Kamis, 23 April 2026
Beranda blog Halaman 1342

Memperlancar Pelayaran dan Bersandar Kapal, Lantamal IV Batam Tambah Alusista

0

 

Kapal tunda milik Lantamal IV Batam tiba di Dermaga Yos Sudarso, Lantamal IV Batam, Senin (21/7). F.Humas Lantamal IV untuk Batam Pos

batampos – Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IV Batam menambah kekuatan alusista berupa kapal tunda. Kapal ini berlabuh di Dermaga Yos Sudarso, Lantamal IV Batam dan diterima langsung Danlantamal IV Batam, Laksamana Pertama TNI Berkat Widjanarko, Senin (21/7).

Berkat mengatakan kapal tunda ini diberi nama TD Daik. Pengadaan kapal ini merupakan bagian dari Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT), yang terdiri atas kapal perang (KRI), pesawat terbang, pasukan marinir, dan pangkalan.

“Kapal tunda menjadi komponen krusial karena memastikan lalu lintas pelayaran dan proses sandar kapal di pangkalan berjalan lancar,” ujarnya.

Ia menjelaskan TD Daik ini nantinya akan berada di jajaran Koarmada I. Yang mana pada saat ini sudah diperkuat dengan KRI yang memiliki dimensi cukup besar, sehingga dibutuhkan kapal tunda untuk bermanuver lepas maupun sandar Pelabuhan.

“Dengan penambahan kekuatan Alutsista ini, diharapkan juga dapat mendukung pemerintah Kota Batam, maupun Instansi-instansi yang membutuhkan bantuan dari Kapal TD Daik tersebut,” katanya.

Berkat menambahkan TD. Daik merupaka kapal jenis harbour tag produksi swasta dalam negeri PT Dok Bahari Nusantara. Nama daik sendiri diambil dari gunung tertinggi di kepulauan riau yang berlokasi di Pulau Lingga yang memiliki ketinggian 1.165 mdpl.

“Gunung Daik disebutkan dalam pantun klasik Melayu yang menekankan pentingnya budi pekerti yang baik, yang akan tetap dikenang meskipun tubuh telah tiada,” ungkapnya.

Kehadiran TD Daik di dermaga Yos sudarso Lantamal IV Batam turut disaksikan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan perwakilan instansi maritim kota Batam. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Artikel Memperlancar Pelayaran dan Bersandar Kapal, Lantamal IV Batam Tambah Alusista pertama kali tampil pada Metropolis.

Kemenkum Kepri Terima Kunjungan Wakapolda, Bahas Penguatan Sinergi Penegakan Hukum Lintas Sektor

0
Kakanwil Kemenkum Kepri, Edison Manik menyerahkan plakat Pengayoman ke Wakapolda Brigjen Anom, Senin (21/7). F. Kemenkum untuk Batam Pos.
Kakanwil Kemenkum Kepri, Edison Manik menyerahkan plakat Pengayoman ke Wakapolda Brigjen Anom, Senin (21/7). F. Kemenkum untuk Batam Pos.

batampos – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Riau menerima kunjungan koordinasi dan audiensi dari Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo berserta jajaran, pada Senin (21/7).

Kunjungan ini diterima langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Kepri, Edison Manik, didampingi Kepala Divisi Peraturan Perundang-Undangan dan Pembinaan Hukum, Oki Wahju Budijanto.

Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepri, Ujo Sujoto, serta Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepri, Aris Munandar.

Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, pertemuan ini membahas berbagai isu strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor di Kepulauan Riau.

Wakapolda Kepri menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin, termasuk dalam kegiatan sosialisasi UU No. 1 Tahun 2023 Tentang KUHP Nasional, di mana Perancang Peraturan Perundang-undangan Kanwil Kemenkum Kepri turut menjadi narasumber.

“Beragam isu strategis menjadi fokus diskusi, antara lain penegakan hukum Kekayaan Intelektual, perkembangan permohonan Indikasi Geografis, penguatan peran PPNS, serta sinergi dalam pemberantasan peredaran narkoba. Pembahasan juga mencakup kebijakan keimigrasian dan pemasyarakatan, serta upaya menjaga kedaulatan hukum di tengah arus perdagangan internasional.” kata Kepala Kanwil Kemenkum Kepri, Edison Manik.

Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil Kemenkum Kepri menyerahkan plakat Pengayoman sebagai bentuk apresiasi dan kenang-kenangan kepada Wakapolda Kepri.

Edison juga mengapresiasi langkah Polda Kepri dalam mempererat komunikasi lintas sektoral demi peningkatan pelayanan dan penegakan hukum yang lebih baik di wilayah Kepulauan Riau.

“Sinergi antar-instansi sangat penting untuk memastikan pelayanan publik di bidang hukum berjalan optimal dan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Edison.

Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi yang mempererat koordinasi, membangun komunikasi yang konstruktif, serta meneguhkan komitmen bersama dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan meningkatkan kualitas pelayanan hukum di Kepulauan Riau.

Reporter: M. Ismail

Artikel Kemenkum Kepri Terima Kunjungan Wakapolda, Bahas Penguatan Sinergi Penegakan Hukum Lintas Sektor pertama kali tampil pada Kepri.

Cut and Fill di Bukit Vista Dihentikan Total, Kementerian PUPR Temukan Daerah Rawan

0
Aktivitas penggundulan bukit di sekitar kawasan Hotel Vista, Baloi, Batam. Foto. Hendrik Hermawan Akar Bhumi.

batampos – Proyek pemotongan atau cut and fill di bukit sekitaran Hotel Vista Batam resmi dihentikan total setelah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) turun langsung melakukan pemeriksaan. Hasil inspeksi menyimpulkan kawasan tersebut tergolong sebagai daerah rawan, sehingga segala aktivitas pengerjaan diminta untuk dihentikan segera.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengungkapkan bahwasanya terdapat delapan kesimpulan penting yang disampaikan oleh tim dari Kementerian PUPR, salah satunya adalah penghentian total kegiatan cut and fill.

“Hasilnya itu daerah rawan. Ada delapan kesimpulan, di antaranya adalah itu (proyek) dihentikan,” katanya, Senin (21/7).

Baca Juga: Kajiannya Masih Berlangsung, BP Batam Tak Tutup Kemungkinan Hentikan Proyek Vista

Proyek itu dipastikan berhenti, namun dia tak menyebut spesifik kapan pemberhentian itu. Namun yang pasti, seluruh aktivitas pemotongan bukit dihentikan sambil menunggu kejelasan eskalasi risiko ke depan.

“Aktivitas untuk pemotongan bukit di atas sana itu dihentikan sampai semuanya clear. Saya lupa kapan itu dihentikan, antara kemarin (Minggu) atau mulai besok pagi,” katanya.

Pihak BP Batam juga meminta kepada pengusaha yang mengerjakan proyek tersebut agar menuntaskan tanggung jawab terhadap kondisi lahan. Menurut Amsakar, saat ini pekerjaan yang dilakukan berfokus pada tahap pembersihan dan penanganan potensi bahaya yang ditimbulkan akibat pengerjaan sebelumnya.

Beberapa titik retakan tanah yang ditemukan juga menjadi perhatian serius. Untuk meminimalkan risiko longsor atau kerusakan lanjutan, BP Batam menginstruksikan agar material hasil pengerjaan segera diangkut keluar dari lokasi.

“Beberapa retakan tanah itu kita harapkan dapat diminimalisir dengan mengangkut jenis-jenis material yang sudah dihasilkan,” kata dia.

Sebelumnya, aktivitas cut and fill di sekitar kawasan Hotel Vista menuai protes dari masyarakat dan pemerhati lingkungan tanpa melakukan kajian mendalam. Kekhawatiran akan potensi longsor dan kerusakan ekosistem menjadi sorotan utama.

Dengan dihentikannya proyek tersebut, BP Batam memastikan tidak ada lagi aktivitas pembangunan di lokasi hingga seluruh aspek teknis, keselamatan, dan lingkungan benar-benar dituntaskan.

“Semua sudah kita hentikan dan sekarang masuk tahap pembersihan,” ujar Amsakar. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Cut and Fill di Bukit Vista Dihentikan Total, Kementerian PUPR Temukan Daerah Rawan pertama kali tampil pada Metropolis.

Terdakwa Penipuan Investasi Ikan Ekspor Jalani Sidang Tuntutan, Jaksa Tuntut 3 Tahun 6 Bulan

0
Terdakwa penipuan investasi ikan ekspor dituntut 3 tahun 6 bulan dalam sidang tuntutan di PN Batam, Senin (21/7). Foto Aziz Maulana/Batam Pos

batampos – Sidang perkara penipuan bermodus investasi jual beli ikan ekspor dengan terdakwa Tommy alias Ah Bing kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Senin (21/7). Dalam sidang dengan agenda pembacaan tuntutan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menjatuhkan tuntutan pidana penjara selama tiga tahun enam bulan terhadap terdakwa.

Sidang yang dipimpin Majelis Hakim Ferry Irawan digelar secara terbuka untuk umum. Dalam tuntutannya, JPU menyatakan terdakwa telah terbukti melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP sebagai dakwaan primer dan Pasal 372 KUHP sebagai dakwaan subsidair.

“Terdakwa Tommy alias Ah Bing dituntut pidana selama 3 tahun 6 bulan karena terbukti melakukan penipuan yang merugikan korban sebesar Rp 2,42 miliar,” kata JPU Izhar dalam persidangan.

Usai pembacaan tuntutan, penasihat hukum terdakwa, Rina Mariana, langsung menyampaikan nota pembelaan (pleidoi). Dalam pledoinya, Rina memohon agar majelis hakim memberikan keringanan hukuman dengan pertimbangan bahwa terdakwa belum pernah dihukum sebelumnya, menyesali perbuatannya, dan merupakan tulang punggung keluarga.

“Terdakwa sangat menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Ia juga menjadi penopang ekonomi keluarga. Kami mohon kepada majelis hakim dan JPU untuk mempertimbangkan hal ini dalam putusan nanti,” ujarnya.

Menanggapi pleidoi tersebut, JPU tetap bersikukuh pada tuntutan semula.

Dalam uraian dakwaannya, JPU mengungkap bahwa penipuan ini bermula dari perkenalan antara terdakwa Tommy dengan korban, Sammy, di Pelabuhan Sekupang, Batam, pada 6 Februari 2023.

Untuk meyakinkan korban, Tommy mengaku sebagai Direktur PT Ratu Banten Selatan dan PT Ratu Bayan Selatan, dua perusahaan yang diklaim bergerak di bidang ekspor-impor hasil laut. Tak hanya itu, terdakwa juga mengaku sebagai tokoh adat Sulawesi Selatan dan mantan anggota TNI. Bahkan, ia sempat menunjukkan foto-foto dirinya mengenakan pakaian militer dan busana adat demi menambah kepercayaan korban.

Tommy menawarkan skema investasi pengadaan ikan jenis kakap dan tenggiri sebanyak 30 ton, dengan iming-iming keuntungan 60 hingga 70 persen. Dalam skema tersebut, harga beli ikan diklaim berada di kisaran 5 hingga 7 dolar Singapura per kilogram, dan harga jual antara 10 hingga 14 dolar Singapura per kilogram.

Tergiur tawaran tersebut, korban menyetujui investasi senilai 220 ribu dolar Singapura, atau sekitar Rp 2,42 miliar.

Namun dalam pelaksanaannya, kapasitas penyedia ikan ternyata jauh dari klaim terdakwa. Saksi Muh Jufri alias Pak Aji dari Makassar menyatakan hanya mampu menyediakan dua ton ikan per hari. Bahkan, saksi Andi Hamka dari PT Blue Ocean Resource menyatakan bahwa margin keuntungan bisnis ekspor ikan hanya berkisar 10–13 persen, bukan 70 persen seperti yang dijanjikan terdakwa.

Lebih lanjut, JPU juga mengungkap bahwa dua perusahaan yang disebutkan Tommy tidak memiliki kantor resmi. Terdakwa hanya sempat memesan satu unit ruko di kawasan Nagoya City Thamrin, namun pesanan tersebut dibatalkan karena tidak mampu membayar uang muka.

Pada 18 Mei 2023, korban sudah tidak dapat lagi menghubungi terdakwa. Janji pengembalian dana yang dijadwalkan pada 20 Juni 2023 di Jakarta pun tidak pernah terealisasi.

Majelis hakim akan menjatuhkan putusan dalam sidang lanjutan yang dijadwalkan dalam waktu dekat. (*)

Reporter: AZIS MAULANA

Artikel Terdakwa Penipuan Investasi Ikan Ekspor Jalani Sidang Tuntutan, Jaksa Tuntut 3 Tahun 6 Bulan pertama kali tampil pada Metropolis.

Kepri Bentuk Gugus Tugas TPPO, 7 Titik Diduga Jadi Jalur Perdagangan Orang

0
Gugus Tugas TPPO Kepri
Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO Kepri yang dikukuhkan di Tanjungpinang, Senin (21/7). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) resmi dibentuk di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Gugus tugas ini melibatkan lintas instansi, mulai dari pemerintah daerah, kepolisian, hingga TNI.

Pembentukan gugus tugas ini berdasarkan keputusan Gubernur Kepri. Gubernur Ansar Ahmad ditunjuk sebagai Ketua Umum, didampingi Wakil Ketua Nyanyang Haris Pratamura.

Sementara itu, Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin menjabat sebagai Ketua Harian, dan Wakapolda Brigjen Pol Anom Wibowo sebagai Ketua Pelaksana Harian.

“Gugus tugas ini bagus untuk menangani TPPO. Strukturnya sudah lengkap, tinggal kita perkuat koordinasi untuk mengawasi daerah rawan,” ujar Ansar Ahmad, Senin (21/7).

Ansar mengungkapkan, ada 10 titik yang selama ini menjadi jalur keluar masuk korban perdagangan orang di Indonesia.

Dari jumlah itu, tujuh di antaranya berada di wilayah Kepri. Namun, ia belum merinci lokasi pasti ketujuh titik tersebut.

“Nanti akan kita identifikasi bersama daerah rawan itu,” tambahnya.

Ansar juga menegaskan bahwa negara tidak melarang warga bekerja di luar negeri. Namun, warga harus mengikuti prosedur resmi agar tidak menjadi korban TPPO.

Hal senada disampaikan Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin. Ia menyoroti posisi geografis Kepri yang berbatasan langsung dengan negara tetangga dan memiliki banyak jalur laut, sehingga rawan menjadi lokasi penyelundupan manusia.

“Saat ini modus TPPO sudah melalui pelabuhan resmi. Mereka memakai paspor pelancong tapi bekerja di negara tujuan,” jelas Asep.

Untuk itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam mencegah dan menindak pelaku TPPO.

“Jangan sampai ada warga Kepri yang menjadi korban,” tegasnya. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Kepri Bentuk Gugus Tugas TPPO, 7 Titik Diduga Jadi Jalur Perdagangan Orang pertama kali tampil pada Kepri.

CKG Dinkes Batam Jalan di 21 Puskesmas, Cek Kesehatan Kini Gratis dan Mudah

0
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Batam, Meldasari. Foto. Jessica/ ANTARA

batampos – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam terus menggencarkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai bagian dari layanan promotif dan preventif untuk masyarakat. Program yang melibatkan 21 puskesmas ini tidak hanya menjangkau wilayah perkotaan, tapi juga menyasar kawasan hinterland seperti Galang dan Rempang Cate.

Seluruh puskesmas yang ditunjuk tercatat aktif menjalankan program dengan tingkat keterlibatan 100 persen. Dalam pelaporan harian, sebanyak 14 orang mendaftar untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan, dan seluruhnya hadir. Capaian ini mencerminkan tingginya antusiasme warga terhadap layanan kesehatan cuma-cuma yang diberikan pemerintah.

“Ini indikator positif. Masyarakat mulai menyadari pentingnya deteksi dini dan menjaga kesehatan secara berkelanjutan,” kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Batam, Meldasari, Senin (21/7).

Sejak diluncurkan hingga 19 Juli, program ini menargetkan 1.276.930 orang. Namun hingga saat ini, baru 4.517 warga yang mendaftar, dan sebanyak 3.707 di antaranya telah hadir dan menerima pelayanan. Capaian kehadiran kumulatif mencapai 82,07 persen, sementara cakupan pendaftaran terhadap total sasaran baru menyentuh angka 0,35 persen.

Dinkes menilai angka partisipasi yang masih rendah menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala. Untuk itu, pihaknya terus menggencarkan sosialisasi agar cakupan layanan bisa ditingkatkan, terutama di wilayah dengan akses terbatas terhadap fasilitas kesehatan.

“Melalui kolaborasi lintas puskesmas, kami berharap layanan ini dapat menjangkau lebih banyak warga. Ini bagian dari komitmen kami menghadirkan layanan kesehatan yang merata, terjangkau, dan mudah diakses,” ujar Melda.

Program CKG ini tak sekadar upaya teknis, melainkan langkah strategis dalam menurunkan angka penyakit menular dan tidak menular di Batam. Pemeriksaan yang ditawarkan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga konsultasi singkat mengenai pola hidup sehat.

Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini dengan mendatangi puskesmas terdekat. “Partisipasi aktif warga adalah kunci utama keberhasilan program ini. Semakin dini penyakit terdeteksi, semakin besar peluang kita mencegahnya berkembang,” tambahnya.

Berikut adalah daftar lengkap 21 puskesmas yang berpartisipasi dalam pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG):

1. Puskesmas Belakang Padang
2. Puskesmas Sekupang
3. Puskesmas Tiban Baru
4. Puskesmas Lubuk Baja
5. Puskesmas Tanjung Sengkuang
6. Puskesmas Sei Panas
7. Puskesmas Tanjung Buntung
8. Puskesmas Baloi Permai
9. Puskesmas Botania
10. Puskesmas Sambau
11. Puskesmas Kabil
12. Puskesmas Kampung Jab
13. Puskesmas Batu Aji
14. Puskesmas Tanjung Uncang
15. Puskesmas Sei Langkai
16. Puskesmas Sei Lekop
17. Puskesmas Sei Pancur
18. Puskesmas Bulang
19. Puskesmas Galang
20. Puskesmas Rempang Cate
21. Puskesmas Mentarau. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel CKG Dinkes Batam Jalan di 21 Puskesmas, Cek Kesehatan Kini Gratis dan Mudah pertama kali tampil pada Metropolis.

Terduga Teroris Penjual Taman Hias di Bogor dan Keripik di Tolitoli Ditangkap

0
Ilustrasi Densus 88 Antiteror. (JawaPos.com).

batampos – Detasemen Khusus (88) Antiteror Polri tidak hanya menangkap seorang penjual taman hias di wilayah Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar), mereka juga menangkap seorang penjual keripik di Tolitoli, Sulawesi Tengah (Sulteng). Keduanya ditangkap sebagai terduga teroris.

Juru Bicara (Jubir) Densus 88 Antiteror Polri AKBP Mayndra Eka Wardhana membenarkan informasi mengenai penangkapan terduga teroris di Jabar dan Sulteng tersebut. Saat ini, polisi masih melakukan penyidikan terkait penangkapan itu.

“Saya membenarkan bahwa ada penangkapan beberapa tersangka, hal ini dilakukan oleh densus 88 dalam rangka preventif strike penanggulangan ancaman teror,” ungkap dia saat dikonfirmasi pada Senin (21/7).

Namun demikian, Mayndra mengakui bahwa pihaknya belum bisa menyampaikan informasi lebih jauh. Sebab, proses penyidikan masih berjalan. Dia menyebut, terduga teroris yang ditangkap di Jabar berinisial Y. Sedangkan terduga teroris di Sulteng berinisial LA.

Meski belum bisa banyak menyampaikan informasi kepada publik, Mayndra menyampaikan bahwa peristiwa penangkapan terduga teroris di Jabar berlangsung sekitar pukul 05.04 WIB. Aparat kepolisian dari polsek setempat pun mengakui hal itu.

”Sudah diamankan dan ditangani Densus 88 Mabes Polri,” kata Kapolsek Rumpin AKP Suyoko dikutip dari Radar Bogor.

Berdasar informasi yang berhasil dihimpun oleh Densus 88 Antiteror, terduga teroris berinisial Y itu terlibat dan menduduki berbagai posisi. Termasuk menjadi fasilitator. Namun Mayndra belum bisa menyampaikan latar belakang terduga teroris tersebut, termasuk asal-usul jaringannya.

Dalam penangkapan itu, Densus 88 Antiteror turut mengamankan sejumlah barang bukti dari Y. Barang bukti yang diamankan berupa telepon genggam, sepeda motor, sejumlah uang, dan kartu identitas. Aparat kepolisian memastikan akan menyampaikan informasi secara lebih terperinci kepada publik. (*)

Sumber: JP Group

 

Artikel Terduga Teroris Penjual Taman Hias di Bogor dan Keripik di Tolitoli Ditangkap pertama kali tampil pada News.

Siswa SMK Bintan Dapat Penyuluhan Bahaya Game Online dan Napza

0
MPLS SMK 1 Bintan
Siswa SMK Negeri 1 Bintan Utara mengikuti kegiatan penyuluhan tentang pengaruh negatif kecanduan game online, judi online dan napza, Senin (21/7). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Siswa SMK Negeri 1 Bintan Utara mendapat penyuluhan dari Polsek Bintan Utara dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sekolah tersebut, Senin (21/7).

Materi penyuluhan yang diberikan meliputi bahaya kecanduan game online, judi online, hingga narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (napza).

Kegiatan berlangsung interaktif, dengan dialog antara siswa dan narasumber mengenai berbagai persoalan remaja yang kerap terjadi di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Kapolsek Bintan Utara, Kompol Nurman, menjelaskan penyuluhan ini penting untuk membangun kesadaran sejak dini di kalangan pelajar.

“Kecanduan game online bisa mengganggu kesehatan, memicu masalah sosial, dan menyebabkan penurunan prestasi belajar,” ujar Nurman.

Ia juga menyampaikan sejumlah solusi, seperti pengaturan waktu bermain dan mengarahkan siswa pada kegiatan yang lebih bermanfaat.

Nurman berharap penyuluhan ini menjadi langkah awal bagi siswa untuk lebih bijak dalam menggunakan waktu, menjaga keseimbangan antara belajar, bermain, dan bersosialisasi, serta menjauh dari perilaku negatif.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjunguban Selatan, Bripka Bintan Syahputra, menambahkan bahwa penyuluhan ini merupakan bentuk komitmen Polres Bintan dalam mendukung pendidikan dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari pengaruh buruk.

“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis sekolah dalam membentuk karakter generasi muda,” katanya.

Ia berharap, melalui kegiatan ini, para pelajar lebih sadar dan mampu menjauhi hal-hal yang bisa merusak masa depan mereka. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Siswa SMK Bintan Dapat Penyuluhan Bahaya Game Online dan Napza pertama kali tampil pada Kepri.

Pemko Batam Tambah Anggaran Bankesda, Layanan Kesehatan Masyarakat Makin Diperkuat

0
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi.

batampos – Pemerintah Kota Batam terus menunjukkan komitmennya dalam menjamin akses layanan kesehatan gratis bagi masyarakat, terutama bagi warga kurang mampu. Pada tahun 2025, anggaran untuk program Bantuan Kesehatan Daerah (Bankesda) dinaikkan menjadi Rp71,8 miliar, naik sekitar Rp27 miliar dibanding tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menjelaskan bahwa peningkatan anggaran ini bertujuan untuk memperluas cakupan layanan kesehatan yang diberikan pemerintah daerah. Sebagian besar anggaran dialokasikan untuk pembayaran premi BPJS Kesehatan bagi masyarakat.

“Dari total anggaran Bankesda sebesar Rp71,8 miliar lebih ini, sebanyak Rp65,1 miliar digunakan khusus untuk pembayaran premi BPJS Kesehatan masyarakat,” ujar Didi, Senin (21/7).

Ia menyebutkan, peningkatan anggaran dilakukan melalui APBD Perubahan, menyesuaikan dengan bertambahnya jumlah peserta dan kebutuhan layanan yang terus berkembang.

“Kebutuhan layanan meningkat, masyarakat yang terbantu juga terus bertambah. Karena itu, kita perluas cakupannya, agar semakin banyak yang bisa dilayani,” katanya.

Selain premi BPJS, anggaran Bankesda 2025 juga digunakan untuk bantuan pengobatan rawat jalan dan rawat inap di rumah sakit sebesar Rp6,59 miliar. Kemudian, bantuan transportasi bagi pasien yang membutuhkan rujukan keluar daerah sebesar Rp67 juta dan bantuan akomodasi sebesar Rp108 juta.

Didi mengatakan saat ini Pemko Batam telah menjalin kerja sama dengan 13 rumah sakit, baik di dalam maupun di luar Batam. Dua di antaranya adalah rumah sakit jiwa yang berada di Pekanbaru, Riau, dan Tanjung Uban, Bintan.

Rumah sakit mitra Bankesda antara lain RSUD Embung Fatimah, RSBP Batam, RS Harapan Bunda, RS Soedarsono, RS Bhayangkara, RS Elisabeth Batam Kota, RS Keluarga Husada, RS Graha Hermine, RS Charis Medika, RS Kasih Sayang Ibu, RS Budi Kemuliaan, RS Tanjung Uban, dan RS di Pekanbaru.

Menurut Didi, Dinas Kesehatan juga terus mendorong rumah sakit lain untuk bergabung dalam program ini guna memperluas jangkauan layanan.

“Sebagian besar rumah sakit besar di Batam sudah ikut serta. Tapi kami tetap membuka ruang kerja sama untuk rumah sakit lain, agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan layanan,” ujarnya.

Ia berharap dengan peningkatan anggaran dan kemitraan yang semakin luas, kualitas layanan kesehatan di Batam dapat terus meningkat dan semakin merata.

“Ini bentuk keberpihakan pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang kesehatan,” tutupnya. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Pemko Batam Tambah Anggaran Bankesda, Layanan Kesehatan Masyarakat Makin Diperkuat pertama kali tampil pada Metropolis.

Nurmalisa, Striker Muda Asal Lingga Lolos Timnas U-16 Putri Indonesia

0
Nurmalisa
Nurmalisa (nomor dua dari kiri), pesepakbola putri asal Kabupaten Lingga yang lulus seleksi bergabung di Timnas U-16 Putri. F. Istimewa.

batampos – Nurmalisa, striker muda asal Kampung Kalan, Desa Duara, Kecamatan Lingga Utara, berhasil lolos seleksi dan resmi bergabung ke dalam skuad Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Putri Indonesia U-16.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh pelatih Nurmalisa, Jajun Saputra. Ia membenarkan bahwa anak didiknya menjadi salah satu dari empat pemain asal Sumatera Utara (Sumut) yang dipanggil PSSI untuk memperkuat Timnas U-16.

“Alhamdulillah, anak kita Nurmalisa lulus seleksi. Semua nama dari tim Sumut yang ikut seleksi juga dinyatakan lolos,” kata Jajun saat dikonfirmasi, Senin (21/7).

Nurmalisa sebelumnya memperkuat Tim Sumut di ajang Piala Pertiwi All Stars 2025 dan tampil gemilang dengan mencetak empat gol. Aksinya membuat namanya masuk radar pemantauan tim pelatih nasional.

“Ini buah dari kerja keras Nurmalisa. Saya hanya membimbing dan memberikan arahan. Dia yang berjuang maksimal di lapangan,” tambah Jajun.

Sementara itu, Sekretaris ASKAB PSSI Kabupaten Lingga, Supardi, juga menyampaikan apresiasinya atas prestasi yang berhasil diraih Nurmalisa.

“Kami sangat bangga ada anak daerah yang menembus Timnas. Meski belum bisa memberi reward karena kendala anggaran, tapi kami terus mendukung penuh,” ujar Supardi.

Surat panggilan resmi dari PSSI dikirimkan ke Asprov PSSI Sumut. Selain Nurmalisa, tiga nama lain yang juga lolos adalah Oedaijah Oshea Sarinah, Syifa Aulia Syabrina Nasution, dan Fadilla.

Mereka akan bergabung untuk persiapan ajang ASEAN U-16 Girls Championship 2025 yang digelar pada 18–29 Agustus 2025 di Kota Solo.

Keberhasilan Nurmalisa membawa nama Kabupaten Lingga ke level nasional menambah daftar atlet muda potensial asal Kepri. Ia menjadi bukti bahwa talenta dari daerah perbatasan juga mampu bersaing di kancah nasional, bahkan internasional. (*)

Reporter: Vatawari 

Artikel Nurmalisa, Striker Muda Asal Lingga Lolos Timnas U-16 Putri Indonesia pertama kali tampil pada Olahraga.