Rabu, 20 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13506

Cegah Pungli Saat Penerimaan Siswa Baru

0
Perwakilan dari Polres Karimun, AKP Eriman saat memaparkan materi sosialisasi menghindari adanya pungli saat PSB. F. Tri Haryono/batampos.

batampos.co.id – Bupati Karimun Aunur Rafiq, meminta pihak sekolah menjalin koordinasi dengan penegak hukum, dan Pemkab Karimun melalui Dinas Pendidikan Karimun dalam penerimaan pelajar baru (PSB) ajaran 2017-2018 nanti. Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi pelanggaran hukum atau tertangkap tangan oleh tim Sapu Bersih Pemungutan Liar (Saber Pungli) karena melakukan praktek pungli PSB.

”Melalui sosialisasi inilah, bagaimana batasan pungli serta bentuknya yang mana boleh dipungut dan yang tidak boleh dipungut dana kepada calon pelajar yang akan masuk sekolah,” ungkap Rafiq saat sosialisasi saber pungli bagi kepala sekolah di Gedung Nasional, Rabu (31/5) kemarin.

Makanya peranan kepala sekolah sangat penting dalam berkoordinasi batasan yang diperbolehkan untuk memungut dana saat penerimaan siswa baru. Sehingga, tidak salah mengartikan penetapan dana kepada wali murid untuk dipergunakan oleh pihak sekolah. Dengan demikian, penerimaan siswa baru benar-benar berjalan secara transparan.

”Yang jelas teknisnya bagaimana, apakah diperbolehkan memberikan sumbangan kepada sekolah. Ini sebagai contoh dan sebagainya,” paparnya.

Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Karimun Bakri Hasyim mengatakan, sosialisasi Pungli di sekolah dalam menghadapi penerimaan peserta didik baru yang diikuti kepala sekolah mulai tingkat SD, SMP dan SMA/Sederajat di gedung Nasional. Yang bertujuan, untuk memberikan pemahaman apa itu pungli, batasan mana saja yang tidak diperbolehkan Pungli di sekolah maupun oleh Disdik itu sendiri. Kemudian memberikan kepada sekolah agar kreatif dan inopatif demi pengembangan sekolah itu sendiri.

”Yang sudah berjalan adalah infaq Rp 1000. Dimana dana tersebut sudah terkumpul, dipergunakan untuk membangun fisik sekolah seperti rehap mushola dan sebagainya. Nah, apakah ini termasuk pungli atau tidak,” tanya Bakri.

Dengan narasumber dari Polres Karimun yang kebetulan masuk dalam salah satu tim Saber Pungli Karimun, berarti ada kejelasan mana saja yang termasuk Pungli. Sehingga, para kepala sekolah bisa menjadi acuan nantinya ketika sudah dibukanya penerimaan siswa baru usai lebaran nanti.

”Intinya, jangan ada salah presepsi terhadap sumbangan yang dipungut dari wali murid,” jelasnya.

Sementara narasumber dari Polres Karimun Kasatbimas AKP Eriman saat memberikan pemaparan berdirinya Saber Pungli dengan dasar hukum yang berlaku di Indonesia. Salah satunya, Undang-undang Republik Indonesia Nomor 28 tahun 1999 tentang penyelenggaraan negara yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme. Kemudian, Perpres nomor 87 tahun 2016 tentang satuan tugas sapu bersih pungutan liar dan keputusan Bupati Karimun nomor 598 tahun 2016 tentang satuan tugas sapu bersih pungutan liar Kabupaten Karimun. (tri)

Gudang Penyimpanan Kertas dan Dupa Terbakar

0

batampos.co.id – Warga di jalan Nusantara, Kecamatan Karimun dikejutkan dengan adanya asap tebal yang keluiar dari dalam bangunan beton berlantai lima yang di gang kecil jalan tersebut, Selasa (30/5) malam pukul 23.30 WIB.

Bangunan tersebut merupakan gudang untuk tempat penyimpanan kertas-kertas sembahyang dan juga berbagai jenis dupa. Tidak ada yang tinggal di dalam bangunan beton tersbeut. Sehingga, pada saat asap keluar melalui lobang angin dari lantai dua bangunan tersebut, warga dan petugas yang ingin masuk melakukan pemadaman mengalami kelusitan.

”Jalan di gang memang tidak dikunci. Tapi, pada saat mau mendekati gudang ada terali besi. Untuk membukanya tidak terlalu sulit. Tapi, pada saat sampai di pintu besi gudang butuh waktu lebih dari 20 menit untuk bisa membuka pintunya. Bahkan, sebelum pintu masuk berhasil dibuka, petugas pemadam kebakaran menggunakan tangga dari luar dan memecahkan jendela untuk menyemprotkan air,” ujar salah seorang warga, Edi Batam Pos

Pantauan di lapangan, meski kebakaran di gudang tidak terlalu besar dan hanya membakar pada bagian dalam bangunan, namun butuh waktu satu setengah jam untuk melakukan pemadaman dan sekaligus pendinginan di dalam bangunan. Hal ini disebabkan dalam bangunan tersebut penuh dengan kertas dan dupa. Sehingga, meski sudah disemprot menggunakan dengan air dari dua mobil pemadam kebakaran, namun masih tetap mengeluarkan asap. Akhirnya, selain disiram dengan air, petugas juga menyisihkan tumpukan kertas. Sehingga, dapat mengetahui dimana yang masih mengeluaakan asap. (san)

Penyerapan Anggaran Capai 35 Persen

0
Bupati Karimun Aunur Rafiq. F. Tri Haryono/batampos

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Karimun mengklaim bahwa APBD tahun ini sebesar Rp 1,1 triliun sudah diserap sampai dengan 35 persen. Baik dari sektor belanja langsung dan belanja tidak langsung (BL/BTL).

”Berdasarkan laporan, sampai saat ini serapan anggaran masih normal. Artinya, persentase jika dilihat dari Maret sampai dengan akhir bulan lalu sudah mencapai 35 persen. Persentase ini sebagian besar berasal dari kegiatan belanja tidak langsung masih normal. Dan, juga untuk kegiatan lainnya berjalan lancar,” ujar Bupati Karimun, Aunur, Kamis (1/6).

Kemudian, kata Bupati, untuk belanja langsung memang membutuhkan waktu. Dan, dengan belanja langsung ini akan membuat penyerapan APBD itu lebih besar lagi. Karena, dalam bentuk proyek dan jumlahnya juga besar. Tapi, pelaksanaannya itu membutuhkan waktu, karena melalui proses. Mulai dari proses perencanaan dan kemudian masuk ke lelang elektronik.

”Proses perencanaan itu masing-masing untuk satu jenis proyek. Sehingga, memang membutuhkan waktu. Setelah selesai itu baru bisa dilaksanakan lelang proyek inti. Berdarakan laporan dari Dinas PU dua hari lalu, sudah mulai banyak paket atau proyek yang masuk ke unit layanan pemerintah (ULP) untuk dilelangkan secara online. Kita berharap, tahun ini semuanya dapat dilaksanakan tepat waktu dan berkualitas,” jelasnya.

Dikatakan Bupati, belanja langsung ini jika pekerjaan belum selesai berdasarkan persentase, maka dana dari pemerintah tidak bisa dikeluarkan. Sehingga, uang milik pemerintah yang ada di bank akan menumpuk. Akibatnya, perekonomian akan melambat. Tapi, mudah-mudahan dengan sudah mulai berjalannya proses lelang proyek pembangunan, penyerapan anggaran akan lebih besar dan perputaran uang di masyarakat bisa lebih banyak. (san)

Usai Tangkap Buaya di Seilangkai, Doni dan Erwin Jadi Pengangguran

0

batampos.co.id – Masih ingat dengan penangkapan buaya besar di sungai Seilangkai, Sagulung, Kamis (25/5) lalu?!

Doni Efendi, 31 dan Erwin, 42 dua pedagang keliling pulau yang berhasil menaklukan buaya raksasa tersebut kini tak bisa berdagang lagi. Pancung boat sebagai alat transportasi dan juga alat pengangkut barang dagangan mereka kini sudah rusak akibat diseret oleh buaya tersebut sejauh satu kilometer.

Kedua warga Seilangkai Sagulung itu kini jadi penganggur.”Tak bisa dagang lagi kami pak. Mesin (pancung) masih rusak. Kami sudah usaha perbaik tapi belum jadi,” ujar Doni, kepada Batam Pos, Kamis (1/6).

Doni ialah warga perumahan Putera Moro 2 blok D/7 sedangkan Erwin warga perumahan Puteri Hijau, Sagulung. Mereka biasanya berdagang keliling pulau dengan pancung tersebut. Doni menjual perlengkapan sandal dan sepatu sementara Erwin menjual sayur. Setiap hari keduanya keliling dari satu pulau ke pulau lain di sekitar perairan Sagulung.

Rusaknya alat transportasi air mereka itu kata Doni memang akibat aksi nekad keduanya yang berusaha menaklukan buaya dengan panjang mencapai lima meter itu. “Setelah berhasil dijerat (dengan tali jangkar), buaya itu mencoba kabur ke arah laut. Makanya kami sempat diseret sejauh satu kilometer ke arah hulu sungai,” kata Doni.

Saat ditarik buaya, Doni dan Erwin mencoba melawan dengan menggerakan mesin pancung boat mereka.

Doni

“Karena lama melawan dengan posisi gas tinggi, makanya mati mesin pancung kami itu. Tenaga buaya lebih kuat,” kata Doni.

Sejak saat itu, mesin pancung mereka tak lagi hidup sampai sekarang. Keduanya sudah berusaha perbaik, namun mesin tersebut belum juga jadi.

“Sekarang masih di bengkel. Kata orang bengkel rusak parah. Butuh banyak biaya,” ujar Doni.

Akibat kejadian itu keduanya tak bisa lagi berdagang keliling pulau. Keduanya hanya bisa tinggal diam di rumah semenjak mesin pancung mereka rusak.

“Nganggurlah kami sekarang. Gimana mau dagang, kalau tak ada mesin pancung,” kata Doni lagi.

Keduanya berharap agar pemerintah terkait bisa memperhatikan persoalan yang mereka hadapi itu. Sebab bagaimanapun kata Doni apa yang dilakukan mereka itu untuk kebaikan bersama.

“Kalau seandainya kami tak berani untuk tangkap buaya itu, bisa-bisa makan korban,” kata Doni.

Adakah Anda bisa membantunya?! (eja)

The Magnificent Seven: Indonesia’s Marine National Parks Ulas 7 Taman Nasional Laut Indonesia

0

THE MAGNIFICENT SEVEN:  INDONESIA’S MARINE NATIONAL PARKS, sebuah buku yang mengupas kecantikan 7 Taman Nasional Laut Indonesia.

Buku ini diterbitkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI bersama United Nations  Development Program (UNDP), sore nanti (2/6/2017), di Tugu Kunstring Paleis, Gondangdia, Menteng, Jakarta. itu.

“Selamat atas penerbitan buku THE MAGNIFICENT SEVEN:  INDONESIA’S MARINE NATIONAL PARKS. Buku yang membedah Potensi Taman Nasional Laut kita, yang tak ada duanya,” tutur Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI, Jumat (2/6).

Arief Yahya merasa sangat terbantu dengan hadirnya buku itu. Buku ini membuka mata dunia, bahwa Indonesia adalah negara maritime dengan biodiversity paling lengkap, paling hebat, paling keren di dunia. “Dan diakui oleh UNDP, lembaga resmi PBB,” kata dia.

Saat ini, Indonesia punya 7 taman nasional laut Indonesia yang punya kualitas kelas dunia. Keindahannya merata. Masing-masing punya keistimewaan yang khas.

UNDP yang notabene merupakan organisasi multilateral yang punya pamor dunia itu bahkan menyebut 7 Taman Nasional Laut Indonesia dengan julukan THE MAGNIFICENT SEVEN.

Di Jakarta, ada Taman Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu. Di sana ada banyak pulau eksklusif yang tidak kalah dengan destinasi lainya yang sedang hits seperti Pulau Puket dan Pulau Maladewa. Bahkan pesona Pulau Bira, Pulau Macan, Pulau Pantara, Pulau Bidadari, Pulau Ayer dan Pulau H, pernah ditawarkan ke Raja Salman.

Setelah itu, ada Karimun Jawa di Jawa Tengah. Eksotisme wisata baharinya tak kalah dengan destinasi wisata di kepulauan lainnya di Indonesia. Bahkan karena masih asri menjadikan kawasan yang dihuni oleh 27 pulau kecil ini kerap disebut sebagai “surga bahari yang terpendam”. Pasir putih halus menghampar luas di banyak pantai yang
masih perawan. Keindahan bawah lautnya menjadi pilihan utama bagi wisatawan khusus di Karimun jawa.

Setelah itu, ada Wakatobi-Sulawesi Tenggara, Takabonerate-Sulawesi Selatan, Bunaken-Sulawesi Utara, Togian- Sulawesi Tengah dan Teluk Cenderawasih-Papua, dengan keanekaragaman hayati lautnya yang sangat kaya.

Tidak salah apabila para penggiat pariwisata bahari di Dunia berujar bahwa taman-taman laut nanaman indah di perairan Nusantara tadi sebagai Sekeping Surga Yang Jatuh Ke Bumi.

“Chemistry wisatawan dengan tujuh taman nasional kita tadi bisa langsung nyetel. Semuanya sangat indah,” ungkap menteri asal Banyuwangi itu.

Untuk sektor pariwisata bahari, kehadiran taman-taman laut tadi merupakan wahana atraksi wisata laut yang menarik bagi kegiatan kegiatan snorkeling, surfing, sailing, swimming,  diving, cruising dan game fishing.  Sedang pantai-pantai dan pulau-pulaunya menjadi wahana jamenitas melalui pembangunan resor-resor ramah lingkungan.

Tidak heran bila majalah DIVE MAGAZINE pada Februari 2017 lalu, telah menetapkan Indonesia sebagai THE MOST POPULAR DIVE DESTINATION 2017. Sedang Nihiwatu Resort, di Pulau Sumba telah pula ditetapkansebagai #1 HOTEL IN THE WORLD-2016 oleh Majalah TRAVEL & LEISURE.  Tiada lain, ini semua juga didasarkan pada adanya taman-taman laut dan keanekaragaman hayati Nusantara yang keindahannya tiada tara.

Kini, Kementerian Pariwisata ikut memberi sentuhan pada promosi 7 taman nasional laut yang tergolong istimewa tadi. Presiden Joko Widodo sudah mengisyaratkan dalam Rapat Terbatas Kabinet Tentang Taman Nasional Laut,  pada 30 Maret 2016 lalu. “Tempat-trmpat itu bisa menjadi destinasi wisata kelas dunia, karena itu harus dipromosikan ke mancanegara,” ujar Menpar Arief.

“Kami mengusulkan agar softcopy file dari Buku ini dapat dimasukkan ke dalam website Wonderful Indonesia, agar bisa diunduh oleh para calon wisatawan mancanegara yang akan berkunjung ke Indonesia,” tuturnya.

Kerjasama antara Kementerian LHK dengan Kementerian Pariwisata diharapkan dapat  ditingkatkan pula guna menyiapkan taman-taman laut sebagai destinasi wisata bahari baru.

“Jumlah kunjungan kapal-kapal yacht dan kapal kapal Cruise ke taman-taman Nasional laut kita terus bertambah setiap tahun,” ungkap dia.

Begitu pula aksesibilitas udara melalui penerbangan langsung beberapa kota di Tiongkok menuju Manado guna mengunjungi Taman Nasional Bunaken, ataupun penerbangan langsung Denpasar – Wakatobi guna mengunjungi Taman Nasional Laut Wakatobi, juga penerbangan charter seaplanes route Batam – Pulau Bawah Resort di Kepulauan Riau.

Kesemuanya ini, lanjut Menteri Arief Yahya, langsung maupun tidak langsung, akan bersentuhan dengan kegiatan kegiatan di taman-taman Nasional laut tadi.

“Kehadiran wisman tadi dapat meningkatkan pemasukan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) di Balai-Balai Taman Nasional,  namun diharapkan juga adanya peningkatan pelayanan bagi para wisatawan, seperti menjaga kebersihan pantai dari sampah-sampah plastik,” jelasnya.(*)

Ada Gigi Dinosaurus Berumur 150 Juta Tahun

0
PENGUNJUNG anak-anak beraksi layaknya arkeolog di Science Center Singapura, akhir pekan lalu. Beragam wahana dan keseruan disajikan dalam pameran bertajuk Dino Robot Factory yang digelar hingga 27 Agustus mendatang. F. Suparman/Batam Pos.

batampos.co.id – Menyambut libur panjang sekolah, Science Centre Singapura menggelar pameran bertajuk Dino Robot Factory. Pameran yang menggandeng penyelenggara dari Jepang itu dihelat mulai 20 Mei hingga 27 Agustus mendatang.

Sesuai dengan namanya, pameran ini menampilkan berbagai permainan dan pertunjukan edukatif seputar dunia dinosaurus. Mulai dari membuat robot dinosaurus, mempelajari sejarah dinosaurus, hingga mengenal jenis-jenis dinosaurus yang pernah ada di masa lampau.

“Pameran ini kami persembahkan untuk anak-anak usia 12 tahun ke bawah,” kata Yaya, staf Science Center Singapura, akhir pekan lalu.

Selain itu, pameran Dino Robot Factory ini juga menampilkan berbagai fosil dinosaurus yang berusia ratusan juta tahun. Di antaranya gigi Jurassic Sauropod yang diperkirakan berusia 150 juta tahun, tulang punggung Troodon yang berumur 70 tahun, dan fosil-fosil dinosaurus lainnya.

“Semuanya asli. Ini temuan para arkeolog dari berbagai negara,” kata Yaya.

Di dalam area pameran, panitia juga menyediakan berbagai wahana seru bagi para pengunjung. Misalnya wahana gurun pasir yang menjadi tempat simulasi para arkeolog menggali fosil dinosaurus. Di wahana ini, anak-anak bisa beraksi seperti layaknya arkeolog sungguhan saat menemukan sebuah fosil.

Ada juga wahana entertainmen berupa dom mini untuk menyaksikan film pendek seputar dinosaurus. Dalam film pendek ini pengunjung akan disuguhi sejarah dinosaurus dan penyebab kepunahannya.

Untuk bisa menikmati semua keseruan ini, pengunjung dipungut biaya 12 dolar Singapura untuk dewasa dan 8 dolar Singapura untuk pengunjung anak-anak.

Selain menikmati pameran Dino Robot Factory, mengunjung juga bisa melanjutkan keseruan dengan menyaksikan film di Omni Theatre yang merupakan satu-satunya teater kubah IMAX di Singapura, yang dilengkapi layar kubah setinggi 5 lantai.

Sejalan dengan tema pameran, Omni Theatre juga menampilkan film seputar dunia robot dengan kualitas gambar dan teknologi 8 dimensi. (par)

Luxembourg akan Gunakan Hang Nadim sebagai Hub Kargo Udara

0
Apron baru Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, Rabu (3/5). F. Yusuf Hidayat/Batam Pos

batampos.co.id – 30 Mei 2017 menjadi hari bersejarah bagi Hang Nadim. The Strait Times mengabarkan Indonesia dan Luxembourg memasuki tahap finalisasi perjanjian bilateral transportasi udara.  Luxembourg akan memindahkan kargo udara mereka ke Hang Nadim Batam, Provinsi Kepri.

Memorandum of understanding (MoU) akan ditandatangani oleh kedua menteri perhubungan kedua negara pada Asean-European Meeting (ASEM) akhir tahun ini.

Finalisasi kesepakatan ini dilakukan oleh menlu RI Retno LP Marsudi bersama rekan sejawatnya dari Luxembourg, Jean Asselborn, di Jakarta.

“Kami sepakat untuk menfinalisasikan MoU yang akan ditandatangani pada September 2017 di Bali saat ASEM,” ujar Retno.

Perjanjian itu menjelaskan bahwa Luxembourg akan menggunakan Bandara Hang Nadim sebagai hub operasi kargo udara mereka.

Mereka memilih Hang Nadim sebab bandara Changi di Singapura menerapkan tarif tinggi untuk mendarat (landing fee), jelas Direktur Jenderal urusan Amerika dan Eropa, Kemenlu, Muhammad Anshor.

Pemerintah RI merencanakan merehab Hang Nadim pada 2019 mendatang. Dana untuk rehab ialah US$448 million

Hang Nadim disiapkan sebagai salah satu  bandara hub (penghubung) di indonesia.(ptt)

Kampung Sakera Jadi Objek Wisata

0
Bupati Bintan Apri Sujadi menyerahkan bantuan mal kepada 10 penerima bantuan saat safari Ramadan di Musala Al Mustaqim Kampung Bugis, Kelurahan Tanjunguban Utara, Rabu (31/5).

batampos.co.id – Pemkab Bintan menetapkan Kampung Sakera, Tanjunguban menjadi objek wisata baru. Di kampung itu, akan dibangun condotel mewah atau kondominium yang dikelola layaknya pengelolaan hotel.

Kabar baik ini disampaikan Bupati Bintan Apri Sujadi saat melakukan safari ramadan di musala Al Mustaqim Kampung Bugis, Kelurahan Tanjunguban Utara, Rabu (31/5). “Semoga berdampak positif bagi masyarakat sekitar,” harapnya. Untuk itu, Pemkab Bintan akan segera melakukan persiapan yang matang.

Apri juga menyampaikan komitmennya membangun Kabupaten Bintan dengan memberikan pelayanan yang prima dan terbaik. Sumber daya manusia (SDM) harus terus diperbaiki sehingga menghasilkan SDM yang berkompeten.

“Semoga program pendidikan gratis dan pemberian beasiswa kepada siswa berprestasi, dapat meningkatkan taraf penididikan anak muda di Bintan,” katanya. Agar, anak-anak di Bintan dapat berkompetisi meraih prestasi di dunia kerja. “Memang telah kita siapkan untuk ke depan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Apri mengajak masyarakat Bintan terus menjaga kebersamaan dan kekompakan antarsesama. Agar apa yang menjadi tujuan pemerintah untuk menyejahterakan masyarakat tercapai dengan baik dan lancar.

“Bulan puasa merupakan bulan penuh berkah maka kebaikan apapun yang kita lakukan semua akan mendapatkan pahala yang lebih, apalagi dilakukan secara khusyu,” katanya.

Dalam pelaksanaan safari ramadhan di Bintan Utara, Bupati Bintan Apri Sujadi secara pribadi menyerahkan bantuan zakat mal kepada 10 penerima bantuan. Bantuan dari Pemkab bintan juga diserahkan kepada Mubaligh sebesar Rp 1.250.000, guru ngaji Rp 1.250.000, Imam mesjid Rp 1.000.000, Pelaksana Fardu kifayah Rp 1 juta dan program CSR PD BPR Bintan untuk bantuan operasional masjid sebesar Rp 3 juta. (cr21)

Lemper Bakar Santapan Buka Puasa

0
Yurnalis membakar lemper pesanan pelanggan di jalan Ir Sutami Tanjungpinang, Kamis (1/6). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Lemper bakar menjadi salah satu makanan yang memiliki citarasa tersendiri. Perpaduan antara ketan dan ikan tongkol yang dibungkus dengan daun pisang lalu di panggang menggunakan arang menjadi menu santapan ringan nan mengenyangkan untuk berbuka puasa.

Yurnalis, 47 penjual lemper bakar khas Anambas di jalan Ir Sutami mengatakan, permintaan dan pemesanan lemper kian meningkat selama Ramadan. “Alhamdulillah saat bulan puasa, yang pesan lebih banyak. Biasanya saya membuat 300 bungkus, semenjak puasa jadi bertambah menjadi 500 bungkus,” ungkapnya, Kamis (1/6).

Harga lemper bakar yang murah dan terjangkau juga menjadi salah satu alasan ramainya pembeli lemper bakar ini. Yurnalis mengatakan harga satu bungkus lemper bakar di hargai Rp2ribu. “Selain enak dan gurih, harganya juga murah meriah,” kata lelaki asal Terempa ini.

Lemper bakar yang dijual, diolah langsung dirumahnya. Mulai pagi hari ia mengolah ikan tongkol dan memasak ketan. Setelah masak, lemper dibungkus menggunakan daun pisang. “Mulai jam satu, baru mulai dibakar di warung,” jelasnya.

Bermodalkan alat pembakaran dan arang, lemper pulut panggang dipanggang selama lima menit. Sehingga pelanggan yang ingin mengonsumsi lemper yang masih hangat dapat menunggu. “Proses pembakarannya hanya memakan waktu lima menit saja, jadi pembeli tidak akan menunggu lama saat membeli,” ujarnya.

Selera pelanggan pun berbeda-beda, menurut Yurnalis ada pelanggan yang menyukai lemper yang dibakar hingga agak kering, namun umumnya pelanggan lebih menyukai lemper disajikan tidak terlalu kering dan tidak terlalu basah. “Kalau kering agak keras, jadi banyak yang suka setengah basah,”tambahnya. (odi)

 

Satgas Ketahanan Pangan Pantau Lapangan

0
AKBP Ucok Lasdin. F. Wijaya Satria/batampos

batampos.co.id – Kapolres Lingga AKBP Ucok Lasdin Silalahi mengaku untuk Kabupaten Lingga telah terbentuk satgas ketahanan pangan. Satgas ini bertugas untuk memantau ketahanan pangan di Kabupaten Bunda Tanah Melayu, serta meminimalisir tindakan penimbunan bahan makanan atau sembako pada bulan Ramadan dan Lebaran nanti.

“Kami sudah mengelar rapat bersama. Di Kabupaten Lingga satgas ini akan bergerak mengamankan dari tindakan penyimpangan,” ujar Ucok, Kamis (1/6) pagi.

Satgas tersebut beranggotakan lintas instansi yakni termasuk di dalamnya, Bea Cukai, Pemda dan Bulog. Untuk tahap awal, satgas ketahanan pangan masih melakukan rapat bersama dan belum melakukan tindakan turun ke lokasi. Namun Ucok memastikan dalam waktu dekat satgas akan turun ke lapangan.

Walau demikian Ucok mengatakan, untuk saat ini kondisi pangan di Kabupaten Lingga masih dalam kondisi aman dan mencukupi. Namun Ucok tidak menampil jika ada kerawanan penyimpangan seperti penimbunan dan sebaginya.

“Wilayah ini bukan sebagai daerah penghasi melaikan daerah distribusi. Selain itu kondisi geografis juga mendukung,” ujar Ucok.

Untuk itu Ucok mengharapkan agar seluruh pihak dapat menjaga kelancaran distribusi pangan agar ketersediaannya dapat terjaga dengan baik. Sehingga kondisi ini tidak menjadikan salah satu pihak untuk mengeruk keuntungan pribadi dalam kondisi seperti sekarang ini.

Ucok juga menyinggung tentang transportasi Roro Jambi-jagoh yang telah aktif saat ini. Ucok berharap agar seluruh lapisan masyarakat agar dapat menjaga ketertiban terutama pada keberlangsungan moda transportasi tersebut. Hal ini tentunya menjadi salah satu pintu masuk kebutuhan pangan untuk Kabupaten Lingga. (wsa)