Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 13451

BP Batam Segera Lelang Proyek LRT

0

BATAMKOTA (BP) – Pertumbuhan jumlah penumpang di Bandara Internasional Hang Nadim, selalu menunjukan progres yang baik dari tahun ke tahun. Hal ini mendorong Badan Pengusahaan (BP) Batam membangun Light Rail Transit (LRT) pertengahan tahun ini.

“Perencanaannya pertengahan tahun ini dilelang, mencari pengelolanya,” kata Direktur Humas dan Promosi BP Batam, Purnomo Andiantono, Kamis (6/4).

Setelah ditentukan pemenang lelang untuk pengelola LRT, BP Batam akan melanjutkan lelang proyek pembangunan LRT. “Banyak pihak yang tertarik mengelola LRT,” katanya.

Menurut Andi, moda transportasi yang tergolong kereta ringan ini rencananya akan melayani rute Bandara Internasional Hang Nadim, Batamcenter, dan Batuampar. Serta rute Batamcenter, Mukakuning, hingga Tanjunguncang.

Selain LRT, sambung Andi, BP Batam nantinya akan membangun jalan khusus untuk kendaraan industri. Kendaraan ini rencananya melayani rute seluruh kawasan industri di Batam.

Jalan khusus kendaraan industri ini dicanangkan akan dilelang pada 2019 nanti. Bila jalan ini terealisasi, maka pengiriman barang industri tak akan terganggu. Karena kendaraan pribadi dan industri memiliki jalur masing-masing. (ska)

Pemko Janji Jemput Blanko e-KTP di Jakarta

0


batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan mengirim utusan ke Jakarta untuk mengambil blanko KTP elektronik atau e-KTP. Sikap ini diambil karena Pemko Batam mendapat informasi blanko e-KTP kini telah tersedia. “Kami akan terapkan jemput ‘bola’. Akan kita lakukan segera,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemko Batam, Ardiwinata, Kamis (6/4) di Batamcenter.

Namun demikian, Ardi mengatakan, Pemko Batam belum memastikan berapa blanko yang akan diminta. Yang jelas, menurut Ardi, kini lebih kurang ada 100 ribu lebih permohonan pembuatan e-KTP yang masuk ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil)  Kota Batam. “Kita harap dapat banyak,” ucapnya.

Sebagai pengganti e-KTP pemerintah mengeluarkan surat pengganti sementara. Terhitung sejak September 2016 lalu, Disdukcapil Kota Batam telah menertibkan sekitar 11 ribu surat sementara pengganti e-KTP. Surat keterangan ini merupakan cara sementara pemerintah di tengah kosongnya blanko.

“Dalam sehari, surat keterangan ini kami keluarkan 300 hingga 500 berkas. Total kalau terhitung Januari, 8 ribu berkas,” kata Kepala Disdukcapil Batam, Said Khaidhar.

Dia menuturkan, surat keterangan ini berlaku hingga enam bulan sejak dikeluarkan. Hingga blanko e-KTP keluar atau tersedia, secara otomatis surat tersebut tidak lagi berfungsi.

“Kami tidak tarik kembali, otomatis saja (surat keterangan) tidak berlaku,” tambahnya.

Menurutnya, sebelumnya untuk mendapatakn surat ini masyarakat harus menunggu maksimal 14 hari kerja. Namun kini, pihaknya telah memperpendek waktunya hingga enam hari.

“Perbaikan akan terus dilakukan. Bisa saja nanti tiga hari setelah diajukan, bisa keluar suratnya,” ujarnya.

Dia menegaskan surat tersebut sah. Mensosialisasikan keabsahan surat ini, pihaknya telah bersurat ke berbagai instansi pelayanan publik, bank-bank hingga perusahaan. “Ini dilakuakn agar tak menemui hambatan. Sementara, kita hanya bisa berbuat seperti ini,” ucapnya.

Pihaknya, meminta masyarakat bersabar. Pasalnya pemerintah juga tidak ingin hal ini terjadi. Untuk itu dia berharap lelang blangko eKTP di pemerintah pusat berjalan dengan lancar.

“Supaya semuanya berjalan lancar,” harapnya. Terkait penumpukan berkas, dia menyebutkan hingga belum tersediannya blangko penumpukan akan terus terjadi. “Sejak September ada 110.000 berkas yang menunggu blangko ini,” katanya. (cr13)

Pencabul Divonis Lima Tahun Penjara

0

batampos.co.id – Pengadilan Negeri Tanjungpinang memvonis dua terpidanan, yakni kasus pencurian dengan pemberatan dan satu kasus lainnya pencabulan anak di bawah umur. Sidang tersebut digelar di ruang sidang Sittingplan di Dabo Singkep, Rabu (5/4) sore dengan Majelis Hakim yang diketuai oleh Hakim Sirait.

Sirait memberikan vonis kepada M Nor, 65 terpidana kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur lebih rendah dua tahun dibanding tuntutan Jaksa Jufri yang memberikan tuntutan kurungan penjara selama tujuh tahun.

“Hakim menjatuhkan hukuman mempertimbangkan umur terpidana serta berkelakuan baik selama dalam persidangan,” ujar Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejaksaan Negeri Lingga Jufri ketika memberikan keterangan di ruang kerjanya, Kamis (6/4) pagi.

Nor melakukan pencabulan terhadap anak di Pulau Lalang, berumur enam tahun. Aksi Nor diketahui bibi korban yang saat terbangun pada jam 1.00 WIB malam. Bibi korban melihat Nor akan mengenakan celananya kembali setelah melampiaskan nafsu bejatnya kepada korban.

Sedangkan kasus lainnya yakni pencurian dengan pemberatan, dengan terpidana Bahar bin Damura, 25, di fonis satu tahun kurungan penjaran. Putusan tersebut juga lebih ringan dibanding tuntutan jaksa kepada Bahar yakni kurungan penjaran selama 1,6 tahun.

“Bahar kami kenakan pasal 363 ayat satu ke tiga dan ke lima,” kata Jufri.

Bahar diketahui beraksi mencuri di rumah Asnan, salah satu warga di Desa Batu Berlubang, Kecamatan Senayang. Bahar membobol meja kerja Asnan dengan menggunakan gergaji besi, selanjutnya Bahar juga menggunakan obeng untuk mencongkel meja tersebut.

Bahar beraksi bukan lain adalah di salah satu rumah terangganya sendiri. Dalam aksinya, Bahar menguras uang sebanyak Rp 2,3 juta. Setelah dilakukan penangkapan terhadap Bahar, barang bukti hasil curian terpidanan itu hanya bersisa Rp 310 ribu saja.

“Barang bukti uang sebesar Rp 310 ribu, obeng dan gergaji besi juga diamankan negara,” ujar Jufri. (wsa)

Astaga…Gara-Gara Perwako, Guru Honorer Belum Gajian 3 Bulan

0

batampos.co.id – Lebih 200 tenaga honorer sekolah tak digaji selama tiga bulan, terhitung sejak Januari hingga Maret lalu. Pencairan gaji guru honorer yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), terganjal karena belum diterbitkannya Peraturan Wali Kota (Perwako) Batam yang mengatur tentang pencairan dana BOS.

“Kami berharap Pemko Batam segera menerbitkan Perwako ini, sehingga ratusan guru dan sekolah bisa menikmati hak mereka dari BOS,” kata Ketua Umum PGRI Kota Batam, Rustam Efendi saat menghadiri Konferensi Kerja I PGRI KotaBatam di Hotel Vista, Kamis (6/4/2017).

Menurutnya, seluruh sekolah telah menuntaskan persyaratan untuk pencairan dana BOS ini, termasuk pembuatan Rencana Anggaran Kerja Sekolah (RAKS). “Syaratnya telah kami penuhi, tinggal menunggu Perwako saja. Kami berharap dalam waktu dekat ini bisa segera dicairkan,” harap Rustam.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Muslim Bidin mengatakan, dana BOS sangat membantu sekolah dalam operasional. Saat ini, terdapat 200 lebih guru honorer yang digaji menggunakan dana BOS.

Pihaknya juga telah menyampaikan kepada Wali Kota Batam, Muhammad Rudi terkait permasalahan pencairan dana BOS ini. “Sudah kami sampaikan, tinggal menunggu Perwako saja. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini selesai,” ujar dia.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan, secepatnya akan menyampaikan masalah ini kepada Wali Kota. “Saya akan temui Pak Wali dan menyampaikan hal ini. Semoga secepatnya Perwako terbit, sehingga sekolah dan guru honorer bisa menerima haknya,” kata Amsakar usai membuka Konferensi Kerja I PGRI Batam di Hotel Vista, Sekupang.

Menurutnya, PGRI dan Dinas Pendidikan harus bekerjasama dalam menuntaskan permasalahan ini. Jangan sampai masalah ini mengganggu kinerja dan proses belajar di sekolah. “Saya pikir semua harus kompak dan bersinergilah, agar permasalahan yang ada selama ini tidak terjadi lagi,” pinta Amsakar. (cr17)

Pencak Silat Sijori, Target Kepri Juara Umum

0
Dua atlet pencak silat Imam Pratama (Biru) dan Muhammad Naashirudin bertarung dalam Pencak Silat Sijori ke X di TCC, Kamis (6/4). f.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Provinsi Kepri menargetkan keluar sebagai juara umum pada perhelatan akbar Pencak Silat Sijori ke X yang digelar di Tanjungpinang City Centre (TCC) Tanjungpinang.

Annual iven tersebut diikuti ratusan peserta dari Singapura, Malaysia, Riau, dan Kepri.

“Kepri sebagai tuan rumah tentu sangat berhasrat untuk keluar sebagai juara umum pada turnamen ini. Karena istilah Sijori sudah melekat dengan Singapura, Malaysia, Riau dan Kepri,” ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kepri, Meifrizon disela-sela pembukaan, Rabu (5/4) malam di Tanjungpinang City Centre (TCC).

Menurut Meifrizon, Pencak Silat Sijori adalah salah satu ajang bergengsi. Dijelaskan Meifrizon, maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai media pembinaan bagi atlet-atlet silat. Selain itu untuk melekatkan silaturahmi yang sudah terbangun.

Mantan Kepala Satpol PP Provinsi Kepri itu juga mengatakan, ada tiga kategori yang dipertandingkan. Yakni laga dan seni yang terdiri dari tunggal, ganda dan beregu. Adapun kegiatan ini akan diselenggarakan mulai 4 April dan berakhir pada 9 April mendatang.

“Dari Kepri sendiri, selain mengutus atlet Ikatan Pencak Silat Kepri (IPSI) ada juga perwakilan dari Tanjungpinang dan Karimun. Sedangkan dari Riau ada Pekanbaru dan Siak,” papar Meifrizon.

Pendiri Pencak Silat Sijori, Huzrin hood dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini dimulai sejak tahun 2002. Menurutnya ini adalah upaya untuk melestarikan kebudayaan melayu. Ia mengharapkan, setiap atlet yang bertanding dapat memberikan yang terbaik.

“Kalah menang dalam pertandingan adalah hal yang lumrah. Yang terpenting junjung tinggi sportivitas, dan berikan atraksi terbaik,” ujar Huzrin Hood.

Sementara itu Asisten I Pemprov Kepri, Raja Ariza yang mewakili Gubernur Kepri, Nurdin Basirun dalam sambutannya, ivent ini harus melahirkan atlet-atlet silat yang berprestasi. Sijori adalah negara serumpun yang punya kesamaan budaya melayu, yakni pencak silat.

“Sportivitas harus menjadi yang terdepan. Kita harapkan kepada para atlet bertanding dengan sungguh-sungguh, untuk meraih prestasi terbaik,” ujar Raja Ariza.(jpg)

Apri Minta KONI Mendata Atlet Berprestasi

0

batampos.co.id – Bupati Bintan, Apri Sujadi meminta kepada pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bintan untuk mendata seluruh atlet berprestasi di Kabupaten Bintan. Sebab masih banyak pemuda yang memiliki keahlian diberbagai cabang olahraga (cabor) tersebar di 10 kecamatan belum tercatat.

“KONI harus inventarisir para atlet yang tersebar di 10 kecamatan. Karena banyak atlet berprestasi yang belum tercatat. Padahal mereka dapat menyumbang prestasi gemilang di dunia olahraga Kabupaten Bintan,” ujar Apri dihadapan 17 pengurus cabor di Kantor Camat Gunung Kijang, Kamis (6/4).

Bedasarkan catatan KONI Bintan, kata Apri perolehan prestasi atau mendali setiap tahunnya tidak mengalami pergerakan yang gemilang. Melainkan dunia olahraga di Kabupaten Bintan paling merosot diseluruh Kepri. Kejadian ini mencerminkan lemahnya pembinaan maupun pelatihan yang diberikan kepada atlet.

Agar prestasi disetiap cabor bisa meningkat, lanjut Apri diminta seluruh pengurus cabor dibawah naungan Koni Bintan serta Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Bintan dapat bekerjasama dan bekerjakeras untuk mengharumkan dunia olahraga didaerah ini. Datalah atlet berprestasi di Bintan maupun yang berada di luar daerah untuk memperkuat cabang-cabang olahraga yang ada.

“KONI dan Disbudpora segera bekerja. Data semua atlet Bintan yang berada di dalam maupun luar daerah. Kita akan siapkan anggarannya untuk membina dan melatih mereka agar lebih profesional lagi. Karena merekalah kunci kesuksesaan dunia olahraga kita,” bebernya.

Dukungan Pemkab Bintan terhadap kemajuan dunia olahraga, sambung Apri tidak hanya sekedar menganggarkan dana untuk pembinaan dan pelatihan atlet saja. Tetapi mulai tahun ini, Bintan akan membangun berbagai sarana olahraga yang lengkap beserta fasilitas penunjang lainnya.

Apri berharap Bintan memiliki atlet-atlet yang andal dalam 17 cabor. Diantaranya sepak bola, atletik, renang, bulu tangkis, tenis meja, tenis lapangan, pencak silat, bola basket, bola voli, bola takraw, binaraga, karate, biliard, dayung, catur, bolling, dan sky air.

Sementara itu Ketua KONI Bintan, Cangku alias Kepyono mengatakan Koni dan Disbudpora akan bekerjasama untuk menginvetarisir seluruh atlet berprestasi. Kedua lembaga ini akan memulai pendataannya di seluruh wilayah Bintan kemudian akan merambat keluar daerah.

“Kami akan mencari anak Bintan yang berbakat dibidang olahraga maupun yang telah berprestasi. Bahkan kami akan boyong atlet Bintan yang berada di luar daerah kembali kesini,” katanya.

Atlet yang akan didata, lanjut Cangku akan disesuaikan dengan pengurus cabor yang ada. Kemudian juga disesuaikan dengan fasilitas yang disediakan. Sehingga pembinaan dan pelatihannya dapat berjalan lancar dan maksimal.

“Untuk saat ini atlet yang kita miliki ada 168 orang. Kemudian untuk pelatihnya ada 30 orang, official ada 10 orang dan panitia 22 orang. Jumlah itu akan berubah setelah kita lakukan pendataannya,” ungkapnya. (ary)

SMPN 5 Bintan Wakili Provinsi Kepri

0

batampos.co.id – SMPN 5 Bintan menjadi satu-satunya sekolah yang berkesempatan mewakili Provinsi Kepri di ajang lomba sekolah sehat tingkat nasional yang digelar, Selasa (18/4) mendatang.

Keberhasilan ini tak lepas dari proses panjang yang telah dilewati dalam mewujudkan sekolah berwawasan lingkungan sehat. Salah satunya berhasil meraih juara pertama lomba sekolah sehat tingkat Provinsi Kepri tahun 2016.

Pelaksana tugas (Plt) Sekda Kabupaten Bintan, Adi Prihantara mengatakan untuk bisa mengukir kembali prestasi yang pernah didapat kejenjang lebih tinggi, perlu ada kesiapan dan persiapan yang matang, agar dalam perlombaan tersebut dapat memberikan hasil maksimal. Sehingga mampu meraih prestasi yang membanggakan ditingkat nasional.

“Kami minta semua OPD (organisasi perangkat daerah) terkait bisa lebih fokus berbagai persiapan yang diperlukan menjelang penilaian oleh tim penilai dari pusat,” kata Adi di kantor Bupati Bintan, Kamis (6/4).

Selain persiapan lanjut Adi, segala kendala dan kekurangan di SMPN 5 Bintan, harus segera diatasi. Namun tidak merubah keaslian suasana sekolah tersebut.

“Kita tidak ingin hanya karena mencari juara atau penghargaan saja, terus melakukan pembenahan. Tapi yang terpenting adalah kegiatan sekolah sehat ini dapat dilakukan terus-menerus. Kalau bisa diterapkan juga diseluruh sekolah yang ada di KabupatenBintan,” pintanya.

Adi menjelaskan, untuk mendukung kegiatan sekolah sehat, perlu didukung dengan kerjasama antara sekolah dan puskesmas yang ada di sekitar wilayah tersebut.

“Mungkin bisa dilakukan dengan penandatangan MoU yang diketahui Kepala Dinas Pendidikan, serta Kadis Kesehatan, agar dalam uraian tugas pembinaan dapat dilakukan secara profesional,” sambungnya.

Adi juga mengajak seluruh OPD terkait untuk ikut melakukan pembinaan, serta membantu pihak sekolah dalam persiapan penilaian sekolah sehat.

“Sebisa mungkin lakukan peninjauan ke lokasi sekolah, agar apa yang menjadi kebutuhan harus dilengkapi, sehingga pelaksanaan penilaian dapat berjalan baik dan lancar,” imbuhnya. (cr20)

Polisi Bekuk Tiga Pelaku Curanmor

0

batampos.co.id – Polsek Bintan Utara berhasil membekuk tiga kawanan pelaku pencurian bermotor (curanmor), yakni Indra Sujadmoko, 48, Yudi Krisnawan, 49, dan Suhelman, 49. Ketiga pelaku ini diketahui mencuri motor Yamaha Mio warna biru putih BP 4670 QB, milik Samsurizal, 39, yang sedang terparkir rapi di depan warung makan Nusantara Tanjunguban.

“Ketiga pelaku sudah kami amankan di waktu dan tempat yang berbeda. Yang satu di Tanjungpinang, Senin (3/4), dan duanya lagi di daerah Tanjunguban, Selasa (4/4) lalu,” jelas Kapolsek Bintan Utara, Kompol Jaswir, Kamis (6/4).

Jaswir mengatakan penangkapan pelaku ini berdasarkan dari laporan kehilangan sepeda motor milik korban yang diparkirnya tepat didepan warung makan Nusantara Tanjunguban.

“Pertengahan Januari 2017 lalu, pelapor berangkat ke Subang Jawa Barat. Sebelum berangkat, ia (Samsurizal, red) memarkirkan kendaraannya di depan rumah makan Nusantara Tanjunguban. Namun pada akhir Januari saat pulang, kendaraannya sudah hilang dari tempat parkir,” ungkap Jaswir.

Perwira bunga satu ini menjelaskan dari hasil pengembangan tim, ternyata ketiga pelaku ini sudah mengenal korban sebelumnya.

“Sebelum berangkat ke kampungnya. Mereka (Pelaku, red) masih sempat minum kopi bersama di warung itu. Jadi pelaku tahu kalau motor itu ditinggalkan pemiliknya jauh. Tapi tanpa sepengetahuan korban, ternyata kunci motornya terjatuh dan kunci itu yang digunakan oleh pelaku untuk membawa lari motornya,” terangnya.

Dari hasil pengakuan pelaku, lanjutnya 1 unit motor tersebut sudah dijual kepada penada dengan harga Rp 10 juta.

“Pengakuan mereka (pelaku, red) baru satu kali itu saja mencuri motor. Dan hasilnya sudah dibagi-bagi untuk senang-senang,” sebutnya.

Ia menambahkan atas kejadian tersebut ketiga tersangka ini akan dijerat dengan pasal 362, jo Pasal 55 KUHPidana, dengan ancaman hukuman penjara di atas 5 tahun. (cr20)

Disdukcapil Jemput Balanko E-KTP ke Pusat

0

 

batampos.co.id – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tanjungpinang, Irianto mengatakan akibat ketiadaan blanko membuat 4.451 Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) terhenti proses cetaknya. Sehingga banyak warga Tanjungpinang yang mengeluh dan kecewa karena belum memperoleh E-KTP tersebut.

“Kami minta warga yang belum mendapatkan E-KTP tidak berkecil hati. Karena pekan depan tepatnya 11 April mendatang saya langsung mengambil blankonya ke pusat. Sehingga proses cetaknya dapat segera dilaksanakan,” ujar Irianto ketika dikonfirmasi, Kamis (6/4).

Selain mandeknya cetak E-KTP, lanjut Irianto masih ada 4000an warga Tanjungpinang belum melakukan perekaman data kependudukan. Maka langkah selanjutnya, akan dilaksanakan sistem jemput bola agar warga Tanjungpinang segera mengurus dan mengantongi E-KTP tersebut.

“Saya optimis seluruh warga Tanjungpinang mengantongi E-KTP sebelum akhir April ini,” katanya.

Ditanya progres ke depan dalam meningkatkan pelayanan publik, Irianto mengatakan memang dirinya baru sehari menjabat sebagai Kadisdukcapil. Namun dia sudah memiliki progres panjang. Untuk tahap pertama, kata Irianto akan mengevaluasi besar-besaran kinerja staf-stafnya karena demi mencapai pelayanan maskimal dibutuhkan orang yang berkualitas dan berloyalitas.

Langkah selanjutnya, sambung Irianto akan meningkatkan sarana dan prasarana penunjangnya. Sebab untuk melayani masyarakat tak sekedar memiliki SDM yang berkualitas saja tapi harus didukung fasilitas yang bagus juga.

“Kita akan evaluasi kinerja staf dulu. Sedangkan untuk sarana dan prasarananya belum dapat dilakukan sebab anggaran tak ada. Mungkin tahun depan kita usulkan pengadaanya di APBD 2018,” ungkapnya. (ary)

Jelang UN, Siswa SMA 2 Kundur Doa Bersama

0

batampos.co.id – Berbagai persiapan sudah dilakukan siswa SMAN 02 Kundur untuk menghadapi Ujian Nasional (UN). Mulai dari penambahan jam belajar, melaksanakan tryout hingga doa bersama.

“Kami melaksanakan doa bersama di musala sekolah dengan harapan peserta UN diberikan kesehatan, kelancaran, dan kesuksesan,” ungkap Kepala SMA 02 Kundur Drs Zurkani, Kamis (6/4) kemarin.

Zurkani mengaku seluruh siswanya menyatakan sudah siap mengikuti Ujian Nasional Senin mendatang. Seluruh peserta sebanyak 88 siswa terdiri dari 45 laki-laki, dan 43 perempuan.

Memang, untuk melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), SMAN 02 Kundur, belum siap. Mengingat masih banyaknya kekurangan seperti ketersediaan perangkat komputer, belum adanya jaringan internet, dan sarana pendukung lainya.
“Jadi, tahun ini SMA 02 Kundur masih melaksanakan Ujian Nasional secara manual. Kendatipun belum dapat melaksanakan UNBK namun siswa sudah siap untuk mengikuti UN Senin depan,” tegasnya.

Secara terpisah, Pengawas SMA Pulau Kundur Syaril membenarkan belum ada satupun SMA negeri di Kundur yang melaksanakan UNBK. Disebutkan di Pulau Kundur terdiri lima kecamatan terdiri dari enam SMAN, satu SMA Darul Furqon dan satu Madrasah Aliyah (MA). Masing-masing SMA dan MA akan melaksanakan ujian sepekan setelah pelaksanaan ujian SMK.

Dari data masing-masing sekolah SMAN 01 Kundur terdapat 208 siswa laki-laki 89 perempuan 119, SMAN 02 laki-laki 45 perempuan 43 jumlah 88 siswa, SMAN 03 jumlah 135 siswa laki-laki 59 siswa perempuan 76 jumlah 135, SMAN 04 jumlah 139, siswa laki-laki 58 perempuan 81, SMAN 05 jumlah peserta 45, siswa laki-laki 17 perempuan 28, SMAN 06 jumlah peserta 47, siswa laki-laki 30 siswa perempuan 17, SMA Darul Furqon 31, siswa laki-laki 7 siswa perempuan 24 dan madrasah Aliyah (MA) Al-Huda 15 siswa. (ims)