Rabu, 1 April 2026
Beranda blog Halaman 13386

Bisnis Lendir sebagai Komoditi Wisata

0
ilustrasi

Ternyata ada negara yang dikenal dengan wisata prostitusi yang nyaris menjadi tempat perdagangan manusia.

Dilansir Boldsky, Selasa (25/4), ada sejumlah daftar negara yang terkenal dengan perdagangan pekerja seks komersialnya (PSK) yang cantik dan seksi.

Kini bisnis lendir ini sudah mendunia dan membuat wisatawan tertarik mengunjungi negara-negara tersebut.

Berikut negara yang terkenal dengan wisata seks tersebut.

Republik Dominika
Orang-orang yang mengunjungi negara tersebut cenderung melihat banyak rumah bordil yang dilegalkan, panti pijat dan pusat pelacuran di beberapa tempat terkenal, seperti di provinsi Puerto Plata dan Santo Domingo. Negara ini menduduki peringkat keempat tertinggi di dunia antar-negara yang mengekspor sejumlah besar pekerja seks.

Kamboja
Negara ini merupakan tujuan yang sempurna bagi wisatawan seks pria dari Asia dan negara barat. Meski prostitusi dilarang oleh undang-undang, hal itu terlihat di banyaknya hotspot turis.

Belanda
Pelacuran di negara ini dikatakan legal dan diatur. Mengoperasikan rumah bordil juga legal di negara ini. Amsterdam memiliki tradisi lama prostitusi yang kuat.

Kenya
Negara ini merupakan tuan rumah bagi perdagangan seks anak-anak yang tersembunyi. Anak-anak yang berusia 12 tahun dipikat ke dalam pelacuran dan pornografi oleh wisatawan yang bersedia membayar jumlah besar di lokasi rahasia.

Filipina
Menurut laporan, pelacuran adalah industri besar di negara ini dengan sekitar 800.000 pria, wanita dan bahkan anak-anak yang bekerja dalam perdagangan manusia.

Kolumbia
Menemukan prostitusi berbayar mudah dilakukan di sini, karena PSK beredar di alun-alun utama di Cartagena, Kolombia, dan jalan-jalan berpatroli polisi lainnya. Ini adalah bisnis yang sangat berjejaring yang berkembang dari hari ke hari.

Spanyol
Menurut laporan, 39 persen dari semua pria Spanyol telah menggunakan layanan PSK setidaknya satu kali. Untuk memenuhi tuntutan tersebut, ada sekitar 300.000 PSK yang diperkirakan akan bekerja di Spanyol saja.

Brazil
Tidak ada undang-undang yang melarang orang dewasa menjadi PSK di negara ini, karena ini legal. Banyak turis seks berkerumun di negara ini untuk bersenang-senang.

Thailand
Seks adalah komoditas di Thailand dan wisata lendir merupakan bisnis besar di sini. Prostitusi beroperasi secara sembunyi-sembunyi. (cr1/JPG)

Ada Perusahaan Besar di Batam segera Berproduksi

0
ilustrasi

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan ada beberapa perusahaan asing skala besar yang akan segera beroperasi. Selain mengakhiri kelesuan ekonomi di Batam, beroperasinya perusahaan asing tersebut juga menjadi kabar baik karena bakal menyerap ratusan pekerja lokal.

“Contohnya Yokohama Rubber Fender di Kawasan Industri Kabil. Sebenarnya mereka sudah dua tahun di sini, tapi belum produksi,” kata Direktur Lalu Lintas Barang BP Batam, Tri Novianta Putra, Senin (24/4).

Novi mengakui, persiapan Yokohama Rubber Fender memang cukup lama. Sebab perusahaan tersebut merupakan industri berteknologi tinggi (high-tech) sehingga memerlukan persiapan yang matang sebelum memulai aktivitas produksi.

“Kalau perhitungannya tak tepat, maka produksi tak bisa dimulai,” jelasnya.

Apalagi, produk yang akan dibuat di perusahaan itu juga merupakan produk yang membutuhkan kejelian dalam proses pembuatannya. Yakni floating rubber untuk pipa lepas pantai.

“Jika sudah produksi maka harganya bisa setara satu mobil Alphard,” jelas Novi.

Selain Yokohama Rubber Finder, Novi menyebut ada beberapa perusahaan asing yang sedang ancang-ancang untuk buka di Batam. Dia berharap, tren ini menandai kebangkitan ekonomi dalam negeri, khususnya di Batam.

“Ya pastinya akan mengerek ekonomi nantinya dan memancing investor lain untuk ke Batam,” tambahnya.

Novi mengungkapkan, pihaknya terus mendorong masuknya investasi ke Batam, khususnya dari pihak asing. Sebab selama ini industri di Batam memang sedang lesu. Bahkan, dalam kurun waktu empat bulan tahun ini saja, terdapat tiga perusahaan asing yang menutup usahanya di Batam.

Ketiga, adalah PT Nidec Component Technology Indonesia yang bergerak di bidang industri elektronika. Kemudian PT Sivantos Hearing Solutions yang memproduksi alat bantu pendengaran dan PT Pacific Coating Batam yang bergerak di bidang jasa industri khusus.

Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Purnomo Andiantono mengatakan total nilai investasi dari ketiga perusahaan tersebut mencapai sekitar 4 juta dolar Amerika. Rinciannya, Nidec dengan nilai investasi 2,5 juta dolar Amerika, Sivantos dengan nilai investasi 610 ribu dolar Amerika, dan PT Pacific dengan investasi capai 900 ribu dolar Amerika.

“Kalau jumlah pekerjanya yang menganggur adalah 1.364 karyawan lokal dan 38 karyawan asing. Sepi order jadi alasan mereka tutup,” terang Andi.  (leo)

Selama Ramadan, Disperindag Siapkan 30 Ribu Paket Sembako

0

batampos.co.id – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Zarefriadi mengatakan menghadapi Ramadan, pihaknya telah mempersiapkan 30 ribu paket bahan pokok.

“Semua sudah kami siapkan, sama degan tahun lalu,” kata Zaref, Senin (24/4/2017).

Dia menjelaskan 30 ribu sembako berisi minyak makan, gula, dan beras lima kilogram yang nantinya akan dibagikan di seluruh kecamatan.

“Kita kerjasama dengan pihak kecamatan juga, mereka yang menghitung warga yang akan mendapatkan sembako murah ini,” katanya.

Selain mengenai bahan pokok murah, pihaknya juga akan menyisir pasar- pasar untuk mengecek harga kebutuhan pokok.

“Ini untuk menghindari permainan distributor yang sering menaikkan harga pada momen hari besar seperti puasa dan Lebaran ini,” terang mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam ini.

Dia menyebutkan ada sedikitnya ada 39 distributor dan 40 pasar yang saat ini terdaftar di Disperindag, dan akan menjadi target operasi harga dan kebutuhan pokok masyarakat Batam.

“Ini salah satu upaya untuk mengawasi harga,” sebut dia.

Pengawasan ini juga berlaku di retail moderen, terutama tiga harga kebutuhan seperti minyak curah Rp 11 ribu, gula Rp 12.500, dan daging beku Rp 80 ribu.

“Yang penting kita mensyosialisasikan, bukan memberikan sanksi. Penyampaian secara persuasif, sehingga masyarakat mengerti, dan merubah mindset untuk tidak melulu bicara sanksi,” tutup Zaref.(cr17)

Awasi Pungli saat PPDB, Polisi Bentuk Tim Saber Pungli

0

batampos.co.id – Polresta Barelang berencana membentuk Tim Saber Pungli khusus untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Batam tahun ini. PAsalnya hampir tiap tahun ajaran baru, banyak sekolah yang melakukan pungli selama PPDB.

AKBP Hengki

Kapolresta Barelang, AKBP Hengki mengatakan, segala pungutan sekolah yang tak sesuai, ditetapkan sebagai pungli. Sekolah, tidak bisa menentukan pungutan-pungutan, tanpa seizin dari Dinas terkait, maupun aturan yang ditetapkan. “Harus transparan,” tegas Hengki, Sabtu (22/4/2017) lalu.

Untuk tim yang akan dibuat, Hengki mengaku akan melibatkan semua pihak. Mulai dari kepolisian, maupun dari dinas pendidikan. “Meski tak menjabat Ketua Saber Pungli, saya tetap sebagai pembina dan pelindung. Jadi, semua bisa kita koordinasikan,” paparnya.

Kepada masyarakat, ia meminta lebih melek hukum, karena pungli bisa menyangkut siapa saja. Baik penerima dan pemberi, semua bakal dihukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Jangan dipaksakan. Kalau tak bisa masuk sekolah, ya cari yang lain. Jangan bayar. Semua harus sesuai standar,” katanya.

Ia juga mengingatkan, tim Saber Pungli menangkap petugas ASDP yang terlibat suap. Hal ini merupakan gambaran yang terjadi, jika masyarakat terutama pelaku pungli, ketahuan.  “Semua akan kita amankan, termasuk yang memberi. PPDB harus berjalan lancar,” jelasnya.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Aman, mengaku akan mensupport penuh usulan Kapolres yang akan membuat tim untuk menangani masalah ini. Aman tak ingin, masalah seperti ini menjadi tradisi yang terjadi setiap tahun. “Kita butuh dukungan semua pihak. Dan jika Komisi IV dilibatkan, kita akan bekerjasama semaksimal mungkin,” katanya.

Ia menjelaskan, PPDB yang terjadi memang sering menimbulkan masalah. Pungli yang terjadi di sekolah, bukan lagi menjadi rahasia sepihak. Masyarakat umum, kebanyakan sudah tahu akan hal ini. “Hal ini mengakibatkan wajah pendidikan kita yang terdegradasi,” jelasnya.

Dengan persiapan yang matang, Aman yakin PPDB tahun ini bisa berjalan lancar. “Apalagi kita masih punya waktu sampai Juni. Masih ada waktu mempersiapkan semuanya,” jelasnya. (rng)

Buron Sejak 2013, Jaksa Klaim Masih Cari Mindo Tampubolon

0

batampos.co.id – Mantan perwira Polda Kepri AKBP Mindo Tampubolon yang didakwa bersalah telah ikut menjadi dalang pembunuhan istrinya sendiri Putri Mega Umboh pada tahun 2011 silam tak juga ditemukan sejak divonis penjara seumur hidup oleh Mahkamah Agung pada tahun 2013 lalu.

Upaya pencarian Mindo belum membuahkan hasil hingga saat ini. Kepala Seksi intelijen Kejari Batam, Sukriyadi mengklaim pihaknya masih mencari mantan Kasat Pamobvit Poltabes Barelang tersebut. “Mindo masih dicari,” ujarnya, Senin (24/4/2017).

Ia menegaskan, upaya eksekusi terhadap Mindo tak pernah berhenti. “Sekecil apapun informasi terkait Mindo, tetap didalami,” katanya.

Sukriyadi mengaku, pergerakan tim eksekusi tak dapat dipublikasikan secara gamblang, dengan dalih Mindo adalah orang yang cukup berpengaruh. “Ini tugas intern kami. Yang jelas koordinasi dengan kepolisian tidak terlepas,” pungkasnya.

Mindo dinyatakan bersalah sesuai putusan Mahkamah Agung atas kasasi yang diajukan JPU Kejari Batam dengan vonis seumur hidup pada 12 September 2013.

Ia terbukti menyuruh mantan pembantunya di rumah yakni Rosma untuk mengajak Ujang (kekasih Rosma,red) untuk menghabisi nyawa Putri Mega umboh di kediaman mereka pada tahun 2011 silam. Motif Ujang menerima tawaran Mindo tersebut karena dijanjikan uang Rp 20 juta untuk pengobatan ibunya di kampung halaman.

Sementara motif Mindo nekat menghabisi nyawa istrinya karena sakit hati. (nji)

Konversi Mitan ke Elpiji 3 Kg, Bupati akan Surati BPH Migas

0

batampos.co.id – Bupati Karimun akan segera mengirimkan surat ke badan pengatur hilir minyak dan gas (BPH Migas) terkait rencana konversi minyak tanah (mitan) ke gas elpiji 3 kg di Kabupaten Karimun. Salah satu hal terpenting jika konversi mitan ke gas elpiji 3 kg sudah dilakukan, tentunya harus ada stasiun pengisian dan pengangkutan bulk elpiji (SPPBE) di daerah.

”Ketika kami melakukan pertemuan dengan Pertamina Pusat di Jakarta bulan lalu, intinya mendukung konversi mitan ke gas elpiji 3 kg. Bahkan, meski belum ada SPPBE di Karimun, konversi ini harus tetap bisa berjalan. Kebetulan dari Karimun sendiri ada dua perusahaan yang sudah mengajukan permohonan ke BPH Migas untuk menjadi vendor SPPBE di Karimun, namun sampai saat ini belum ada informasi lebih lanjut,” ujar Kepala Kagian Ekonomi Kabupaten Karimun, Dedy Sahori, Senin (24/4).

Untuk mendorong percepatan tersebut, katanya, pekan lalu sudah mencoba untuk menghubungi Pertamina di Kepri. Namun, disebabkan ada jadwal yang padat dan pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan, maka komunikasi tersebut belum bisa membicarakan secara detil. Selain itu, Bupati Karimun memang akan mengirimkan surat ke BPH Migas. Karena, lembaga tersebut yang melakukan seleksi terhadap dua perusahaan yang sudah mendapatkan rekomendasi dari Bupati Karimun untuk menjadi vendor.

”Dua perusahaan yang mendapatkan rekomendasi dari Bupati Karimun untuk menjadi vendor dan mendirikan SPPBE adalah PT Hasbart Citra Perkasa dan PT Palulaga Karimun Sukses. keinginan dari Bupati Karimun kepada BPH Migas tidak lain agar dapat segera membantu melakukan percepatan proses seleksi. Sehingga, perusahaan yang sudah ditunjuk oleh BPH Migas tersebut bisa langsung bekerja untuk membagun lokasi SPPBE,” paparnya.

Dikatakan Dedy, Pemerintah Kabupaten Karimun tidak membatasi perusahaan lain yang ingin menanamkan modalnya dibidang energi ini. Artinya, pemerintah terbuka jika memang ada perusahaan lain yang ingin menjadi vendor untuk usaha dibidang ini. Khususnya, untuk menjadi distributor gas elpiji 3 kg. Dan, perlu diketahui bahwa sasaran dari gas elpiji 3 kg bersubsidi ini diperuntukkan bagi keluarga yang masih menggunakan mitan untuk memasak. (san)

Libur Panjang, Hang Nadim Sibuk

0

Foto diatas ialah kepadatan yang terjadi pada Senin (24/4/2017) di konter check in bandara hang nadim Batam.

Mereka hendak meninggalkan Batam selepas berlibur. Rata-rata tujuan mereka ialah Jakarta.

General Manager Operasional Hang Nadim Batam, Suwarso mengatakan wisawatan nusantara ini sudah memasuki Batam dari beberapa waktu lalu. Hal itu terlihat dari data penumpang yang memadati Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

“Penumpang yang masuk Batam dari Jumat dan Sabtu itu pada kisaran 7.500 orang,” ujarnya.

teks: juanda, foto: cecep mulyana / batampos

Kisah Kaburnya Kapal Chuang Ho 68 yang Beroperasi di Perairan Anambas

0

batampos.co.id – Jajaran Pos Angkatan Laut (Posal) Jemaja, Anambas, berhasil menangkap kapal berbendera Cina di kawasan tersebut, Kamis (20/4). Namun jelang tengah malam, kapal yang diduga telah mencuri ‘harta karun’ berupa benda muatan kapal tenggelam (BMKT) di wilayah perairan Anambas tersebut kabur.

Hal ini disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, saat menggelar konferensi pers di rumah dinasnya di Jakarta, Jumat (21/4). Kata Susi, kapal tersebut merupakan kapal jenis grab hopper dredger atau kapal keruk.

“Beratnya sekitar 8 ribu GT (gross tonage),” kata Susi.

Namun Susi memastikan, 20 anak buah kapal (ABK) dari kapal tersebut sudah diamankan. Mereka terdiri dari 16 warga Cina, tiga warga India, dan satu warga Malaysia.

Susi menjelaskan kronologi penangkapan kapal tersebut. Pada Kamis (20/4) pagi, anggota Posal Jemaja, Anambas, menerima laporan adanya aktivitas kapal mencurigakan 45 mil dari Pos AL Jemaja.

Sebanyak empat anggota Posal Jemaja kemudian melakukan pengawasan dan akhirnya masuk ke kapal tersebut.

Sekitar pukul 18.30 WIB, sebanyak 20 kru kapal ditangkap. selanjutnya, tiga anggota Posal Jemaja membawa ke-20 ABK ke darat untuk dimintai keterangan. Sementara satu personel Posal Jemaja berjaga-jaga di sekitar lokasi sambil menunggu bantuan kapal perang untuk menarik kapal keruk tersebut.

Namun, saat kapal bantuan tiba pukul 23.30 WIB, kapal keruk tersebut sudah kabur. Dugaan sementara, nakhoda kapal bersembunyi saat personel TNI AL melakukan inspeksi dan melakukan penangkapan para kru kapal. Sehingga, saat matahari terbenam, kapal tersebut melarikan diri karena jarak ke perairan internasional hanya sekitar 5 menit saja.

’’Saat melakukan penangkapan, ABK di sana mengaku bahwa kapten sedang ada di darat. Jadi, kami merasa bahwa sudah aman sehingga kapal dibiarkan dijangkar sambil diawasi,’’ imbuh Wakil Kepala Staff AL (Wakasal), Laksda TNI Achmad Taufiq.

Dia mengakui, jumlah personel yang melakukan penangkapan terlalu sedikit. Sehingga penangkapan kapal keruk tersebut tidak berjalan dengan maksimal.

Taufiq menjelaskan, satu personel Posal Jemaja yang bertugas menjaga kapal di tengah laut hanya mengawasi dari kejauhan dengan menggunakan kapal nelayan. Sebab jika ditinggal di atas kapal keruk, justru akan lebih berbahaya.

Terkait penanggulangan, Direktur Jenderal Pengawasn Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Eko Djalmo, mengatakan pihaknya segera mengirimkan notice ke Interpol untuk membantu pengejaran terhadap kapal berbendera Cina itu. Pasalnya, laporan sementara dari pihak Posal Jemaja, ada sekitar seribu ton benda metal yang sudah berada di atas kapal.

’’Saat ini, 20 ABK sudah kami tahan yakni 5 di Tarempa dan 15 di Jemaja. Dan kami juga akan segera mengirimkan red notice agar Interpol bisa turun tangan,’’ tegasnya.

Memang, pihaknya belum mengidentifikasi apa sebenarnya yang diangkat oleh kapal tersebut. Namun, dia mencatat ada dua titik BMKT yang dekat dengan lokasi penangkapan kapal. Pertama, ada lokasi kapal Seven Skies, bangkai kapal kelas supertanker sepanjang 262 meter. Kapal asal Swedia yang tenggelam 1969 itu juga dikabarkan sempat dijarah pada 2015 lalu.

Yang kedua adalah titik BMKT Kapal Igara asal Jepang. Kapal yang tenggelam pada 1873 itu memuat 127 ribu ton bijih besi asal Brasil. Saat tenggelam, nilai kapal beserta muatan tersebut mencapai 25 juta dolar AS atau sekitar Rp 325 miliar.

Bahkan, pada 2005, perusahaan pengangkutan bangkai kapal International Cargo Recoveries Limited (ICRL) sempat mengambil 60 ribu ton bijih besi dan memperoleh pendapatan 2,5 juta dolar AS. Sehingga, saat ini masih ada lebih 60 ribu ton bijih besi yang tersisa di sana.

Sementara Panglima Armada RI kawasan Barat (Pangarmabar), Laksamana Muda (Laksda) TNI Aan Kurnia, memberikan keterangan yang berbeda. Menurut dia, kapal berbendera Cina itu ditangkap oleh Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV Tanjungpinang.

Nama kapal tersebut Chuang Ho 68. Kapal tersebut diduga melakukan kegiatan ilegal eksploitasi bawah laut di perairan Anambas. Saat diamankan, kapal tersebut memuat besi dan tembaga campuran dari bawah laut seberat 1.000 ton.

Laksda Aan, mengatakan kapal tersebut ditangkap karena melakukan beberapa pelanggaran. Di antaranya, tidak dilengkapi dokumen resmi dari pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan mengenai izin kerja bawah air.

”Selain itu, tidak mengibarkan bendera Indonesia saat bekerja di wilayah perairan Indonesia serta kru kapal tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah,” ujar Aan, saat dikonfirmasi di Mako Lantamal IV Tanjungpinang, Jumat (21/4).

Dia membenarkan ada 20 kru kapal yang saat ini masih ditahan di Anambas. “Semua kru nya warga negara asing. Operasional kapal tersebut pun langsung dihentikan,” kata Aan. (bil/ias)

Dirgahayu TNI AU

0

Tiga jet tempur TNI AU Sukhoi melintas diatas Pangkalan TNI AU Lanud Hasanuddin Kab Maros dalam rangka HUT ke 71 TNI AU, Senin 24 April. TNI AU sendiri lahir pada tanggal 9 April

foto: TAWAKKAL/FAJAR/JPG

Hidup Sehat dapat Meringankan Subsidi Pengobatan

0
Sensissiana. F. Tri Haryono/batampos

batampos.co.id – Asisten I Pemkab Karimun Sensissiana mengatakan, pola makan yang teratur akan terhindar dari berbagai penyakit. Selain itu dapat berdampak langsung terhadap kebugaran tubuh, yang di barengi dengan olahraga setiap hari. Karena, di dalam tubuh kita sudah lengkap sistem pengaturan asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh.

”Intinya, bagaimana kita mengatur pola makan. Dan paling penting ketika harga sembako naik, kita tidak perlu risau karena sudah terbiasa mengatur pola makan,” jelasnya, kemarin (24/4).

Masih kata Sensis lagi, prilaku sehat itu sangat penting baik bagi orang sakit maupun orang sehat. Agar, bisa terhindar dari penyakit dan dapat membantu Pemerintah untuk meringankan beban subsidi pengobatan terhadap masyarakat kurang mampu yang sudah terkena penyakit kronis.

”Untuk mengantisipasi tersebut. Ya itu tadi, bagaimana kita mengatur pola makan secukupnya,” ungkapnya.

Dengan demikian, peranan semua pihak sangat dibutuhkan untuk mensukseskan Indonesia Sehat. Yang dimulai dari keluarga, tetangga hingga tingkat Nasional untuk menyadarkan kita mengatur pola makan. Sehingga, kedepannnya generasi penerus bisa mengikuti jejak kita untuk mengatur pola makan.

”Emang sulit, tapi kita harus memberikan edukasi kepada masyarakat akan pengaturan pola makan. Bisa saja, melalui media masa, pertemuan lingkungan, pengajian dan sebagainya. Semuanya harus berperan,” pesannya. (tri)