Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 13431

Terima Material, Kecamatan Kebut Cetak Fisik e KTP

0
Ribka, 18, melakukan perekaman E-KTP pemula di kantor Kecamatan Sekupang, Selasa (11/4). KTP pemula di Batam ini sebanayak 1.500 . F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Pihak kecamatan telah menerima material untuk pembuatan e KTP. Masing-masing kecamatan mulai mencetak fisik e KTP warga yang berkasnya sudah lama menumpuk.

Kecamatan Batuaji yang menerima 1.114 material fisik e-KTP menargetkan dalam sepekan ini sudah siap dicetak semua. “Lagi kami kerjakan, paling sepekan ini sudah selesai sebab mau ambil lagi yang baru kalau sudah siap cetak semua blangko yang sudah ada ini,” ujar Camat Batuaji Frid Kalter, kemarin.

Material e KTP yang sudah diterima itu kata Frid diutamakan untuk warga yang mengurus e KTP baru pada bulan September dan Oktober tahun 2016 lalu. “Jumlah material cukup terbatas. Kami terima hanya 1.114 sementara berkas yang menumpuk sudah 10 ribuan lebih,” ujarnya.

Untuk warga yang mengurus kehilangan KTP ataupun yang mengurus e KTP diatas bulan Oktober 2016 diharapkan bersabar sebab akan ada pengadaan sesi selanjutnya.

“Makanya kami kebut dulu yang suda ada ini, setelah semuanya dicetak, maka ajukan lagi untuk tahap selanjutnya. Paling dua atau tiga minggu kedepan baru dapat lagi,” ujar Frid.

Senada disampaikan pihak kecamatan Sagulung. Dari total berkas yang sudah bertumpuk sejak pertengahan tahun 2016 lalu sebanyak 13 ribuan mereka hanya terima 1.500 material pembuatan e KTP. Material yang diterima itu rencananya juga akan diutamakan kepada warga yang sudah mengurus e KTP baru pada bulan Oktober dan September.

“Paling seminggu ini juga siap cetak semua dengan material yang kami terima ini. Setelah itu baru diadakan lagi,” ujar Sekretaris Camat Sagulung Hardianus.

Sementara itu warga yang sudah mengurus e KTP sejak September 2016 lalu, sepertinya sudah tak sabar untuk segera memiliki e KTP tersebut. Mendengar kabar jika pihak kecamatan telah menerima material fisik e TKP, puluhan warga di Batuaji dan Sagulung berbondong-bondong ke kantor camat masing-masing. Mereka menanyakan kapan mereka boleh cek atau ambil fisik e KTP yang sedang dicetak itu.

“Saya mau lamar kerja pak, makanya butuh sekali sama KTP itu. Katanya sudah ada material makanya saya kemari untuk cek apakah KTP saya sudah siap atau belum,” ujar Nurdin, warga Dapur 12, Sagulung di kantor Camat Sagulung, kemarin.

Begitu juga dengan Magdalena, warga Batuaji, setelah mendapat informasi dari media masa, dia langsung mendatangi kantor Camat Batuaji, pagi kemarin. Dia ingin tahu apakah KTPnya sudah jadi atau belum.

“Sudah dari September 2016 saya urus, makanya pengen tahu apakah sudah jadi atau belum. Kalau sudah saya juga mau tahu kapan bisa diambil,” ujar warga Bukit Tempayan. (eja)

Tiga Jurusan SMKN I Batam Terapkan Empat Tahun Belajar

0
ilustrasi memilih sekolah, SMA atau SMK?

batampos.co.id – Program belajar empat tahun bagi siswa SMK telah ditetapkan sebagai kurikulum nasional. SMKN I Batam salah satu sekolah yang akan menerapkan sistem belajar empat tahun tersebut.

Tahun ajaran baru nanti 2017/2018, ada tiga jurusan yang akan menerapakan sistem belajar empat tahun di SMKN I. Tiga jurusan tersebut adalah

  • Teknik Mekatronika,
  • Teknik Otomasi Industri
  • Teknik Elektronika Daya dan Komunikasi.

Untuk itu kepala SMKN I Batam Lea Lindrawijaya mengingatkan kepada orangtua atau calon siswa yang akan daftar pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) nanti tidak lagi kaget dengan kurikulum empat tahun belajar itu.

“Kami sudah berupaya sosialisasikan agar nanti tak ada yang kaget, karena memang kurikulum nasional SMK sudah seperti itu,” ujar Lea, kemarin.

Penerapan sistem belajar empat tahun ini memang belum semua jurusan. Jika ada orangtua atau calon siswa yang keberatan dengan sistem tersebut bisa memilih tiga jurusan lain yang masih menerapkan sistem belajar tiga tahun.

“Yang tiga tahun masih ada cuman tinggal tiga jurusan saja yakni Teknik Permesinan, Teknik Jaringan Komputer dan Teknik Pengelasan,” kata Lea.

Penerapan program belajar empat tahun ini sesuai dengan instruksi dari Direktorat Pembinaan SMK Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI mencetak lulusan SMK dengan kemampuan yang lebih. Siswa yang belajar selama empat tahun ini bisa diserap sebagai tenaga kerja atau bisa melanjutkan kulia di Poltek langsung ke tahun ajaran kedua.

“Karena pendidikan empat tahun ini sudah setara dengan D3 tapi hanya di Poltek yang sudah ada kerja sama. Poltek Batam salah satunya,” ujar Lea.

Kelas-kelas yang akan dibuka untuk program empat tahun belajar pada tahun ajaran baru nanti tersebut adalah Teknik Otomasi Industri (kelas industri Scneider), Teknik Daya dan Komunikasi (sebelumnya Teknik Elektronik Industri), Teknik Mekatronik Reguler, Teknik Teknik Mekatronik (kelas Industri Epcos), Teknik Mekatronik Kosen dan Teknik Mekatronika Thailand.

“Jadi tiga jurusan itu sudah tak ada pilihan lagi. Mereka yang mau masuk SMKN I ya harus bersedia belajar empat tahun. Itu sudah jadi kurikulum nasional,” terang Lea.

Untuk proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) sendiri memang dilakukan secara on line seperti PPDB pada umum.

Untuk program belajar empat tahun itu, ada dua kelas yang cukup istimewa sebab menggabungkan kurikulum nasional dengan kurikulum negara lain. Kedua kelas itu adalah Teknik Mekatronika Kosen yang menggabungkan kurikulum nasional dan kurikulum Kosen dari Jepang serta Teknik Mekatronika Thailanda yang menggabungkan kurikulum nasional dan Thailand.

“PPDB untuk dua kelas ini berbeda memang karena harus dua kali test. Setelah test on line ada test tambahan untuk keahlian dan psikotestnya,” terang Lea.

Kelas Mekatronika Kosen dan Mekatronika Thailand ini juga sudah berjalan setahun belakangan ini. Keduanya memang sedikit berbeda dan istimewah dari kelas empat tahun lain yang akan dibuka tahun ajaran baru nanti. Dua jurusan itu memiliki keunggulan sebab kurikulum yang diterapkan merupakan kurikulum gabungan dengan kurikulum Jepang dan kurikulum Thailand.

“Belajar mereka benar-benar diawasi karena di kelas ada layar telekonfres yang terhubung ke sekolah-sekolah lain yang menerapkan kurikulum serupa,” terang Lea.

Begitu juga dengan fasilitas, dua kelas tersebut juga dilengkapi fasilitas yang lebih seperti televisi untuk telekonfres dan peralatan praktek yang disesuaikan dengan kurikulum yang dipakai.

Di Indonesia sendiri untuk kurikulum Kosen sudah ada 11 SMK dan SMKN I Batam satu-satunya SMK yang berada di luar pulau Jawa. Sementara Teknik Mekatronik Thailand juga ada 12 SMK yang menggunakan kurikulum yang sama. (eja)

Tanjungpiayu Laut, Kini, Merasakan Listrik 24 jam

0

batampos.co.id –  PLN Batam terus memasok listrik di sebagian wilayah Hinterland (penyangga). Kini, warga hinterland seperti di wilayah Tanjungpiayu Laut bisa menikmati listrik selama 24 jam.

“Kami sangat senang listrik PLN Batam bisa masuk ke wilayah kami (Tanjungpiayulaut), lebih murah dan andal,” kata Ketua RT 01 RW 10 Tanjungpiayu Laut, Kelurahan Tanjungpiayu, Kecamatan Seibeduk, Abdul Rahman kepada Batam Pos, Selasa (11/4).

Siang maupun malam, warga bisa menikmati listrik untuk kebutuhan rumah tangga ataupun usaha.

“Anak kami yang sekolah juga terbantu, mereka bisa belajar maksimal,” katanya lagi.

Selain lebih andal, biaya pemakaian listrik PLN Batam juga lebih murah. Mereka cukup mengeluarkan sekitar Rp 200 ribu per bulan untuk listrik golongan R1/1300 VA yang umumnya dipergunakan masyarakat Tanjungpiayu Laut.

“Ketika menggunakan Genset, tagihan listrik Rp100 ribu per minggu atau Rp400 ribu per bulan,” ungkapnya lagi.

Padahal sebelumnya,  listriknya hanya bisa dinikmati masyarakat selama 12 jam saja.

“Nyala dari pukul 18.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB. Itupun kadang hidup kadang mati,” ungkapnya lagi.

Karena itu, masyarakat menantikan kehadiran listrik yang andal dan murah. Bisa menikmati listrik sepertihalnya masyarakat di Kota Batam. “Sudah lama kami ajukan, alhamdulilah saat ini kami sudah bisa menikmati listrik 24 jam seperti warga di Kota Batam,” beber pria berumur 40 tahun ini.

Idrus warga Tanjungpiayu Laut lainnya menyambut gembira adanya pasokan listrik dari bright PLN Batam. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan itu bisa menikmati listrik selama 24 jam.

“Kini siang hari bisa mengosok pakaian, masak nasi, ataupun nonton TV,” kata pria asal Pulau Akar ini.

Corporate Communication bright PLN Batam, Benny Eka Putra mengatakan beberapa kawasan hinterland sudah dialiri listrik mulai tanggal 17 Maret 2017 lalu. Diantaranya Wilayah Tanjungpiayu Laut, Teluklengung, Nongsa serta wilayah Sembulang.

“Hal ini sebagai bentuk komitmen kami (PLN) melayani masyarakat Batam hingga ke wilayah Hinterland. Meskipun diantaranya berada di wilayah kerja PLN Persero,” kata Benny.

Padahal, investasi yang dikeluarkan PLN jauh lebih besar dari biaya penyambungan yang diperoleh dari masyarakat. Sepertihalnya di wilayah Tanjungpiayu Laut, PLN Batam harus menginvestasikan untuk jaringan hingga Rp 1,39 miliar.

“Sementara biaya penyambungannya hanya sekitar Rp 168 juta untuk 50 pelanggan,” bebernya.

Begitupun di wilayah Teluklengung, PLN Batam harus menginvestasikan Rp 830 juta. Sementara biaya penyambungannya hanya Rp183 juta untuk 64 pelangan.

“Investasinya besar karena jauh dari jaringan,” kata Benny lagi.

Namun, hal tersebut bukan halangan untuk anak perusahaan PLN Persero untuk menerangi kawasan hinterland.

“Bahkan dalam waktu dekat ini akan ada kawasan Hinterland yang kita pasang,” bebernya.

Menurutnya, PLN Batam siap memasok listrik di wilayah penyangga, karena mereka surplus daya sekitar 40 Mega Watt (MW).

“Pada intinya kami siap, daya kami surplus,”ungkapnya lagi.

Ditanya selalu ada pemadaman bergilir yang kerap terjadi, menurut Benny hal tersebut dikarenakan permasalahan jaringan.

“Kita sedang melakukan evaluasi. Bila perlu diganti, segera akan kita ganti,” ungkapnya.

Pihaknya juga berencana mengoptimalkan PLTG Tanjunguncang untuk sepenuhnya masuk kedalam sistem kelistrikan Batam. Sehingga ketika terjadi pemeliharaan di salah satu pembangkit, tidak perlu dilakukan pemadaman bergilir.

“PLTG Tanjunguncang memiliki daya sekiter 190 MW, yang masuk sistem baru 70 MW,” bebernya. (hgt)

Prioritaskan Gaji Guru Honorer

0

batampos.co.id – Meskipun sudah disahkan, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kepri belum ada kepastian mengenai angka bagi hasil yang biasanya disertakan oleh Pemerintah Pusat. Ketua Komisi II DPRD Kepri, Iskandarsyah pun membenarkan.

“Karena (APBD Kepri) bergantung pada pendapatan negara. Dana terbesarnya memang dari aliran pusat. Sekarang ini Kepri masih dalam upaya menggenjot pendapatan asli daerahnya,” kata Iskandarsyah pada Batam Pos, Selasa (11/4) kemarin.

Kebijakan fiskal akhir-akhir ini, diakui Iskandarsyah, belum menyatakan gejala-gejala positif. Sehingga berimbas pada keuangan Kepri yang masih penuh berharap agar tidak lagi terjadi rasionalisasi anggaran. Apalagi jika mengingat beban tambahan yang disertakan per tahun ini. Seharusnya anggaran diperkuat dan bukan disusut.

Kewenangan yang masuk ke ranah pemerintah provinsi terhitung tahun ini di antaranya, pendidikan menengah atas dan sederajat, pengelolaan kawasan laut 0-12 mil, dan juga berkenaan dengan hutan lindung.

Walau begitu, bukan berarti tidak ada kabar baik yang bisa diberikan. Iskandarsyah menyatakan, rencananya akan ada pencairan dana tunda salur ke daerah.

“Tahun ini di APBN Perubahan akan ada dana tunda salur dan tahun ini jumlahnya Rp 50 miliar,” ucap Iskandarsyah.

Dana yang sudah lama tertahan di pemerintah pusat itu harus dialokasikan tepat guna. Iskandarsyah menyebutkan, masih ada sejumlah beban pengeluaran yang berskala prioritas. Di antara yang tidak boleh terlalu lama menunggu adalah gaji seluruh guru honorer di SMA/SMK se-Kepri yang kini menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi.

“Prioritaskanlah dulu untuk menggaji guru honorer SMA/SMK. Apalagi yang berada di pulau-pulau. Jangan sampai terlalu lama buat mereka menunggu,” pungkas dia. (aya)

Fraksi PKS Dorong Ranperda Produk Halal Higienis

0

batampos.co.id – Ranperda Pembinaan dan Pengawasan Terhadap Produk Halal dan Higienis sejalan dengan keinginan Walikota Batam untuk mejadikan Kota Batam sebagai kota Pariwisata. Dan juga penetapan Batam sebagai salah satu dari sepuluh kota Meeting Incentive, Conference, Convention and Exhibition (MICE) di Indonesia.

Setelah ditetapkan menjadi Perda, kedepannya Batam dapat mengembangkan wisata halal atau halal tourism yang dapat mendongkrak kunjungan wisatawan ke Batam.

“Sebagai contoh Lombok yang telah sukses penerapan wisata Halal. Pada tahun 2015 dalam ajang International Halal Tourism, Lombok menerima dua penghargaan sekaligus World’s Best Halal Honeymoon Destination dan World’s Best Halal Destination,” kata Mukriyadi, ketua fraksi PKS saat menyampaikan tanggapan fraksi terhadap pendapat Walikota atas Ranperda Pembinaan dan Pengawasan Terhadap Produk Halal dan Higienis di Kota Batam, kemarin.

Menurut dia, dua penghargaan ini mengalahkan Malaysia yang selama bertahun-tahun seperti menjadi kekuatan yang tak tergoyahkan. Kemenangan itu juga memberi dampak manis buat pariwisata Lombok. Dalam dua bulan, jumlah wisatawan yang datang ke Lombok meningkat 40% persen lebih, sebagian besar adalah wisatawan muslim dari Timur Tengah dan negara-negara lainnya.

Malaysia menarget ekspor produk halal sebesar Rp 157,5 triliun pada tahun 2016 lalu. Serbuan produk Halal asal Malaysia yang dapat langsung dirasakan bersama di Batam salah satunya adalah bawang goreng siap saji yang telah terlebel halal Malaysia.
Kota Batam yang merupakan kota Pariwisata, Industri dan memiliki 40.000 lebih UKM bidang jasa dan kuliner dapat belajar dari Lombok dan Malaysia yang serius dalam Pembinaan dan Pengawasan Terhadap Produk Halal dan Higienis.

“kami Fraksi PKS ada beberapa poin yang akan ditanggapi dan masukan,” katanya.

Pertama, Fraksi PKS sependapat dengan Walikota Batam dalam pembahasan dan perumusan ditingkat Pansus tidak melampaui batas kewenangan serta fokus kepada subtansi agar dalam proses pembahasan menjadi lebih efisien, efektif dan lebih berkepastian hokum terhadap pelaksana dan penikmat (beneficieries) Ranperda ini nantinya.

Untuk itu dalam pembahasan Ranperda ini nantinya, kami Fraksi PKS berharap Walikota dapat mengirim orang-orang yang memiliki kemampuan dan pemahamam tentang Pembinaan dan Pengawasan Terhadap Produk Halal dan Higienis di Kota Batam. “Kami juga mendorong pemko untuk segera menentukan beberapa lokasi destinasi wisata syariah, pusat jajanan atau kuliner syariah sehingga dapat menarik investasi atau kunjungan wisman dari Singapura, Malaysia dan Timur Tengah.

“Fraksi PKS juga mendorong Pemerintah Kota Batam membentuk lembaga konsumen syariah untuk mensosialisasikan, mengevaluasi dan mempublikasikan kepada publik, tempat belanja atau jajanan sehat, higienis dan halal di Kota Batam,” jelasnya. (rng)

Menabur Cinta Melalui Bubuk Warna Warni

0
Peserta KasmaRUN 2016 lalu sedang riang gembira karena berhasil finish. Tahun ini PT BRC akan kembali menggelar acara tersebut di Areal Lagoi Bay, Kawasan Pariwisata Lagoi, 22 April mendatang. F. Harry/batampos.

batampos.co.id – PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) akan menggelar Colour Fun Run di Areal Lagoi Bay, Kawasan Pariwisata Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong 22 April mendatang. Acara jalan santai menebar cinta dengan menabur bubuk warna warni (KasmaRUN 2017) ini dipastikan meriah. Karena ribuan warga dari berbagai kabupaten/kota telah mendaftarkan diri untuk mengikuti acara tersebut.

“Sudah ribuan orang yang mendaftar untuk ikut colourrun ini. Diantaranya dari warga Kepri hingga wisatawan mancanegara,” ujar Group General Manager (GGM) PT BRC, Abdul Wahab ketika dikonfirmasi, Selasa (11/4).

Dikatakan Wahab, acara ini sudah digelar sebanyak tiga kali oleh PT BRC. Mulai dari 2015 sampai 2017. Agenda rutin tahunan ini juga mampu mendongkrak angka kunjungan wisatawan baik dari lokal sepmaupun mancanegara. Sehingga dijadikan salah satu program andalan pariwisata di Kabupaten Bintan maupun Provinsi Kepri.

Kegiatan ini, kata Wahab sangat menarik dan juga banyak diminati semua kalangan. Daya tarik dalam kegiatan ini tidak hanya jalan santai sambil menabur bubuk warna warni, tetapi juga dikemas dan ditata dengan berbagai permainan dan hiburan diantaranya permainan (games), pesta musik akbar yang menampilkan Dj terkenal asal Jakarta. Bahkan juga disediakan berbagai doorprize menarik kepada para peserta.

Bahkan, sambung Wahab acara ini juga didukung oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI, Dinas Pariwisata (Dispar) Kepri dan Bintan.

“Bagi pasangan muda mudi, jomblowan dan jomblowati serta peserta yang bekeluarga bisa menikmati lari menebar cinta sambil menabur bubuk warna warni,” bebernya.

Tidak hanya itu saja, lanjut Wahab juga akan dilaksanakan berbagai perlombaan lainnya yaitu lomba selfie terbaik, pengakuan serta pengungkapan kata cinta, presenter terbaik dan costum couple terbaik. Semua perlombaan ini diikuti oleh seluruh peserta, pastinya yang beruntung dalam KasmaRUN kali ini akan mendapatkan hadiah menarik dari PT BRC.

Untuk rutenya, peserta akan mengelilingi jalur disepanjang danau buatan di Lagoi Bay. Rute tersebut dibagi tiga titik pemberhentian. Titik pertama yaitu start, di lokasi ini seluruh peserta akan diberikan kartu undian doorprize dan bubuk warna warni powder. Kemudian sesampainya pada titik kedua, peserta diberikan lagi kartu undian dan minuman berenergi dan titik terakhir atau finish peserta juga diberikan kartu undian dan bubuk warna warni powder.

“Acara ini dimulai dari siang sampai malam. Peserta akan mendapatkan voucher makan malam dan bagi yang beruntung mendapatkan hadiah menarik dari PT BRC,” ungkapnya. (ary)

Gubernur Ajak Para Dubes Datang Ke Kepri

0
Nurdin Basirun. F. Humas Pemprov Kepri untuk Batampos.

batampos.co.id – Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun mengundang para Duta Besar (Dubes) dari negara-negara sahabat untuk Indonesia yang berdomisili di Jakarta datang ke Kepulauan Riau. Gubernur juga berjanji akan memberikan pelayanan yang maksimal semampu yang bisa dia lakukan, termasuk akan membawa para Dubes dan pengusaha berkeliling Kepulauan Riau yang memiliki segudang potensi dan peluang investasi.

“Saya mengundang para Duta Besar untuk datang ke Kepulauan Riau. Saya akan mengajak anda keliling seluruh Kepri dan saya akan menakhodai kapalnya nanti. Dengan datang langsung ke Kepri anda akan tahu Kepri lebih dekat dan saya jamin anda akan tertarik untuk berinvestasi disana,” kata Gubernur dalam acara Update From The Region yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kepri bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri bertempat di lantai 2 kantor Kementerian Luar Negeri Jakarta, Selasa (11/4).

Kegiatan ini dihadiri 30 Kedubes yang ada di Jakarta diundang dalam acara Update From The Region ini, 13 diantaranya langsung dihadiri Duta Besarnya, sementara lainnya diwakilkan.

Gubernur menyampaikan jika Kepri adalah negeri yang berada diperbatasan, namun sangat aman dan nyaman bagi para investor dan turis. Dekat dengan Singapura, Malaysia dan Vietnam serta berbatasan langsung dengan Selat Malaka, yakninsalah satu jalur laut tersibuk di dunia sebagai akses perdagangan dunia.

“Kepri ini miniaturnya Indonesia, terdapat 2408 pulau disana. Dan banyak sekali potensi yang bisa kita gali di Kepri baik dibidang maritim, perdagangan, jasa, pariwisata, hankam, budaya dan sebagainya. Dan yang terpenting walaupun kami diperbatasan, namun selalu dalam keadaan aman dan kondusif,” kata Gubernur.

Dalam kesempatan yang sama Wakil Menteri Luar Negeri Abdurrahman Muhammad Fachir dalam sambutan pembukaannya juga mengatakan jika Kepulauan Riau adalah salah satu Provinsi baru di Indonesia namun perkembangannya cukup pesat. A. M Fachir menegaskan apa yang sudah disampaikan Gubernur, bahwa Kepri memiliki potensi investasi yang luar biasa seperti dibidang shipyard, pariwisata, kelautan, perikanan dan sebagainya.

“Tahun lalu, 2016, Kemenlu mengajak para Duta Besar yang ada di Jakarta datang ke Kepri untuk melihat langsung potensi yang ada di sana. Saya rasa itu adalah salah satu upaya kami mempromosikan peluang yang dimiliki Indonesia, khususnya Kepri. Dan acara ini akan kita agendakan mendaji agenda tahunan. Dan di tahun 2017 ini, rencananya kita akan kembali mengajak para Duta Besar datang lagi ke Kepri. Dan tentunya apa yang kita lakukan hari ini sangat berkesinambungan dengan program yang sudah kita lakukan itu tersebut,” kata Fachir. (bni)

 

Dishub Siagakan Personel, Kawal Ketat Labuh Jangkar

0

 

Sejumlah kapal terlihat sedang labuh jangkar di perairan Batuampar. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri, Jamhur Ismail mengatakan pengelolaan labuh jangkar akan dikawal ketat. Menyiasati hal itu, Dishub Kepri akan menempatkan sejumlah personel disetiap Badan Usaha Pelabuhan (BUP).

“Kita sudah koordinasikan ke masing-masing BUP yang memegang perizinan pengelolaan labuh jangkar di Kepri. Kesimpulannya, akan ada dua personel yang kita tugaskan untuk mengawasi,” ujar Jamhur Ismail di Tanjungpinang, Selasa (11/4).

Menurut Jamhur, masing-masing BUP sudah miliki teknologi untuk melihat titik labuh kapal di wilayah pengelolaanya. Masih kata Jamhur, penempatan personel tersebut sifatnya sementara. Yakni sampai Dishub Kepri memiliki stasiun kontrol laut sendiri.

“Rencananya kita akan bangun di Dompak. Sehingga bisa melakukan pemantauan langsung di setiap area labuh jangkar yang ada di Kepri,” papar Jamhur.

Mantan perwira TNI tersebut menambahkan, stasiun kontrol laut tersebut rencana akan dibangun lewat APBD Perubahan nanti. Ia berharap, dengan adanya infrastruktur itu nanti, Pemprov Kepri lebih optimal dalam memanfaatkan jasa labuh jangkar.

Disebutkan Jamhur, untuk pembangunan Stasiun Kontrol Laut membutuhkan anggaran sekitar Rp 2 miliar. Lewat tahun anggaran (TA) 2017 ini, pihaknya sudah mengangsur kebutuhan tersebut sebesar Rp 650 juta. Pembangunan tersebut nantinya untuk mendukung pelayanan sistem online, seperti perizinan bongkar muat.

“Seperti radarlah istilahnya, karena bisa memantau keberadaan kapal disetiap area labuh jangkar yang ada di Provinsi Kepri. Pemprov sudah membuat studi kelayanan sejak 2013 lalu,” jelas Jamhur.

Ditegaskan Jamhur, kapal-kapal yang muatannya 500 gross tonnage keatas diwajibkan untuk memiliki Sistem Identifikasi Otomatis atau Automatic Identification System (AIS). Yakni sesuai dengan standar pelayaran internasional.

“Melalui AIS inilah kita bisa memantau titik labuh kapal, maka diperlukan adanya stasiun pelabuhan kontrol laut,” tutup Jamhur.(jpg)

Tim WFQR Kalahkan Jurnalis dengan Skor Tipis

0
Danlantamal IV Tanjungpinang, Laksma TNI S Irawan, beserta jajarannya foto bersama sejumlah wartawan. F Dispen Lantamal IV Tanjungpinang untuk Batam Pos

batampos.co.id – Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV Tanjungpinang, mengalahkan tim jurnalis dengan skor 7-5, dalam pertandingan futsal persahabatan di lapangan futsal, di Teluk Keriting, Selasa (11/4) sore.

Tim futsal WFQR yang diperkuat Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Laksmana Pertama (Laksma) TNI S Irawan, bersama sejumlah pejabat Lantamal IV lainnya. Sedangkan tim Jurnalis, menurunkan sejumlah wartawan yang biasa meliput di Lantamal IV Tanjungpinang.

Dalam pertandingan persahabatan tersebut. Tim Jurnalis sempat unggul 4-3 di babak pertama. Gawang tim WFQR yang dijaga jenderal Bintang satu itu kebobolan empat kali. Namun, di babak kedua, tim yang sempat unggul tersebut tidak mampu mempertahankan keunggulan. Karena tim WFQR terus menggebrak permainan hingga akhirnya berbalik unggul 7-5.

Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Laksma TNI S Irawan, mengatakan kegiatan yang dilaksanakan tersebut merupakan ajang silaturahmi antara pewarta dan TNI AL. Sebab, selama ini telah mendukung tugas TNI AL melalui pemberitaan.

“Silaturahmi ini penting dan saya harap kerjasama yang terjalin selama ini dapat terus dijaga,”ujar Irawan.

Irawan pun mengapresiasi tim jurnalis yang bermain futsal tersebut. Karena ternyata wartawan tidak hanya jago menulis berita. Tapi, juga jago mengontrol bola dalam pertandingan persahabatan itu.

“Meski tim jurnalis kalah, tapi permainan yang disuguhkan cukup tangguh. Sempat kewalahan juga tim kami. Oh iya, jangan karena jurnalis kalah, beritanya dibuat jelek ya,”ucap Irawan berseloroh.

Dalam kesempatan tersebut, Irawan juga mengucapkan terima kasih dan mohon diri. Sebab, jabatannya sebagai Danlantamal akan segera berakhir dengan mendapat promosi jabatan di Mabes TNI AL.

“Seminggu lagi saya Sertijab di Jakarta. Saya mohon maaf bila selama menjabat terdapat kesalahan dan tutur kata yang kurang baik,”sebut Danlantamal.

Setelah pertandingan persahabatan selesai. Kegiatan dilanjutkan dengan ngobrol santai di Warung Kopi Pantai. Disitu, sejumlah wartawan memberikan cinderamata? berupa karikatur. Begitu juga Laksma TNI S Irawan, juga memberikan plakat sebagai kenang-kenangan.(ias)

Pipa ATB dan PGN yang Sumbat Draenase Harap Dibongkar

0

BATAM (BP)-  Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM SDA) Yumasnur menyebutkan penyebab banjir di Batam juga karena banyak pipa melintang pada drainase. Letak pipa-pipa tersebut, membuat sampah tersangkut lalu menyumbat aliran air.

“Air jadi mudah meluap,” kata Yumasnur saat dihubungi, Selasa (11/4) siang.

Menurutnya, pipa yang melintas beragam dari pipa air milik PT Adhya Tirta Batam (ATB), pipa gas milik Perusahaan Gas Negara (PGN) dan pipa-pipa lain. Menyikapi ini, pihaknya lantas bersurat ke pihak terkait.

“Kami suruh pindahkan pipanya agar tak ganggu aliran air. Surat resmi sudah kami sampaikan,” terangnya.

Dia mengaku, DBM SDA tidak punya data rinci berapa banyak drainase yang tersumbat karena pipa yang melintang. Namun tiap kali pihaknya turun selalu ada saja temuan masalah tersebut. “Tidak semua, tapi banyak. Ini lah yang bikin sampah mudah tersangkut itu,” katanya.

Dia mengatakan salah satu yang tersumbat karena pipa melintang adalah di gorong-gorong Perumahan MKGR Batuaji. Di lokasi ini ada pipa milik PT ATB. “Kita surati mereka (PT ATB). Pihak lain yang punya pipa juga kita surati,” ujarnya.

Untuk diketahui, Minggu (9/4) lalu luapan air dari drainase tersebut merendam setidaknya 100 rumah warga Perumahan MKGR Batuaji. Luapan air ini disebut terparah di lokasi ini karena setinggi paha orang orang dewasa.

“Kami sudah normalisasi paritnya, dua alat berat kami turunkan,” kata Yumasnur.

Sementara itu, Coorporate Communication Manager PT ATB, Enrico Moreno mengaku belum menerima surat yang diklaim DBM SDA telah dikirim. Menurutnya, pihaknya akan mengambil tindakan lebih lanjut jika telah resmi mendapat surat.

“Kami tunggu saja suratnya. Saya belum bisa komentar banyak, saya harus tahu isi suratnya dulu,” katanya.

Dia mengklaim, PT ATB setiap kali memasang pipa pada dasarnya selalu berkoordinasi dengan pemerintah, termasuk Pemko Batam. “Kami selalu berkoordinasi, tidak pernah tidak berkoordinasi,” pungkasnya. (cr13)