, pertemuan ini juga diikuti dengan serah terima kapal Chuan Hong 68 yang beroperasi di Indonesia untuk mengambil besi tua dari kapal tenggelam di wilayah Tarempa dan kabur ke perairan Malaysia. Selain itu, TNI AL juga menyerahkan dua kapal buruan pihak APMM yang kabur ke perairan Indonesia.

” Tim WFQR (Western Fleet Quick Response) 4 juga berhasil menangkap kapal buruan APMM yang kabur ke perairan Indonesia. Dua kapal itu, merupakan MT Orca dan MT Brahma. Penanganannya saat ini masih dibicarakan,” katanya lagi.

Selain membicarakan penangkapan kapal buruan Indonesia maupun Malaysia, pertemuan ini dilakukan juga untuk membicarakan kerja sama dalam pemberantasan penyelundupan, terutama di Selat Malaka. Irawan menyatakan, kerja sama dalam pemberantasan penyelundupan ini merupakan suatu upaya dalam pengamanan laut secara maksimal.

Adapun upaya pemberantasan penyelundupan itu, dilakukan TNI AL dengan cara mempelajari jalur masuk kapal-kapal penyelundup tersebut. Selain itu, ia juga menghimbau kepada nelayan untuk bekerja sama dalam memberikan informasi kepada instansi terkait apabila menemukan adanya kapal yang mencurigakan.

“Karena keterbatasan SDM (Sumber Daya Manusia), kita juga meminta bantuan kepada nelayan menginformasikan kepada kita. Penangkapan kapal cina itu awalnya dari informasi nelayan juga,” imbuhnya. (cr1)

Gubernur: Budaya Korupsi Harus Dihabiskan

0
Gubernur Kepri Nurdin Basirun foto bersama wakil pimpinan KPK Basaria Panjahitan, kepala daerah serta instansi terkait lainnya, Selasa (16/5). F. Humas Pemprov Kepri untuk batampos.

batampos.co.id – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun menegaskan bahwa budaya laten korupsi adalah hal yang harus dilawan dan dihabiskan. Karena jelas merugikan negara dan menyengsarakan masyarakat. Hal ini sudah menjadi komitmen bersama segala lini pemerintah, baik pusat maupun daerah.

“Pemberantasan korupsi ini sudah menjadi komitmen bersama. Kita sepakat ingin pemerintahan yang bersih dari segala bentuk tindakan korupsi. Maka dari itu, korupsi harus dilawan dan dihabiskan karena sangat merugikan negara,” kata Nurdin Basirun dalan pidatonya saat membuka Rapat Koordinasi dan Supervisi serta penandatanganan komitmen bersama program pemberantasan korupsi terintegrasi pemerintah daerah se Provinsi Kepulauan Riau bersama KPK RI di aula kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (16/5).

Menurut Gubernur beberapa kegiatan yang rawan terjadi korupsi didalamnya adalah di perencaanaan dan pengelolaan APBD, Pengadaan Barang dan Jasa.

Dari KPK RI sendiri hadir wakil pimpinan KPK Basaria Panjaitan. Yang mana dalam kesempatan ini dia mengapresiasi kinerja tim Saber Pungli, karena selama sekitar tiga bulan berjalan sudah melakukan tangkap tangan (OTT) lebih dari 600 kasus.

“Ini adalah suatu bentuk komitmen. Kita tingkatkan terus sinergisitas untuk melakukan pencegahan dan penindakan atas segala bentuk korupsi,” kata Basaria.

Usai pertemuan, Basaria kembali ditanya wartawan terkait potensi terjadinya korupsi di tubuh pemerintahan. Menurut Basaria semua yang berkaitan dengan pengelolaan keuangam negara, tentu ada potensi. Namun dia menegaskan tidak mungkin untuk mencurigai semuanya.

“Kita percaya semua pemerintah komitmen untuk memberantas korupsi. Jadi tidak perlu kita curigai semuanya,” katanya.

Sementara itu Irjen Kemendagri Sri Wulaningsih pada kesempatan ini berterimakasih kepada KPK yang sejauh ini konsisten dengan komitmentnya dalam melakukan pencegahan korupsi di Indonesia.

Dia juga meminta agar kegiatan seperti ini tidak hanya sekedar seremonial saja. Tapi setiap pemerintah daerah agar bekerja dengan baik dan melakukan komitment yang sama dengan yang dilakukan KPK.

Sedangkan Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah yang pada kesempatan ini menjadi moderator dalam sesi diskusi panel mengatakan adanya beberapa permaslahan umum yang terjadi di kepri saat ini, namun secara perlahan permasalah tersebut bisa diatasi.

Salah satu solusi yang akan segera dikembangkan adalah menyangkut e-planning, proses pengimputan telah meliputi seluruh OPD, dan mengintegrasikan dengan SIMDA dan Perencanaan di tingkat Kabupaten/Kota.

Acara ini dihadiri oleh seluruh Bupati dan Wali Kota se Kepri, OPD dan FKPD. Pada akhir acara dilakukan penandatanganan komitmen bersama program pemberantasan korupsi terintegrasi pemerintah daerah se Provinsi Kepulauan Riau bersama KPK RI. (bni)