Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 13552

Asyik…. Festival Halo Sultra 2017 Diperpanjang

0

Festival Halo Sultra dilaksanakan lebih lama, lebih heboh, lebih meriah.

Pasalnya, Sepanjang 2016, wisatawan yang berkunjung ke Sulawesi Utara diperkirakan mencapai 2,5 juta orang.

Festival Halo Sultra dilaksanakan setiap tahun sejak 2008. Dan dalam lima tahun terakhir, pelancong yang berkunjung ke Sultra menunjukan peningkatan signifikan. Bahkan secara perlahan, jumlah wisatawan yang berlibur dan ingin menikmati pesona objek wisata sudah hampir menyamai total penduduk Sultra. Sepanjang 2016, jumlahnya ditaksir mencapai 2,5 juta wisatawan.

Menteri Arief Yahya mengapresiasi penyelenggaraan Festival Halo Sultra 2017 itu. Menurut Arief, Festival Halo Sultra mampu menjadi wujud dari optimalisasi potensi pariwisata yang ada di Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Memang, kunci pengembangan destinasi terletak pada 3A; Atraksi, Aksesibilitas, dan Amenitas,” kata Menpar Arief.

Menpar Arief mencontohkan Kabupaten Sangihe, Sultra. Menurutnya, terdapat dua hal yang mampu dijadikan potensi untuk ditingkatkan dari sektor pariwisata Sangihe. Keduanya adalah bidang budaya dan juga daya tarik alam, yang dalam hal ini adalah wisata bahari.

“Pengembangan sebuah destinasi membutuhkan 3A untuk dapat mengoptimalkan sebuah destinasi wisata di tengah wisatawan, baik mancanegara maupun domestik,” tambah dia.

Festival Halo Sultra sendiri mendapatkan animo luar biasa. Ribuan masyarakat Kota Kendari dan sekitarnya memadati kawasan Tugu Religi Sultra Kendari untuk menyaksikan acara pembukaan Festival Halo Sultra 2017, Minggu (23/4), pukul 19.30 WITA.

Acara pembukaan festival untuk memperingati HUT Sultra ini dimeriahkan oleh tiga tarian. Di antaranya opening dance dari Buton Selatan, kemudian tarian musik etnik Rambi Takawa, dan Tari Kreasi Baru Kangkeni Akono Adhati.

Selanjutnya, masyarakat menikmati berbagai macam pameran yang menjadi rangkaian acara Festival Halo Sultra 2017. Terdapat 135 booth yang tersebar di area Tugu Religi, di antaranya menampilkan paket wisata dan produk, juga pagelaran seni etnik dan budaya.

foto: amabeltravel

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar, Esthy Reko Astuti, mengatakan bahwa Kemenpar memasukkan Festival Halo Sultra dalam kalendar tahunan. Fokus dan dukungan akan didapatkan dari Kementerian Pariwisata.

“Sebagai agenda tahunan, kami melihat ada banyak perubahan yang terjadi. Warga dan pemerintah sama-sama melestarikan budaya dengan baik, seperti membangun infrastruktur yang bagus dan mengemas acara dengan sangat baik,” katanya saat memberikan sambutan.

Festival Halo Sultra 2017 rencananya digelar selama lima hari berturut-turut, 23-27 April, dari pagi hingga malam hari. Namun, melihat animo dan besarnya dampak acara bagi penambahan wisatawan ke Sultra, maka ditambah dua hari dan akan berakhir pada 29 April 2017.

“Setiap harinya kami targetkan sekitar 10 ribu orang akan datang ke festival ini. Mudah-mudahan dengan adanya acara ini bisa membuat target 3 juta wisatawan berhasil ditembus pada 2018,” ujar Gubernur Sultra Dr H Nur Alam MSi, pada kesempatan sama.

Berikut rangkaian acara Festival Halo Sultra 2017:

Senin, 24 April, Gelar Sultra Tenun Karnaval, Penampilan Gelar Seni Budaya dari Kabupaten Kolaka, Muna, konkep, Kendari, Konsel, dan Koltim serta penampilan artis Ibu Kota.

Selasa, 25 April, penampilan gelar seni budaya dari Kabupaten Konut, Bombana, Konawe, Buteng, Kolaka Utara dan Bau Bau, dan penampilan artis Ibu kota.

Rabu 26 April, Pemilihan Putra Putri Pariwisata Sultra 2017, penampilan gelar seni budaya Kabupaten Wakatobi dan Muna Barat.

Kamis 27 April, upacara peringatan HUT Sultra ke-53, festival kuliner.

Jumat, 28 April, penampilan gelar seni budaya dan penampilan artis Ibu Kota

Sabtu, 29 April, pengumuman lomba Halo Sultra, penampilan pemenang paduan suara, dan penutupan.(*)

Nekad Kirim Foto Bugil, Pemuda Ini Dipolisikan 

0
Setelah mengirim foto bugilnya pada seorang perempuan melalui WA, Nasa kini dicari polisi untuk menjalani proses hukum.

batampos.co.id – Aksi cabul seorang remaja di Sungai Buluh sangat mengejutkan. Pasalnya, remaja yang diduga bernama Nasa, tinggal di Desa Paya Luas, Singkep Barat ini, berani mengirim foto bugil dirinya sendiri melalui jejaring sosial Whatsapp kepada seorang wanita, sebut saja namanya Nona, walau belum saling kenal satu dengan yang lainnya.

Bukan mendapat sambutan hangat, aksi miring Nasa tersebut malah dibawa Nona ke ranah hukum. Nona melaporkan Nasa ke Polsek Singkep Barat, Minggu (16/4).
Menurut pengakuan Nona, dia tidak akan menerima sembarang pertemanan di seluruh akun media sosial miliknya. Namun akhir-akhir ini, sejak Nona berkecimpung dalam dunia sosial, dia membuka luas akses akun media sosialnya. Hal ini dilakukan Nona agar dapat menghimpun dana lebih banyak untuk membantu para sesama yang lagi membutuhkan.
“Saya tidak kenal dan belum pernah membalas sapaan pria itu di WA. Karena WA saya hanya untuk penggalangan dana saja,” ujar Nona.
Namun Nona merasa terkejut dengan aksi yang dilakukan Nasa kepadanya. Pemuda itu mengirimkan foto tanpa sehelai benangpun kepada Nona. Harapan Nasa mungkin berujung kenikmatan, namun yang didapat Nasa kini menjadi orang yang sangat dicari di seputaran Singkep Barat.
Nona bersama sejumlah pria dan teman-temannya, sempat mendatangi Nasa kerumahnya di Desa Paya Luas, Kelurahan Raya Singkep Barat. Melihat Nona dan sejumlah pemuda mendatanginya, Nasa langsung menghilang lari entah kemana.
“Hingga saat ini dia (Nasa, red) belum juga ketemu,” ujar Nona.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Singkep Barat Iptu Asien Wirga mengatakan, belum ada laporan resmi yang masuk ke meja kerjanya. Namun dia telah mendengar kejadian tersebut dan turut mencari keberadaan si pengirim gambar mesum tersebut.
“Mungkin kemarin belum selesai laporan mereka. Tapi kami akan tangani jika ada laporan ke kami. Saya kira ini terkait uu IT,” ujar Asien. (wsa)

Apri Pimpin DPD Demokrat Kepri

0
Bupati Bintan, (kiri) Apri Sujadi, menerima pataka dari Sekjen DPP Demokrat, Hinca Panjaitan, saat dilantik menjadi Ketua DPD Demokrat Provinsi Kepri, di Lapangan Relief Antam, Kijang, Minggu (23/4). F. Choky Nainggolan/batampos.

batampos.co.id – Apri Sujadi, resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Demokrat Provinsi Kepri.

Pelantikan ini dilakukan langsung oleh Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Demokrat, Hinca Panjaitan, dengan melakukan penyerahan pataka, di Monumen Antam Relief, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Bintan, Minggu (23/4).
Pelantikan yang disaksikan langsung oleh seluruh kader partai Demokrat, ini berlangsung meriah, dimana sekaligus dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan lomba jalan santai dan lari yang turut dimeriahkan oleh ribuan masyarakat Provinsi Kepri.
Apri mengungkapkan rasa terimakasih kepada seluruh pengurus partai Demokrat yang sudah mempercayai dirinya untuk memegang amanah menjadi Ketua DPD Demokrat di Provinsi Kepri.
Menurut pria yang juga menjabat sebagai Bupati Bintan, ini amanah yang di berikan ini, tentunya merupakan tanggungjawab besar. Namun ia percaya dan yakin kedepannya dibawah kepemimpinannya partai Demokrat ini akan tetap selalu menjadi partai yang besar dan dibanggakan masyarakat, terkhususnya di Provinsi Kepri.
“Terimakasih buat seluruh pengurus Demokrat, sudah mempercayai saya untuk memegang amanah ini. Dengan semangat yang kita miliki bersama akan menjadi kekuatan kedepannya untuk membesarkan partai ini (Demokrat, red). Dan juga membentuk kader muda terbaik yang cinta masyarakat,” ungkapnya.
Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Demokrat, Hinca Panjaitan, mengatakan dengan terbentuknya struktur baru dibawah kepemimpinan Apri Sujadi, ini, diharapkan kedepannya partai Demokrat di Provinsi Kepri, akan semakin maju, dan yang paling utama bisa menjadi pendamping bagi seluruh masyarakat.
“Mudah-mudahan kedepannya Demokrat akan tetap jaya. Dan kadernya bisa selalu dekat bagi masyarakat, sesuai dengan visi dan misi di Partai Demokrat,” harapannya.
Kegiatan yang mengusung tema ‘Komunitas Indonesia Berlari 2045’ ini juga turut dihadiri Agus Harimurti Yudhoyono yang tampak ikut bersama dengan masyarakat melakukan kegiatan jalan santai yang dimulai sejak pukul 05.00 pagi.
Selain itu, kegiatan ini juga menyuguhkan hiburan dengan penampilan tiga artis dangdut ibukota yang turut memeriahkan suasana diantaranya, Nassar, Zaskia Gotik, dan Ike Nurjanah. Mereka membawakan beberapa tembang lagu spesial untuk menghibur seluruh masyarakat yang hadir dalam acara tersebut.
Tak hanya itu, puluhan hadiah menarik juga dibagikan dalam kegiatan ini diantaranya, 1 unit rumah, motor, dan juga sepeda.(cr20)

Habiskan Akhir Pekan di Pusat Bermain

0
batampos.co.id – Akhir pekan panjang terjadi berturut-turut di pengujung April ini. Jika pekan sebelumnya Jumat menjadi libur nasional, pada kali ini hari Senin yang bertepatan dengan peringatan Isra Miraj menjadikan hari pertama dalam seminggu ini sebagai libur nasional.
Hal ini menjadikan aktivitas di sejumlah tempat keramaian di Tanjungpinang mengalami lonjakan. Menariknya, jika sebelumnya keramaian kunjungan terjadi di taman-taman atau destinasi luar ruang, pada libur akhir pekan panjang kali ini malah sebaliknya. Pusat bermain anak-anak yang ada di mal sudah ramai sejak pagi.
Sejumlah alasan jadi pertimbangan. “Takut tiba-tiba hujan. Soalnya dari pagi sudah mendung. Nanti liburannya bisa batal dong,” kata Livia Yanti, ibu tiga anak yang mengajak anak-anaknya bermain di Mall Tanjungpinang City Centre, kemarin.
Memang, diakui Livia, beban pengeluaran ketika bermain di area semacam itu bertambah, namun tidak mengurangi keasyikan dalam menghabiskan liburan berkualitas bersama keluarga. Anak-anak, kata Livia, juga sedang bosan diajak ke pantai. “Karena yang libur panjang kemarin sudah ke Trikora, mereka mau main aja di Mal,” ucapnya.
Hal yang sama disampaikan pasangan muda yang ditemui di sana. Ananda beserta suaminya memang sedang menghindari aktivitas liburan yang menguras stamina fisik. Pasalnya, Ananda sedang hamil enam bulan. Membuatnya tidak boleh terlalu letih. Sehingga disiasati akhir pekan panjang ini dengan bersenang-senang dalam ruang.
“Lumayan serulah main di sini. Teringat zaman pacaran,” kata Ananda ditimpali anggukan sang suami.
Diperkirakan keramaian di pusat bermain dalam ruang di mal semacam ini akan terus terjadi sampai Senin ini, ketika menjadi hari akhir dari libur panjang bagi para pegawai maupun karyawan. (aya)

Terkejut, Rekening Listrik Tiba-tiba Melonjak

0
batampos.coid – Warga Tanjungpinang terkejut mendapati tagihan listrik bulanannya melonjak. Ngalijo salah satu pelanggan yang baru-baru ini mengalami hal tersebut. Namun tagihan yang memang belum dibayarkannya selama dua bulan ini, mencapai angka yang sangat besar jika dibandingkan penggunaan listrik di rumahnya.
“Listrik bulan Maret memang belum terbayar, berhubung saya keluar kota. Jadi rumah sebenarnya kosong sebulan,” tutur Ngalijo.
Maka tak heran ia kaget bukan kepalang, saat petugas PLN mengirimkan peringatan membayar tagihan untuk Maret dan April, sebesar Rp 951.000 lebih. Padahal menurutnya, jika sekaligus menumpuk tagihan menjadi dua bulan, tagihan yang dibayarkan tak sampai Rp 700 ribu. Padahal selama dua bulan tersebut, listrik tak digunakan penuh.
“Di kertas tidak ada rincian tagihan per bulan. Langsung totalnya saja. Tetap saja tidak rasional, daya rumah 1300 Va selama April hanya sampai pertengahan bulan pun gak banyak digunakan. AC juga rusak, udah lama tak dipakai,” ujar Ngalijo berang.
Setelah mencari-cari informasi ke benerapa rekannya, Ngalijo menuturkan ia tak satu-satunya yang mengalami hal tersebut. Beberapa rekan menceritakan tagihan listrik melonjak tak masuk akal. Ia sendiri pernah mengalami kenaikan yang tak lazim. Namun tak pula sampai setinggi tagihan yang didapat kali ini.
Mencari penjelasan, Ngalijo mendatangi kantor Pelayanan PLN. Untuk mendapatkan angka meteran. “Bener kan rupanya kelebihan meterannya itu,” terang Ngalijo.
Dari penjelasan yang ia dapatkan, kelebihan itu berhubung pihak PLN memperkirakan angka meteran listrik di rumahnya. Sistem PLN otomatis menghitung tiga bulan terakhir. Sehingga angka meteran meningkat drastis. Dan memengaruhi tagihan.
“Mereka pakai kira-kira. Karena rumah kosong dan pagar digembok jadi tidak bisa masuk,” Ngalijo menjelaskan.
Namun yang ia sayangkan, angka tagihan sebesar Rp 900 ribu lebih itu tetap harus dibayarkan. Meski kekeliruan diakui PLN, namun sistem pencatatan tak dapat diubah. “Walhasil dipotong pada tagihan mendatang,” lanjut dia.
Terpisah, anggota legislatif dapil Tanjungpinang, Rudy Chua menuturkan melonjaknya angka tahihan listrik rumahan bisa terjadi karena sistem pencatatan PLN masih menggunakan tenaga manual.
“Salah satu keluhan yang sering terjadi adalah pelanggan mendapat tagihan yang melonjak akibat kesalahan pencatatan bulan sebelumnya. Yang mana pada saat PLN mendapati kesalahan tersebut, mereka membebankan kepada pelanggan di tagihan berikutnya,” tutur Rudy.
Kalau tak salah hitung saat ini, lanjut Rudy, berarti mereka salah hitung bulan sebelumnya. “Dan baru ketahuan sehingga dibebankan ke pelanggan sekarang,” jelasnya. (aya)

Buang Sampah di Laut Perburuk Citra Pariwisata

0
batampos.co.id – Di wilayah kepulauan, kebiasaan buruk membuang sampah ke laut, menjadi kebiasaanya sebagian masyarakat yang memerlukan penanganan ekstra untuk menghilangkannya. Selain menyebabkan lingkungan yang tidak sehat, kebiasaan tersebut merusak citra pariwisata yang amat mengedepankan kebersihan dan kenyamanan.
“Sedihnya bagi beberapa orang itu sudah menjadi kebiasaan. Makanya menjadi sedikit lebih sulit, meski sudah diingatkan dampaknya,” tutur seorang remaja warga Penyengat, Nur.
Kebiasaan membuang sampah di laut kerap kali dilakukan masyarakat yang melintas atau sedang berada di pantai tepian laut dan wilayah perairan lainnya. Sebagian lagi, dilakukan oleh para warga yang bertempat tinggal di rumah panggung. Yang dalam hal ini, tak sedikit jumlahnya di Kepri.
Untuk di ibu kota provinsi Kepri sendiri, wilayah pasar yang berada dekat dengan lautan pun mengendap berbagai sampah sisa dagangan hingga plastik yang sering terbawa arus hingga ke pemukiman seberang. Tak terlihat saat laut sedang pasang. Namun muncul saat sedang surut.
“Sampah juga menumpuk di pasar dekat pelabuhan bongkar pasang ,” ucap warga Tanjungpinang Anti, kala melintas pelantar usai berbelanja.
Merusak dan berbahaya bagi masa depan laut, membuang sampah dengan melemparkannya ke lautan, mengembalikan dampak yang buruk bagi masyarakat pesisir.
“Ini merugikan. Yang sudah terlanjur, harus mulai dibenahi dan yang masih terjaga harua dipertahankan,” tutur Gubernur Kepri, Nurdin Basirun dalam kesempatan belum lama ini.
Sampah di lautan pun, memengaruhi pariwisata di Kepri yang mengandalkan keindahan laut dan pesisirnya.
Beragam cara dilakukan guna mencegah penumpukan sampah di laut. Masing-masing kabupaten/kota turut mengerahkan tenaga untuk pembersihan sampah lautan. Menyediakan tempat pembuangan sementara di sekitar perairan. Hingga memasang berbagai papan imbauan yang mengingatkan untuk tidak membuang sampah sembarangan apalagi di lautan. Nurdin mengaku perlu adanya cara yang lebih tegas lagi untuk menyembuhkan kebiasaan buruk ini.
“Menggunakan pergub salah satunya. Ini salah satu upaya yang akan dikeluarkan,” tutur Nurdin.
Meski belum memberikan keterangan lebih rinci, pria berkumis ini memastikan dirinya akan mengeluarkan Peraturan Gubernur untuk menjaga kebersihan lautan Kepri.
“Secepatnya, untuk menjaga laut Kepri,” tegas Nurdin. (aya)

Penyidik Periksa 13 Orang Saksi

0
batampos.co.id – Tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Tanjungpinang, terus menggesa pemberkasan dugaan korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) BUMDes Desa Malang Rapat, dengan kembali melakukan pemeriksaan terhadap 13 orang saksi.
Kasipidsus Kejari Tanjungpinang, Beny, Siswanto, mengatakan dikebutnya pemberkasan kasus penyelewengan dana desa tersebut dilakukan pihaknya, agar berkasnya segera dilimpahkan Pengadilan untuk disidangkan.
“Dari hari Jumat (21/4) lalu, kami periksa saksi-saksi sebanyak 13 orang. Ini memang sengaja kami kebut biar cepat selesai,”ujar Beny, Minggu (23/4).
Dikatakan Beny, para saksi yang diperiksa pihaknya tersebut diantaranya para perangkat desa Malang Rapat dan Pegawai BUMDes. Sebab, mereka disinyalir mengetahui asal usul penggunaan dana desa yang dialokasikan.
“Iya yang jelas pemeriksaan ini untuk melengkapi berkas sebelum dilimpahkan,”kata Benny.
Sementara saat ditanya hasil audit BPKP, Beny, mengaku hasilnya belum keluar. Namun, pihaknya mengetahui kerugian negara dalam kasus tersebut.
“Kerugian negara Rp 300 juta. Tersangka dari kasus ini pun sudah kami tetapkan. Karena adanya tindakan melawan hukum,”ucap Beny.
Diterangkan Beny, jika dalam proses penyidikan yang masih berlangsung saat ini. Didapati adanya keterlibatan pihak lain. Maka, pihaknya tidak akan segan untuk menyematkan status tersangka terhadap orang itu.
“Memang baru satu tersangka yang kami tetapkan. Namun, tidak tertutup kemungkinan ada orang yang juga terlibat jika ditemukan bukti lainnya,”sebut Beny.
Seperti diketahui sebelumnya, Yusron, Kades Malang Rapat, ditetapkan  sebagai tersangka oleh tim penyidik Pidsus Kejari Tanjungpinang atas dugaan korupsi ADD BUMdes tahun anggaran 2016 sebesar Rp 1,7 miliar dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI.
Penetapan status tersangka terhadap yang bersangkutan dilakukan, setelah tim penyidik menemukan adanya kerugian negara berdasarkan audit yang dilakukan BPKP dan Aparat Pemeriksa Internal Pemerintahan (APIP).(ias)

57 Siswa SMP Ikut Seleksi Masuk SMA Taruna

0
batampos.co.id – Sebanyak 57 orang siswa SMP di Kepri mengikuti serangkaian tes yang disajikan panitia agar bisa lolos masuk ke SMA Taruna, di Korem 033 Wira Pratama (WP), Minggu (23/4) lalu.
Kapenrem 033 WP Mayor AR Sipahutar, mengatakan para siswa tersebut mengikuti rangkaian tes diantaranya tes tertulis, bahasa Inggris, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan beberapa tes lainnya.
“Seleksinya sangat ketat, agar mereka yang lulus itu benar-benar pelajar terpilih,”ujar Sipahutar.
Dikatakan Sipahutar, untuk siswa yang lolos dalam seleksi akademik nantinya akan kembali mengikuti ujian psikologi dan kesehatan. Nantinya, seelah mengikuti tes secara keseluruhan. Siwa yang lulus tersebut akan langsung dibawa ke SMA Taruna di Magelang.
“Setelah lulus disini (Kepri). Nanti terakhir tes wawancara di Kampus Taruna Nusantara,” kata Sipahutar.
Diterangkannya, untuk tahun 2016 lalu. Hanya terdapat tujuh siswa dari Kepri yang bergabung disana dari 53 siswa. Angkat tersebut cukup tinggi karena mengingat persaingan untuk masuk kesana cukup ketat. Sebab, SMA Taruna hanya siap menampung 300 pelajar.
“Mudah-mudahan dari 57 orang yang ikut tes sekarang dapat menjadi duta Kepri,”pungkasnya.(ias)

APBD Terkuras Bayar Tunjangan Pejabat

0
Rudy Chua. F.Yusnadi
batampos.co.id – Anggota Komisi II DPRD Kepri, Rudy Chua mengatakan puluhan miliaran APBD Kepri dalam satu tahun anggaran hanya dihabiskan untuk membayar tunjangan pejabat. Atas dasar itu, Gubernur Kepri diharapkan melakukan peninjauan kembali atas Peraturan Gubernur (Pergub) tentang tambahan penghasilan bagi pejabat.
“Pergub ini menjadi celah, untuk mendapatkan APBD. Sehingga menjadi pundi-pundi pendapatan di luar gaji dan tunjangan yang jelas didapat oleh seorang Aparatur Sipil Negara (ASN),” ujar Rudy Chua menjawab pertanyaan Batam Pos, Minggu (23/4) di Tanjungpinang.
Dimasih kata Rudi, tahun lalu untuk setiap bulannya sekitar Rp18 miliar APBD Kepri dipergunakan untuk membayar gaji. Artinya dalam setahun mengahabiskan anggaran sebanyak Rp216 miliar. Tentu jumlah ini, merupakan angka yang fantastis. Padahal sebelumnya, Gubernur berjanji untuk melakukan evaluasi.
“Kenyataanya tahun ini, tidak ada evaluasinya. Ini yang membuat pendapatan pejabat berlipat ganda,” papar Rudi.
Politisi Partai Hanura itu menyebutkan, tunjangan yang diberikan kepada pejabat adalah berupa tunjangan struktural, prestasi kerja, tunjangan kelanggan profesi, honor (Pengguna Anggaran , Kuasa Pengguna Anggaran, dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan). Selain itu ada juga tunjangan beban kerja. Akan tetapi tunjangan beban kerja hanya dinikmati sejumlah Organisasi Perangkat Daerah.
Menurut Rudy, OPD tersebut adalah Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang), Biro Pembangunan, Inspektorat, Badan Pengelola Pendapatan dan Retrebusi Daerah, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, dan Badan Kepegawai n Daerah dan Sumber Daya Manusia. Meskipun diatur dalam peraturan Gubernur, kebijakan ini menimbulkan kecemburuan sosial bagi OPD yang lain.
“Kalau berbicara beban kerja, semua OPD punya beban kerja. Artinya jelas, kebijakan yang dibuat tidak tepat sasaran,” jelas Rudy.
Ditegaskan Rudy, dengan adanya perbedaan ini, terkesan ada OPD yang dianak tirikan. Lebih lanjut katanya, lewat Surat Keputusan Gubernur nomor 188 tahun 2017 yang dikeluarkan pada 17 Februari lalu tambahan penghasilan berdasarkan prestasi kerja. Bagi pejabat eselon I mendapatkan Rp20 juta, eselon IIA Rp8 juta, eselon IIB Rp7 juta, eselon III Rp5,5 juta, eselon IV Rp3,5 juta. Kemudian untuk golongan IV Rp2,7 juta, golongan III Rp2,5 juta, Golongan II Rp1,5 juta, dan golongan I Rp1,2 juta.
“Memang pemberian tambahan pendapatan ada aturannya, yakni melihat kemampuan anggaran daerah. Tetapi bukan dipaksakan, akhirnya ketika terjadi defisit rencana pembangunan yang dikorban, bukan tunjangan,” tegas legislator Dapil Tanjungpinang tersebut.
Terpisah, Pejabat Eselon IV Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Sumantri Ardi mengatakan, kebijakan adanya tunjangan beban kerja memang menimbulkan berbagai reaksi di berbagai OPD. Karena yang mendapatkan tunjangan tunjangan tersebut adalah OPD yang terlibat dalam Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Kepri. Ditegaskannya, semua OPD punya beban kerja.
“Daripada menimbulkan kecemburuan sosial, lebih baik ditiadakan sama sekali,” cetus Sumantri Ardi.(jpg)

Delapan Tahun Kelenteng Cong Yi Bio Gelar Baksos

0
Pengurus Kelenteng Cong Yi Bio, foto bersama di kelenteng dan mengucapkan terimakasih kepada para donatur. F. Panitia untuk Batam pos

batampos.co.id – Memperingati delapan tahun berdirinya Kelenteng Cong Yi Bio, Plantar Datuk, Tanjungpinang Barat, pengurus kelenteng menggelar bakti sosial (baksos) dan panggung hiburan rakyat selama tiga hari. Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai, Selasa (25/4) hingga Kamis (27/4) mendatang.

Kegiatan dimulai dari gotong royong, sembahyang keselamatan dilanjutkan dengan kegiatan lainnya. Ketua panitia pelaksana, Arifin mengatakan kegiatan itu bertujuan untuk memperingati delapan tahun berdirinya Kelenteng Cong Yi Bio. Banyak kegiatan yang dilaksanakan dalam perayaan tersebut.

“Selain sembahyang keselamatan, kami juga akan melakukan anjangsana ke Panti Asuhan,” ujar Arifin, Senin (24/4).

Dikatakan Arifin, setelah rangkaian kegiatan sembahyang keselamatan dan anjangsana ke Panti Asuhan, akan dilaksanakan panggung hiburan untuk masyarakat di Kelenteng Cong Yi Bio.

“Panggung hiburan tiga hari berturut-turut. Dimeriahkan oleh artis dari Malaysia,” kata Arifin.

Pada kesempatan ini, Arifin juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur atas sumbangsihnya hingga berdirinya Kelenteng Cong Yi Bio.

“Kami ucapkan terima kasih kepada donatur yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu atas sumbangsihnya,” pungkasnya.(ias)