Sabtu, 25 April 2026
Beranda blog Halaman 13545

ASN Dituntut Harus Disiplin Dalam Bekerja

0
MenPAN-RB Asman Abnur. Foto: jpnn

batampos.co.id – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur mengingatkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk lebih disiplin dalam mengemban tugasnya sebagai abdi negara, dan tidak boleh bermalas-malasan dalam bekerja.

“ASN merupakan penyelenggara negara yang jadi kunci keberhasilan dari sebuah negara. Untuk itu negara tidak membutuhkan ASN yang tidak disiplin dalam bekerja. Apalagi ASN yang pemalas,” tegas Asman, usai mengikuti acara bakti sosial Ikatan Keluarga Kijang Perantauan (IKKP), di Masjid Raya Nurul Iman, Kijang, Bintan Timur, Sabtu (15/4) lalu.

Saat ini, lanjutnya Pemerintah Pusat sedang fokus melakukan perbaikan mutu dari seluruh ASN di Indonesia, dimana ASN sebagai penyelenggara negara dituntut untuk lebih profesional dalam menjalankan tugasnya.

Selain itu, penempatannya juga harus sesuai dengan jurusan pendidikan, sehingga nantinya keahlian dan pengalaman yang dimiliki bisa menjadi modal untuk bersaing dengan negara luar.

“Mental ASN yang kita inginkan tentunya, pekerja keras, dan mampu berinovasi untuk memunculkan ide-ide yang cemerlang demi kemajuan negara Indonesia,” ungkapnya.

Asman menjelaskan saat ini kondisi persaingan diantara negara luar semakin ketat, untuk itu ASN juga dituntut secepat mungkin bisa mengejar ketertinggalan, baik dari segi kinerjanya, maupun tingkat kedisiplinannya, dengan negara-negara maju, seperti Singapura, Jepang, maupun negara-negara Eropa dan Amerika lainnya.

“Kompetisi yang sesungguhnya semakin ketat. Harus ada perubahan nyata yang dibuat untuk bisa bersaing dengan negara luar. Dan itu harus dimulai dari sekarang,” jelasnya.

Tak lupa Asman juga mengingatkan kepada kepala daerah, agar lebih selektif lagi memilih ASN, seperti melantik pejabat pimpinan eselon II, dimana lebih ditekankan harus sesuai dan keahliannya, serta memiliki profesionalisme yang tinggi untuk bekerja.

“Kepala daerah juga harus betul-betul melihat bibit dan bobot dari ASN yang nantinya akan dilantik. Sehingga jabatan yang di pimpin dapat lebih efektif, sesuai dengan kerja nyatanya,” imbuhnya. (cr20)

Sanksi Pencemaran Minyak Tunggu dari Pusat

0
Warga sedang menunjukan limbah minyak hitam yang mencemari Pantai Desa Berakit, beberapa waktu lalu. F.Harry/batampos.

batampos.co.id – Bupati Bintan Apri Sujadi, menegaskan pihaknya akan memberikan sanksi tegas bagi pelaku yang diduga sengaja membuang limbah minyak hitam (sludge oil), yang berimbas terhadap pencemaran pantai di Kabupaten Bintan, beberapa waktu lalu.

“Kami sudah tindaklanjuti laporan dan temuan adanya pencemaran limbah minyak hitam disini (Bintan, red). Dan pastinya ada sanksi tegas yang diberikan bagi pelaku,” jelas Apri di Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Sabtu (15/4) lalu.

Namun, lanjut Apri, keputusan untuk pemberian sanksi ini, tentunya bergantung dari keputusan Pemerintah Pusat. Sebab permasalahan pencemaran limbah ini sudah dilaporkan langsung ke pusat.

“Permasalahan limbah ini tidak hanya terjadi di Bintan, namun sudah menjadi permasalahan bersama di setiap daerah. Untuk itu, dalam penanganan lebih lanjut, kami kembalikan ke pusat, biar pusat yang memutuskan saksi apa yang diberikan nanti,” terangnya.

Politisi partai Demokrat ini juga mengutuk keras perbuatan pelaku yang sengaja merusak pesona keindahan alam yang ada di Kabuapten Bintan, tersebut.

“Pencemaran limbah ini termasuk perbuatan yang sangat terkutuk. Selain merugikan alam, tentu juga merugikan orang banyak. Dan sudah semestinya harus diberikan hukuman yang sepantasnya,” tuturnya dengan ekspresi kesal.

Apri menambahkan terkait penanganan tindaklanjut terhadap masalah pencemaran ini, pihaknya akan terus konsisten untuk menyelesaikannya, sehingga kedepannya tidak ada lagi pencemaran limbah yang terjadi di Kabupaten Bintan.

“Kami tidak akan pandang buluh untuk memberantas pencemaran limbah ini. Dan siapa pun pelakunya akan kami tindak tegas,” imbuhnya.

Sebelumnya, telah terjadi pencemaran limbah minyak hitam berbentuk gumpalan kental yang ditemui berserakan disepanjang pantai, dari Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong, sampai Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang.

Diduga limbah minyak hitam (sludge oil) ini sengaja dibuang oleh kapal-kapal tanker hilir mudik di Selat Singapura beberapa waktu lalu. Sehingga berimbas terhadap pencemaran pantai di Kabupaten Bintan. (cr20)

Penyalur TKI Jadi Tersangka Penjualan Manusia

0

batampos.co.id – Tani Yunani, penyalur Tenaga Kerja Indonesia (TKI), yang diamankan Polda Kepri dan Polres Tanjungpinang, di kampung Simpangan, kilometer 16, Toapaya Selatan, ditetapkan sebagai tersangka human trafficking atau penjualan manusia oleh Polres Tanjungpinang.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro, membenarkan jika wanita yang diketahui sebagai pengatur tenaga kerja keluar negeri itu ditetapkan sebagai tersangka.

“Penetapan tersangka setelah kami lakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan dan juga saksi lainnya dan bukti yang ditemukan,”ujar Joko, Minggu (16/4).

Meski baru menetapkan satu tersangka, kata Joko, tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya dalam kasus penjualan orang ini. Sebab, pendalaman masih dilakukan oleh pihaknya.

“Ini juga masih pendalaman, dengan melakukan pemeriksaan terhadap para korban untuk mengetahui keterlibatan pihak lain,”kata Joko.

Diterangkan Joko, pihaknya tidak akan memberi ampun terhadap oknum yang sengaja memanfaatkan manusia untuk mencari keuntungan pribadi dengan cara menjual jasanya sebagai TKI keluar negeri.

“Akan kami tindak tegas siapa. Untuk perkembangan kasus ini akan saya sampaikan selanjutnya,”pungkas Joko.

Seperti diketahui sebelumnya, jajaran Polda Kepri dan Polres Tanjungpinang, menangkap TY, 41, penampung Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Ilegal di Kampung Simpangan, kilometer 16, Toapaya Selatan, Senin (10/4) sore. Saat ditangkap, petugas juga menemukan empat orang calon TKI asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdiri dari tiga orang laki-laki dan satu perempuan yang hendak dipekerjakan keluar negeri.

Penangkapan terhadap wanita yang berprofesi sebagai penyalur TKI tersebut dilakukan petugas berdasarkan laporan dari keluarga keempat orang calon TKI ke Polda NTT. Yang mana selanjutnya berkoordinasi dengan Polda Kepri. Karena sesuai dengan daftar penumpang di maskapai penerbangan, keempat calon TKI itu terbang ke Batam. Adapun inisial, keempat calon TKI itu diantaranya, OM, 18, PB, 20, AL, 43, dan MB, 24.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro, mengatakan penangkapan dilakukan pihaknya berdasarkan perintah dari Polda Kepri. Yang mana pihaknya bersama subdit Reskrim Polda Kepri langsung melakukan penyelidikan.

“Penangkapan langsung dirumah penyalurnya. Saat penangkapan kami juga mendapati empat orang calon TKI asal NTT,”ujar Joko Bintoro.

Mendapat perintah itu, ?Anggota Sat Reskrim bersama anggota Subdit Reskrim Polda Kepri langsung mendatangi rumah tersangka dan memang benar ada 4 orang calon TKI Ilegal dirumah tersangka yang berasal dari Wakrame Provinsi NTT.

Dikatakan Joko, keempat calon TKI tersebut rencananya akan diberangkatkan ke Malaysia melalui Pelabuhan tidak resmi (tikus, red). Sebab, mereka tidak memiliki kelengkapan administrasi untuk bekerja.

“Ini masih akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Untuk penyalur, keempat calon TKI dan barang bukti kami amankan ke Polres dulu dan lakukan penyelidikan lebih dalam,”pungkas Joko.(ias)

Wilayah Bukit Bestari Zona Merah Peredaran Narkoba

0

batampos.co.id – Wilayah Kecamatan Bukit Bestari, merupakan wilayah rawan dan sering dijadikan tempat untuk transaksi narkoba. Hal ini terungkap dari pengungkapan kasus narkoba yang dilakukan jajaran Satnarkoba Polres Tanjungpinang, selama bulan Januari hingga Maret 2017.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro, melalui Kasat Narkoba AKP Ricky Firmansyah, mengatakan selama tiga bulan tersebut pihaknya mengamankan sebanyak 26 orang tersangka dari 17 pengungkapan narkoba di Tanjungpinang yang terdiri dari 23 orang pria dan tiga orang wanita.

”Dari 26 orang yang ditangkap tersebut, terdapat salah satunya oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di Satpol PP Tanjungpinang,”ujar Ricky, kemarin.

Dikatakan Ricky, dari pengungkapan yang dilakukan pihaknya. Wilayah Kecamatan Bukit Bestari merupakan zona merah atau lokasi yang sering menjadi tempat terjadinya transaksi dan penggunaan narkoba.

”Dari pengungkapan yang kami lakukan, barang bukti yang paling banyak kami sita yakni narkotika jenis sabu sekitar 30 gram, disusul ganja dan pil ekstasi 13 butir. Sabu dan ganja nitu dari oknum PNS tersebut,”kata Ricky.

Diterangkan Ricky, dari 26 orang tersangka yang diamankan. Sebagian proses hukumnya sudah dilimpahkan dan disidangkan di Pengadilan Negeri Tanjungpinang. Para tersangka ini dikenakan pasal 114, Pasal 112, Pasal 111 dan Pasal 127 Undang-Undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Pemberantasan Narkoba.

“Kami meminta kepada masyarakat untuk membantu memerangi narkoba dengan memberikan informasi kepada kami. Karena pemberantasan narkoba merupakan tugas kami,”pungkasnya.(ias)

ERCI Depok Keliling Promosikan Tanjung Lesung Banten

0

Ertiga Club Indoesia (ERCI) Depok Chapter (DC),  mengadakan perjalanan menuju salah satu 10 destinasi prioritas, yaitu Tanjung Lesung, Banten. Perjalanan diikuti sebanyak 75 mobil dengan total peserta 150 orang.

Apa yang dilakukan ERCI ialah bagian dari konsep Pentahelix ABCGM –Academician, Business, Community, Government, Media– yang origial digagas Menpar Arief Yahya.

Ketua ERCI DC Husni Tamrin mengaku sangat antusias bisa berwisata sekaligus mempromosikan 10 destinasi prioritas yang ditetapkan pemerintah, terutama KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Tanjung Lesung.

“Pengalaman seru kami rasakan sepanjang perlananan menuju Tanjung Lesung melalui Tol Jakarta-Merak, Kota Serang, Pandeglang, dan akhirnya tiba di Tanjung Lesung. Kami tempuh perjalanan dengan jarak 185 km, membutuhkan waktu sekitar 6 jam. Dan, semua terbayar dengan keindahan di KEK Tanjung Lesung ini,” tutur Husni, Jumat (14/4/2017).

Kepala Bidang Promosi Wisata Pertemuan dan Konvensi Kementerian Pariwasata Eddy Susilo pun menerjemahkan konsep pentahelix dengan menyamakan persepsi, branding, dan PR (public relation)-ing di berbagai daerah, terutama di 10 top destinasi prioritas maupun destinasi branding.

Edy mengatakan, komunitas memiliki peran penting untuk mempromosikan 10 destinasi prioritas maupun destinasi branding.

“Peranan komunitas dalam mempromosikan destinasi pariwisata prioritas sesuai formulasi pentahelix Menteri Pariwisata, sangat efektif dalam meningkatkan kunjungan wisatawan serta dalam event tersebut turut dipromosikan produk souvernir masyarakat setempat,” ujarnya pada pembukaan Musyawarah Kerja Komunitas Otomotif dan Touring Ertiga Club Indonesia Depok Chapter (ERCI DC).

Rombongan ERCI DC tiba tepat pukul 15.00 WIB dan menginap di Tanjung Lesung Beach and Resort. Setelah sampai, rombongan langsung mengikuti agenda Musyawarah Kerja Komunitas Otomotif dan Touring 2017. Malam harinya digelar makan malam bersama, juga presentasi bussiness opportunity Tanjung Lesung yang dibawakan oleh Tim Percepatan 10 Destinasi Prioritas, Ida Irawati.

Diberikan pula pemaparan mengenai investasi homestay desa wisata oleh Tim Percepatan Pengembangan Homestay Desa Wisata, Eva Okta Maulany.

Pokja Percepatan 10 Destinasi Prioritas Tanjung Lesung Ida Irawati menjelaskan bahwa promosi dalam mengembangkan potensi pariwisata bukan hanya tugas dari pemerintah. Diperlukan pula peran lembaga-lembaga swasta, komunitas, dan semua lapisan masyarakat.

“Dengan adanya dukungan dari komunitas, mereka bisa lebih mengenal pontensi wisata Tanjung Lesung yang ke depannya bisa dijadikan kreasi sekaligus promosi,” ujarnya.

Tidak hanya asyik tancap gas di jalan, komunitas mobil berjenis MPV ini juga mengadakan aksi peduli lingkungan. Mereka membersihkan sampah di sepanjang pantai, Sabtu (15/4) pagi, sebagai upaya pelestarian lingkungan agar tetap terjaga. (*)

 

Offroad Menantang, Ya, Atambua Adventure Offroad 2017

0

Atambua Adventure Offroad 2017 akan digelar di perbatasan dengan Timor Leste.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung kegiatan yang dihelat 22-23 April 2017. Sedikitnya ada 100 mobil yang ikut dalam adventure itu.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh pencinta otomotif di daratan Timor termasuk peserta dari Timor Leste ini akan melakukan touring pada hari pertama (22 april) dengan rute start Lapangan Simpang 5 Atambua menuju Air Terjun Mauhalek di kec Lasiolat, lanjut ke padang Fulan Fehan di Kec Lamaknen, dan ke Benteng Ranu Hitu di Kec Lamaknen, terus melintasi pegunungan Perbatasan RI-Timor Leste di kec Lamaknen dan kec Lamaknen Selatan.

Hari kedua (23 April) start dari Desa Naekasa di kec Tasifeto Barat, menuju kec Kakuluk Mesak, batas kab TTU, kembali menuju arah kota Atambua, finish di Lapangan Simpang Lima Atambua, dilanjutkan dengan malam hiburan dan acara penutup.

“Acara ini selain mempromosikan beberapa destinasi unggulan terutama kawasan wisata alam dan budaya yang ada di Kabupaten Belu, juga sebagai ajang silahturahmi anggota komunitas yang tersebar di seluruh kabupaten se-daratan Timor (Kupang, TTS, TTU, Belu dan Malaka) dan Timor Leste,” jelas Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Nusantara Kementerian Pariwisata Eathy Reko Astuti, Sabtu (15/4/2017).

Bila yang ditargetkan ada 100 mobil, berarti akan ada 400 orang peserta dalam offroad, 100 orang berasal dari Timor Leste dengan penonton sekitar 1.000 orang. Belu sendiri ditargetkan wisman tahun ini thn ini 131 ribu orang. Sedangkan untuk di 3 PLB NTT (Motaain, Motamasin dan Wini) ditargetkan 301 ribu orang pada tahun 2017.

ilustrasi

Esthy berharap, Atambua selain dapat menjadi kota festival budaya bagi Indonesia dan Timor Leste, juga menjadi arena ajang sport tourism. Menurutnya, bila Atambua dijadikan kota festival dan sport tourism, maka pariwisata di Belu akan semakin terdongkrak.

“Timor Leste sangat bisa diajak untuk terlibat dalam festival karena antara timur dan barat Pulau Timor memiliki budaya yang sama. Sport tourism kini juga bisa menjadi atraksi baru. Semuanya menjadi ajang untuk meningkatkan hubungan persahabatan yang lebih erat lagi bagi dua negara bertetangga ini,” kata Esthy.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, Kabupaten Belu yang secara geografis berbatasan langsung dengan negara Timor Leste dinilai memiliki daya tarik tersendiri dan sangat strategis untuk pengembangan pembangunan pariwisata.

Sejak Kemenpar menghidupkan crossborder, area sejak 2016,wilayah perbatasan menjadi deatinasi yang lumayan bagus. Bahkan, sampai 3,6 persen dari total angka kunjungan wisman. “Belajar dari banyak negara di Eropa yang maju karena crossborder,” ungkap Menpar Arief Yahya.

Tahun ini, 2017, crossborder area juga menjadi target perolehan wisman. Karena itu, berbagai event digelar untuk menghidupkan wilayah perbatasan dengan berbagai festival. (*)

Menjemput Calon Turis ke Tiongkok

0

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar Consumer Selling di Tiongkok. Tujuannya tak lain dan tak bukan menjemput calon wisman dari sana untuyk datang ke Indonesia.

Consumer Selling dilaksanakan di dua Mall terbesar di Guangzhou dan Beijing, Tiongkok. Yang pertama adalah  Grand View Mall, Guangzhou, China yang dilaksanakan pada tanggal 15-16 April 2017.

Sedangkan satu lagi adalah di Mall Xizhimen Capital Mall Beijing yang akan dilaksanakan tanggal 22-23 April 2017. Deputi Pemasaran Mancanegara Kemenpar I Gde Pitana yang juga didampingi Asdep Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kemenpar Vinsensius Jemadu mengatakan, untuk menggenjot target kunjungan sebanyak 2.037.000 wisatawan dari Tiongkok, Kemenpar menggelar dua acara tersebut.

“Yang pertama berjalan lancar dan kami melaksanakan Consumer Selling ini di Mall teramai di Guangzhou,” kata Pitana yang juga diamini Vinsensius.

Vinsensius memaparkan, jumlah Wisman Tiongkok ke Indonesia terus meningkat. Pada tahun 2016, sejumlah 1.452,972 wisatawan Tiongkok berkunjung ke Indonesia, naik sebesar 27,31 persen. Dalam 1 minggu, Garuda Indonesia melayani 52 kali penerbangan dari Tiongkok termasuk Hongkong ke Indonesia. Kata VJ itu, dalam kegiatan kemarin, Consumer Selling Tiongkok 2017 diawali dengan Press Conference oleh Kemenpar di Hotel Marriott Guangzhou Tianhe yang dihadiri oleh Ratu Silvy Gayatri (Konjen RI di Guangzhou), Dharmawan Juliardy (GM Garuda Indonesia Guangzhou) Mrs. Janet Huang (VITO Guangzhou) serta 15 Media (online/cetak dan elektronik) lokal di Guangzhou.

“Untuk menarik pengunjung, booth Indonesia menampilkan VCD Promosi Pariwisata dalam Big LED, Penampilan Musik Lagu dari Sasando dan Biola serta Foto Booth dengan Jember Fashion Carnaval. Pengunjung disuguhi Kopi Khas Indonesia oleh Barista serta dapat melihat keindahan Indonesia melalui Virtual Reality, kita buat pengunjung nyaman saat mengunjungi Wonderful Indonesia,” ujarnya.

foto: guangzhoutour.files

Dalam acara tersebut, Konjen RI di Guangzhou membuka Indonesia Consumer Selling Tiongkok 2017 yang berlangsung di Grand View Mall Lt 4 yang merupakan Mall terbesar di Guangzhou. Kemenpar didampingi Garuda Indonesia bersama 5 Sellers Mitra GA yaitu : CitiesTravel, Peace Travel, GDCTS, CTrip & Tong Cheng Travel.

“Semuanya siap menjual paket-paket wisata ke Indonesia. Terutama 10 destinasi prioritas Kemenpar atau biasa disebut dengan 10 Bali Baru,” ujarnya.

Vj juga menambahkan, bagi para pengunjung yg berhasil memenangkan Kuis WI diberikan Door-prize berupa 4 tiket Garuda PP (Guangzhou-Bali), akomodasi dan paket wisata selama 3 hari 2 malam. “Antusiasme pengunjung Mall juga sangat baik. Semoga semakin bangak Wisman Tiongkok yang ke Indonesia,” kata VJ.

Menpar Arief Yahya memberi keluasaan bagi semua pihak untuk co branding. Seperti produk crackers Papatonk, yang sukses co branding dengan Wonderful Indonesia di bungkus kerupuk udang yanh dipasarkan 20 jutaan bungkus selama setahun itu. Juga berpromosi di lebih dadi 60 mall di Tiongkok.(*)

 

Berlomba Taklukkan Pesisir Barat Lampung

0

Peselancar dunia akan berlomba menaklukkan keganasan Pesisir Barat di Lampung lewat kejuaraan Surfing International Krui Pro 2017.

Peselancar dunia menjadikan Bali sebagai rumah kedua (second home) mereka. Berbagai jenis ombak dengan tipe berbeda-beda ada di Pulau Dewata, mulai dari ombak kecil untuk pemula sampai ombak besar dan ganas untuk para peselancar profesional. Tak salah jika Bali merupakan surga para peselancar.

Jangan pula mengabaikan gelombang Bono di Sungai Kampau, Riau, yang kini diakui para peselancar dunia sebagai salah satu keajaiban. Jika biasanya berselancar di laut, di sini dilakukan di sungai. Meski demikian, tinggi ombaknya bisa mencapai 4 sampai 6 meter dan panjang gelombangnya 300 meter lebih hingga fenomena alam ini membuat penasaran traveler dan peselancar dunia untuk berlomba-lomba menaklukkannya. Bono berbeda dengan tempat lain karena letaknya di garis ekuator. Jadi, gelombangnya cepat, panjang, dan karakternya sulit.

Satu lagi keganasan ombak laut di Indonesia yang siap dijajal dan bakal menjadi tantangan para peselancar dunia. Kabupaten Pesisir Barat di Lampung tempatnya, yang memiliki garis pantai terpanjang sepanjang 210 km dan banyak titik area surfing. Terdapat 21 spot surfing, di antaranya Ujung Bopur, Karang Nyimbor, Way Jambu, Pantai Mandiri, Labuhun Jukung, dan Pantai Tanjung Setia.

“Ombak di Pantai Tanjung Setia disebut-sebut sebagai salah satu ombak terbaik di dunia oleh peselancar dari seluruh dunia. Ombaknya sejajar dengan yang ada di Hawaii atau ombak-ombak kelas dunia,” kata Bupati Bupati Pesisir Barat, Agus Istiqlal, pada pembukaan kejuaraan Surfing Internasional Krui Pro 2017 di Pantai Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Sabtu (15/4).

Lokasi-lokasi menyelam di Pantai Tanjung Setia juga dinilai legendaris di kalangan penggila selam. “Lokasi-lokasi tersebut menjadi salah satu tempat yang dikunjungi ribuan turis setiap tahunnya,” tambah Agus.

Kementerian Pariwisata memandang penting sebuah event digelar di Kabupaten Pesisir Barat sebagai alternatif surga berselancar dan mengenalkan keindahan sekitarnya. Hal ini seperti diungkapkan Asisten Deputi Strategi Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata, Ratna Suranti.

“Ini menjadi momentum bersejarah bagi Kabupaten Pesisir Barat Lampung dengan digelarnya kompetisi Surfing Internasional Krui Pro 2017 (QS)1000,” jelas Ratna pada kesempatan sama.

Dikatakan momen bersejarah, tambah dia, karena kompetisi ini menjadi kompetisi pertama yang bertaraf internasional diselenggarakan oleh World Surf League (WSL) yang diadakan di Krui, Pesisir Barat, Lampung. Seremoni pemukulan gong menjadi tanda dimulainya Surfing Internasional Krui Pro 2017 di Pantai Tanjung Setia, Lampung.

Selain mengenalkan spot baru kepada peselancar dunia yang telah menjadikan Bali sebagai second home, Kemenpar juga memanfaatkan kejuaraan ini untuk mengembangkan konsep 3A, yakni Akses, Atraksi, dan Amenitas. Pasalnya, papar Ratna, jika respons kejuaraan selancar ini bagus, secara otomatis pebisnis akan mengembangkan destinasi Lampung Selatan.

“Nah, rumus 3A; Atraksi, Akses, dan Amenitas akan menentukan untuk mengembangkan destinasi di sana. Atraksi yang istimewa bisa men-drive Akses dan Amenitas di sana,” paparnya.

Diharapkan kejuraaan ini akan mendongkrak angka kunjungan wisatawan ke Kabupaten Pesisir Barat. Seperti dijelaskan Agus, tercatat selama 2016 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara di Kabupaten Pesisir Barat sebanyak 16.400 wisman. Jumlah ini meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya (2015) sebanyaj 8.866 wisman.

“Jumlah terbanyak adalah wisman dari Australia, sebanyak 5.524 turis, yang diikuti Spanyol, Prancis, Jepang, Korea, dan beberapa negara lainnya. Dan, tahun ini diharapkan naik dua kali lipat turis datang ke wilayah kami,” harapnya.

Kompetisi Surfing Internasional Krui Pro 2017 sendiri digelar mulai 15 hingga 20 April, diikuti oleh surfer-surfer andal Indonesia dan berbagai negara seperti Australia, Jepang, Selandia Baru, Brazil, Filipina, Hawaii, dan lainnya.

Menpar Arief Yahya selalu mengapreaiasi semua kegiatan sport tourism yang berskala international. Menurut survei, 60% dari wisatawan sport tourism, akan menjadi repeaters. Mereka akan datang lagi ke Indonesia, untuk berwisata.

Nantinya akan ada 18 surfer asal Indonesia, terdiri dari 11 surfer pria dan 7 surfer wanita, yang siap bersaing dengan 53 surfer dari mancanegara. (*)

Berikut nama-nama surfer Indonesia yang akan berlaga di Surfing Internasional Krui Pro 2017, menurut data WSL:

1.         Oney Anwar

2.         Darma Putra

3.         Dylan Longbottom

4.         Mustafa Jekson

5.         Pepen Hendrik

6.         I Nyoman Artana

7.         I Komang Hermawan

8.         Dede Suryana

9.         I Made Widiarta

10.     Raditya Rondi

11.     Tipi Jabrik

12.     Janiati Hansel

13.     Yasinyar Gea

14.     Ni Kadek Dyah Rahayu Dewi

15.     Kailani Johnson

16.     Taina Izquierdo

17.     Puanani Johnson

18.     Salini Rengganis

Tanjung Kelayang Kuatkan Sisi Amenitas

0
Museum Kata Andrea Hirata di Belitung

Person in charge (PIC) Tanjung Kelayang dari Pokja Percepatan Destinasi Wisata Prioritas Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Larasati Sedyaningsih mengatakan, pada 11 April lalu ada focus group discussion (FGD) untuk membahas keparisiwataan Belitung. FGD yang difasilitasi Kemenpar itu dihadiri para pemangku kepentingan kepariwisataan Belitung.

“Ini dalam rangka menentukan prioritas pengembangan kepariwisataan Belitung di tahun 2017,” ujar Laras.

Dalam FGD itu dibahas tentang amenitas. Saat ini, pengembangan wilayah yang masuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang memang sedang dikebut.

Bandara Internasional Beres, Tanjung Kelayang Kebut Amenitas

Provinsi yang kini kondang dengan julukan Bumi Laskar Pelangi itu sedang menambah jumlah kamar bagi wisatawan.

Pengelola KEK Tanjung Kelayang juga sudah membebaskan lahan seluas 7.528 meter persegi di luar kawasan.

“Lahan itu untuk keperluan homestay dan sekarang sedang proses sertifikasi lahan,” sebutnya.

Ketersediaan amenitas memang jadi hal penting bagi Tanjung Kelayang. Apalagi Bandara HAS Hanandjoeddin di Tanjung Pandan terhitung sejak 22 December 2016 sudah menyandang status sebagai international airport.

“Sekarang sedang menunggu penerbangan perdana Kuala Lumpur-Belitung,” sebut Laras. (*)

PT KAI Dukung Konektivitas menuju Danau Toba

0
ilustrasi

Wisata di Danau Toba sudah terbayang akan bergerak lebih cepat apalagi PT KAi berikan dukungan.

Ya, Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) pada Kamis lalu (13/4) menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Rakor itu dalam rangka mengebut konektivitas menuju Danau Toba. Hasilnya, Hasil rakor pun memperjelas dukungan PT KAI pada konektivitas menuju Danau Toba.

Rakor yang digelar di kantor Jakarta Railway Center itu juga dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Simalungun.

“PT KAI mendukung pengembangan kereta api menuju Danau Toba dengan dua tahap, yakni Medan-Pematang Siantar dan Pematang Siantar-Danau Toba,” kata Kepala BOPDT Arie Prasetyo.

Untuk tahap satu atau Medan-Siantar, PT KAI akan menambah frekuensi perjalanan. Nantinya bakal ada enam perjalanan per hari dari Medan menuju Siantar dan sebaliknya.

“Akan beroperasi pada September 2017,” sebutnya.

PT KAI bahkan sudah menyiapkan sistem integrasi tiket. Dengan demikian, nantinya wisatawan yang tiba di Bandara Kualanamu bisa melanjutkan perjalanan ke Danau Toba dengan menggunakan kereta api.

“PT KAI siap untuk integrated ticketing Kualanamu-Danau Toba,” sambung Arie.

Selain itu, PT KAI juga membenahi Stasiun Pematang Siantar.

“Ada penataan kawasan di sekitar Stasiun Siantar untuk komersial,” sebut Arie, yang menyebut spirit “Indonesia Incorporated” yang diluncurkan Menpar Arief Yahya itu makin bergulir cepat di Danau Toba.

BOPDT tak hanya menggandeng PT KAI. Pelaku bisnis rental mobil dan motor di Siantar pun perlu disentuh. “Untuk hal ini BPODT akan berkoordinasi dengan Pemkot Siantar,” katanya.

Skenario lain yang disiapkan BPODT adalah menggandeng Damri. Yakni dalam rangka penyediaan shuttle bus. “Jadi ada integrasi moda dengan shuttle bus,” tuturnya.

BPODT juga memberi masukan tentang jalan nasional Pematang Siantar-Parapat. Menurut Arie, jalur itu perlu mendapat penanganan khusus.

“Agar menjadi jalan pariwisata,” katanya.

Salah satu usulan BPODT adalah membuat jalur bersepeda yang nyaman.

“BPODT akan berkoordinasi dengan BPIW (Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah, red) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,” urainya, yang didampingi Ketua Pokja Percepatan 10 Destinasi Prioritas Kemenpar, Hiramsyah S Thaib.

Sedangkan untuk menambah konektivitas udara, BPODT pada 12 April lalu mengikuti rapat koordinasi tentang tindak lanjut pengusulan Bandara Silangit sebagai international airport. Rakor itu bertujuan membahas progres dari masing-masing stakeholder.

Menurut Arie, pada 19-20 April nanti akan ada survei teknis oleh AirNav Indonesia. BUMN bidang navigasi penerbangan itu akan melakukan survei untuk pemasangan instument landing system (ILS) dalam rangka menjadikan Bandara Silangit sebagai international airport.

Hanya saja, untuk pemasangan ILS juga memerlukan lahan. “Tepat di ujung runway yang membutuhkan  lahan sepanjang 1200 meter,” ujarnya.

Menurut Menpar Arief Yahya, Belitung adalah destinasi prioritas yang punya prospek cepat dan bagus. Jarak tempuh dari Jakarta tidak sampai 1 jam penerbangan. Begitupun dari Singapore san Kuala Lumpur, tidak terlalu jauh dan sudah mendapatkan alam yang bahari yang bagus.

Jarak tempuh, atau kedekatan geografis itu, kata Menteri Arief, cukup menentukan dalam pariwisata. Ini mirip dengan bisnis transportasi dan telekomunikasi.

“Jarak yang semakin dekat, akses semakin mudah, semakin murah, semakin berpeluang dikunjungi. Selain jarak, juga season, ketiga bisnis itu mengenal istilah low and high season,” kata Menpar Arief Yahya.

Upaya memoles Tanjung Kelayang juga menjangkau peningkatan kapasitas sumber daya manusianya. Pada 10 April lalu ada pembinaan kepada para pemilik homestay.

“Bentuknya kegiatan peningkatan kapasitas yang digelar di Desa Terong, Sijuk, Belitung,” sambung Laras yang didampingi Ketua Pokja Percepatan 10 Destinasi Prioritas Kemenpar, Hiramsyah S Thaib

Sedangkan dalam rangka mempromosikan Tanjung Kelayang, pada pada 15-17 April ada famtrip dari Visit Indonesia Tourisme Officer (VITO) Prancis.

“Famtrip ini dalam rangka memperkenalkan Belitung kepada masyarakat Prancis,” sebutnya. (*)