Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 13350

Wonderful Indonesia Unjuk Gigi di Berlin

0
ilustrasi
foto:goodnewsfromindonesia.id

Di negeri Jerman, ada sebuah taman yang disebut Taman Bali, yang terletak di Marzhan, Berlin Timur.

Disinilah Kementerian Pariwisata (Kemenpar) di bawah komando Arief Yahya mengirimkan misi kebudayaan dan kesenian untuk mendukung dan mempromosikan tanah air Indonesia  9-10 Mei 2017, lalu.

Deputi Pemasaran Mancanegara Kemenpar Profesor I Gde Pitana yang juga didampingi Asisten Deputi Pengembangan Pasar Eropa, Timur Tengah, Amerika dan Afrika Kemenpar Nia Niscaya mengatakan, Taman Bali ini terletak di sebuah distrik di Marzhan, Berlin Timur.

Kata Profesor Pitana, Taman Bali merupakan salah satu taman di “Berliner Gartenschau” atau Berlin Garden Show yang didesain oleh Mr. Gottfried Funecke, yaitu sebuah taman

wisata tempat untuk berrekreasi, yang menawarkan konsep menampilkan hampir semua kebudayaan yang ada di dunia ini, seperti Chinese Garden, Japanese Garde, Balinese Garden, Italianise Garden, Oriental / Midle-East (Arabic) Garden, dan lainnya.

“Jadi sangat unik, karena taman wisata dunia ini di resmikan tanggal 9 May 1987 dalam rangka perayaan ulang tahun kota Berlin yang ke 750 tahun. Kita tebarkan pesona kita di Taman ini,” ujar Pitana yang juga diamini Nia. Lebih lanjut Nia menambahkan, diharapkan melalui kegiatan ini eksistensi Indonesia di Taman Bali- Berlin dapat dipresentasikan secara tepat, serta mendapatkan apresiasi masyarakat luas di seluruh dunia dan Jerman khususnya.

“Indonesia sebagai destinasi pariwisata dengan branding Wonderful Indonesia juga semakin dikenal luas di peta kepariwisataan dunia, dan pada gilirannya akan meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (khususnya pasar Eropa) ke Indonesia. Ini Golnya yang kami kejar,” tambah Nia Niscaya.

Wanita yang besar di Malang itu mengatakan, salah satu eksistensi bangsa di mata dunia dapat diukur dari representasi kebudayaannya di tingkat internasional serta citranya yang dikenal luas secara internasional.

Nia memaparkan, sektor pariwisata Indonesia saat ini tengah berupaya untuk merealisasikan target 20 juta wisatawan mancanegara pada 2019. Target yang harus dicapai untuk menyetarakan Indonesia sebagai tujuan utama wisatawan mancanegara di antara negara-negara Asia Tenggara. Tahun 2016, sektor pariwisata telah mencapai pertumbuhan yang cukup fenomenal di mana jumlah wisatawan mancanegara di Indonesia mencapai 12 juta orang, atau meningkat 20% dalam satu tahun dari 10,4 juta pada tahun 2015.

“Untuk Jerman sendiri, diproyeksikan jumlah wisatawan yang akan mengunjungi Indonesia di tahun 2017 akan mencapai 306.000, atau meningkat 58.5% dibandingkan 193.000 di tahun 2015,” beber wanita kelahiran Bandung itu.

Lebih lanjut Nia menambahkan, bahwa diperlukan strategi bersama yang integratif dan melibatkan elemen masyarakat untuk dapat mencapai target 20 juta wisatawan di tahun 2019.

“Nah, tentunya berbagai upaya dilakukan pemerintah dan industri untuk memasarkan pariwisata Indonesia. Keikutsertaan pada pameran pariwisata, pagelaran budaya, festival maupun pemasangan iklan di media merupakan salah satu cara yang ditempuh guna mencapai target tersebut,” katanya.

Nia memberikan contoh, seperti misalnya keterlibatan Kemenpar dalam International Tűrismus Boerse (ITB) Berlin merupakan bursa pariwisata terbesar dunia, Frankfurt Book Fair di Frankfurt, Internationales Garten Austellung (IGA) 2017 di Berlin dan Festival Europalia pun juga pada akhirnya menargetkan untuk mengundang wisatawaan mancanegara ke Indonesia.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menambahkan, semua promosi harus sejalan dengan upaya peningkatan pencitraan pariwisata Indonesia melalui “branding” Wonderful Indonesia untuk pasar pariwisata mancanegara manapun. “Maka diperlukan penguatan promosi. Penguatan Promosi harus bisa meningkatkan awareness pasar internasional tentang potensi kepariwisataan Indonesia,” kata Menpar Arief Yahya. (*)

Besok, Kemenpar dan Kadin Adakan Batam Tourism Business Forum 2017

0
 Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

Besok, Kamar Dagang Industri (Kadin) Batam mengadakan diskusi bertajuk Batam Tourism Business Forum (BTB) 2017 yang akan dilaksanakan di Ballroom Hotel Harris Batam Centre.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti mengatakan, acara gawean Kamar Dagang Industri (Kadin) Batam ini digelar dalam rangka mempromosikan dan mengembangkan investasi pariwisata dalam menjaring wisatawan nusantara maupun mancanegara.

“Maka kami bersama pemerintah daerah Batam mendukung sepenuhnya acara Kadin Batam ini,” ujar Esthy.

Rencananya, pihak Kemenpar akan ikut membuka acara tersebut dan memberikan arahan terkait dengan pengembangan pemasaran pariwisata yakni kebijakan pengembangan dan pembangunan pariwisata Indonesia.

Esthy menambahkan, acara tersebut juga diusung oleh Kadin Batam dengan tema meningkatkan investasi sektor pariwisata dalam menjaring wisatawan nusantara dan mancanegara.

“Nah, forum pariwisata ini rencananya akan dihadiri oleh para pelaku usaha dan sektor pendukungnya baik dari Singapura, Malaysia, China, dan para pelaku usaha dari berbagai daerah,” ujar wanita berhijab itu.

Esthy menjelaskan, rencananya seluruh stakeholder pariwisata yang ada di Batam akan hadir di acara tersebut. Terutama para pelaku wisata pertemuan seperti Asita, PHRI, Asperapi, INCCA, HPI, PGI, dan ASPPI. Kata Edy, unsur pariwisata yang lainnya juga akan hadir diantaranya adalah para dinasi di Riau, pejabat terkait di Riau, Deputi Badan Pengusahaan Batam, Forum Komunikasi Pemerintahan Daerah dan seluruh stakeholder pariwisata yang ada di Riau dan Batam.

“Batam juga merupakan salah satu tempat yang vital bagi pariwisata Indonesia, karena daerah yang ada di Riau ini merupakan salah satu pintu masuk wisatawan ke Indonesia selain Bali dan Jakarta, potensi MICE-nya juga sangat siap dan semua infrastruktur juga tersedia,” papar Edy.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, investasi adalah ujung tombak baru dari upaya pemerintah untuk meningkatkan penanaman modal.

“Sektor pariwisata dan ini yang tidak kalah pentingnya yakni infrastruktur pendukung, yang bisa menjadi sektor prioritas untuk menarik investor asing dan domestik,” kata pria asli Banyuwangi tersebut.

Menurut Mantan Direktur Telkom itu, peluang usaha yang muncul dari infrastruktur pendukung harus dimanfaatkan oleh investor secara optimal.

“Prospek sektor ini sangat besar bila melihat data-data yang ada. Pertumbuhan investasi terus berkembang. Pariwisata Indonesia harus terus bangkit,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya menyampaikan bahwa sektor pariwisata adalah alat yang paling cepat, murah dan mudah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mendapatkan devisa, PDB serta menciptakan lapangan kerja. Menteri Pariwisata mengemukakan bahwa pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia pada tahun 2015 jauh di atas pertumbuhan pariwisata di ASEAN dan Dunia.

“Secara umum sektor pariwisata tumbuh 10,3%, di atas ASEAN yang tumbuh 5,1% dan dunia di level 4,4%, terima kasih kepada Kadin Batam, karena semangat Indonesia Incoporated inilah yang bisa terus membangkitkan pariwisata,” jelasnya.

Terkait dengan infrastruktur pendukung, infrastruktur dasar, yang juga dikenal dengan JALI yaitu Jalan, air, listrik dan internet, saat ini sudah menjadi basic need. Pemerintah bertugas menfasilitasi investasi JALI. (*)

Rajut Indonesia Incorporated pada Forum Tematik Bakohumas

0

Video diatas artikel ini diputar sebagai pembuka Forum Tematik Bakohumas dilaksanakan di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata, Rabu (10/5), lalu. Selama 3 menit 36 detik, seluruh audience yang terdiri dari Humas Kementerian dan Lembaga Negara dibuat terpukau. Semua dibuat terbengong-bengong saat menyaksikan keindahan alam dan budaya yang menarik, serta keramah tamahan penduduk Indonesia.

“Ini video istimewa. Video ini juara di International Tourism Film Festival 2017 di Bulgaria. Mengalahkan 91 video lain dari 18 negara,” tutur Menpar Arief Yahya, di Balairung Soesilo Soedarman, Rabu (10/5).

Lantas apa yang dibidik menteri asal Banyuwangi di Forum Tematik Bakohumas? Mengapa juga harus repot-repot memutar video berjudul “Wander Your Way to Wonderful Indonesia” dengan background vokal Louis Amstrong di depan Forum Bakohumas? Rupanya, sang menteri ingin menanamkan mental juara. Ingin mendorong seluruh lini untuk menjadi bangsa pemenang. Dan semua itu, sangat mungkin bisa dicapai dengan semangat Indonesia Incorporated. Semua lini kerja keroyokan membangun pariwisata.

Tanpa basa-basi, Arief Yahya mengupas habis dari hal yang paling fundamental, yakni portofolio bisnis. Di hadapan corong sumber informasi goverment ke publik itu, Arief Yahya memaparkan mengapa seluruh lini, termasuk Bakohumas harus ikut bergotong royong membangun pariwisata! “Pertama, trend pariwisata terus meningkat dalam 5 tahun terakhir, dan melejit dalam dua tahun terkhir ini. Datanya bisa dilihat,” jelas Arief.

Tahun 2015, kata Arief Yahya, Travel & Tourism secara langsung menyumbangkan USD 2,4Triliun pada PDB. Nilai itu dua kali lipat dibandingkan industry otomotif dan hampir 50% lebih besar dari industry kimia global.

“Kontribusi total pariwisata dunia terhadap PDB Dunia selalu meningkat setiap tahun. Tahun 2015 naik 4,3%, 2016 naik 4,7%, dan selama 10 tahun ke depan akan naik 4,5%,” ungkapnya.

Coba bandingkan dengan devisa dari Minyak dan Gas (oil and gas): Tahun 2013 sebesar USD 33M, tahun 2014 turun USD 30M, dan di 2015 tinggal USD 18,9M. Bandingkan juga dengan batubara (coal): Tahun 2013 masih USD 25M, tahun 2014 menjadi USD 21M, dan tahun 2015 tinggal USD 16M. Begitu pun CPO atau minyak kelapa sawit, tahun 2013 masih USD 16M, tahun 2014 sempat naik USD 17M, tahun 2015 turun jadi USD 15M.

“Kalau trend turunnya konstan, dan pariwisata naik konstan, sudah bisa ditebak, 2019 nanti angka PDB pariwisata sudah bisa ketemu dengan minyak bumi dan gas,” bebernya.

Alasan lain, Arief Yahya mengajak flash back di revolusi industri. Menyimak kembali pikiran-pikiran Alvin Toffler. Dia membagi revolusi ke dalam 3 fase gelombang. Yakni agriculture, manufacture, teknologi informasi, saat ini ada sudah masuk ke era cultural industry.

“Pariwisata ada di gelombang ke empat, yakni cultural industry atau creative industry,” ungkap Marketeers of The Year 2013 versi MarkPlus itu.

Yang tak kalah pentingnya, Presiden Jokowi sudah menetapkan pariwisata sebagai DNA bangsa ini. Hanya sektor inilah yang yang membuat Indonesia juara dunia. “Agriculture sulit mengejar reputasi menjadi juara dunia. Manufacture, juga sulit melawan dominasi China. Teknologi Informasi, kita juga tertinggal dari Amerika, Jepang, Korea. Hanya pariwisata yang bisa membuat kita juara dunia!” ujar Arief Yahya, Menpar RI.

Dan dia tak asal bicara. Sepanjang 2016, Wonderful Indonesia sudah menyambar 46 award kelas dunia dari 22 negara. Kemenangan itu menurut pandangan Mantan Dirut PT Telkom ini, adalah saat yang paling tepat untuk mengukur 3C. Calibration, Confidence, dan Credibility!

“Juara itu pasti akan semakin dekat dengan kriteria ideal yang dipatok sesuai standar dunia. Gambar ideal inilah yang dimaksud dengan calibration, standar global yang dijadikan bentuk ideal. Bukan terbaik menurut siapa, tapi terbaik menurut standar dunia,” kata pria lulusan ITB Bandung, Surrey University Inggris dan Program Doktoral Unpad Bandung itu.

Hasilnya? Country branding Wonderful Indonesia yang semula tidak masuk ranking branding di dunia, melesat lebih dari 100 peringkat menjadi ranking 47, mengalahkan Truly Asia Malaysia (ranking 96) dan Amazing Thailand (ranking 83). Indeks daya saing Indonesia juga naik dari 50 ke 42 dunia. Namun, itu dinilai belum cukup. Ada 14 pilar yang harus terus dibenahi untuk menaikkan peringkat dunia Wonderful Indonesia.

Ke-14 pilar yang kita harus bersaing di dunia itu antara lain, business environment, safety and security, health and hygiene, human resources and labour market, prioritization of travel and tourism, international openness, price competitiveness, ICT readiness, environmental sustainability, air transportation infrastructure, ground and port infrastructure, tourist service infrastructure.

Natural resources dan cultural resources and business travel. “Rata-rata domainnya ada di luar Kemenpar. Jadi kami perlu bantuan seluruh lini, termasuk Bakohumas untuk memperbaiki itu semua. Hanya dengan memperbaiki 14 pilar itulah Indonesia bisa bersaing,” ucapnya. (*)

Kemenpar Otak-Atik Market MICE di Bali

0

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengadakan Forum Group Discussion (FGD) Meeting, Incentive, Conference, Exhibition (MICE) yang digelar di Aston Denpasar Hotel & Convention, Bali, 11-13 Mei 2017.

FGD ini dikhususkan mencari terobosan terkini, untuk menggoyang pasar tersebut.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti yang didampingi Plt Asisten Deputi Strategi Pemasaran Nusantara, Hariyanto, mengatakan, MICE saat ini merupakan bisnis dengan high-quality dan high-yield. Kontribusinya sangat tinggi terhadap perekonomian karena dalam pelaksanaannya menggunakan fasilitas pariwisata.

“Selain berkonstribusi secara ekonomi, perkembangan Industri MICE memberikan peluang untuk berbagi pengetahuan (knowledge sharing), pengembangan jaringan (networking), dan pengembangan kapasitas (capacity building). Ini membuat MICE dapat dijadikan alat pendorong bagi pengembang intelektual dan meningkatkan kerjasama regional (UNWTO, 2012)” ujar Esthy yang diamini Plt saat Asisten Deputi Strategi Pemasaran Nusantara, Hariyanto, Rabu (10/5).

Dan Esthy tak asal bicara. Dari data statistik profil wisatawan nusantara yang dirilis Pusat Data dan Statistik Kementerian Pariwisata 2014, rata-rata pengeluaran perjalanan wisatawan nusantara yang mengadakan pertemuan, kongres, dan perjalanan bisnis mencapai Rp. 6.729.950 dari total pengeluaran wisnus sebesar Rp. 12.245.250. Market, size, spread, spending dan sustainabilitas-nya sangat besar.

“Karenanya banyak pihak yang sudah mulai melirik destinasi MICE di Indonesia. Punya alam yang indah, dan paket yang menarik dengan kombinasi aktivitas MICE dan tourism,” ujarnya.

Namun, dalam implementasi pemasaran pariwisata, wisata MICE masih perlu dikembangkan. Masih perlu dirancang penerapan strategi yang tepat sasaran. “Ini yang harus dikejar sehingga target pergerakan wisatawan nusantara sebanyak 275 juta perjalanan di tahun 2019,” ujarnya.

Nah, untuk mematangkan semuanya, seluruh stakeholder pariwisata yang berjumlah kurang lebih 50 orang di Bali ikut diundang ke acara tersebut. Unsur Pentahelixnya lengkap. Goverment-nya, diwakili Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, BPS kota Denpasar, BAPPEDA kota Denpasar, Polda Metro Jaya Provinsi Bali serta Badan Promosi Pariwisata Bali, semuanya ikut dilibatkan.

Unsur bisnisnya Industrinya diwakili KADIN kota Denpasar, Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Lion Group, Citilink, HPI, INCCA, ASITA, PHRI, ASPERAPI dan DPD Bali.

Akademisinya, diwakili Sekolah Tinggi Pariwisata Bali dan Universitas Udayana. Sementara komunitasnya ada SIPCO (Society of Indonesia Professional Convention Organizer, red). “Satunya lagi media nasional,” tambahnya.

Unsur Pentahelix ini ikut digandeng untuk menjaring masukan, ide, dan gagasan seputar pengembangan pariwisata MICE. “Harapannya, menghasilkan rekomendasi atau pedoman strategi pemasaran pariwisata nusantara yang komprehensif dan aplikatif,” ujarnya.

Menpar Arief Yahya juga sepakat dengan rencana even ini. “Bali memiliki jenis wisata yang paling lengkap. Kulturnya kuat, naturenya hebat, dan man made-nya juga kreatif, termasuk di dalamnya MICE, meetings, incentives, conferences and exhibitions,” kata Arief Yahya.

Khusus MICE itu, yang terbaik di Indonesia adalah Bali Nusa Dua. Yang punya convention hall yang mampu menampung lebih dari 5.000 orang, dan memiliki hotel dan resort terintegrasi dalam satu kawasan.

“Jadi kalau FGD MICE di Bali sudah sangat pas. Bali adalah tourism hub yang tidak mudah dikalahkan, dan sudah mendunia pamornya,” kata Arief Yahya. (*)

Brimob Amankan 24 Titik Perayaan Waisak di Batam

0

batampos.co.id – Brimob Polda Kepri melalukan pengamanan perayaan Waisak yang berlangsung pada Kamis (11/5). Dimana dari Detasmeb Gegana diturunkan sebanyak 31 orang, yang dipimpin langsung oleh Kaden Gegana Satbrimobda Kepri, AKBP Bambang Aji Asmoro.

“Ada 24 lokasi Perataan Waisak kita amankan,” kata AKBP Bambang Aji Asmoro, Kamis (11/5).

Bambang mengatakan pengamanan ini merupakan tindak lanjut dari atensi Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian. Sehingga untuk pengamanan Waisak ini tak hanya polisi kewilayahan saja, tapi juga melibat Detasemn Gegana.

“Kami bentuk unit kecil, tapi semuanya lengkap di dalamnya memiliki fungsi penjinakan bom , perlawanan terror, dan anti anarki” ujar Bambang.

Kerlibatan tim kecil Gegana ini, kata Bambang untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan potensi gangguan yang dapat merusak stabilitas Kamtibmas selama pelaksanaan ibadah Waisak.

“Kasat Brimob Kombes Pol Tory Kristanto berpesan ke kami, agar menjalankan tugas sebaik-baiknya. Dan tentu sesuai dengan standar dan fungsi yang ada,” tutur Bambang.

Tim kecil ini kata Bambang lebih bersifat mobile. Dimana tidak menetapkan disatu tempat untuk melakukan pengamanan dan penyisiran.

“Satu tempat dinyatakan clear, baru kami pindah ke tempat lainnya,” ujarnya. (ska)

AL Ditangkap Polisi Berdasar Foto yang…

0
Novel Baswedan di atas kursi roda

batampos.co.id – Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menerangkan, AL ditangkap dari foto yang diserahkan enyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. langsung ke penyidik. Penyidik kata dia telah berangkat ke Singapura untuk memeriksa Novel. “Pelaku ditangkap di Jakarta,” kata dia di Polda Metro Jaya, Rabu (10/5) malam.

Penyidik, lanjut dia, akan mendalami dari mana Novel mendapatkan foto itu. “Dia berikan foto itu (ke penyidik), kami akan lakukan pendalaman. Tapi kami tetap kedepankan asas praduga tak bersalah,” paparnya.

Sementara untuk AL sendiri kata Setyo masih diperiksa secara intensif di Direktorat Reserse Kriminal Umum. “Masih diperiksa di Krimum,” kata dia.

Lanjut dia menerangkan, AL adalah seorang pria yang ditangkap di Jakarta. Namun dia enggan memerinci di mana tepatnya ditangkap dan kapan waktunya. “Biar Pak Argo (Kabid Humas Polda Metro Jaya) saja yang jelaskan ya,” terangnya.

Diketahui, Novel disiram air keras pada 11 April lalu di dekat kediamannya. Atas kejadian itu, Novel kini harus menjalani pengobatan di Singapura. (elf/JPG)

Terduga Peneror Novel Baswedan Ditangkap Polisi

0
Novel Baswedan di atas kursi roda

batampos.co.id – Selasa (9/5) malam, Polri berhasil menangkap seseorang yang diduga kuat menjadi pelaku penyiraman ke muka Novel Baswedan.

Itu artinya sebulan polisi melakukan perburuan pelaku.

Dia adalah seorang pria dengan inisial AL.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo wasisto membenarkan adanya penangkapan itu.

’’Tentang berita pemangkapan kasus penyiraman Novel, berapa hari lalu tim Polda Metro dan Bareskrim ke Singapura. Tujuannya menemui Novel dari sana didapat keterangan orang yang dicurigai. Kemudian tim Polda Metro reskrim melakukan penyelidikan dan akhirnya ada upaya paksa penangkapan seorang berinisial AL,” kata Kadiv Humas Mabes Polri Setyo Wasisto, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/5) malam.

Kini kata Setyo, pihaknya masih dalam penyelidikan pengembangan alibi-alibi dia.

Sebelumnya, Kapolri Jendral Tito Karnavian menyampaikan kepada salah satu media soal penangkapan pelaku tersebut.

Seperti diketahui, Novel Baswedan diserang usai melaksanakan salat subuh di rumahnya, di Jakarta Timur. Mukanya disiram air keras oleh dua orang yang mendekatinya menggunakan sepeta motor. Air keras itu menyebabkan matanya terluka parah. Saat ini, dia dirawat di salah satu rumah sakit Singapura. (elf/JPG)

Tak Ingin Mahasiswa Curang saat Ujian Dosen Paksa Mahasiwi Lepas Bra Mereka

0

Tidak ingin peserta curang, panitia ujian masuk dan kelayakan nasional (NEET) di TISK Higher Secondary School di Kerala, India, menerapkan peraturan yang ketat. Terlalu ketat jika boleh dibilang.

Semua benda di badan peserta yang memicu alarm alat pendeteksi metal harus dilepas. Termasuk bra berkait besi dan kancing celana.

Tentu saja para peserta mengalami stres dobel-dobel dalam menghadapi ujian yang berlangsung Minggu (7/5). Salah seorang peserta perempuan bahkan mengaku sempat menangis ketika diminta oleh panitia ujian agar melepas bra yang dikenakannya. Itu terjadi gara-gara alat pendeteksi logam berbunyi ketika dia melintas. ’

’Tidak ada toilet di dekat situ. Jadi, saya melepasnya sendiri di lokasi dan menyerahkan bra tersebut ke ibu saya yang menunggu di luar. Itu pengalaman yang memalukan,’’ ujar siswi yang tidak disebutkan namanya itu. Begitu malunya, dia mengaku tidak bisa berkonsentrasi penuh saat mengerjakan soal-soal ujian.

Tindakan itu langsung menuai protes. Kemarin empat dosen yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut diskors.

’’Manajemen sekolah telah membentuk tim yang terdiri atas dua orang untuk menyelidiki kasus ini secara menyeluruh,’’ ujar pihak TISK Higher Secondary School.

Awalnya pihak sekolah mengklaim para dosen dan panitia hanya menjalankan aturan yang ditetapkan sebelumya. Namun, begitu banyak protes bermunculan, mereka akhirnya membentuk tim tersebut.

NEET adalah ujian khusus untuk sekolah kedokteran, baik yang negeri maupun swasta. Nah, untuk mengikuti tes NEET di perguruan tinggi tersebut, ada serangkaian aturan yang harus dipatuhi siswa. Di antaranya, tidak boleh mengenakan pakaian lengan panjang, baju gelap, bros, lencana, kaus kaki, dan sepatu tertutup. Aturan tersebut dibuat untuk menghindari kecurangan massal yang kerap terjadi dalam berbagai ujian di India.

Siswi yang lain juga mengalami masalah yang sama dengan adanya mesin pendeteksi metal itu. Kancing celana jinsnya dituding sebagai biang berbunyinya alat tersebut. Ayahnya sampai harus pergi ke toko baju terdekat untuk membelikan putrinya rok baru supaya bisa masuk ke ruang tes. Dia akhirnya bisa mendapat baju setelah menemukan toko yang berjarak 3 kilometer dari lokasi. Karena ujian berlangsung pagi, banyak toko yang belum buka. Jumlah siswi yang lengan bajunya dipotong jauh lebih banyak.

’’Jika benar terjadi, itu merupakan pelanggaran berat HAM. Larangan seperti itu akan berimbas ke mental anak-anak yang ikut ujian. Hal seperti itu seharusnya tidak perlu terjadi,’’ ujar Menteri Besar (setara gubernur, Red) Kerala Pinarayi Vijayan. (AFP/India/Business Standard/sha/c4/any)

Anggota Dewan Terjaring Razia Seligi 2017

0
Petugas mengamankan puluhan kendaraan roda dua saat Operasi Patuh Seligi dilapangan Pamedan Tanjungpinang, Rabu (10/5). F. Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Muhammad Arif, salah seorang anggota DPRD Kota Tanjungpinang, bersama puluhan pengendara kendaraan bermotor lainnya turut terjaring razia kendaraan bermotor, yang dilaksanakan jajaran Satlantas Polres Tanjungpinang, dalam Operasi Patuh Seligi 2017, di di Simpang Lapangan Pamedan Ahmad Yani Tanjungpinang, Rabu (10/5) siang.

Anggota DPRD Tanjungpinang tersebut pun dikenai sanksi tilang karena surat motor matic yang dibawanya sudah mati.
“Surat saya lengkap. Iya saya salah karena surat kendaraan saya mati.  Padahal rencananya besok mau saya urus pajak kendaraan tersebut,” ujar Arif saat ditemui di lokasi razia.
Dikatakan Arif, dirinya pun langsung diberikan sanksi tilang oleh Polantas yang melaksanakan razia.
“STNK saya yang ditahan polisi. Karena surat motor saya lengkap, tapi mati,” kata Arif.
Sementara itu Kasat Lantas Polres Tanjungpinang, AKP Krisna Ramdhani melalui Kaur Bin Ops (KBO) Iptu Ahmad Syahputra, tidak mengetahui jika salah seorang pengendara yang dikenai sanksi tilang saat razia di simpang Pamedan tersebut merupakan anggota DPRD Tanjungpinang.
“Waduh yang mana satu ya yang anggota Dewan. Tadi yang saya tahu ada salah seorang pengendara ditilang karena STNK motornya mati. Itu anggota Dewan ya,” ujar Ahmad.
Sementara itu,  AKP Krisna Ramadhani, mengatakan sejak mulai dilaksanakan operasi Patuh Seligi 2017 di Kota Tanjungpinang. Pihaknya sudah menjaring puluhan kendaraan bermotor yang terdiri dari roda empat, roda dua, SIM dan STNK.
“Hari pertama operasi patuh yang kami laksanakan di Jalan Merdeka,  terjaring sebanyak 25 motor, satu mobil, termasuk empat buah SIM dan enam STNK yang kami sita,” ujar Krisna.
Sedangkan hasil razia di Simpang Pamedan sambung Krisna, pihaknya berhasil menjaring 20 unit motor, satu mobil, satu SIM, dan lima STNK.
“Untuk pengendara yang ditilang, motor atau surat yang kami tahan bisa diambil setelah mengikuti proses persidangan di Pengadilan Negeri Tanjungpinang,” pungkasnya.(ias)

Bintan Calon Penerima Anugerah Layak Anak

0
batampos.co.id– Sebanyak 5 orang tim verifikasi kabupaten layak anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Republik Indonesia melakukan verifikasi dan penilaian di Kabupaten Bintan. Dengan meninjau langsung kondisi wilayah, serta melihat program dari Pemkab Bintan yang difokuskan pada perlindungan anak.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Bintan, Drh Kartini menjelaskan Kabupaten Bintan menjadi calon kabupaten/kota penerima anugerah kabupaten layak anak di Indonesia.
Hal ini berdasarkan hasil penilaian secara online yang mencapai grade 800 poin.
“Tim dari KPPPA pusat melakukan penilaian atau verifikasi dengan melihat langsung kondisi di daerah Kabupaten Bintan sebelum ditetapkan sebagai Kabupaten Layak Anak,” jelasnya di Bintan Expo Center, Rabu (10/5).
Pemkab Bintan sendiri, lanjutnya sudah mempersiapkan sarana dan prasarana guna mendukung program ini. Diantaranya beberapa program-program yang memfokuskan pada perlindungan, serta peningkatan kualitas tumbuh kembang anak.
Koordinator tim verifikasi kabupaten layak anak dari KPPPA, Ahmad Marzuki mengatakan pemerintah daerah mempunyai kewajiban untuk menyiapkan ruang atau infrastruktur bagi kenyamanan anak, karena itu
masing-masing Satuan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mempunyai tanggung jawab yang sama.
“Tim akan melakukan verifikasi dan klarifikasi di lapangan untuk melihat langsung kebijakan pemerintah daerah dalam mendukung program kabupaten layak anak. Kami juga sangat tertarik atas program akta lahir gratis yang tentunya sangat bermanfaat bagi keberlangsungan anak,” jelasnya.
Dirinya juga menambahkan ada beberapa kriteria penilaian yang dilakukan untuk menentukan kabupaten/kota layak anak tersebut diantaranya, mengukur pencapaian teregistrasi akta lahir anak, kegiatan Aktifitas forum anak di daerah, masalah pengasuhan anak dalam upaya penanggulangan inikah dini, program Kesehatan anak di mulai dari lahir hingga layanan kesehatan terhadap anak, kepastian keberlangsungan Pendidikan anak,
serta sekolah yang ramah akan anak.
“Enam kriteria yang kami akan nilai. Apakah memenuhi atau tidak. Dan itu yang menjadi penentunya,” terangnya.
Sementara itu Bupati Bintan Apri Sujadi, menyambut baik atas kedatangan tim verifikasi dari KPPPA pusat.
Apri menegaskan sejak awal kepemimpinannya dirinya sudah berkomitment untuk mendukung dalam membentuk kabupaten yang layak anak.
“Sejumlah program kami canangkan sejak awal untuk bisa mendukung program layak anak ini,” jelasnya.
Politisi partai Demokrat ini menambahkan ada beberapa program yang sudah dicanangkan atas bentuk kepedulian terhadap anak, seperti program akte lahir gratis, program masuk sekolah gratis, pembangunan rumah tahfiz bagi anak, serta memberikan kenaikan insentif bagi pengajar, agar benar-benar memfokuskan pada pembinaan anak usia dini.
“Kami juga terus menggesa program lainnya untuk mendukung bentuk kepedulian terhadap tumbuh kembang anak diantaranya pelayanan Kesehatan Gratis, pendidikan gratis dan beasiswa Bagi pelajar berprestasi, serta masih banyak lagi,” imbuhnya. (cr20)