
batampos– DPRD Provinsi Kepri menggelar rapat paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kepri Tahun 2025-2029, Selasa (8/7).
Dalam rapat tersebut, DPRD Kepri menyoroti soal kontribusi BUMD Kepri yang belum maksimal dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Satu diantara fraksi yang menyoroti hal ini ialah fraksi PKS.
“Kami menyoroti BUMD agar memberikan kontribusi yang real dalam sektor kontribusi PAD. Serta berharap OPD terkait yang memiliki laboratorium juga harus mampu berkontribusi,” kata M. Taufik anggota fraksi PKS.
BACA JUGA: Festival Padang Melang Anambas Resmi Dibatalkan, Ini Penjelasan Pemkab
Fraksi PKS juga mendorong Pemprov Kepri untuk membentuk Tim Perumus strategi optimalisasi pendapatan daerah yang terdiri dari pakar, ahli dan OPD. Sehingga, tim tersebut dalam memetakan peluang PAD yang perlu dioptimalkan lagi.
Menanggapi hal ini, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengakui bahwa kinerja BUMD memang masih menjadi “PR”. Ia akan melakukan pembenahan, yang nantinya dilakukan secara bertahap.
“Nanti kita benahi ya. Karena terus terang saja, BUMD yang ada dulu kan juga beban di masa lalu. Dulu sudah diberi modal cukup besar. Sekarang minimal sudah tidak berutang-utang lagi,” kata Ansar.
Saat ini, Pemerintah Provinsi tengah mematangkan rencana pembentukan BUMD di sektor energi, khususnya minyak dan gas, dengan memanfaatkan potensi lahan yang dimiliki di wilayah Anambas.
“Nanti kita kejar BUMD Energi. Tapi kita tidak bisa hanya menunggu Participating Interest (PI) yang butuh waktu lama. Kita dorong agar BUMD bisa menjalin komunikasi yang baik dengan pelaku eksplorasi migas. Di Anambas kita punya lahan gas ke-ruangan, mudah-mudahan bisa dikerjasamakan,” sebutnya.
Kendati demikian, Ansar belum dapat memastikan berapa potensi PAD yang diperkirakan dapat diraup oleh BUMD energi. “Karena semua tergantung pada rencana kerja masing-masing perusahaan minyak dan gas serta hasil surveinya,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ismail
Artikel DPRD Kepri Sebut BUMD Belum Maksimal Berkontribusi Sumbang PAD, Ini Jawaban Gubkepri pertama kali tampil pada Kepri.









